Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Efisiensi Penjejak Sinar Matahari Dengan Menggunakan Kontrol ATMEGA16 Agus Supriyadi; Jamaaluddin Jamaaluddin
JEEE-U (Journal of Electrical and Electronic Engineering-UMSIDA) Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.5 KB) | DOI: 10.21070/jeee-u.v2i1.1172

Abstract

Solar cells known so far still have many shortcomings in terms of Mounting and positioning against the sun, so the performance of solar cells in Battery charging is not maximal. There fore additional tools are required As a support for the solar cell to work optimally, and the electric current Is generated larger. Sunlight tracking with LDR system as As the sensor to direct to the sunlight rays will be compared With a passive system. Atmega16 as motor control and auto carger, LDR As a recipient of sunlight, DC motor as a direction player Sunlight. Solar cell is used with a capacity of 20 WP.And auto carger system using microcontroller is more cost-efficient and installation. After the two systems will be compared first in order Know the difference how much power generated by solar system Cell using a tracker and a passive one. Data retrieval will be Implemented for one week with sytem tracker and one week with Passive system. With the results of data to be in can be analyzed system comparison And known how much efficiency. Expected with a solar tracker system Cell can increase battery charging faster than with Passive position.
Depth Determination of Electrode at Sand and Gravel Dry for Get The Good Of Earth Resistance Jamaaluddin Uddin; Izza Anshory; Eko Agus Suprayitno
JEEE-U (Journal of Electrical and Electronic Engineering-UMSIDA) Vol 1, No 1 (2015): JTE-U
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.149 KB) | DOI: 10.21070/jeee-u.v1i1.26

