cover
Contact Name
Conrad Liab Hendricson Folamauk
Contact Email
cmj@undana.ac.id
Phone
+6285739077621
Journal Mail Official
cmj@undana.ac.id
Editorial Address
Contact Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana, Jalan Adisucipto – Penfui, Kupang Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Cendana Medical Journal
ISSN : 23023007     EISSN : 27466809     DOI : https://doi.org/10.35508/cmj
Core Subject : Health,
Cendana Medical Journal (CMJ) menerima naskah dari sarjana, mahasiswa pascasarjana, residen, doktor program internship, staf fakultas kedokteran, staf rumah sakit dan pihak-pihak yang tertarik untuk menulis karya ilmiah. Artikel ilmiah yang diposting di CMJ meliputi: editorial, artikel penelitian, EBCR (Evidence Based Case Report), laporan kasus, dan ulasan. Untuk artikel penelitian sebaiknya penelitian kedokteran dasar atau biomedis.
Articles 187 Documents
CHOLEDOCAL CYST Pada DEWASA: PERAN ULTRASONOGRAFI Priska Valinia K; Indira Prawita M
Cendana Medical Journal (CMJ) Vol 10 No 1 (2022): April (Number Issue 23, Year 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6573

Abstract

Choledocal cyst (CC) is a rare congenital cystic dilatation of bile duct. The etiology is unknown, and likely multifactorial and it is uncertain whether they are congenital or acquired. Ultrasonography is initial imaging which can be used to evaluate biliary system. We report 43 year old female presented with icteric for 3 months. She had dark-color urine and white stool. She didn’t complain about abdominal pain or palpable mass in her abdomen.We performed ultrasonography and found dilatation of common bile duct for ± 7.4 cm. Gall bladder and another intrahepatic structures were normal. The patient was referred to digestive surgeon in adequate facility. Conclusion: Ultrasonography is initial and non-invasive imaging for viewing biliary system. Early detection and management can prevent morbidity and improve patient’s quality of life.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN PERILAKU MENJAGA KEBERSIHAN GENITALIA EKSTERNA DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA SISWI SMA NEGERI 1 KUPANG Libertina Rambu D.P.B Sinaga; Jojor Sihotang; Herman Pieter L. Wungouw; Kristian Ratu
Cendana Medical Journal (CMJ) Vol 10 No 1 (2022): April (Number Issue 23, Year 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6799

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju ke dewasa. Perubahan fisik yang terjadi serta perkembangan organ tubuh terkhususnya organ reproduksi pada remaja putri menyebabkan perlunya perhatian khusus terkait pengetahuan dan perilaku menjaga kebersihan genitalia eksterna. Keputihan merupakan gejala keluarnya cairan dari organ reproduksi wanita dapat merupakan keputihan normal maupun tidak normal, namun keputihan merupakan salah satu indikator kebersihan organ genital yang dapat diperhatikan. Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku menjaga kebersihan organ genitalia eksterna pada siswi SMA Negeri 1 Kupang. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan desain Cross Sectional yang dilakukan pada siswi SMA Negeri 1 Kupang. Data diperoleh dengan melakukan pengisian kuesioner keputihan, kuesioner pengetahuan dan perilaku menjaga kebersihan genitalia eksterna oleh 125 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified random sampling. Hasil dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Cramer’s V. Hasil Data dari 125 responden menunjukkan bahwa 93,6% responden mengalami keputihan normal. Pengetahuan siswi paling banyak di kategori cukup yaitu 53.6% dan perilaku pada kategori kurang yaitu sebanyak 56% siswi. Hasil analisis bivariat dengan uji Cramer’s V menunjukkan hasil p=0,028 (p<0,05) pada hubungan pengetahuan terhadap kejadian keputihan dan p=0,181 (p>0,05) pada hubungan perilaku terhadap keputihan. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan menjaga kebersihan genitalia eksterna dengan kejadian keputihan pada siswi SMA Negeri 1 Kupang dan tidak terdapat hubungan antara perilaku menjaga kebersihan genitalia eksterna dengan kejadian keputihan pada siswi SMA Negeri 1 Kupang.
PENGARUH VIDEO SEBAGAI ALAT SOSIALISASI VAKSIN COVID-19 TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN VAKSINASI COVID-19 MAHASISWA UNIVERSITAS NUSA CENDANA Daffa Annora Salsabila; I Made Buddy Setiawan; Herman Pieter L Wungouw; Arley Sadra Telussa
Cendana Medical Journal (CMJ) Vol 10 No 1 (2022): April (Number Issue 23, Year 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6800

