Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Control System for Adjusting the Brightness Level with PWM Technique Using Visual Net Microcontroller-Based Dedi Setiawan; Ishak Ishak; Muhammad Ardiansyah Sembiring
Journal of Robotics and Control (JRC) Vol 1, No 4 (2020): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jrc.1422

Abstract

The lamp is an artificial source of light that is produced by channelling electric current through the filament which then heats up and produces light. Eye health experts believe that the ideal brightness of a lamp depends on ambient light or ambient light. The rule must ensure that the brightness of the lights must be equivalent to the light around. That way the light from the lights and surroundings will blend and not make the eyes have to work harder. To overcome this problem a control system can be created by implementing the pulse width modulation (PWM) technique that can control the brightness of the lights manually using a visual net application. Utilization of a microcontroller as a control center in controlling the brightness level of the lamp using the type of microcontroller avr16 by displaying the PWM value on the form design on the visual net. Thus setting the level of light brightness to be ideal in the conditions we want.
JARINGAN SYARAF TIRUAN HOPFIELD DALAM MENCARI RUTE TERPENDEK UNTUK PENDISTRIBUSIAN BARANG Meri Sri Wahyuni; Egi Affandi; Dedi Setiawan
JURNAL TEKNISI Vol 2, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/teknisi.v2i1.852

Abstract

Efisiensi waktu dalam pendistribusi barang sangat diperhitungkan dalam sebuah strategi pemasaran dalam perusahaan. Supaya mendapatkan waktu pendistribusian yang efisien, maka harus tahu rute yang tepat untuk melaksanakan pendistribusian tersebut, jika salah memilih rute, maka akan memakan waktu yang panjang untuk melakukan distribusi barang. Hal ini dapat merugikan bagi si pemilik usaha. Oleh sebab itu diperlukan sebuah sistem yang dapat menganalisa dan bisa mengatasi masalah tersebut, yaitu system yang dapat mencari rute terpendek. Sistem ini nantinya memungkinkan pendistribusi dapat memilih rute jalan terdekat. Dalam hal ini jaringan syaraf tiruan akan memberikan solusi dalam menentukan jarak terpendek untuk pendistribusian barang melalui algoritma Hopfield
SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI DENGAN LATENT SEMANTIC ANALISYS PADA KESAMAAN TUGAS AKHIR MAHASISWA Meri Sri Wahyuni; Dedi Setiawan; Trinanda Syahputra
JURNAL TEKNISI Vol 1, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.89 KB) | DOI: 10.54314/teknisi.v1i2.655

Abstract

Tugas Akhir (Skripsi) merupakas sebuah karya ilmiah yang diabuat sebagai laporan hasil penelitian mahasiswa untuk syarat lulus dan meraih gelar sarjana. Setiap Tugas Akhir yang dihasilkan tidak boleh sama antara satu karya dengan karya lainnya. Apabila ada yang sama maka penulis akan dianggap plagiat. Plagiat adalah perbuatan secara sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai. Metode Latent Semantic Analysis (LSA) berfungsi untuk mencari dokumen yang memiliki kesamaan teks terhadap dokumen lain yang ada di dalam database. Algoritma yang digunakan adalah Algoritma TF/ID, dan untuk melihat tingkat kedekatan atau kesamaan (smilarity) kata (term) dengan cara pembobotan term digunakan Vector Space Models (VSM).
SISTEM PENGUKURAN BENTUK KAKI MANUSIA PADA TES FISIK KEPOLISIAN MENGGUNAKAN TEKNIK SIMPLEKS BERBASIS (IOT) INTERNET OF THINGS Tika Aldila; Dedi Setiawan; Suardi Yakub
JURNAL TEKNISI Vol 1, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.807 KB) | DOI: 10.54314/teknisi.v1i2.657

Abstract

Laboratorium didefinisikan sebagai tempat bekerja yaitu bangunan, gedung atau ruangan yang dilengkapi peralatan (instrumen) untuk melakukan pekerjaan ilmiah seperti riset, demonstrasi dan diskusi. Di kepolisian RI laboratorium digunakan salah satunya untuk pelaksanaan ujian tes masuk kepolisia. salah satunya ialah tes kaki manusia. Pada pengujian tes kaki manusia, terdapat tiga jenis ukuran kaki yaitu kaki normal, kaki o, dan kaki x. pengujian kaki tersebut masih dilakukan secara manual, dengan menggunakan media bahan kayu, yang memiliki lengkungan dengan satuan ukur cm untuk pengukurannya, hal tersebut terkesan lama, dan tidak efisiensi, bisa terjadi kelalaian penguji pada saat pengukuran.Melihat permasalahan tersebut, pembuatan sistem alat ukur bentuk kaki manusia pada tes kepolisian menggunakan teknik simpleks berbasis internet of things (IOT) akan membantu meringankan pekerjaan operator atau pekerja saat bertugas dalam pelaksanaan tes ujian, dengan sistem yang user friendly dapat diatur atau dikonfigurasi melalui sistem digitalisasi untuk pengoperasiannya. Hasil dari penelitian ini mampu mengatasi permasalahan dalam pengoperasiannya yaitu dapat mengukur bentuk kaki manusia pada tes kepolisian secara otomatis dan efisien sehingga operator atau penguji dapat bekerja lebih baik.
Implementasi Metode Weighted Product dan Pembobotan Rank Order Centroid Dalam Pemberian Penghargaan Predikat Kader Terbaik Feri Setiawan; Lusiyanti Lusiyanti; Dedi Setiawan
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Vol 6, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/mib.v6i1.3375

