Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

KEY SUCCES FACTOR KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DI PEMERINTAH DAERAH Wijaya, Andy Arya Maulana
Kybernan: Jurnal Studi Kepemerintahan Vol 1 No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/kybernan.v1i2.172

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengkaji sejumlah indikasi peran perempuan dalam kepemimpinannya di Pemerintah Daerah Kota Baubau. Penelitian di fokuskan pada dua tokoh pemimpin perempuan, yaitu Wakil Walikota Baubau Ibu Wa Ode Maasra Manarfa dan Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Ibu Ichsana Maliki. Penelitian ini menjelaskan latar belakang kehidupan pribadi dua tokoh pemimpin perempuan di daerah menjadi motivasi tersendiri bagi yang bersangkutan dalam berkiprah dalam politik lokal dan birokrasi daerah. Selain itu, motivasi pribadi juga menjadi factor penting bagi yang bersangkutan dalam bekarja termasuk sebagai pemimpin. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa, terdapat penciri khusus baggi pemimpin seorang perempuan yakni ketegasan, model pengambilan keputusan serta cara mengayomi bawahan, dan hal ini menjadikannya model kepemimpinan yang berbeda dengan laki-laki.
Modal Sosial Dan Strategi Alternatif Penanganan Konflik Masyarakat Wijaya, Andy Arya Maulana; Mayunita, Sry
Kybernan: Jurnal Studi Kepemerintahan Vol 4 No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/kybernan.v4i1.308

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji korelasi antara modal sosial dan konflik sosial yang mendasasi terjadinya kasus pembusuran di Kota Baubau. Kasus ini cukup meresahkan masyarakat karena pelaku adalah pelajar di Kota Baubau. Kajian dilakukan melalui pendekatan modal sosial, sehingga memungkinkan untuk melakukan pengamatan terhadap masalah perilaku pelajar sebagai pelaku pembusuran dalam kelompok sosialnya. Kajian ini menemukan bahwa, komponen modal sosial yakni kepercayaan, norma sosial dan kerjasama dalam lingkungan sosial pelaku pembusuran berlangsung tertutup, dalam artian hanya sebatas pada kelompoknya saja. Hal ini berlaku oleh karena, beberapa factor yang mendasari munculnya perilaku pembusuran di kalangan pelajar yakni, pertama; konflik antar lingkungan yang terus berulang, kedua; lingkungan pertemanan yang terpilah oleh konflik, ketiga; kurangnya interaksi positif dengan orang tua dan guru di sekolah, keempat; terdapat dendam yang diwariskan dan menjadi acuan pelajar dalam lingkungan pergaulannya.
Pelaksanaan Fungsi Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Utara Terhadap Pembuatan Peraturan Daerah Tahun 2015-2018 Swari, Sry Wulan Yunita; Mansur, Mansur; Wijaya, Andy Arya Maulana
Kybernan: Jurnal Studi Kepemerintahan Vol 4 No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/kybernan.v4i1.310

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengamati pelaksanaan Fungsi Legislasi oleh DPRD Kabupaten Buton Utara dalam pembuatan Peraturan Daerah pada tahun 2015. Serta, mengidentifikasi sejumlah factor yang dapat mempengaruhi fungsi legislasi DPRD tersebut. Penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan purposive sampling dalam menentukan informan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (indepth interview), observasi langsung dan studi dokumen. Data kemudian dianalisis secara interaktif dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan fungsi legislasi oleh DPRD Kabupaten Buton Utara berjalan optimal, dimana fungsi ini dijalankan sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Buton Utara Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah, dimana tahapan pembentukan Peraturan Daerah ditingkat DPRD yaitu 1) Perencanaan, 2) Penyusunan, 3) Pembahasan yang melalui Pembicaraan tingkat I dan II, 4) Penetapan, dan 5) Pengundangan/penyebarluasan. Hanya saja dalam pembentukan PERDA tahun 2015 lebih banyak berasal dari inisiatif Pemerintah Daerah. Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pembuatan PERDA adalah Dinamika Politik, Kapabilitas Anggota dan Ruang Aspirasi Masyarakat.
Diskurusus Kebijakan Publik Model Incremental Maulana, Harry Fajar; Mayunita, Sry; Hastuti, Hastuti; Wijaya, Andy Arya Maulana
Kybernan: Jurnal Studi Kepemerintahan Vol 3 No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/kybernan.v3i1.330

