Didi Rohadi
Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

AKTIVITAS ANTIMIKOSIS EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) Rohadi, Didi
Pharmaciana Vol 6, No 1 (2016): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.514 KB) | DOI: 10.12928/pharmaciana.v6i1.3193

Abstract

Prevalence of Candidiasis is still in high level. Some antimycosis have been less effective so it needs to explore novel sources of antimycosis, one of candidate is the soursop leaves (Annona muricata L.) The aims of this study to observe antimycosis activity of the ethanol extract of soursop leaves at concentration of 15 %, 30 %, and 60 % against Candida albicans ATCC 10231 with agar diffusion method . The results showed that all of the ethanol extract of soursop leaves have exhibited antimycosis activity which concentration-dependent.
AKTIVITAS ANTIMIKOSIS EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) Didi Rohadi
Pharmaciana Vol 6, No 1 (2016): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.514 KB) | DOI: 10.12928/pharmaciana.v6i1.3193

Abstract

Prevalence of Candidiasis is still in high level. Some antimycosis have been less effective so it needs to explore novel sources of antimycosis, one of candidate is the soursop leaves (Annona muricata L.) The aims of this study to observe antimycosis activity of the ethanol extract of soursop leaves at concentration of 15 %, 30 %, and 60 % against Candida albicans ATCC 10231 with agar diffusion method . The results showed that all of the ethanol extract of soursop leaves have exhibited antimycosis activity which concentration-dependent.
UJI BAKTERI COLIFORM AIR MINUM ISI ULANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALITANJUNG, KEJAKSAN, SUNYARAGI DENGAN METODE MPN TAHUN 2016 Didi Rohadi; Deni Firmansyah; Iin Indawati; Siti Pandanwangi
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.165 KB) | DOI: 10.37874/ms.v1i1.41

Abstract

Kebutuhan konsumsi air minum masyarakat yang tinggi memunculkan berbagai macam produk air minum, salah satu alternatifnya yaitu muncul air minum dalam kemasan (AMDK). Tetapi harga AMDK itu relatif mahal sehingga banyak bermunculan depot air minum isi ulang. Air minum yang sehat dan aman untuk dikonsumsi harus jernih, tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau. Selain itu, air minum tersebut harus memenuhi persyaratan mikrobiologi yaitu tidak boleh mengandung bakteri patogen, misalnya golongan bakteri coliform. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan air minum isi ulang yang diteliti terdapat bakteri coliform. Penelitian dilakukan pada sampel yang diperoleh dari depot air minum isi ulang di wilayah kerja puskesmas Kalitanjung, Kejaksan, Sunyaragi, sebanyak 5 sampel tiap wilayah kerja puskesmas dengan metode MPN (Most Probable Number) yang terdiri dari tes perkiraan dengan menggunakan media lactose Broth (LB) dan tes penegasan dengan menggunakan media Brilliant Green Lactose Bile Broth (BGLB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 sampel air minum isi ulang yang diteliti terdapat 3 sampel yang positif coliform yaitu 1 sampel di wilayah kerja puskesmas Sunyaragi dengan nilai MPN 2,2, serta 2 sampel di wilayah kerja puskesmas Kalitanjung dengan nilai MPN 38 dan 240. Sehingga dari ketiga sampel yang positif tersebut tidak memenuhi syarat total coliform, karena dalam PERMENKES RI NO 492/Menkes/Per/IV/2010 menyatakan bahwa kadar maksimum yang diperbolehkan untuk parameter coliform pada air minum adalah 0 dalam 100ml sampel.
Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Suji (Pleomele angustifolia N. E. Brown) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Didi Rohadi; Didin Ahidin; Desiyanti Desiyanti
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.674 KB) | DOI: 10.37874/ms.v5i2.195

