Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

STUDI KUALITAS AIR UNTUK IRIGASI DI SUB DAS NGARAK DAS MANDOR vivin, florianus selvinus; Saifudin, Saifudin; Widiarso, Bambang
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.651 KB)

Abstract

ABSTRAK Daerah aliran sungai (DAS) merupakan daerah dimana semua airnya masuk ke dalam sungai yang dipisahkan oleh topografi, keadaan DAS pada suatu daerah akan menunjukan kondisi lingkungan yang ada di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui klasifikasi kesesuain air untuk irigasi di daerah aliran sungai (DAS) Ngarak Kecamatan Mandor. Penelitian ini di lakukan pada 2 (dua) outlet yang terdapat pada DAS ngarak Kecamatan Mandor yaitu outlet A dan outlet B. Penelitian ini berlangsung mulai bulan Desember 2012 samapai bulan Mei 2013 dengan luas keseluruhan kurang lebih 6.750 ha. Penelitian ini diawali dengan mengupulkan data biofisik DAS yang meliputi kelas lereng, jenis tanah, penggunaan lahan, hurah hujan dan pertanian. Metode analisi kualitas air yang dilakukan yaitu pengukuran langsung di lapangan dan pengukuran di laboratorium dengan parameter pengamatan meliputi ; Salinitas, Boron, SAR, RSC, Temperatur, pH Air, Debit Aliran, Kecerahan, Alkalinitas, dan Kandungan Sedimen. Hasil pengukuran sampel air menunjukan nilai rata-rata Salinitas berkisar antara 0,0073 ds/m 0,077 ds/m, kadar Boron rata-rata berkisar antara 0,017 mg/l 0,018 mg/l. Nilai SAR rata-rata berkisar antara 1,003 1,486, RSC rata-rata berkisar antara 0,0062 meq/l 0,0314 meq/l, dan variabel pendukung yaitu, Temperatur air rata-rata berkisar antara 26,68 C0 27,12 C0, pH air rata-rata berkisar antara 6,73 6,85, Debit Aliran rata-rata berkisar antara 0,979 m3/detik 2,017 m3/detik, Kecerahan air rata-rata berkisar antara 48,6 cm 110,8 cm, dan Alkalinitas rata-rata berkisar antara 5,26 mg/l 7,18 mg/l serta Kandungan Sedimen rata-rata berkisar antara 5,4 mg/l 18,8 mg/l. Berdasrkan hasil analisis dan perhitungan variabel utama dan variabel pendukung, air pada DAS Ngarak Kecamatan Mandor dapat digunakan untuk irigasi karena berdasarkan klasifikasi kesesuaian air untuk irigasi, DAS Ngarak Kecamatan Mandor pada kriteria sesuai untuk klas irigasi.
RANCANG BANGUN MESIN PENCACAH KAYU SISTEM CRUSHER PENGHASIL SERPIHAN KAYU UNTUK BAHAN DASAR PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL Mufti, Mohammad; Saifudin, Saifudin; Rachman, Dzikri Fatur
MEKANIKA: Jurnal Teknik Mesin Vol 5 No 02 (2019): December
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.377 KB) | DOI: 10.12345/jm.v5i02.3207

Abstract

Mesin pencacah kayu merupakan mesin yang dapat menghacurkan kayu menjadi serpihan-serpihan yang halus. Dari bahan serpihan halus kayu tersebut dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku beragam industri dalam bidang agrobisnis salah satunya papan partikel. Mesin pencacah kayu ini dirancang untuk dapat menghancurkan dan menghaluskan kayu pada beragam macam tingkat kekerasan kayu. Seperti ranting, batang gelondong, maupun akar dapat dihancurkan dan dihaluskan oleh mesin ini.Seiring bertambahnya permintaan kebutuhan perabotan rumah tangga yang memanfaatkan bahan baku kayu maka diperlukan teknologi yang dapat digunakan untuk membantu dalam proses pembuatan komponen rumah tangga diantaranya MDF (Midle Dencity Fiberboard). MDF merupakan jenis kayu olahan yang dibuat dari serpihan kayu yang dipadatkan.Dimensi dari mesin pencacah kayu ini adalah 1120 x 900 x 500 mm. Mesin ini digerakkan oleh sebuah motor listrik 3,7 kW 1 phase, sebagai pencacah kayunya digunakan pisau dengan dimensi 70 x 50 x 8 mm. Untuk mentransmisikan daya motor digunakan pulley 50 mm dan 80 mm 2 jalur dengan sabuk type A untuk menggerakkan poros perantara berdiameter 25 mm, pulley 50 mm dan 145 mm 2 jalur dengan sabuk type B untuk menggerakkan poros output berdiameter 43 mm. Kata kunci: mesin pencacah kayu, limbah kayu, serpihan kayu
SISTEM IDENTIFIKASI CITRA KAYU BERDASARKAN TEKSTUR MENGGUNAKAN GRAY LEVEL COOCURRENCE MATRIX (GLCM) DENGAN KLASIFIKASI JARAK EUCLIDEAN Saifudin, Saifudin; Fadlil, Abdul
SINERGI Vol 19, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/sinergi.2015.3.003

