cover
Contact Name
Debrina Vita Ferezagia
Contact Email
debrinavita@ui.ac.id
Phone
+6285697427947
Journal Mail Official
jurnal.jabt@gmail.com
Editorial Address
Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, Gedung Administrasi dan Laboratorium Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia, Depok
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 26221772     EISSN : 26215993     DOI : -
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan (JABT) is a journal under the Vocational Education Program of University of Indonesia. JABT is a media for scientific publications that publish the results of applied research on the scope of insurance administration, banking administration, tax administration, accounting, business and others. JABT is published twice a year in January and July. JABT contains an article of research that is a study of the analysis of the latest issues and applied by researchers throughout Indonesia.
Articles 64 Documents
EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN PROGRAM PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) MELALUI EVALUASI PRE TEST DAN POS TEST DI BAGIAN DIKLAT RUMAH SAKIT PUSAT OTAK NASIONAL (RSP PON) Nur Fadilah Dewi
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Administrasi Bisnis Terapan
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.459 KB) | DOI: 10.7454/jabt.v1i1.23

Abstract

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) RSP Otak Nasional merupakan bagian yang mengurus semua hal terkait pendidikan dan pelatihan pegawai rumah sakit. Salah satu jenis pelatihan yang diadakan, yaitu Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Pelatihan PPI merupakan suatu upaya sistematis dan terencana untuk mengendalikan penyebaran infeksi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan program pengendalian infeksi (PPI) terhadap karyawan RSP PON dengan menggunakan metode pre tes sebelum pelatihan dan post tes setelah pelatihan. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta diklat PPI. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan melakukan pengujian hipotesis menggunakan metode uji-t berpasangan.  Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pelatihan PPI cukup efektif untuk menambah pengetahuan peserta. Kata kunci: Pelatihan, evaluasi, pre- test dan post-test
Proses Akuisisi Koleksi Buku di Perpustakaan Bank Indonesia Niko Grataridarga
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Administrasi Bisnis Terapan
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.266 KB) | DOI: 10.7454/jabt.v1i1.24

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai akuisisi koleksi buku di Perpustakaan Bank Indonesia tujuannya adalah untuk melihat jalannya proses akuisisi tersebut. Proses akuisisi koleksi perpustakaan mencakup beberapa metode seperti pembelian koleksi, hibah atau hadiah, berbagi sumber informasi (information resource sharing), dan terbitan mandiri. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus pada Perpustakaan Bank Indonesia di mana mereka memiliki Divisi Pengembangan Koleksi yang menjalankan proses akuisisi koleksi. Pengumpulan data yang dilakukan dengan cara praktek, observasi partisipan, observasi dokumen dan wawancara. Hasil yang dapat ditinjau adalah proses akuisisi di perpustakaan Bank Indonesia meliputi kegiatan pembelian dan pengumpulan terbitan mandiri internal dari organisasi induk. Kesimpulan yang didapat adalah Perpustakaan Bank Indonesia telah memiliki regulasi dalam proses pengembangan koleksi dan akuisisi namun belum memaksimalkan metode akuisisi lainnya seperti berbagi sumber informasi dan jalianan kerjasama antar perpustakaan. Kata kunci: Pengembangan koleksi; akuisisi koleksi; Perpustakaan Bank Indonesia
ANALISIS IMPLEMENTASI SE NO.26/PJ/2015 TENTANG PENEGASAN PENGGUNAAN NOMOR SERI FAKTUR PAJAK DAN TATA CARA PEMBUATAN FAKTUR PAJAK DITINJAU DARI ASAS EASE OF ADMINISTRATION (STUDI KASUS PT MI) elsie kesim
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Administrasi Bisnis Terapan
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.893 KB) | DOI: 10.7454/jabt.v1i1.25