Abstract

Penyakit infeksi merupakan jenis penyakit yang paling banyak diderita oleh penduduk di negara berkembang, termasuk Indonesia. Salah satu penyebab penyakit infeksi adalah bakteri. Penyakit infeksi di Indonesia kebanyakan diobati dengan menggunakan antibiotik. Alternatif untuk mengobati infeksi yaitu dengan memanfaatkan bahan-bahan alami dari tanaman obat.Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai obat herbal adalah tanaman daun suji (Pleomele angustifolia N. E. Brown). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun suji (Pleomele angustifolia N. E. Brown) pada konsentrasi 10%, 20%, 40% dan 80% dapat menghambat dan bagaimana pengaruh peningkatan konsentrasi ekstrak etanol terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Untuk itu dilakukan penelitian dengan menggunakan metode uji daya hambat difusi cetak lubang ekstrak etanol daun suji (Pleomele angustifolia N.E.Brown) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Daun suji yang dijadikan ekstrak kental dengan konsentrasi 10%, 20%, 40%, dan 80%. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan hanya ekstrak etanol daun suji pada konsentrasi 80% saja yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan zona hambat 1,42 mm. Kontrol positif yang dijadikan pembanding adalah amoxicillin injeksi 0,001% membentuk diameter rata-rata 2,23 mm.
STABILITAS GEL MENGANDUNG EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) DENGAN VARIASI CARBOPOL 940: THE STABILITY OF GEL CONTAINING ETHANOL EXTRACT OF Anredera cordifolia (Ten.) Steenis WITH VARIATION OF CARBOPHOL 940 Deni Firmansyah; Yayan Rizikiyan; Rima Yulia Senja; Didi Rohadi; Sulistiorini Indriaty; Elinawati
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.13 KB) | DOI: 10.37874/ms.v7i1.294

Abstract

Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) merupakan jenis tumbuhan merambat yang mengadung senyawa alkaloid, steroid, saponin dan flavonoid yang dapat digunakan sebagai antibakeri dan anti inflamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi ekstrak daun binahong dengan variasi konsentrasi carbopol 940 0,75%; 1% dan 1,25% dapat dibuat sediaan gel, dan pada formulasi mana sediaan gel yang memiliki stabilitas terbaik. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen, daun binahong yang telah dikeringkan diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Formulasi sediaaan dibuat menjadi tiga formula dengan variasi Carbopol 940 0,75%, 1% dan 1,25% dan zat aktif ekstrak etanol daun binahong untuk tiap formula yaitu konsentrasu 5%. Pengujian dengan meggunakan metode cycling test dimana sampel gel disimpan pada suhu ± 4°C selama 24 jam dan ± 40°C selama 24 jam (1 siklus) dan dilaksanakan selama 6 siklus, lalu diamati uji organoleptis, pengamatan homogenitas, uji daya sebar, pH, dan viskositas. Hasil pengamatan uji organoleptis, uji pH, uji daya sebar, uji viskositas dan uji sifat alir terdapat beberapa formula yang mengalami perubahan signifikan. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah eksatrak daun binahong dapat diformulasikan menjadi sediaan gel dan formulasi gel yang baik terdapat pada formulasi gel 1, hal ini dikarenakan setelah melalui proses cycling test pada uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, dan uji viskositas tidak terdapat perubahan yang signifikan.
FORMULASI SEDIAAN SAMPO EKSTRAK ETANOL DAUN KANGKUNG (Ipomea aquatica Forssk) Didi Rohadi; Sulistiorini Indriaty
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.655 KB)

Abstract

Tanaman  kangkung  (Ipomea  aquatica  Forssk)  mengandung  senyawa  kimia  polifenol, flavonoid,  dan  kuinon.  Senyawa  kimia  tersebut  bersifat  sebagai  antimikroba.  Tujuan penelitian  ini  untuk  membuat  formulasi  sediaan  sampo  dan  mengetahui  stabilitas  dari sediaan sampo ekstrak etanol daun kangkung (Ipomea aquatica Forssk). Ekstrak etanol daun kangkung dibuat dalam 2 formula dengan konsentrasi 1% dan 3% menggunakan kombinasi gelling agent Na CMC 6% dan Carbophol 940 1%. Pengujian dilakukan dengan metode cycling test, pengujian dilakukan selama 12 hari (6 siklus) dengan paramater yang diamati yaitu pengujian organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, dan tinggi busa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kangkung dapat diformulasikan menjadi sediaan sampo  dan  stabil  berdasarkan  parameter  pengujian  homogenitas,  pH,  dan  tinggi  busa, sedangkan sediaan tidak stabil berdasarkan parameter pengujian organoleptis dan viskositas.Kata kunci : Ekstrak etanol daun kangkung, sampo, Na CMC, Carbophol 940, cycling test
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz & Pav.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli: PROCESSED TEST OF RED ELANOL LEAF (Piper crocatum Ruiz & Pav.) ETHANOL EXTRACT ON Escherichia coli Didi Rohadi; M.Yani Zamzam; Lani Sheha Rachmany
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.973 KB)

