Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pembelajaran Model Fleming Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau Dari Motivasi Belajar Siswa Azis Azis
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2021): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v3i1.1112

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bahwa pembelajaran model flemingefektif terhadap prestasi belajar matematika bila ditinjau dari motivasi belajar siswa kelas VII SMP Negeri 18 Buton Tengah. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yang dilakukan pada siswa kelas VII2  sebagai kelas eksperimen dan VII1 sebagai kelas kontrol di SMP Negeri 18 Buton Tengah, semester 2 tahun ajaran 2018/2019. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan instrument penelitian berupa tes dan angket kepada kedua kelompok, untuk mengukur prestasi belajar dan motivasi belajar siswa pada materi bangun datar khususnya segitiga.Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial dan uji hipotesis dalam bentuk uji ancova. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran model flemingtidak efektif terhadap prestasi belajar matematika ditinaju dari motivasi belajar siswa kelas VII SMP Negeri 18 Buton Tengah. Namun jika dilihat dari pengaruh model pembelajarannya, model pembelajaran berpengaruh terhadap prestasi belajar hal ini dapat dilihat dari rata-rata prestasi belajar siswa sebelum dan setelah diberi perlakuan, pada hasil analisis deskriptif  prestasi belajar siswa. Motivasi belajar siswa tinggi namun motivasi belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol sama sehingga tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa.
Analisis Kemampuan Dasar Statistik Mahasiswa pada Awal Mata Kuliah Statistik Matematika Azis Azis
Jurnal Akademik Pendidikan Matematika Volume 6, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/japm.v6i1.200

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat dan letak kesalahan kemampuan dasar statistik mahasiswa pada awal mata kuliah statistik matematika Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unidayan Baubau. Penelitian ini menggunakan penelitian dengan metode survei. Dalam penelitian ini, mahasiswa diminta menyelesaikan soal-soal tes pemahaman dasar statistik. Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di Universitas Dayanu Ikhsanuddin pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara. Waktu penelitian untuk memperoleh data dan informasi dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 sampai dengan bulan April 2020. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa semester VII yang memprogramkan mata kuliah statistika matematika tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 90 orang mahasiswa. Penarikan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling, peneliti mengambil 30% dari banyaknya mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) tingkat kemampuan dasar statistik mahasiswa pada awal mata kuliah statistik matematika Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unidayan Baubau berada pada kategori rendah.; dan (2) letak kesalahan kemampuan dasar statistik mahasiswa pada awal mata kuliah statistik matematika Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unidayan Baubau dilihat dari segi pengetahuan faktual dengan persentase interval kesalahan kemampuan dasar statistik mahasiswa pada pengetahuan faktual adalah 62,39%<P<73,33%, segi pengetahuan konseptual dengan persentase interval kesalahan kemampuan dasar statistik mahasiswa pada pengetahuan konseptual adalah 70,69%<P<80,73%, dan segi pengetahuan prosedural dengan persentase interval kesalahan kemampuan dasar statistik mahasiswa pada pengetahuan prosedural adalah 86,90%<P<93,82%.
Efektivitas Model Pembelajaran Explicit Intruction dan Reward and Punishment ditinjau dari Hasil Belajar Matematika Siswa Azis Azis; Jurais Dewangga
Jurnal Akademik Pendidikan Matematika Volume 6, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/japm.v6i1.189

