cover
Contact Name
Adelina Fitri
Contact Email
adelinafitri@unja.ac.id
Phone
+6281272030308
Journal Mail Official
jurnalkesmasjambi@unja.ac.id
Editorial Address
Jalan. Tri Brata, Km 11 Kampus Pondok Meja Mestong Muaro Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Kesmas Jambi (JKMJ)
Published by Universitas Jambi
ISSN : 25498053     EISSN : 25805894     DOI : https://doi.org/10.22437/jkmj.v4i2
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Masyarakat Jambi (JKMJ) merupakan salah satu wadah untuk memfasilitasi publikasi penulisan jurnal atau artikel ilmiah bagi para dosen dan mahasiswa. JKMJ merupakan jurnal dengan akses terbuka yang diterbitkan dua kali per tahun oleh Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia. Jurnal JKMJ didedikasikan untuk menerbitkan penelitian yang valid dari berbagai bidang kesehatan masyarakat, termasuk determinan penyakit, manfaat intervensi terkait kesehatan, kualitas hidup, pengembangan sistem dan layanan kesehatan, kesehatan lingkungan, epidemiologi, gizi, kebijakan kesehatan, serta keselamatan dan kesehatan kerja. Ruang lingkup Jurnal Kesmas Jambi antara lain : 1. Epidemiologi 2. Kesehatan Lingkungan 3. Promosi Kesehatan 4. Aministrasi dan Kebijakan Kesehatan 5. Kesehatan dan Keselamatan Kerja 6. Gizi Kesehatan Masyarakat 7. Kesehatan Reproduksi
Articles 82 Documents
Partisipasi Pria Dalam Penggunaan Vasektomi di Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi Guspianto Guspianto
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 3 No. 1 (2019): Vol. 3 - No.1 - September 2019
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v3i1.7232

Abstract

Prevalensi pemakaian kontrasepsi masih memiliki masalah terkait disparitas kesetaraan gender yaitu masih rendahnya partisipasi pria dalam menggunakan kontrasepsi khususnya metode vasektomi. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis partisipasi pria dalam penggunaan vasektomi dalam hubungannya dengan faktor pengetahuan, promosi dan informasi, akses pelayanan, dan sosial budaya di Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi. Hasil penelitian ini menemukan partisipasi pria dalam penggunaan vasektomi masih rendah yang berkemungkinan dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan tentang vasektomi, terbatasnya akses promosi dan informasi KB pria, terbatasnya akses pelayanan vasektomi, dan adanya nilai-nilai sosial budaya yang kurang mendukung. Direkomendasikan untuk meningkatkan upaya sosialisasi dan konseling secara intensif dan kontinyu dengan sasaran pria (suami), pendekatan dan koordinasi dengan tokoh masyarakat dan agama guna mendukung program KB khususnya penggunaan vasektomi. Kata kunci : Keluarga Berencana, Partisipasi pria, Vasektomi.
Uji Coba Algoritma MTBS Dalam Kartu Deteksi Penyakit Pada Balita Suku Anak Dalam Desa Hajran Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batang Hari Jambi M. Dody Izhar; Hubaybah Hubaybah
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 3 No. 1 (2019): Vol. 3 - No.1 - September 2019
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v3i1.7086

Abstract

Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) merupakan salah satu strategi pengelolaan balita sakit, berupa upaya kuratif dan preventif dalam rangka mengatasi masalah kesehatan Balita pada Suku Anak Dalam (SAD) di Provinsi Jambi. Penelitian menggunakan rancangan quasy experiment. Sampel penelitian sebanyak 11 orang tua balita (1-5 Tahun) Suku Anak Dalam di Desa Hajran wilayah kerja Puskesmas Durian Luncuk Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batanghari Jambi, diambil dengan teknik accidental sampling. Analisis statistik dengan tingkat kemaknaan uji p<0,05. Hasil penelitian diketahui bahwa kartu deteksi penyakit pada Balita 1-5 tahun merupakan instrumen yang valid (rhitung: 0,564-0,814 > rtabel: 0,444) dan reliabel (rhitung: 0,765) dalam mendeteksi gejala penyakit. Berdasarkan analisis paired samples T test diketahui bahwa ada selisih pengetahuan sebelum ( =6,45) dengan sesudah ( =10,18) perlakuan, dengan demikian ada pengaruh yang signifikan ( =3,73, thitung=5,632, pValue=0,000) pengetahuan orang tua Suku Anak Dalam dengan penggunaan kartu deteksi penyakit pada Balita. Penelitian menyimpulkan bahwa kartu deteksi penyakit pada balita (algoritma MTBS) merupakan instrumen yang valid dan reliabel, dan ada pengaruh secara signifikan perlakuan dengan algoritma MTBS terhadap pengetahuan orang tua Suku Anak Dalam di Desa Hajran Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batanghari Jambi. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai panduan dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit. Kata Kunci : Pengetahuan, MTBS, SAD
Model Pemberdayaan Suku Anak Dalam Bidang Kesehatan Di Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batanghari M. Ridwan; Oka Lesmana S.
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 2 No. 2 (2018): Vol. 2 - No. 2 - September 2018
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v2i2.6558