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai analisis implementasi SE No. 26/PJ/2015 tentang penegasan penggunaan nomor seri Faktur Pajak dan tata cara pembuatan Faktur Pajak ditinjau dari asas ease of administration (studi kasus PT MI). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan studi kepustakaan (Library Research) dan studi lapangan (Field Research). Hasil penelitian dan analisis dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut implementasi SE No. 26/PJ/2015 tidak memberikan certainty (kepastian) kepada Wajib Pajak, tidak efficiency karena Wajib Pajak diharuskan membayar denda, tidak convenience (kenyamanan) karena Wajib Pajak tidak dimudahkan dalam melakukan administrasi, dan dapat dikatakan memenuhi simplicity. Kata kunci: Pajak Pertambahan Nilai, Nomor Seri Faktur Pajak, Ease of Administration
MEKANISME PENGHITUNGAN KEMBALI PAJAK MASUKAN BAGI PENGUSAHA KENA PAJAK YANG MELAKUKAN PENYERAHAN TERUTANG DAN DIBEBASKAN DARI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI hadining kusumastuti
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Administrasi Bisnis Terapan
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.867 KB) | DOI: 10.7454/jabt.v1i1.26

Abstract

Mekanisme Penghitungan Kembali Pajak Masukan yang dilakukan masing-masing oleh PT X dan pihak Kantor Pajak serta kesesuaian Mekanisme Penghitungan Kembali Pajak Masukan tersebut ditinjau dari peraturan yang berlaku yaitu Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 135/PMK.011/2014 tentang Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan Kembali Bagi Pengusaha Kena Pajak yang Melakukan Penyerahan yang Terutang Pajak dan Penyerahan yang Tidak Terutang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Kepustakaan (Library Research) dan Studi Lapangan (Field Research). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ditinjau dari peraturan yang berlaku, mekanisme Penghitungan Kembali Pajak Masukan yang dihitung pertama kali oleh Pengusaha Kena Pajak sebelum dilakukan penghitungan kembali adalah berdasarkan perkiraan setelah diketahui nilai penyerahan terutang dan tidak terutang Pajak Pertambahan Nilai dibebaskan selama satu tahun, baru dapat dihitung kembali.Kata Kunci: Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Masukan
Kolaborasi antara Universitas, Industri dan Pemerintah dalam Meningkatkan Inovasi dan Kesejahteraan Masyarakat: Konsep, Implementasi dan Tantangan basuki mukhlish
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Administrasi Bisnis Terapan
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.822 KB) | DOI: 10.7454/jabt.v1i1.27

Abstract

Dalam studi mengenai hubungan antar organisasi, terdapat kecenderungan untuk melihat pada hubungan antara dua organisasi (dyadic), dan jaringan sosial dianggap sebagai penggabungan dari sejumlah hubungan dyadic. Pada kenyataannya seringkali terdapat pihak ketiga yang turut berperan mempengaruhi hubungan antara dua organisasi, sehingga hubungan menjadi bersifat triadic. Pihak ketiga yang dimaksud di sini adalah relationship counsellor yang memiliki peran go-between untuk menjaga, mengeratkan dan mengembangkan social capital, membantu, menyesuaikan dan menyelesaikan hubungan antara dua pihak. Salah satu lembaga yang memiliki peran sebagai pihak ketiga adalah pusat-pusat inovasi yang telah menjadi sistem inovasi nasional yang dibangun atas kolaborasi antara akademisi, pelaku bisnis dan pemerintah (academician, business/industry & government). Universitas berfungsi memproduksi pengetahuan, industri berfungsi menciptakan kesejahteraan, dan pemerintah berfungsi sebagai pengendali normatif. Model The Triple Helix ini sangat relevan dengan konsep pembangunan yang berbasis pengetahuan. Untuk menghadapi lingkungan yang semakin kompleks dan dinamis, proses inovasi harus melibatkan pengguna/konsumen/komunitas masyarakat sebagai kontributor utama.Kata kunci: kolaborasi akademisi-bisnis-pemerintah, triple helix, sistem inovasi, science park, technopark, pembangunan berbasis pengetahuan
Penyelesaian Piutang Negara Pada Perusahaan BUMN: Sebuah Peran Penting Kementerian Keuangan Republik Indonesia vindaniar putri
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Administrasi Bisnis Terapan
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.764 KB) | DOI: 10.7454/jabt.v1i1.29

