cover
Contact Name
Ardian Infantono
Contact Email
ardian.infantono@aau.ac.id
Phone
+6287838880048
Journal Mail Official
senatindo@aau.ac.id
Editorial Address
Redaksi Prosiding Senastindo AAU Ksatrian Akademi Angkatan Udara Jl. Laksda Adisutjipto KM. 10, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55002 Telp. (0274) 486922 Ext. PPM Email: senastindo@aau.ac.id
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Published by Akademi Angkatan Udara
ISSN : 26858991     EISSN : 28082540     DOI : https://doi.org/10.54706/senastindo
Semua inovasi yang berguna dan berkaitan secara langsung maupun tidak langsung terhadap inovasi nasional yang lebih bermutu dengan intisari tidak terbatas pada teknologi apapun, baik yang mengenai Databases System, Data Mining/Web Mining, Datawarehouse, Artificial Integelence, Business Integelence, Cloud & Grid Computing, Decision Support System, Human Computer & Interaction, Mobile Computing & Application, E-System, Machine Learning, Deep Learning, Information Retrievel (IR), Computer Network & Security, Multimedia System, Sistem Informasi, Sistem Informasi Geografis (GIS), Sistem Informasi Akuntansi, Database Security, Network Security, Fuzzy Logic, Expert System, Image Processing, Computer Graphic, Computer Vision, Semantic Web, e-Health, Animation dan lainnya yang serumpun dengan Inovasi Nasional lainnya. AERONAUTIKA antara lain: Aerodinamika, Material dan Komposit, Kelistrikan dan Instrumen Pesawat Terbang, Avionik, Flying Control, Teknologi Rekayasa Material, Termofluida, Fluida Mekanik, Material Komposit Maju, Teknologi Persenjataan, dsb. TEKNIK ELEKTRO antara lain: Sistem Mikroelektronik, Instrumentasi Industri, Optoelektronik, Perancangan Rangkaian Analog, Desain dan Teknologi ASIC, Desain dan Teknologi FPGA, Sensor dan Transducer, Sistem Pembangkit Energi Listrik, Sistem Transmisi dan Distribusi, Sistem Proteksi Listrik, Tegangan Tinggi, Mesin-mesin Listrik, Elektronika Daya, Energi Terbarukan, Modulasi dan Pemrosesan Sinyal Digital, Teori Informasi dan Pengkodean, Saluran Transmisi, Antena dan Propagasi Gelombang, Komunikasi Bergerak dan Nirkabel, Sistem dan Jaringan Komunikasi, Teknologi Jaringan Telekomunikasi, Sistem Otomatisasi, dsb. TEKNIK INDUSTRI antara lain: Ilmu Ergonomi Industri, Industri Pertahanan, dsb. TEKNIK DIRGANTARA antara lain: Ilmu-ilmu Aeronautika dan Astronautika, Aerodinamika, Struktur Pesawat Terbang, Propulsi, Mekanika Terbang, Material Pesawat Terbang, Astrodinamika, Aeroelastisitas, Aeroakustik, Sistem Pesawat Terbang, Proses Desain dan Produksi Pesawat Terbang, dan Sistem Operasi Penerbangan, dsb. TEKNIK KIMIA antara lain: Kimia bahan eksplosif, Kimia logam, Kimia Industri TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI antara lain: Sistem Informasi, Rekayasa Perangkat Lunak, Arsitektur Komputer, Jaringan Komputer, Security & Cryptography, Mobile & Cloud Computing, Quality of Service (QoS), Network Programming, Remote Sensing & GIS, Pemodelan dan Simulasi, Multimedia Processing, Teknologi Informasi dan Aplikasi, Big Data, dsb. DRONE & ROBOTIKA antara lain: Control theory and applications, embedded system, mechatronic and robotic, Unmanned Aerial System (UAS), mobile robotics, artificial intelligent, neural network, fuzzy logic, intelligent system, swarm intelligent, genetic algorithm, soft robotic, dsb. CYBER antara lain: Teknik Hacking, Cyber Defense, Cyber Security, Cyber Attack System, dsb.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 79 Documents
Pemodelan dan Simulasi Separasi Bom Jatuh-Bebas dengan Pendekatan Quasi-Steady Handoko, Handoko; Ndaomanu, Yorgi Ardiano; Pamungkas, Ilman Putra; Permana, Indra
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.841 KB)

