cover
Contact Name
Anggi
Contact Email
tiasenja91@gmail.com
Phone
+6281215055579
Journal Mail Official
tiasenja91@gmail.com
Editorial Address
Universitas Padjajaran
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Kehumasan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : DOI jurnal: https://doi.org/10.24198/prh
PRofesi Humas published by LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. ISSN 2528-6927 (printed), ISSN 2541-3678 (Online). Incorporate with IPRAHUMAS. PRofesi Humas publish selected paper under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Publishes twice a year. PRofesi Humas provide an open access to public for reading abstract and full papers. PRofesi Humas focused on Public Relations studies. Each edition. PRofesi Humas received manuscripts that had focus on the following issues below with interdisciplinary and multidisciplinary approach. Every article that goes to the chief editorial will be send to section editor through Initial Review processes. Then, the articles will be sent to the peer reviewers to get Double Blind Peer Review Process. Then, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take few months. In the each manuscript, peer reviewer will be rated from the substantial and technical aspects. The peer reviews have expertise in Political Public Relations, Public Relations Management, Public Relations Crisis, Public Relations and Publics, Public Relations Audit, Marketing Public Relations, Corporate Social Responsibility (CSR), and Human Relations. They were also experienced in the prestigious journal management and publication that was spread around the national and abroad. Jurnal PRofesi Humas accredited by Kemenristekdikti RI (Sinta 2) based on SK No. 10/E/KPT/2019
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 91 Documents
Fungsi peran dan teknik komunikasi humas dalam program Sabilulungan Bersih Kabupaten Bandung Iriana Bakti; Feliza Zubair; Yustikasari Yustikasari
PRofesi Humas Vol 6, No 1 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.676 KB) | DOI: 10.24198/prh.v6i1.33159

Abstract

Praktik humas pemerintah memegang peranan penting dalam mensosialisasikan kebijakan pemerintah dibidang lingkungan hidup sebagai salah satu koridor pembangunan di Kabupaten Bandung. Praktik ini memperjelas fungsi, peran, dan teknik komunikasinya pada saat menjalankan tugasnya ketika berinteraksi dengan para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan kegiatan Sabilulungan Bersih (saber). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi, peran humas pemerintahan, serta teknik komunikasi yang dilaksanakan dalam melaksanakan kegiatan Sabilulungan Bersih di Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif dengan sifat datanya kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data melalui reduksi data, display data, mencari simpulan, dan verifikasi. Teknik penentuan sumber data didasarkan pada kriteria kemandirian masyarakatnya dalam memahami, mencari solusi atas permasalahan, dan kemampuannya dalam mengelola lingkungan hidup, di mana dari 10 desa yang dilibatkan dalam program Sabilulungan Bersih, ditentukan secara purposif 1 kelurahan, dan 2 desa. Informan dalam penelitian ini adalah aparat pemerintahan kecamatan, kelurahan, dan desa, serta para kader sebanyak 7 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi humas pemerintah dalam pelaksanaan program Saber adalah menjadi kepada kepentingan umum, dan memelihara komunikasi yang baik. Peran Humas pemerintahan sebagai fasilitator komunikasi, dan teknisi komunikasi. Komunikasi partisipatif yang terbangun berlangsung secara dialogis yang dilandasi oleh keterbukaan para pesertanya.
Analisis krisis public relations pada peristiwa tumbangnya pohon di Kebun Raya Bogor Ayi Doni Darussalam; Dyah Rachmawati Sugiyanto; Djuara Pangihutan Lubis
PRofesi Humas Vol 5, No 2 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.736 KB) | DOI: 10.24198/prh.v5i2.29439

