cover
Contact Name
Hazas Syarif
Contact Email
hazassyarif@radenintan.ac.id
Phone
+6282323262388
Journal Mail Official
almashrof@radenintan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Jl. Let. H. Endro Suratmin, Sukarame Bandar Lampung telp: (0721) 703260, Kode Pos 35131
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Al-Mashrof: Islamic Banking and Finance
ISSN : 27747166     EISSN : 27463877     DOI : -
Core Subject : Economy,
Al-Mashrof : focused on primary studies: Islamic Finance, Islamic Banking, Islamic Accounting, Islamic Management, and halal markets, has initiated the development of global economic advantages. Islamic based economics could not be seen as independent variable standing on side-by-side with conventional economic system. Al-Mashrof Journal of Islamic Banking and Finance is dedicated to provide an intellectual space of scholarly discussion how the Islamic economics able to create the new global formation of Islamic economics, business and similar issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO, INVENTORY TURNOVER RATIO, RETURN ON EQUITY TERHADAP PRICE EARNING RATIO Agus Kurniawan; Ahmad Habibi; Barmawi Arifin
Al-Mashrof: Islamic Banking and Finance Vol 1, No 1 (2020): Al - Mashrof: Islamic Banking and Finance
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-mashrof.v1i1.7174

Abstract

Investasi merupakan suatu kegiatan menanamkan modal pada suatu perusahaan yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan. Bagi investor yang ingin berinvestasi saham memerlukan analisis fundamental dalam menilai saham suatu perusahaan. Salah satu analisis fundamental yang paling sering digunakan oleh para investor dalam menilai suatu saham adalah dengan pendekatan Price Earning Ratio (PER). Nilai Price Earning Ratio pada perusahaan Property dan Real Estate mengalami fluktuatif dari tahun 2013-2017. Oleh karena itu sangat penting dilakukan untuk mengetahui variabel-variabel yang memperngaruhi terhadap Price Earning Ratio. Pada penelitian ini penulis menggunakan variabel Current Ratio, Debt To Equity Ratio, Inventory Turnover Ratio, Return On Equity yang diduga dapat memperngaruhi Price Earning Ratio.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Inventory Turnover Ratio, Return On Equity terhadap Price Earning Ratio studi pada Perusahaan Property dan Real Estate di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017.Model penelitian yang digunakan adalah model regresi data panel. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dari setiap perusahaan Properti dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 5 tahun, yaitu dari tahun 2013 sampai 2017. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah 105 perusahaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Current Ratio secara parsial berpengaruh terhadap Price Earning Ratio, hal tersebut dibuktikan dengan nilai signifikansi lebih kecil dari tingkat signifikansi yang digunakan yaitu 0,05 (0,04 0,05). Variabel Debt to Equity Rasio secara parsial tidak berpengaruh terhadap Price Earning Ratio, hal tersebut dibuktikan dengan nilai signifikansi lebih besar dari nilai signifikansi yang digunakan yaitu 0,05 (0,18 0,05). Variabel Inventory Turnover Ratio secara parsial berpengaruh terhadap Price Earning Ratio, hal tersebut dibuktikan dengan nilai signifikansi lebih kecil dari nilai signifikansi yang digunakan yaitu 0,05 (0,03 0,05). Variabel Return On Equity secara parsial berpengaruh terhadap Price Earning Ratio, hal tersebut dibuktikan dengan nilai signifikansi lebih kecil dari nilai signifikansi yang digunakan yaitu 0,05 (0,00 0,05).
INTEGRASI INDEKS HARGA SAHAM SYARIAH INDONESIA PADA PASAR MODAL SYARIAH DI INDIA, JAPAN, MALAYSIA, CHINA MENGGUNAKAN METODE VECTOR ERROR CORRECTION MODEL (VECM) Novia A; A Zuliansyah; Gustika Nurmalia
Al-Mashrof: Islamic Banking and Finance Vol 2, No 1 (2021): Al - Mashrof: Islamic Banking and Finance
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-mashrof.v2i1.8798