Abstract

Angka cakupan vaksinasi COVID-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur masih belum memenuhi sasaran berdasarkan data Kemenkes RI per 25 Juli 2021 serta per 24 Juli 2021 ditemukan sebanyak 263 hoaks vaksin COVID-19 yang tersebar di berbagai platform digital berdasarkan data Kominfo. Penelitian pendahuluan yang dilakukan pada 30 mahasiswa Universitas Nusa Cendana secara acak membuktikan bahwa cakupan vaksinasi pada mahasiswa Universitas Nusa Cendana belum tercakupi dan pengetahuan tentang vaksinasi COVID-19 yang harus lebih ditingkatkan lagi. Tujuan penelitian mengetahui ada tidaknya peningkatan pengetahuan vaksinasi COVID-19 mahasiswa Universitas Nusa Cendana setelah diberikan video sebagai alat sosialisasi vaksin COVID-19. Metode penelitian ini menggunakan metode pre experimental design dengan rancangan penelitian one group pre-test dan post-test design yang dilakukan pada mahasiswa Universitas Nusa Cendana. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan pendekatan simple random sampling dan jumlah sampel sebanyak 406 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan data dianalisa menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil dari total 406 responden didapat hasil nilai rerata pre-test pengetahuan mahasiswa adalah 17,4 dan nilai rerata post-test pengetahuan mahasiswa adalah 20,15 dimana terjadi peningkatan pengetahuan terhadap mahasiswa. Hasil post-test menunjukkan ada 314 responden yang meningkat pengetahuannya (77%), 80 responden tetap (19,7%) dan 12 responden menurun pengetahuannya (3%). Hasil uji statistik didapat nilai p value = 0.000 atau p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi. Kesimpulan penelitian ini terdapat peningkatan pengetahuan vaksinasi COVID-19 mahasiswa Universitas Nusa Cendana melalui video sosialisasi vaksin COVID-19.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN.docx Gilberth Umbu Kaledi Sagabulang; Arley Sadra Telussa; Herman Pieter L Wungouw; Maria Agnes Etty Dedy
Cendana Medical Journal (CMJ) Vol 10 No 1 (2022): April (Number Issue 23, Year 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6801

Abstract

Indeks Massa Tubuh sebagai alat untuk mengukur status gizi seseorang di interpretasikan dalam 3 kriteria yaitu kurus, normal dan gemuk. Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia mengenai status gizi menurut IMT penduduk usia > 18 tahun menunjukan bahwa sebesar 8,7% mengalami gizi kurang, 13,5% mengalami gizi lebih, dan 15,4% mengalami obesitas(1). Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan salah satu ukuran untuk memprediksi presentasi lemak didalam tubuh manusia.Memiliki IMT yang tinggi atau rendah dapat menyebabkan gangguan menstruasi atau amenore, menstruasi tidak teratur dan nyeri saat menstruasi. Tujuan penelitian mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Kupang. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian adalah obsevarsional analitikdengan pendekatan cross sectional pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Uiversitas Nusa Cendana Kupang. Teknik pengambilan Sampel ini adalah stratified random sampling. Dengan jumlah sampel sebanyak 113 orang.Pengumpulan Data menggunakan Kuesioner Siklus Menstruasi.Analisis Data yang digunakan adalah uji Rank Spearman. Hasil dari 113 responden,responden yang memiliki indeks massa tubuh kurang sebanyak 25 orang (22,1%) , responden yang memiliki indeks massa tubuh normal berjumlah 61 orang (54,0%), responden dengan kelebihan berat badan berjumlah 27 orang (23.9%). Sedangkan untuk siklus menstruasi mayoritas responden memiliki siklus menstruasi normal yaitu sebanyak 85 orang (75,2%) dan yang memiliki siklus menstruasi tidak normal sebanyak 28 orang (24,8%) . Hasil uji analisis bivariat untuk hubungan antara indeks massa tubuh dengan siklus menstruasi diperoleh hasil p=0.177(p>0.05). Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan siklus menstruasi pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Kupang.
PERBEDAAN USIA DAN JENIS KELAMIN TERHADAP KETUNTASAN PENGOBATAN TB PARU DI PUSKESMAS DI KOTA KUPANG Ni Putu Widaria Atik Lestari; Maria Agnes Etty Dedy; I Made Artawan; Ika Febianti Buntoro
Cendana Medical Journal (CMJ) Vol 10 No 1 (2022): April (Number Issue 23, Year 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6802

