cover
Contact Name
Arwana
Contact Email
jurnal.arwana@gmail.com
Phone
+6285260494648
Journal Mail Official
jurnal.arwana@gmail.com
Editorial Address
Editorial Team Edit Edit Editorial Team Chief Editor drh. Yusrizal Akmal, M.Si Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim. Manager Editor Muliari, S.Kel, M.Si Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim. Journal Editor Rindhira Humairani, S.Pi, M.Si Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim. Irfannur, S.Kel, M.Si Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim. Guest Editor Nanda Rizki Purnama, S.Kel, M.SiProgram Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim. Copy Editor Rinaldi, S.Pi, M.SiProgram Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim. Editor Board Rinaldi, S.Pi., M.Si Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim. REVIEWER Prof. Dr Andi Iqbal Burhanuddin, S.T, M.Fis Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin Prof. drh. Ni Wayan Kurniani Karja, M.P, Ph.D Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor Dr. Suri Purnama Febri, S.Kel., M.Si Fakultas Pertanian Universitas Samudra Langsa Dr. Agung Setia Batubara, S.Pi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan Dr. Halus Satriawan, S.P., M.Si Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Dr. drh. Wenny Novita Sari, M.Si Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia Ilham Zulfahmi, S.Kel., M.Si Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan
ISSN : 26570254     EISSN : 27973530     DOI : https://doi.org/10.1234/jipsbp
Core Subject : Agriculture,
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan merupakan jurnal yang dikelola oleh program studi Akuakultur Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh. Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini merupakan hasil penelitian dosen dan mahasiswa Program studi Akuakultur. Jurnal Arwana yaitu artikel dalam bentuk hasil penelitian, dan artikel konseptual yang mencakup ilmu perikanan, yaitu: Budidaya Perikanan, Sumber Daya Perikanan, Sosial Ekonomi Perikanan, Teknologi Perikanan dan Biologi Perikanan. Terbitan jurnal ini akan di terbitkan 2 kali dalam setahun, pada bulan Mei dan November setiap tahunnya. Setiap jurnal yang diterbitkan melalui proses double-blind review.
Articles 21 Documents
Pengaruh pemberian sari buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) untuk meningkatkan pertumbuhan benih ikan mas raja danu (Cyprinus carpio) Amelia, Desi; Irfannur, Irfannur; Baihaqi, Baihaqi; Akmal, Ajmir
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol. 2 No. 1: (Mei 2020)
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jipsbp.v2i1.343

Abstract

Penelitian dilakukan di laboratorium Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Almuslim pada bulan Juli-Agustus 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penambahan sari buah belimbing wuluh pada pakan pelet terhadap peningkatan pertumbuhan benih ikan Mas (Cyprinus carpio). Rancangan percobaan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan, dosis sari buah belimbing wuluh yaitu 0ml/kg pakan (kontrol), 50ml/kg pakan, 70ml/kg pakan dan 90ml/kg pakan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah kelangsungan hidup, pertambahan panjang dan berat, dan efisiensi pakan. Data kualitas yang diamati dianalisis dengan uji F (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan vitamin C berpengaruh nyata (P < 0,01) terhadap pertambahan panjang, pertambahan berat dan efisiensi pakan benih ikan betok. Pada perlakuan pakan dengan sari buah belimbing wuluh 90ml /kg pakan terdapat nilai tingkat kelangsungan hidup tertinggi sebesar 90%, pertambahan panjang tertinggi sebesar 5,96 cm, pertambahan berat tertinggi sebesar 4,86 gram, dengan nilai efisiensi pakan tertinggi sebesar 15,9%.
Efektivitas ekstrak daun kunyit (Curcuma domestica) pada penetasan telur ikan bandeng (Chanos chanos Forskall) Muhardisah, Muhardisah
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol. 2 No. 1: (Mei 2020)
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jipsbp.v2i1.344

