cover
Contact Name
Gema
Contact Email
gemarullyana@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaledulib@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edulib
ISSN : 20896549     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Edulib, practitioners in the field of LIS focuses on the main problems in the development of the information science, documentation science, library science, archieve, librarianship, and ICT in Library. It covers the theoretical and general aspects of Institutional management of information, information and libraries, libraries and communities in the 3.0 Era, libraries in all areas of education (formal, informal, informal), entrepreneurship information services, social librarianship, child and youth librarianship, curriculum and learning libraries, information literacy in all aspects of life, information society, and digital archives.
Arjuna Subject : -
Articles 167 Documents
Layanan Akhir Pekan Perpustakaan, Haruskah? Tresnawaty, Yani
Edulib Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v10i1.14793

Abstract

Perubahan gaya hidup dan perkembangan teknologi telah menuntut pasar jasa di berbagai bidang untuk menyediakan layanan akhir pekan. Begitu juga halnya dengan perpustakaan. Dibumbui dengan acuan sebuah standar, perpustakaan berlomba-lomba untuk menyediakan layanan dan fasilitas yang maksimal tanpa menyadari bahwa usahanya tersebut kurang tepat sehingga apa yang menjadi tujuannya tidak tercapai maksimal. Penelitian ini mengambil kasus layanan akhir pekan di Perpustakaan Politeknik Negeri Bandung yang telah berjalan selama dua tahun. Evaluasi didasari data pengunjung perpustakaan dan hasil kuesioner yang dibagikan kepada 150 orang responden. Hasil dari angket menunjukan bahwa 60% responden merasa tidak dapat datang ke perpustakaan pada hari Sabtu. 27% dari Responden mengungkapkan bahwa pada hari Sabtu mereka mengisinya dengan keperluan studi di luar kampus, 32% dari responden mengikuti kegiatan di kampus selain perkuliahan, sedangkan 45% lainnya memiliki kegiatan yang sifatnya lebih pribadi. Hasil penelitian ini hendaknya dapat menjadi pertimbangan bagi perguruan tinggi yang ingin mengembangkan layanan perpustakaannya di akhir pekan. Layanan akhir pekan perpustakaan memang sebaiknya dilaksanakan atas permintaan pemustaka guna memenuhi keperluan mereka bukan atas kepentingan suatu standar atau hargi diri institusi. Institusi sebaiknya tidak mengorbankan biaya lembur dan waktu libur staf perpustakaan untuk sebuah layanan yang kurang responnya. Perpustakaan dapat mencari alternatif layanan lain untuk meningkatkan kualitasnya.
PENGALAMAN INFORMASI MAHASISWA TERHADAP ARSITEKTUR INFORMASI ELIBRARY UPGRIS Janah, Wahyu Nur; Heriyanto, Heriyanto
Edulib Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v10i1.19624

Abstract

Pendahuluan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman informasi pemustaka terhadap arsitektur informasi di dalam eLIBRARY Universitas PGRI Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan wawancara semi-terstruktur sebagai teknik pengumpulan data.  Pengumpulan data ini melibatkan sebanyak 8 informan yaitu mahasiswa aktif Universitas PGRI Semarang yang sudah pernah mengakses eLIBRARY. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik Thematic Analysis. Hasil analisis menunjukkan tiga tema terkait dengan pengalaman pemustaka yang pernah menggunakan eLIBRARY. Tema pertama yaitu pengelolaan layout yang menggambarkan tentang pendapat pemustaka mengenai tampilan eLIBRARY. Pengorganisasian menu memudahkan pemustaka dalam menemukan informasi yang dibutuhkan. Tema kedua yaitu Content website yang  memotret pengalaman informasi pemustaka tentang isi informasi yang disediakan di dalam eLIBRARY. Content yang disediakan sudah relevan dan sesuai dengan kebutuhan informasi pemustaka. Yang ketiga, tema aksesibilitas atau kemudahan akses adalah gambaran tentang kemudahan pemustaka dalam mengakses eLIBRARY. Pemustaka mudah dalam mengakses dan menelusur informasi, ditunjang dengan navigasi atau petunjuk yang baik dalam website memudahkan pemustaka dalam mendapatkan informasi yang mereka cari.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI Suharso, Putut; Muntiah, Ayu
Edulib Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v10i1.20984