Abstract

Tuberkolosis adalah suatu penyakit yang disebabkan langsung oleh kuman TB (Mycobacterium tuberculosis). Walaupun telah ditemukan obat-obat dalam mengatasi penyakit TB, namun jumlah kasus TB di Indonesia khususnya Kota Kupang masih banyak. Penyebab terjadinya kegagalan pengobatan TB dapat dipengaruhi oleh faktor obat, penyakit dan penderitanya sendiri. Berdasarkan faktor penderita sendiri, yaitu usia dan jenis kelamin. Semakin bertambahnya usia seseorang dapat mempengaruhi sistem imun seseorang untuk melawan infeksi. Berdasarkan jenis kelamin dapat mempengaruhi ketuntasan pengobatan dilihat dari gaya hidup laki-laki tidak sehat dibandingkan perempuan yang dapat mempengaruhi daya tahan tubuh sehingga mempengaruhi ketuntasan pengobatan TB. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan usia dan jenis kelamin terhadap ketuntasan pengobatan Tuberkulosis Paru di Puskesmas Kota Kupang. Metode penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan uji beda nonparemetik. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik Cluster Sampling, dimana untuk sampel diambil berdasarkan jumlah kasus TB terbanyak di Puskesmas Kota Kupang yaitu pada Puskesmas Oesapa, Puskesmas Sikumana, Puskesmas Oebobo dan Puskesmas Bakunase dengan jumlah kasus TB paru sebanyak 225 kasus. Dari jumlah kasus yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi yaitu sebanyak 174 orang. Pengumpulan data menggunakan rekam medic dan dianalisis menggunakan uji Mann-whitney. Hasil berdasarkan penelitian ini dari 174 sampel, berdasarkan usia didapatkan 156 responden tuntas dalam pengobatan. Berdasarkan Jenis kelamin di dapatkan 78 responden perempuan tuntas dalam pengobatan, sedangkan untuk jenis kelamin laki-laki sebanyak 96 tuntas dalam pengobatan. Hasil Uji analisis bivariat diperoleh hasilp=0,251 (p>0,05) pada usia dan p=0,594 (p>0,005) pada jenis kelamin. Kesimpulan penelitian berdasarkan ketuntasan pengobatan Tb paru tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara usia dan jenis kelamin terhadap ketuntasan pengobatan.
HUBUNGAN SELF DIRECTED LEARNING READINESS CSL ONLINE DENGAN KELULUSAN MINI OSCE PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Maria Claudya Nere Sare; Rr. Listyawati Nurina; Efrisca M. Br. Damanik; Nicholas Edwin Handoyo
Cendana Medical Journal (CMJ) Vol 10 No 1 (2022): April (Number Issue 23, Year 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6803