Abstract

Peningkatan kebutuhan akan ikan bandeng yang semakin besar, maka kegiatan budidaya ikan bandeng semakin produktif dalam menghasilkan dan meningkatkan produksi ikan bandeng. Jamur menyerang telur ikan, menyelimuti telur ikan dengan benang-benang yang berwarna putih, sehingga telur akan busuk dan tidak menetas. Salah satu bahan herbal alami yang mengandung senyawa antibakteri dan  antijamur adalah daun kunyit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas ekstrak daun kunyit terhadap penetasan telur ikan bandeng. Penelitian telah dilakukan dengan metode eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan ekstrak daun kunyit meningkatkan persentase daya tetas, menurunkan tingkat abnormalitas dan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup larva ikan bandeng.
Pengaruh dosis ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap penetasan telur ikan bandeng (Chanos chanos Forskall) Azwar, Azwar
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol. 2 No. 1: (Mei 2020)
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jipsbp.v2i1.345

Abstract

Serangan mikroorganisme terhadap telur bandeng menyebabkan kegagalan pada penetasan telur. Salah satu bahan herbal alami yang mengandung senyawa antibakteri dan  antimikroba adalah daun pepaya. Penggunaan ekstrak daun pepaya terbukti dapat meningkatkan daya tetas telur ikan bandeng. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun pepaya dengan konsentrasi 20 ml/ 5 l air penetasan memberikan hasil yang terbaik pada waktu penetasan (26 jam), persentase daya tetas telur (70,3 %), persentase abnormalitas larva ( 17,37 %) dan persentase tingkat kelangsungan hidup larva (88,6 %).
Efektifitas ekstrak alang–alang (Impreta cylindrical Raeusch) terhadap daya tetas telur ikan bandeng (Chanos chanos Forskall) Muliadi
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol. 2 No. 1: (Mei 2020)
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jipsbp.v2i1.346

Abstract

Penetasan telur merupakan salah satu proses untuk menghasilkan benih ikan bandeng. Serangan mikroba terhadap telur menyebabkan kegagalan pada penetasan telur. Daun alang-alang merupakan salah satu jenis rerumputan liar yang mengandung etanol, flafonoid dan folifenol yang berfungsi sebagai antimikrobial dengan kemampuan mematikan kuman dan fungisida. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas ekstrak alang-alang dalam mencegah serangan jamur dan daya tetas telur ikan bandeng. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari 2017 dan bulan Maret 2018 dengan metode eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan ekstrak alang-alang meningkatkan daya tetas telur, menurunkan tingkat abnormalitas dan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup larva ikan bandeng.
Spermatokrit dan hormon reproduksi ikan nila (Oreochromis niloticus) yang di papar limbah cair kelapa sawit Andira, Ayu; Rinaldi , Rinaldi
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol. 2 No. 1: (Mei 2020)
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jipsbp.v2i1.347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana spermatokrit dan hormon reproduksi ikan nila (Oreochromis  niloticus) yang di papar limbah cair kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan bulan Maret - April 2018. Tahapan pemeliharaan ikan uji dilaksanakan di Laboratorium Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim, sedangkan pengukuran kadar hormon reproduksi dilakukan di Laboratorium Reproduksi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan A (0% Limbah Cair Kelapa Sawit), Perlakuan B (10%: 54,775 ), perlakuan C (15%: 82,145 ), Perlakuan D (20%: 109,55).Parameter yang diukur adalah kadar hormon estradiol, progesterone dan testoteron dengan metode Elisa serta spermatokrit dan IKG. Selanjutnya data dianalisis dengan metode anova satu arah. Hasil penelitian menunjukkan limbah cair kelapa sawit berpengaruh terhadap kinerja hormon estradiol pada perlakuan C dengan persentase 0,56%, hormon progesteron pada perlakuan C dengan persentase 0,14% dan hormon testoteron pada perlakuan B dengan persentase dengan 6,94%, Limbah cair kelapa sawit berpengaruh terhadap nilai spermatokrit pada perlakuan D dengan persentase sebesar 49,2%, sedangkan limbah cair kelapa sawit berpengaruh terhadap indeks kematangan gonad (IKG) pada perlakuan C dengan persentase sebesar 0,39%. Limbah cair kelapa sawit dapat mempengaruhi gonad ikan nila jantan yang diakibatkan toksit yang ada pada limbah sehingga merusak sel-sel pada gonad, sedangkan kadar hormon reproduksi gonad yang mengalami penurunan dapat menghambat pertumbuhan sperma.
Study kelimpahan fitoplankton dengan ketinggian air tambak yang berbeda di Desa Jangka Alue Bie Yuni, Yuni; Mustaqim, Mustaqim
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol. 2 No. 1: (Mei 2020)
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jipsbp.v2i1.373