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media sosial Instagram pada perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan dokumentasi dengan mengamati langsung pada objek kajian yaitu akun Instagram perpustakaan perguruan tinggi. Terdapat tiga akun perpustakaan perguruan tinggi yang diamati oleh penulis, yaitu Perpustakaan Universitas Indonesia, Perpustakaan Universitas Gajah Mada, dan Perpustakaan Institut Teknologi Bandung. Melalui akun tersebut penulis mengambil data mengenai frekuensi penggunaan, jenis konten yang dipublikasikan, dan respon pengguna pada konten Instagram tersebut. Berdasarkan data tersebut pula dilakukan analisis SWOT guna melihat  tingkat efetif  dari penggunaan dan pemanfaatan media sosial perpustakaan. Hasil dari penelitian ini diperoleh Perpustakaan Universitas Gajah Mada menjadi perpustakaan paling aktif dari segi jumlah kiriman dibanding dua perpustakaan lainnya. Frekuensi posting Perpustakaan Universitas Gajah Mada adalah 16 hingga 17 kiriman dalam sebulan. Sedangkan, perpustakaan dengan antusiasme pengguna terbanyak ada pada Perpustakaan UI, hal ini dapat dilihat dari pengguna yang banyak bertanya dan memberikan likes pada kiriman. Pemanfaatan instagram oleh perpustakaan digunakan untuk memposting konten mengenai kegiatan/event, ucapan hari besar, serta informasi terkait perpustakaan hingga pengetahuan umum yang berguna bagi pembaca.
ASPEK PESAN PADA KEGIATAN PERSONAL SELLING DALAM PEMASARAN MUSEUM SRI BADUGA Winoto, Yunus; Sukaesih, Sukaesih
Edulib Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v10i1.23384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek pesan pada kegiatan personal selling  dalam  pemasaran jasa informasi di Museum Sri Baduga Maharaja. Ada dua komponen dalam personal selling yakni jalur sentral (central route) dan jalur periferal (peripheral route). Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode deskriptif dengan jenis penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung museum dengan teknik pengambilan sampling menggunakan accidental sampling. Sedangkan untuk teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui angket, observasi, wawancara serta melalui studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa komponen jalur sentral utama (central route) dari pesan yang disampaikan petugas museum sepeti kelengkapan, keragaman koleksi maupun kompetensi petugasmuseum  mendapat respon positif. Sedangkan komponen jalur tambahan (peripheral route) dalam kegiatan personal selling seperti aspek cara berpakaian petugas, faktor jarak dan faktor lalu lintas menuju museum tidak berpengaruh terhadap responden untuk datang ke museum Sri Baduga Maharaja.
SELF-IDENTIFICATION AS PREDICTOR OF PLEASURE READING AMONG STUDENTS OF UNIVERSITY-OWNED SENIOR SECONDARY SCHOOLS IN SOUTHWESTERN NIGERIA Omoba, Florence Adeola
Edulib Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v10i1.23810

Abstract

Pleasure reading seems to be a fast eroding culture among senior secondary school students in Nigeria. Previous studies focused on reading habits but with little consideration for psychological factors that affect reading. This study therefore, investigated the extent to which self–identification predicted pleasure reading among students of university-owned senior secondary schools in Southwestern Nigeria. A total of 1,054 senior secondary school two students were selected from eight university-owned schools (Federal and State) in southwestern Nigeria were involved in the study.  The instruments used were: Pleasure Reading (r = 0.74) and Students’ Self-Identification (r = 0.73) scales. Data were analysed using descriptive statistics, Pearson Product Moment Correlation and Multiple regression analysis at 0.05 level of significance. Respondents had average level of pleasure reading (23.66) and high level of self-identification (53.10). The study discovered that higher the level of self-identification, the higher the level of pleasure reading. Other determining factors could have been responsible for average level of pleasure reading since the level of self-identification is high
KEBIJAKAN LAYANAN PADA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BAGI PENYANDANG DISABILITAS YANG DUDUK DI KURSI RODA Rosinar, Euis; Margana, Hada Hidayat; Damayanty, Damayanty
Edulib Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v10i1.23993

