Nuniek Herdyastuti
Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Surabaya State University, Jl. Ketintang Surabaya 60231

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PELATIHAN PENGELOLAAN LABORATORIUM PENDIDIKAN KIMIA BAGI GURU-GURU MGMP KIMIA BLITAR mitarlis, Mitarlis; Herdyastuti, Nuniek
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v4n1.p45-50

Abstract

Community Service Activities (PKM) have been carried out regarding the management of chemical education laboratories in the form of training. The training was given to teachers of Blitar Regency MGMP members. The training activities aimed to increase teachers' knowledge about the management and management of the Chemistry Education Laboratory. The implementation method started from preparation and planning, implementation and evaluation. The results of the training showed an increase in participants' understanding of the management of chemical laboratory. Training activities can be carried out well, and receive positive responses from participants. As many as 67% of participants sent a report on the implementation of laboratory management tasks as a post test in their respective schools. Related to the implementation of the evaluation of the training showed a positive response as indicated by the dominant percentage in the positive (very good and good) total answer statements between 70-90%. Judging from its total usefulness, 89% stated that training activities were very useful and beneficial.
KITIN DARI LIMBAH CANGKANG UDANG SEBAGAI MEDIA UNTUK BAKTERI KITINOLITIK YANG DIISOLASI DARI LUMPUR SAWAH Herdyastuti, Nuniek; Raharjo, Tri Joko; Mudasir, Mudasir; Matsjeh, Sabirin
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 16, No 2 (2009)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Limbah cangkang udang dimanfaatkan untuk memproduksi kitin sebagai media pertumbuahn bakteri kitinolitik. Enam isolat yang diperoleh dari lumpur sawah semuanya menunjukkan aktivitas kitinolitik. Hasil analisis selama 5 hari inkubasi menunjukkan bawah jumlah sel dan kadar protein diproduksi paling besar pada hari ke empat oleh isolat TNH23. Aktivitas kitinase tertinggi ditunjukkan oleh isolat TNH54 pada hari kedua sebesar 0,331 U/mL dan aktivitas spesifik 0,721 U/mg. isolat TNH23 dan TNH54 diduga mempunyai genus yang berbeda yaitu Aeoromonas hydrophyla dan Burcholderia pseudomallei.
PEMBUATAN SABUN CUCI TANGAN SEBAGAI UPAYA PEMUTUSAN PENYEBARAN RANTAI COVID – 19 DI KABUPATEN TUBAN Herdyastuti, Nuniek; Taufikurrohmah, Titik; Rusmini, Rusmini; Mustaji, Mustaji; Cahyaningrum, Sari Edi
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p161-166