Abstract

Kayu jati (Tectona Grandis L.F.) dan mahoni (Swietenia Mahagoni) merupakan 2 jenis kayu yang biasa digunakan untuk bahan perabot rumah tangga. Perabot yang berbahan kayu jati dikenal sebagai produk kwalitas kelas 1 sedangkan perabot dengan bahan kayu mahoni dianggap sebagai produk kwalitas kelas ke 2. Namun secara manual sulit untuk membedakan antara kedua jenis kayu ini. Oleh karenanya penting dibangunnya suatu sistem otomatis yang mampu mengenali perbedaan dari kedua jenis kayu ini. Pada dasarnya citra kayu dapat dianalisis cirinya untuk mendapatkan pola-pola yang menunjukkan jenis kayu. Ekstraksi ciri dari citra kayu dapat dianalisi berdasarkan tekstur atau warnanya.Tulisan ini menjelaskan sistem identifikasi jenis kayu yang telah dikembangkan untuk membedakan antara jenis kayu jati atau mahoni. Sistem ini meliputi proses akusisi data citra, pemrosesan citra, ekstraksi ciri, dan klasifikasi. Ekstraksi ciri menggunakan tekstur Gray Level Co-ocurrence Matrix (GLCM) sedangkan pengklasikasi menggunakan metode jarak Euclidean. Hasil eksperimen-eksperimen dengan pengubahan ukuran citra asli menjadi 30x30, 20x20 dan 10x10 berturut-turut menghasilkan akurasi 82,5 %, 65,7 % dan 77,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa akurasi tertinggi yang diperoleh layak untuk diimplementasikan ke dalam industri
Penguatan Nilai-Nilai Wawasan Kebangsaan bagi Calon Jamaah Haji Ernawati, Briliyan; Saifudin, Saifudin; Arafat, Mohammad Tajuddin
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.2017.172.2426

Abstract

The enthusiasm of Indonesian society to fulfill the worship of hajj is the reason for the long queue of quota of pilgrimage. Therefore, strong commitment is needed for Hajj pilgrims in improving services to pilgrims Hajj. One form of service is the assistance in the form of guidance of pilgrims held by Hajj pilgrims in their respective areas. Hajj pilgrimage during this only focus on the hajj manasik only. In the history of Islam in Indonesia shows that Haj is one of the effective path in the process of disseminating knowledge and understanding of Islam to Indonesia. The method used in this activity is by using the Focus Group Discussion (FGD) method. The result of this activity is that pilgrims are in need of this kind of provision to fortify them from radical Islamic ideology especially those that lead to the movement to establish an Islamic caliphate. All elements must play an active role in counteracting this movement that is by strengthening the values of national insight for prospective pilgrims jama'ah. Hajj Guidance Group (KBIH) should be able to play a role in overcoming this problem. Antusias memasyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah hajimenjadi alasan panjangnya antrean kuota ibadah haji. Oleh karena itu, diperlukan komitmen yang kuat bagi penyelenggara haji dalam meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji. Salah satu bentuk pelayanan tersebut adalah pendampingan dalam bentuk bimbingan manasik haji yang diselenggarkan oleh penyelenggara haji di daerah masing-masing. Pendampingan jamaah haji selama ini hanya fokus terhadap manasik haji saja. Dalam catatan sejarah Islam di Indonesia menunjukkan bahwa haji merupakan salah satu jalur yang efektif dalam proses penyebaran keilmuan dan paham Islam ke Indonesia.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD). Hasil dari kegiatan ini adalah bahwa calon jamaah haji sangat memerlukan pembekalan semacam ini untuk membentengi mereka dari ideologi islam radikal lebih-lebih yang mengarah pada gerakan mendirikan khilafah islamiyah. Semua elemen harus berperan aktif dalam menangkal gerakan ini yaitu dengan menguatkan nilai-nilai wawasan kebangsaan bagi calon  jama’ah haji. Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) harus mampu berperan dalam mengatasi masalah ini.
OPTIMIZATION OF R-FACTOR AT GRAPPA PARALLEL ACQUISITION TECHNIQUE ON THE IMAGE INFORMATION T2 AXIAL BRAIN MRI Saifudin, Saifudin; Sukmaningtyas, Hermina; Indrati, Rini; Santjaka, Aris
Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health No 1 (2017)
Publisher : Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.616 KB)