Abstract

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia melakukan kebijakan untuk dilaksanakan pembelajaran online selama pandemi covid hal ini berakibat pada proses belajar keterampilan klinis yang mengalami berbagai perubahan. Pembelajaran online menerapkan karakteristik belajar mandiri, karena pembelajar dituntut untuk berperan aktif, interaktif, dan partisipatif dalam proses belajar yang sedikit sekali mendapatkan bantuan dari pengajar atau pihak lainnya sehingga diperlukan sikap kesiapan belajar mandiri. Salah satu faktor internal yang memengaruhi mini OSCE adalah sikap. Sikap siap belajar mandiri memengaruhi keberhasilan belajar mahasiswa. Tujuan mengetahui hubungan self directed learning readiness CSL online dengan kelulusan mini OSCE pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitikal observasional dengan menggunakan rancangan cross sectional yang dilakukan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa dan menggunakan kuesioner SDLI. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden 195 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis bivariat menggunakan uji cramer’s V. Hasil penelitian dari 195 responden, 59% memiliki SDLR tinggi, 40% memiliki SDLR sedang dan 1% memiliki SDLR rendah. Hasil mini OSCE terdapat 87,7% yang lulus dan 12,3% yang tidak lulus. Hasil uji analisis bivariat pada penelitiaan ini diperoleh hasil nilai p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara Self Directed Learning Readiness CSL online dengan kelulusan mini OSCE mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.
PENGARUH RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI HAID (DISMENORE) PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Merizaputri Wihelmina Kotta; Jojor Sihotang; Kartini Lidia; Sidarta Sagita
Cendana Medical Journal (CMJ) Vol 10 No 1 (2022): April (Number Issue 23, Year 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6804

Abstract

Dismenore merupakan salah satu gangguan terkait menstruasi yang paling sering ditemukan pada remaja dan dewasa muda dengan prevalensi kejadian yang tinggi. Tingkat keparahan dismenore berhubungan langsung dengan panjang dan volume darah selama menstruasi. Keadaan dismenore akan menyebabkan beberapa wanita merasakan ketidaknyamanan dan terganggu saat melakukan aktivitas. Penggunaan Relaksasi Napas Dalam dilakukan untuk mengatasi dismenore dengan tujuan untuk mencegah penggunaan analgetik yang bila digunakan dalam jangka panjang akan memberikan efek samping. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Relaksasi Napas Dalam terhadap penurunan nyeri haid (dismenore). Metode penelitian merupakan penelitian Kuantitatif dengan menggunakan rancanganpenelitian Quasy Eksperiment with Control Group (Penelitian Eksperimen Semu) pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana yang terbagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan setiap kelompok berjumlah 27 responden. Pengambilan sampel mengunakan teknik purposive sampling. Relaksasi Napas Dalam diberikan pada kelompok perlakuan pada saat hari pertama haid dan dilakukan selama 3 bulan dengan durasi pemberian relaksasi adalah selama 15 menit. Mengunakan Numeric Rating Scale untuk pengukuran derajat nyeri haid sebelum dan sesudah perlakuan dan dilanjutkan dengan analisis data menggunakan Wilcoxon Test dan Mann Whitney Test. Hasil penelitian terdapat perbedaan yang bermakna pada kelompok perlakuan setiap bulannya yang ditunjukkan oleh hasil analisis Wilcoxon Test dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Dengan demikian Relaksasi Napas Dalam akan berpengaruh terhadap penurunan nyeri haid (dismenore) yang dialami oleh responden. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh yang bermakna dilakukannya Relaksasi Napas Dalam terhadap penurunan nyeri haid (dismenore) pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.
HUBUNGAN VAKSINASI COVID-19 DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA PASCA VAKSINASI DI PANTISOSIAL BUDI AGUNG KOTA KUPANG Yohanes Christofel Jahang; I Nyoman Sasputra; Rahel Rara Woda
Cendana Medical Journal (CMJ) Vol 10 No 1 (2022): April (Number Issue 23, Year 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6805

Abstract

Prevalensi dan angka kematian selama pandemic corona virus disease 2019 (COVID-19) secara global maupun nasional semakin meningkat setiapharinya sehingga dilakukan berbagai intervensi untuk memutus penyebaran COVID-19 yang salah satunya adalah vaksinasi. Indonesia sendiri membagi bebera pake lompok penerima vaksinasi yang dilihat berdasarkan risiko tinggi terinfeksi COVID-19 salah satunya adalah kelompok lanjut usia (lansia). Berdasarkan hasil survey penerimaan vaksin bahwa terdapat 7,6% masyarakat menolak vaksin karena cemas dengan keamanan dan efektifitas dari vaksin ditambah lagi dengan adanya mutasi dari corona virus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan vaksinasi COVID-19 dengan tingkat kecemasan pada lansia pasca vaksinasi di Panti Sosial Budi Agung Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan 53 subjek penelitian. Dari hasil uji menggunakan uji chi-square, tidak terdapat hubungan antara vaksinasi COVID-19 dengan tingkat kecemasan lansia pasca vaksinasi dengan nilai p=0,071. Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan antara vaksinasi COVID-19 dengantingkatkecemasanlansiapascavaksinasi di PantiSosial Budi Agung Kota Kupang.
SENAM MATA MENURUNKAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NUSA CENDANA Stevania Vincenisia Nau; Sidarta Sagita; I Made Buddy Setiawan; I Made Artawan
Cendana Medical Journal (CMJ) Vol 10 No 1 (2022): April (Number Issue 23, Year 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6807