Abstract

This study discusses the process of awarding the best cadres by utilizing a decision support system using the Weighted Product method and the criteria weighting method using the Rank Order Centroid to obtain the weighting of the criteria systematically with the case studies studied, namely the Leadership of the Commissariat of Muhammadiyah Students, Faculty of Computer Science, University of Muhammadiyah Riau. The procedure carried out in awarding the best cadres by using several alternative data samples and several criteria related to the assessment. The number of alternative data used to be tested in this study were 10 samples of alternative data and 5 assessment criteria. The criteria used are Activeness (K1), Level of Training (K2), Grade Point Average (K3), Leadership (K4), and Teamwork (K5). The results obtained after testing are A6 as the best alternative with the final value obtained of 0.3398 and declared as the best cadre. The Weighted Product method and assisted by the Rank Order Centroid weighting method are able to make decisions for awarding the best cadres to the Commissariat Leaders of the Muhammadiyah Student Association, Faculty of Computer Science, University of Muhammadiyah Riau.
PERANCANGAN JAM DIGITAL DAN SISTEM BEL OTOMATIS PADA SEKOLAH DENGAN TEKNIK COUNTER BERBASIS MIKROKONTROLER Muhamamd Aswin; Dedi Setiawan; Badrul Anwar; Guntur Syahputra
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Sistem Komputer TGD Vol 3, No 2 (2020): J SISKO TECH EDISI JULI
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jsk.v3i2.2035

Abstract

Bel adalah alat yang dapat mengeluarkan bunyi dering karena bagiannya dapat digerakkan oleh listrik atau udara. Pada beberapa sekolah yang memanfaatkan bel sebagai tanda masuk sekolah, pergantian jam pelajaran, istirahat, dan pelajaran berakhir. Di SMK Indonesia Membangun 1 Medan bel yang digunakan masih manual. Bel tersebut berbunyi ketika tombol bel di tekan sehingga membutuhkan operator tersendiri untuk mengoprasiannya. Terpaut pada faktor manusiawi terkadang bel berbunyi tidak tepat waktu yang menyebabkan pergantian jam tidak tepat sehingga proses pembelajaran tidak efisien.Melihat permasalahan tersebut, pembuatan sistem jam digital dan bel otomatis dengan teknik pencacah (counter) akan membantu meringankan pekerjaan petugas piket pada sekolah, dengan sistem yang user friendly dapat diatur atau dikonfigurasi melalui personal komputer untuk penjadwalannya.Hasil dari penelitian ini mampu mengatasi permasalahan dalam ketidak tepatan waktu pergantian pelajaran serta memperjelas pendengar terhadap tanda atau peringatan yang diberikan. Kemudian agar tercipta proses pembelajaran lebih efisien dan petugas piket tidak terbebani lagi dengan pengoprasian bel sekolah tersebut
Implementasi teknik pwm pada rancang bangun alat deteksi kecepatan kendaraan berdasarkan perputaran roda berbasis mikrokontroller Dedi Setiawan; Ahmad Fitri Boy; Afdal Hafidz; Ishak Ishak
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v19i1.224

Abstract

Membaca kecepatan suatu kenderaan yang melintas dan kemudian memberikan peringatan jika kenderaan tersebut melampaui batas kecepatan pada jalan bebas hambatan dirasa cukup sulit, dimana pengendara sering melaju kenderaannya cukup tinggi dan hal ini sangat membahayakan pengendara itu sendiri dan bahkan pengendara lain. Upaya pencegahan yang sering dilakukan adalah dengan membuat rambu – rambu lalu lintas untuk memperingati para pengendara agar tidak melewati kecepatan maksimum. Hal ini cukup efektif namun masih ada juga pengendara yang tidak menghiraukan rambu – rambu peringatan kecepatan . Alat yang dapat mendeteksi kecepatan kenderaan dan dapat memberikan peringatan jika kenderaan tersebut melampaui batas kecepatan. Alat ini dapat dibuat dengan bantuan komponen elektronik dan program dengan menggunakan microcontroller bertipe microcontroller avr.Untuk merealisasi alat tersebut dibutuhkan komponen lain seperti output buzzer suara, display pada lcd dan sebagainya. Penerapan metode juga sangat menentukan kinerja alat karena akan membuat alat bekerja efektif atau tidak. Untuk itu alat yang dirancang dipilih menggunakan metode pwm. PWM adalah sebuah metode yang digunakan untuk mengatur jumlah daya (power) yang dialokasikan ke beban tanpa harus menimbulkan rugi-rugi daya pada rangkaian pengendali beban tersebut.
Penerapan Metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) dalam Pengambilan Keputusan Calon Pendonor Darah pada Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Tanjung Morawa Ahmad Fitri Boy; Dedi Setiawan
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 18, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v18i2.160