Abstract

Kejadian tumbangnya Pohon Damar pada Minggu 11 Januari 2015 telah menyebabkan tujuh orang pengunjung di Kebun Raya Bogor meninggal dunia. Adanya berbagai pemberitaan negatif di media massa serta menurunnya kepercayaan stakeholders telah menjadi krisis yang menerpa manajemen Kebun Raya Bogor. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis krisis dan jenis respon krisis dalam konsep Situational Crisis Communication Theory pada kasus tumbangnya pohon di Kebun Raya Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian dengan deskriptif kualitatif, sedangkan pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi pustaka terhadap pemberitaan di media massa, website dan media sosial. Berdasarkan hasil penelitian, krisis yang terjadi merupakan jenis Victim Cluster di mana krisis terjadi karena faktor alam. Selain itu, krisis ini juga digolongkan ke dalam jenis Preventable Cluster di mana Kebun Raya Bogor dinilai lalai dalam melakukan pengawasan terhadap koleksi pohon terutama yang perpotensi rawan tumbang. Sedangkan strategi respon krisis yang dilakukan dengan Rebuild Crisis Response Strategies berupa pemberian kompensasi serta permintaan maaf terhadap keluarga korban. Selain itu, penguatan strategi respons krisis (Bolstering Crisis Response Strategies) juga dilakukan dengan meyakinkan para pemangku kepentingan tentang hubungan yang baik di masa lalu sebelum krisis. Tim komunikasi krisis juga mengatur dalam kerangka menganalisis masalah, menyusun pesan-pesan utama dan menjadi narasumber di media massa. Untuk mengurangi krisis tim hubungan masyarakat LIPI melakukan liputan positif besar-besaran di berbagai saluran media, seperti di media sosial, situs web dan media massa terkait pencapaian dan kegiatan penelitian di Kebun Raya Bogor.
Peran key opinion leader dalam strategi public relations pada komunikasi krisis perusahaan Dini Yuanita
PRofesi Humas Vol 6, No 1 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.013 KB) | DOI: 10.24198/prh.v6i1.29693

Abstract

Krisis dapat merusak reputasi perusahaan jika tidak ditangani dengan strategi komunikasi krisis yang tepat. Public relations (PR) bertanggungjawab dalam menentukan strategi komunikasi krisis perusahaan. Kemunculan media sosial membuat potensi krisis merambah ke krisis media sosial. Social mediated crisis communication (SMCC) merupakan model strategi komunikasi krisis yang melibatkan media sosial dan atau media tradisional dan komunikasi word of mouth (WOM) secara online dan offline. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Key Opinion Leader (KOL), waktu respons krisis serta bentuk pesan dan cara penyampaian informasi krisis pada strategi  komunikasi krisis perusahaan menggunakan model SMCC, Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Wawancara mendalam dilakukan kepada tiga orang informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria praktisi PR perusahaan berpengalaman minimal 25 tahun dan memiliki pengalaman serta pengetahuan tentang komunikasi krisis perusahaan. Hasil penelitian mengatakan bahwa KOL pada strategi PR perusahaan berperan sebagai sekutu perusahaan dalam meneruskan informasi krisis perusahaan kepada publiknya, terutama saat publik sedang memiliki ketidakpercayaan terhadap perusahaan. Perusahaan harus dapat merespons krisis paling lambat 12 jam pertama sejak krisis muncul agar dapat meminimalisir akibat krisis. Pemilihan media pesan harus disesuaikan dengan  asal krisis mencuat. Informasi yang disampaikan harus transparan, jujur dan berkelanjutan menggunakan metode penyampaian storytelling. Temuan menarik pada penelitian ini adalah bahwa KOL pada model SMCC terdapat dalam media sosial, namun KOL seperti tokoh masyarakat juga menjadi pihak ketiga yang dapat mendukung keberhasilan komunikasi krisis. Selain itu penyampaian pesan storytelling juga berperan penting untuk dapat menenangkan masyarakat dan agar pesan dapat dipahami secara lebih komprehensif.
Fungsi Komunikasi Korporat Oleh Humas PT. Perkebunan Nusantara V Pekanbaru Rosmala Rosmala
PRofesi Humas Vol 5, No 2 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.549 KB) | DOI: 10.24198/prh.v5i2.28329

Abstract

Salah satu perusahan besar yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit dan karet kerap sering diberitakan dengan berbagai isu terkait dengan pemerintah, masyarakat maupun investor adalah PT. Perkebunan Nusantara V(PTPN V). Keberadaan suatu isu yang ada di perusahaan perlu ditanggapi dengan bijak oleh Humas sebagai bagian dari tugas nya adalah melaksanakan fungsi komunikasi korporat untuk reputasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi komunikasi, hambatan, dan solusi komunikasi korporat oleh Humas PTPN V Pekanbaru. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis analisis data berupa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi komunikasi korporat oleh humas PTPN V sudah terlaksana sesuai dengan fungsi manajemen dalam perusahaan melalui upaya membangun dan mempertahankan identitas, citra dan reputasi; CSR; media; krisis komunikasi; komunikasi pemasaran; hubungan dengan investor; hubungan terhadap pemerintah;dan sistem komunikasi internal. Namun, ada beberapa fungsi komunikasi korporat yang penting untuk ditingkatkan seperti dalam konteks komunikasi pemasaran, hubungan media, hubungan pemerintah dan komunikasi internal. Sedangkan hambatan pada komunikasi korporat yang dihadapi oleh humas PTPN V yaitu pada penanganan isu manajemen dan krisis komunikasi. Solusi untuk mengatasi hambatan tersebut dengan menyelesaikan masalah isu manajemen di PTPN V secara internal maupun ekternal publik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa humas PTPN V mampu mewujudkan hubungan lebih baik dengan pemerintah, media, mencegah isu dan krisis manajemen sedini mungkin sehingga dapat meningkatkan dan mempertahankan kemampuan komunikasi korporat dalam membangun kepercayaan serta efek positif untuk keberlanjutan perusahaan.
Government public relations dalam pengembangan pariwisata masa pandemi COVID-19 di Geopark Ciletuh Ade Kadarisman
PRofesi Humas Vol 5, No 2 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.653 KB) | DOI: 10.24198/prh.v5i2.29800