Abstract

Salah satu kesulitan dalam kebijakan publik adalah efisiensi waktu, dimanakebijakan akan selalu melibatkan waktu, tenaga dan materi yang cukup panjang. Artikel inibertujuan untuk memberikan beberapa perspektif untuk medeskripsikan usahapembuatan kebijakan publik dengan sederhana. Melalui pendekatan inkremental, artikelyang didasarkan pada studi pustaka ini mencoba mengurai berbagai persepektif tentangkebijakan publik model inkremental. Maka, artikel ini menemukan bahwa modelInkremental dapat dinyatakan sebagai sebuah model kebijakan yang dilakukan denganmendesain ulang kebijakan yang ada namun masih dalam koridor rangka utama kebijakanasalnya. Model Inkremental dilakukan untuk menghadapi masalah yang membutuhkanpenanganan dengan waktu yang cukup singkat. Tantangannya adalah dalam modelkebijakan ini, seringkali membutuhkan ketelitian aktor kebijakan dan pilihan-pilihanalternatif yang tidak mudah.
Menjaga Pemilukada yang Demokratis di Kota Baubau Melalui Peningkatan Partisipasi Politik dan Pengawasan Sa'ban, L. M. Azhar; Wijaya, Andy Arya Maulana
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v5i1.3734

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menjaga pemilukada yang demokratis melaui Peran KPU Kota Baubau dan Bawaslu Kota Baubau, karena KPU Kota Baubau sebagai pelaksana resmi Pemilukada dan memiliki peran penting baik dalam urusan administrasi pencalonan sampai dengan peningkatan partisipasi pemilih. Begitupula dengan peranan aktif dari Bawaslu Kota Baubau sebagai lembaga pemantau Pemilukada dalam mengawasi jalannya Pemilukada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis studi pustaka. Hasil penelitian ini adalah menjaga pemilukada yang demokratis di Kota Baubau telah berhasil. Dibalik suksesnya Pemilihan Kepala Daerah di Kota Baubau ada KPU Kota Baubau yang merupakan badan penyelenggara Pemilukada dan Bawaslu Kota Baubau yang melakukan pembinaan dan pengawasan pelaksanaan pemilukada.Kata Kunci: Pemilihan Umum Daerah, Lembaga Pemilihan Umum
Efforts to increase public knowledge regarding the prevention of covid-19 in Baubau City Sadat, Anwar; Wijaya, Andy Arya Maulana; Lawelai, Herman; Asrin, Asrin; Nurlinda, Nurlinda; Saputri, Meri Meliyanti; Nursalin, Nursalin; Yanto, La
Community Empowerment Vol 6 No 7 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.503 KB) | DOI: 10.31603/ce.4904

Abstract

The Corona Virus (Covid-19) is causing panic everywhere. Hundreds of thousands people were infected and thousands more died. The Indonesian government itself has given appeals to the community in overcoming this epidemic, so that it runs effectively and efficiently. However, in reality there are still many Indonesian people who do not heed this appeal. Therefore, this community service activity aims to assist the government in increasing public knowledge about preventing Covid-19. The method used in community service is carried out through counseling and mentoring. This activity is able to increase public knowledge and understanding about the dangers of Covid-19 and efforts to protect themselves from the implementation of 3M.
Penguatan Kapasitas Masyarakat Melalui Pendekatan Community Based Tourism Wijaya, Andy Arya Maulana; Indra, Indra; Arifin, Dadang; Risno, Risno
Jurnal Abdimas Vol 25, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v25i1.25794

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengembangan pariPariwisata berbasis partisipasi masyarakat berkaitan erat dengan pemberdayaan dan pengembangan kepariwisataan yang berkelanjutan. Desa Bahari Tiga menjadi salah satu ikon pariwisata pesisir bagi Kabupaten Buton Selatan, dengan ciri kawasan pesisir, masyarakat yang memegang teguh adat istiadat dan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang turut mendukung hal itu. Namun, pengembangan pariwisata yang kini dilakukan belum menempatkan masyarakat sebagai subjek kebijakan pengembangan pariwisatanya. Pendekatan Community Based Tourism adalah konsep yang menempatkan partisipasi kelompok masyarakat dalam pengembangan pariwisata, yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan standar kehidupan masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membentuk dasar untuk mendefinisikan model pariwisata berbasis masyarakat (CBT) yang terdapat di Desa Bahari Tiga. Dengan begitu, pengabdian masyarakat ini digunakan untuk mendeskripsikan kondisi ekonomi desa, partisipasi masyarakat yang memungkinkan adanya kolaborasi dan penciptaan modal sosial. Melalui pengabdian ini diharapkan dapat menunjukkan bagaimana model ini dapat digunakan untuk menilai tingkat partisipasi masyarakat terkait pariwisata, dan menyarankan tindakan lebih lanjut yang diperlukan untuk itu. 
MODAL SOSIAL UNTUK PENGEMBANGAN ORGANISASI: STUDI PADA AISYIYAH KOTA BAUBAU Andy Arya Maulana Wijaya
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 3 No. 1 Maret 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.62 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v3i1.3885

