cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Brigjen H. Hasan Basry Street, Mail Box 87 Building of Physics Education Study Program, Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : 25499955     EISSN : 25499963     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika publishes articles from research in the field of physics education, which have not been published elsewhere. This Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika is periodically published by the Physics Education Study Program, Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat in collaboration with Physical Society of Indonesia (PSI) published three times a year in February, June, and October. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika publishes articles about the results of research in the field of physics education including: Learning models , Learning methods, Learning media , Assessment, Teaching materials Curriculum
Arjuna Subject : -
Articles 151 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMP NEGERI 9 BANJARMASIN Muhammad Isra; Syubhan An’nur; Sri Hartini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v1i1.924

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dari siswa kelas IX SMP Negeri 9 Banjarmasin yang masih kesulitan dalam memperoleh nilai UTS diatas KKM. Hal ini disebabkan oleh kurangnya strategi pembelajaran yang dapat membantu siswa menentukan hal-hal penting dalam pembelajaran. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk menganalisis pengaruh penggunaan strategi peta konsep terhadap hasil belajar fisika siswa di SMP Negeri 9 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen kuasi dengan desain nonequivalent group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas IX D dan kelas IX G. Data penelitian diperoleh dari LKS dan THB yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan nilai korelasi sebesar 0,992. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan strategi peta konsep berpengaruh positif terhadap hasil belajar fisika siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN APLIKASI AUTOPLAY MEDIA STUDIO PADA POKOK BAHASAN FLUIDA DINAMIS DI SMA Khairun Nisa; Mustika Wati; Andi Ichsan Mahardika
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v1i1.925

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran berbasis aplikasi Autoplay Media Studio . Tujuan penelitian ini: (1) mendeskripsikan validitas media pembelajaran menggunakan Autoplay Media Studio, (2) mendeskripsikan kepraktisan media pembelajaran menggunakan Autoplay Media Studio, (3) mendeskripsikan efektivitas media pembelajaran menggunakan Autoplay Media Studio. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Subjek ujicoba adalah siswa kelas XI IPA 1 di SMA Negeri 9 Banjarmasin. Data diperoleh melalui lembar validasi media, lembar keterlaksanaan aktivitas guru, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan, (1) media ajar yang dinyatakan valid, (2) kepraktisan media ajar adalah terlaksana dengan sangat baik, dan (3) efektivitas media ajar dinyatakan efektif. Simpulan penelitian adalah bahwa media pembelajaran menggunakan Autoplay Media Studio yang dikembangkan layak untuk digunakan.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) PADA KELAS XI IPA SMA NEGERI 4 BANJARMASIN Nazua Rozaiah; Mustika Wati; Mastuang Mastuang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v1i1.926

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dengan tipe Two Stay Two Stray (TSTS) pada kelas XI IPA SMA Negeri 4 Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa dalam pembelajaran fisika pokok bahasan fluida dinamis antara yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dengan tipe Two Stay Two Stray (TSTS) pada kelas XI IPA SMA Negeri 4 Banjarmasin. Metode penelitian adalah kuasi eksperimen.Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMAN Negeri 4 Banjarmasin tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 83 siswa.Sampel diambil secara cluster random samplingsebanyak dua kelas dari tiga kelas di SMA Negeri 4 Banjarmasin. Kelas eksperimen I yang berjumlah 26 siswa diberi perlakuan dengan menggunakan pembelajaran tipe Think Pair Share (TPS) dan kelas eksperimen II berjumlah 26 siswa diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran tipe Two Stay Two Stray (TSTS). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes.Teknik analisis data menggunakan statistik parametrik teknik t-test independent sampel. Pengujian hipotesis menunjukan bahwa nilai t hitung lebih besar daripada t tabel  dansignifikansi (2-tailed) yang diperoleh lebih kecil dari 0,05 (0,01 < 0,05) sehingga terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan tipe TPS dengan kelas eksperimen II yang diberi perlakuan menggunakan tipe TSTS.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL GUIDED INQUIRY DISCOVERY LEARNING (GIDL) DI KELAS X PMIA-2 SMAN 3 BANJARMASIN Mia Audina; M Arifuddin; Misbah Misbah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v1i1.927