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan peran Kementrian Keuangan Republik Indonesia dalam Proses Penyelesaian Piutang Negara Yang Bersumber Dari RDI (Rekening Dana Investasi) Pada BUMN PT.X. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Investasi negara di perusahaan BUMN PT.X mengalami kendala dalam hal pembayaran kembali oleh perusahaan. Hal ini perlu diselesaikan oleh Departemen Keuangan melalui Direktorat Sistem Manajemen Investasi. Tahapan penyelesaian Piutang Negara diatur dalam PMK No.13/PMK.05/2016 dengan menggunakan skema penyelesaian piutang negara yang telah disetujui oleh Menteri Keuangan. Kata Kunci : Piutang Negara, Rekening Dana Investasi (RDI), Restrukturisasi Piutang
IMPLEMENTASI TANGGUNG JAWAB PIALANG ASURANSI DALAM PENYELESAIAN KLAIM Karin Amelia Safitri
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Administrasi Bisnis Terapan
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.319 KB) | DOI: 10.7454/jabt.v1i1.5

Abstract

Tanggungjawab pialang asuransi sangat penting dalam memberikan solusi yang tepat dalam mengidentifikasi risiko yang ada pada pihak tertanggung. Sebagai perwakilan pihak tertanggung, tanggungjawab pialang asuransi sebagai perwakilan pihak tertanggung berhak bertindak dalam penghubung antara pihak tertanggung dengan perusahaan asuransi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Tanggungjawab pialang asuransi terkait UU No.40 Tahun 2014 tentang bagaimana memecahkan maalah nasabah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, untuk mengetahui gambaran secara jelas mengenai masalah-masalah yang diteliti. Pengumpulan data dengan melakukan wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Perusahaan Pialang asuransi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya kepada pihak tertanggung dengan perusahaan asuransi sesuai dengan polis asuransi yang telah diterbitkan oleh pihak perusahaan asuransi. Hambatan di dalam pelaksanaannya, penanganan penyelesian klaim pihak tertanggung dengan perusahaan asuransi di bedakan menjadi faktor internal dan eksternal, faktor internal seperti penyampaian sikap tenaga ahli PT Aon Indonesia dalam menghadapi klien yang mempunyai karakter berbeda-beda, semakin tinggi dan bermacam-macamnya kebutuhan tertanggung kepada pihak penanggung melalui PT Aon Indonesia, minimnya training yang diadakan secara internal, khususnya untuk karyawan baru, komunikasi dengan klien global (luar Indonesia) yang kurang efektif karena keterbatasan waktu dan jarak dengan klien yang diluar Indonesia dan faktor eksternal seperti perusahaan asuransi yang kadang tidak bisa menyediakan 100% apa yang pialang minta.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN CUSTOMER SERVICE PADA RUMAH SAKIT DI PROVINSI DKI JAKARTA badra al aufa
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Administrasi Bisnis Terapan
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.122 KB) | DOI: 10.7454/jabt.v1i1.7

