Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS V SD Rini, Dwi Setyo; Wasitohadi, Wasitohadi
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v9i2.7890

Abstract

The purpose of this research is to know about implementation of influence PBL and DL model to Mathematic Problem Solving for 5th grade student at elementary school. The type of this research was Quasy Experiment. The result of prerequisite test by using SPSS 25 for windows showed that the data was distributed in normal and homogeny. The independent sample test result showed the significant 0.000 < 0.05 that meant Hₒ was rejected and Hₐ was accepted. Based on the result obtained, there are significance difference in the implementation between PBL and DL models toward Mathematic Problem Solving ability in 5th grader elementary school students, and there was a significant difference of improvement toward Mathematic problem solving ability in 5th grade elementary school students which can be seen from the comparison of diagram that using PBL had more influence with pretest result 69% and posttest 80%, while using DL model result pretest 66% and posttest 73%.
KINERJA PENDIDIKAN DASAR DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN UNTUK SEMUA Wasitohadi, Wasitohadi; Tagela, Umbu; Ismanto, Bambang
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.317 KB) | DOI: 10.24246/j.jk.2017.v4.i1.p1-11

Abstract

This research aims to analyze the work performance of elementary schools in Salatiga in achieving the target of MDGs. This research is done with descriptive quantitative method, and measured with the target achievement of 9 year compulsory learning. The analysis is based on the work performance in percentage. The data collection was done in documents studies of the report from the educational report of Salatiga City and Central Java Province, and also through FGD. The result showed that the government of Salatiga City had been successful in executing the 9 year compulsory learning for children of 7-12 years old. In 2015, the APM of the elementary schools was 99,58%,TheAPK was 115,89%. The APM in middle school was 94,22%, and the APK was 129,01%. The number of literate people in 2015 was 99,97%. The gender equity reached the balance point in every grade of education. In order to improve quality, the city has been doing the certification and qualification program for the teachers. The problems that need priority for solution are operational support increase from Revenue and Expenditure Budget, the need to increase the number and the quality of elementary teachers, and equal distribution of inclusive education. This research recommends the Salatiga City government to plan for a quality-based elementary education program, and support sustainable development goals( (SDGs).
KOLABORASI DAN SINERGI ANTAR LEMBAGA DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH Wasitohadi, Wasitohadi
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.005 KB) | DOI: 10.24246/j.jk.2016.v3.i2.p230-245

Abstract

Collaboration and synergy among institutions in enhancing principal’s competence is very essential. This may cover many areas, from recruitment-including the system of selection-, until certification for principal, principal candidate’s training, and capacity building for principal. Optimizing role of each institutions and the parties which are involved in a collaborative and synergistic way in accordance with the systems and mechanisms, will determine the competence of the principal. This collaboration and synergy will create qualified principal according the demands and needs of autonomy in MEA era.
UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKAMELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN ALAT PERAGA PADA SISWA KELAS 5 SDN LODOYONG 03 – AMBARAWA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Taurina, Nova Dinda; Wasitohadi, Wasitohadi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.021 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2015.v5.i2.p15-35

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa guru kurang optimal dalam pembelajaran matematika. Metode pembelajaran yang sering digunakan adalah ceramah, dan guru tidak menggunakan alat peraga dalam pembelajaran. Hal tersebut menyebabkan rendahnya keaktifan siswa dan berdampak pada rendahnya hasil belajar mereka. Sebanyak 62% atau 13 siswa dari 21 siswa tidak dapat mencapai nilai ≥ KKM sebesar 70. Berdasar dari permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika pada siswa kelas 5 SDN Lodoyong 03 Kecamatan Ambarawa Tahun Pelajaran 2013/2014 melalui pendekatan CTL berbantuan alat peraga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau PTK. Model PTK yang digunakan adalah model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari empat tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Adapun yang menjadi subyek penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN Lodoyong 03 berjumlah 21 siswa, yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitiannya berupa lembar evaluasi berbentuk isian dan uraian, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta lembar wawancara guru dan siswa. Indikator keberhasilan penelitian ini sebesar 80% atau sekitar 17 siswa harus mencapai nilai ≥ KKM sebesar 70 dan harus aktif dalam pembelajaran. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis ketuntasan dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Pada pra siklus hanya 8 siswa (38%) yang tuntas dan 13 siswa lainnya (62%) belum tuntas. Pada siklus I jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 13 siswa (62%), sedangkan 8 siswa (38%) belum tuntas. Kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 17 siswa (81%) yang tuntas, dan hanya 4 siswa (19%) yang belum tuntas. Hal tersebut berarti bahwa penelitian ini berhasil, karena telah mencapai indikator keberhasilan penelitian yaitu sebesar 80%. Sedangakan rata-rata tingkat keaktifan siswa pada siklus I hanya 12,3 atau 72%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 15,3 atau 90%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan CTL berbantuan alat peraga dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika pada siswa kelas 5 SDN Lodoyong 03 Kecamatan Ambarawa Tahun Pelajaran 2013/1014.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS 5 SD NEGERI CUKIL 01 KECAMATAN TENGARAN - KABUPATEN SEMARANG Desi Putrianasari, Desi; Wasitohadi, Wasitohadi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.553 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2015.v5.i1.p57-77

