Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Kemampuan Membuat Kesimpulan Menggunakan Model Contextual Teaching and Learning Berbasis Education for Sustainable Development Eri Ariyanti; Wirawan Fadly; Muhamad Khoirul Anwar; Titah Sayekti
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.375 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i2.133

Abstract

Perkembangan di dunia pendidikan saat ini menuntut untuk melatih pengembangan ketrampilan proses pada peserta didik. Ketrampilan proses terdiri atas beberapa bagian salah satunya yaitu kemampuan membuat kesimpulan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui model pembelajaran CTL berbasis ESD apakah berpengaruh terhadap kemampuan membuat kesimpulan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif true eksperimental dengan desain pretest-posttest control group design, dalam menganalisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan sampel yang diambil secara random sampling. Teknik pengumpulan data berupa lembar observasi, tes tulis dan angket, sedangkan analisis data berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji keterbacaan, uji normalitas, uji homogenitas dan uji t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa model CTL berbasis ESD terdapat pengaruh peserta didik dalam membuat kesimpulan, hal ini dapat dilihat perbedaan yang antara penggunaan model pembelajaran CTL berbasis ESD dengan model konvensional dalam kemampuan membuat kesimpulan, serta penggunaan model pembelajaran CTL berbasis ESD lebih baik daripada penggunaan model konvensional dalam pembelajaran. Kemampuan membuat kesimpulan yang memiliki nilai tertinggi yaitu mempertimbangkan sesuatu secara induksi, peserta didik lebih mampu membuat kesimpulan dari khusus ke umum sehingga indikator ini memiliki jumlah peningkatan yang lebih tinggi daripada indikator lainnya. Oleh karena itu guru memiliki peran yang sangat penting dalam membimbing peserta didik untuk membuat kesimpulan.
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran IPA Materi Bioteknologi Ariza Rahmadana Hidayati; Wirawan Fadly; Rahmi Faradisya Ekapti
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.377 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i1.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA khususnya materi bioteknologi di kelas IX SMP Maarif 1 Ponorogo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chroscheck sectional Survey. Sampel penelitian ini ditentukan dengan menggunakan Claster Random Sampling, dimana peneliti melakukan acak sembarang dan diperoleh Kelas IX A yang terdiri dari 25 siswa di SMP Maarif 1 Ponorogo. Teknik pengumpulan data adalah tes, observasi, dan wawancara. Tes diberikan kepada siswa kelas IX A, observasi dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung, serta wawancara dilakukan terhadap guru IPA. Adapun wawancara yang digunakan bersifat terbuka. Instrumen tes pada penelitian ini adalah berupa soal essay untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Pada setiap item soal memuat 4 aspek, yaitu: (1) interpretasi, (2) analisis, (3) evaluasi, (4) inferensi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX A SMP Maarif 1 Ponorogo pada materi bioteknologi masih kurang dengan nilai rata-rata 40,62. Keterampilan berpikir kritis siswa paling banyak muncul pada indikator interpretasi. Keterampilan berpikir kritis peserta didik dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya pola pikir dalam memecahkan masalah dan pemahaman dari setiap materi yang telah disampaikan. Oleh sebab itu guru sangat berperan penting dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis dari siswa
Improving Science Communication Skills Using Worksheets Based on Think-Talk-Write Wirawan Fadly; Meri Andaria
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Vol 3, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijisedu.v3i1.4073

Abstract

Science communication skills are the process of conveying information or data from observations or experimental results to be known and understood by others. Student worksheets are printed teaching materials in the form of guides for carrying out an investigation or problem-solving activities concerning the basic competencies that must be achieved and are intended to streamline learning and help students master understanding, skills, and attitudes. Student worksheets developed in this study think talk write (TTW) based student worksheets. This study aims to determine the effectiveness of TTW-based student worksheets in improving science communication skills. The research method used was an experimental design with a randomized control group pre-test post-test. Data collection was done by giving 18 items of pre-test and post-test. Data analysis was performed using the N-Gain test and one-tailed t-test. Based on the results of this study, it was found that an increase in the results of the N-Gain test was 58.68%, while the results of the one-tailed t-test showed that the TTW-based student worksheets could help students improve their science communication skills.
Pelatihan Pemanfaatan dan Pendampingan Pembuatan QRIS (QR Code Indonesian Standard) Sebagai Media Digitalisasi ZIS di Desa Glinggang Kabupaten Ponorogo Mustofa Aji Prayitno; Wirawan Fadly
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5254

