Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS NILAI IMTAQ PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI – IPA SMA NEGERI 1 MANDIRANCAN Sutisna Sutisna; Eka Fitriah; Anda Juanda
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.248 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i1.548

Abstract

Bangsa indonesia saat ini sedang mengalami krisis akhlak khususnya dikalangan pelajar seperti tawuran antar pelajar, tindak kekerasan, perilaku seks yang tidak normal, seks bebas dikalangan pelajar dan lain-lain sepertinya sudah menjadi penghias rutin setiap berita dimedia massa. Peran guru sebagai agent of change (agen perubahan) sangatlah penting dalam pendidikan dan pembelajaran. Guru merupakan salah satu penentu keberhasilan siswa mendapatkan pengalaman belajar dalam membangun kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) untuk mencapai puncak prestasi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Mandirancan, tepatnya dikelas XI IPA 1 (Kelas eksperimen) dengan jumlah siswa 27 siswa dan kelas XI IPA 3 (kelas kontrol) dengan jumlah siswa 27 siswa. Penelitian menggunakan desain Pre test Post test Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes dan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji t (hipotesis). Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran biologi berbasis nilai imtaq. Peningkatan hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol hal ini dibuktikan dengan hasil rata-rata N-Gain 0,61 dengan kriteria  sedang pada kelas ekperimen dan 0,43 pada kelas kontrol dengan kriteria  sedang. Aktivitas on task siswa pada kegiatan awal, kegiatan pembelajaran dan kegiatan evaluasi sebesar 72,48% dengan off task sebesar 27,52% pada kelas eksperimen dan respon siswa terhadap penerapan pembelajaran biologi berbasis nilai imtaq sangat baik dengan rata-rata pernyataan positif memperoleh persentase 68,79% dengan kriteria kuat, sedangkan rata-rata pernyataan negatif memperoleh presentase 64,31% dengan kriteria kuat. Kata Kunci : Penerapan Pembelajaran Biologi Berbasis Nilai Imtaq, Hasil Belajar
THE COMPARATIVE STUDY ABOUT MONEY WAKAF ACCORDING TO IMAM MAWARDI AND IBNU NAJIM AL-MISHRI (STUDI KOMPARATIF TENTANG WAKAF UANG MENURUT IMAM MAWARDI DAN IBN NAJIM Al-MISHRI) Mukhtar, Mukhtar; Suryana, Dede; Sutisna, Sutisna
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol 4 No 1 (2019): Al-Afkar: Journal for Islamic Studies
Publisher : Asosiasi Dosen DPK UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.638 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3324848

Abstract

Wakaf is one of the philanthropic institutions of Islam that can reliably support the social justice agenda, especially among the Islamic community. He is one way of using the treasures recommended by Allah SWT and Prophet Muhammad SAW, wakaf has been implemented since the time of the current Rosuluh with a wider form that is not only waqf in the form of non-asset but also wakaf in the form of money that is commonly known as waqf money / cash waqf. Therefore, the writer tries to eradicate the law in conveying the money of obedient scholars syafi'iyah and ulama hanafiah thus giving more understand to us about law and benefit of cash waqf.   Wakaf adalah salah satu lembaga filantropis Islam yang dapat dipercaya mendukung agenda keadilan sosial, terutama di kalangan masyarakat Islam. Ia adalah salah satu cara menggunakan harta yang direkomendasikan oleh Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW, wakaf telah diterapkan sejak masa Rosuluh saat ini dengan bentuk yang lebih luas yaitu tidak hanya wakaf dalam bentuk non-aset tetapi juga wakaf dalam bentuk dari uang yang biasa dikenal dengan uang wakaf / wakaf tunai. Oleh karena itu, penulis mencoba untuk memberantas hukum dalam menyampaikan uang para ulama syafi'iyah dan ulama hanafiah sehingga memberikan lebih banyak pemahaman kepada kita tentang hukum dan manfaat wakaf tunai.
Pengantar Filsafat Ilmu Pengetahuan Sutisna Sutisna
An-Nidhom Vol 4 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v4i1.4428