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Penerapan model pembelajaran Explicit Intruction efektif dalam pembelajaran matematika ditinjau dari hasil belajar siswa kelas VII SMPN 2 Kadatua. 2) Penerapan model pembelajaran Reward and Punishment efektif dalam pembelajaran matematika ditinjau dari hasil belajar siswa kelas VII SMPN 2 Kadatua. (3) Efektivitas antara penerapan model pembelajaran Explicit Intruction dan Reward and punishment dalam pembelajaran matematika ditinjau dari hasil belajar siswa kelas VII SMPN 2 Kadatua. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kadatua yang terdiri atas 3 kelas dengan jumlah sisswa 60 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII.A sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VII.C sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen yang digunakan untuk penelitian adalah pre-test, dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Explicit Intruction dan Reward and Punishment dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan peluang keduanya sama-sama efektif ditinjau dari hasil belajar siswa pada kelas VII SMP Negeri 2 Kadatua. Secara deskriptif nilai rata-rata kelas ekperimen 1 dan kelas eksperimen 2 berturut-turut adalah 70,72 dan 71,47. Berdasarkan analisis inferensial menjelaskan bahwa tidak ada berbedaaan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran Explicit Intruction dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran Reward dan Punishment. Ini dikarenakan nilai signifikan 5% (0,420 > 0,05). Artinya, kedua model pembelajaran yaitu Explicit Intruction dan Reward and Punishment sama baiknya dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kadatua.
Pengaruh Jam Belajar Pada Mata pelajaran Matematika terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Batauga Azis Azis; Sam Ali
Jurnal Akademik Pendidikan Matematika Volume 5, Nomor 2, November 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/japm.v5i2.179

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bahwa jam belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa di SMA Negeri 1 Batauga. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Batauga dengan jumlah siswa sebanyak 185 orang yang tersebar dalam 8 kelas. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 126 orang, diambil dengan berdasarkan tabel sampel yang disusun oleh Krejcie dan Morgan. Instrumen dalam penelitian ini berupa angket jam belajar dan tes serta wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh jam belajar pada mata pelajaran matematika terhadap prestasi belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Batauga. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung yang diperoleh sebesar 2,529, signifikan pada 0,013<0,05. Artinya bahwa H0 ditolak. Berdasarkan hasil wawancara siswa lebih suka belajar matematika di waktu pagi hari dari pada di waktu siang hari.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal-Soal Pemecahan Masalah Matematika pada Siswa Kelas XI MIA SMA Azis Azis; Artati Iriana; La Sudin
Jurnal Akademik Pendidikan Matematika Volume 8, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/japm.v8i1.697

Abstract

The purpose of this study is to find out the errors made by students in solving mathematical problem solving problems in linear programming material. The method in this research is descriptive analysis. This research was carried out at SMA Negeri 2 Lasalimu Selatan, Lasalimu Selatan District, Buton Regency with the population of this research being all students of class XI MIA SMA Negeri 2 Lasalimu Selatan, totaling 40 students using a descriptive method whose main concern was the results of students' mathematics tests on linear programming material. Based on the results of the answers of class XI MIA students at SMA Negeri 2 Lasalimu Selatan which have been analyzed by researchers, it can be seen that the errors made by 20 respondents in 5 question numbers are 8 conceptual errors with a percentage of about 8%, principle errors as many as 35 with a percentage of approx. 35%, and operating errors of 35 with a percentage of about 35%. Respondents made a conceptual error because they did not understand the meaning of the problem in translating into mathematical sentences. Respondents made a principle error because they did not understand the rules or formulas to be used. Respondents made operational errors because they made mistakes in algebraic or arithmetical work. Therefore, it is necessary to pay attention to subject teachers so that students' understanding of understanding concepts, principles, and operations, especially linear programming material, needs to be improved by re-explaining problems that are not understood by these students.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Pembelajaran Matematika Kelas VIII Azis Azis
Jurnal Akademik Pendidikan Matematika Volume 5, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan-kesulitan yang dilakukan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Wangi-Wangi dalam menyelesaikan soal cerita pada pembelajaran matematika khususnya pada materi pokok bahasan bangun ruang sisi datar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada semaster genap dari tanggal 23 Maret - 20 April di SMP Negeri 5 Wangi-Wangi Tahun Pelajaran 2017/2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Wangi-Wangi yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 27 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling diambil minimal 30% dari jumlah populasi yaitu minimal 8 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes diagnostik, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Siswa mengalami kesulitan konsep dikarenakan siswa kesulitan dalam menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan, pada kesulitan konsep diperoleh (45%) siswa mengalami kesulitan konsep, 2) siswa mengalami kesulitan prinsip dikarenakan siswa keliru dalam menentukan rumus, pada kesulitan prinsip diperoleh (34,17%) siswa mengalami kesulitan prinsip dan 3) siswa mengalami kesulitan algoritma dikarenakan siswa kurang teliti dalam melakukan langkah-langkah penyelesaian soal, pada kesulitan algoritma diperoleh (25,83%) siswa mengalami kesulitan algoritma.
Efektifitas Generalisasi Matematis Siswa ditinjau dari Pembelajaran Geometri dengan Pendekatan SAVI Berbantuan Wingeom Azis Azis
Jurnal Akademik Pendidikan Matematika Volume 6, Nomor 2, November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/japm.v6i2.272

