Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

DESKRIPSI PEMAHAMAN KONSEP MATERI DAN PERUBAHANNYA SISWA KELAS X SMK SMTI PONTIANAK Nurhafizah, Nurhafizah; Melati, Husna Amalya; Rasmawan, Rahmat
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 9 (2018): September 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.965 KB)

Abstract

AbstrakThe purpose of this research was to describe the students understanding concept in matter and its changes in grade Xth of SMK SMTI Pontianak. A descriptive method was employed in this study. As many as 24 students participated as the subject. Essay test and interviews guidelines were used to collect data. According to data analysis show the percentage of student’s conceptual understanding in concept; (1) deinition of matter was 4% (2) grouping of matter was 89.3% (3) solid was 58.3% (4) liquid was 61.1% (5) gas was 40.3% (6) element was 79.2% (7) compound was 54.2% (8) mixture was 29.2% (9) particle of matter was 29.2% (10) metal element was 87.5% (11) nonmetal element was 87.5% (12) homogeneous was 83.3% (13) heterogeneous was 86.1% (14) distillation was 41.7% (15) filtration was 58.3% (16) sublimation was 16.7% (17) recrystallization was 8.3% (18) chemical change was 80.8% (19) physic change was 68.7%. The average of student’s conceptual understanding was 55.9% which caregorized as enough..Keywords: conceptual understanding, matter, material changes
Deskripsi Sikap Kemandirian Siswa terhadap Mata Pelajaran IPA Pada Materi Pesawat Sederhana Nurhafizah, Nurhafizah; Hastirani, Rahma Julia
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v9i2.8999

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis gambaran sikap kemandirian terhadap mata pelajaran IPA, yaitu fisika pada materi pesawat sederhana. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel, yaitu total sampling. Hal yang diamati dalam penelitian ini adalah sikap kemandirian siswa kelas VIII SMPN 09 Muaro Jambi terhadap mata pelajaran IPA. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini ialah lembar observasi berupa angket karakter kemandirian terhadap mata pelajaran IPA yang sudah di validasi oleh validator ahli. Angket sikap ini dilakukan dengan menggunakan pengukuran skala likert. Penilaian skala likert adalah sangat setuju (SS), setuju (S), tidak setuju (TS), dan sangat tidak setuju (STS). Hasil penelitian  yang dilakukan mengenai sikap kemandirian siswa terhadap mata pelajaran IPA di SMPN 09 Muaro Jambi. Deskripsi sikap kemandirian siswa berada pada kategori sangat baik. Dilihat dari statistik deskriptif mulai dari mean, modus, median, skor minimum dan skor maksimum yang telah dilihat dan dibandingkan dari dua kelas yang berbeda yaitu kelas VIII B dan VIII C dengan jumlah siswa 53 orang. Kata kunci: Sikap Kemandirian, Materi Pesawat Sederhana ABSTRACTThe purpose of this study was to analyze the description of the attitude of independence towards natural science subjects, namely physics in simple aircraft matter. The approach used in this study is a qualitative approach with descriptive methods. This study uses sampling techniques, namely total sampling. The thing observed in this study is the attitude of the independence of class VIII Muaro Jambi SMPN 09 towards science subjects. The instrument used in this study is the observation sheet in the form of a character questionnaire of independence for science subjects that have been validated by expert validators. This attitude questionnaire is done using the Likert scale measurement. Likert scale assessments are strongly agree (SS), agree (S), disagree (TS), and strongly disagree (STS). The results of the research were conducted on the attitude of students' independence towards science subjects at Muaro Jambi Middle School 09. The description of students' independence attitude is in a very good category. Viewed from descriptive statistics starting from the mean, mode, median, minimum score and maximum score that has been seen and compared from two different classes namely class VIII B and VIII C with a total of 53 students. Keywords: Attitude Of Independence, Simple Aircraft Matter
Pengembangan Modul Fisika Kelas VII SMP/MTs Berbasis Interelasi Al-Qur’an Dan Sains Pada Materi Ajar Kalor Zainuddin, Zainuddin; Nurhafizah, Nurhafizah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i1.759

