Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penanaman Karakter Kesantunan Bahasa Pada Siswa MTs. Bahrul Ulum Desa Bulu Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro Abdul Ghoni Asror; Ali Mujahidin; Heru Ismaya; Ali Noeruddin; Joko Setiyono
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2018): November 2018
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.219 KB)

Abstract

The crucial problem we face in MTs Bahrul Ulum is on student character and their linguistic. They did not know how did their language which they use to communicate with the teacher is polite or not. This will impact to their character in a large community. Because language is the great factor to the successful character building. Based on our opinion, there must be a great attention to the student language in MTs Bahrul Ulum. The used method in this service is giving the counseling with many variant games, and it make the interesting session to the student. This Dedication activities consist of three steps: Pre service, service, and post service. The impact in this post service for teacher and their student is to analyses how far the dedication effect to increase the character building and good language due to the students.
Mengelola Kelas Online dengan Aplikasi Schoology Ayu Fitrianingsih; Cahyo Hasanudin; Ali Mujahidin; Ali Noeruddin; Dwi Novitasari
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v3i1.5212

Abstract

Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah 1) mengenalkan aplikasi-aplikasi dalam e-learning kepada guru SMP AT-TAJDID, 2) guru SMP AT-TAJDID dapat mengoperasikan aplikasi schoology. Metode pelaksanaan pengabdian ini disusun secara sistematis mulai dari tahap awal, tahap inti, dan tahap akhir. Pelasanaan Pengabdian kepada Masyarakat harus sesuai dengan target capaian dan mencapai luaran yang tepat waktu dan baik. Program Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan pada hari Kamis, 07 November 2019 mulai pukul 09.00 di SMP AT-TAJDID Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh 13 guru yang mengampu mata pelajaran berbeda. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 1) Guru SMP AT-TAJDID dapat mengetahui aplikasi-aplikasi dalam e-learning, 2) Guru SMP AT-TAJDID mampu mengoperasikan aplikasi schoology mulai dari mendaftar, mengisi materi, membuat quiz, dan membagikan kode kelas kepada siswa.
Efektivitas guided discovery learning dengan involving students in self and peer evaluation terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah matematika diskrit Purut Suriyah; Ali Noeruddin
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.65 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v5i2.13515

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk membuktikan apakah guided discovery learning dengan involving students in self and peer evaluation lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran langsung terhadap hasil belajar mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Matematika. Desain posttest only control dilaksanakan pada mata kuliah matematika diskrit di IKIP PGRI Bojonegoro tahun akademik 2018/2019. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan tes. Uji hipotesis menggunakan t-test. Hasil dari analisis data diperoleh uji hipotesis pada kelas eksperimen dan kontrol diperoleh thitung= 3,2707553 dengan ttabel = 1,99084707. Karena thitung > ttabel maka H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Bojonegoro yang dikenai pembelajaran guided discovery learning dengan involving students in self and peer evaluation lebih efektif daripada yang dikenai pembelajaran langsung.
LITERATURE OF THE NATIONAL ASSESSMENT PROGRAM TO IMPROVE THE QUALITY OF LEARNING FOR TEACHERS AND PROSPECTIVE TEACHERS IN BOJONEGORO AND SURROUNDINGS Anita Dewi Utami; M. Zainudin; Puput Suriyah; Ali Noeruddin; Cahyo Hasanudin
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 1 No. 1 (2022): Artikel Pengabdian bulan Juni 2022
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.882 KB) | DOI: 10.47353/sikemas.v1i1.164

Abstract

Program PKM literasi program asesmen nasional untuk memperbaiki kualitas pembelajaran bagi guru dan calon guru di Bojongero dan sekitarnya dilakukan melalui metode pemberian pelatihan, bimbingan, dan pendampingan kepada peserta mengenai program asesmen nasional, asesmen kompetensi minimum dan pembuatan asesmen kompetensi minimum. Tujuan pelaksanaan PKM yaitu (1) untuk meningkatkan pengetahuan mengenai program asesmen nasional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, (2) untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan peserta dalam menyusun soal Asesmen Kompetensi Minimum (3) peserta dapat memahami asesmen nasional secara menyeluruh termasuk AKM, survey karakter dan survey lingkungan belajar. Khalayak sasaran utama dalam kegiatan ini yaitu guru dan calon guru matematika di Bojonegoro dan sekitarnya yang berjumlah 75 guru dan calon guru. Wilayah lokasi pelatihan dan workshop di FPMIPA IKIP PGRI Bojonegoro sebagai tempat berkumpulnya narasumber. Hasil dalam kegiatan ini adalah (1) Mampu memberikan dampak terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan guru mengenai tema PKM yaitu teori mengenai asesmen nasional dan (2) meningkatnya pemahaman dan keterampilan guru dalam pembuatan instrument Asesmen Kompetensi Minimum. Hasil lain yang diperoleh dari PKM ini yaitu meningkatnya motivasi peserta dalam penyusunan instrumen AKM yang berkualitas dan tingginya antusiasme peserta dalam menyebarluaskan atau mendiseminasikan hasil-hasil program PKM terutama materi asesmen kompetensi minimum. Luaran/output kegiatan PKM ini yaitu (1) meningkatnya pengetahuan peserta mengenai materi-materi asesmen nasional dan pembuatan instrument asesmen kompetensi minimum, (2) artikel ilmiah yang dipublikasikan pada seminar nasional atau jurnal nasional, dan (3) publikasi pelaksanaan PKM pada media online.
Model-model Pembelajaran Matematika di Era Pandemi Junarti Junarti; M. Zainudin; Dwi Erna Novianti; Ari Indriani; Novi Mayasari; Ali Noeruddin; Risa dewi. P
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v5i4.7827

