cover
Contact Name
Ade Cahya
Contact Email
ade@htp.ac.id
Phone
+6276133815
Journal Mail Official
jpkk@htp.ac.id
Editorial Address
Jl.Mustafa Sari No.5 Tangkerang Selatan
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal Of Community Health Service)
ISSN : -     EISSN : 27971309     DOI : https://doi.org/10.25311/jpkk.Vol1.Iss2.968
Core Subject : Health, Social,
This journal focuses on epidemiology, environmental health, promoting health, reproductive health, occupational health and safety, health policy and administration, community nursing, community midwifery
Articles 61 Documents
Penapisan Tekanan Darah Tinggi Pada Masyarakat Kota Bangkinang Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Ginjal Kronis: Screening for High Blood Pressure in Bangkinang City Community As an Effort to Prevent Chronic Kidney Disease Fajri Marindra Siregar; Hendra Asputra; Nanda Fito Mela
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol2.Iss1.1215

Abstract

Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan dunia yang insidensi dan prevalensinya semakin meningkat dengan keluaran yang buruk dan biaya perawatan yang tinggi. Salah satu faktor risiko penyebab PGK adalah tekanan darah tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan penapisan tekanan darah tinggi pada masyarakat sebagai upaya pencegahan PGK. Penapisan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah dan edukasi pada peserta yang terdeteksi memiliki tekanan darah tinggi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Dari 100 orang masyarakat yang mengikuti kegiatan didapatkan sebanyak 19% memiliki tekanan darah normal, 33% prehipertensi, 23% hipertensi derajat 1 dan 25% hipertensi derajat 2. Tingginya angka kejadian tekanan darah tinggi yang ditemukan pada kegiatan penapisan ini menggambarkan urgensinya usaha kesehatan berbasis masyarakat sebagai upaya tindak lanjut pencegahan penyakit ginjal kronis dan penyakit lainnya yang lebih serius.  Abstract Chronic kidney disease (CKD) is a global health problem that incidence and prevalence increase with poor outcomes and high treatment costs. One of the risk factors for CKD is high blood pressure. This community service activity aims to screen the community for high blood pressure to prevent CKD. Screening is done by checking blood pressure and educating participants who are detected to have high blood pressure. This service activity is located in Bangkinang City, Kampar Regency, Riau Province. Of the 100 people who participated in the program, 19% had normal blood pressure, 33% had prehypertension, 23% had hypertension grade 1, and 25% had hypertension grade 2. The high incidence of high blood pressure in this screening activity illustrates the urgency of community-based health programs as a follow-up effort to prevent chronic kidney disease and other more severe diseases.
A Promosi Kesehatan Tentang Upaya Pencegahan dan Vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Siak Hulu I Kabupaten Kampar Tahun 2021 : Musfardi Rustam,1,2 Nopriadi3,Aminatul Fitri 4 musfardi rustam; Nopriadi Nopriadi; Aminatul Fitri
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol2.Iss1.1228

