cover
Contact Name
Antonius Prisma Jalu Permana
Contact Email
antonius.prisma@widyakarya.ac.id
Phone
+6281232754772
Journal Mail Official
asawika@widyakarya.ac.id
Editorial Address
Jln. Bondowoso No. 02 Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang 65115
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya
ISSN : 25977210     EISSN : 27214133     DOI : 10.37832
Core Subject : Humanities, Social,
ASAWIKA merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Katolik Widya Karya Malang. Jurnal ASAWIKA terbit sebagai wadah bagi para dosen / pengabdi baik dari dalam universitas maupun dari luar yang ingin untuk mempublikasikan karya pengabdian yang telah dilakukan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 63 Documents
PENERAPAN METODE HYPNOTEACHING DALAM MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN BAGI GURU-GURU SEKOLAH KATOLIK DI KEC. DONOMULYO Agustinus Indradi; Andy Endra Krisna
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Asawika vol 1
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37832/asawika.v1i2.1

Abstract

Dari hasil observasi awal pada kelompok sasaran, yaitu sekolah-sekolah Katolikdi Kecamatan Donomulyo (TK-SMP) ada 4 sekolah yang memiliki 41 guru. Merekarata-rata merupakan guru yayasan dari Yayasan Karmel yang kantor pusatnya beradadi Malang. Sebagian besar dari guru-guru tersebut dalam mengajar masihmenggunakan metode pembelajaran yang konvensional.Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan bagipeningkatan kompetensi pedagogik para guru di sekolah-sekolah Katolik diKecamatan Donomulyo. Adapun metode yang digunakan adalah perpaduan antarademonstrasi (peragaan hipnosis oleh kedua pemateri), ceramah tentang hipnosis danpemanfaatannya dalam pembelajaran, tanya-jawab, diskusi dan praktik oleh paraguru dalam memberikan kata-kata yang sugestif kepada siswa. Setelah prosespelatihan berakhir dilakukan penyebaran angket untuk mendapat informasi balikandari peserta pelatihan. Sebagian besar peserta menyatakan mendapatkan hal yangbaru dan metode yang digunakan sangat variatif dan menyenangkan. Oleh karena itu,peserta memberi saran agar kegiatan serupa rutin bisa diadakan.
IBM KARANG TARUNA PETUNGSEWU:REVITALISASI ORGANISASI Felik Sad Windu Wisnu Broto
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Asawika vol 1
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37832/asawika.v1i2.2

Abstract

Karang Taruna Desa Petungsewu adalah salah satu organisasi kepemudaan yang ada di desa Petungsewu, yang baru saja dihidupkan kembali setelah sekian puluh tahun vakum, atau tidak hidup. Keberadaan Karang Taruna desa Petungsewu tak lepas dari tuntutan undang-undang desa. Sejak undang-undang desa diberlakukan, aparat desa mulai bergerilya mencari orang muda desa untuk diajak menghidupkan kembali Karang Taruna tingkat desa. Akhirnya terkumpulah puluhan pemuda yang siap untuk menghidupkan kembali organisasi Karang Taruna. Persoalannya, puluhan pemuda yang terkumpul ini berasal dari berbagai latar belakang pendidikan yang berbeda, mulai dari lulusan SD, SMP sampai SMA. Dan mereka belum pernah berorganisasi sebelumnya. Atas persoalan inilah revitalisasi organisasi mendesak untuk dilakukan. Program pengabdian dilakukan untuk membantu anggota Karang Taruna memahami apa itu organisasi. Apa saja yang harus dilakukan anggota dalam organisasi? Bagaimana menyusun visi dan misi organisasi? Bagaimana membuat struktur organisasi dengan pembagian tugasnya? Dan akhirnya bagaimana menyusun manajemen organisasi? Dalam pengabdian ini telah dilakukan pembinaan selama enam kali secara formal dan delapan kali informal melalui kunjungan dan pendampingan. Produk yang telah dihasilkan adalah visi dan misi, struktur kepengurusan dan tugas masing-masing, serta kemampuan anggota untuk berkomunikasi.
PENERAPAN BUDAYA K3 PADA PETANI KARET DI DESA BENTAYAN & KELUANG KECAMATAN TUNGKAL ILIR Morlina Sitanggang; Heri Setiawan; Achmad Husaini
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Asawika vol 1
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1600.717 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v1i2.3