Abstract

Pada tahun 2018 Geopark Ciletuh telah mendapatkan predikat Global Geopark Network oleh UNESCO. Dengan kondisi alam yang sangat menarik membuat Geopark Ciletuh menjadi salah satu tujuan wisata favorit bagi wisatawan Nasional maupun Internasional, serta menjadi salah satu wisata ungguluan Jawa Barat. Pandemi COVID-19 menjadi penyebab ketidakstabilan sektor pariwisata karena semua kegiatan pariwisata terhenti mengikuti kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar oleh Pemerintah dengan tujuan untuk menekan penyebaran pandemi. Peran government public relations yaitu mengamati perubahan atau dinamika dalam masyarakat, memberikan informasi dengan baik kepada masyarakat, dapat menjembatani antara masyarakat dengan pemerintah, dan dapat menyelaraskan antara permasalahan dalam masyarakat dengan informasi kehumasan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran government public relations dalam pengembangan pariwisata masa pandemi COVID-19 di Geopark Ciletuh. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif pendekatan kualitatif dengan studi lapangan. Hasil penelitian menunjukan peran government public relations dalam menyampaikan kebijakan-kebijakan untuk menanggulangi dan melakukan pengembangan pariwisata Geopark Ciletuh telah dilakukan yaitu dengan memberikan informasi mengenai protokol kesehatan dalam kegiatan pariwisata di Geopark Ciletuh meskipun informasi yang diberikan belum merata diketahui oleh masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar Geopark Ciletuh. Selain itu, pemerintah telah memetakan hubungan sosio-ekologi di kawasan Geopark Ciletuh dan kebijakan pembukaan tempat wisata di era new normal. Bagi pemerintah daerah yang membawahi Geopark Ciletuh, informasi mengenai protokol kesehatan di wilayah Ciletuh perlu disosialisasikan kepada seluruh stakeholder. Penyebaran informasinya bisa dibagi kepada 8 stakeholder kecamatan dan komunitas-komunitas setempat. Sehingga, informasi mengenai protokol kesehatan di wilayah wisata Ciletuh bisa diterapkan secara maksimal, sebagai upaya mencegah persebaran virus COVID-19.
Kepuasan peserta program corporate social responsibility PT. Biofarma dalam membangun ketahanan pakan ternak Agus Rahmat; Herry Herry; Mansyur Mansyur
PRofesi Humas Vol 6, No 1 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.473 KB) | DOI: 10.24198/prh.v6i1.30596

Abstract

Salah satu bidang kerja utama public relations (Humas) adalah menjembatani kepentingan perusahaan dan masyarakat, corporate social responsibility (CSR) merupakan aktivitas nyata dalam menjembatani dua kepentingan ini. Agar CSR yang dilakukan perusahaan berdampak terhadap perkembangan masyarakat khususnya di bidang ekonomi dan mampu memenuhi kepentingan perusahaan, pelaksanaan CSR diarahkan pada aktivitas yang memiliki kesamaan nilai (kepentingan). Demikian dalam proses pelaksanaannya, CSR PT. Biofarma (Persero) berupa pemberdayaan ekonomi melalui penanaman rumput hijau untuk ketahanan pakan ternak juga dituntut kemampuannya untuk memberi kepuasan pada peserta program. Permasalahannya adalah seperti apa tingkat kepuasan peserta dalam pelaksanaan CSR yang dilakukan? Riset ini menjadi penting selain sebagai sebuah evaluasi mengenai arah gerak pelaksanaan sekaligus juga menjadi indikator mengenai keberhasilan dan kegagalan dari pelaksanaan program CSR itu senditi. Riset ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif melalui penyebaran angket dengan pengolahan dan penyajian menggunakan data statistik sederhana tetapi tetap memenuhi kaidah keilmuan yang dipersyaratkan. Berdasar pada temuan lapangan, hasil riset ini menunjukan bahwa dilihat dari prosesnya, pelaksanaan CSR penanaman rumput hijau untuk ketahanan pakan ternak dinilai peserta program CSR mampu memberi kepuasan, bahkan dengan tingkat kepuasan yang sangat tinggi. Secara konsep hasil penelitian ini juga mengartikan bahwa pelaksanaan CSR PT. Biofarma (Persero) ini telah mampu mencapai tingkat keberhasilan yang tinggi.
Representasi Indonesia pada penanganan COVID-19 di media asing Susanne Dida; Trie Damayanti; Aang Koswara
PRofesi Humas Vol 5, No 2 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.253 KB) | DOI: 10.24198/prh.v5i2.29904