Abstract

Pandemik Corona Virus Disease-19 (COVID-19) merusak segala sendi kehidupan baik politik, kesehatan, sosial, ekonomi dan budaya. Pemerintah telah melakukan sosialisasi dan antisipasi meningkatkan kesadaran, pemahaman dan persepsi masyarakat dalam pencegahan dan vaksinasi COVID-19. Protokol kesehatan dan vaksinasi merupakan permasalahan utama yang selalu muncul ke permukaan. Belum efektifnya Protokol kesehatan di masyarakat serta masih adanya penolakan vaksinasi di masyarakat mengakibatkan masih munculnya kasus COVID-19. Tantangan ini memunculkan inovasi dan kreasi bagi tenaga kesehatan dalam mengencarkan promosi kesehatan yang efektif. Hal ini dapat diimplementasikan dengan adanya promosi kesehatan berbasis efikasi diri masyarakat dalam pencegahan COVID-19 dan strategi vaksinasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang upaya pencegahan serta vaksinasi COVID-19. Dari pengabdian masyarakat ini didapatkan meningkatnya efikasi diri atau keyakinan diri masyarakat tentang upaya pencegahan COVID-19 serta vaksinasi COVID-19 serta meningkatnya kemampuan masyarakat tentang upaya pencegahan dan vaksinasi. Disarankan agar meningkatkan promosi kesehatan masyarakat terhadap upaya pencegahan dan vaksinasi COVID-19. Abstract The Corona Virus Disease-19 (COVID-19) pandemic has damaged all aspects of life, including politics, health, social, economy and culture. The government has carried out socialization and anticipation to increase public awareness, understanding and perception in the prevention and vaccination of COVID-19. Health protocols and vaccinations are the main problems that always arise. The ineffectiveness of the health protocol in the community and the refusal of vaccination in the community have resulted in the emergence of COVID-19 cases. This challenge raises innovation and creation for health workers in carrying out effective health promotion. This can be implemented through community self-efficacy-based health promotion in the prevention of COVID19 and vaccination strategies. This community service aims to increase public awareness about COVID-19 prevention and vaccination efforts. Community service can increase self-efficacy or community self-confidence regarding efforts to prevent COVID-19 and COVID-19 vaccinations can increase community capacity regarding prevention and vaccination efforts. It is recommended to increase the Health Promotion of COVID-19 prevention and vaccination efforts .  
PELATIHAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI TIRUAN LEPASAN PADA LANSIA DI KAMPUNG KB BERKAH BERSAMA KELURAHAN AIR DINGIN PEKANBARU: PELATIHAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI TIRUAN LEPASAN PADA LANSIA DI KAMPUNG KB BERKAH BERSAMA KELURAHAN AIR DINGIN PEKANBARU jihan natassa jihan natassa; Sri Wardani; Fiona Syafitri Syafitri; Sherly Silvia
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol2.Iss1.1174

Abstract

Dengan bertambahnya usia, resiko kekurangan gigi akan sangat besar, sehingga kebutuhan untuk gigi palsu (gigi tiruan) juga meningkat. Penggunaan gigi tiruan mempunyai tujuan buat menghindari terganggunya fungsi akibat kehilangan gigi, namun warga sering kurang menyadari perawatan gigi tiruan begitu penting terutama pada lanjut usia. Gigi tiruan yang kurang terpelihara bisa memberikan dampak pada kesehatan rongga mulut dari pengguna gigi tiruan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan tentang perawatan gigi tiruan akrilik lepasan pada lansia di Kampung KB Berkah Bersama Kelurahan Air Dingin Pekanbaru. Metode pelaksanaan pengabdian adalah memberikan pelatihan tentang perawatan gigi tiruan akrilik lepasan pada lansia di Kampung KB Berkah Bersama Kelurahan Air Dingin Pekanbaru. Pelatihan dilakukan terhadap 27 orang lansia yang hadir dengan memberikan kuesioner sebelum dan sesudah pemberian materi. Pemberian materi dalam bentuk ceramah, dan tanya jawab interaktif yang dilakukan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan lansia terhadap materi yang diberikan dengan memberikan kusioner pretest dan posttest. Hasil pretest sebelum pelatihan sebanyak 65 % lansia menjawab benar dan hasil posttest meningkat menjadi 90 %. Hal ini menunjukkan bahwa dengan kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang perawatan gigi tiruan akrilik lepasan sebesar 25 %. Kesimpulan kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan dan pemahaman lansia tentang perawatan gigi tiruan akrilik lepasan. Abstrack As people age, the risk of tooth loss increases, so the need for dentures increases. The use of dentures has the aim of preventing functional impairment due to tooth loss, but often people are less aware of the importance of maintaining the cleanliness of dentures that are used, especially in the elderly. Poor denture hygiene can have an impact on the oral health of denture users. The purpose of community service is to increase knowledge about maintaining the cleanliness of removable dentures in the elderly in the Berkah Bersama KB Village, Air Cold Village, Pekanbaru. The method of implementing the service is to provide training on maintaining the cleanliness of removable dentures for the elderly in the KB Berkah Bersama Village, Air Cold Village, Pekanbaru. The training was conducted on 30 elderly people who attended by giving questionnaires before and after giving the material. Giving material in the form of lectures, and interactive question and answer conducted to evaluate the level of understanding of the elderly on the material provided by giving pretest and posttest questionnaires. Pretest results before training as many as 65% of the elderly answered correctly and posttest results increased to 90%. This shows that training activities can increase the knowledge of the elderly about maintaining the cleanliness of removable dentures by 25%. The conclusion of the activity shows that there is an increase in the knowledge and understanding of the elderly about the maintenance of removable dentures.
EDUCATION THE DEVELOPMENT OF NON-COMMUNICABLE DISEASES TO AISYIYAH NORTH BANGUNTAPAN CADRE: Education The Development Of Non-Communicable Diseases To Aisyiyah North Banguntapan Cadre Fatma Nuraisyah; Apik Rusdiarna Indra Praja
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol2.Iss1.1054

