cover
Contact Name
Andi Alim Syahri
Contact Email
andialims@unismuh.ac.id
Phone
+6285255384303
Journal Mail Official
sigma@unismuh.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Jln. Sultan Alauddin No. 259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28053610     EISSN : 27467503     DOI : https://doi.org/10.26618/sigma
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 122 Documents
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI SATU ATAP PULAU SERAYA BESAR Karmila Karmila; Hastuty Musa; Ilhamsyah Ilhamsyah
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Sigma (Juni 2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.744 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i1.2421

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Penerapan Model Kooperatif Tipe Snowball Throwing pada Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu Atap Pulau Seraya Besar tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini mengacu pada kriteria keefektifan pembelajaran, yaitu: (1) aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran,  (2) Hasil belajar yang meliputi ketuntasan individu, ketuntasan klasikal dan gain atau peningkatan hasil belajar dan (3) respons siswa terhadap proses pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan adalah The One Group Pretest Posttest. Sampel eksperimennya adalah siswa kelas VII SMP Negeri Satu Atap Pulau Seraya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas siswa ,tes hasil belajar, dan angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) skor rata-rata posttest 83,50 lebih besar dari pada skor rata-rata pretest 32,4464 dengan standar deviasi masing-masing pretest 20,2764  dan posttest 17,87. Dari hasil tersebut juga diperoleh bahwa pada pretest ada 13 siswa atau 92,86% tidak mencapai ketuntasan individual dan ada 1 siswa atau 7,14% yang memenuhi ketuntasan individual. Dalam hal ini berarti ketuntasan klasikal belum tercapai Sedangkan pada posttest ada 12 siswa atau 85,71% telah mencapai ketuntasan individual dan 2 siswa atau 14,28% tidak mencapai ketuntasan individual. Dalam hal ini berarti ketuntasan klasikal telah tercapai. Selain itu, terjadi peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan Snowball Throwing dimana nilai rata-rata gain ternormalisasi yaitu 0,74 dan umumnya berada pada kategori tinggi, (2)  Rata-rata persentase frekuensi aktivitas siswa yaitu 80,19% maka aktivitas siswa mencapai kriteria aktif. dan (3) respons siswa menunjukkan positif dimana rata-rata persentasenya adalah 100%. Dengan demikian Snowball Throwing efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VII SMP Negeri Satu Atap Pulau Seraya Besar.
IMPLEMENTASI KEEFEKTIFAN MODEL KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENTS TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) PADA MATERI BARISAN DAN DERET SISWA KELAS XII IPA SMA NEGERI MATAKALI Hastomo Machfud
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Sigma (Juni 2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.384 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i1.3074

Abstract

Kualitas dan keberhasilan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan ketepatan guru dalam memilih dan menggunakan metode pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan karena rendahnya hasil belajar dan respons siswa pada pelajaran Matematika di SMA Negeri Matakali. Untuk itu peneliti menerapkan pendekatan cooperative learning model Students Teams Achievement Divisions (STAD) dalam proses pembelajaran. Diharapkan model ini dapat meningkatkan respons, aktivitas, dan hasil belajar siswa materi Barisan dan Deret  kelas XII IPA SMA Negeri Matakali. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada semester Ganjil tahun Pelajaran 2018/2019 di Kelas XII IPA SMA Negeri Matakali. Dari hasil penelitian diperoleh respon siswa positif. Skor rata-rata angket respon siswa meningkat dari 3,46 menjadi 3,71. Aktivitas siswa juga meningkat, secara kuantitas naik dari 3,12 menjadi 3,15. Peningkatan juga terjadi pada hasil belajar matematika siswa dari 80,55 pada siklus I menjadi 81,82 pada siklus II. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Students Teams Achiement Divisions dapat meningkatkan respon siswa, aktivitas siswa, dan hasil belajar matematika siswa.
EFEKTIVITAS PEMBELAJAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) Fathrul Arriah
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Sigma (Juni 2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.644 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i1.3075

