Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

INDENTIFIKASI IRITASI KULIT MANUSIA MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SARAF TIRUAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION Fadlil, Abdul; Setianto, Arif Budi; Purnamasari, Putri
Proceedings of KNASTIK 2010
Publisher : Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan saraf telah berhasil dipakai dalam bidang klasifikasi pola. Makalah ini menyajikan suatu metode baru untuk mengidentifikasi Iritasi kuit manusia. Metodologi yang diusulkan menggunakan jaringan saraf learning vector quantization sebagai pengklasifikasi untuk pengidentifikasi kulit manusia. Normalisasi histogram dari citra kulit digunakan sebagai vektor ekstraksi ciri untuk membedakan antara pola non iritasi dan pola iritasi. Sistem identifikasi ini dilatih menggunakan sekumpulan data citra kulit non-iritasi dan iritasi masing-masing 10 citra. Selanjutnya diuji dengan data citra kulit non-iritasi dan iritasi masing-masing 12 citra. Hasil-hasil percobaan kami menunjukkan bahwa unjuk kerja sistem cukup akurat yaitu 83,3%.
ANALISIS PERANCANGAN APLIKASI ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN DAN KEGIATAN BERBASIS ANDROID Prianto, Eko; Yudhana, Anton; Fadlil, Abdul
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.887 KB)

Abstract

Keterbatasan jarak membuat masyarakat sulit untuk mendapatkan informasi, mengenai pentingnya kesehatan kepada masyarakat. Disisi lain para karyawan sering mendapatkan kendala dalam administrasi. Selian itu juga, tool yang di gunakan belum user interface, sehingga dapat menghambat kinerja administrasi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah system development life cycle (sdlc) Prototype. Keuntungan menggunakan metode ini adanya laporan setiap akhir fase, sehingga memudahkan adanya kontrol/pengawasan mudah melakukan dokumentasi secara formal, sehingga memudahkan penelusuran kembali terhadap kebutuhan bisnis. Tujuan dari penelitian ini untuk sebagai acuan pembuatan analisis guna merancang sistem administrasi yang lebih baik, dan user interface. Sebagai hasi dari penelitian ini diharapkan sistem yang telah terbangun nantinya sangat membantu masyarakat, terkhusus para karyawan untuk meningkatkan kinerjanya, dan manajemen administrasi. Kata kunci: Analisis, Perancangan, Administrasi, Kegiatan, Android.
SISTEM VERIFIKASI WAJAH MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION Fadlil, Abdul; Yeki, Surya
Jurnal Informatika Vol 4, No 2: July 2010
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.425 KB)

Abstract

Verifikasi wajah merupakan salah satu teknologi biometrika yang menjadi perhatian para peneliti. Banyak sekali sistem aplikasi yang berbasis kepada verifikasi wajah misalnya: akses pintu, akses mesin ATM, sistem presensi kehadiran, dll. Pada makalah ini akan dibahas perancangan dan pembuatan sistem verifikasi wajah manusia menggunakan metode ekstraksi menggunakan metode SPCA (Simple Principle Component Analysis) dan teknik klasifikasi jaringan saraf tiruan Learning Vector Quantization. Data citra wajah yang digunakan berasal dari 5 orang yang terdiri masing-masing sebanyak 10 citra wajah untuk proses pelatihan dan juga masing-masing sebanyak 10 wajah untuk proses pengujian. Hasil pengujian unjuk kerja sistem didapat nilai FRR rata-rata 0% dan FAR rata-rata = 1,55%.
SISTEM PENGENALAN CITRA JENIS-JENIS TEKSTIL Fadlil, Abdul
SPEKTRUM INDUSTRI Vol 10, No 1: April 2012
Publisher : SPEKTRUM INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pengenalan untuk identifikasi tekstil berbasis komputer merupakan prosesmemasukkan informasi berupa citra kain ke dalam komputer. Selanjutnya komputermenterjemahkan serta mengidentifikasi jenis kain tersebut.Pada penelitian ini telah dilakukan perancangan sistem identifikasi tekstil yangmemanfatkan mikroskop digital untuk akuisisi data citra kain. Selanjutnya dilakukanpemrosesan awal, ekstraksi ciri dan pengklasifikasi. Pada pengembangan sistem ini terdiri 2yaitu tahap penetuan pola standar referensi dan pengujian. Data yang digunakan sebagaistandar refrensi sebanyak 5 sampel untuk masing-masing jenis kain yaitu blacu, finished danrajut. Sedangkan untuk pengujian unjuk kerja sistem menggunakan 100 sampel untuk masing-masing jenis kain.Pengujian unjuk kerja sistem dilakukan dengan melakukan variasi ukuran citra danmetode metrik jarak. Hasil pengujian sistem identifikasi citra kain menunjukkan tingkat akurasiyang tinggi sebesar 93% untuk ukuran citra asli 600x800 dengan metode ekstraksi cirihistogram dan teknik klasifikasi metrik jarak Squared Chi Squared. Kata kunci: Identifikasi Kain, Histogram, Metrik Jarak
Analisis Kualitas Layanan E-Government dengan Pendekatan E-GovQual Modifikasi Septa, Frandika; Yudhana, Anton; Fadlil, Abdul
JSINBIS (Jurnal Sistem Informasi Bisnis) Vol 9, No 2 (2019): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2633.005 KB) | DOI: 10.21456/vol9iss2pp157-164