Abstract

In the era of digitalization, the role of technology needs to be maximized to make it easier for someone to continue to do good to others, one of which is through digitization in giving donations or charity. Through digitalization, the community will be facilitated in distributing Zakat, infaq, and sadaqah whenever and wherever. The purpose of this research and community service are 1) To provide an understanding to the community about the use of QRIS (QR Code Indonesian Standard) as a ZIS (Zakat, Infaq, and Sadaqah) digitalization medium; 2) to assist in making QRIS at the Baitul Muttaqien Mosque in Glinggang Village as a digital media for ZIS; 3) Providing understanding to the community in general, and the residents of Glinggang Village in particular, that paying ZIS to help others, can still be done amid all forms of restrictions, such as during the Covid-19 pandemic. The method used in this community service research is the ABCD (Asset-Based Community Driven) method with six stages including 1) Discovery; 2) Dream; 3) Design; 4) Define; 5) Destiny; and 6) Reflection. This community service research was carried out from June to August 2021. The reflection results show that the people in Glinggang Village generally provide excellent feedback on the implementation of the community service program. Through this community service activity, the hopes and dreams of the Glinggang Village community to take an early step by digitizing various aspects of life, especially in the religious aspect, can be realized.
PROFILE OF STUDENTS ANALYTICAL THINKING SKILLS IN LEARNING STYLE FOR COMPLETING SUBSTANCE PRESSURE PROBLEMS Wirawan Fadly
Jambura Physics Journal Vol 3, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jpj.v3i1.9792

Abstract

The skill to think analytically is an important skill for students to have, where the skill to think analytically helps students solve problems in science lessons that require an analytical skill to solve them. The research method is qualitative with a naturalistic design. This research was conducted at some Junior High schools in Ponorogo using the purposive sampling technique. Data were collected using in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using quantitative descriptive and qualitative descriptive. This study aims to determine the profile of students' analytical thinking skills in solving problem-based problems in the grade 8th at pressure material and determine the pattern of its relationship with scientific exploration. The results showed that: 1) the profile of the analytical thinking skill in terms of the learning styles of students, namely the visual style subjects intend to explain what is known through the direct explanation in more detail, the audiovisual subjects are more likely to form simpler patterns with reasoning patterns generalization and on kinesthetic subjects tend to apply different (unique) concepts, but still have a relationship with the problem, 2) the pattern of the relationship between analytical thinking skills and learning styles, namely the exploration of science, which includes aspects of experience, reasoning, modalities, and the mindset of students. Through the results of this study, it is hoped that it can provide theoretical and practical insights for educators in determining approaches and strategies for achieving science analytical competence according to students' learning styles at school.
Optimalisasi Kemampuan Pedagogik Calon Guru IPA Melalui Program Perkuliahan Pimak (Pembelajaran IPA Muatan Ayat Kauniyah) Wirawan Fadly
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v12i2.1519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil rekonstruksi program perkuliahan pembelajaran IPA yang diorientasikan pada pembelajaran abad 21 bermuatan ayat kauniyah atau yang disebut sebagai program PIMAK agar layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan pedagogis mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain penelitian onegroup pre-test-post-test design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes yang kemudian datanya dianalisis melalui deskriptif kuantitatif, deskriptif kualitatif serta statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PIMAK atau Pembelajaran IPA Muatan Ayat Kauniyah dapat meningkatkan kemampuan pedagogik mahasiswa. Hal ini dapat ditunjukkan dari: 1) Program PIMAK dapat diterapkan dan berhasil mendukung pembelajaran IPA abad 21, 2) Program perkuliahan PIMAK efektif meningkatkan kemampuan pedagogik mahasiswa secara signifikan.
Pemulihan Berpikir Kritis Peserta Didik Menggunakan Model Pictorial Riddle Dengan Pendekatan STEM Ahmad Arif Afifudin; Wirawan Fadly
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.433 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i3.134

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan dan mencari mana yang lebih baik antara pembelajaran Pictorial Riddle dengan pendekatan STEM atau pembelajaran Konvensional pada Motivasi Sains dan Berpikir Kritis Peserta Didik MTs Ma’arif Al-Ishlah Bungkal Ponororgo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain quasi eksperimen purposive sampling. Teknik Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dalam penelitian ini sampel merupakan peserta didik kelas VIII A dan VIII B di MTs Ma’arif Al-Ishlah Bungkal Ponororgo yang berjumlah 43 peserta didik. Teknik pengumpulan data dengan penyebaran kuesioner dan soal sosio emosional yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil yang telah dianalisis, rendahnya nilai rata-rata yang terjadi pada sebelum dan sesudah semester dapat diamati di masing-masing 5 indikator berpikir kritis, dengan rata-rata nilai 49,9 dengan standard deviasi sebesar 6,3 indikator terendah terletak pada indikator klarifikasi . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran pembelajaran Pictorial Riddle dengan Pendekatan STEM lebih baik dari pada pembelajaran Konvensional dalam pemulihan berpikir kritis peserta didik, khususnya pada indikator bertanya, menyimpulkan, memberikan alasan dan memperjelas. Model pembelajaran Pictorial Riddle dengan Pendekatan STEM dalam penerapannya menggunakan teka-teki bergambar dengan pokok permasalahan yang harus diselesaikan, model dan pendekatan ini sesuai dengan perkembangan modernisasi dunia.
Mereduksi Miskonsepsi Melalui Model Conceptual Change Berbasis STEM Education Risma Ulinnuha Rohmah; Wirawan Fadly
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.941 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i2.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi miskonsepsi yang dialami siswa melalui penerapan pembelajaran dengan model conceptual change berbasis pendekatan STEM education. Miskonsepsi dapat berdampak serius pada pembelajaran individu yaitu memiliki 4 konsekuensi utama antara lain prestasi rendah, berdampak pada topik, psikologi siswa, dan masalah pengelolaan kelas. Metode yang dgunakan adalah kuantitatif dengan bentuk desain eksperimen yaitu menggunakan Pre-Eksperimental Design dengan rancangan berupa Randomize Pretest Postest Control Grup Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII di MTsN 3 Ponorogo Tahun Ajaran 2020/2021. Peneliti mengambil empat kelas yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan jumlah keseluruhan 100 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model pembelajaran conceptual change berbasis STEM education memiliki efektifitas yang lebih baik untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada mata pelajaran IPA daripada model konvensional.
Pengaruh Model Sains Teknologi Masyarakat dan Pendekatan ESD dalam Meningkatkan Kepedulian Lingkungan Atikah Rahmah; Wirawan Fadly; Rahmi Faradisya Ekapti; Titah Sayekti; Ulinnuha Nur Faizah
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.72 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i2.145