Abstract

Permasalahan kesehatan suku anak dalam sangat kompleks terutama perilaku hidup bersih dan sehat (kondisi jamban, gizi, kebersihan diri, cuci tangan pakai sabun serta kondisi lingkungan pemukiman serta beberapa penyakit (kekurangan gizi, muntaber, malaria dan penyakit kulit). Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan suatu model pemberdayaan yang tepat pada suku anak dalam (SAD). Penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengambilan sampel dilakukan dengan pendekatan purposive sampling sebanyak 27 orang (10 orang masyarakat SAD, 1 Orang petugas puskesmas, 1 orang petugas dinas kesehatan dan 4 orang tumenggung/ketua adat). Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan FGD. Analisis data menggunakan pendekatan content analysis. Kondisi geografis. kebiasaan berpindah pemukiman pasca kedukaan dan kebiasaan menyebar serta akses jalan yang kurang baik merupakan hambatan petugas dalam memberikan pelayanan kesehatan. Temuan dalam penelitian ini bahwa adat larangan seorang perempuan SAD bertemu dengan seorang lelaki diluar rumah menjadi permasalahan bagi petugas kesehatan. “SAD Care” merupakan bentuk pelayanan berbasis mobil terpadu yang menggabungkan upaya promotif dan preventif (posyandu dan posbindu), kuratif dan pengobatan tradisional oleh masyarakat SAD berbasis gender. Penggabungkan empat upaya pelayanan kesehatan berbasis mobil terpadu merupakan model pemberdayaan masyarakat SAD. Pemerintah Daerah agar mengalokasikan anggaran dengan menyediakan mobil bus sebagai pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang dapat memudahkan masyarakat jika harus dirujuk menggunakan kartu BPJS.
Analisis Variabel Cuaca Dengan Kejadian Campak Di Kota Jambi Tahun 2015-2017 Evy Wisudariani; Rd. Halim
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 2 No. 2 (2018): Vol. 2 - No. 2 - September 2018
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v2i2.6556

Abstract

Campak merupakan penyakit menular yang menjadi penyebab utama kematian anak di negara berkembang termasuk Indonesia. Data Riskesdas menunjukkan bahwa Provinsi Jambi memiliki angka insidens rate campak tertinggi di Indonesia yaitu 3,40 per 100.000 penduduk. Kota Jambi merupakan salah satu kota yang terkena dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan sehingga berpengaruh terhadap perubahan cuaca. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pola hubungan variabel cuaca (penyinaran matahari, curah hujan, suhu udara, kelembaban udara dan kecepatan angin) terhadap kejadian campak di Kota Jambi tahun 2015-2017. Desain penelitian ini merupakan studi ekologi dengan pendekatan spasial-temporal. Keseluruhan kasus campak diteliti dalam penelitian ini yang terjadi selama periode tahun 2015-2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian campak adalah kecepatan angin (p= 0,046). Kelembaban udara, penyinaran matahari, curah hujan dan suhu udara tidak berhubungan dengan kejadian campak di Kota Jambi Tahun 2015-2017. Kejadian campak biasanya terjadi dengan kecepatan angin dengan intensitas tinggi, virus campak menjadi mudah tersebar antar manusia. Diharapkan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap penularan campak terutama pada saat musim penghujan dan angin kencang. Serta perlunya Dinas Kesehatan Kota Jambi melakukan sistem kewaspadaan dini penyakit campak melalui penguatan sistem surveilans penyakit.
Pola Perkawinan, Pola Konsumsi Dan Status Gizi Balita Orang Rimba Di Sungai Terap Dan Hajran Ummi Kalsum; Rd. Halim; Adelina Fitri
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 2 No. 2 (2018): Vol. 2 - No. 2 - September 2018
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v2i2.6557

Abstract

Salah satu suku minoritas di Jambi yang hidup nomaden dan marginal adalah Orang Rimba. Hutan yang menjadi sumber penghidupan yang saat ini jauh berkurang membuat Orang Rimba semakin tak berdaya dan berakibat pada kematian karena kekurangan gizi, serta penyakit infeksi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran pola perkawinan, pola konsumsi dan status gizi balita Orang Rimba dengan menggunakan disain penelitian kualitatif. Penelitian dilaksanakan dari bulan April sampai Oktober 2018. Hasil dari penelitian ini didapatkan sebesar 21,7% balita pendek dan 24% balita gizi kurang. Pola perkawinan kebanyakan dilakukan diantara keluarga atau memiliki hubungan kekerabatan. Pola konsumsi tinggi lemak, rendah sayur dan buah serta asupan energi bersumber dari ubi dan beras. Peningkatan aksesibilitas terhadap layanan kesehatan utamanya upaya promotif dan preventif dapat diberikan secara lebih paripurna dan berkelanjutan pada Orang Rimba.
Evaluasi Capaian Pelaksanaan Program Asi Eksklusif Di Puskesmas Olak Kemang Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi Tahun 2017 Sondang Silvianta; Rd. Halim; M. Ridwan
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 2 No. 2 (2018): Vol. 2 - No. 2 - September 2018
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v2i2.6555