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan generalisasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran geometri dengan pendekatan SAVI berbantuan Wingeom lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran yang biasa dilakukan di kelas IX SMP Negeri 5 Wangi-Wangi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen murni (pretest-posttest control group desain). Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas IX SMP Negeri 5 Wangi-Wangi tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri dari 2 kelas pararel yaitu kelas IX.A dan IX.B dengan jumlah total siswa 46 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling yaitu siswa kelas IX.A yang berjumlah 23 siswa sebagai kelas eksperimen dan IX.B yang berjumlah 23 siswa sebagai kelas kontrol tahun ajaran 2018/2019. Instrumen dalam penelitian ini berupa lembar observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa 1) rata-rata kemampuan generalisasi matematis siswa pada tes awal kelas eksperimen sebesar 47,61; 2) rata-rata kemampuan generalisasi matematis siswa pada tes akhir kelas eksperimen sebesar 79,00; 3) rata-rata kemampuan generalisasi matematis siswa pada tes awal kelas kontrol sebesar 54,57; 4) rata-rata kemampuan generalisasi matematis siswa pada tes akhir kelas kontrol sebesar 75,00; 5) berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai t sebesar -4,241 dengan nilai signifikan 0,000< 0,05 sehingga H0 ditolak. Lebih lanjut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan generalisasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran geometri dengan pendekatan SAVI berbantuan wingeom lebih baik dari pada pembelajaran yang biasa dilakukan di kelas IX SMP Negeri 5 Wangi-Wangi.
Metode Penugasan Disertai Umpan Balik Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa dalam Menyelesaikan Soal Operasi Bilangan Bulat Azis Azis; Maya Nurlita
Jurnal Akademik Pendidikan Matematika Volume 7, Nomor 2, November 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/japm.v7i2.471

Abstract

The purpose of this study was to determine the difference in the average learning outcomes of students who were taught the assignment method with feedback and those taught the assignment method without feedback in solving integer operations for class VII students of SMP Negeri 7 Baubau. This research is a quasi-experimental research (quasy experimental) with a quantitative approach. The population used in this study were all Grade VII students of SMP Negeri 7 Baubau who were spread in 3 parallel classes with a total of 93 people. To determine which class is the experimental class and the control class, the three classes are drawn by lot. Selected as the experimental class is class VII B and class VII A as control class. This research was conducted in the odd semester of the 2019/2020 school year. The instrument in this study was a test of mathematics learning outcomes. Data were analyzed by prerequisite test which consisted of normality test and data homogeneity test. The results showed that there was a difference in the average learning outcomes of students who were taught the assignment method with feedback and those taught the assignment method without feedback in solving integer operations for class VII students of SMP Negeri 7 Baubau. This is indicated by the value of t_count = 4.310 and the value of sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05, meaning that H0 is rejected.
Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Peningkatan Kemampuan Memecahkan Masalah Matematika Siswa SMP Azis Azis; Asfin Herianto
Jurnal Akademik Pendidikan Matematika Volume 7, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/japm.v7i1.396