Abstract

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) merupakan salah satu universitas yang mempelopori pendidikan inklusi di Indonesia yang menerima mahasiswa berkebutuhan khusus termasuk mahasiswa dengan hambatan fisik, hambatan penglihatan, hambatan emosi, dan hambatan berbicara. Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar para mahasiswa berkebutuhan khusus tersebut, UPI perlu memperhatikan dan menyediakan fasilitas belajar yang mendukung aksesibilitas mahasiswa difabel yang diantaranya merupakan tugas perpustakaan untuk menyediakan fasilitas yang diperlukan. Seluruh mahasiswa UPI secara otomatis menjadi anggota perpustakaan dan berhak memanfaatkan koleksi perpustakaan termasuk tidak terkecuali mahasiswa difabel. Dalam Renstra UPI 2016-2020, perpustakaan sebagai penunjang akademik belum mendapat porsi dalam hal fasilitas fisik, akses masuk menuju ke perpustakaan serta layanan informasi bagi mahasiswa difabel. Melihat fenomena ini, permasalahan pokok yang dikaji dalam penelitian ini dirumuskan sebagai “Bagaimanakah kebijakan  layanan perpustakaan bagi penyandang disabilitas pada Perpustakaan UPI?”. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan kebijakan  layanan perpustakaan bagi penyandang disabilitas pada Perpustakaan UPI. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan (mixed) kuantitatif dan kualitatif.  Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Sekolah Pasca Sarjana program Studi Pendidikan Khusus, dan mahasiswa penyandang disabilitas sebagai informan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia telah mengembangkan kebijakan layanan bagi penyandang disabilitas yang duduk di kursi roda, namun untuk ketersediaan informasi layanan, aksesibilitas menuju perpustakaan, aksesibilitas menuju/ antar ruang dalam perpustakaan, dan aksesibilitas fasilitas perpustakaan dan sarana layanan peminjaman dalam perpustakaan bagi pemustaka penyandang disabilitas yang duduk di kursi roda belum memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas yang duduk di kursi roda.
OPTIMALISASI LAYANAN DALAM JEJARING PERPUSTAKAAN UPI MASA BENCANA COVID-19 Johan (SCOPUS ID : 57215525467), Riche Cynthia; Margana, Hada Hidayat; Damayanty, Damayanty; Santika, Santi; Yogaswara, Tri Agung; Wulandari, Yayu
Edulib Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v10i1.24288

Abstract

Memfungsikan sumber belajar pada level pendidikan tinggi, menjadi salah satu prioritas kegiatan yang perlu dilakukan semasa terjadi kebencanaan yang melanda seluruh dunia saat ini. Sivitas akademik yang harus belajar di rumah dan bekerja dari rumah untuk memerangi penyebaran virus corona-19 ini, memerlukan seluruh akses yang tetap harus berjalan dan dapat memberikan layanan informasi bahan-bahan, koleksi digital yang tepat, sesuai kebutuhan. Akses terhadap layanan langsung tidak dapat diberikan kepada pemustaka untuk meminjam dan membaca ditempat, bahkan pengembalian koleksi tercetak pun tidak dapat dilakukan. Melalui survey yang diselenggarakan dalam kurun waktu satu minggu, dimulai dari tanggal 13 April 2020 sampai dengan 17 april 2020, Perpustakaan UPI menyebarkan kuisioner daring untuk mengukur seberapa besar layanan dalam jejaring dimanfaatkan oleh pemustaka, serta memberikan deskripsi gambaran kecenderungan layanan dalam jejaring apa saja yang diakses oleh pemustaka, dan terakhir mengidentifikasi kebutuhan layanan daring apa yang belum tersedia di Perpustakaan UPI. Diperoleh 100 orang pemustaka melalui sampel insidental, dari pemustaka yang menggunakan email dan instragram. Hasil yang diperoleh adalah 56% responden mengakses sumber informasi layanan daring perpustakaan dari website perpustakaan.upi.edu dengan persepsi pemustaka pada layanan daring perpustakaan UPI sebanyak 53% menyatakan optimal. Sebanyak 52% kesan umum pemustaka menyatakan baik dan layanan daring yang paling dibutuhkan oleh pemustaka adalah layanan repository sebanyak 80% pemustaka menyatakan layanan daring ini dapat diakses dengan mudah oleh pemustaka, lalu kesan umum mengenai ketuntasan dalam aktivitas layanan daring yang disediakan oleh perpustakaan ini menunjukan 63% selesai dalam waktu yang dijanjikan dan layanan dari ini dinyatakan oleh 93% responden sesuai dengan panduan. Dibutuhkan bentuk sosialisasi dan pengembangan program berbasis teknologi informasi untuk mendukung setiap bentuk kebutuhan pemustaka khususnya, untuk memfasilitasi akses yang belum terfasilitasi secara optimal. Utamanya Perpustakaan UPI telah memberikan berbagai layanan dalam jejaring yang terus diupayakan menjadi sumber informasi dalam membantu pembelajaran secara optimal dalam masa kebencanaan COVID-19 ini.
STRATEGI PROMOSI PERPUSTAKAAN PUSTAKALANA DALAM MENARIK MINAT KUNJUNG PEMUSTAKA Ahmad, Hanan; Komariah, Neneng; Anwar, Rully Khairul
Edulib Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v10i2.19063