Abstract

The low of student learning outcomes in learning physics because the response to science learning still low and lack of availability of physics module SMP/MTs which connect Qur’an with science. It is necessary for research that aims to determine the feasibility of physics module class VII SMP/MTs based interrelation of the Quran and science. The special purpose, namely: (1) the validity of the module, (2) implemented of RPP, (3) student learning outcomes, and (4) student’s response. The development of physics module refers to the ADDIE model, namely: (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. Subjects were 33 students of class VII B SMP State 17 Banjarmasin academic year 2013/2014 as a test grade. Data collection technique used instrument validation module, observations, test results of students’ learning and questionnaire responses. The results of research and development showed that: (1) the validity of modules on validation material is excellent category, validation media is excellent category, and validation interrelation is good category, (2) implemented of RPP in the excellent category, (3) student learning outcomes at the first meeting in quite effective category, second meeting in quite effective category, and third meeting in less effective category, (4) students’ response in good category. We concluded that the feasibility of the physics module class VII SMP/MTs based interrelation of the Quran and science in the worthy category.  
URGENSI ASSESMENT GURU PAUD PROFESIONAL BERBASIS KOMPETENSI PERSONALITY Felayati, Felayati; Nurhafizah, Nurhafizah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.857 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.276

Abstract

Nilai karakter sangat menopang kualitas kehidupan suatu bangsa. Keruntuhan sebuah bangsa ditandai dengan semakin lunturnya tata nilai dan karakter bangsa. Guru haruslah memliliki kualitas professional yang baik terutama dalam kompetensi kepribadian. Kompetensi kepribadian ini memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam membentuk kepribadian anak, guna menyiapkan dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM). Untuk mendapatkan guru profesinal berbasis kepribadian maka perlu dilaksanakannya asessment rekruitmen guru PAUD. Dengan tujuan Pendidik atau Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dapat menjadi contoh pelopor pendidikan karakter bagi anak usia dini, agar guru dipandang patut untuk di gugu dan di gurui oleh masyarakat, agar nilai-nilai keguruan dapat diaplikasikan sesuai dengan Permendikbud 137 tahun 2004 mencantumkan bagian indikator kompetensi kepribadian yaitu, 1) Bertindak sesuai dengan norma, agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia, 2) Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi anak usia dini dan masyarakat, 3) Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, bijaksana, dan berwibawa, 4) Menunjukan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa percaya diri, dan bangga menjadi guru, dan 5) Menjunjung tinggi kode etik guru.
PROFESIONALISME GURU PAUD DI ERA DIGITAL Nurhamidah, Nurhamidah; Nurhafizah, Nurhafizah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.907 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.264

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan awal dari pendidikan yang lebih tinggi dan menjadi kunci dalam memperbaiki kualitas bangsa. Untuk mendapatkan hasil pembentukan anak yang berkualitas salah satunya didukung oleh guru yang profesional. Guru PAUD merupakan pendidik profesional dengan utama mendidik, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, mengevaluasi dan memiliki landasan keilmuan yang kuat tentang perkembangan anak. Guru PAUD di era digital ini merupakan tenaga profesional yang membutuhkan berbagai persyaratan yang menjamin profesinya itu dapat dilaksanakan dengan baik. Persyaratan profesi itu terus berkembang sesuai dengan tuntutan zaman. Dalam era digital seperti saat ini guru PAUD profesional perlu ditambah persyaratan yang sesuai selain sudah memiliki persyaratan sebelumnya. Dengan merujuk berbagai literatur yang otoritatif dalam jumlah yang memadai, serta disajikan secara deskriptif analisis, dalam hal ini lebih lanjut memfokuskan pembahasannya pada persyaratan guru PAUD profesional yang dibutuhkan di era digital.
PERAN SEMINAR NASIONAL BERBASIS ORGANISASI KEMAHASISWAAN DALAM MENINGKATKAN WAWASAN PENDIDIK ANAK USIA DINI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Zulherma, Zulherma; Nurhafizah, Nurhafizah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.18 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.261