Abstract

Pembelajaran konvensional yang sering digunakan oleh guru, dirasa sudah tidak cocok lagi untuk digunakan, karena guru sebagai sumber utama dalam mentransfer ilmu. Dari keraguan tersebut, maka perlu adanya perbaikan yang dapat meningkatkan hasil belajar yakni dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) ada tidaknya pengaruh penggunaan pendekatan CTL terhadap hasil belajar matematika; (2) ada tidaknya pengaruh motivasi terhadap hasil belajar matematika siswa; (3) ada tidaknya interaksi antara pendekatan CTL dan motivasi belajar terhadap hasil belajar. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Subjek dari penelitian ini berjumlah 43 siswa kelas 5 SD Negeri Cukil 01. Teknik pengambilan data menggunakan lembar observasi, angket motivasi belajar, tes hasil belajar berupa soal pre-test dan pos-test, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Uji t dan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh penggunaan pendekatan CTL terhadap hasil belajar matematika. Terdapat pengaruh motivasi terhadap hasil belajar matematika Selain itu, tidak terdapat interaksi antara pendekatan CTL dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas 5 SD Negeri Cukil 01. Disarankan guru dalam kegiatan belajar mengajar khususnya mata pelajaran matematika untuk menerapkan pembelajaran matematika menggunakan pendekatan CTL dengan baik dan lebih memperhatikan kondisi siswa yang memiliki motivasi tinggi maupun rendah sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa.
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL DITINJAU DARI HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS 5 SDN 1 GADU SAMBONG - BLORA SEMESTER 2 TAHUN 2014/2015 Virgiana, Andhini; Wasitohadi, Wasitohadi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.498 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p100-118

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat hasil belajar antara model problem based learning berbantuan media audio visual dengan model pembelajaran think pair share berbantuan media visual pada pembelajaran IPA siswa kelas 5 SDN 1 Gadu Sambong Kabupaten Blora semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan nonequivalent control group design. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN 1 Gadu dan siswa kelas 5 SDN 2 Gagakan. Teknik  pengumpulan data dalam penelitian adalah tes dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, statistik parametrik, dan uji t dengan  independent sample t-tes pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat efektivitas antara model problem based learning berbantu media audio visual dengan model pembelajaran think pair share berbantu media visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas 5 SDN 1 Gadu Kecamatan Sambong Kabupaten Blora semester 2 tahun 2014/2015. Terbukti hal ini ditunjukkan oleh hasil uji t-test sebesar 3,603 &gt; 1,999 dan signifikansi sebesar 0,001 &lt; 0,05. Perbedaan rata-rata kelas eksperimen &gt; rata-rata kelas kontrol yaitu 87,0588 &gt; 80,2000.
UPAYAPENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR TEMA 6 CITA- CITAKU MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER BERBANTUAN MEDIA ULAR TANGGA SISWA KELAS IV SD TAHUN AJARAN 2017/2018 Wasitohadi, Wasitohadi; Rahayu, Theresia Sri; Ulfa, Fathika Maria
KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Vol 6, No 2.1 (2018): KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN (EDISI KHUSUS)
Publisher : KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.381 KB)

Abstract

Abstract: Improving The Liveliness  Of The Theme 6 is Cita- citaku Learning Through The Implementation Of Cooperative Learning Type Number  Heads Together (NHT)  Aided By The Snake Ladder Of Grade IV Students Of  SDN Gendongan 03 Salatiga Academic Years 2017/2018. This research was  conducted  to prove that cooperative learning type Number heads together (NHT) can improve student learning activity with the help of game media of snake ladder. The research  used  in this research is classroom action research (PTK).  The result of this research can be concluded  that the  learning with cooperative learning  model of type number heads  together (NHT) in  thematic  learning can  improve  students  activity  with  the help of  snake ladder  media so that students are more enthusiastic in learning and confident  to convey  the  answer  when teacher time pointed the name of hat pictorial owned.Keywords:Thematic Learning, Activeness, NHT, Snake Ladder Media. Abstrak: Upaya Peningkatan Keaktifan Belajar Tema 6 Cita-  Citaku Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Number Heads Together (NHT) Berbatuan Media Ular Tangga Siswa Kelas IV SDN Gendongan 03 Salatiga Tahun 2017/2018.Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan bantuan media permainan ular tangga.Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK).Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model kooperatif tipe NHT dalam pembelajaran tematik dapat meningkatkan keaktifan siswa dengan berbantuan media ular tangga sehingga siswa menjadi lebih antusias dalam pembelajaran dan percaya diri untuk menyampaikan jawaban ketika sewaktu- waktu guru menunjuk nama topi bergambar yang dimiliki.Kata Kunci: Pembelajaran Tematik, Keaktifan, NHT, Media Ular Tangga.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE SISWA KELAS 4 SDN SIDOREJO LOR 01 KOTA SALATIGA Gemi Sumarliningsih; Wasitohadi Wasitohadi; Theresia Sri Rahayu
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 1, No 1 (2018): April : Special Issues
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v1i1.351