Abstract

Pembelajaran saat ini menuntut siswa untuk lebih aktif, tidak hanya melibatkan pengetahuan yang dibuku materi saja, tetapi membutuhkan pengetahuan luas dari permasalahan lingkungan. Sehingga, memiliki keterampilan untuk menyelesaikan masalah lingkungan agar mencapai kehidupan mendatang yang lebih baik sehingga siswa perlu memiliki kepedulian lingkungan yang tinggi. Dengan demikian, diperlukan strategi model serta pendekatan dalam pembelajaran yang efektif untuk diterapkan adalah pembelajaran berbasis sains teknologi masyarakat dan Science- Education. Karena pembelajaran IPA dan lingkungan saling berhubungan, sehingga penting dilakukan pendekatan dengan focus penelitian kepedulian lingkungan. Tujuan penelitian ini yakni dapat mengetahui pengaruh model pembelajaran STM dengan pendekatan ESD dalam meningkatkan kepedulian lingkungan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen, dengan rancangan penelitian ekperimen randomize pretest posttest control grup desain, untuk teknik analisa data menggunakan uji normalitas dan uji Mann-Whitney serta uji N-gain. Hasil penelitian ini dengan uji normalitas shapiro-link sebesar 0,011<0,05 dan hasil rata rata nilai posttest kelas kontrol sebesar 44 dan rata- rata nilai post tes kelas eksperimen sebesar 69. Rata- rata nilai N-gain skor nilai post tes kelas yang menggunakan model pembelajaran STM sebesar 48,4 dengan kategori peningkatan sedang sedang, sedangkan kelas yang menggunakan metode konvensional mendapat rata- rata nilai uji N-gain skor sebesar -4,48 dan berinterpretasi mengalami penurunan, hasil minus yang diperoleh ini disebabkan nilai pretest yang lebih besar dari nilai posttest dengan nilai signifikansi uji Mann-Whitney rata-rata nilai N-gain adalah 0,000<0,05. Sehingga, dinyatakan model pembelajaran STM dengan pendekatan ESD dapat meningkatkan sikap peduli lingkungan.
Efektivitas Model Pembelajaran Learning Cycle 5E dan Pendekatan Science for Sustainability Development Terhadap Kemampuan Membuat Keputusan Peserta Didik SMP Wisnu Saputra; Wirawan Fadly; Ulinnuha Nur Faizah; Aldila Candra Kusumaningrum
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.588 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i3.162

Abstract

Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui perbedaan dan mencari mana yang lebih baik antara model pembelajaran Learning Cycle 5E dan pendekatan Science for Sustainability Development dengan model pembelajaran Konvensional pada kemampuan membuat keputusan peserta didik SMP Negeri 1 Balong Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan metode quasi eksperimen dengan purposive sampling. Sampel penelitian ini peserta didik kelas VII B dan VII E di SMP Negeri 1 Balong. Teknik pengumpulan data dengan tes dan lembar kuisioner yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial menggunakan uji-t. Instrumen penelitian ini adalah soal uraian yang diberikan setelah penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E dan pendekatan Science for Sustainability Development. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa nilai rata-rata kemapuan membuat keputusan peserta didik pada kelas eksperimen 40,71 dan kemudian meningkat menjadi 72. Hai kesimpulan sil pengolahan data menggunakan uji-t one-tailed dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan membuat keputusan peserta didik antara model pembelajaran Learning Cycle 5E dan pendekatan Science for S ustainability Development dengan model pembelajaran Konvensional. Hal ini menujukkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 5E dan pendekatan Science for Sustainability Development efektif terhadap kemampuan membuat keputusan peserta didik.