Abstract

Penanaman elektroda pentanahan diperlukan untuk melakukan perbaikan nilai tahanan pentanahan. Untuk elektroda pentanahan mempergunakan tembaga pejal (Copper rod) akan memperbaiki tahanan pentanahan pada area disekitar titik ditanamnya elektroda sehingga didapatkan nilai tahanan pentanahan yang memenuhi syarat. Tanah pasir dan kerikil kering mempunyai karakteristik yang unik, karena dijumpainya kesulitan dalam pemasangan elektroda pentanahan karena halangan kerikil, ini akan berakibat tidak dapat kedalaman elektroda yang cukup untuk mendapatkan nilai tahanan pentanahan yang diharapkan.Nilai tahanan pentanahan yang bagus adalah sebesar < 1 Ω sesuai dengan standard PUIL, 2000. Untuk mendapatkan nilai tahanan pentanahan yang baik, maka dilakukan penanaman elektroda pentanahan dengan mempergunakan Rod tembaga pejal (Copper Rod) dengan diameter dan kedalaman tertentu yang paling sesuai dengan jenis tanah pasir dan kerikil kering.Pada penelitian ini disimulasikan beberapa posisi kedalaman elektroda pentanahan. Pada 3 (tiga) titik yang berbeda. Dari penelitian ini, maka didapatkan hasil, pada kondisi tanah pasir dan kerikil kering dengan mempergunakan elektroda pentanahan Tembaga pejal dengan diameter 5/8 inchi didapatkan nilai pentanahan < 1 Ω pada kedalaman 3.5 m.
Design Engineering Instrumental Carotid Pulse System in Analitical Heart’s Dinamyc With Continuous Wavelet Transform Method Suprayitno, Eko Agus; Sulistyowati, Indah; Anshory, Izza; Jamaaluddin, Jamaaluddin
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2015): JTE-U
Publisher : Fakultas Teknik, Prodi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klasifikasi sinyal Carotid Pulse sangat penting untuk mengetahui proses terjadinya tekanan darah dalam mengalirkan darah melewati katup-katup jantung menuju ruang-ruang jantung dan paru-paru serta mendukung analisa suara jantung yang ada untuk mendeteksi murmur, mengklasifikasikan suara jantung normal dan tidak normal, serta untuk menjelaskan dinamika jantung, oleh sebab itu pada penelitian ini dilakukan beberapa pekerjaan pendahuluan pada pembuatan instrumentasi pendeteksian sinyal tekanan darah (Carotid Pulse).Pada penelitian ini dihasilkan informas Low Pass Filter Analog Orde 4 dengan frekuensi cutoff 100 Hz penguatan -3 dB terjadi di area frekuensi 120 Hz. Hasil uji Notch Filter dihasilkan tegangan output terkecil di frekuensi 50 Hz dengan besar Vout (0.14 ± 0.00) volt dengan Quality factor (Q) sebesar 6.28. Analisa sinyal Carotid Pulse dengan DFT memberikan informasi bahwa pada tekanan darah, area frekuensinya di antara 1 Hz sampai 20 Hz. Sinyal Carotid Pulse untuk siklus pertama Frekuensi tertingginya (6.81 ± 0.41) Hz dan merupakan gelombang P yang menggambarkan kenaikan Carotid Pulse secara tiba-tiba dari pemompaan darah pada ventrikel kiri menuju aorta hinggga mencapai puncak. Analisa dengan menggunakan CWT menghasilkan data keterangan waktu yang menunjukkan waktu terjadinya frekuensi tertinggi sinyal Carotid Pulse. Penelitian ini selanjutnya akan dikembangkan pada Multimodal Cardiac Analysis untuk mendapatkan informasi anatomi dan fisiologi jantung yang lebih kompleks.
Depth Determination of Electrode at Sand and Gravel Dry for Get The Good Of Earth Resistance Jamaaluddin, Jamaaluddin; Anshory, Izza; Suprayitno, Eko Agus
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2015): JTE-U
Publisher : Fakultas Teknik, Prodi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman elektroda pentanahan diperlukan untuk melakukan perbaikan nilai tahanan pentanahan. Untuk elektroda pentanahan mempergunakan tembaga pejal (Copper rod) akan memperbaiki tahanan pentanahan pada area disekitar titik ditanamnya elektroda sehingga didapatkan nilai tahanan pentanahan yang memenuhi syarat. Tanah pasir dan kerikil kering mempunyai karakteristik yang unik, karena dijumpainya kesulitan dalam pemasangan elektroda pentanahan karena halangan kerikil, ini akan berakibat tidak dapat kedalaman elektroda yang cukup untuk mendapatkan nilai tahanan pentanahan yang diharapkan.Nilai tahanan pentanahan yang bagus adalah sebesar < 1 Ω sesuai dengan standard PUIL, 2000. Untuk mendapatkan nilai tahanan pentanahan yang baik, maka dilakukan penanaman elektroda pentanahan dengan mempergunakan Rod tembaga pejal (Copper Rod) dengan diameter dan kedalaman tertentu yang paling sesuai dengan jenis tanah pasir dan kerikil kering.Pada penelitian ini disimulasikan beberapa posisi kedalaman elektroda pentanahan. Pada 3 (tiga) titik yang berbeda. Dari penelitian ini, maka didapatkan hasil, pada kondisi tanah pasir dan kerikil kering dengan mempergunakan elektroda pentanahan Tembaga pejal dengan diameter 5/8 inchi didapatkan nilai pentanahan < 1 Ω pada kedalaman 3.5 m.
Rancang Bangun Sistem Informasi Parkir Mobil Otomatis Pada Gedung Bertingkat Berbasis Arduino Mega 2560 Ali Imron; Jamaaluddin Jamaaluddin
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/triac.v4i2.3258