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui kefektifan pembelajaran matematika melalui penerapan model kooperatif tipe Two Stay Two Trray (TSTS) pada siswa. Keefektifan pembelajaran ditinjau dari 4 (empat) indicator yaitu: hasil belajar siswa, aktivitas siswa, aktivitas guru, dan respon siswa. Penelitian dilaksanakan melalui 6 kali pertemuan pembelajaran. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar siswa, lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru, dan angket respon siswa. Data penelitian diolah dengan menggunakan analisis statistika deskriptif. Hasil analisis statistika deskriptif diperoleh bahwa, (1)skor rata-rata hasil belajar matematika sebelum diberikan perlakuan sebesar 46,09 dengan standar deviasi 15,02 berada pada kategori sangat rendah dan tidak mencapai ketuntasan belajar secara klasikal berdasarkan KKM sedangkan skor rata-rata hasil belajar matematika setelah diberikan perlakuan sebesar78,09 dengan standar deviasi 8,00 berada pada kategori sedang dan telah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal berdasarkan KKM.(2)persentase rata-rata aktivitas siswa sebesar 83,87%. (3)aktivitas guru dalam mengelolah pembelajaran berada pada kategori sangat baik (4)respon siswa yang bersifat positif terhadap kegiatan pembelajaran sebesar 93,30%. Berdasarkan 4 kriteria keefektifan di atas maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika efektif melalui penerapan model kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) pada siswa kelas VIIIA SMP Al-Ihsan DDI Lekopaccing Kabupaten Maros
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 19 GOWA Abd. Rahman; Erni Ekafitria Bahar
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Sigma (Juni 2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.494 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i1.3076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Pembelajaran Matematika melalui Penerapan Pendekatan Matematika Realistik pada Siswa Kelas X SMA Negeri 19 Gowa tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini mengacu pada tiga aspek kriteria keefektifan pembelajaran, yaitu: (1) hasil belajar yang meliputi ketuntasan belajar secara individu dan klasikal, serta gain atau peningkatan hasil belajar, (2) aktivitas siswa dalam mengikuti proses pembelajaran (3) respon siswa terhadap proses pembelajaran. Suatu pembelajaran dikatakan efektif jika ketiga aspek tersebut terpenuhi. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pra-Eksperimental yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest–Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 3 SMA Negeri 19 Gowa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Skor rata-rata posttest 81,63 lebih besar dari pada skor rata-rata pretest 28,69 dengan standar deviasi masing-masing pretest 10,62 dan posttest 5,40. Dari hasil tersebut diperoleh bahwa 33 siswa dari 35 siswa atau 94,29% telah mencapai ketuntasan individual dan ini berarti ketuntasan klasikal telah tercapai. Selain itu, terjadi peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan Pendekatan Matematika Realistik dimana rata-rata gain ternormalisasi yaitu 0,74 dan umumnya berada pada katergori tinggi. (2) Rata-rata persentase frekuensi aktivitas siswa yaitu 80,61% maka aktivitas siswa mencapai kriteria aktif. (3) Respons siswa menunjukkan positif dimana rata-rata persentasenya adalah 85,43%. Berdasarkan hasil penelitain tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika efektif melalui penerapan Pendekatan Matematika Realistik pada siswa kelas X SMA Negeri 19 Gowa.
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN ACCELERATED LEARNING PADA SISWA KELAS VII SMP HANDAYANI SUNGGUMINASA KAB. GOWA Ernawati Ernawati
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Sigma (Juni 2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.079 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i1.3077