Abstract

Bom jatuh-bebas merupakan persenjataan udara yang sering digunakan untuk keperluan latihan dan pertempuran. Desain dari bom tersebut harus memenuhi standar aspek keamanan dan prestasi terbang yang baik dan akurat, sehingga misi bisa diselesaikan dengan baik. Salah satu aspek kemanan yang perlu diidentifikasi dalam desain bom adalah lintasan bom ketika sesaat setelah diluncurkan dari pesawat atau lebih dikenal dengan fenomena Store Separation. Fenomena ini perlu dikaji dengan baik, sehingga bom dapat melintas dengan lintasan yang diinginkan dan tidak berakibat fatal terhadap pesawat dan kru didalamnya. Studi kali ini mengkaji tentang fenomena store separation pada Bom MK-82 ketika dilepaskan dari Sayap Pesawat F-16. Beberapa faktor yang mempengaruhi lintasan bom sesaat setelah dilepaskan dari pesawat antara lain adalah gaya dan momen aerodinamika bom serta efek interferensinya dengan sayap pesawat. Selain itu, karakteristik inersia bom dan ejector bom juga berperan penting dalam menentukan lintasan bom. Dalam studi kali ini, gaya dan momen aerodinamika Bom serta efek interferensi dengan Sayap Pesawat diprediksi dengan menggunakan CFD dengan analisis steady. Koefisien aerodinamika tersebut kemudian dijadikan input untuk model 6 derajat kebebasan Bom untuk melihat bagaimana lintasan terbang Bom sesaat setelah dilepaskan dari pesawat. Tiga kasus manuver pelepasan bom dianalisis dalam studi kali ini, yaitu Level Bombing, Dive Bombing, dan Toss Bombing.
Rancang Bangun Konfigurasi Three Straight Blade Vertical Axis Wind Turbin GR1 Ghofur, Muhammad Abdul; Funny, Rindu Alriavindra
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.99 KB)

Abstract

Permintaan energi listrik terus meningkat. Pembangkit listrik menggunakan Wind Turbin menjadi solusi yang tepat karena ada permintaan untuk sumber energi yang lebih bersih. Wind Turbin untuk pembangkit listrik biasanya terletak jauh dari tempat tinggal manusia. Dalam kebutuhan lain, Wind Turbin ditempatkan di ketinggian yang lebih rendah dimana kecepatan angin rendah dan kondisi aliran angin yang tidak optimal. Vertical Axis Wind Turbin lebih efisien dari pada Horizontal Axis Wind Turbin bila aplikasi nya untuk kecepatan angin rendah dan mampu bekerja pada angin yang mengalir dari arah manapun. Oleh karena itu, sistem VAWT lebih cocok untuk aplikasi perumahan dan perkotaan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan rancang bangun konfigurasi Vertical Axis Wind Turbin GR1. Objek penelitian ini adalah perancangan dan analisis struktur blade aluminium dan komposit untuk aplikasi pada VAWT untuk mengetahui tegangan serta defleksi yang terjadi pada blade tersebut serta proses pembuatan konfigurasi VAWT GR1.
Unjuk Kerja Turbin Angin Dengan Profil Sudu NACA 4412 Dengan Metode Simulasi Fauzi, Istofa Rifqy Widya
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.367 KB)