Abstract

Corona Virus Disease 19 (COVID-19) merupakan sebuah krisis global yang menimpa hampir semua negara di dunia. Seperti halnya sebuah krisis, diperlukan strategi dalam menanganinya, dan strategi itu harus dilakukan secara cepat dan tepat. Efektivitas pemilihan sebuah strategi akan teruji pada hasil akhir dimana jika krisis ini sedang berlangsung dan di akhir krisis. Para ahli krisis mengatakan bahwa pada dasarnya krisis terbagi menjadi tiga tahap yaitu, pre-crisis, crisis, dan postcrisis, dan COVID-19 ini sedang dalam tahap krisis. Strategi komunikasi yang dipilih dalam penanganan krisis ini sudah sepantasnya harus menggunakan kehatihatian karena COVID-19 ini merupakan pertaruhan semua Negara untuk menunjukkan kapasitas negaranya sehingga reputasi negara tersebut tetap terjaga dengan baik di mata negara lain. Sorotan media di seluruh dunia, pada seluruh negara yang terkena dampak COVID-19 ini menjadi acuan bagaimana reputasi negara tersebut, dan bagaimana kemampuan negara tersebut berkompetisi dengan negara lain dalam menghadapi COVID-19. Penelitian ini dengan menggunakan metode penelitian deskriptif yang melibatkan pengembangan kerangka pengkodean dan pengkodean kualitatif terhadap media-media pada April hingga Mei 2020 ini bertujuan melihat bagaimana Indonesia di mata media asing, sehingga akan terlihat bagaimana reputasi Indonesia di mata dunia. Identitas dan persepsi orang luar negara Indonesia menjadi tolak ukur yang akan dilihat dari representasi Indonesia melalui tulisan-tulisan yang ada di media massa asing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa image dan reputasi Indonesia yang kurang baik, yang diawali dengan kelemahan public statement yang dilakukan pemerintah Indonesia, yang berefek pada persepsi yang kurang baik terbentuk dari pemberitaan di bulan-bulan selanjutnya.
Manajemen krisis Universitas Riau dalam konflik antar fakultas pada tahun 2017 Welly Wirman; Fitri Hardianti; Genny Gustina Sari; Roryn Astri Panggabean
PRofesi Humas Vol 5, No 2 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593 KB) | DOI: 10.24198/prh.v5i2.27548

Abstract

Konflik mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan Fakultas Teknik menyebabkan Universitas Riau mengalami krisis. Pada media massa banyak pemberitaan negatif terkait konflik dan tindakan yang melibatkan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan Fakultas Teknik Universitas Riau, yang menyebabkan banyak mahasiswa terluka. Hal ini menyebabkan Universitas Riau mendapat citra negatif baik dari masyarakat, terutama masyarakat Riau termasuk para pengamat pendidikan. Selain menimbulkan persepsi negatif terhadap Universitas Riau, konflik ini juga mengganggu proses belajar mengajar dan menyebabkan rusaknya hubungan internal Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan Fakultas Teknik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah-langkah manajemen krisis serta strategi komunikasi krisis yang diambil Universitas Riau dalam menangani konflik antar mahasiswa tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan tinjauan literatur. Informan dalam penelitian ini adalah enam belas narasumber orang yang diambil secara purposive. Peneliti menggunakan model analisis Miles dan Huberman untuk menganalisis data dan melakukan triangulasi untuk memeriksa validitas data. Hasil penelitian menunjukkan langkah-langkah manajemen krisis yang dilakukan Universitas Riau yakni didahului dengan identifikasi krisis, analisis krisis, isolasi krisis, membuat strategi pilihan, yaitu: strategi adaptif dan strategi defensif, diakhiri dengan membuat program pengendalian. Selanjutnya strategi komunikasi krisis yang dilakukan yakni memilih rektor sebagai juru bicara (spokeperson), membuat agenda setting yang dikompromikan melalui siaran pers, konferensi pers, dan strategi informasi satu pintu.
Peran kehumasan Koko Jali mempertukarkan nilai keberagaman melalui wisata toleransi Kampung Sawah Yesica Yuliani Clara; Rustono Farady Marta
PRofesi Humas Vol 6, No 1 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.032 KB) | DOI: 10.24198/prh.v6i1.31446

