Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PEMODELAN AGENT PERANG PADA SIMULASI BATTLEFIELD MANAGEMENT SYSTEM Munastha, Ketut Abimanyu
Jurnal Teknologi Informasi dan Elektronika (INFOTRONIK) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.13 KB)

Abstract

Battlefield Management System (BMS) merupakan sistem dapat memenuhi kebutuhan decision-making, simulasi perang, analisis, prediksi, pelatihan taktik dan strategi. Dalam sebuah simulasi BMS, terdapat unit-unit militer yang masing-masing memiliki fungsi, tugas, kemampuan dan karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu diperlukan adanya model agen dari unit-unit militer yang merepresentasikan bentuk aset-aset pertempuran. hal ini jelas diperlukan karena pemodelan merupakan salah satu kontribusi penting bagi berjalannya simulasi pertempuran tersebut.Pemodelan yang dilakukan menyangkut 3 jenis unit utama aangkatan darat yaitu infantri, kavaleri, dan senjata lawan tank (SLT). Pemodelan agen tersebut meliputi pemodelan kecepatan gerak (vs) jarak pandang (J), jarak tembak (Jt), dan besar kerusakan (S) dari tiap agen ke agen lainnya. Berdasarkan data unit sebenarnya dan berdasarkan pada hasil penskalaan dari peta yang digunakan pada simulasiHasil dari pemodelan kemudian diuji melalui program simulasi BMS yang telah dibangun sebelumnya. Pengujian yang dilakukan meliputi perbandingan dari pemodelan yang dilakukan dengan hasil dari implementasi pemodelan pada simulasi. Dari pengujian tersebut memperlihatkan bahwa hasil pemodelan yang dilakukan memiliki nilai 50% dari model sebenarnya.  Kata Kunci: BMS, agent, Simulasi, jarak, kerusakan
STUDI PENGATURAN RELAY ARUS LEBIH DAN RELAY HUBUNG TANAH PENYULANG TIMOR 4 PADA GARDU INDUK STUDI KASUS : GARDU INDUK DAWUAN Abimanyu, Ketut; Akmal, Ali
Jurnal Teknologi Informasi dan Elektronika (INFOTRONIK) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.179 KB)

Abstract

Seiring dengan semakin meningkatnya konsumen energi listrik di Indonesia, penyaluran energi listrik kepada konsumen diharapkan dapat berjalan secara optimal. Sistem distribusi merupakan bagian dari penyaluran energi listrik, namun permasalahan yang sering dijumpai pada sistem distribusi yaitu gangguan arus hubung singkat.             Tujuan dari studi ini untuk mengetahui besarnya gangguan arus hubung singkat, baik pada 3 fasa, 2 fasa, maupun 1 fasa ke tanah. Perhitungan tersebut digunakan untuk menentukan pengaturan relay arus lebih dan relay hubung tanah. Kegiatan ini dilakukan pada penyulang timor 4 gardu induk Dawuan, Karawang.             Hasil Perhitungan didapatkan bahwa besarnya arus gangguan pada jarak 0% dari penyulang untuk 3 fasa sebesar 11593,379 A, untuk 2 fasa 10040,160 A, dan dan untuk 1 fasa ke tanah sebesar 288,456 A. Perhitungan untuk pengaturan relay proteksi hampir sesuai dengan data di lapangan, hal tersebut menunjukkan bahwa relay proteksi pada penyulang Timor 4 di gardu induk Dawuan masih baik dan belum perlu diatur ulang. Kata kunci : Relay Arus Lebih, Relay Hubung Tanah, Pengaturan Relay.
IMPLEMENTASI COST POWER METERING UNTUK APLIKASI SOLAR GRID HYBRID POWER SYSTEM Sarief, Ivany; Munastha, Ketut Abimanyu
Jurnal Teknologi Informasi dan Elektronika (INFOTRONIK) Vol 3, No 2 (2018): Vol 3 No 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.723 KB) | DOI: 10.32897/infotronik.2018.3.2.340