Abstract

Masalah yang sering timbul pada tempat parkir mobil seperti mall disetiap akhir pekan, banyak pengguna parkir kesulitan dan kebingungan untuk mencari tempat parkir yang kosong, sehingga pengguna parkir banyak membuang waktu hanya untuk mengelilingi area parkir. Melalui penelitian ini yang berjudul rancang bangun sistem informasi parkir mobil otomatis pada gedung bertingkat berbasis arduino mega 2560, diharapkan sistem ini mampu mempermudah pengguna parkir dalam mencari tempat parkir yang kosong tanpa harus mengelilingi area parkir. Pada penelitian ini membuat sebuah simulasi rancang bangun yang memanfaatkan komponen modul arduino mega 2560, LCD 4x20, motor servo, sensor inframerah. Prinsip kerja sistem adalah 2 sensor inframerah di pasang pada pintu masuk dan pintu keluar parkir, untuk membuka portal pintu masuk dan pintu keluar area parkir secara otomati digerakkan oleh motor servo, 8 sensor inframerah dipasang pada masing-masing tempat parkir berfungsi sebagai saklar otomatis, untuk menunjukkan bahwa masing-masing tempat parkir dalam keadaan kosong atau terisi. Kemudian arduino melakukan pengolahan data untuk ditampilkan dilayar LCD, dengan bentuk tampilan nomer masing-masing tempat parkir dan kondisi tempat parkir kosong atau terisi. Sehingga dapat menghasilkan efesiensi BBM dan efesiensi waktu. Kata kunci : Rancang Bangun, Parkir Otomatis, Arduino Mega 2560
Utilization of Solar Power Plant as an Alternative Energy Sources Solar Applications in Building System Jamaaluddin Jamaaluddin
JOURNAL OF SCIENCE AND APPLIED ENGINEERING Vol 1, No 2 (2018): JSAE
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.991 KB) | DOI: 10.31328/jsae.v1i2.890

Abstract

Solar energy is one source of energy and has advantages compared with fossil energy sources. Solar energy is very necessary to be researched and developed further, including at the University of Muhammadiyah Sidoarjo. Utilization of solar energy, it is by preparing the installation of Photovoltaic Cell (solar cells) to determine the placement position and angle of the slope. The utilization of solar power will be applied at the Laboratory of Electrical Engineering University of Muhammadiyah Sidoarjo to make Solar Building System (SBS). This study will carry out an analysis of the utilization of solar energy compared to using the resources of PT. State Electricity Company (PT. PLN). The analysis was done with the installation of SBS consider investment and installation costs grid drawn on the Net Present Value, and compare the operating cost between SBS with the grid system. This research show the results of the analysis in gain by using SBS will have a value higher efficiency compared to the grid system at a certain time span by considering Break Event Point (BEP) SBS installation investment. Over 21 Years. 
Prototype Automation of Air Conditioning Treatment in the Grinding Area AK Based on IoT Johan Eko Prasetyo; Jamaaluddin Jamaaluddin
Journal of Electrical Technology UMY Vol 5, No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jet.v5i2.12736

Abstract

A good work environment will affect the level of productivity of workers in a company. The operation of the refrigeration machine in the cocoa powder grinding area is very important in production. The indicators for the operation of the cooling machine are dust density, ambient temperature and wind speed. With control on the indicator will increase efficiency. In this study, the indicator is controlled with a GP2Y1010AUF0F dust sensor, a DHT22 temperature sensor, a DS18B20 sensor, and a wind speed sensor as sensor inputs. Furthermore, the sensor will be processed by the Node M CU ESP826 module. System output will be displayed on LED and android. The results of this study indicate the accuracy of the dust sensor is 96.12%, the DHT22 temperature sensor is 99.80%, the DS18B20 temperature sensor is 99.57% and the speed sensor is 95.89%. In this prototype, we can monitor the temperature of the air velocity of dust particles in the engine and the temperature of the engine cooler together and closely monitored.
Informasi Gangguan Tekanan Udara Pada Peralatan Mesin Kompresor Dengan Komunikasi Sms Berbasis Arduino Sumadi, Agus; Saputra, Dwi Hadidjaja Rasjid; Jamaaluddin, Jamaaluddin
J-Eltrik Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Eltrik, Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i1.45