Abstract

Diare yang disebabkan bakteri patogen menyebabkan kematian sekitar tiga juta penduduksetiap tahun. Di Negara berkembang penyebab terbanyak adalah Vibrio cholerae, Shigella,Salmonella, Escherichia coli, dan Campylobacter jejuni. Salah satu tanaman yang berkhasiatsebagai antibakteri adalah daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) yang mengandungsenyawa metabolit sekunder golongan flavonoid, alkaloid, polifenol, tanin, dan minyak asiri.Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan aktivitas ekstrak etanol daun sirih merah(Piper crocatum Ruiz & Pav) sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan dengan metodedifusi agar menggunakan cetak lubang dengan bakteri uji Escherichia coli. Bakteri uji diberiperlakuan dengan ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) konsentrasi 20%,40%, 60%, 80%, dan untuk kontrol positif (Amoksisilin injeksi 0,2% b/v) dan kontrol negatifmenggunakan (etanol 70%). Parameter pengujian dilihat dari terbentuknya zona bening disekitar sumuran. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirih merah(Piper crocatum Ruiz & Pav) dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% memiliki diameterdaerah hambat terendah pada konsentrasi 20% dengan rata-rata 0,84 cm dan diameter daerahhambat terbesar pada konsentrasi 40% dengan rata-rata 1,95 cm. Uji regresi linier didapatnilai r sebesar 0,409. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun sirihmerah (Piper crocatum Ruiz & Pav) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichiacoli tetapi memiliki nilai interpretasi yang rendah.Kata Kunci : Antibakteri, daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav), Escherichia coli,daya hambat
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK METANOL DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes: INHIBITORY TEST OF METHANOL EXTRACT OF GREEN BETEL LEAF (Piper betle L.) AGAINST Propionibacterium acnes BACTERIA Didi Rohadi; Nur Rahmi Hidayati; Ai Aprian
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.039 KB)

Abstract

Indonesia telah lama memanfaatkan tanaman berkhasiat obat sebagai salah satu upaya dalam mengatasi masalah kesehatan salah satunya yaitu daun sirih hijau (Piper betle L.) karena memiliki efek antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada konsentrasi berapa ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.) memiliki daya hambat paling besar terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan bagaimana pengaruh peningkatan konsentrasi ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.) terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Daun sirih hijau (Piper betle L.) diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Uji daya hambat menggunakan metode difusi cetak lubang dengan konsentrasi ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.) 60%, 70% dan 80%. Kontrol positif (klindamisin 0,01%) dan kontrol negatif (metanol). Parameter hasil dilihat dari daerah bening di sekitar lubang lalu data yang dihasilkan dianalisis secara statistik dengan uji Kruskall-Wallis dan Uji Mann-Whitney selanjutnya uji regresi linier. Daya hambat yang dihasilkan ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.) konsentrasi 60%, 70% dan 80% yaitu 1,49 cm, 1,49 cm dan 1,53 cm. Kontrol positif (Klindamisin 0,01%) sebesar 1,78 cm, sedangkan kontrol negatif (metanol) tidak memiliki daya hambat. Data yang dihasilkan diolah dengan uji Kruskall-Wallis dengan nilai (sig) < 0,05 lalu uji Mann-Whitney dengan nilai (sig) > 0,05 selanjutnya diolah dengan uji regresi linier, hasil perhitungan regresi linier yaitu (r2) = 0,750. Konsentrasi ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.) yang memiliki daya hambat paling besar yaitu konsentrasi 80% dengan besar daya hambat 1,53 cm tetapi secara statistik tidak ditemukan perbedaan hambatan, karena semua konsentrasi ekstrak memiliki daya hambat yang setara. Peningkatan konsentrasi ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.) mempunyai hubungan atau pengaruh yang tidak terlalu kuat terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Kata Kunci : Uji daya hambat, Propionibacterium acnes, Ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.)
EVALUASI KESESUAIAN PENYIMPANAN VAKSIN COVID-19 DI PUSKESMAS PABUARAN KABUPATEN CIREBON: EVALUATION OF THE SUITABILITY OF STORING COVID-19 VACCINES AT THE PABUARAN PUBLIC HEALTH CENTER CIREBON REGENCY Arsyad Bachtiar; Indah Setyaningsih; Didi Rohadi; Galih Sukma Rahmadanela
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v3i2.796