Abstract

Diabetes merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah yang serius, sehingga perlu adanya edukasi terkait perkembangan prevalensi PTM di Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader Aisyiyah Banguntapan Utara Yogyakarta setelah dilakukan penyuluhan pencegahan dan penanganan penanggulangan PTM. Metode yang digunakan adalah studi cross- sectional dengan desain eksperimen rancangan pretest-posttest. Subjek pengabdian adalah 31 orang ibu kader Aisyiyah Banguntapan Utara Yogyakarta. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-wilk dan dilanjut dengan uji alternatif Wilcoxon untuk melihat kemaknaan. Diperoleh hasil bahwa adanya perbedaan rerata antara pengetahuan sebelum dengan setelah diberikan penyuluhan tentang penyakit PTM. Namun, secara statistik tidak signifikan (p-value=0,007). Metode seperti ini dapat dikembangkan di wilayah yang berbeda dengan jumlah responden yang lebih banyak. Disarankan adanya pemeriksaan dini secara rutin guna pencegahan komplikasi akibat PTM di wilayah Banguntapan Bantul Yogyakarta khususnya di Desa Wonocatur. Abstract Non-communicable diseases (NCD) have been increasing, there is a need for education regarding the development of the prevalence of PTM in Indonesia. Aim to was to increase the knowledge of cadres of Aisyiyah North Banguntapan Yogyakarta subsequent to counseling on prevention and treatment complication of NCD. The method used was a cross-sectional study with a pretest-posttest experimental design. The research subjects were 31 female cadres Aisyiyah North Banguntapan Yogyakarta. Data analysis used the Shapiro-Wilk normality test and continued with the Wilcoxon alternative test. The results showed that there was a mean difference between the knowledge before and after being given counseling about PTM. However, it was statistically insignificant (p-value = 0.007). This method could be developed in a different area with a larger number of respondents. It is recommended that early routine detection be carried out in order to prevent complications due to NCD in the Banguntapan Bantul area of Yogyakarta, especially in Wonocatur Village.
Faktor Penyebab Terjadinya Kelelahan Kerja Pada Pekerja Pt. Dungo Reksa Di Minas Setyo Riyadi Safdi Family
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 1 No. 1 (2021): Pengabdian Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol1.Iss1.716

Abstract

Kelelahan kerja adalah suatu keadaan dimana seseorang merasa lelah secara fisik atau mental dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat berasal dari umur, beban kerja, masa kerja. PT. Dungo Reksa Di Minas adalah perusahaan kontaktor yang bekerja di bidang maintance dan pengelasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kelelahan kerja pada pekerja PT. Dungo Reksa Di Minas. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study, dilaksanakan di PT. Dungo Reksa Di Minas pada bulan Mei – Agust 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja di PT. Dungo Reksa Di Minas yaitu sebanyak 53 orang pekerja. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik total sampling dengan sampel 53 responden. Analisis Univariat dilakukan untuk mendeskripsikan karakter masing-masing variabel yang diteliti, sedangkan analisis Bivariat dilakukan untuk mengetahui hubungan kedua variabel independen dan dependen. umur p value 0,491, beban kerja p value 0,026, masa kerja p value 0,257. Melakukan pembagian beban kerja sehingga beban kerja tersebut tidak terletak pada suatu kelompok saja atau mengubah ke sistem otomatis, bagi pekerja memasuki usia tertentu ditawarkan pensiun dengan memberikan kompensasi.
EVALUASI SISTEM PELAKSANAAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN ALAT MEDIS DI INSTALASI PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN PERALATAN MEDIS RUMAH SAKIT (IP3MRS) RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU TAHUN 2020 Istiana Auliani
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 1 No. 1 (2021): Pengabdian Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol1.Iss1.729