Abstract

Analisis integrasi pasar modal syariah di Asia membawa implikasi penting bagi portofolio para investor. Para investor dapat membentuk portofolio yang optimal dan dapat melakukan diversifikasi risiko dengan adanya integrasi pasar modal syariah. Hal tersebut berdampak terhadap keputusan investasi yang dibuat oleh investor internasional dalam pembentukan portofolio saham sayriah di Asia. Disamping itu, analisis kointegrasi juga membawa implikasi terhadap pengambil kebijakan (policy makers). Bagi investor internasional, dengan derajat integrasi pasar modal syariah yang masih rendah dengan dua vektor yang terkointegrasi membawa implikasi terhadap teori portofolio modern yang menganjurkan kepada investor untuk mendiversifikasi asetnya pada pasar saham antar negara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan objek penelitian 5 negara di Asia yaitu Indonesia, Malaysia, China, India, Japan dengan periode Maret 2017 - Oktober 2019. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Metode Vector Error Correction Model (VECM), metode VECM ini digunakan untuk memodelkan data time series yang jumlah keseluruhan datanya yaitu sebanyak 670 data indeks harga saham syariah yang meliputi negara Indonesia, India Japan, Malaysia, dan China. Berdasakan hasil penelitian dengan beberapa uji yaitu meliputi Uji Stasioneritas, Uji Lag Optimum, Uji Stabilitas VAR, Uji Kointegrasi, Uji Causality, Uji VECM, Uji Impluse Respon, dan Uji Forecasting Error Variance Decomposition (FEVD). Dapat simpulkan bahwa dalam jangka panjang pasar modal syariah di Indonesia terintegrasi dengan beberapa pasar modal syariah di kawasan Asia yaitu pasar modal syariah China dan India. Sementara itu pasar modal syariah di Jepang dan Malaysia tidak saling terintegrasi. Dengan ini disimpulkan bahwa saham syariah China direspon positif oleh Indonesia  mulai  dari awal periode hingga akhir periode dan mulai stabil pada periode ke-26 dengan nilai sebesar 0.778661. Saham syariah Jepang direspon positif oleh Indonesia mulai dari awal periode hingga akhir periode dan mulai stabil pada periode ke-47 dengan nilai sebesar 0.179497. Saham syariah Malaysia direspon positif oleh Indonesia mulai dari awal periode hingga akhir periode dan mulai stabil pada periode ke-47 dengan nilai sebesar 0.090272. Saham syariah India direspon positif oleh Indonesia mulai dari awal periode hingga akhir periode dan mulai stabil pada periode ke-50 dengan nilai sebesar 0.800065.Kata Kunci : Integrasi, Asia, Pasar Modal Syariah, Vector Error Correction Model (VECM)
THE EFFECT OF PREMIUM PRICES AND BRAND IMAGE ON THE DECISIONS OF SHARIA ‎INSURED CUSTOMERS Hazas Syarif; Moh. Bahrudin; Oktia Tamara
Al-Mashrof: Islamic Banking and Finance Vol 1, No 1 (2020): Al - Mashrof: Islamic Banking and Finance
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-mashrof.v1i1.7173

Abstract

This research is based on the problem of decreasing the number of customers of Prudential Syariah Insurance Lampung Branch from 2016-2018, where this is inversely proportional to the Prudential Sharia Insurance of Indonesia. In making a product purchase, premium prices and brand image are considered as important factors as an assessment of a product. This study aims to determine whether there is an influence of premium prices and brand image on the decisions of sharia insurance customers, where this research was conducted on Prudential Sharia Insurance customers.This research uses quantitative methods, data collection uses interviews and questionnaires. While sampling using purposive sampling and accidental sampling techniques and got a sample of 42 respondents, Then test the instrument using the validity test, reliability test, and proceed to the classic assumption test and hypothesis test. The results of this study obtained the value of Thitung for each variable, namely the premium price (X1) of 5.461 2.021 (Ttable) with a significance value of 0.000 and brand image (X2) of 1.318 2.021 with a significance value of 0.175. Based on the results of the analysis that has been done, it can be concluded that from the two independent variables that significantly influence the dependent variable, only the premium price variable has a positive effect, which is 5.461 with a Sig 0.000 level.
EFEKTIVITAS COUNTERCYCLICAL CAPITAL BUFFER PADA PERBANKAN SYARIAH DALAM PENGENDALIAN MAKROEKONOMI INDONESIA Selvia Pratiwik; Lailatis Syarifah
Al-Mashrof: Islamic Banking and Finance Vol 2, No 1 (2021): Al - Mashrof: Islamic Banking and Finance
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-mashrof.v2i1.8797