Abstract

Seseorang yang menggunakan komputer selama dua jam atau lebih dikatakan dapat menyebabkan terjadinya Computer Vision Syndrome (CVS). Sejak diterapkan pembelajaran jarak jauh, penggunaan laptop atau komputer semakin meningkat khususnya dikalangan mahasiswa dikarenakan pembelajaran dapat berlangsung dari pagi hingga sore hari, sehingga dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, khususnya kesehatan mata seperti terjadinya CVS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam mata dalam menurunkan Computer Vision Syndrome pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan rancangan non equivalent control group design lalu dilakukan pengelompokan menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang dilakukan secara acak pada mahasiswa Universitas Nusa Cendana. Pengambilan besar sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan data dianalisa menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil dari penelitian ini uji wilcoxon masing-masing kelompok mengalami penurunan gejala CVS. Pada kelompok intervensi nilai p = 0,000 (p<0,05) dan kelompok kontrol nilai p = 0,002 (p<0,000). Dan uji Mann Whitney tidak terdapat perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dengan nilai p = 0,095 (p>0,05). Dari penelitian ini Kesimpulan yang diambil adalah senam mata tidak mempunyai pengaruh terhadap penurunan gejala CVS yang dirasakan responden.
KORELASI KEEFEKTIFAN DISKUSI TUTORIAL DAN KINERJA TUTOR TERHADAP NILAI UJIAN BLOK PADA MAHASISWA PREKLINIK FK UNIVERTAS NUSA CENDANA Dewi Fadhilah Sari; Rr. Listyawati Nurina; Nicholas Edwin Handoyo
Cendana Medical Journal (CMJ) Vol 10 No 1 (2022): April (Number Issue 23, Year 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6808

Abstract

Kurikulum FK UNDANA, mengacu pada SN-DIKTI Tahun 2015 dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Capaian pembelajaran setiap blok dapat dicapai melalui strategi pembelajaran yang mengacu pada penerapan prinsip Student centered, Problem based, Integrated, Community based, Elective, and Sistematic. Salah satu metode pembelajaran yang menerapkan prinsip problem-based learning (PBL) adalah tutorial, dalam tutorial terdapat seorang tutor yang mengarahkan jalannya suatu diskusi tutorial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi keefektifan diskusi tutorial dan kinerja tutor terhadap nilai ujian blok pada mahasiswa preklinik FK UNDANA. Metode penelitian adalah analitikal observasional dengan rancangan cross sectional menggunakan kuesioner google form. Jumlah sampel 225 responden dari semester 3, 5, dan 7 yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman pada α=0,05. Hasil penelitian rata-rata keefektifan diskusi tutorial sebesar 3,49, lalu rata- rata kinerja tutor sebesar 4,22, serta rata-rata nilai ujian blok pada 3 blok adalah sebesar 73,39. Ada hubungan bermakna dari keefektifan diskusi tutorial dan nilai ujian blok, tidak ada hubungan bermakna dari kinerja tutor dan nilai ujian blok. Kesimpulan penelitian ini, ada hubungan yang bermakna (p=0,015) antara keefektifan diskusi tutorial dengan nilai ujian blok pada mahasiswa preklinik FK UNDANA. Tidak ada hubungan yang bermakna (p=0,078) antara kinerja tutor dengan nilai ujian blok pada mahasiswa preklinik FK UNDANA.

Page 1 of 19 | Total Record : 187