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit dapat secara langsung meningkatkan profit, market share dan penghematan biaya. Petugas administrasi pada front desk memiliki peran penting dalam mempengaruhi kepuasan pasien, kemungkinan seseorang untuk merekomendasikan pelayanan dan menciptakan nilai bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayan customer service rumah sakit di daerah Jakarta. Penelitian dilakukan dengan metode observasi. Teknik pengumpulan data dilakukan secara ghost shopping. Penelitian dilakukan pada 19 rumah sakit di daerah Jakarta. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan bantuan check list. Observasi dilakukan untuk melihat 3 variabel yakni penampilan diri, perilaku petugas dan kualtias pelayanan. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif dengan menggunakan SPSS Versi 21. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas petugas telah berpenampilan diri dan memliki kondisi tempat kerja yang baik. mayoritas telah melakukan kontak mata, menunjukkan ekspresi wajah ramah, senyum ramah, respon cepat terhadap permintaan pelanggan, kedua tangan di atas meja, menanyakan apa yang bisa dibantu kepada pelanggan dan mengakhiri pelayanan dengan baik. CS juga telah memberikan informasi yang jelas dan membantu pelanggan. Perilaku kurang baik yang dilakukan CS antara lain tidak mengucapkan salam selamat pagi/siang/malam, tidak mempersilahkan duduk, posisi duduk petugas yang kurang baik, posisi tubuh yang tidak condong, tidak memperkenalkan diri, tidak menanyakan nama pelanggan, tidak mengucapkan terima kasih.Kata kunci: kualitas pelayanan, customer service, rumah sakit, ghost shopping
KEY FACTORS IN IMPLEMENTING KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM BASED ON PROJECT MANAGEMENT Fikri Akbarsyah Anza
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Administrasi Bisnis Terapan
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.882 KB) | DOI: 10.7454/jabt.v1i2.17

Abstract

Transformasi digital dalam sektor publik (E-government) telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, dari banyaknya proyek TIK yang telah berjalan, hanya 15% proyek TIK ini dapat dikatakan sukses. Banyak proyek yang gagal dikarenakan buruknya strategi dan perencanaan, buruknya manajemen SDM, kurang siapnya pemanfaatan TIK yang akan digunakan, serta tergesa-gesanya implementasi TIK tanpa ada perencanaan dan pengujian yang memadai. Proyek TIK ini sendiri sangatlah memakan banyak biaya, sehingga diperlukan suatu penanganan yang baik dalam pengelolaan proyeknya. Salah satu cara untuk dapat menangani proyek ini dengan baik adalah dengan menggunakan sistem pengelolaan proyek yang dapat mengelola pengetahuan (knowledge) dalam pengerjaan proyek tersebut. Menggunakan pendekatan post-positivism dan menganalisis data primer dari responden dengan aplikasi SEM-PLS, peneliti ingin mencari faktor apa saja yang dapat digunakan untuk dapat meningkatkan pemanfaatan pemakaian knowledge management system yang berbasiskan proyek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan faktor Kualitas Sistem, Kualitas Konten, Kualitas Konteks dan Hubungannya, serta Keberkesinambungan Sistem; dapat meningkatkan pemanfaatan knowledge management system berbasiskan proyek yang baik. Dari hasil penelitian ini, didapatkan aplikasi Phabricator adalah Knowledge Management System yang berbasiskan proyek yang cocok untuk dapat diterapkan pada organisasi.  Kata kunci: E-government, Manajemen Pengetahuan, Manajemen Proyek, Proyek TIK
MEKANISME PENGKREDITAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI ATAS FAKTUR PAJAK MASUKAN MANUAL hadining kusumastuti
Jurnal Administrasi Bisnis Terapan Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Administrasi Bisnis Terapan
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.16 KB) | DOI: 10.7454/jabt.v1i2.40

Abstract

This final assignment discusses the mechanism of crediting of Input Tax on Manual Tax Invoice by Taxable Enterprise who have used e-Faktur according to Fiskus and response from PT XYZ on SP2DK issued by Fiskus and Crediting Input Tax system according to the prevailing taxation regulation. The results of the analysis can be concluded that according to Fiskus on Manual Tax Invoice cannot be Tax Credit on e-Faktur, while PT XYZ has responded that the transaction opponents has not yet required to issued Electronic Tax Invoice and according to the prevailing taxation regulation, as long as the Tax Invoice fulfilled criterions of Article 9 paragraph (2b) of VAT Law then the Tax Invoice can be a Tax Credit..Keywords: Tax Credit, Taxable Entrepreneur for VAT Purposes, Manual Tax Invoice, electronic Tax Invoice