Abstract

Countercyclical Capital Buffer (CCB) merupakan suatu instrumen yang digunakan untuk memastikan bahwa bank memiliki penyangga modal yang cukup besar sehingga memungkinkan mereka untuk menyerap kerugian tak terduga ketika dihadapkan dengan kejutan sistemik negatif, hal ini diharapkan tidak mengorbankan pinjaman kepada ekonomi riil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas countercyclical capital buffer pada perbankan syariah dalam pengendalian makroekonomi Indonesia. Adapun periode waktu penelitian yaitu menggunakan data triwulan mulai dari 2010Q1 sampai dengan 2018Q4. Alat analisis yang digunakan adalah metode structural vector autoregresive (SVAR).Hasilnya pada jangka pendek, menengah, dan panjang, penerapan kebijakan CCB di bank syariah mampu menekan pertumbuhan GDP riil Indonesia sebesar 0,27%, 0,33% dan 0,33%. Pada jangka pendek, menengah, dan panjang, penerapan kebijakan CCB di bank syariah mampu menekan pertumbuhan inflasi Indonesia sebesar 0,09%, 0,23% dan 0,23%.Pada jangka pendek, menengah, dan panjang, penerapan kebijakan CCB di bank syariah mampu menekan pertumbuhan jumlah investasi asing langsung yang masuk ke Indonesia sebesar 0,34%, 0,38% dan 0,38%. Pada jangka pendek, menengah, dan panjang, penerapan kebijakan CCB di bank syariah mampu menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar 0,002%, 0,07% dan 0,07%.Kata Kunci: Countercyclical Capital Buffer, Variabel Makroekonomi, Structural Vector Autoregressive
ANALISIS REAKSI PASAR TERHADAP KEBIJAKAN TAX AMNESTY PADA SAHAM SYARIAH SEKTOR PROPERTI YANG TERDAFTAR DI INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) Maulian Andita; Asriani Asriani; Gustika Nurmalia
Al-Mashrof: Islamic Banking and Finance Vol 1, No 1 (2020): Al - Mashrof: Islamic Banking and Finance
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-mashrof.v1i1.7171

