cover
Contact Name
Muhrinsyah Fatimura
Contact Email
m.fatimura@univpgri-palembang.ac.id
Phone
+6282175967861
Journal Mail Official
jurnalredoks@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Program studi Teknik kimia UNiversitas PGRI Palembang Jl.Jend A.Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Sumatera Selatan
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Redoks
ISSN : 24772747     EISSN : 2622903x     DOI : http://dx.doi.org/10.31851
Core Subject : Engineering,
Redoks is a scientific Journal with registered number ISSN 2477274963 which managed and published by chemical engineering study program of Universit y PGRI of Palembang. The contains of articles are about chemical process, environment and others related about chemical engineering
Articles 105 Documents
ALKOHOLISIS MINYAK GORENG BEKAS (JELANTAH) PADA TEKANAN LEBIH DARI SATU ATMOSFER DENGAN KATALISATOR BUANGAN PROSES PERENGKAHAN MINYAK BUMI UNIT III PALEMBANG Kiagus Ahmad Roni
Jurnal Redoks Vol 1, No 1 (2016): Redoks Januari - Juni
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.185 KB) | DOI: 10.31851/redoks.v1i1.2014

Abstract

ABSTRAKMinyak goreng bekas belum banyak dimanfaatkan. Oleh karena itu, minyak goreng bekas ini perlu diolah, antara lain dengan proses alkoholisis, memakai katalisator buangan perengkahan minyak bumi Pertamina unit III Palembang, yang juga merupakan limbah, agar dapat dimanfaatkan.Alkoholisis minyak goreng bekas pada tekanan lebih dari satu atmosfer dengan katalisator buangan perengkahan minyak bumi Pertamina unit III Palembang, dijalankan dalam reaktor yang berupa autoklaf, yang dilengkapi dengan manometer, termometer, kran pengambil cuplikan, pemanas, dan pengaduk. Mula-mula autoklaf diisi minyak goreng bekas, alkohol, dan katalisator dengan jumlah tertentu, lalu powerstat pemanas dan pengaduk dihidupkan dan diatur. Cuplikan diambil pada setiap selang waktu 10 menit dan selanjutnya lapisan bawah dianalisis kadar gliserolnya dengan cara asetin.Pada kisaran tertentu, peningkatan suhu, persentase katalisator, putaran pengaduk, dan perbandingan etanol-minyak, mengakibatkan konversi gliserid bertambah. Alkoholisis minyak goreng bekas mengikuti reaksi orde satu semu terhadap gliserid. Keadaan proses yang relatif baik, dijumpai pada waktu 60 menit, suhu 110°C, persentase katalisator 2 %, kecepatan pengadukan 310 ppm, dan perbandingan alkohol-minyak 6 mgek/mgek. Pada keadaan itu konversi mencapai 0.7099 bagian. Kata Kunci : alkoholisis, biodiesel, minyak goreng bekas, katalis b
STUDI PENGARUH TEMPERATUR THERMAL, UKURAN TEMPURUNG KELAPA TERHADAP WAKTU PROSES PEMBUATAN ASAP CAIR DAN KONSENTRASI ASAP CAIR GUNA MENGURANGI BAU PADA LATEKS Aan Sefentry
Jurnal Redoks Vol 1, No 1 (2016): Redoks Januari - Juni
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.116 KB) | DOI: 10.31851/redoks.v1i1.2015

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan guna mendapatkan asap cair berbahan baku tempurung kelapa yang mengandung senyawa fenol, senyawa asam asetat dan senyawa karbonil yang dapat mengurangi bau menyengat pada lateks akibat bakteri melakukan biodegradasi protein menjadi amoniak dan sulfida. Proses produksi asap cair dengan melalui proses pirolisis yaitu suatu sistem pembakaran secara tidak langsung dengan volume udara terbatas kemudian asap hasil pembakaran tersebut dialirkan menuju kondensor yang merubah fase gas menjadi fase cair lalu hasilnya didestilasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur thermal terhadap ukuran diameter tempurung kelapa terhadap lamanya waktu proses produksi asap cair dan mengetahui konsentrasi asap cair guna mengurangi bau pada lateks. Hasil penelitian disimpulkan temperatur thermal 4000 C dan diameter tempurung kelapa 1 cm memerlukan waktu proses yang paling singkat 22,57 menit dengan volume asap 392,2 ml dan konsentrasi 10% asap cair terhadap aquades dapat mengurangi bau menyengat pada lateks.Kata kunci : Fenol, Biodegradasi,Lateks.
PENELITIAN KAJIAN PENGARUH TEMPERATUR, KOMPOSISI INLET FEED DAN RATIO STEAMCARBON TERHADAP PRODUKSI SYNGAS PADA SECONDARY REFORMER DI PABRIK AMONIAK PUSRI IB Marlina Marlina
Jurnal Redoks Vol 1, No 1 (2016): Redoks Januari - Juni
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1003.482 KB) | DOI: 10.31851/redoks.v1i1.2016