Abstract

Energi angin merupakan salah satu energi yang bersih dan terbarukan. Energi angin ini diubah menjadi energi listrik menggunakan turbin angin. Kecepatan angin di Indonesia berkisar antara 2 m/det hingga 6 m/det. Turbin angin merupakan suatu alat yang mampu mengubah energi angin menjadi energi mekanik dan selanjutnya dirubah menjadi energi listrik melalui generator. Terdapat dua jenis turbin angin, yaitu turbin angin sumbu vertical dan turbin angin sumbu horizontal. Turbin angin sumbu horizontal ini dapat ditingkatkan efisiensinya untuk mencapai koefisien daya yang maksimal. Salah satunya dengan menambah jumlah sudu berjumlah banyak dan memvariasikan angle twist. Untuk menguji hal tersebut dapat diuji dengan pengujian skala laboratorium atau dengan eksperimental atau dengan perangkat lunak, perangkat lunak yang sering digunakan antara lain software CAD yang sering digunakan dalam perusahaan dan juga software simulasi. Turbin angin sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari baik di lingkungan rumah tangga ataupun skala industri. Terutama pada bidang teknik mesin, turbin angin sangat erat dengan adanya pembangkit listrik tenaga angin. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode simulasi. Kegiatan yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi perancangan turbin sumbu horizontal NACA 4412 yang terdiri dari pembuatan desain turbin, simulasi, pengujian dengan 9 variasi kecepatan angin, dan pengambilan data. Dalam penelitian ini akan dilakukan desain Sudu turbin angin menggunakan Perangkat lunak QBlade yang akan digunakan untuk menentukan koordinat NACA Airfoil yang digunakan dalam penelitian, Pembuatan Sudu dilakukan meggunakan Perangkat Lunak SolidWorks, setelah Sudu selesai didesain Sudu tersebut akan diuji coba dengan menggunakan CFD Fluent. Blade NACA 4412 dalam simulasi ini memiliki koefisien daya maksimum yaitu 0,17 pada kecepatan 5 m/s untuk TSR 4. Simulasi menghasilkan Coefficient of Performance yang rendah, jauh dari harapan yaitu sebesar 0.592 atau dari coefficient Betz.
Analisa Pengaruh Variasi Sudut dan Luas Penampang Winglet terhadap Sayap NACA Airfoil 2412 Pada Pengujian Low Subsonic Wind Tunnel Asmoro, Anggito Bagus Satrio
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.236 KB)

Abstract

Pesawat terbang adalah wahana udara yang memanfaatkan perbedaan tekanan fluida udara untuk dapat melayang dan bergerak di atmosfer. Bentuk airfoil dari sayap pesawat adalah penyebab mengapa pesawat bisa terbang. Untuk menambah gaya lift pada sayap, dibuatlah alat untuk menambah gaya lift yang disebut High Lift Devices salah satunya yaitu Winglet, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan variasi winglet terhadap karakteristik aerodinamika dari model sayap tapered wing airfoil NACA 2412. Metode yang digunakan adalah analisis dengan pengujian menggunakan Low Subsonic Wind Tunnel untuk memperoleh nilai absolut karakteristik aerodinamika serta aliran udara yang terjadi. Model tapered wing airfoil NACA 2412 dibuat menggunakan bahan kayu sengon. Pengujian dengan Low Subsonic Wind Tunnel dilaksanakan untuk mengetahui perubahan karakteristik aerodinamika sayap akibat penggunaan variasi winglet seperti koefisien lift dan koefisien drag. Hasil yang diperoleh dari penelitian terhadap penambahan blended winglet pada model sayap tapered wing airfoil NACA 2412 yaitu terjadinya peningkatan nilai koefisien lift maksimum dari 0,724 menjadi 0,797.
Prediksi Kebisingan Airframe Pesawat Terbang Dengan Aplikasi Ffowcs Williams And Hawkings Equation Kusumalestari, Aprilia Sakti; Sudibyo, Harry; Soekirno, Santoso
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.69 KB)

Abstract

Untuk mereduksi kebisingan dari airframe pesawat terbang, dilakukan pemodelan dengan prediksi pendekatan. Aplikasi Ffowcs Williams and Hawkings Equation (FWH) adalah salah satu pendekatan teoritis yang dapat dilakukan. Jika sudah ada suatu simulasi aerodinamika dari suatu bentuk dan kondisi airframe suatu peaswat, aplikasi persamaan tersebut akan mengintervensi model simulasi aerodinamika yang sudah ada. Parameter simulasi aerodinamika airframe pesawat terbang terdiri dari kerapatan fluida, kecepatan aliran, distribusi tekanan, dan turbulensi. Tulisan ini menganalisis kesesuaian data simulasi aerodinamika suatu airframe pasawat terbang, dengan persamaan FWH. Hasil analisis akan menjadi referensi dalam penggunaan persamaan FWH untuk diaplikasikan pada simulasi aerodinamika airframe pesawat terbang untuk memprediksi kebisingan. Parameter yang digunakan pada pemodelan dengan aplikasi persamaan FWH mencakup semua parameter aerodinamika, r, v, p, dan komponen turbulensi, dengan merepresentasikan radiasi kebisingan oleh sumber getaran yang menjalar dalam bentuk monopole, dipole, dan quadrupole. Dan dengan menganalogikan aplikasi persamaan serupa untuk simulasi jet noise, maka disimpulkan metode ini dapat dilakukan untuk simulasi aerodinamika airframe pesawat terbang.
FTA and Markov Analysis Comparison Applied to N219 Aircraft Hydraulic System based on Fail to Generate Hydraulic Power Yulasmana, Yoga
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.987 KB)

