Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis Pendekatan Kontekstual Berbantu Media Powerpoint untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa pada Materi Program Linear Khoirul Anam Dwi Wicaksono; Agung Handayanto; Nurina Happy
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 6 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i6.6668

Abstract

Media pembelajarandalam proses pembelajaran di sekolah perlu terus dilakukanpembaruan.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajarane-modulberbasis pendekatan kontekstual untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa yang valid, praktis, dan efektif.Pada penelitan dan pengembangan inimenggunakan model ADDIE yangterdiri dari 5 tahap yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation(Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Untuk data akhirdianalisis dengan menggunakan uji kesamaan dua rata-rata yaitu uji t satu pihakkanan. Darianalisis data akhir dapat disimpulkan bahwa hasil belajar pesertadidik kelas eksperimenlebih baik dari peserta didik kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kelas yang menggunakan e-modulberbasis pendekatan kontekstual lebih efektif dibandingkan dengan kelas yang tanpa menggunakan e-modulberbasis pendekatan kontekstual.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT dan NHT Berbantuan Macromedia Flash terhadap Prestasi Belajar Siswa Fahmi Arif Falakhudin; Agung Handayanto; Nurina Happy
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 5 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i5.4463

Abstract

Prestasi belajar menggambarkan keberhasilan siswa dalam proses belajar mengajar, banyak siswa di kelas 7 SMP yang memperoleh prestasi belajar dibawah KKM dibandingkan nilai UN yang diperoleh pada saat di SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament(TGT) dan Numbered Head Together(NHT) berbantuan macromedia flash terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian terdiri dari 3 kelas yaitu kelas eksperimen 1 (model TGT), kelas eksperimen 2 (model NHT), dan kelas kontrol (model konvensional). Instrumen yang digunakan adalah tes prestasi belajar matematika dan lembar observasi keaktifan siswa selama pembelajaran.Teknik analisis data menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji Anava Satu Jalur, Uji Scheffe, Uji Regresi Linier Sederhana, dan Uji Ketuntasan Belajar.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan prestasi belajar model TGT, model NHT, dan model konvensional;2) Prestasi belajar siswa model TGT lebih baik daripada model konvensional;3) Prestasi belajar siswa model NHT lebih baik daripada model konvensional, (4) Tidak terdapat perbedaan prestasi belajar siswa model TGT dan model NHT, (5) Terdapat pengaruh positif antara keaktifan belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa model TGT dan siswa model NHT, (6) Prestasi belajar siswa model TGT dan model NHT mencapai KKM secara klasikal maupun individual. Kesimpulan pada penelitian ini adalah model TGT dan model NHT berbantuan macromedia flash efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.
Covid-19 Impact on Divorce Case Using Sentiment Analysis Agung Handayanto; Padmi Dhyah Yulianti; Khoiriya Latifah
Sainteks Vol 18, No 2 (2021): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v18i2.13057

Abstract

Covid-19 is a human tragedy. Covid 19 made the world experiences stress. The presence of covid 19 has made individuals and families face various threats such as physical, psychlogical, economic and educational. The study noted an increase in the divorce rate during the pandemic. Divorce will have a significant impact on both spouses and children. Therefore it is necessary to design a system to predict the divorce rate in the new normal, by determining the precision of the impcat of divorce in the post covid periode using polarity sentiment analysis methods as an effort to prevent divorce. The primary data collection methods is taken from the data of the applicat filling a lawsuite at the Semarang City Religious Court Office and using external data from social media (twitter API). Based on the results of research, the covid-19 pandemic has a negative impact on society of 0,8. 
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Etnomatematika Menara Kudus Menggunakan Adobe Flash Professional CS 6 pada Siswa Kelas VIII Abdul Wahid; Agung Handayanto; F.X. Didik Purwosetiyono
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i1.5765

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat berdampak pada seluruh bidang kehidupan, diantaranya adalah bidang pendidikan. Sebagai tolak ukur pengimplementasian Kurikulum 2013, budaya dan TIK menjadi kombinasi yang tepat diterapkan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis etnomatematika Menara Kudus menggunakan Adobe Flash Professional CS 6 yang efektif pada materi bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi 5 langkah-langkah, yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation(Implementasi), danEvaluation (Evaluasi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Media dinyatakan layak berdasarkan validasi ahli media dengan persentase kelayakan 92,4% dan validasi ahli materi dengan persentase kelayakan 93%. (2) Media dinyatakan efektif karena mencakup 3 indikator, yaitu rerata hasil belajar kelas ekperimen lebih baik dari kelas kontrol, bahwa ada pengaruh positif minat belajar terhadap hasil belajar dengan uji regresi linear diperoleh persamaan regresi  dengan memiliki pengaruh sebesar 40,3 %, dan hasil belajar kelas eksperimen mencapai ketuntasan. Pengembangan media pembelajaran berbasis etnomatematika Menara Kudus menggunakan Adobe Flash Professional CS 6 pada siswa kelas VIII efektif digunakan dalam pembelajaran.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dalam Memecahkan Masalah Matematika pada Siswa Kelas XI Ditinjau dari Gaya Belajar Devi Shinta Nasika; Agung Handayanto; Irkham Ulil Albab
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v4i2.9356