Abstract

E-Government Quality (E-GovQual) is a method for measuring the quality of electronic-based information systems in providing services to the public. The Modified E-GovQual Approach uses the overall assessment of the SIMSARPRAS website (Infrastructure Management Information System) based on the user's perception of the SIMSARPRAS website, so that the analysis of service quality becomes more accurate and precise in its assessment. Overall assessment of the E-GovQual Modification approach aims to determine the quality of service based on the level of influence of the 6 independent variables of E-GovQual, namely the ease of use, trust variable, function variable and form interaction (functionality of the interaction environment), variable reliability (reliability), variable content and display information (content and appearance of information) and supporting variables (citizen support) to the dependent variable, namely user satisfaction. This study uses the modified E-GovQual method by conducting validity, reliability testing, multiple linear regression analysis, t test and F test on the results of the questionnaire on 500 respondents, with 6 independent variables and 1 dependent variable. The results obtained in this study note that the quality of SIMSARPRAS website services has an effect of 61.7% on user satisfaction, and the correlation coefficient value is 78.5%. With these results, it was concluded that the SIMSARPRAS website has good service quality as an application that performs public services, and there is a strong relationship between the quality of E-Government services and the satisfaction of E-Government users. The results of this study also become a reference or evaluation material to the Ministry of Religion as the owner of the SIMSARPRAS website and can also be used as a reference for similar research.
SISTEM IDENTIFIKASI CITRA KAYU BERDASARKAN TEKSTUR MENGGUNAKAN GRAY LEVEL COOCURRENCE MATRIX (GLCM) DENGAN KLASIFIKASI JARAK EUCLIDEAN Saifudin, Saifudin; Fadlil, Abdul
SINERGI Vol 19, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/sinergi.2015.3.003

Abstract

Kayu jati (Tectona Grandis L.F.) dan mahoni (Swietenia Mahagoni) merupakan 2 jenis kayu yang biasa digunakan untuk bahan perabot rumah tangga. Perabot yang berbahan kayu jati dikenal sebagai produk kwalitas kelas 1 sedangkan perabot dengan bahan kayu mahoni dianggap sebagai produk kwalitas kelas ke 2. Namun secara manual sulit untuk membedakan antara kedua jenis kayu ini. Oleh karenanya penting dibangunnya suatu sistem otomatis yang mampu mengenali perbedaan dari kedua jenis kayu ini. Pada dasarnya citra kayu dapat dianalisis cirinya untuk mendapatkan pola-pola yang menunjukkan jenis kayu. Ekstraksi ciri dari citra kayu dapat dianalisi berdasarkan tekstur atau warnanya.Tulisan ini menjelaskan sistem identifikasi jenis kayu yang telah dikembangkan untuk membedakan antara jenis kayu jati atau mahoni. Sistem ini meliputi proses akusisi data citra, pemrosesan citra, ekstraksi ciri, dan klasifikasi. Ekstraksi ciri menggunakan tekstur Gray Level Co-ocurrence Matrix (GLCM) sedangkan pengklasikasi menggunakan metode jarak Euclidean. Hasil eksperimen-eksperimen dengan pengubahan ukuran citra asli menjadi 30x30, 20x20 dan 10x10 berturut-turut menghasilkan akurasi 82,5 %, 65,7 % dan 77,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa akurasi tertinggi yang diperoleh layak untuk diimplementasikan ke dalam industri
Clustering Majors for New Students at Vocational High School Muhammadiyah 3 Yogyakarta Using Fuzzy C-Means Az-Zahra, Rifqi Rahmatika; Umar, Rusydi; Fadlil, Abdul
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol 3, No 3, August 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.811 KB) | DOI: 10.22219/kinetik.v3i4.642

Abstract

The development of the era demands quality human resources. For that need to be equipped with the knowledge and skills to be ready to compete in the world of work. Vocational High School has many skills programs. Examples of skills programs in Vocational High School are Computer Network Engineering, Audio and Video Engineering, Mechanical Engineering, Building, Drawing Techniques, Motorcycle Engineering, Installation and Power Engineering, systems that can assist in the decision-making process of prospective students. The grouping system will be created using the Fuzzy C-Means method. Grouping majors using fuzzy c-means algorithm is expected to help prospective students choose majors from the many majors that exist. This is done so that prospective students do not experience difficulties in learning activities, can develop optimally and is expected to work in accordance with the expertise that has been owned, so that ultimately can improve the quality of output and outcome of vocational education. The results obtained in this study in the form of data grouped based on 3 clusters, so that prospective students can choose the majors in accordance with the selected cluster.
Implementasi Metode K-Means Dalam Pemetaan Kelompok Mahasiswa Melalui Data Aktivitas Kuliah Rosmini, Rosmini; Fadlil, Abdul; Sunardi, Sunardi
IT JOURNAL RESEARCH AND DEVELOPMENT Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/itjrd.2018.vol3(1).1773