Abstract

Kurangnya peran aktif siswa selama proses pembelajaran mengakibatkan siswa menjadi bosan dikelas sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar khususnya dalam pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) keterlaksanaan RPP, (2) aktivitas siswa, (3) pemahaman konsep siswa, (4) hasil belajar siswa. Model penelitian tindakan kelas Kemmis & Mc Taggart yang digunakan dalam metode penelitian. Subjek penelitian adalah 37 orang siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar, lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran GIDL (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I, II, dan III berkategori sangat baik, (2) aktivitas siswa mengalami peningkatan pada setiap aspek dengan berkategori cukup, baik dan sangat baik, (3) ketuntasan pemahaman konsep siswa meningkat, secara berturut-turut ketuntasan individual pada sikus I, II, dan III sebesar 29,73%, 64,90%, dan 94,60%, (4) hasil belajar siswa meningkat, secara berturut-turut ketuntasan individual pada siklus I, II, dan III sebesar 81,08%, 89,19%, dan 100%. Diperoleh simpulan bahwa untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran GIDL.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL PENGAJARAN LANGSUNG PADA MATERI SUHU DAN PERUBAHANNYA PADA SMP NEGERI 5 BANJARMASIN Amelya Larasati; Zainuddin Zainuddin; Andi Ichsan Mahardika
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v1i1.928

Abstract

Bahan ajar yang biasanya dilakukan oleh guru belum maksimal yang hanya  menggunakan bahan ajar yang seadanya dan penugasan individu. Maka dari itu, Siswa menjadi malas belajar fisika serta rendahnya hasil belajar siswa. Oleh karena itu dilakukan penelitian bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar dengan metode pemecahan masalah pada materi suhu dan perubahannya untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Banjarmasin. Secara khusus peneliti bertujuan untuk mendeskripsikan ; (1) kevalidan bahan ajar , (2) kepraktisan bahan ajar , (3) keefektifan bahan ajar. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode pengajaran langsung. Peneliti ini termasuk penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan perangkat Dick and Carey. Data diperoleh melalui tes hasil belajar, keterlaksanaan RPP dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kevalidanbahan ajarcukup valid, atau dapat digunakan namun perlu direvisi kecil, (2) Kepraktisan bahan ajar yang dikembangkan berdasarkan keterlaksanaan RPP adalah terlaksana sangat baik. (3) keefektifan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan hasil belajar adalah berkategori medium (efektif) .Diperoleh simpulan bahwa bahan ajarpada materi suhu dan perubahannya pada SMP Negeri 5 Banjarmasin layak digunakan.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSEDURAL SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 31 BANJARMASIN MELALUI MODEL PENGAJARAN LANGSUNG PADA PEMBELAJARAN IPA FISIKA Dandan Wicaksono; Muhammad Arifuddin; Misbah Misbah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.8 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v1i2.1967

Abstract

Learning outcome and procedural skills students are still classified as low, as in school learning model did not match expectation. So, it will be done research on improving learning outcomes and procedural skills of the students through direct instruction of physics IPA learning. This research aims to describe (1) The fidelity of lesson plans during the process of teaching and learning through direct instruction, (2) Procedural skills of students through direct instruction, (3) Learning outcome through direct instruction. This research is a research action class that consists of two cycles with model Hopkins. The subject of research is the grade VIII E The middle state 31 Banjarmasin. The data collection using to the test, and observations. Analytical techniques descriptive quantitative and qualitative data. The results showed that (1) The fidelity of lesson plans during the process of teaching and learning through direct instruction increase in cycle I gained average score of 86,04% became 97,26% cycle II, (2) and procedural skills students also experienced an increase in cycle I gained an average score of 82,76% became 94,83% in cycle II, (3) Learning outcome experience increased where thoroughly the results of the study on cycle I of 48,28% became 89,66%. Provide the conclusion that with the use of the few phase direct instruction in the process of learning can improve the procedural skill and the student learning as expected.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS X MA MUHAMMADIYAH 2 AL FURQAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING Ahmad Sudrajat; Zainuddin Zainuddin; Misbah Misbah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.276 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v1i2.1968