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa rendah, salah satu penyebabnya adalah perbedaan gaya belajar yang dimiliki oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari gaya belajar visual, gaya belajar auditorial, dan gaya belajar kinestetik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Talun Kabupaten Pekalongan tahun 2020/2021. Subjek penelitian ini adalah 6 siswa kelas XI MIPA terdiri dari 2 siswa gaya belajar visual, 2 siswa gaya belajar auditorial, dan 2 siswa gaya belajar kinestetik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket gaya belajar, tes kemampuan pemahaman konsep matematis, dan wawancara. Sedangkan triangulasi yang digunakan pada penelitian ini adalah triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 2 siswa dengan gaya belajar visual mampu menguasai 4 indikator atau masing-masing mampu menguasai 69,4% dan 66,67% dari 6 indikator pemahaman konsep matematis dengan kategori sedang. 2 siswa dengan gaya belajar auditorial mampu menguasai semua indikator atau masing-masing mampu menguasai 94,4% dan 97.2% dari 6 indikator pemahaman konsep matematis dengan kategori tinggi. Dan 2 siswa dengan gaya belajar kinestetik mampu menguasai semua indikator atau masing-masing mampu menguasai 100% dan 97,2% dari 6 indikator pemahaman konsep matematis dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa subjek dengan gaya belajar auditorial dan gaya belajar kinestetik lebih banyak menguasai indikator pemahaman konsep matematis daripada subjek dengan gaya belajar visual.
Efektifitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Quantum Berbantuan Geogebra terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Trigonometri Kelas X Nibras Belladina; Agung Handayanto; Ali Shodiqin
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i6.4861

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, kurangnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, serta kurangnya variasi metode dalam pembelajaran, sehingga motivasi belajar siswa rendah dan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan rata-rata hasil belajar antara siswa yang dikenai model pembelajaran PBLberbantuan Geogebra, QUANTUMberbantuan Geogebradan model konvensional,dan untuk mengetahui model pembelajaran manakah yang lebih baik serta untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode wawancara, tes, dan dokumentasi. Kesimpulan penelitian ini yaitu 1)terdapat perbedaan rata-ratanilai hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran PBL berbantu geogebra dan model pembelajaran konvensional. 2) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Quantum berbantuan Geogebra lebih baik dari pada siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran konvensional. 3) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran PBL berbantuan Geogebra lebih baik dari pada siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran konvensional. 4) Tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara model pembelajaran PBL berbantuan Geogebra dan Quantum berbantuan Geogebra. 5) terdapat pengaruh positif terhadap motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran PBL berbantuan Geogebra. 6) terdapat bpengaruh positif antara motivasi belajar terhadfap hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Quantum berbantuan Geogebra. 7) Terdapat pengaruh positif antara motivasi belajar terhadap hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Kesimpulan yang diperoleh adalah hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran PBL dan model pembelajaran Quantum berbantuan Geogebra efektif dan lebih baik daripada pembelajaran konvensional.
Profil Visual Thinking Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas dalam Memecahkan Masalah Matematika Diharto Diharto; Agung Handayanto; Aryo Andri Nugroho
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i2.7386

Abstract

Visual thinking merupakan bagian penting dalam berpikir matematis. Untuk itu perlu dilakukan penelitian yang mengungkap profil visual thinking siswa dalam memecahkan masalah matematika.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil visual thinking siswa kelas X sekolah menengah atas dalam memecahkan masalah matematika.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SMA Al-Azhar 15 Semarang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes tertulis dan wawancara. Analisis dilakukan bersadarkan data hasil tes tertulis dan hasil wawancara. Selanjutnya dilakukan triangulasi waktu untuk mendapatkan data penelitian subjek yang valid.Berdasarkan hasil analsis data subjek diperoleh, subjek yang memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi dapat menjalankan aktivitas visual thinking, yaitu sedikit lemah di bagian looking dan kuat di bagian seeing, imagining, showing and telling. Subjek yang memiliki kemampuan pemecahan masalah sedang dapat menjalankan aktivitas visual thinking, yaitu kuat di bagian looking, seeing, imagining, dan sedikit lemah di bagian showing and telling. Adapun subjek yang memiliki kemampuan pemecahan masalah rendah dapat menjalankan aktivitas visual thinking, yaitu kuat di bagian looking dan lemah di bagian seeing, imagining, dan showing and telling. Ketiganya tidak mengalami perubahan aktivitas saat menyelesaikan masalah pada waktu yang berbeda.
Rancang Bangun Sistem Informasi Perpustakaan Menggunakan Algoritma Apriori Dalam Penentuan Penempatan Buku Di SMAN 1 Warureja Kabupaten Tegal Agung Handayanto; Rahmat Robi Waliyansyah; Muhammad Riyan Irwanto
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKOMSI) Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKOMSI)
Publisher : Sisfokomtek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jikomsi.v5i1.259