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran matematika melalui pendekatan Accelerated Learning pada siswa kelas VII SMP Handayani Sungguminasa Kabupaten Gowa tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini mengacu pada empat aspek kriteria keefektifan pembelajaran, yaitu: ketuntasan belajar secara klasikal, aktivitas siswa, keterlaksanaan pembelajaran, dan respon siswa. Suatu pembelajaran dikatakan efektif jika paling sedikit tiga dari empat aspek tersebut terpenuhi, dengan syarat aspek ketuntasan belajar secara klasikal terpenuhi. Desain penelitian yang digunakan adalah The One Shot Case Study, yaitu sebuah eksperimen yang dilaksanakan tanpa adanya kelompok pembanding  (kontrol) dan juga tanpa tes awal. Satuan eksperimen yang digunakan yaitu satu kelas yang dipilih secara random dengan tekhnik simple random sampling. Satuan eksperimen penelitian ini adalah siswa kelas VIIA­ sebanyak 22 siswa. Penelitian ini dilaksankan selama 4 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar, lembar observasi untuk mengamati aktivitas siswa dan keterlaksanaan pembelajaran, serta angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Skor rata-rata tes hasil belajar matematika siswa adalah 75,32 dan berada pada kategori tinggi dengan standar deviasi 10,148 dimana skor terendah yang diperoleh adalah 55,00 dan skor tertinggi adalah 94,00 dari skor ideal 100,00. Dari hasil tersebut diperoleh bahwa 22 siswa atau 86,36% mencapai KKM dan ini berarti bahwa ketuntasan secara klasikal tercapai. (2) Skor rata-rata diperoleh dari aktivitas siswa adalah 78,69%. (3) Skor rata-rata keterlaksanaan pembelajaran yaitu 3,61 dengan kategori sangat baik. (4) Angket respon siswa menunjukkan bahwa respon siswa terhadap pembelajaran melalui pendekatan Accelerated Learning adalah positif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, dapat disimpulkan pendekatan Accelerated Learning efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VIIA SMP Handayani Sungguminasa Kabupaten Gowa
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI SATU ATAP PULAU SERAYA BESAR Karmila Karmila; Hastuty Musa; Ilhamsyah Ilhamsyah
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Sigma (Juni 2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.065 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i1.3078

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Penerapan Model Kooperatif Tipe Snowball Throwing pada Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu Atap Pulau Seraya Besar tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini mengacu pada kriteria keefektifan pembelajaran, yaitu: (1) aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran,  (2) Hasil belajar yang meliputi ketuntasan individu, ketuntasan klasikal dan gain atau peningkatan hasil belajar dan (3) respons siswa terhadap proses pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan adalah The One Group Pretest Posttest. Sampel eksperimennya adalah siswa kelas VII SMP Negeri Satu Atap Pulau Seraya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas siswa ,tes hasil belajar, dan angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) skor rata-rata posttest 83,50 lebih besar dari pada skor rata-rata pretest 32,4464 dengan standar deviasi masing-masing pretest 20,2764  dan posttest 17,87. Dari hasil tersebut juga diperoleh bahwa pada pretest ada 13 siswa atau 92,86% tidak mencapai ketuntasan individual dan ada 1 siswa atau 7,14% yang memenuhi ketuntasan individual. Dalam hal ini berarti ketuntasan klasikal belum tercapai Sedangkan pada posttest ada 12 siswa atau 85,71% telah mencapai ketuntasan individual dan 2 siswa atau 14,28% tidak mencapai ketuntasan individual. Dalam hal ini berarti ketuntasan klasikal telah tercapai. Selain itu, terjadi peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan Snowball Throwing dimana nilai rata-rata gain ternormalisasi yaitu 0,74 dan umumnya berada pada kategori tinggi, (2)  Rata-rata persentase frekuensi aktivitas siswa yaitu 80,19% maka aktivitas siswa mencapai kriteria aktif. dan (3) respons siswa menunjukkan positif dimana rata-rata persentasenya adalah 100%. Dengan demikian Snowball Throwing efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VII SMP Negeri Satu Atap Pulau Seraya Besar.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS VIIIA SMPN 4 BISSAPPU KABUPATEN BANTAENG Saharuddin Saharuddin
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Sigma (Juni 2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.159 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i1.3079