Abstract

Virus Corona ini telah melanda sekitar 152 negara di dunia yang tersebar di semua benua termasuk negara Indonesia. Propinsi Jawa Timur menempati urutan tertinggi jumlah positip Covid 19 dan dikategorikan dalam zona merah di 32 kota dan kabupaten termasuk Tuban. Pencegahan penyebaran virus corona dapat dilakukan dengan cara menjaga jarak aman, menggunakan masker dan mencuci tangan dengan air mengalir atau menggunakan sabun. Sabun cuci tangan mengandung bahan antiseptic yang dapat membunuh virus. Universitas Negeri Surabaya mempunyai potensi dosen-dosen yang mempunyai kemampuan untuk membuat sabun cuci tangan. Kegiatan ini bertujuan untuk membuat sabun cuci tangan untuk memutus rantai penyebaran Covid 19 khususnya di Kabupaten Tuban. Telah berhasil memproduksi sabun cuci tangan kemasan 500 mL sebanyak 500 buah dan telah diserahkan ke Kabupaten Tuban melalui Unit Crisis Center Unesa. Bantuan diterima oleh Bupati Tuban dan didistribusikan ke masyarakat Tuban yang membutuhkan. Kata Kunci: sabun cuci tangan, Covid-19, Tuban
PENGARUH EDTA TERHADAP AKTIVITAS LISOZIM SEBAGAI ANTIBAKTERI GRAM NEGATIF EFFECT OF EDTA ON LISOZIM ACTIVITY AS A NEGATIVE GRAM ANTIBACTERIAL PERMATA SARI, DESI; HERDYASTUTI, NUNIEK
Unesa Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Aktivitas antibakteri lisozim terbatas terhadap bakteri strain Gram positif. Untuk meningkatkan pemanfaatan lisozim yang dapat bekerja pada bakteri Gram negatif, dapat dilakukan dengan penambahan EDTA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan larutan EDTA untuk mengubah aktivitas lisozim putih telur bebek menjadi antibakteri pada bakteri Gram negatif. Lisozim diperoleh dari ekstraksi menggunakan silika (SiO2). Penentuan profil protein putih telur bebek yang dilakukan dengan SDS-PAGE menunjukkan adanya pita protein disekitar 10-16 kDa yang diduga terdapat lisozim. Penambahan larutan EDTA dengan konsentrasi 1 mg/mL menunjukkan adanya pengaruh terhadap aktivitas antibakteri ekstrak lisozim. Kata Kunci : Aktivitas antibakteri, EDTA, Lisozim, Putih telur bebek. Abstract. Lysozyme antibacterial activity is limited to Gram positive bacterial strains. To increase lysozyme utilization that can work on Gram negative bacteria, it can be done by adding EDTA. This study aims to determine the effect of the addition of EDTA solution to change the lysozyme activity of duck egg white to antibacterial in Gram negative bacteria. Lysozyme is obtained from extraction using silica (SiO2). Determination of protein profiles of duck egg white carried out with SDS-PAGE showed the presence of protein bands around 10-16 kDa which were thought to be lysozyme. The addition of EDTA solution with a concentration of 1 mg / mL showed an effect on the antibacterial activity of lysozyme extract. Keywords : Antibacterial activity, EDTA, Lysozyme Duck egg white.
PENENTUAN KAPASITAS ADSORPSI KARBON AKTIF SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TEMBAGA DALAM LIMBAH LABORATORIUM PUTRA DHARMAWAN, ANGGI; HERDYASTUTI, NUNIEK
Unesa Journal of Chemistry Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kadar logam tembaga yang terbuang dari hasil kegiatan di laboratorium dengan kadar yang tinggi dapat mencemari lingkungan, oleh sebab itu perlu dilakukan upaya untuk menurunkan kadar logam tembaga, salah satunya melalui adsorpsi menggunakan karbon aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas adsorpsi dan identifikasi gugus fungsi karbon aktif sebelum dan sesudah diinteraksikan dengan limbah. Hasil yang diperoleh menunjukkan efisiensi adsorpsi (%) logam tembaga dalam limbah dengan konsentrasi limbah 100 ppm sebesar 99,75%. Kapasitas adsorpsi logam tembaga dalam limbah laboratorium menggunakan karbon aktif mengikuti pola isoterm Langmuir dengan kapasitas adsorpsi (b) sebesar 0,0000426 mol/g dan nilai regresi (R2) sebesar 0,986. Hasil identifikasi gugus fungsi menunjukkan adanya gugus fungsi C-O, C=C aromatik, dan PO42-. Perbedaan gugus fungsional antara karbon aktif sebelum dan sesudah interaksi dimana terjadi pergeseran bilangan gelombang dan perubahan intensitas pada gugus fungsi C-O dan PO42-. Kata kunci: Adsorpsi, Karbon Aktif, Tembaga, Limbah Laboratorium Abstract. High copper metal content wasted from laboratory can pollute the environment, therefore it is necessary to make efforts to reduce copper metal, one of which is through adsorption using activated carbon. This research intend to determine adsorption capacity and identification of activated carbon functional groups before and after interaction with waste. The results of this research showed the adsorption (%) efficiency of copper metal in optimum laboratory wastes on 100 ppm concentration with adsorption efficiency of 99,75%. Copper metal adsorption capacity in laboratory wastes using activated carbon follows the Langmuir ishoterm with adsorption capacity (b) of 0,0000426 mol/g and the regression value (R2) is 0,986. Characterization of functional group identification shows the presence of functional grup C-O, C=C aromatic, and PO42-. There are differences in functional groups between activated carbon before and after interactions where there is a shift in wave number and change in intensity in the functional groups C-O and PO42-. Keywords: Adsorption, Activated Carbon, Copper Metal, Laboratory Waste
SINTESIS GARAM GLUTAMAT DARI AMPAS TAHU SECARA ENZIMATIS SYNTHESIS GLUTAMATE SALT FROM TOFU DREGS BY ENZYMATIC SETYAWATI, NOVA; HERDYASTUTI, NUNIEK
Unesa Journal of Chemistry Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Proses produksi tahu menghasilkan hasil samping berupa limbah cair maupun limbah padat yang disebut dengan ampas tahu. Ampas tahu umumnya hanya dibuang begitu saja, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan di sekitarnya. Permasalahan tersebut mulai diatasi dengan memanfaatkan ampas tahu sebagai hidrolisat protein karena kandungan proteinnya yang cukup tinggi. Hidrolisat protein berguna pada berbagai industri pangan salah satunya sebagai garam glutamat. Asam glutamat yang terbentuk dari proses hidrolisis dengan menggunakan enzim bromelin direaksikan dengan NaOH untuk membentuk garam glutamat. Asam glutamat yang terbentuk memiliki kadar sebesar 522,94 ppm pada konsentrasi enzim 50% dan menunjukkan puncak yang sama dengan asam glutamat standar. Hasil identifikasi asam glutamat menunjukkan puncak yang sama pada panjang gelombang 570 nm dan KLT pada Rf 0,33. Sintesis garam glutamat diperoleh suatu serbuk berwarna putih dengan pH 9,1 dan titik leleh 285 oC. Kata Kunci : Ampas tahu, enzim bromelin, KLT, garam glutamat Abstract. The process production of tofu result waste in the form of liquid and solid called tofu dregs. Tofu dregs is generally just thrown away, so that cause pollution of the surrounding environment. These problems began to be overcome by use tofu dregs as a protein hydrolyzate because of its high protein content. Hydrolysate protein is useful in various food industries, one of which is glutamate salt. Glutamic acid formed from the hydrolysis process use the bromelin enzyme is reacted with NaOH to form glutamate salts. Glutamic acid formed has a concentration of 522.94 ppm at 50% enzyme concentration and shows the same peak as standard glutamic acid. The results of identification of glutamic acid showed the same peak at a wavelength of 570 nm and TLC at Rf 0.33. The synthesis of glutamate salt was obtained by a white powder with a pH of 9.1 and a melting point of 285 oC. Keywords : Tofu dregs, bromelin enzymes, TLC, glutamate salt
PELATIHAN PEMBUATAN SARI KEDELAI REMPAH UNTUK PENINGKATAN DAYA TAHAN TUBUH DALAM MENGHADAPI PANDEMI Covid-19 Wikandari, Prima Retno; Yuanita, Leny; Cahyaningrum, Sari Edi; Herdyastuti, Nuniek
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p155-160

