Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR KEAMANAN PANGAN· PADA PRODUKSI PUREE JAMBU BIJI MERAH lndrie Ambarsari; Sarjana Sarjana; Joko Pramono
JURNAL LITBANG PROVINSI JAWA TENGAH Vol 5 No 2 (2007): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/jurnaljateng.v5i2.163

Abstract

Food safety is conditions and measures to prevent food from possible contamination that can disturb, harm, or make risk for healthy. Pink guavas as one of commodity that developed at Prima Tani's program on Central Java have opportunity to be competitive and certifiable products. One of them is puree. The market demand and customer preference that more selective to a quality and safety products boost a concerning about food safety aspects on each processing steps. This desk study conducted to identify hazard on each processing steps. start form supplying raw materials, food additive utilizing, processing products. packaging, until storage. The right handling steps obtain to reduce the safety risk of products unto the acceptable limit. Risk safety could be come from microbiology, chemical, and physical contaminant. Beside that, there is important to control the employee hygiene and machine sanitation. Quality assurance and food safety handling is the respon• sibility of all stockholders', among producers, trader. customer. and government.
KINERJA ASOSIASI PENGELOLA SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI (SPAMS) PERDESAAN “SUMBER BATHORO KATONG” KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2019 Nur Wahyudi; Qomaruddin Qomaruddin; Joko Pramono
JI@P Vol 9 No 2 (2020): JI@P
Publisher : Master of Public Administration, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ponorogo District mission carried out by the Departement of Public Works,Housing and Settlement Area one of them is to arrange a comfortable area for all,with the availability of adequate public space, environmentally friendly, as well asefforts to accelerate the reduction of inequality between rural and urban areas.One of which is done is by Rural Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)development activities. After the completion of the Rural SPAM developmentactivities, requires organization to manage the SPAM. SPAM managers isHimpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) and Badan PengelolaSistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP-SPAMS). To strengthen theorganizational capacity of The HIPPAM and BP-SPAMS, in 2018 formed AsosiasiPengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) Perdesaan“Sumber Bathoro Katong” Kabupaten Ponorogo for The 2018 – 2023. ThisAssociation is a government partner and other concerned parties related to thedelivery of community based drinking water and sanitation services in thePonorogo District. The Association aims to support increasing coverage ofdrinking water and sanitation services to 100%, increasing the capacity of villageleveldrinking water and sanitation managers and facilitating partnership activitieswith District Governments and Village Governments, the private sector(Corporate Social Responsibility / CSR) and other actors. Although TheAssociation has been formed for more than a year, and has a large task andfunction; but The Association's performance is not yet optimal. The performanceof The Asosiasi Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS)Perdesaan “Sumber Bathoro Katong” Kabupaten Ponorogo in 2019 based onperformance indicators according to Robbins (2006: 260) is as follows.Association performance based on performance indicators in the form of quality,the quality is rather good. Based on performance indicators in the form ofquantity, the quantity is rather poor. Based on the performance indicators in theform of timeliness, the timeliness of The Association in completing the workincluding almost on time (rather good). Based on performance indicators in theform of effectiveness, the effectiveness is sufficient. Based on performanceindicators in the form of independence, the independence is sufficient.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI NO. 14 TAHUN 2019 DALAM MENINGKATKAN KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DI INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA Heruwibawa Heruwibawa; Dian Esti Nurati; Joko Pramono
JI@P Vol 10 No 1 (2021): JI@P