Abstract

ABSTRAK            Gas sintesis yang terdiri dari campuran gas hidrogen dan karbon monoksida, merupakan senyawa antara yang penting diantaranya dalam proses produksi ammonia Pembuatan syngas dilakukan pada unit reforming yang terdiri dari dua tahap yaitu primary reforming dan secondary reforming yang menggunakan katalis nikel untuk  menghasilkan gas hidrogen dan karbon monoksida.Operasi steady-state dari reaktor secondary reforming yang disimulasikan  sebagai tiga reaktor secara urut dengan menggunakan software HYSYS 3.2. Kegiatan utama pada penelitian ini adalah untuk mendapatkan konversi metana yang optimum pada reaktor secondary reformer dengan menggunakan software HYSYS 3.2. Input data yang digunakan pada program ini diperoleh dari data hasil analisa kinerja pabrik amoniak PUSRI-1B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konversi metana desain adalah 97.2% sedangkan dari hasil perhitungan neraca massa didapatkan konversi metana aktual berkisar 95% sampai dengan 98.7 %. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin besar laju alir steam maka ratio steam/carbon akan semakin besar pula. Pada laju alir steam 5231.1834 Kmol/jam (desain) diperoleh ratio steam/carbon yaitu 3,20 : 1 sedangkan laju alir steam aktual yang paling tinggi yaitu 5606.1279 Kmol/jam    diperoleh ratio    steam/carbon nya adalah 3,346 : 1.Kata Kunci  : Gas Sintesis, Syngas, Hysys ,Konversi, Ratio Steam, Steam carbon
PERTAMBANGAN BATUBARA : DAMPAK LINGKUNGAN, SOSIAL DAN EKONOMI Reno Fitriyanti
Jurnal Redoks Vol 1, No 1 (2016): Redoks Januari - Juni
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.05 KB) | DOI: 10.31851/redoks.v1i1.2017

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pertambangan  batubara  merupakan kegiatan jangka panjang, melibatkan teknologi tinggi dan padat modal. Selain iu, karakteristik mendasar  industri pertambangan batubara adalah  membuka lahan dan mengubah bentang alam  sehingga mempunyai potensi  menimbulkan dampak terhadap lingkungan, sosial dan ekonomi masyarakat. Secara lingkungan, keberadaan pertambangan batubara menimbulkan dampak terhadap perubahan bentang alam, penurunan kesuburan tanah, terjadinya ancaman terhadap keanekaragaman hayati, penurunan kualitas air, penurunan kualitas udara  serta pencemaran lingkungan. Industri pertambangan pada pascaoperasi juga meninggalkan lubang tambang dan air asam tambang. Lubang-lubang bekas penambangan batubara berpotensi  menimbulkan  dampak lingkungan berkaitan kualitas dan kuantitas air. Dampak sosial dari pertambangan batubara diantaranya  adalah adanya konflik yang terjadi antara masyarakat dengan perusahaan, menurunnya kualitas kesehatan masyarakat, terjadinya perubahan pola pikir masyarakat dan terjadinya perubahan struktur sosial di masyarakat. Adapun keberadaan  kegiatan pertambangan batubara mampu menjadi pionir roda ekonomi, mendorong pengembangan wilayah, memberikan manfaat ekonomi  regional dan nasional, memberikan peluang usaha pendukung, pembangunan infrastruktur baru, memberikan kesempatan kerja,  membuka isolasi daerah terpencil dan  meningkatan ilmu pengetahuan dengan transfer teknologi masyarakat sekitar pertambangan. Kata Kunci : Dampak, Pertambangan, Batubara
TERAPI NIKOTIN PADA ROKOK TERHADAP PENYAKIT PARKINSON M. BAKRIE
Jurnal Redoks Vol 1, No 1 (2016): Redoks Januari - Juni
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.689 KB) | DOI: 10.31851/redoks.v1i1.2018