Abstract

Indonesia dengan keanekaragamannya ternyata menjadi potensi terpendam pemicu konflik. Minimnya daya tangkap masyarakat serta kemampuan untuk memahami perbedaan budaya menimbulkan permasalahan komunikasi antarbudaya, salah satunya adalah persoalan antar agama. Aspek ini tentu memengaruhi masyarakat Indonesia dalam berkomunikasi dan berinteraksi. Apabila masyarakat kekurangan edukasi yang komprehensif mengenai budaya, serta pentingnya toleransi, dan sikap saling menghormati, maka konflik interkultural dan agama pun akan terus berlangsung. Untuk itu peneliti berkaca dari wilayah Kampung Sawah di Bekasi, dimana toleransi antarumat beragama sudah ada sejak ratusan tahun lalu, dan terus dipertukarkan, berkembang, bahkan diwariskan hingga saat ini. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tematik, serta Teori Negosiasi Identitas Ting-Toomey. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap proses penyampaian pesan serta nilai-nilai toleransi antar umat beragama, yang dinegosiasikan kepada remaja sebagai generasi muda penerus bangsa, melalui program Wisata Toleransi Kampung Sawah oleh komunitas Koko Jali. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Wisata Toleransi menjadi salah satu program kehumasan untuk meningkatkan pengetahuan dan  awareness mengenai nilai toleransi antar agama kepada generasi muda. Melalui pemaparan yang dilakukan oleh para pemuka agama dalam sesi wisata tersebut peneliti menemukan adanya hubungan relasi kuasa dari para pemuka agama kepada peserta, sehingga terjadi penerimaan negosiasi identitas dalam diri individu. Diharapkan melalui penelitian ini, semakin banyak institusi yang menggencarkan kesadaran akan pentingnya gerakan seperti wisata toleransi di masyarakat, sehingga dapat menjaga kerukunan serta terus melestarikan warisan budaya kita, Bhineka Tunggal Ika.
Strategi public relations Sinar Mas Land dalam membangun brand image perusahaan Melita Yosephine; Anisa Diniati
PRofesi Humas Vol 5, No 2 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.816 KB) | DOI: 10.24198/prh.v5i2.26220

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan pesatnya pengembangan kota di Indonesia, membuat industri properti semakin berkembang. Konsumen akan memutuskan secara teliti, properti mana yang akan dipilih dan dibeli. Sinar Mas Land sebagai industri properti yang menjadi perhatian masyarakat dan media memperkenalkan perusahaannnya dengan cara melakukan proses branding melalui peran Public Relations (PR). Brand image yang positif penting untuk diupayakan oleh setiap perusahaan, karena kesadaran dan loyalitas konsumen dapat dibangun melalui proses ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi public relations Sinar Mas Land dalam membangun brand image perusahaan dan besar harapan hasil penelitian dapat menjadi indikator keberhasilan bagi para pebisnis di industri serupa. Penelitian ini menggunakan paradigma postpositivisme, pendekatan kualitatif, dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam, observasi, studi kepustakaan, dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Sinar Mas Land berhasil menggunakan strategi PR dengan melakukan riset, brainstorming, analisis SWOT, menentukan key public dalam fase formative research. Dalam fase strategi Sinar Mas Land menentukan tujuan dan sasaran program, melakukan aksi publikasi melalui event dan aksi joint venture perusahaan. Pada tahap taktik Sinar Mas Land melakukan bonding wartawan, pendekatan publik, monitoring konten media, mempersiapkan media baru. Setelah itu tahap akhir dilakukan dengan melakukan pra evaluasi, evaluasi internal dan evaluasi eksternal pada fase penelitian evaluatif.

Page 1 of 10 | Total Record : 91