Publisher : Master of Public Administration, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 14 Tahun 2019 dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisa data menggunakan analisa data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam pemberian tunjangan kinerja pegawai di ISI Surakarta sudah berjalan dengan baik, dimana sudah memiliki transformasi informasi yang jelas melalui sosialisasi kepada pelaksana dan tenaga kependidikan. Sumber daya manusia memiliki kualitas yang baik serta terpenuhinya dukungan sarana dan prasarana. Disposisi pihak-pihak dalam implementasi kebijakan memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik, yang menerima tugas dan tanggung jawab serta komitmen yang tinggi, jujur dan bertanggung jawab. Struktur birokrasi implementasi kebijakan sudah melakukan pembagian pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsinya, terjalin koordinasi antar pelaksana dengan baik hanya saja belum ada SOP dalam implementasi Permenristekdikti No. 14 Tahun 2019.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL DAN TRANFORMASIONAL TERHADAP KINERJA DARI KARYAWAN STRUKTURAL DAN FUNGSIONAL (dosen) (BUDAYA ORGANISASI) (SURVEY DI UNISMA) Joko Pramono
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 16 No 2 (2015): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Agama dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang Kepemimpinan transaksional dan tranformasional masih menghasilkan kesimpulanyang ambivalen, kemungkinan karena factor perbedaan budaya organisasi tidak dianalisis dalam model penelitian yang ada. Tujuan penelitian ini adalah apa pengaruh kepemimpinan transaksional dan tranformasional pada kinerjadan apakah ada pengaruh dalam kedudukannya sebagai karyawan atau dosen. Pengolahan data akan dilakukan dengan Regresi. Jumlah sampel 48 orang, dari sekitar 200 orang dosen dan karyawan UNISMA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variable kepemimpinan tranformasional maupun kepemim;pinan transaksional tidakberpengaruh signifikan, demikian pula pangaruh kedudukan sebagai karyawan administrasi atao dosen juga tidak memberikan perbedaan. Disarankan pada penelitian selanjutnya untuk memasukkan variable lain, seperti ketidak pastian lingkungan dalam model atau melakukan penelitian kembali di luar Unisma
KAPABILITAS ORGANISASI SEKOLAH DALAM MELULUSKAN SISWA : Kasus Kelulusan UN di sekolah “SMA Mahanaim Bekasi” Joko Pramono
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 16 No 1 (2015): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Agama dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah dengan fasilitas yang banyak seperti Bekas sekolah unggulan seringkali prestasinya dalam kelulusan di UN tidak sebaik sekolah biasa, padahal fasilitas yang ada di sekolah tersebut dapat dikatakan cukup. Ini berarti ada factor lain yang dapat mempengaruhi kinerja organisasi ini. Salah satu faktornya adalah tingkat sinergisme yang ada pada organisasi tersebut, sehingga kapabilitas organisasinya tidak optimal. Penelitian ini dilakukan dengan metoda studi kasus, pola sinergisme pada SMA “Mahanaim”. Hasil penelitian menyebutkan bahwa di SMA Mahanaim Fasilitas sekolahnya dapat dikatakan lengkap, tetapi kualitas gurunya dapat dikatakan biasa saja (umumnya dari S1 pendidikan atau umum), para guru gtersebut digaji tidak terlalu tinggi, bahkan pernah juga gaji diberikan tidak tepat waktu. Guru diberikan tugas untuk mendidikan murid sebaik mungkin sehingga kualitas pendidikannya baik. Walaupun guru diupah secukupnya saja tetapi semangat kerja mereka tetap tinggi, hal ini didorong oleh semangan spiritualisme (melayani tuhan). Dusarankan supaya setiap organisasi merumuskan faktir utama yang mampu membangkitkan motovasi kerja dan kemudian menyusun struiktur organisasi yang sesuai sehingga kapabilitas organisasinya baik
TEORI MANAJEMEN PEMASARAN KOTLER KEUNGGULAN DAN KELEMAHANNYA Joko Pramono
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 3 No 1 (2002): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Agama dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori pemasaran Kotler adalah teori yang paling banyak di pelajari. Teori kotler ini mampu memberikan kerangka teori dari proses perencanaan sampai traktek pemasaran yang harus dilakukan. Tetapi kelemahan teori ini adalah mengasuksikan perubahan pasar yang terjadi tidak terlalu besar, dan dapat diantisipasi oleh perusahaan. Padahal saat ini perubahan lingkungan sudah sangat besar dan sulit untuk selalu diikuti oleh perusahaan. Pemecahannya adalah dengan menerapkan teori integrasi, yang menyusun praktek yang integral dari seluruh komponen organisasi, supaya mampu menyusun perubahan praktek dengan cepat (Fast Respons)