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika melalui pendekatan kontekstual. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan selama dua siklus. Subjek penelitian ini yaitu  siswa kelas VIIIA SMPN 4 Bissappu Kabupaten Bantaeng sebanyak 31 orang dengan komposisi 16 orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan. Peningkatan kualitas pembelajaran matematika ini meliputi kualitas proses dan kualitas hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Siklus I skor rata-rata siswa yaitu 70,96 dari skor ideal 100 dengan  simpangan baku 11,28. Siswa yang tuntas belajar secara individu di siklus ini sebanyak 14 orang dengan ketuntasan klasikal 45% (2) Siklus II skor rata-rata siswa yaitu 88,70 dari skor ideal 100 dengan simpangan baku 9,65. Siswa yang tuntas belajar secara individu di siklus ini 30 orang dengan ketuntasan klasikal 96%  (3) Untuk aktivitas proses dilihat dari tiga indikator yaitu: a) keaktifan fisik berupa kehadiran siswa, perhatian siswa terhadap materi yang diberikan, dan keaktifan siswa dalam kegiatan kelompok. b) keaktifan mental yaitu siswa yang mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, siswa yang mengerjakan soal di papan tulis, siswa yang mempresentasikan hasil diskusi, siswa yang memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok, serta siswa yang masih membutuhkan bimbingan dalam pembelajaran kelompok. dan c) keaktifan sosial yaitu kerjasama siswa dalam kegiatan kelompok. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, baik keaktifan fisik, mental maupun sosial semakin baik dan meningkat dari Siklus I ke Siklus II.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA EDUCATION GAME MAJU MUNDUR CANTIK (CARI DAN TEBAK INSTRUKSI) PADA SISWA KELAS VII SMP UNISMUH MAKASSAR Munazia Alimus; Irwan Akib; Agustan S
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Sigma (Juni 2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.858 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i1.3080

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan desain eksperimen “One- Group Pretest-Postest Design” yang bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran matematika melalui media education game maju mundur cantik (cari dan tebak instruksi) pada siswa kelas VII SMP Unismuh Makassar dengan sampel 20 orang siswa. Data dikumpul dengan menggunakan beberapa instrumen peneltian yaitu tes hasil belajar, aktivitas siswa, angket respon siswa, dan keterlaksanaan pembelajaran. Selanjutnya data yang terkumpul telah dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Dari analisis statistik yang dilakukan diproleh beberapa hasil yaitu, (1) skor rata-rata hasil belajar siswa (pre-test) adalah 30,2 dan skor rata-rata hasil belajar siswa (post-test) adalah 86,7. Skor tersebut juga sudah mencapai ketuntasan secara klasikal. Oleh karena 95% dari 20 siswa ,yaitu 19 orang yang tuntas dalam pembelajaran matematika. Peningkatan hasil belajar siswa dari pre-test ke post-test (gain ternormalisasi) mencapai 45% dianataranya mengalami peningkatan sedang dan 50% kategori tinggi. (2) Persentasi rata-rata skor penilaian tentang aktivitas siswa adalah 80,83% .(3) Persentasi yang menjawab respon positif adalah 90%. (4) skor rata-rata keterlaksnaan pembelajaran adalah 3,24. Sementara, dari analisis statistik inferensial diproleh data hasil belajar matematika siswa baik pre-test maupun pots-test dalam kategori normal karena nilai Pvalue . Uji hipotesis yang dilakukan menyatakan bahwa (1) nilai Pvalue adalah 0,000 artinya skor rata-rata hasil belajar siswa setelah diajar melalui penggunaan media education game maju mundur cantik lebih dari 74,9 sehingga H0 ditolak dan H1  diterima yakni rata-rata hasil belajar postest lebih dari KKM. (2) Nilai Pvalueadalah 0,000 artinya rata-rata gain ternormalisasi pada siswa kelas VII B.1 SMP Unismuh Makassar lebih dari 0,3, Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yakni gain ternormalisasi hasil belajar siswa berada pada kategori tinggi. (3) Nilai Z  Z(0,5 – α ) yaitu 2,08  artinya ketuntasan belajar matematika siswa setelah diajar melalui penggunaan media education game maju mundur cantik secara klasikal mencapai 79,9%, yakni 95%. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa media education game maju mundur cantik efektif digunakan dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VII SMP Unismuh Makassar.
KOMPARASI HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM POSING PADA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 1 MAKASSAR Wirnayanti Wirnayanti; Sukmawati Sukmawati; Sri Satriani
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Sigma (Juni 2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.289 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i1.3081