Abstract

Kebutuhan listrik nasional 226 TWh lebih tidak dapat lagi dipenuhi oleh produsen listrik nasional yang hanya memiliki kapasitas terpasang 50 GW lebih. Kekurangan ini dapat menjadi peluang untuk mendorong produksi energi diluar provider listrik PLN. Distributed Generation (DG) menjadi alternatif produksi listrik yang menguntungkan karena dapat diadakan swakelola dan dekat dengan konsumen listrik,sehingga transmission losses dapat diminimalkan. Salah satu DG yang cukup populer adalah Solar Cell yang merupakan energi terbarukan ramah lingkungan berbasiskan cahaya matahari. Residential Solar - Grid Hybrid Power System merupakan kombinasi penggunaan listrik PLN (Grid) dengan Solar Cell. Sumber daya listrik yang aktif merupakan salah satu dari PLN atau Solar Cell. Bila listrik dari PLN padam atau cahaya matahari tersedia maka solar cell akan aktif mensuplai listrik ke rumah. Penggunaan listrik akan dimonitor, dilog, dan diolah oleh sistem sehingga pengguna dapat mengetahui estimasi penghematan biaya aktual yang diperoleh dengan menggunakan solar cel terhadap listrik PLN. Diharapkan dengan adanya keuntungan rupiah yang diperoleh, penghuni residensial akan tertarik menggunakan sistem hibrid ini.
Improvement of Plastic Waste Processing In The Plastic Waste Processing Industry at Tanjungsari District Sumedang Munandar, Ahmad; Munastha, Ketut Abimanyu; Nurwathi, Nurwathi; Komarudin, Udin; Herdiani, Leni; Ruhimat, R. Ismet
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): REKA ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v1i1.45-51

Abstract

The waste problem is a very complex discussion. Every day thousands of tons of waste are produced by industry and households. The most complicated problem of handling waste today is plastic. Until now, Indonesia is the number two plastic waste-producing country in the world, amounting to 187.2 million tons/year (2015). This problem needs to be solved scientifically, given the pollution generated by plastic waste is getting worse. One of the efforts made is to recycle plastic waste, such as the people of Cinanjung Village, Kutawaringin Village, and Hegarmanah Village, Tanjungsari District, Sumedang Regency. The problems that arise are (1) the process of making "butek" (plastic seeds) is still very traditional which endangers the safety of the craftsman and the surrounding environment, (2) the process of making plastic seeds requires a long time, (3) the production management system is managed simply. The solution offered is designing and making Plastic Lubricating Machines as well as management and technical training in the use of lubricating machines. From the use of the lubricating machine it can be concluded that; (1) the production process is efficient and effective, (2) occupational health and safety are concerned, (3) the quality of the product is better, (4) production management is organized and recorded.
Robot Perahu Pengangkut Sampah Berbasis Pengolahan Citra Ketut Abimanyu; Saeful Rohman; Asgia Setya; Pradito Octa
Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan Vol 7 No 1 (2019): TELEKONTRAN vol 7 no 1 April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.83 KB) | DOI: 10.34010/telekontran.v7i1.1636