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan mengetahui peran seminar sebagai even akademis yang dimanajemen organisasi kemahasiswaan dalam rangka ikut meningkatkan wawasan para guru secara umum dan guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini secara khususnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) program organisasi mahasiswa sebagai penyelenggara seminar telah memberikan kesempatan dan pengalaman bagi mahasiswa sebagai penyelenggara seminar sebagai even edukatif bertaraf nasional. 2) Even edukatif ini sangat dibutuhkan para pendidik anak usia dini guna menambah wawasan mereka. 3) Seminar nasional berbasis organisasi mahasiswa berperan dalam meningkatkan wawasan pendidik anak usia dini
ETIKA PROFESI GURU PAUD PROFESIONAL DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN BERMUTU Nofriyanti, Yelva; Nurhafizah, Nurhafizah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.664 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.262

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk membahas etika profesi guru terhadap kompetensi profesional guru untuk mewujudkan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik survei, wawancara, observasi dan studi. Populasi dan sekaligus responden dalam penelitian ini adalah 13 guru di Basilika Labuh desa Payakumbuh Barat. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa etika profesi guru berpengaruh positif terhadap kompetensi profesional guru dalam mewujudkan kualitas pembelajaran. Artikel ini menyimpulkan bahwa untuk mewujudkan kualitas pembelajaran yang baik dapat dilakukan dengan meningkatkan kompetensi profesional guru, dan menerapkan etika profesional guru
PROFESIONALISME GURU DALAM MENGEMBANGKAN ANAK SEJAK USIA DINI SEBAGAI GENERASI PENERUS BANGSA Citrowati, Endang; Nurhafizah, Nurhafizah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.151 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.265

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini adalah upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian ransangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Tujuannya untuk mengetahui definisi profesionalisme, mempengaruhi guru profesional serta kompetensi guru profesional. Meningkatkan kualitas generasi bangsa, dilakukan dengan jalur kualifikasi, kompetensi dan sertifikasi pendidik
ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Maulana, Ihsan; Nurhafizah, Nurhafizah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.99 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.266

Abstract

Di era revolusi industri 4.0, khususnya dunia pendidikan, keberadaan dan peran guru menjadi amat penting agar siswa melek pada literasi digital. Meskipun guru secara utuh sebagai pendidik dan pengajar tidak akan tergantikan oleh teknologi secanggih apapun, karena guru dalam memberikan pembelajaran memberikan pendidikan karakter, moral dan keteladanan sehingga tidak bisa digantikan dengan alat secanggih apapun. Artikel ini memaparkan bagaimana pendidikan di era revolusi idustri 4.0 dan Apa tantangan yang di hadapi oleh pendidik di era revolusi industri 4.0. Serta bagaimana upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan profesional guru di era revolusi industri 4.0 terkhusus guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
KONSEP KOMPETENSI PEDAGOGIK DALAM PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU PAUD Ningsih, Sri Yunimar; Nurhafizah, Nurhafizah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.468 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.270

Abstract

Salah satu aspek kompetensi yang harus dimiliki oleh guru adalah kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagogik ini merupakan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dan peserta didik. Secara komprehensif kompetensi pedagogik yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan pembelajaran termasuk pemahaman terhadap landasan-landasan pendidikan yang penting dalam pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Sehingga kompetensi ini sangat perlu dikuasai oleh setiap pendidik PAUD. Kompetensi pedagogik, pemahaman dan penerapan kesemua elemen-elemen kompetensi pedagogik berdampak bagi peningkatan pengelolaan pembelajaran. Kesemua elemen-elemen kompetensi pedagogik tersebut merupakan kesatuan bagi pembentukan mutu atau kualitas dan peningkatan profesionalisme guru PAUD