Abstract

Beberapa negara berkembang angka global ibu menyusui hanya meningkat dengan sangat perlahan selama beberapa dekade terakhir, Sebagian karena rendahnya tingkat menyusui di beberapa negara-negara besar, dan kurangnya dukungan untuk ibu menyusui dari lingkungan sekitar. Air Susu Ibu (ASI) adalah cairan hidup yang mengandung sel-sel darah putih, imunoglobin, enzim dan hormon serta protein spesifik, dan zat gizi lainnya yang diperluas untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden dalam penelitian ini berjumlah 7 orang. Teknik pengambilan data dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara input sumber daya manusia (Petugas Konselor) secara kuantitas sudah memenuhi standar, Secara kualitas petugas sudah mengikuti pelayihan konselor ASI, Petugas memiliki beban kerja rangkap. Sarana/prasarana penunjang belum memenuhi standar. Sumber dana belum mencukupi untuk Program ASI Eksklusif. Secara proses pelaksanaan belum terlaksana secara keseluruhan hanya kegiatan sosialisasi yang baru berjalan, Proses Konseling ASI belum memiliki kegiatan pokok. Secara output cakupan program ASI Eksklusif di Puskesmas masih di bawah target SPM hal ini disebabkan pada aspek input pemanfataan sarana/prasarana masih belum terealisasi, Sumber dana yang terbatas dan Puskesmas Olak Kemang belum melaksanakan program kerja pemberdayaan kelompok peduli ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Olak Kemang.
Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Anak Sekolah Dasar Di SD Negeri 47/IV Kota Jambi Putri Octaviani; M. Dody Izhar; Andy Amir
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 2 No. 2 (2018): Vol. 2 - No. 2 - September 2018
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v2i2.6554

Abstract

Gizi dibutuhkan oleh anak sekolah untuk pertumbuhan dan perkembangan. Apabila masalah gizi pada anak tidak ditangani sedini mungkin, akan timbul masalah kesehatan di masa yang akan datang. Prevalensi anak dengan kategori kurus di Indonesia pada usia 6-12 tahun adalah 12,2% dan gemuk sebesar 9,2%, sedangkan tahun 2013 prevalensi anak dengan kategori pendek (TB/U) pada anak usia 5-12 tahun di Provinsi Jambi sebesar 29,7%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan status gizi pada anak sekolah dasar di SD Negeri 47/IV Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 1.265 siswa dengan sampel sebanyak 60 siswa pada kelas IV dan V SD Negeri 47/IV Kota Jambi. Teknik sampel dengan menggunakan stratified proportionate random sampling, penelitian dilakukan 7 Mei s/d 21 Mei 2018. Adapun yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner Food Recall 2x24 jam dan PAQ-C. Analisis data dengan menggunakan uji fisher’s exact test pada tingkat kepercayaan 95% atau α=5% (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan tidak berhubungan dengan status gizi pada anak dengan nilai p = 0,069. Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi pada anak dengan nilai p = 0,033. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dengan status gizi, namun terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan status gizi pada anak sekolah dasar di SD Negeri 47/IV Kota Jambi.
Hubungan Antara Obesitas Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Rawasari Kota Jambi Tahun 2018 Sintya Dwi Anggraini; M. Dody Izhar; Dwi Noerjoedianto
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 2 No. 2 (2018): Vol. 2 - No. 2 - September 2018
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v2i2.6553