Abstract

ABSTRAK Penyakit parkinson merupakan penyakit neurodegeneratif terbanyak kedua yang berkembang lambat pada usia pertengahan dan lanjut. Gejala klinisnya adalah tremor, rigiditas, bradikinesia/akinesia, dan instabilitas postural. Penyebab dari penyakit parkinson belum diketahui secara pasti. Namun parkinson terjadi karena penurunan kadar dopamin akibat kerusakan jalur nigrostriatal dalam ganglia basalis. Obat yang digunakan adalah levodopa, tetapi obat ini banyak menimbulkan efek samping pada pasien. Rokok merupakan produk dalam negeri yang banyak beredar dalam pasaran. Dan merupakan sumber pendapatan negara terbesar dari sektor bea cukai. Salah satu zat yang terkandung dalam rokok seperti nikotin dapat bekerja pada serabut saraf di otak melalui reseptor nikotinik asetilkolin (nAChRs) yang nantinya akan menstimulasi saraf untuk meningkatkan jumlah dopamin. Nikotin juga dapat memproteksi sel saraf pada otak yang berdegenerasi sehingga berpotensi menghambat progresifitas penyakit parkinson dengan mencegah kematian sel neuron. Hal ini sangat berkaitan dengan konsep dan pendekatan terapi pada penyakit parkinson. Pembuktian mengenai penggunaan efek terapi nikotin pada rokok untuk mengobati penyakit parkinson telah diteliti melalui studi epidemiologi dan uji eksperimental pada mencit, primata, serta manusia. Penelitian tersebut menyebutkan adanya korelasi negatif antara merokok dan penyakit parkinson. Telah dilaporkan juga bahwa pasien yang merokok akan menurunkan risiko terjadinya penyakit parkinson sebanyak 50%. Jadi dengan memanfaatkan kebiasaan merokok yang dapat memberikan efek terapi melalui zat nikotin dapat dipertimbangkan menjadi salah satu pengobatan alternatif dan bahkan dapat menjadi pengobatan utama dari penyakit parkinson sehingga berpotensi untuk meningkatkan usia harapan hidup, memperbaiki kualitas hidup, serta meminimalisasikan biaya untuk perawatan pasien parkinson.Kata Kunci : Parkinson, dopamin, terapi, neuroprotektif, rokok, nikotin.
STUDY ANALISA KUALITAS AIR BOILER MENGGUNAKAN STANDAR AMERICAN SOCIETY OF MECHANICAL ENGINEERS (ASME) Muhrinsyah Fatimura
Jurnal Redoks Vol 1, No 1 (2016): Redoks Januari - Juni
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.755 KB) | DOI: 10.31851/redoks.v1i1.2019

Abstract

ABSTRAKPenggunaan boiler pada industry atau pabrik kimia sebagai peralatan penghasil steam yang biasa digunakan sebagai fluida penukar panas ,pembangkit turbin, atau sebagai bahan reaktan .Air boiler yang terdapat dalam boiler hendaklah memenuhi standar  yang telah ditetapkan oleh American Society of Mechanical Engineers (ASME) ,.Permasalahn yang sering timbul apabila tidak memenuhi persyaratan yang telah di tetapkan ASME seperti Kerak,Deposit, Korosi atau carry over yang disebabkan oleh parameter yang telah ditetapkan tidak memenuhi standar ASME . Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah air boiler pada sampel air boiler yang diambil pada perusahaan sawit masih memenuhi parameter yang ditetapkan oleh ASME. Sampel yang diambil pada penelitian ini menggunakan  air boiler yang diambil dari Pabrik Kelapa Sawit  PT. Tunjuk Langit Sejahtera Jambi pada beberapa sampel . Dengan cara menganalisa pH, Hidrat Alkalinity,Hardness, Silika, Fe (besi) konduktivity. Dari hasil analisa sampel air boiler yang di ambil didapat rata-rata pH =10.84, Hidrat Alkalinity = 397.5 ppm, Hardness rata-rata trace walaupun ada satu parameter yang bernilai  Ca = 6 ppm dan Mg = 4 ppm , silica = 139.25 ppm, Besi = 0.9 ppm dan konduktivity = 2750 micromhos/cm Kata Kunci : Boiler,ASME, limit control, Deposit, Carry Over , Korosi
PENGARUH WAKTU PENGADUKAN PELAN PADA KOAGULASI AIR RAWA Husnah Husnah
Jurnal Redoks Vol 1, No 1 (2016): Redoks Januari - Juni
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.16 KB) | DOI: 10.31851/redoks.v1i1.2020