Abstract

Peningkatan kejadian kecelakaan kerja pada petani karet tradisional diDesa Bentayan dan desa Keluang Kecamatan Tungkal Ilir terjadi karena kurangnya pengetahuan dan rendahnya kesadaran tentang pentingnya menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja di ladang karet. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan masyarakat Desa Bentayan dan Keluang yang mayoritas bekerja sebagai petani karet alam maka didapatkan data bahwa petani karet mengalami masalah kesehatan, utamanya gangguan saluran pernafasan, gangguan kulit dengan beberapa diantaranya mengalami gangguan pencernaan, hal ini terjadi karena petani kurang memahami tentang keselamatan dan kesehatan kerja dikarenakan rendahnya pengetahuan mereka serta belum adanya penyuluhan/pembinaan keselamatan dan kesehatan dalam bekerja. Metode Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan kesehatan tentang keselamatan kerja, bahaya dan resiko penyakit akibat pekerjaan, pemeriksaan kesehatan resiko penyakit pada petani karet, SOP penggunaan APD di ladang karet dan pelatihan tata cara pemakaian APD bagi para petani/ pekerja diladang karet. Dari hasil workshop luaran yang diharapkan adalah peningkata pemahaman mitra berkaitan dengan Budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan penerapannya. Dari hasil pretest dan posttest diperoleh bahwa terjadi pengingkatan pemahaman mengenai budaya K3 pada nilai signifikasi sebesar 0.000. Selain itu dari pemeriksaan kesehatan dapat disimpulkan bahwa secara umum mitra di kedua desa tidak memiliki masalah serius berkaitan dengan status kesehatan. Namun, ada beberapa penyakit yang perlu mendapat perhatian diantaranya: satu mitra mengalami masalah kulit, dan 12 peserta mengalami keluhan nyeri dada dan sesak nafas, dan tiga orang mengeluh jatung berdebar-debar dan mudah capek disertai sesak nafas.
PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO DI DESA NIWAK KALIMANTAN SELATAN Harsa Dhani
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Asawika vol 1
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1874.425 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v1i2.4

Abstract

Desa Niwak bertempat di pegunungan Meratus yang belum tersentuh oleh pembangunan pemerintah karena letaknya yang terpencil. Jalan, listrik dan signal handphone belum dapat ditemui. Namun, oleh karena letaknya di pegunungan, desa ini mempunyai potensi air yang dapat dikembangkan menjadi pembangkit listrik tenaga mikro hidro. Dari survey yang telah dilakukan pada sungai yang letaknya 1200 meter dari desa, didapatkan debit aliran potensial sebesar 41 liter per detik dan ketinggian head 12 meter. Energi air ini dapat dikonversikan menjadi energi listrik setara 3 kW atau 3000 watt setelah dikurangi kerugian-kerugian. Untuk mendapatkan kestabilan suplai air, dirancang sebuah dam dengan sebuah penstock yang dihubungkan dengan turbin air. Proyek ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Dayak Meratus di Kalimantan Selatan oleh Komunitas Tritunggal Mahakudus di bawah koordinasi Keuskupan Banjarmasin.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS MUSIK KATOLIK INDONESIA DI BIDANG HAK CIPTA Diah Imaningrum Susanti; Rini Susrijani
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Asawika vol 1
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1798.101 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v1i2.5

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pemahaman tentang UU No. 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta (UUHC) kepada Komunitas Musik Katolik Indonesia (KMKI) Malang. Target khusus yang akan dicapai adalah: 1) dipahaminya hak dan kewajiban yang dimiliki pencipta atas lagu, musik (aransemen), dan penampil (performer) menurut UUHC ; 2) Dimampukannya KMKI untuk memiliki posisi tawar dalam perjanjian hak cipta dengan perusahaan rekaman/label karena telah dipahaminya hak dan kewajibannya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan tentang UUHC dan pemberdayaan komunitas di bidang hak cipta. Kegiatan dilakukan dalam waktu 6 bulan dengan tahapan sebagai berikut: 1) pembuatan modul/panduan yang sudah dikonsultasikan dengan pakar di bidang hukum perjanjian dan hukum hak cipta; 2) Pra- penyuluhan (pre-test) berupa edaran kuesioner yang harus diisi oleh staff Komunitas tentang pengetahuan awal mereka tentang hak cipta atas musik dan lagu; 3) Penyuluhan tentang hak cipta atas musik dan lagu; 4) Pemberdayaan dalam membuat perjanjian dengan perusahaan rekaman atau para pihak terkait dengan pemanfaatan hak ekonomi pencipta lagu, pemusik, dan penampil. 5) Perbaikan modul setelah ada masukan dari pencipta dan pemegang hak cipta. 6) Pencetakan dan perbanyakan modul. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta berpartisipasi dalam penyuluhan dan diskusi serta tanya jawab. Mereka merasakan manfaat penyuluhan ini dimana hal ini diketahui dari kuesioner post test yang diisi. Diharapkan ada tindak lanjut tindak lanjut penyuluhan yang diberikan pada kelompok yang lebih besar.
PEMBERDAYAAN PT SUZUKI FINANCE INDONESIA AREA JAWA TIMUR BAGIAN SELATAN CABANG MALANG SELAKU KREDITOR PREFEREN DALAM PELAKSANAAN HUKUM JAMINAN FIDUSIA Paraou Paskalis Sitanggang; Celina Tri Siwi K.
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Asawika vol 2
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1372.173 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v2i2.10