Abstract

Background: GRAPPA or Generalized Auto-calibrating Partially Parallel Acquisitions is a parallel acquisition technique which can reduce the scan time in MRI examination. Aims: This study aims to investigate the effect of the R-factor variation of GRAPPA on image anatomical information quality and to determine the optimization value of GRAPPA e-factor to fasten the scan time with acceptable image information quality. Methods: Eight respondents will perform T2 axial Brain MRI examination with various values of GRAPPA R-factor (1 to 7), evaluation was conducted with questionnaire which was given to 3 radiologists to assess the anatomical structure of the lateral ventricle, thalamus, caudate nucleus, lent form nucleus, internal capsule and background area. Data from respondents were then tested with Spearman test and Friedman test. Results: Statistics test showed that there was significant effect of GRAPPA parallel acquisition technique on the anatomical image information quality of T2 axial Brain MRI (p value of 0,001<0,05) and the correlation direction was negative, in which the higher the value of r-factor GRAPPA used, the lower the quality of anatomical image information. Based on the result of mean rank, image with optimal image anatomical information quality was image with GRAPPA R-factor of 1 (mean rank = 6.01), but image anatomical information quality with GRAPPA R-factor of 3 was acceptable with fast scan time (opinion of 75 % of all radiologists). Conclusion: R-factor at GRAPPA parallel acquisition technique could reduce scan time, but the higher the value of r-factor GRAPPA used, the lower the quality of image anatomical information. 
Determinasi Pajak, Mekanisme Bonus, dan Tunneling Incentive terhadap Keputusan Transfer Pricing pada Emiten BEI Putri, Septiani; Saifudin, Saifudin
Agregat: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR HAMKA.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of taxes, bonus mechanism, and tunneling incentive to transfer pricing decisions. Dependent Variables used in this research is transfer pricing and Independent Variables used in this study is the tax bonus mechanism, and tunneling incentive.The population in this study are all companies listed in Indonesia Stock Exchange except for those engaged in the field of finance. The sample selection using purposive sampling method with a final sample of 140 observation period of 2012-2015. The data used is taken from the secondary financial statements of the company. Data analysis techniques used in this study is the technique of logistic regression analysis. With the help of SPSS program application. The results showed that the variables and tunneling tax incentive does not affect tehadap transfer pricing decisions, whereas a variable bonus mechanism of influence on transfer pricing decisions. The coefficient of determination in this study amounted to 13.4%. Future studies are expected to add another independent variable such as an arms length.
PERSEPSI KEPATUHAN LAPORAN KEUANGAN BSMI PADA ED PSAK 101 Saifudin, Saifudin
Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Vol 10 No 1 (2012): Volume 10, Nomor 1, April 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.508 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepatuhan laporan keuangan bank syariah untuk ED PSAK 101 tentang Bank Muammalat Indonesia pada tahun 2007. Laporan keuangan bank syariah yang ditetapkan berdasarkan pada basis kas bukan pada basis akrual. Hasil yang didapat adalah Bank Muammalat Indonesia tidak dapat mematuhi ED PSAK 101 pada ayat 14, yaitu tentang pengungkapan laporan sumber dan penggunaan dana zakat yang terintegrasi dengan laporan keuangan utama. Selain itu, Bank Muammalat Indonesia diharapkan untuk dapat mematuhi ED PSAK 67 yaitu tentang penyajian laporan keuangan entitas sebagai komponen utama laporan keuangan. Diharapkan kedepan, BSMI dapat lebih mematuhi ED PSAK 101 terutama tentang kepatuhan pada ED PSAK ayat 14 dan ayat 67
PENGARUH IMPLEMENTASI SOFTWARE AKUNTANSI TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA DENGAN PERCEIVED ENJOYMENT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Saifudin, Saifudin
EQUILIBRIA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.88 KB) | DOI: 10.26877/ep.v3i2.3219