Abstract

Latar Belakang: Instalasi Pemeliharaan dan pebaikan peralatan medis rumah sakit (IP3MRS) salah satu Instalasi di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau berkegiatan menunjang pelayanan Kesehatan dan bertanggung jawab terhadap peralatan medis. Tujuan: Mengevaluasi sistem pelaksanaan Manajemen Pemeliharaan dan pebaikan peralatan medis rumah sakit di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Jumlah informan terdiri dari informan pangkal Kepala dan staf, fasilitas pelayanan Medik, informan Kunci Kepala keuangan. Hasil: Jumlah (SDM) belum sesuai dengan Permenkes, besaran dana dialokasikan untuk kegiatan harian pemeliharaan alat medis cukup, bahan baku disediakan belum sepenuhnya terpenuhi kebutuhan, peralatan dan fasilitas pengadaan alat medis belum memadai, kebijakan terkait pemeliharaan alat medis sudah disosialisasikan dengan baik, pelaksanaan perencanaan kegiatan pemeliharaan alat medis dilaksanakan pada setiap tahunnya, struktur organisasi dan pembagian kerja tidak memiliki hambata, pelaksanaan yang dijalankan merujuk kepada program serta standar operasional (SPO),pengawasan kegiatan pemeliharaan alat medis meliputi pemeriksaan laporan kegiatan pemeliharaan, sistem evaluasi pemeliharaan sudah berjalan dengan baik. Simpulan: Secara umum Sistem Pelaksanaan Manajemen Pemeliharaan Alat Medis di (IP3MRS) RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau yang dilihat dari tujuan peneliti, terkait SDM, Ketersediaan Dana, Ketersediaan Peralatan dan Fasilitas, Suku Cadang, Kebijakan Pemeliharaan, Perencanaan, Pengorganisasian, Pengawasan, Dan Evaluasi ada beberapa yang belum optimal Saran: Disarankan dapat menambahkan SDM guna mengantisipasi resiko beban kerja, pembelian suku cadang baru yang dibutuhkan agar alat yang rusak lebih cepat ditangani, fasilitas Gedung IP3MRS dan gudang penyimpanan suku cadang agar dapat dipisah sehingga staf dapat bekerja dengan baik.
Preventif TB Paru Melalui Pengobatan, Informasi dan Edukasi Kepada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Agus Alamsyah; Juwita Oktavia; Tessy Jumailina Rista; Tika Hidayahti
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 1 No. 1 (2021): Pengabdian Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol1.Iss1.896

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease caused by germs Mycobacterium tuberculosis. There are several species Mycobacterium, among others : M. tuberculosis, M. africanum, M.bovis, M. Laprae dsb. Which is also known as acid resistant bacteria (BTA). Mycobacterium group other than Mycobacterium tuberculosis which can cause distruption of the airways known as MOTT (Mycobacterium Other Than Tuberculosis) which sometime can interfere with the diagnosis of TBC treatment. PKM’s aim is to increase peoples’s knowledge with information and education to the public as a preventive measure against TBC. Methods of health counseling education about TB prevention through information and education to the public. Target community PKM is people in working area Puskesmas Rejosari Tenayan Raya sub-district, Pekanbaru city. The activity was carried out on 12 December 2019. The results of the PKM activity found that out of 25 people participating in the activity, 80% of the community knew about TBc disease and 70% understood how to prevent and treat TBC. It is recommended the puskesmas rejo sari especially the part promkes to intensify provide education and information related to TB disease and the way prevented TB disease also can be eradikasi.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Dalam Pencegahan Hipertensi Serta Pengukuran Tekanan Darah Untuk Deteksi Dini Hipertensi Agus Alamsyah; Ikhtiaruddin Ikhtiaruddin; Yuyun Priwahyuni; Christine VGB
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 1 No. 1 (2021): Pengabdian Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol1.Iss1.898