Abstract

Tingkat kelulusan sangat penting dalam proses akreditasi untuk meningkat kualitas suatu perguruan tinggi. Lulusnya seorang mahasiswa dinyatakan apabila dapat menyelesaikan masa studi pendidikan, dan diukur dari nilai IPK mahasiswa agar dapat memudahkan proses penyelesaian tugas akhir mahasiswa dan memantau hasil belajar dengan melihat aktivitas kuliah mahasiswa, agar mahasiswa tersebut dapat dinyatakan lulus tepat waktu atau tidak. Data Clustering merupakan salah satu metode Data Mining yang bersifat tanpa arahan (unsupervised). Ada dua jenis data clustering yang sering dipergunakan dalam proses pengelompokan data yaitu hierarchical (hirarki) data clustering dan non-hierarchical (non hirarki) data clustering. K-Means merupakan salah satu metode clustering/pengelompokan non hirarki. Teknik pengelompkan datanya sederhana dan cepat, adapun beberapa kriteria yang digunakan dalam pengelompokan yaitu IPK, Presesnsi, Organisasi Kampus, Tanggungan Biaya Kuliah, Pekerjaan dan Status sebagai parameter atau alat ukur untuk memudahkan dalam mengelompokan mahasiswa, hal tersebut bertujuan untuk melihat hasil perkembangan mahasiswa apakah dapat lulus tepat waktu atau tidak. Manfaat penelitian ini memudahkan program studi dalam mengawasi dan mengevaluasi perkembangan studi mahasiswa.
Comparative Analysis of Certainty Factor Method and Bayes Probability Method on ENT Disease Expert System Setyaputri, Khairina Eka; Fadlil, Abdul; Sunardi, Sunardi
Scientific Journal of Informatics Vol 5, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sji.v5i2.16151

Abstract

Expert system is computer programs that mimic the thought process and expert knowledge in solving a particular problem. Basically, an expert system has various methods to diagnose various kinds of diseases experienced by humans, animals, and plants. This research analyzes the comparison of Certainty Factor method and Bayes Probability method in the expert system of Ear, Nose, and Throat (ENT) diseases. Both methods have the same basic theory of overcoming uncertainties with existing variables. The Certainty Factor method has many variables that are used as systematic knowledge, namely the weight value of the expert which is the basis of knowledge of the system and the user input weight value, while the Bayes Probability method uses only expert knowledge in the calculation. Based on a comparative analysis of the methods obtained with 10 patients data on the ENT disease expert system, the Certainty Factor method has accuracy in diagnosing the disease by 100%, while the Probability Bayes method of system accuracy is 80%. So it can be concluded that the Certainty Factor method is more accurate in diagnosing ENT than the Bayes Probability method.
Sistem Pendukung Keputusan dengan Metode AHP untuk Penilaian Kompetensi Soft Skill Karyawan Umar, Rusydi; Fadlil, Abdul; Yuminah, Yuminah
Khazanah Informatika Vol. 4 No. 1 Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/khif.v4i1.5978

Abstract

Karyawan dalam perusahaan merupakan sumber daya utama yang dituntut untuk mampu memberikan pelayanan terbaik dan kinerja yang optimal. Soft skill karyawan adalah keterampilan individu karyawan yang dapat menunjang hubungan individu karyawan dengan karyawan lain, meningkatkan kinerja dan membuka prospek karirnya. Penilaian kinerja karyawan yang dilaksanakan oleh perusahaan umumnya hanya untuk penilaian prestasi kerja yakni bagaimana pekerjaan dapat dikerjakan dengan baik, mencapai target yang ditetapkan dan meraih tujuan akhir yang diinginkan (hard skill). Penilaian terkait kemampuan soft skill karyawan belum banyak dilakukan. Ada beberapa kriteria yang diterapkan beberapa perusahaan dalam melakukan penilaian kompetensi soft skill, tetapi kriterianya masih berbeda-beda. Penelitian ini membahas penilaian kompetensi soft skill karyawan dengan menerapkan empat kriteria. Keempat kriteria ini adalah kemampuan komunikasi, kemampuan bekerjasama, kejujuran dan kemampuan interpersonal. Analisis data menerapkan metode Analytical Hierarchical Process (AHP), yang memungkinkan perhitungan matematis dengan berbagai kriteria. Hasil penelitian menunjukan nilai rasio konsistensi 0.053 yang berarti kurang dari nilai rasio konsistensi yang digunakan dalam metode AHP yaitu 0.1, sehingga hasil perhitungan tersebut valid, dan dapat digunakan. Penelitian ini menghasilkan penilaian prioritas kompetensi soft skill yang dibutuhkan perusahaan sebagai berikut: Komunikasi 48%, Kerjasama 27%, Kejujuran 16 % dan interpersonal 10%. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa metode AHP dapat digunakan pada penilaian kompetensi soft skill karyawan.