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji Pengaruh Implementasi Software Akuntansi (Siskeudes) terhadap Kinerja Perangkat Desa dengan Perceived Enjoyment Sebagai Variabel Intervening. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan metode survei. Terdapat satu variabel independen yaitu (X) Implementasi Software Akuntansi. Variabel dependen (Y) Kinerja Perangkat Desa dan variabel intervening (Z) adalah Perceived Enjoyment. Populasi penelitian ini adalah seluruh perangkat desa yang menjabat sebagai Kaur Keuangan di Kecamatan Wonosalam. Data sebagai sampel adalah seluruh Kaur Keuangan desa di Kecamatan Wonosalam yaitu 21 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Implementasi Software Akuntansi (Siskeudes) berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap Kinerja Perangkat Desa (2) Implementasi Software Akuntansi (Siskeudes) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perceived Enjoyment (3) Perceived Enjoyment berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Perangkat Desa (4) Perceived Enjoyment terbukti memediasi penuh hubungan antara Implementasi Software Akuntansi (Siskeudes) dan Kinerja Perangkat Desa.mKata kunci : Implementasi Software Akuntansi (Siskeudes); Kinerja Perangkat Desa; Perceived Enjoyment
FOTODEGRADASI LIMBAH DETERGEN DALAM SUSPENSI SEMIKONDUKTOR TiO2 Saifudin, Saifudin
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 2 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v3i2.61

Abstract

Fotodegradasi limbah detergen dalam air buangan telah dilakukan melalui fotolisis detergen ABS dalam katalis TiO2. Studi ini dilakukan dalam reaktor curah dengan volume 750 ml. Sinar UV dengan bantuan katalisator TiO2 ternyata mampu meningkatkan kereaktifan oksigen sehingga membentuk ion superoksida O2-2. Degradasi optimum terjadi pada pH sekitar 5 dan kecepatan fotolisis menurun mendekati pH 9 atau lebih. Pada penentuan pengaruh UV dengan konsentrasi awal ABS adalah 109 mg/l dan 40 mg/l dengan konsentrasi TiO2 1% dengan variabel uji adalah konsentrasi akhir ABS, DHL dan pH akhir. Efisiensi maksimum terjadi pada konsentrasi awal ABS 39,68 mg/l. Orde reaksi diperoleh adalah pseudo first orde dengan persamaan kecepatan reaksi sebagai berikut: -rA = 5,9677 x 10-3 [ABSo]1,1716.Kata kunci: ABS, Detergen, Fotodegradasi, TiO2 dan UV
PENGEMBANGAN MAINAN ANAK TRADISIONAL DARI KAYU BAGI INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) DI KOTA MAGELANG Sutoyo, Sutoyo; Saifudin, Saifudin
Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.497 KB)

Abstract

Dari tahun ke tahun perkembangan Industri Kerajinan Menengah (IKM) mainan tradisional anak dari kayu di kota Magelang sangat signifikan, tetapi pemanfaatan limbah kayu gergajian berupa serbuk kayu masih belum optimal. Limbah serbuk kayu selama ini hanya dimanfaatkan sebagai bahan bakar tungku, padahal limbah serbuk kayu dapat dimanfaatkan untuk dibuat menjadi kampas rem dengan kekuatan yang dihasilkan hampir sebanding dengan kekuatan bahan asbestos. Tujuan Pelaksanaan Program Ipteks bagi masyarakat (IbM) ini adalah untuk memperkenalkan friction material dari limbah serbuk kayu kepada calon investor / calon produsen dan sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat dan industri Indonesia suatu alternatif bahan non-logam yang dapat dipergunakan untuk pembuatan kampas rem sepeda motor. Solusi yang pernah ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mahalnya harga produksi kampas rem adalah dengan menggunakan limbah serbuk bambu dan serabut kelapa. Pada proses pencetakan kampas rem dari limbah serbuk bambu dan serabut kelapa belum dilakukan sintering (penekanan dengan pemanasan) pada proses pencetakannya, sehingga kekuatan kampas rem serbuk bambu dan serabut kelapa masih rendah. Solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat kampas rem dari limbah serbuk kayu dengan melakukan sintering pada proses pencetakannya, sehingga bisa dihasilkan kampas rem yang kuat, murah dan ramah lingkungan