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan urutan pertama jenis penyakit kronis tidak menular yang dialami oleh kelompok usia lanjut di Provinsi Riau dan di Kota Pekanbaru. Kasus hipertensi pada tahun 2020 di Puskesmas Rawat Inap Karya Wanita menempati urutan nomor 2 setelah penyakit ISPA. Puskesmas Rawat Inap Karya Wanita mempunyai beberapa wilayah kerja diantaranya adalah Kelurahan Limbungan Baru. Kasus hipertensi di Kelurahan Limbungan Baru tertinggi kasusnya teurutama di RW 03. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah dengan memberikan materi tentang hipertensi dan mengukur tekanan darah untuk deteksi dini hipertensi karena posyandu lansia pada saat pandemic covid-19 tidak buka. Untuk mengukur keberhasilan dari kegiatan pengabdian masyarakat maka dilakukan pre dan post mengenai pengetahuan peserta. Dari hasil Pre test dapat terlihat bahwa dari 27 orang yang mengikuti kegiatan tersebut, hanya 17 (63 % ) peserta yang mengetahui apa itu penyakit hipertensi beserta bagaimana cara pencegahannya dan dari 27 orang yang di ukur tekanan darahnya ada sebanyak 7 orang (26%) yang tekanan darahnya dikategorikan hipertensi, ada 2 orang (7,5%) yang tekanan darahnya dikategorikan hipotensi dan 18 orang (66,5%) yang tekanan darahnya normal. Setelah Post Test didapat bahwa dari 27 orang peserta yang mengikuti kegiatan tersebut 21 (77,8%) peserta mengetahui dan dapat menyebutkan satu persatu urutan dari materi ataupun pencegahan hipertensi tersebut dan 6 (22,2%). Disarankan kepada pihak-pihak yang terkait seperti puskesmas bekerjasama dengan kepala Desa, untuk dapat memaksimalkan kegiatan penyuluhan tentang hipertensi dan penyakit menular lainnya serta mengaktifkan kembali kegiatan posyandu lansia dimasa pandemik covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan .
Counselling program of sanitation clinic Puskesmas Sungai Raya in 2020: Pendampingan Program Klinik Sanitasi Puskesmas Sungai Raya Tahun 2020 kamali zaman
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 1 No. 1 (2021): Pengabdian Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol1.Iss1.899

Abstract

Kesehatan Lingkungan (Kesling) sebagai salah satu upaya kesehatan untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Kesehatan lingkungan dipuskesmas memiliki peranan vital terhadap derajat kesehatan masyarat diwilayah kerja puskesmas. Untuk mewujudkan pelayanan kesehatan lingkungan secara optimal diperlukan pelayanan kesling yang terintegrasi lintas program dan sektor. Sebagai puskesmas baru, pengelolaan manajemen, pemenuhan kebutuhan fisik Puskesmas serta SDM masih menjadi perhatian. disebabkan keterbatasan SDM puskesmas, tenaga sanitarian / Petugas Kesehatan Lingkungan Puskesmas Sungai Raya harus mendapatkan pendampingan, mengingat petugas yang ditunjuk tidak mendapatkan pendidikan formal sebagai sanitarian (D3/S1 Sanitaran). Tujuan pengabdian ini adalah Melakukan pendampingan terhadap petugas sanitarian dalam melakukan tugas pokok dan fungsi program klinik sanitasi Puskesmas Sungai Raya Kabupaten Indragiri Hilir. Adapun pendampingan yang dilakukan pada proses identifikasi potensi bahaya lingkungan, konseling, ispeksi dan intervensi masalah kesehatan. Hasil kegiatan menggambarkan komitmen pimpinan puskesmas untuk menyelenggarakan program klinik sanitasi puskesmas.
KONSELING KENALI GEJALA DAN JAUHI PERILAKU BERISIKO PENYAKIT HIPERTENSI DI MASYARAKAT RT 05 RW 12 KELURAHAN TANGKERANG SELATAN KOTA PEKANBARU TAHUN 2020 yuyun priwahyuni; Cristine Vita Gloria; Agus Alamsyah; Ikhtiyaruddin Ikhtiyaruddin
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 1 No. 1 (2021): Pengabdian Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol1.Iss1.900