Abstract

Coronavirus disease-19 (Covid-19) adalah penyakit yang memberikan resiko kematian yang sangat tinggi. Alternatif pencegahan adalah dengan konsumsi susu kedelai berempah karena dapat meningkatkan imun dan kaya antioksidan. Kegiatan ini bertujuan untuk (1) memberikan pengetahuan tentang Covid-19 dan cara penanggulangannya, (2) memberikan keterampilan pembuatan sari kedelai berempah, dan (3) melakukan sosialisasi produk kepada masyarakat oleh peserta latih. Metode pelatihan dilakukan secara daring dan diunggah melalui youtube https://youtu.be/mb_6H2biczA, dilanjutkan praktek mandiri dan sosialisasi produk hasil praktek mandiri kepada masyarakat sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan peserta latih memberikan respon bahwa materi pengetahuan tentang Covid-19 dan cara pembuatan sari kedelai adalah penting dan cara penyajiannya sangat menarik. Sebanyak 86.7 % peserta menyatakan bahwa materi adalah baru, dan 60% peserta menjawab akan mempraktekkan hasil pelatihan. Satu orang peserta telah mampu menginisiasi tetangganya untuk berwirausaha dan telah menerima pesanan. Sebanyak 86.7 % peserta latih telah melakukan sosialisasi kepada keluarga (46.7%), tetangga (33.3%) dan teman kantor  (13.3%). Tanggapan peserta sosialisasi terhadap  produk sari kedelai rempah menyatakan suka (46.7%) sampai sangat suka (53.3%), Respon peserta sosialisasi menyatakan bahwa mereka menyatakan kegiatan ini cukup manfaat (33.3%) hingga sangat manfaat (66.7%) dan 100 % berkeinginan untuk mengetahui pembuatan sari kedelai rempah.Kata Kunci: Covid-19, imunitas, sari kedelai berempah, pelatihan