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jangka Alue Bie Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan fitoplankton dengan ketinggian air tambak di Desa Alue Bie Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan empat kali ulangan. Penelitian ini telah dilakukan di Desa Jangka Alue Bie Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis yang memiliki komposisi tertinggi adalah kelompok Cyanophyta dengan persentase komposisi sebesar 29,5%, sedangkan kelompok lain yaitu Bacillaria, Chlrophyta dan Chrysophyta komposisinya masing-masing sebesar 27,3%, 25% dan 18,2%. Kelimpahan tertinggi diketahui pada jenis Cynophyta dengan kelimpahan 813ind/L dan jenis dengan kelimpahan terendah yaitu Chrysophyta dengan kelimpahanmasing-masing 500ind/L. Keanekaragaman Fitoplankton didapatkan hasil sebesar 4,33 yang terkategorikan keseragaman yang sedang, indeks keseragaman dengan nilai 0,99 dengan kategori keseragaman yang tinggi, sedangkan dominansi jenis tergolong dominansi yang rendah dengan nilai 0,05.
Komunitas fitoplankton di Sungai Krueng Mane Aceh Utara Habibi, Akmal
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol. 2 No. 1: (Mei 2020)
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jipsbp.v2i1.374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah cair kelapa sawit terhadap kelimpahan fitoplankton yang terdapat dalam sungai Krueng Manee Aceh Utara serta untuk mengetahui indeks keragaman spesies fitoplankton sungai Krueng Mane Aceh Utara. Kegiatan penelitian dibagi dalam dua tahap, yaitu kegiatan di lapangan dan di laboratorium. Kegiatan di lapangan meliputi pengambilan sampel air dan plankton. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga stasiun, dengan ulangan sebanyak tiga kali perstasiun. Kelimpahan fitoplankton tertinggi terdapat pada Stasiun 2 sebesar 71292 ind/L dan terendah terdapat pada Stasiun 1 sebesar 39081 ind/l. Sedangkan, indeks keragaman fitoplankton pada ke tiga stasiun penelitian termasuk kategori rendah. Indeks keragaman tertinggi terdapat pada Stasiun 3 sebesar 2,11 dan terendah terdapat pada Stasiun 2 sebesar 1,591. Indeks keseragaman fitoplankton pada ke tiga stasiun penelitian termasuk kategori sedang. Indeks keseragaman tertinggi terdapat pada Stasiun 3 sebesar 0,66 dan terendah terdapat pada Stasiun 2 sebesar 0,54. Dan dominasi fitoplankton pada ke tiga stasiun penelitian termasuk kategori rendah. Dominasi fitoplankton tertinggi terdapat pada Stasiun 2 sebesar 0,27 dan terendah terdapat pada Stasiun 3 sebesar 0,16
Pemanfaatan kulit kakao sebagai bahan baku pakan ikan nila merah (Oreochromis sp) Khairil, Khairil; Nazarah, Intan; Hakim, Syahirman
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol. 2 No. 1: (Mei 2020)
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jipsbp.v2i1.377