Abstract

Keberadaan Kota Malang sebagai kota besar memengaruhi peningkatan layanan jasa keuangan, salah satu bentuk yang banyak diminati adalah lembaga pembiayaan konsumen. Kebutuhan konsumen atas sejumlah dana untuk membeli barang konsumtif, dapat diselesaikan oleh lembaga pembiayaan atau finance. Terikatnya konsumen sebagai debitor lembaga pembiayaan seringkali disalahgunakan, banyak debitor tidak melaksanakan perjanjian dengan itikad baik. Pada tahun 2016, diperoleh data terjadi peningkatan jumlah pengaduan mengenai permasalahan tidak dipenuhinya hak dan kewajiban antara para pihak pada lembaga pembiayaan, yang dapat menimbulkan kerugian. PT. Suzuki Finance Indonesia area Jawa Timur Bagian Selatan Cabang Malang adalah salah satu unit usaha pembiayaan di Kota Malang yang terletak di Jalan A.Yani Utara dengan + 7000 debitor. Kegiatan usaha pembiayaan (finance) ini mempraktikkan jaminan fidusia. Dalam perkembangannya banyak laporan tentang pelanggaran perjanjian pembiayaan dengan jaminan fidusia yang dilakukan oleh debitornya. Hal ini menjadi keprihatinan sehingga menjadi penting melakukan pemberdayaan kepada pelaku usaha pembiayaan yang merupakan pihak kreditor preferen yakni PT Suzuki Finace Indonesia area Jawa Timur bagian Selatan Cabang Malang. Wujud kegiatan pemberdayaan berupa pelatihan hukum jaminan fidusia dalam teori dan praktik, serta melakukan simulasi upaya penyelesaian jika dalam praktik timbul permasalahan. Tujuan kegiatan ini agar selaku pihak kreditor memahami secara tepat perkembangan hukum jaminan fidusia sehingga dapat meminimalisir kerugian bagi para pihak. Kata Kunci: Jaminan Fidusia, Kreditor Preferen Pemberdayaan,
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KETERAMPILAN GAMBAR TEKNIK DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) BAGI PERANGKAT DESA SITIARJO Benedictus Sonny Yoedono; Danang Murdiyanto
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Asawika vol 2
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1806.219 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v2i2.11

Abstract

Wilayah Desa Sitiarjo terdiri dari perbukitan dan dataran. Saat musim penghujan, selalu terjadi banjir yang mengakibatkan kerugian materiil termasuk rusaknya infrastruktur desa.Pendanaan terhadap perbaikan kerusakan infrastruktur dilakukan dengan menyusun proposal dana yang akan diajukan baik kepada pihak pemerintah maupun non pemerintah. Perangkat Desa Sitiarjo dituntut mampu untuk menyusun proposal dana dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan pembuatan Gambar Teknik dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).Berdasarkan hasil evaluasi, pelatihan tahap I, II, dan III telah berjalan dengan cukup lancar dan baik. Kegiatan ini juga diikuti dari perangkat desa di luar Sitiarjo serta melebihi dari jumlah yang direncanakan pada tahap I, hal ini menunjukkan antusiasme perangkat desa di dalam memperoleh materi yang diberikan. Tersusunnya RAB pembangunan infrastruktur Desa Sitiarjo menunjukkan bahwa Perangkat Desa Sitiarjo telah mampu menyusun RAB dengan baik. Sedangkan pembuatan gambar dengan AutoCAD cukup sulit untuk dilakukan oleh perangkat Desa Sitiarjo, hal ini dikarenakan software tersebut masih cukup baru bagi mereka serta kurangnya kemampuan dasar tentang pengetahuan komputer.Sehingga di kemudian hari diperlukan pelatihan yang lebih intensif mengenai pembuatan gambar dengan bantuan AutoCAD Kata kunci: AutoCAD, Gambar Teknik, RAB
PENINGKATAN MANAJEMEN PANTI ASUHAN SANMA: PENGEMBANGAN KARAKTER ANAK &PEMBUATAN WEBSITE Fansiska Soejono; Agustinus Riyanto; R. Kristoforus Jawa Bendi; Theresia Widyastuti; Theresia Sunarni; Reza Akbar; Rafael Tomi Prakoso; Yohanes Supriyanto
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Asawika vol 2
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1452.767 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v2i2.6