Abstract

In general, this paper contained a safety assessment conducted on the N219 Aircraft hydraulic system to ensure that its systems meet the safety requirements. Further, the safety requirements will be established by the aviation authority as a certification basis for satisfying the CASR Part 23 according to the N219 category as a commuter aircraft. To conduct a safety assessment process on this system, this paper follows the process outlined in SAE ARP4761 document. It encompasses Functional Hazard Assessment (FHA), Preliminary System Safety Assessment (PSSA), and System Safety Assessment (SSA). Afterward, this paper will focus on quantitative analysis for SSA process based on fail to generate hydraulic power failure condition. In particular, the quantitative analysis for this process will use Fault Tree Analysis (FTA) and Markov Analysis (MA) to make a comparative evaluation. Since N219 Aircraft still in the phase of getting a Type Certificate, the comparative results obtained from both methods can be taken into consideration in the development of the N219 Aircraft for the military version. Furthermore, the quantitative analysis comparison results from this paper are expected to be applied to other failure conditions due to modification or additional components of the N219 Aircraft existing system.
Pengaruh Penggunaan Komposit –Rami Sebagai Penyerap Gelombang Radar Pada Stealth Technology Putri, Gayuh Pangestu; Triyono, Eddy; S, Budi Basuki; Hasan, Abu; Widodo, Slamet; Suhendro, Suhendro
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.841 KB)

Abstract

Stealth technology (teknologi siluman) merupakan salah satu teknologi yang digunakan untuk menghilangkan jejak dari deteksi RADAR musuh dengan cara memperkecil RADAR Cross Section (RCS) pada target. Salah satu cara untuk memperkecil nilai RCS dapat menggunakan RADAR Absorber Material (RAM). maka dari itu munculah Inovasi membuat teknologi siluman dengan menggunakan material komposit ekonomis bersifat dielektrik berbahan rami dengan campuran bahan komposit serbuk Alumina (Al2O3) dan Resin Epoxy kemudian disebut dengan Komposit-Rami. Oleh karena itu, pada penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui nilai reflection loss Komposit-Rami dalam menyerap gelombang RADAR. Pengujian dilakukan pada rentang frekuensi 2 sampai 12 GHz dikarekterisasi dengan Vector Network Analyzer (VNA) menggunakan S-Parameter (S11). Dari hasil penelitian Komposit-Rami dengan ketebalan 5mm paling efektif untuk digunakan sebagai RADAR Absorber Material (RAM) dengan penyerapan optimum pada frekuensi S-Band sebesar -15,158 dB, C-Band sebesar -16,398 dB dan X-Band sebesar -23,135 dB. sedangkan dari tiga band frekuensi tersebut, nilai reflection loss yang tertinggi dan optimum terdapat pada frekuensi X-Band dengan ketebalan 5mm yaitu sebesar -23,135 dB dengan Lebar pita penyerapan 1000 MHz dan memiliki persentase penyerapan sebanyak 93,1 %. Sehingga Komposit-Rami sangat efektif digunakan sebagai RAM pada frekuensi X-Band.
Rancang Bangun Dies ironing untuk Selongsong Munisi Kaliber Besar Diameter 76 dan Rudal Diameter 105mm Ardli, Amar Makruf Tinulad Fil; W, Barep Luhur; Sumantri, Dede
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.554 KB)