Abstract

Vaksin adalah suatu produk biologi yang terbuat dari kuman dan telah dilemahkan, dimatikan berguna untuk merangsang kekebalan tubuh. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis vaksin COVID-19 yang dipakai dan mengevaluasi kesesuaian penyimpanan vaksin COVID-19 di Puskesmas Pabuaran Kecamatan Pabuaran Kabupaten Cirebon dengan CDOB tahun 2020 dan SK Dirjen Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan teknik Accidental Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kesesuaian pada kategori Petugas dan Pelatihan sebesar 100%, Bangunan 87,5%, fasilitas bangunan 80%, operasional penyimpanan 86,67%, pemeliharaan penyimpanan 76,92%, dan kualifikasi, kalibrasi dan validasi 100%. Penyimpanan vakisn COVID-19 di Puskesmas Pabuaran Kabupaten Cirebon secara keseluruhan sudah 84,61% sesuai dengan CDOB tahun 2020 dan SK Dirjen Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tahun 2021 dan termasuk Baik. Kata kunci : Evaluasi, Vaksin COVID-19, Penyimpanan, Puskesmas.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG SWAMEDIKASI DIARE PADA ANAK DI DESA KARANGASEM KABUPATEN CIREBON: DESCRIPTION OF MOTHER KNOWLEDGE ABOUT DIARRHEA SWAMEDICATION IN CHILDREN IN KARANGASEM VILLAGE, CIREBON REGENCY Siska Pransiska; Arsyad Bachtiar; Rinto Susilo; Didi Rohadi; Muh. Yani Zamzam
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v4i1.875

Abstract

Diare adalah kondisi dimana seseorang melakukan buang air besar dengan kondisi feses yang cenderung encer bahkan cair dengan frekuensi setidaknya lebih dari tiga kali dalam sehari. Untuk menghindari risiko terjadinya diare perlu dilakukan pemutusan rantai untuk mencegah penularan penyakit tersebut. Swamedikasi adalah sebuah upaya pengobatan yang dilakukan oleh diri sendiri dengan menggunakan obat yang mudah dan bisa ditemukan di apotek atau toko obat atas gagasan sendiri tanpa adanya nasihat dari dokter atau tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang swamedikasi diare pada anak di Desa Karangasem Kabupaten Cirebon. Metode penelitian ini merupakan penelitian observational/survei yang bersifat deskriptif serta teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 93 orang. Hasil penelitian menunjukan dari 93 responden, kelompok usia responden terbanyak adalah ibu dengan usia 26-35 tahun sebanyak 32 responden (34,41%). Pendidikan yang ditempuh ibu terbanyak adalah pendidikan dasar (SD/SMP) sebanyak 58 responden (62,36%). Dari pekerjaan, mayoritas ibu tidak bekerja atau sebagai ibu rumah tangga sebanyak 82 responden (88,17%). Pada penelitian ini didapatkan bahwa ibu yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 78 responden (83,87%), memiliki pengetahuan cukup sebanyak 13 responden (13,98%), dan memiliki pengetahuan kurang sebanyak 2 responden (2,15%). Kata kunci : pengetahuan ibu, swamedikasi, diare, anak.