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak mengenai nilai-nilai dalam hidup bersama dalam komunitas dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini ditujukan untuk membantu dalam pembuatan website Panti Asuhan Santa Maria (SanMa) Pasang Surut. Metode yang digunakan untuk 38 anak panti berupa pemberian materi, praktek bermain bersama, dan pendalaman materi melalui tayangan film. Adapun metode yang digunakan untuk 4 orang pendamping anak berupa pelatihan pengelolaan website. Hasil kegiatan berupa peningkatan pemahaman nilai-nilai karakter yang baik dan positif. Selain itu, pendamping juga mengalami peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan website. Pengembangan karakter selalu menjadi perhatian pengelola panti, dan akan berkelanjutan dalam program pengembangan karakter anak. Website panti asuhan sudah dibuat dan perlu disempurnakan lebih lanjut.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI KECAMATAN TAMAN, KOTA MADIUN Intan Immanuela; Theresia Purbandari; Mujilan
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Asawika vol 2
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3659.767 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v2i2.7

Abstract

Kegiatan Iptek bagi Masyarakat (IbM) ini adalah memberdayakan ibu-ibu rumah tangga tidak produktif yang berada di Kecamatan Taman, Kota Madiun, yang memiliki hasrat menjadi wirausahawan untuk menopang kebutuhan ekonomi rumah tangga. IbM ini bertujuan sebagai berikut: 1). Membantu memberdayakan ibu-ibu rumah tangga yang tidak mandiri secara ekonomi, khususnya para ibu rumah tangga yang menjadi mitra IbM ini. 2). Membantu menciptakan keterampilan dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat melalui wirausaha. 3). Meningkatkan keterampilan berpikir, membaca dan menulis atau keterampilan lain seperti penggunaan komputer dan internet yang dibutuhkan oleh wirausahawan dalam hal ini kelompok ibu-ibu rumah tangga yang menjadi mitra IbM.Program IbM ini memiliki target luaran yaitu adanya jasa berupa pelatihan keterampilan kerajian dari kain flanel, pelatihan menumbuhkembangkan jiwa kewirusahaan, pelatihan akuntansi dan manajemen keuangan, dan pelatihan manajemen pemasaran. Serta terbentuknya sebuah usaha baru di bidang kerajinan dari kain flanel. Serta adanya metode berupa modul-modul pelatihan kerajinan dari kain flanel, kewirusahaan, modul akuntansi dan manajemen keuangan, dan modul pemasaran.Metode pelaksanaan untuk mencapai tujuan pengabdian masyarakat melalui kegiatan IbM ini dilakukan dengan cara diskusi, pelatihan pengenalan komputer, internet dan e-commerce, pemberian modul-modul dan pendampingan. Kegiatan IbM ini, diharapkan dapat membantu menopang kebutuhan ekonomi rumah tangga bahkan dapat meningkatan kesejahteraaan masyarakat sekitarnya. Dengan kegiatan IbM ini sangat membantu pemberdayaan diri ibu-ibu yang menjadi mitra IbM dalam hal pembentukan usaha baru. Dengan demikian ada peningkatan pendapatan yang diperoleh ibu-ibu mitra IbM ini. Kata Kunci: kerajinan flanel, wirausaha, dan internet
PEMANFAATAN AMPAS SARI BUAH APEL SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUAT DODOL Sutrisno Adi Prayitno; Maria Agustini
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Asawika vol 2
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2138.779 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v2i2.8

Abstract

Desa Andonosari merupakan Desa di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan yang memiliki komoditi Hortikultura berupa apel. Selama ini apel dijadikan suatu produk olahan utama berupa sari buah apel yang memiliki cita rasa yang enak. Selain itu kandungan senyawa aktif juga memiliki peran yang sangat bagus buat kesehatan. Salah satu yang menjadi kendala atau permasalahan dalam bidang pembuatan sari buah apel adalah terletak pada limbah padat sari buah apel. Pelatihan pembuatan dodol ampas sari buah apel sangatlah tepat digunakan di Desa Andonosari Kecamatan Tutur, mengingat belum termanfaatkannya limbah sari buah apel tersebut. Dalam pelatihan ini difokuskan pada penggunaan bahan baku berupa ampas sari buah apel. Capaian pada pelatihan pembuatan dodol ampas sari buah apel adalah seluruh peserta pelatihan terutama ibu – ibu PKK dapat membuat dodol ampas sari buah apel dengan kualitas yang baik. Kata kunci:apel, limbah sari buah, dodol