AGYLITY STRATEGI: PARADIGMA BARU MANAJEMEN OPERASI SETELAH TAHUN 2000 Joko Pramono
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 5 No 2 (2004): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Agama dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya persaingan memaksa setiap organisasi untuk menjalankan system operasinya seefektip mungkin. Pengaruhnya adalah dalam stretgi manajemen operasi juga ikut berkembang. Jika pada waktu tahun 1990-an mendorong diterapkannya TQM pada saat ini harus mampu menerapkan konsep strategic agility
Role of Public Protection Unit (SATLINMAS) Handling Covid-19 Pandemic in Surakarta City Joko Pramono; Dora Kusumastuti
PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences) 2020: PROCEEDINGS ICTESS
Publisher : PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In function of carrying out the mandate of Law Number 23 of 2014 concerning Local Government, each region recruits its citizens voluntarily to become members of Public Protection Unit (Satlinmas). One of Satlinmas duties is to carry out the disaster function. Covid-19 pandemic is also classified as a very impactful national disaster. The purpose of this study was to determine the role of Satlinmas in handling Covid-19 pandemic in Surakarta City. The method used is qualitative where data is obtained from interviews, questionnaires and involved observations. Results were analyzed using interactive analysis techniques. The conclusion is that Satlinmas primarily involved in handling Covid-19 in Surakarta City by carrying out the task of assisting related agencies in Surakarta City and stakeholders who carry out the handling of Covid-19 pandemic in Surakarta. These tasks include pre-disaster, covid-19 emergency response and post covid-19. Keywords: Disaster, Covid-19, Satlinmas
PEMANFAATAN BAHAN ALAMI SEBAGAI PENGHAMBAT NITRIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PEMUPUKAN NITROGEN PADI SAWAH Joko Pramono; Djoko Prajitno; Tohari Tohari; Dja’far Shiddieq
Agrin Vol 15, No 2 (2011): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.102 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2011.15.2.185

Abstract

Pemupukan merupakan upaya untuk meningkatkan ketersediaan hara dalam tanah guna menunjangpertumbuhan tanaman yang optimal. Sistem usahatani padi sawah intensif di Indonesia, sejak era revolusi hijauhingga sekarang tidak terlepas dari peran pupuk kimia yang bernama urea. Penelitian bertujuan untukmengetahui pengaruh pemberian bahan penghambat nitrifikasi alami terhadap pertumbuhan, hasil dan efisiensipemupukan N pada tanaman padi. Penelitian rumah kaca untuk mengetahui efektivitas pengunaan pupuk N +nitrat inhibitor (NI) alami dilakukan di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Rancanganyang digunakan adalah Acak Lengkap dengan perlakuan sebagai berikut; N0 = tanpa urea tanpa NI (kontrol);N1 = urea tanpa NI; N2 = urea + NI dari bubuk kulit bakau pada dosis 20 % dari urea; N3 = urea + NI daribubuk kulit bakau pada dosis 30 % dari urea; N4 = urea + NI dari bubuk biji mimba pada dosis 20 % dari urea,dan N5 = urea + NI dari bubuk biji mimba pada dosis 30 % dari urea, diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa (1) Perlakuan NI rata-rata mampu mempertahankan nilai kandungan klorofil pada daunpadi pada umur 60 hst berada diatas batas kritis, (2) Perlakuan terbaik adalah bahan NI yang berasal dari serbukbiji Nimba dengan takaran 20 % dari dosis urea yang diberikan, yang memberikan kenaikan hasil sebesar 9,6 %,dan (3) Penggunaan pupuk urea + serbuk biji Nimba 20 % lebih efektif dengan nilai efektivitas (RAE) sebesar34 % dan efisiensi agronomi (AE) sebesar 50 g g-1 dan lebih tinggi dibandingkan perlakuan yang lain.Kata kunci : Nitrat inhibitor, efisiensi pemupukan N, bahan alam ABSTRACTFertilization is an effort to improve nutrient availability in the soil to support optimal plant growth.Intensive rice farming systems in Indonesia, since the green revolution era to the present is inseparable from