Abstract

Abstrak: Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas 4 SDN Sidorejo Lor 01  melalui penggunaan model pembelajaran Think Pair Share. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 4 SDN Sidorejo Lor 01 Salatiga yang berjumlah 35 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Teknik pengumpulan data berupa tes, observasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa mengalami peningkatan. Pada siklus I, hasil pengamatan menunjukkan bahwa 54% siswa mencapai motivasi tinggi, sedangkan  46% siswa berada pada kategori sedang. Pada siklus II, penggunaaan model pembelajaran Think Pair Share disertai perbaikan tindakan yang mendorong siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa 83% siswa mencapai motivasi  belajar pada kategori tinggi, sedangkan 17% siswa berada pada kategori sedang. Abstract:  This type of research is a classroom action research that aims to improve the motivation of learning mathematics grade 4 students SDN Sidorejo Lor 01 through the use of Think Pair Share learning model. The subjects of this research are 4th grade students of SDN Sidorejo Lor 01 Salatiga, which are 35 students. The study was conducted in two cycles, each cycle consisting of three meetings. Data collection techniques such as tests, observations and questionnaires. Data analysis techniques using quantitative descriptive. The results showed that students' learning motivation has increased. In the first cycle, the results showed that 54% of students achieved high motivation, while 46% of students were in the medium category. In the second cycle, the use of Think Pair Share learning model is accompanied by improved actions that encourage students to be more active in learning. The results showed that 83% of students achieved high learning motivation, while 17% were in the medium category.
EFEKTIVITAS MODEL DISCOVERY LEARNING DAN INQUIRY TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS 5 SD Subiono, Joko; Wasitohadi, Wasitohadi
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Karya Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.317 KB) | DOI: 10.26714/jkpm.7.1.2020.69-75

Abstract

This research aims to tested the Discovery Learning model is more effective than Inquiry Learning model seen from critical thinking skills of mathematic for students grade 5. This research used the Quasi experimental design. The sample of research is 24 students grade 5 at Sidorejo Lor 03 elementary school as experimenta class and 24 students at Sidorejo Lor 02 as control class. The variable of the research is Discovery learning and Inquiry Learning as X variabel and critical thinking as Y variable. The techique data analysis used normality datatest, homogenity test, t-test, and hypothesis test. The result of t-test score is sig (2-tailed) 0,003 ˂ 0,005 and the conclusion that Ho is refused and Ha is accepted, so the implementating of Discovery learning model is better than Inquiry Learning model seen from critical thinking skills of mathematic grade 5 of students elemtary school, difference in effectiveness model for critical thinking skills supported with the result of post test both of the classes is 81 experimental class and 72 control class.
Evaluasi Program Regrouping Sekolah Dasar Negeri Wasitohadi, Wasitohadi; Slameto, Slameto; Erowati, Maria Tri
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.698 KB) | DOI: 10.24246/j.jk.2018.v5.i2.p152-164

Abstract

This research is an evaluation that aimed to know the process of implementation policy, factors that effected regrouping school program, the effects of regrouping, and how the effectiveness and efficiency of the regrouping program in SD Negeri Tukang 01 and 02, Pabelan, Semarang. This evaluation research used goal-free evaluation with the subject is SD Negeri Tukang 01 and 02 Pabelan. The collecting data used interview, observation, and documentation, then the data analysis was data reduction, data presentation, and drawing the conclusion. The result of this research showed that SD Negeri Tukang 01 and 02 already grouped for 4 years before the Regent's letter published. Then, the students, teachers, government’s rule, and school condition be the factors affected the regrouping program. This regrouping program has several impacts, they answered the teacher need and/or there was a teacher mutation. Then for students, there weren’t much effect because the students already friends, and then increasing the school’s facility. Besides that, regrouping program might increase school quality and the society would not be confused to choose the school for their child. But then, the alumni of these school can be difficult to get legalize for their certificate. This regrouping program is effective and efficient enough to do because the teacher problem can be solved, then the school facility can be maximized and about the budgeting organize by the main school.