Abstract

Untuk menjaga kedaulatan suatu negara perlu dukungan dari segi pertahanan dan keamanan khususnya alutsista (Alat Utama Sistem Senjata). Indonesia terus mengembangkan peralatan utama sistem senjata atau alutsista demi kemandirian dan tidak tergantung dengan negara lain untuk dapat memenuhi kebutuhannya. Salah satu jenis alutsista adalah rudal (peluru kendali), Balai Teknologi Mesin Perkakas, Teknik Produksi dan Otomasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BT MEPPO-BPPT) salah satu badan pemerintah yang mengembangkan alutsista khususnya untuk selongsong munisi besar 76 dan rudal dengan diameter 105 mm. Proses pembuatan selongsong dilakukan dengan mesin press menggunakan dies yang dirancang sedemikian rupa dan mampu untuk membentuk dimensi selongsong melalui proses pembentukan material salah satunya ironing. Proses perancangan dilakukan dengan metode riset & development dengan menganalisa hasil desain CAD dianalisa menggunakan metode FEM (Finite element method) untuk mendapatkan kriteria statik berupa defleksi dan tegangan von mises, serta metode pengujian sehingga produk rancang bangun dies ironing yang dihasilkan teruji dan aman digunakan.
Film Tipis LiTaO3 Didoping Rubidium Menggunakan Metode CSD Untuk Aplikasi Sensor Infra Merah Ismangil, Agus; Negara, Teguh Puja; Prajuhana, Agung; Iqbal, Muhammad
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.005 KB)

Abstract

Litium tantalat memiliki formula kimia LiTaO3, dengan substrat Si Tipe –P (100) dengan metode chemical solution deposition dan spin coating dengan kecepatan 3000 rpm selama 30 seconds. LiTaO3 memiliki konsentrasi 2.5M dan suhu annealing 800 °C. Film tipis LiTaO3 dikarakterisasi dengan ocean optic spectroscopy. Hasil dari karakterisasi spektroskopi film lithium tantalat murni pada suhu annealing 800 oC menghasilkan panjang gelombang 935 nm, Sedangkan film tipis litium tantalat yang didoping rubidium terlihat puncak absorbansi tertinggi pada suhu annealing 800oC menghasilkan panjang gelombang 934 nm, puncak absorbansi tertinggi pada film lithium tantalat pada suhu annealing 800 oC dengan kata lain film LiTaO3 banyak menyerap energi foton dari cahaya yang mengenainya serta film tipis litium tantalat menjadi cikal bakal sensor infra merah.
Metode Manufaktur Vacuum Assisted Resin Infusion Untuk Optimasi Sifat Mekanik Komposit Penyusun Propeller Dome Priambodo, Iqbal; Chriswadyanto, Adi Purwoko
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.495 KB)

Abstract

Komposit berpenguat serat glass telah digunakan sebagai penyusun komponen pesawat udara, khususnya propeller dome. Pembuatan komponen bermaterial komposit di beberapa fasilitas pemeliharaan masih yang menggunakan metode wet hand lay up, yang mudah dan sederhana namun menghasilkan komposit yang memiliki sifat mekanik rendah akibat banyaknya void, serta ikatan antar muka serat yang lemah. Vacuum assisted resin infusion (VARI) merupakan metode manufaktur komposit yang memiliki konsistensi proses lebih tinggi dibandingkan wet hand lay up sehingga menghasilkan komposit dengan sifat mekanik lebih tinggi. Penggunaan metode VARI untuk meningkatkan kekuatan dan modulus tarik komposit telah dikaji. Serat glass dan serat aramid digunakan sebagai penguat, sedangkan matriks penyusun komposit berupa resin poliester. Beberapa jenis pengujian dan perhitungan telah dilakukan untuk mendapatkan komposisi fraksi penyusun komposit, diantaranya pengujian densitas sesuai ASTM D792-07 dan matrix ignition lost sesuai ASTM D2584-14, dilanjutkan pengujian tarik sesuai ASTM D638-14 dan pengujian bending ASTM D790-13. Sifat-sifat komposit hasil manufaktur VARI kemdudian dibandingkan dengan sifat-sifat komposit pada penyusun propeller dome sebenarnya. Observasi patahan komposit dengan Scanning Electron Microscope dilakukan untuk mendeskripsikan ikatan antar muka serat dan resin. Pada komposit glass/polyester hasil manufaktur VARI rata-rata kekuatan tarik sebesar 255,7 Mpa atau lebih tinggi 51,7%, kemudian rata-rata kekuatan bending sebesar 712,19 MPa atau lebih tinggi 21,9%, serta fraksi volum void lebih rendah 6% daripada komposit penyusun propeller dome.