Abstract

The library is one of the facilities provided by educational institutions as a support and support for the process of teaching and learning activities for students. In the process of collecting data on book transactions at the SMA N 1 Warureja library still using a manual database so that all transactions are still written on the book, the use of manual databases in accessing data will be slow and less efficient. In addition, placing books far apart causes students to take longer to find books when borrowing books of different types. To overcome these problems, the authors design and build a library information system using the a priori algorithm in determining the placement of books at SMA N 1 Warureja, Tegal Regency. In this study, the method used is an Object Oriented Program (OOP) approach using the Unified Modeling Language (UML), system development using the waterfall method and will utilize an a priori algorithm in determining book placement. The results of system testing are obtained from black box testing with the results of the existing system functions being 100% valid and 0% invalid. and UAT (User acceptance testing) with results that have a percentage of 90.29% in terms of usefulness, 93.33% in terms of interface appearance, and 98% in terms of use so that it can be concluded that the system is running as expected. In white-box testing, it was found that the result of complexity is 3. Suggestions that can be submitted are that the a priori algorithm method can be used as an alternative in determining the placement of books in the library.
Analisis Kemampuan Metakognisi Siswa SMK dalam Pemecahan Masalah Ditinjau dari Gaya Kognitif Reflektif-Impulsif dan Hasil Belajar Muryanti Muryanti; Agung Handayanto; Muhammad Prayito
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i1.5763

Abstract

Mengerjakan soal matematika memerlukan pemecahan masalah dan menyadari proses berfikirnya untuk mendapatkan tujuan hasil belajar yang diinginkan. Hasil belajar siswa terdiri dari hasil nilai rendah dan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan metakognisi siswa SMK dalam pemecahan masalah ditinjau dari gaya kognitif reflektif-impulsif dan hasil belajar. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif.Subjek penelitian ini terdiri dari empat siswa kels X TKRO 1 dari SMK N 5 Semarang tahun ajaran 2018/2019, dua siswa yang bergaya kognitif reflektif dengan hasil belajar rendah tinggi dan dua siswa yang bergaya kognitif impulsif dengan hasil belajar rendah tinggi.  Teknik pengumpulan  data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan, sedangkan teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi waktu.Hasil penelitian inimendeskripsikan kemampuan metakognisi siswa SMK dilihat dari siswa bergaya kognitif reflektif dan siswa bergaya kognitif impulsif dengan hasil belajar. Dari hasil analisis peneliti, siswabergaya kognitif reflektifmemiliki keterampilan metakognisi yang baik. Sedangkan siswa bergaya kognitif impulsif  menyadari proses berfikirnya namun ada aktivitas metakognisi belum dipenuhi dengan baik. Gaya kognitif reflektif-impulsif dapat mempemgaruhi kemampuan metakognisi dalam proses pemecahan masalah serta dalam mendapatkan hasil belajar yang maksimal.
Implementasi Model Problem Based Learning dan Discovery Learning Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Aszhar Annas Dhanieargo; Agung Handayanto; Aurora Nur Aini
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i3.7639

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada rendahnya prestasi belajar matematis siswa. Hal ini dikarenakan proses pembelajaran di kelas menggunakan pembelajaran langsung yang didominasi oleh guru dan siswa cenderung tidak aktif dalam kegiatan pembelajaran, sehingga mengakibatkan prestasi belajar matematika siswa masih rendah. Problem Based Learning (PBL) dan Discovery Learning (DL) merupakan model pembelajaran yang dapat membuat siswa aktif serta meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah terdapat perbedaan antara prestasi belajar siswa menggunakan model PBL, dengan menggunakan model DL, dan juga dengan menggunakan pembelajaran langsung; dan (2) mana yang lebih baik antara model PBL, DL, dan pembelajaran langsung terhadap prestasi belajar matematika siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan prestasi belajar siswa. Beberapa uji yang dilakukan pada tingkat signifikansi 5% dalam penelitian ini yaitu: (1) Uji anava satu jalan yang didapatkan kesimpulan bahwa terdapat perbedaan antara prestasi belajar matematika siswa menggunakan model PBL, dengan menggunakan model DL, dan juga dengan menggunakan pembelajaran langsung; dan (2) Uji Scheffe’ didapatkan kesimpulan bahwa prestasi belajar siswa menggunakan model PBL dan menggunakan model DL lebih baik dibandingkan dengan menggunakan pembelajaran langsung, serta didapatkan kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan prestasi belajar siswa yang menggunakan model PBL dan menggunkan model DL.