Abstract

Dalam dunia industri plastik mesin kompresor sangat dibutuhkan, penggunaan mesin kompresor membutuhkan udara sebagai penggerak sistem pneumatic dan valve. Pengoperasian mesin kompresor menggunakan pneumatic membutuhkan tekanan udara yang tidak sedikit, karena untuk menjalankan peralatan yang berat dibutuhkan tekanan udara yang tinggi. Jika tekanan udara mesin kompresor berkurang akan berpengaruh pada kualitas produk plastik dan menyebabkan kurang maksimal sistem kerja pneumatic mesin penggerak. Dengan mengimplementasikan sistem kontrol informasi gangguan tekanan udara diharapkan membantu sistem pneumatic dan valve. Bila terjadi gangguan pada peralatan yang terhubung mesin kompresor dengan menggunakan sistem pneumatic kerusakan peralatan mesin kompresor dapat teratasi, sehingga proses produksi berjalan lancar. Penggunaan arduino sebagai kontrol tekanan udara mesin kompresor yang menggunakan pneumatic, sedangkan pressure switch terpasang pada sistem keluaran udara bertekanan dari mesin kompresor. Selanjutnya didistribusikan pada mesin plastik. Jika tekanan udara berkurang, pressure switch akan memberikan sinyal masukan ke arduino. Sinyal modul GSM mengirimkan pesan informasi berupa SMS gangguan tekanan udara terhadap peralatan mesin kompresor kepada nomor teknisi..
Rancang Bangun Alat Tes Busi Motor Di Bengkel Motor Jamaaluddin, Jamaaluddin; Wakhidian, Viete
J-Eltrik Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Eltrik Vol 1, No. 2, November 2019
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/j-eltrik.v1i2.14

Abstract

The ignitionsystemisanelectricalsystemonthe motor thatproducessparks inthe combustionchamber,theIgnitioncoilthatgenerateshighvoltage willgeneratesparkplugs andproducesparksonbothendsofthesparkplugelectrode.Theperfectionofthecombustion processgreatly affectsthemotorworksystem. Sparkplugconditionsmustbeinanoptimal state inorder toprovideagoodcontributiontomotor performance.Giventheelectronics systeminthemotorignitionsystem  canbeausefultoolfor  analyzingsparks.Astable MultivibratorelectronicscircuitusingtheICNE555isusedasasignalgeneratorPWM(Pulse WidthModulation),whichwillservetheinputCDI asasubstituteforpulsermagnet,sothat theelectricalsystem can workwithoutusingmechanicsandcanbeutilizedasatooltobeable toanalyzetheperformanceofsparkplug motorcycle.Becausethesparkplug motorisoneof the main components that playan importantrolein theperformanceof motor fuel.
Rancang Bangun Sistem Balancing Level Air Cooling Tower Menggunakan Sensor Ultrasonik Dan Motorized Valve Berbasis Arduino UNO Putra, Cuk Sholahuddin; Jamaaluddin, Jamaaluddin
J-Eltrik Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Eltrik Vol 1, No. 2, November 2019
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/j-eltrik.v1i2.35

Abstract

Cooling tower is a system that serves water from the condenser to be discharged from the fan and then recirculated to the condenser so that the desired temperature in the room is reached. Whether or not water is cold in the cooling tower circulation depends on the level of water in each water cooling tower reservoir. The purpose of making prototypes is to facilitate human work to optimize water capacity so that it is not wasted or lacking water capacity so that it disrupts the condensation process in the cooling tower prototype. In this prototype used several hardware components namely Arduino UNO, ultrasonic sensors, motorized valves, DC pumps, relay modules and ESP-01 modules. This prototype communicates via blynk using an Android Smartphone. Periodic data can be displayed via an Android Smartphone. The ultrasonic sensor measurement results 1 and 2 for 5 minutes are 13.5 cm and 14.6 cm. While the average percentage accuracy of ultrasonic sensors 1 and 2 compared to the standard ruler measuring instrument is 98.57% and 97.7%. For the result data the average percentage of ultrasonic sensor error 1 and 2 is 1.48% and 1.53%. IoT communication can be monitored properly at a distance of 16 km and 34 km by connecting to a stable internet connection. The benefits of this research are expected to provide the effectiveness of the work by minimizing the use of wasted water due to unequal water levels. Keywords: Cooling Tower, Ultrasonic Sensor, Motorized Valve, Arduino, Android