Abstract

ABSTRAKDalam pengolahan air bersih, perlu di lakukan pralakuan koagulasi-flokulasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses koagulasi-flokulasi yaitu waktu pengadukan pelan koagulan. Pada penelitian ini di variasikan waktu pengadukan pelan 10,15,dan 20 menit. Koagulan yang di gunakan adalah Poli Alumunium chlorida dengan dosis 40 ppm  dan kecepatan pengadukan pelan 45 rpm. Pengamatan dilakukan terhadap nilai TDS dan EC dari air rawa. Kata Kunci :  koagulasi, flokulasi, air rawa, pengadukan pelan
PENAMBAHAN INDUK CUKA PADA PEMBUATAN ASAM ASETAT DARI BONGGOL PISANG ULI (Musa X Paradisiacal Triploid Aab) Rully Masriatini
Jurnal Redoks Vol 1, No 1 (2016): Redoks Januari - Juni
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.028 KB) | DOI: 10.31851/redoks.v1i1.2021

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah bonggol pisang uli dapat di fermentasi menjadi alkohol yang kemudian difermentasi lanjutan menjadi asam asetat, serta untuk mengetahui pengaruh jumlah induk cuka yang di tambahkan terhadap kadar dari asam asetat yang di hasilkan,  dari hasil analisa menunjukan bahwa bonggol pisang dapat di ubah menjadi alkohol dengan kadar alkohol 26,2 % kemudian difermentasi lagi menjadi asam asetat dengan penambahan 15%, 19% dan 23% induk cuka dengan fermentasi selama 2, 3, 5, dan 7 hari. Kondisi optimum didapat pada penambahan induk cuka 23% dengan waktu fermentasi selama 7 hari yaitu 7,68%.Kata kunci : bonggol pisang, induk cuka, fermentasi alkohol, fermentasi cuka
PEMBUATAN ETANOL DARI MARINDA CITRIFOLIA, LINN DENGAN MENGGUNAKAN VARIASI YEAST S. CEREVISIAE Syamsul Bahri; Hervina Hervina; Juli Anton Amin
Jurnal Redoks Vol 1, No 1 (2016): Redoks Januari - Juni
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.985 KB) | DOI: 10.31851/redoks.v1i1.2022

Abstract

ABSTRAKMarinda citrifolia, linn merupakan buah yang kaya akan manfaat dan memiliki kandungan karbohidrat yang  cukup tinggi yaitu 51,67 gr . Marinda citrifolia,linn digunakan sebagai bahan baku dari pembuatan etanol dengan proses hidrolisis menggunakan HCl dan digunakan variasi ragi Yeast S. Cerevisiae  seberat 10, 15, 20 gr dengan waktu fermentasi selama 3 hari. Kemudian  hasil fermentasi di distilasi selama 1 jam. Pada penelitian ini diperoleh etanol dengan variasi ragi 10 gr seberat 2,75 gr ; Ragi 15 gr seberat : 2 gr, ; dan ragi 15 gr seberat : 1 gr. Kata kunci : Marinda citrifolia, linn , Hidrolisis, Yeast S. Cerevisiae,  Fermentasi, Distilasi
PENGOLAHAN AIR LIMBAH PEWARNA SINTETIS UNTUK MENURUNKAN KADAR COD DAN WARNA DENGAN METODE ADSORPSI Nurlela Nurlela
Jurnal Redoks Vol 1, No 2 (2016): Redoks Juli - Desember
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.73 KB) | DOI: 10.31851/redoks.v1i2.2023

Abstract

ABSTRAKAir limbah sintetis merupakan airlimbah yang berasal dari pewarna sintetis. Pewarna sintetis memiliki sifat yang sulit terurai di alam dan mengandung bahan beracun berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit kanker kulit dan jika tidak ditangani dengan baik, limbah bahan pewarna tersebut juga dapat mematikan organisme yang hidup di lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi air limbah pewarna sintetis dan jenis adsorben yang digunakan, serta untuk mencari alternatif penanganan air limbah sintetis adalah dengan cara adsorpsi. Pada penelitian ini air limbah sintetis dibuat sendiri dari pewarna procion biru, dengan konsentrasi masing-masing pewarna adalah 500 mg/l, 750 mg/l dan 1000 mg/l. Proses adsorpsi dilakukan dengan memvariasikan adsorben berupa karbon aktif dan zeolit. Dari hasil  analisis semakin tinggi konsentrasi maka nilai COD dan warna semakin tinggi dan nilai persen penurunan semakin kecil. Kondisi optimum didapat pada Konsentrasi 500 mg/l dengan Persen penurunan COD sebesar 58,54% dan warna sebesar 58,89% pada penggunaan konsentrasi pewarna sintetis Kata kunci  : karbon aktif, adsorpsi, air limbah sintetis, procion biru

Page 1 of 11 | Total Record : 105