Abstract

Sebagai salah satu instrumen ekonomi tentunya pasar modal tidak lepas dari berbagai pengaruh lingkungan baik itu lingkungan ekonomi maupun lingkungan non-ekonomi. Peristiwa saat ini yang menjadi perhatian investor adalah terbitnya kebijakan tax amnesty di Indonesia. Dapat diasumsikan bahwa kebijakan tax amnesty seharusnya menjadi sentimen positif di dunia investasi, sehingga penelitian ini ingin melihat reaksi pasar yang diukur dengan menggunakan abnormal return atau return sebagai nilai perubahan harga dan trading volume activity sebagai ukuran yang mencerminkan kegiatan perdagangan saham. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adakah perbedaan abnormal return dan trading volume activity yang signifikan pada saham syariah sektor properti yang terdaftar di ISSI sebelum dan sesudah kebijakan tax amnesty periode III serta untuk mengetahui bagaimana reaksi pasar terhadap kebijakan tax amnesty pada saham syariah Indonesia dalam perspektif ekonomi Islam.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Langkah pertama yang dilakukan adalah dengan menentukan periode pengamatan. Periode pengamatan pada penelitian ini adalah 20 hari bursa t-10 dan t+10 setelah kebijakan tax amnesty periode ketiga diumumkan. Sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 52 perusahaan sektor properti yang terdaftar di ISSI yang berdistribusi normal menggunakan uji one-kolomogorov smirnov. Penelitian ini menggunakan teknik analisis One Sample T-Test dan Paired Sample T-Test.Hasil penelitian yang dilakukan dengan uji One Sample T-Test pada abnormal return nilai signifikan hanya ditemukan pada t-2 saja dan pada trading volume activity menunjukkan hampir seluruh periode pengamatan bernilai signifikan. Sedangkan uji Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan AR dan TVA sebelum dan sesudah pengumuman kebijakan tax amnesty periode ketiga. Hal ini berarti peristiwa tersebut mengandung informasi yang berarti bagi investor, sehingga investor bereaksi di pasar modal. Dalam perspektif Ekonomi Islam investasi pada pasar modal diperbolehkan asalkan sesuai dengan prinsip ekonomi Islam, reaksi investor baik itu jual maupun beli harus berdasarkan analisis teknikal dan fundamental agar sesuai dengan prinsip ekonomi Islam yaitu tidak melakukan spekulatif atau judi dan jual beli yang bersifat gharar.
EFEKTIFITAS INSTRUMEN MONETER SYARIAH TERHADAP PENYALURAN DANA KE SEKTOR USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DI INDONESIA Muhfiatun Muhfiatun; Lailatis Syarifah; Annisa Nur Salam
Al-Mashrof: Islamic Banking and Finance Vol 2, No 1 (2021): Al - Mashrof: Islamic Banking and Finance
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-mashrof.v2i1.8743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana  instrumen moneter syariah bergerak mendorong perbankan syariah memberikan  pembiayaan kepada  sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pembiayaan yang diberikan oleh perbankan syariah kepada sektor UKM/UMKM di Indonesia. Sedangkan variabel independen dalam penelitian ini yaitu instrumen moneter syariah: SBIS, SBSN, PUAS, Equivalent Rate Musyarakah, Equivalent Rate Mudharabah, dan Average Margin Murabahah. Menggunakan data sekunder berupa time series dari Januari 2010 sampai Desember 2018. Data yang digunakan adalah data bulanan bersumber dari Statistika Ekonomi dan Keuangan Indonesia pada Bank Indonesia (SEKI-BI), Statistik Perbankan Syariah Indonesia (SPSBI) dan Biro Pusat Statistik (BPS). Sedangkan teknis analisis data yang digunakan adalah Metode Vector Autoregression (VAR) atau Vector Error Correction Model (VECM). Hasilnya menunjukkan bahwa Instrumen Moneter Syariah seperti SBIS, SBSN, dan PUAS tidak efektif mendorong penyaluran dana ke sektor UMKM di Indonesia Keywords: Efektivitas, Instrumen Moneter Syariah, Penyaluran Dana, Sektor UMKM, VAR/VECM 
PENGARUH FINANCIAL KNOWLEDGE, PERSEPSI, RELIGIUSITAS DAN DISPOSIBLE INCOME TERHADAP MINAT MENABUNG DI BANK SYARIAH (STUDI PADA PELAKU UMKM DI KECAMATANTERBANGGI BESAR LAMPUNG TENGAH) Muhammad Kurniawan; Eka Septiana
Al-Mashrof: Islamic Banking and Finance Vol 1, No 1 (2020): Al - Mashrof: Islamic Banking and Finance
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-mashrof.v1i1.7183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Financial Knowledge, Persepsi, Religiusitas, dan Disposable Income Terhadap Minat Menabung di Bank Syariah(Studi Pada Pelaku UMKM di Kecamatan Terbanggi Besar Lampung Tengah).Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi yaitu Pelaku UMKM sebanyak 550 usaha dengan sampel yang digunakan yaitu tekhnikstratified random sampling yaitu sampel yang digunakan 41 Pelaku UMKM.Berdasarkan hasil uji secara parsial dapat disimpulkan bahwa Financial Knowledge berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menabung pelakuUMKM di bank syariah. Hal ini berdasarkan perhitungan uji T yaitu thitung ttabel yaitu 2,408 2,02809. Persepsi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minatmenabung pelaku UMKM di bank syariah. Hal ini berdasarkan perhitungan thitung ttabel yaitu 2,490 2,02809. Religiusitas berpengaruh positif dan signifikanterhadap minat menabung pelaku UMKM di bank syariah. Hal ini berdasarkanperhitungan thitung ttabel yaitu 2,237 2,02809. Disposable Income tidakberpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menabung pelaku UMKM di bank syariah. Hal ini berdasarkan perhitungan thitung ttabel yaitu 1,976 2,02809.Dan berdasarkan uji simultan bahwa dapat disimpulkan Financial Knowledge,Persepsi, Religiusitas, dan Disposable Income berpengaruh secara positif dansignifikan terhadap minat menabung pelaku UMKM di bank syariah. Hal ini dapatdilhat dari nilai Fhitung sebesar 4,204 yang lebih besar dari Ftabel sebesar 2,63.
ANALISIS SUSTAINABILITAS LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH DI KABUPATEN BANYUMAS Ubaidillah Ubaidillah
Al-Mashrof: Islamic Banking and Finance Vol 2, No 1 (2021): Al - Mashrof: Islamic Banking and Finance
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-mashrof.v2i1.8800