Abstract

Blood pressure is the pressure contained in the blood vessels that occurs when the heart pumps blood throughout the body. If the blood pressure is less than 120/80 mmHg it is under normal conditions. Hypertension occurs when the systolic / diastolic blood pressure exceeds 140/90 mmHg. The causes of hypertension are divided into two groups, namely: a) Essential Primary Hypertension is hypertension which has several possible causes; b) Secondary hypertension is hypertension caused by disturbances in blood vessels or certain organs, such as the kidneys, adrenal glands, and aorta. The purpose of PKM is to increase public knowledge and understanding of how to recognize symptoms and behaviors at risk of hypertension. The PKM method is in the form of counseling and health education on identifying symptoms and behaviors at risk of hypertension, targeting community PKM in RT 05 RW 12, Tangkerang Selatan District, Pekanbaru City. Activities will be held on Thursday, September 10 to September 19, 2020. The results of the PKM activities showed that of the 20 people who participated in the activity, 70% of the people knew and could mention about hypertension, especially the community was able to recognize the symptoms of hypertension and risky behavior that could cause hypertension. Health education and counseling activities on identifying symptoms and behaviors at risk of hypertension are very effective in the community. To related parties such as RT 05 RW 12 Tangkerang Selatan District to be able to coordinate with the local health center so that they can schedule activities like this on a regular basis, in order to provide knowledge to the public about recognizing symptoms and risky behavior from hypertension so that this disease can controlled. Keywords: Hypertension, RT 05 RW 12 Tangkerang Selatan    Abstrak Tekanan darah adalah suatu tekanan yang terdapat didalam pembuluh darah yang terjadi saat jantung memompakan darah keseluruh tubuh. Jika tekanan darah kurang dari 120/80 mmHg maka dalam kondisi normal. Hipertensi terjadi jika tekanan darah sistolik/diastoliknya melebihi 140/90 mmHg. Penyebab hipertensi dibagi menjadi dua golongan yaitu ;a) Hipertensi Primer Eesensial merupakan hipertensi yang memiliki beberapa kemungkinan penyebabnya; b) Hipertensi sekunder merupakan hipertensi yang disebabkan karena gangguan pembuluh darah atau organ tubuh tertentu, seperti ginjal, kelenjar adrenalin, dan aorta. Tujuan PKM adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat bagaimana mengenali gejala dan perilaku beresiko penyakit hipertensi. Metode PKM berupa konseling dan pendidikan kesehatan tentang kenali gejala dan perilaku beresiko penyakit hipertensi, sasaran PKM masyarakat di RT 05 RW 12 Kelurahan Tangkerang Selatan Kota Pekanbaru. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis 10 September sampai dengan  tanggal 19 September 2020. Hasil kegiatan PKM didapat bahwa dari 20 masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut, 70% masyarakat mengetahui dan dapat menyebutkan mengenai tentang penyakit hipertensi terutama masyarakat sudah dapat mengenali gejala penyakit hipertensi dan perilaku yang beresiko yang dapat menyebabkan penyakit hipertensi. Kegiatan konseling dan pendidikan kesehatan tentang kenali gejala dan perilaku beresiko penyakit hipertensi sangat efektif dilaksanakan pada masyarakat. Kepada pihak-pihak yang terkait seperti perangkat RT 05 RW 12 Kelurahan Tangkerang Selatan untuk dapat berkoordinasi dengan pihak puskesmas setempat agar dapat mengagendakan kegiatan seperti ini secara rutin, agar dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang kenali gejala dan perilaku beresiko dari penyakit hipertensi sehingga penyakit ini dapat dikendalikan.   Kata Kunci : Penyakit Hipertensi, RT 05  RW 12 Tangkerang Selatan