therole of chemical fertilizer called urea. The study aims to determine the effect of giving the material a naturalnitrification inhibitor on growth, yield and N fertilizer efficiency in rice plants. Greenhouse studies to determinethe effectiveness of the use of N fertilizer + nitrate inhibitors (NI) carried out in greenhouse Faculty ofAgriculture, Gadjah Mada University. The design used was Randomized Complete with treatments as follows:N0 = no urea without NI (control); N1 = urea without NI: N2 = urea + NI of mangrove skin powder at doses of20% of urea; N3 = urea + NI from mangrove skin powder at doses of 30% of urea; N4 = urea + NI of neemseed powder at doses of 20% of urea, and N5 = urea + NI of neem seed powder at doses of 30% of urea,repeated 4 times. Results showed that (1) NI treatment on average is able to maintain the value of the content ofchlorophyll in the leaves of rice at the age of 60 DAT is above the critical limit, (2) The best treatment is a NIfrom Neem seed powderwith a dose of 20% of the dose of urea, which gives rise to a yield of 9.6%, and (3)Theuse of urea + 20% Neem seed powder is more effective with the effectiveness (RAE) by 34% and agronomicefficiency (AE) of 50 g g-1 and higher than the other treatments.Key words: Nitric inhibitor, N fertilization efficiency, natural materials
KERAGAAN HASIL GABAH DAN KARAKTER AGRONOMI SEPULUH VARIETAS PADI UNGGUL DI SLEMAN, YOGYAKARTA Bambang Sutaryo; Joko Pramono
Agrin Vol 20, No 1 (2016): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2016.20.1.309

Abstract

Yied and agronomic characters performance of ten superior rice varieties in Sleman, Yogyakarta. Study onyied and agronomic characters performance usin superior rice varieties was conducted at Blendangan,Tegaltirto,Berbah, Sleman, Yogyakarta from June to September of 2015. Six superior rice varieties namely Sidenuk, Inpari1, Inpari 10, Inpari 19, Inpari 23, and Inpari 30 were planted using seedling of 15 days with one seedling per hillin jajar legowo 4:1 system, with plant spacing of 25 x 12,5 x 50 cm. Plot size per variety was 1000 m2.Meanwhile,four populair varieties such as Sintanur, Pepe, Ciherang, and Situ Bagendit planted using the same populationby farmers were used as checks. Data were analyzed using t test. Inpari 19 and Inpari 30 gave the highest yield of7.5 and 7.3 t/ha, respectively, compared with check varieties and the other varieties tested. The highest yield onInpari 19 and Inpari 30 were contributed by the highest of the number of filled grains, total grain number, andthe panicle number. Inpari 19 showed earliest maturity (104 days), meanwhile, the other varieties were mediummaturity (107-124 days). Inpari 19 gave the highest profit compared with the others superior varieties tested andthe most preferred by farmers because of more taste, more white color, more shiny, and more fragrant.Key words: yield, agronomic characters, Inpari, “jajar legowo” ABSTRAKPenampilan hasil dan karakter agronomi sepuluh varietas unggul di Sleman, Yogyakarta. Pengkajianterhadap penampilan hasil dan karakter agronomi menggunakan varietas unggul padi dilaksanakan diBlendangan,Tegaltirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta dari Juni hingga September 2015. Enam varietas yaituSidenuk, Inpari 1, Inpari 10, Inpari 19, Inpari 23, dan Inpari 30 ditanam dengan bibit berumur 15 hari dengan satubibit per lubang pada teknik jajar legowo 4:1, dengan jarak tanam 25 x 12,5 x 50 cm. Ukuran plot size per varietasadalah 1000 m2. Sedangkan empat varietas yang sudah dikenal petani yaitu Sintanur, Pepe, Ciherang, dan SituBagendit ditanam dengan cara yang sama oleh petani digunakan sebagai pembanding. Data dianalisismenggunakan uji t. Inpari 19 dan Inpari 30 masing-masing memberi hasil tertinggi sebesar 7,5 dan 7,3 t/ha,dibandinkan dengan varietas pembanding dan varietas lain yang dikaji. Hasil tertinggi pada Inpari 19 dan Inpari30 dikontribusi oleh jumlah gabah isi, jumlah total gabah dan jumlah malai yang tinggi. Inpari 19 menunjukkanumur paling cepat (genjah) yaitu 104 hari, sementara varietas lainnya berumur sedang (107-124 hari). Inpari 19memberi keuntungan tertinggi dibandingkan dengan varietas unggul lainnya, dan paling disukai petani karenalebih pulen, lebih putih, lebih berkilap, dan lebih wangi.Kata kunci: hasil, karakter agronomi, Inpari, “jajar legowo”