Abstract

Low mastery of science process skills indirectly affect student learning outcomes. Therefore, research that aims to improve students' science process skills. The subjects were students of class X MA Muhammadiyah 2 Al Furqan. This research is a classroom action research that specifically aims to describe: (1) the implementation of lesson plan during the learning proses by using guided discovery learning model, (2) an increase in students 'science process skills, and (3) the results of students' learning product. The subjects were students of class X MA Muhammadiyah 2 Al Furqan. Data collection techniques using observation, testing, and documentation for research activities in class X MA Muhammadiyah 2 Al Furqan. The results showed that the guided discovery learning model can improve: (1) the implementation of lesson plan during the learning proses by using guided discovery learning model during each cycle is very good, (2) science process skills of students increased in each cycle with all aspects have achieved both categories at the end of the third cycle, (3) mastery learning outcomes of the classical product the students in each cycle has increased. Thus be concluded that the application of guided discovery learning model by maximizing each phase in the material temperature and heat can enhance science process skills of students of class X MA Muhammadiyah 2 Al Furqan.
PENGEMBANGAN MEDIA AJAR BERBASIS MULTIMEDIA AUDIO VISUAL PADA POKOK BAHASAN TEKANAN DI SMP Galeh Aji Wardoyo; Syubhan Annur; Abdul Salam M
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.978 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v1i2.1969

Abstract

Low student learning outcomes of students allegedly did not follow the learning process because the media used is not attractive, so it is necessary to study development aimed at generating media-based teaching with audio-visual multimedia on the subject of pressure. The specific objective of research is to explain: (1) the validity of  teaching media, (2) the practicality of teaching media views of enforceability to the lesson plan, (3) the effectiveness of teaching media. This study refers to the model ADDIE (Analysis Design, Development, Implement, and Evaluate). Data collection techniques such as teaching media validation, observation enforceability of the lesson plan, and achievement test. Data analysis techniques in the form of qualitative and quantitative descriptive. The results showed: (1) the validity of teaching media rated on validation by two validator with excellent category, (2) the practicality of teaching media rated executed very well, (3) the effectiveness of teaching media is considered effective. Be concluded that the teaching media based multimedia developed eligible for use in learning.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK DENGAN TIPE THINK PAIR SQUARE DI SMA Nurul Huda Arianti; Syubhan Annur; Mastuang Mastuang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.934 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v1i2.1970

Abstract

Student learning outcomes is still less than optimal or unsatisfactory, it can be known through the data replication midterm class XI IPA at SMAN 9 Banjarmasin. This happens because the learning methods and models used by teachers based on observations during the learning tend to be monotonous and less engaging students, so that students are less enthusiastic and less active in the following study. This study aims to determine whether there are differences in learning outcomes of students using cooperative learning model Pair Check with the type of Think Pair Square in class XI SMA Negeri 9 Banjarmasin. This type of research used in this research is quantitative quasi-experimental research design. This study population is all students in grade XI IPA at SMAN 9 Banjarmasin. Samples were taken using cluster random sampling. Data collection techniques are techniques achievement test and documentation. The results showed that there are differences in learning outcomes of students using cooperative learning model Pair Check with the type of Think Pair Square in class XI SMA Negeri 9 Banjarmasin.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE PROBLEM POSING DALAM SETTING COOPERATIVE LEARNING PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI KELAS X 2 SMA NEGERI 10 BANJARMASIN Intan Rias Rindang Sari; Zainuddin Zainuddin; Abdul Salam M
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.769 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v1i2.1971

Abstract

Students less active for learning because the learning just centered on the teacher so resulted in the low the results of learning and student activities. So the result done to improve student learning outcomes and activities with method of problem posing in setting the model of cooperative learning to electricity dynamic materials. This research was an action research such us: planning, acting, observing, reflection. The techniques of collected data used test, observations, and documentation. Data were analyzed by descriptive quantitative and qualitative. The result showed: (1) the implementation of lesson plan the first cycle is 97,36% and second cycle is 99,08% (2) student activities include be a good listener, want to ask, contribute ideas, and willing to work in the first and second cycle in well criteria, (3) learning outcomes of student in cycle I and II respectively , 66,66% ( not completed), 83,33% (completed). Obtained summary that method of problem posing in setting cooperative learning can improve student learning outcomes and activities.

Page 1 of 16 | Total Record : 151