Abstract

This research explain about garbage carrier roboboat. the purpose of making this robot is to reduce the trash found on river surfaces. Indonesia is an archipelagic country, this country dominated by ocean as rives estuary, however many of the resources produced from the sea have been polluted due to dirty and full of garbage from the river. So with the creation of this robot, it is expected to minimize the pollution. The shape of this robot is a boat that can operate in rivers and waters that still allows this robot to operate. This robot uses a brushless motor to move on the surface of the water and electronic speed control to control the brusless motor speed with the PWM setting method, for the navigation system the HC5409 ultrasonic sensor is used to detect any obstacles that avoid collisions, then image processing techniques are applied to detect garbage on the surface of the water, The Matlab R2012a program is an application used to process this image processing technique. In sum, the working process of this boat robot is, first, the navigating robot looks for garbage objects by detecting it using image processing. If garbage is detected, the robot will maneuver and activate brushless motors with garbage manuever algorithms, instructions sent from the microcontroller to Arduino Mega 2560, the robot approaches garbage object and crawl it. There are two garbage objects determined, namely styrefoam and a blue bottle, this boat can execute advanced, right and left maneuvers with the percentage of success reaching 80-90%. The advantage of this boat is that garbage objects can be detected from various directions and operate semi-automatically . Keywords :MATLAB, Image processing ,Motor brushless, Arduino Mega 2560 , manuever .
PENGEMBANGAN DAN PEMEKARAN USAHA PERTANIAN, INDUSTRI KECIL-MENENGAH, EKONOMI, KOMUNIKASI, SERTA DAYA WISATA DAN BUDAYA DAERAH JAWA BARAT DI ERA GLOBALISASI Suhanda Suhanda; Erwan Komara; R. Didin Kusdian; Biller Pandjaitan; Ony Djogo; Asep Dion Nugraha; Demsi Minar; Yushar Kadir; Djoko Pitoyo; Cecep Deni Mulyadi; Tia Sugiri; Ketut Abimanyu Munastha; Wisnu Wijaya; Rodiah Rodiah; Fitri Syabandyah; Dody Kusmana; Suharjanta Wisnu Pitara; Ivany Syarief; Slamet Risnanto; Hanhan Hanafiah Solihin; Teguh Nurhadi Suharsono; Nunung Sanusi; Roni Tabroni; Triyani Hayati; Tata Zaenal Mutaqin; Didi Supardi; Finny Sri Redjeki; Anita Syafariah; Nenny Hendajany
Jurnal Abdimas Sang Buana Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Abdimas Sang Buana - Mei
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.825 KB) | DOI: 10.32897/abdimasusb.v1i1.430

Abstract

Desa Sunten Jaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, merupakan desa yang memiliki banyak potensi. Namun potensi tersebut belum didukung dengan adanya bimbingan dan pengarahan untuk memaksimalkan potensi tersebut. Dengan menggunakan pendekatan wawancara dan diskusi, kelompok Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sangga Buana bekerjasama dengan Universitas Kebangsaan mencoba untuk membantu mengembangkan potensi tersebut. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah dengan membuat Website Penjualan untuk memasarkan hasil perkebunan dan industry kecil-menengah Desa Sunten Jaya. Dengan adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Sunten Jaya untuk mengelola dan mengembangkan potensi desa mereka.
Improvement of Plastic Waste Processing In The Plastic Waste Processing Industry at Tanjungsari District Sumedang Ahmad Munandar; Ketut Abimanyu Munastha; Nurwathi Nurwathi; Udin Komarudin; Leni Herdiani; R. Ismet Ruhimat
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): REKA ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v1i1.45-51

Abstract

The waste problem is a very complex discussion. Every day thousands of tons of waste are produced by industry and households. The most complicated problem of handling waste today is plastic. Until now, Indonesia is the number two plastic waste-producing country in the world, amounting to 187.2 million tons/year (2015). This problem needs to be solved scientifically, given the pollution generated by plastic waste is getting worse. One of the efforts made is to recycle plastic waste, such as the people of Cinanjung Village, Kutawaringin Village, and Hegarmanah Village, Tanjungsari District, Sumedang Regency. The problems that arise are (1) the process of making "butek" (plastic seeds) is still very traditional which endangers the safety of the craftsman and the surrounding environment, (2) the process of making plastic seeds requires a long time, (3) the production management system is managed simply. The solution offered is designing and making Plastic Lubricating Machines as well as management and technical training in the use of lubricating machines. From the use of the lubricating machine it can be concluded that; (1) the production process is efficient and effective, (2) occupational health and safety are concerned, (3) the quality of the product is better, (4) production management is organized and recorded.
Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh Ketut Abimanyu Munastha; Nina Lestari; Muhamad Anton Fauzi; Aji Nurcahya
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 13, No 1 (2020): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - April
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.585 KB) | DOI: 10.32897/techno.2020.13.1.309