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan rata-rata hasil belajar matematika melalui pendekatan Problem Solving dan Problem Posing. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain  The Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP   Muhammadiyah 1 Makassar pada tahun ajaran 2018/2019 dan Sampel dari penelitian ini terdiri dari 2 kelas, dimana kedua kelas akan mendapat perlakuan yang berbeda yaitu kelas pertama menggunakan pendekatan Problem Solving dan kelas kedua menggunakan pendekatan Problem Posing, dengan jumlah siswa 25 orang  untuk pendekatan Problem Solving dan juga 25 siswa untuk pendekatan Problem Posing. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar matematika melalui pendekatan Problem Solving dan pendekatan Problem Posing. Dimana pada pendekatan Problem Solving nilai rata-rata hasil belajarnya yaitu 82,96 dengan standar deviasi 4,78, dan rata-rata hasil belajar pada pendekatan Problem Posing yaitu 87,88 dengan standar deviasi 7,36
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP DALAM MENYELESAIKAN SOAL POLA BILANGAN PADA SISWA KELAS VIII SMP PESANTREN GUPPI SAMATA KABUPATEN GOWA A Nurul Ainun; Djadir .; Mutmainnah (inna)
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Sigma (Desember 2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.878 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i2.3512

Abstract

Ada beberapa masalah yang dapat dijadikan indikasi sebagai penyebab kenapa sebagian siswa belum secara maksimal memahami konsep pada pelajaran matematika khususnya dalam menyelesaikan soal pola bilangan, antara lain: Siswa masih pada tahap belajar, siswa menganggap bahwa materi sebelum dan sesudahnya yang telah diberikan itu menggunakan cara yang sama, dan siswa masih kurang berlatih soal. Berdasarkan hal tersebut, peneliti berinisiatif melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada  siswa kelas VIII SMP  Pesantren Guppi Samata Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif . Subjek penelitian yaitu sebanyak 23 orang dimana 6 orang siswa kelas VIII SMP Pesantren Guppi Samata dipilih berdasarkan hasil tes kemampuan matematikanya untuk wawancara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes tertulis dan wawancara. Tes terulis berupa soal-soal pemahaman konsep yang berjumah 3 butir soal berbentuk uraian dan 1 butir soal untuk 6 subjek siswa yang akan diwawancarai guna untuk lebih mendalami pemahaman konsep siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa  dengan  kemampuan pemahaman konsep masih sangat kurang hanya menggunakan informasi berupa angka  yang  terdapat  dalam  soal  saja,  namun  tidak  dapat  memanfaatkan prosedur atau operasi tertentu dalam algoritma pemecahan masalah. Hasil persentase indikator pemahaman konsep tidak terlalu jauh. Indikator pemahaman konsep matematika siswa pada materi pola bilangan yang lebih menonjol adalah pemahaman konsep indikator satu. Sedangkan tiga indikator terendah adalah indikator lima , enam, dan tujuh. Hal ini karena indikator lima,  enam  dan  tujuh  memiliki  tingkatan  yang  lebih  tinggi  bila  dibandingkan dengan  keempat  indikator  lainnya.

Page 1 of 13 | Total Record : 122