Abstract

Sustainabilitas lembaga keuangan mikro syariah ini bermaksud untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penentu keberlanjutan Baitul Maal watTamwil (BMT) sebagai Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS). Kabupaten Banyumas dipilih menjadi objek penelitian didasarkan pada perkembangan BMT yang cukup baik di wilayah ini dan memiliki karakteristik yang menarik dan beragam dari segi permasalahan-permasalahan yang dihadapi, sehingga dimungkinkan untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan sesuai dengan permasalahan yang ada dalam penelitian ini. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa beberapa BMT berkembang pesat dan terus memperluas bisnisnya sementara beberapa BMT lain terancam bangkrut, merugi, dan tutup, tidak berjalan lagi sehingga mengancam keberlanjutan (sustainabilitas) dan perkembangan lembaga keuangan mikro syariah tersebut dalam jangka panjang.Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, subyek yang akan diteliti terletak pada masalah-masalah yang menjadi hambatan dalam pengelolaan Baitul maal wattamwil. Masalah-masalah tersebut diproksikan menjadiinternal dan eksternal. Masalah-masalah internal maupun eksternal tersebut meliputi kinerja lembaga yang belum optimal, kapasitas sumberdaya insani yang belum profesional, kinerja keuangan yang belum baik, permodalan yang lemah, dan infrastruktur yang kurang baik, regulasi yang tidak efektif dan pengawasan yang tidak maksimal. Faktor-faktor eksternal dan internal ini diolah menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solutions) 23. Kata kunci: Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), Sustainabilitas, BMT.
ANALISIS PERAN INTERMEDIASI SOSIAL PERBANKAN SYARIAH TERHADAP MASYARAKAT PELAKU USAHA MIKRO (STUDI PADA PT. BNI SYARIAH BANDAR LAMPUNG) Fatih Fuadi
Al-Mashrof: Islamic Banking and Finance Vol 1, No 1 (2020): Al - Mashrof: Islamic Banking and Finance
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-mashrof.v1i1.7182

Abstract

Peran intermediasi sosial perbankan syariah yang telah berlangsung banyak dikritik dikarenakan belum mampu bergerak pada hakikat perbankan syariah sebenarnya, sehingga pada akhirnya kehadiran perbankan syariah dinisbatkan tidak jauh berbeda dengan perbankan konvensional yang telah lama, karena kehadirannya belum menjawab permasalahan bangsa secara fundamental.Terbatasnya pemahaman dan sosialisasi terhadap masyarakat tentang produk dan system perbankan syariah di Indonesia menjadikan perbankan syariah tidak berkembang sebagaimana halnya bank konvensional.Berdasarkan hasil penelitian pada BNI Syariah KCP Antasari yaitu Pembiyaan mikro BNI Syariah adalah satu peran intermediasi sosial yang diberikan kepada masyarakat. BNI Syariah memberikan pinjaman modal untuk masyarakat untuk perkembangan usaha mikro dan menengah di sekitar Bandar lampung. Serta memberikan pendampingan dan pembinaan dengan memberikan pengarahan-pengarahan kepada nasabah dalam pengembangan usaha yang dimiliki agar dapat berkembang menjadi lebih baik. Dan prosedur pembiayaan mikro melalui tahapan-tahapan seperti: tahap aplikasi pembiayaan, tahap pengumpulan data, tahapan alias pembiayaan, tahap persetujuan pembiayaan, tahap pengikatan, tahap pencairan, dan tahap monitoring.
ANALISIS SWOT FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) PERBANKAN SYARIAH DALAM OPTIMALISASI PENYALURAN PEMBIAYAAN DAN KUALITAS PELAYANAN BANK SYARIAH Lucky Tiyan; Muhammad Kurniawan; Asriani Asriani; Hazas Syarif
Al-Mashrof: Islamic Banking and Finance Vol 2, No 1 (2021): Al - Mashrof: Islamic Banking and Finance
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-mashrof.v2i1.8799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah penyaluran pembiayaan dan kualitas pelayanan berbasis Fintech telah optimal diimplementasikan oleh PT. Bank Mandiri Syariah KCP Kedaton Bandar Lampung dan PT. Bank BNI Syariah KC Tanjung Karang Bandar Lampung melalui metode analisis SWOT. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai pada dua Bank Syariah tersebut dan peneliti mengambil data dari penyebaran kuesioner untuk mengukur kondisi internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) serta melakukan wawancara dengan marketing finance untuk melihat implementasi pada penyaluran pembiayaan berbasis Fintech dan melakukan wawancara pada customer service untuk melihat implementasi pelayanan berbasis Fintech. Teknik analisis data yang digunakan adalah penghitungan manual dengan menggunakan pengukuran pada faktor internal (IFAS) dan eksternal (EFAS), kemudian dengan menghitung pada faktor internal-ekternal untuk mengetahui posisi kuadran SWOT Bank Syariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa PT. Bank Mandiri Syariah KCP Kedaton Bandar Lampung dan PT. Bank BNI Syariah KC Tanjung Karang Bandar Lampung berada pada posisi kuadran 2 dimana ini berarti Bank Syariah harus menggunakan strategi diversifikasi. Kata kunci: Fintech, SWOT, Kuadran

Page 1 of 2 | Total Record : 15