Abstract

Perawatan mesin pada sepeda motor sangat penting diperhatikan untuk mengurangi terjadinya kerusakan mesin pada kendaraan tersebut. Salah satu perawatan utamanya adalah penggantian oli mesin secara teratur. Penggantian oli mesin harus memperhatikan jarak tempuh kendaraan antara 1500-4000 km. Umumnya, sepeda motor belum dilengkapi dengan sistem peringatan untuk melakukan penggantian oli. Oleh karena, itu sistem peringatan pengganti oli dengan berpatokan pada jarak tempuh sangat diperlukan. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana cara membandingkan jarak tempuh yang dihitung oleh sistem dengan speedometer digital pada kendaraan. Selain itu sistem harus bisa mendeteksi kapan kendaraan harus melakukan penggantian oli setelah mencapai jarak tempuh tertentu. Pada penelitian ini, sensor yang digunakan adalah sensor proximity yang bekerja secara induktif. Digunakan pula arduino uno sebagai sistem pengolah data, dimana hasil pengolahan data akan ditampilkan dalam bentuk pesan peringatan ganti oli yang akan menyalakan LED indikator dan ditampilkan di LCD. Sistem yang telah direalisasikan, diuji dengan cara membandingkannya dengan jarak tempuh speedometer asli kendaraan. Berdasarkan tes uji , sistem dapat menampilkan peringatan pergantian oli pada jarak tertentu dengan hasil akurasi sistem sebesar ± 10%  jarak pada tempuh 10 km.
Rancang Bangun Pengatur Suhu Kandang Ayam Otomatis Untuk Perternakan Ayam Skala Kecil Nina Lestari; Ketut Abimanyu Munastha; Iqra Hadi Setyo; Deden Hadian
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 13, No 1 (2020): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - April
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.537 KB) | DOI: 10.32897/techno.2020.13.1.307

Abstract

Ayam ternak yang dipengaruhi oleh suhu lingkungan dalam pertumbuhannya disebut ayam broiler. Pengaturan suhu kandang perlu dilakukan untuk menghindari ketidaksesuaian suhu kandang yang dapat mengakibatkan kematian karena turunnya produktivitas pada ayam. Pengendali utama dalam sistem ini menggunakan mikrokontroler ATmega 328, sensor suhu kandang diukur dengan LM35, dan switch kipas/blower dan lampu pijar diatur dengan Relay. Jika suhu yang terukur diatas 290C, relay akan diperintahkan oleh mikrokontroler untuk menyalakan atau mematikan kipas/blower dan jika suhu yang terukur dibawah 260C, relay akan diperintahkan untuk menyalakan atau mematikan lampu pijar. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kesuksesan alat sistem pengaturan suhu otomatis ini dalam bekerja untuk mengatur suhu kandang ayam secara otomatis adalah sebesar 99.73 % dan error 0.27%.
IMPLEMENTASI PANEL SURYA UNTUK PERANGKAT BATERAI PORTABEL Hardy Purnama Nurba; Yopi Fauzi; Aldo Geraldie Djatnika; Ketut Abimanyu Munastha
Jurnal Teknologi Informasi dan Elektronika (INFOTRONIK) Vol 7, No 2 (2022): Vol 7 No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/infotronik.2022.7.2.2259

Abstract

Tujuan dari pembuatan Desain Sistem Pengisian Daya pada Baterai Portabel Berbasis Panel Surya adalah untuk mengoptimalkan potensi energi matahari menjadi potensi sumber energi listrik dan untuk mengurangi penggunaan energi listrik yang bersumber dari PLN. Sistem ini menggunakan Panel Surya sebesar 20Wp, dengan menggunakan konverter Buck step down, dan konverter Buck CC/CV. Waktu pengujian dilakukan dari pukul 08.00 — 14.00 WIB dengan rata-rata waktu pengambilan data sekitar 30 — 40 menit. dengan kondisi cuaca cerah dan berawan. Dari hasil pengujian, diperoleh waktu yang dibutuhkan untuk mengisi perangkat baterai portabel adalah 5 jam 15 menit dan dapat mengisi perangkat handphone sebesar 91% dari kapasitas total 1960 mAh selama 2 jam 20 menit.