Abstract

This study aims to determine the application of project-based learning models to improve the ability to solve math problems of class VIII students of SMP Negeri 14 Buton Tengah on cube and block material. This study was a type of experiental research. The population of this study were all students of VIII grade with a total of 42 students. The sampel in this study consisted of class VIII A as a control class of 20 students and class VIII B as an Experimental class of 22 students at SMP Negeri 14 Buton Tengah, even semester of the 2019/2020 school year. Data collection in this study was carried out using a research instrunent in the form of a test. The data obtained were then analyzed by descriptive analysis and inferential analysis and tested the hypothesis in the form t-test. The results obtained: (1) the average student learning outcomes in the experimental class pretest was 36,25; (2) the average student learning outcomes in the control class pretest was 35; (3) the average student learning outcomes in the final test of the experimental class were 85,25; (4) the average student learning outcomes in the final test of thecontrol class amounted to 48,41; (5) based on the results of hypothesis testing whit the t-test, the value of t-count = 7,795 and a significant value of r = 0,00. So that the application of the project-based learning model towards increasing the ability to solve math problems was no more effective than without applying the project-based learning model for VIII grade students of SMP Negeri 14 Buton Tengah on cube and block material.
Analisis kesulitan kognitif dan masalah afektif siswa SMA dalam belajar matematika menghadapi ujian nasional Azis Azis; Sugiman Sugiman
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 2, No 2: November 2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjan Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.842 KB) | DOI: 10.21831/jrpm.v2i2.7331

Abstract

Penelitian untuk mendeskripsikan tingkat dan letak kesulitan belajar matematika siswa pada aspek kognitif dan kategorisasi masalah belajar matematika siswa pada aspek afektif dalam menghadapi Ujian Nasional tahun pelajaran 2013/2014 SMA di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan penelitian dengan metode survei. Pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran (tes diagnostik), kuisioner, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesulitan belajar matematika yang dialami oleh siswa untuk menyelesaikan soal-soal Ujian Nasional berada pada kategori sedang; letak kesulitan belajar matematika siswa pada aspek kognitif dalam menyelesaikan soal-soal Ujian Nasional dilihat dari segi pengetahuan faktual dengan persentase interval kesulitan sebesar, segi pengetahuan konseptual dengan persentase interval kesulitan sebesar, dan segi pengetahuan prosedural dengan persentase interval kesulitan sebesar; dan kategorisasi masalah belajar matematika siswa pada kategori aspek afektif dalam menghadapi Ujian Nasional tahun pelajaran 2013/2014 SMA di Kota Baubau secara umum berada pada kategori rendah.Kata kunci: kesulitan belajar matematika, kognitif, afektif, ujian nasional SMA An Analysis of Difficulty on Cognitive and Problem on Affective of SMA Students in Mathematics Learning Facing National ExaminationAbstractThis study aims to describe the degree of student’s learning difficulty of mathematics on cognitive and categorization of student’s learning problem on affective aspect in accomplishing mathematic items in facing national final exam of SMA Baubau municipality in 2013/2014 academic year. The research type uses survey method. The technique of data collecting made use of diagnostic test that is National final exam items in 2012/2013 academic year which was modified by the researcher, questionnaires, and interviews. The research result indicates that the degree of students’ learning difficulty of mathematics to accomplish national final exam items is in the medium category; the students’ learning difficulty of mathematics on cognitive aspect in accomplish national final exam items viewed from factual knowledge  with students’ difficulty  interval percentage , conceptual knowledge aspect with students’ difficulty interval percentage , and procedural knowledge aspect with students’ difficulty interval percentage ; and the categorization of students’ learning problem of mathematics on affective aspect in facing National final exam in 2013/2014 academic year of SMA Baubau municipality generally is in the low category.Keywords: Learning difficulty of mathematics, cognitive, affective, SMA National final exam