Abstract

Abstrak Sudah hampir 8 bulan pandemi covid mewabah di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Semua aktivitas pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, pembelajaran dilakukan secara daring. Pembelajaran merupakan interaksi antara guru dan siswa, dalam proses ini terjadi komunikasi yang intens dan terarah untuk rangka mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran yang baik memerlukan proses interaksi antar semua komponen baik antara guru dengan siswa maupun siswa dengan siswa. Salah satunya dengan menerapkan model-model pembelajaran yang inovatif. Model pembelajaran yang dapat digunakan untuk pembelajaran matematika antara lain: project based learning, daring method, luring method, home visit method, integreted curiculum, dan blended learning. Oleh karena itu, kami tim PKM akan mengkaji model pembelajaran matematika manakah yang sesuai untuk digunakan pada masa pandemi seperti yang dihadapi saat ini. Analisa data dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menganalisis data hasil wawancara dan observasi. Observasi dilakukan pada saat kegiatan berlangsung. Selain observasi juga dilakukan wawancara pada pengelola YKIB, di mana pengelola YKIB menjelaskan bahwa ada pengajar yang mengalami kesulitan mengajar selama pandemi. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat adalah Guru/Tutor di Bimbingan belajar dapat menerapkan dan mengembangkan model-model pembelajaran matematika selama pandemi.    Abstract It has been almost 8 months since the Covid pandemic has spread throughout the world, including in Indonesia. All educational activities from elementary school to tertiary level, learning is done online. Learning is an interaction between teachers and students, in this process intense and directed communication occurs in order to achieve learning goals. A good learning process requires a process of interaction between all components, both between teachers and students and students and students. One of them is by applying innovative learning models. Learning models that can be used for learning mathematics include: project based learning, online methods, offline methods, home visit methods, integreted curriculums, and blended learning. Therefore, our PKM team will examine which mathematics learning model is suitable for use during a pandemic as it is currently facing. Data analysis was carried out using a qualitative approach. A qualitative approach was used to analyze data from interviews and observations. Observations were made during the activity. In addition to observations, interviews were also conducted with YKIB managers, where YKIB managers explained that there were teachers who had difficulty teaching during the pandemic. The result of community service is that teachers / tutors in tutoring can apply and develop mathematics learning models during a pandemic.   
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOBOARD DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELILING DAN LUAS BANGUN SEGI EMPAT DAN SEGITIGA DI SD NEGERI 1 DESA TEMU KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2017 Novi Mayasari; Nelly Indriastuti P; Dwi Erna Novianti; Ari indriani; Ali Noeruddin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.428 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v1i1.82

Abstract

Mathematics Learning in elementary Schools tends to be difficult to understand about getting up flat. Based on the result of interviews with teachers at SD Negeri 1 Temu Kanor Bojonegoro obtained. The results of student achievement is still below the average value of KKM is ≤70. Therefore more innovative learning media. One of the innovative learning media is Geoboard.Media learning Geoboard is a rigid board that can be used in the learning of class. IV Geometry. This pocked board is simply made of thin wood and then dipak (dipines) in the field.These spikes are arranged so that they are neatly arraged and shaped like square units. The goal of this training is to help students learn mathematics in a fun way so as to create high interest to learn math from an early age. The method of implementation in this community service program is by training method directly to fourth-grade students of elementary school. The result of this training is improvement of student achievement result which can be seen from the average value obtained is ≥70 and the increase of student interest so that more enthusiastic in studying the material of geometry in flat field especially on the subject of searching the circumference and the area of building rectangle and triangle in SD Negeri 1 Temu kanor bojonegoro.Keywords : Media learning geoboard, Learning math.ABSTRAKPembelajaran matematika di sekolah dasar cenderung sulit untuk memahami tentang bangun datar. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru di SD Negeri 1 Temu kec Kanor Bojonegoro diperoleh hasil prestasi belajar siswa masih dibawah rata-rata nilai kkm yaitu ≤70.Oleh karena itu diperlukan media pembelajaran yang lebih inovatif. Salah satu media pembelajaran yang inovatif adalah GeoBoard. Media Pembelaaran Geoboard adalah suatu papan berpaku yang dapat digunakan dalam pembelajaran geometri kelas IV. Papan berpaku ini secara sederhana terbuat dari kayu tipis kemudian dipak (dipines) pada bidangnya. Paku-paku (pines) ini disusun sedemikian sehingga tersusun secara rapi dan berbentuk seperti persegi satuan. Tujuan yang ingin dicapai dari pelatihan ini adalah membantu siswa belajar matematika dengan cara yang menyenangkan sehingga tercipta minat-minat yang tinggi untuk belajar matematika sejak usia dini. Metode pelaksanaan pada program pengabdian masyarakat ini yaitu dengan metode pelatihan secara langsung kepada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Hasil dari pelatihan ini adalah adanya peningkatan hasil prestasi belajar siswa yang bisa dilihat dari nilai rata-rata yang diperoleh adalah ≥70 dan adanya peningkatan minat siswa sehingga lebih antusias dalam memepelajari materi geometri pada bidang datar khusunya pada pokok bahasan mencari keliling dan luas bangun segi empat dan segitiga di SD Negeri 1 temu kanor Bojonegoro.Kata Kunci: Media Pembelajaran Geoboard, Pembelajaran matematika.