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi promosi perpustakaan Pustakalana dalam menarik minat kunjung pemustaka. Fokus penelitian adalah bagaimana perencanaan promosi, pelaksanaan promosi, dan pengendalian promosi di perpustakaan Pustakalana. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data adalah wawanacara, observasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber yang dilakukan dengan mewawancarai narasumber ahli dalam bidang promosi perpustakaan. Berdasarkan hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa perpustakaan Pustaka-lana dalam perencanaan promosi melakukan analisis target pemustaka, analisis SWOT perpustakaan, dan menentukan tujuan promosi perpustakaan. Dari ketiga hal tersebut perpustakaan menentukan media promosi yang akan digunakan dan pesan yang ingin disampaikan. Pada pelaksanannya, promosi perpustakaan Pustakalana menggunakan media promosi brosur, penjualan perorangan, pemberian potongan harga, penggunaan media sosial (instagram, facebook, dan blog), kegiatan FHBA (Festival Hari Buku Anak), informasi dari mulut ke mulut, dan penjualan langsung (whatsapp dan email). Perpustakaan Pustakalana melakukan monitoring dan penilaian terhadap media promosi yang digunakan, dan hasilnya media promosi yang paling efektif adalah instagram. Kendala yang dihadapi perpustakaan Pustakalana dalam melakukan promosi adalah kekurangan sumber daya manusia, sehingga pelaksanaan beberapa kegiatan terhambat.
STRATEGI PEMBINAAN PERPUSTAKAAN DEWATA DESA WAGE KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO Laili, Nurul Hidayatul; Safii, Moh; Basuki, Imam Agus
Edulib Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v10i2.24167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tahap perencanaan pada pembinaan Perpustakaan Dewata Desa Wage Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo, (2) mendeskripsikan tahap pengorganisasian pada pembinaan Perpustakaan Dewata Desa Wage Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo, (3) mendeskripsikan tahap pelaksanaan pada pembinaan Perpustakaan Dewata Desa Wage Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo, dan (4) mendeskripsikan tahap pengawasan pada pembinaan Perpustakaan Dewata Desa Wage Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Pendekatan dan jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Pada pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan telaah dokumen. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut, (1) Tahap perencanaan Perpustakaan Dewata terdiri dari (a) laporan kegiatan tahunan, (b) keterkaitan visi dan misi, (c) keterlibatan pihak Perpustakaan Dewata, dan (d) perencanaan pembinaan perpustakaan  berbasis kegiatan, (2) Tahap pengorganisasian terdapat (a) struktur organisasi Perpustakaan Dewata (b) pembagian wewenang dan tanggung jawab, serta (c) pengalokasian sumber daya manusia, (3) Tahap pelaksanaan terdiri dari (a) kepemimpinan dan (b) tata kerja yang harus dijalankan, sehingga pelaksanaan pembinaan dapat berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan, dan (4) Tahap pengawasan tediri dari (a) pengawasan internal dari Kepala Perpustakaan Dewata dan (b) pengawasan eksternal dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo.
ANALISIS TREN KEILMUAN BIDANG KEARSIPAN BERDASARKAN SUBJEK DAN MINAT PENELITIAN PENULIS DI DATABASE SINTA DAN GOOGLE SCHOLAR Nashihuddin, Wahid; Etikanadya, Latifa
Edulib Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v10i2.24180

Abstract

Kearsipan adalah ilmu yang mempelajari tentang arsip berdasarkan sistem yang berlaku. Ilmu kearsipan perlu dikembangkan sesuai zamannya dan perlu dikaji lebih lanjut untuk mengetahui tren keilmuannya. Salah satu cara untuk mengetahui tren keilmuan adalah menelusuri subjek keilmuan/kepakaran dan minat penelitian penulis bidang kearsipan yang terindeks di database SINTA dan Google Scholar. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) profil penulis bidang kearsipan berdasarkan publikasi penulis, h-index, profesi, dan instansi; (2) tren keilmuan penulis bidang kearsipan berdasarkan subjek keilmuan dan minat penelitian di database SINTA dan Google Scholar. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data penelitian bersumber dari penelusuran informasi dengan kata kunci “arsip”, “archive”, “record” di database SINTA. Penyajian data kualitatif dalam bentuk, tabel, grafik/gambar, peta co-word, dan pernyataan peneliti. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) terdapat 91 penulis bidang kearsipan, sebagian besar berasal dari  perguruan tinggi dan berprofesi sebagai dosen; (2) tren keilmuan bidang kearsipan di Indonesia sudah berkembang, sudah mengarah pada pengelolaan arsip digital. Para penulis menyebut arsip digital sebagai rekord (record), dan pembahasannya sudah spesifik ke arah manajemen rekord bidang kedokteran dan kesahatan, arsip elektronik, manajemen informasi dan perpustakaan, dsb.

Page 1 of 17 | Total Record : 167