Abstract

Dalam pengambilan keputusan untuk menentukan calon pendonor darah pada Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Tanjung Morawa terdapat beberapa kesulitan yang dihadapi, diantaranya adalah keputusan yang diambil berdasarkan hasil dari proses medical check up yang terkadang tidak sesuai dengan hasil yang sebenarnya. Dimana dalam penyeleksiannya masih sering terdapat beberapa calon pendonor yang diizinkan mendonor tetapi tidak sesuai dengan persyaratan yang ditentukan oleh PMI Pusat. Metode yang dapat dipakai dalam pengambilan keputusan calon pendonor darah adalah metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique). Metode SMART merupakan teknik pengambilan keputusan yang multiatribut dan fleksibel yang dapat membantu pihak Perusahaan dalam menentukan keputusan dengan cepat dan tepat. Untuk menentukan calon pendonor darah berdasarkan 4 kriteria yaitu : usia, berat badan, tekanan darah, temperatur tubuh, dan hemoglobin darah. Berdasarkan pada 4 kriteria tersebut disusunlah sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode smart, Sistem Pendukung Keputusan merupakan sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi dan keputusan. Dengan dirancangnya Sistem Pendukung Keputusan menentukan calon pendonor darah menggunakan metode SMART ini maka pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Tanjung Morawa dapat terbantu dalam mengambil keputusan menentukan calon pendonor darah.
Sistem Peringatan Pada Pengendara Yang Berpapasan Ditikungan Tajam Berbasis Mikrokontroller Dedi Setiawan
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 18, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v18i1.98

Abstract

Beberapa jalur darat di Indonesia sudah memiliki jalan yang telah diaspal halus dan bebas dari lubang. Tak heran jika kebanyakan pengendara  memilih membawa kendaraan sendiri dan melewati jalur darat saat berkendara. Tapi ternyata, ada beberapa jalur menuju lokasi yang terbilang ekstem, yaitu berliku dengan tikungan yang sangat tajam dan cukup berbahaya pada pengendara yang tidak mengetahui medan. Kecelakaan antara mobil atau truk sering terjadi ketika melewati tikungan yang sangat tajam.Sistem ini akan digunakan pada tikungan yang sangat tajam untuk memberitahukan kepada pengendara yang berpapasan agar dapat mengetahui jenis kendaraan yang lewat pada tikungan. Cara kerja dari sistem ini  adalah ketika kendaraan melewati sensor loadcell sebagai inputan dari berat kendaraan maka microcontroller akan memproses data inputan yang akan ditampilkan  LCD akan menampilkan teks kedalam untuk jenis kendaraan yang melewati tikungan dan suara menggunakan buzzer agar pengendara lain memberikan jalan kepada kendaraan yang lebih besar untuk lewat terlebih dahulu. Diharapkan sistem ini akan mengurangi resiko terjadinya kecelakaan.. 
Prototype Alat Pemantauan Ketinggian Air Pada Bendungan Menggunakan Sensor Ultrasonik Berbasis Arduino Dedi Setiawan; Ishak Ishak; Iskandar Zulkarnaen
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 17, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v17i2.40

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berperan mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Teknologi elektronika merupakan salah satu teknologi yang telah melekat di dalam kehidupan manusia, berbagai alat elektronika praktis dan fleksibel telah banyak diciptakan sehingga membantu memudahkan manusia dalam memenuhi kebutuhannya. Baerbagai macam peralatan dengan sistem pengoperasian secara manual semakin ditinggalkan beralih pada peralatan yang serba otomatis sehingga peralatan otomatis lebih mendominasi dalam kehidupan manusia.Rancang bangun pemantau ketinggian air pada bendungan menggunakan sensor ultrasonik berbasis arduino uno didesain dengan operasional yang sederhana sehingga mudah pengeporasian alat ini akan bekerja secara otomatis memantau ketinggian air pada bendungan. Alat ini berfungsi untuk memberi peringatan akan terjadinya banjir, jika ketinggian air pada level siaga  dibendungan maka buzzer akan bunyi dengan lambat dan apabila ketinggian air pada level berbahaya maka buzzer akan bunyi dengan cepat. Dengan menggunakan alat ini, dapat membantu untuk mengetahui kapan akan terjadinya banjir, sehingga dapat memanimalisir korban akibat terjadinya banjir. Sehingga dapat mempersiapkan diri untuk mengantisipasi akan terjadinya banjir.