Abstract

Gender segregation within the organization is still common, including for Muhammadiyah as a group of men and Aisyiyah as a group of women. This study aims to examine Social Capital Capability of Aisyiyah Baubau, according to the trust of the society to the movement of this organization generally increase with a number of Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) in Baubau City. This study categorizes that internal social capital is stronger than the external social capital of the organization’s, it provides a description that Aisyiyah Baubau City is capable of managing members and AUM as a form of organizational development effort, it's just not optimal in building network against stakeholders and local government. In the other hand, aisyiyah baubau in also influenced by social cultural condition of buton society which has a lot of distance ideologically with muhammadiyah.
PERSPEKTIF MODAL SOSIAL UNTUK KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN USAHA KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DAERAH (STUDI PADA PEDAGANG DI KAWASAN PANTAI KAMALI KOTA BAUBAU-SULAWESI TENGGARA) Andy Arya Maulana
The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA) Vol 3, No 1 (2017): INDONESIAN JOURNAL OF PUBLIC ADMINISTRATION (IJPA) | JANUARI - JUNI 2017
Publisher : Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Science, Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/ijpa.v3i1.730

Abstract

Abstract: Some of the problems that are often the problem of regional SMEs group are capital access, minimal skills and technology, weak marketing access, environment and less conducive competition. Not to mention the weaknesses are often the only aspect that made local governments in making policies related to the empowerment of UMKM. The review in this paper seeks to provide other perspectives on regional empowerment policies of regional MSMEs. Where, through the perspective of social capital, MSME groups are able to empower their groups. This paper takes a study on a group of MSME traders in the Kamali Township of Baubau Town. The research used qualitative descriptive method, conducted through case study approach. Data obtained through interview and direct observation, while the data obtained through purposive sampling combined with snowball sampling and then analyzed interactively. This paper provides an indication that the merchant group has a set of social capital values ​​such as trust, norms and cooperation and informal leadership that are quite effective in organizing groups informally. Capacity is then able to as a means to solve problems and at the same time as a mechanism of empowerment that comes from a group of UMKM traders themselves. Therefore, the local government of Baubau City can make the capacity for formulation of community empowerment policy especially MSME sector. Keywords: Social capital, Empowerment Policy, UMKM Abstrak: Beberapa persoalan yang seringkali menjadi masalah kelompok UMKM daerah yaitu akses modal, minim keterampilan dan teknologi, akses pemasaran yang lemah, lingkungan serta persaingan yang kurang kondusif. Belum lagi kelemahan tersebut seringkali menjadi satu-satunya aspek yang dijadikan pemerintah daerah dalam membuat kebijakan terkait pemberdayaan UMKM. Kajian dalam makalah ini mengupayakan memberikan perspektif lain dalam kebijakan pemberdayaan UMKM daerah. Dimana, melalui perspektif modal sosial kelompok UMKM mampu memberdayakan kelompoknya. Makalah ini mengambil studi pada kelompok pedagang UMKM di Kawasan pantai Kamali Kota Baubau. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, dilakukan melalui pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung, sedangkan data diperoleh melalui purposive sampling dipadukan dengan snowball sampling kemudian dianalisis secara interaktif. Makalah ini memberikan indikasi bahwa kelompok pedagang memiliki serangkaian nilai modal sosial seperti kepercayaan, norma dan kerjasama serta kepemimpinan informal yang cukup efektif dalam mengorganisasikan kelompok secara informal. Kapasitas ini kemudian mampu sebagai sarana memecahkan masalah dan sekaligus sebagai mekanisme pemberdayaan yang berasal dari kelompok pedagang UMKM sendiri. Oleh karena itu, pemerintah daerah Kota Baubau dapat menjadikan kapasitas tersebut untuk formulasi kebijakan pemberdayaan masyarakat khususnya sektor UMKM. Kata Kunci: Modal sosial, Kebijakan Pemberdayaan, UMKM
Pelatihan Digital Marketing untuk Produk Wirausaha Mahasiswa Masa Pandemi Covid-19 Andy Arya Maulana Wijaya; L.M Azhar Sa’ban; Anwar Sadat; Nastia; Wd. Riniati
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): December 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v2i2.727

Abstract

Kebutuhan tenaga kerja di Kota Baubau semakin kompetitif, proyeksi pertumbuhan kebutuhan lapangan kerja dan angkatan kerja beberapa tahun kedepan berimplikasi perlu inovasi kreatif untuk bisa bekerja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi para pelaku usaha mahasiswa Universitas Muhammadiyah Buton. Metode pelaksanaan kegiatan dengan menggunakan sosialisasi dan FGD kepada para mahasiswa dengan pendekatan digital marketing, luaran kegiatan peserta diarahkan untuk dapat membuat konten yang diupload dalam youtube untuk dapat disebarluaskan. Hasil proses kegiatan bahwa pelaku usaha mahasiswa sudah mempraktikan pola digital marketing utamanya melalui postingan media sosial, namun dalam manajemen konten dan tampilan belum optimal. Dengan pelaksanaan pelatihan digital marketing mahasiswa pelaku usaha dapat mengoptimalkan media sosial untuk pemasaran, membuat nama akun yang mudah diingat, postingan yang berkala dan rutin, penggunaan hastag serta interaksi media sosial yang aktif guna merespon pembeli dengan lebih baik. Selain itu, penugasan pelatihan dilakukan melalui pembuatan video konten dan telah di upload melalui youtube.