Abstract

Penelitian dilakukan di Laboratorium Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Matangglumpangdua, pada tanggal 17 Maret sampai 17 April 2017. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh alternatif bahan baku pakan ikan nila dari bahan herbal yang berkualitas dan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kulit kakao yang akan digunakan dalam pakan ikan nila merah. Rancangan Percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dengan 3 ulangan yaitu: A (100% pakan komersil), B (77% pakan komersil + 20% kulit kakao + 3 gram perekat), C (67% pakan komersil + 30% kulit kakao + 3 gram perekat), D (75% pakan komersial + 40% kulit kakao + gram perekat) dan E (47 pakan komersial + 50 kulit kakao + 3 gram perekat). Parameter mutu yang diamati adalah survival rate, efesiensi pemberian pakan, laju pertumbuhan ikan dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan penambahan kulit kakao pada pakan ikan nila merah berpengaruh sangat nyata terhadap kelangsungan hidup, laju pertumbuhan, bobot dan efesiensi pemberian pakan. Kelangsungan hidup memberikan hasil yang berbeda nyata dimana setiap perlakuan menghasilkan jumlah yang tidak sama, laju pertumbuhan tertinggi ditemukan pada perlakuan E (47% pakan komersil + 50% kulit kakao + 3 gram perekat) dan terendah pada perlakuan A (100% pakan komersil). Sedangkan efesiensi pemberian pakan tertinggi ditemukan pada perlakuan E (47% pakan komersil + 30% kulit kakao + 3 gram perekat) dan terendah pada perlakuan A (100% pakan komersil).
Identifikasi keragaman ektoparasit pada ikan kerapu macan (Epinephellus fuscoguttatus) di Gampong Meunasah Dua Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen Nurmasyithah, Nurmasyithah
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol. 2 No. 1: (Mei 2020)
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jipsbp.v2i1.382

Abstract

Kerapu macan (Epinephellus Fuscoguttatus) merupakan ikan yng memiliki harga ekonomis. Gampong Meunasah Dua Kecamatan Jangka merupakan salah satu Gampong Dikabupaten Bireuen yang masih membudidayakan ikan kerapu sampai sekarang ini dalam jumlah yang besar. Penyakit ini terjadi pada ikan kerapu yang dibudidayakan di gampong Meunasah Dua menunjukkan ciri-ciri seperti kurang nfsu makan, kulit menghitam (layu) dan terdapat luka pda bagian luar tubuh. Penyakit tersebut diduga disebabkan oleh ektoparasit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat serangan ektoparasit pada ikan kerapu macan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli 2017 dengan metode sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat prevalensi serangan ektoparasit pada ikan kerapu macan yang paling tinggi terdapat pada sampling ke 3 sebesar 8% dan tingkat intensitas tertinggi terdapat pada ektoparasit Unitubulotestis sardae sebesar 11%.
Domestikasi benih ikan gabus (Channa striata) dengan pemberian pakan cacing sutera (Tubifex sp.) Agusnaidi, Agusnaidi
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol. 2 No. 1: (Mei 2020)
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jipsbp.v2i1.383

Abstract

Ikan gabus mempunyai senyawa yang penting, seperti protein dan beberapa mineral. Kadar protein ikan gabus mencapai 25,5% dibandingkan protein ikan lainnya, albumin ikan gabus cukup tinggi mencapai 6,22% dan daging ikan gabus mengandung mineral, seng dengan kadar 1,74 mg/100 gram. Sebagai pakan alami cacing sutera (Tubifex sp.) memiliki kandungan nutrisi (protein 57% dan lemak 13%) yang baik untuk pertumbuhan ikan dan ukurannya sesuai dengan bukaan mulut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian cacing sutera terhadap pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup benih ikan gabus yang didomestikakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian cacing sutera dengan persentase adlibitum (10%) memperoleh pertumbuhan benih ikan gabus yang lebih cepat. Sedangkan pemberian cacing sutera dengan persentase 7% memperoleh tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi dan pemberian cacing sutera dengan persentase 3% memberikan nilai efisiensi pakan yang lebih tinggi terhadap benih ikan gabus.

Page 1 of 3 | Total Record : 21