Abstract

Hipertensi yang juga dikenal sebagai tekanan darah tinggi, merupakan kondisi pembuluh darah yang terus-menerus menaikkan tekanan di atas normal. Secara global, penyakit kardiovaskular menyumbang sekitar 17 juta kematian per tahunnya, hampir sepertiga dari total. Dari jumlah tersebut, komplikasi hipertensi menyumbang 9,4 juta kematian di seluruh dunia setiap tahunnya. Hipertensi adalah salah satu penyebab kematian dini di seluruh dunia dan masalah ini semakin berkembang. Pada tahun 2025, diperkirakan 1,56 miliar orang dewasa akan hidup dengan hipertensi. Terdapat beberapa faktor risiko yang memiliki peran dalam terjadinya hipertensi, termasuk obesitas dan rendahnya aktivitas fisik. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Rawasari Jambi pada bulan April – Mei 2018. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan jumlah sampel 97 responden. Data diperoleh dengan menggunakan wawancara, pengukuran tekanan darah, dan pengukuran tinggi dan berat badan. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil peneltian menunjukkan bahwa dari 97 responden, 41.24% berusia 60 – 69 tahun, 51,55% responden adalah laki-laki, 44,33% responden tamat SMA/MA, 38,14% responden adalah ibu rumah tangga, 53,61% responden mengalami obesitas, 43,40% responden memiliki aktivitas fisik ringan, dan 62,89% memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi. Terdapat hubungan antara obestas dengan hipertensi (p = 0,004), dan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan hipertensi (p = 0,000). Tekanan darah tinggi dapat dicegah dengan mengadopsi modifikasi gaya hidup sesuai dengan rekomendasi JNC VII.
Faktor Risiko Hipertensi Di Kelurahan Sungai Asam Wilayah Kerja Puskesmas Koni Kota Jambi Dena Tri Solehaini; Willia Novita Eka Rini; Asparian .
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 2 No. 2 (2018): Vol. 2 - No. 2 - September 2018
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v2i2.6552

Abstract

Hipertensi esensial lebih banyak dialami masyarakat Indonesia karena cenderung dipengaruhi faktor genetik dan didukung faktor risiko lainnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran dan hubungan antara faktor risiko dengan hipertensi. Metode penelitian ini adalah Studi observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 200 orang berumur ≥ 15 tahun dipilih menggunakan multistage sampling atau two stage cluster sampling. Penelitian dilakukan di Kelurahan Sungai Asam Wilayah Kerja Puskesmas Koni Kota Jambi pada tahun 2018. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil: Proporsi hipertensi di Kelurahan Sungai Asam sebesar 53,5%. Dari 200 orang responden ditemukan sebanyak 60% memiliki riwayat keluarga dan paling besar berasal dari ibu kandung (59,4%), 84% mengalami stres, 80% mengonsumsi garam >2000 mg per hari, 69% mengonsumsi makanan berlemak >67 gram per hari, 94% mengonsumsi sayur dan buah <400 gram per hari (94%), dan 88% menggunakan tembakau dan paling besar adalah perokok pasif (64,4%). Tingginya proporsi hipertensi berhubungan beberapa faktor risiko yang diteliti diantaranya konsumsi makanan berlemak (nilai P = 0,000; POR = 32,300; 95% CI = 12,002-86,925), stres (nilai P = 0,000; POR = 8,345; 95% CI = 3,060-22,758), riwayat keluarga (nilai P = 0,000; POR = 7,106; dan 95% CI = 3,759-13,436), konsumsi garam (nilai P = 0,000; POR = 5,444; 95% CI = 2,428-12,207). Kesimpulan: Hipertensi terbukti berhubungan dengan riwayat keluarga dan faktor risiko lainnya. Oleh karena itu, masyarakat perlu memperbaiki gaya hidup yang berisiko menimbulkan hipertensi terutama yang memiliki riwayat hipertensi pada keluarga.
Analisis Kebutuhan Tenaga Administrasi Berdasarkan Beban Kerja Dengan Teknik Work Sampling Menggunakan Metode WISN Dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pelayanan Unit Rawat Jalan Rs. Dr. Bratanata Jambi Tahun 2018 Arwansyah Wanri; Sri Rahayu; Abdun Trigono
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 2 No. 2 (2018): Vol. 2 - No. 2 - September 2018
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v2i2.6551

Abstract

Metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) merupakan salah satu cara dalam menghitung kebutuhan tenaga berdasarkan beban kerja nyata yang dilaksanakan oleh tenaga kerja. Penelitian dilaksanakan Dr.Bratanata Jambi, digunakan Teknik work sampling dan berlangsung Bulan Mei sampai Juni 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode work sampling. Penggunaan waktu kerja tenaga administrasi untuk aktivitas produktif sebesar 81.78 %, karena dibuat guna melaksanakan kegiatan yang berhubungan langsung dengan pelayanan, kegiatan non produktif ditemukan penggunaan waktu sebesar 4.621% dan kegiatan pribadi ditemukan penggunaan waktunya sebesar 13.58%. Waktu yang dipertimbangkan untuk pelayanan utama unit rawat jalan RS.Bratanata adalah pagi dan siang. Hasil penghitungan tenaga dengan metode WISN diperoleh tenaga administrasi berjumlah 4 orang, masih kekurangan tenaga sebanyak 2 orang dan beban kerja yang ada cukup tinggi. Disarankan untuk memilih tenaga administrasi yang berkompeten dibidang administrasi dan mengadakan pelatihan berkala untuk memaksimalkan mutu pelayanan.