Abstract

Kajian ini bertujuan Untuk mengetahui pengertian filsafat ilmu pengetahuan, mengetahui perbedaan ilmu dan pengetahuan, serta mengatui tujuan, objek dan lingkup kajian filsafat ilmu pengetahuan. perkembangan ilmu pengetahuan semakin lama semakin maju dengan munculnya ilmu-ilmu baru yang pada akhirnya memunculkan pula sub-sub ilmu pengetahuan baru bahkan kearah ilmu pengetahuan yang lebih khusus lagi seperti spesialisasi-spesialisasi. Untuk mengatasi gap antara ilmu yang satu dengan ilmu yang lainnya, dibutuhkan suatu bidang ilmu yang dapat menjembatani serta mewadahi perbedaan yang muncul. Oleh karena itu, maka bidang filsafatlah yang mampu mengatasi hal tersebut. Terlepas dari berbagai macam pengelompokkan atau pembagian dalam ilmu pengetahuan, kita dapat mensinyalir bahwa peranan ilmu pengetahuan terhadap kehidupan manusia, baik individual maupun sosial menjadi sangat menentukan. Karena itu implikasi yang timbul bahwa ilmu yang satu sangat erat hubungannya dengan cabang ilmu yang lain serta semakin kaburnya garis batas antara ilmu dasar-murni atau teoritis dengan ilmu terapan atau praktis
STUDI META-ANALISIS PENGARUH VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Miftahul Khairani; Sutisna Sutisna; Slamet Suyanto
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 2, No 1 (2019): JURNAL BIOLOKUS
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v2i1.442

Abstract

Media video pembelajaran merupakan salah satu alternatif yang digunakan dalam pembelajaran. Didalam video pembelajaran dilengkapi perpaduan antara suara, gambar, ataupun animasi yang dapat divisualisasikan sehingga peserta didik lebih senang dan termotivasi untuk belajar dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifias penggunaan video pembelajaran terhadap motivasi belajar peserta didik. Motivasi belajar yang dialami peserta didik dalam penelitian ini ditinjau berdasarkan penggunaan media video pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik dalam pembelajaran yang dikaji berdasarkan hasil-hasil penelitian terkait yang pernah dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Dari perolehan hasil menyatakan bahwa pendapat siswa sangat terbantu terhadap penggunaan video baik didalam negeri maupun luar negeri diperoleh persentasi rata-rata 121. Frekuansi penggunaan video bagi guru mulai dari negara maju hingga negara tertinggal, menyatakan ada yang sangat setuju hingga kurang setuju terhadap penggunaan media video pembelajaran, dengan hasil rata-rata frekuensi tersebut sebesar 191,0. Sedangkan perolehan rata-rata nilai hasil belajar diperoleh sebesar 85,30. Perolehan total rata-rata hasil belajar tersebut menyatakan bahwa, sangat tinggi terhadap penggunaan video pembelajaran.
KARAKTERISASI ARANG PASARAN UNTUK PEMURNIAN AIR Saryati, Saryati; Sumardjo, Sumardjo; Sutisna, Sutisna; Handayani, Ari; Suprapti, Siti
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 3, No 1: OKTOBER 2001
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1510.172 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2001.3.1.5251

Abstract

KARAKTERISASI ARANG PASARAN UNTUK PEMURNIAN AIR. Dalam rangka pembuatan bahan pemumian air minum dari komposit arang-zeolit, telah dipelajari karakterisasi arang berdasarkan profil porositas arang dan daya serap arang Untuk keperluan ini telah digunakan tiga macam arang yang ada di pasaran, yaitu arang dari tempurung kelapa, arang dari kayu dan arang aktif. Profil porositas arang dipelajari dengan mikroskop elektron SEM-EDX dan untuk daya serap arang dipelajari dengan sampel air simulasi yang mengandung beberapa ion metal dengan konsentrasi sepuluh kali lebih besar dari pada konsentrasi maksimum ion yang diperbolehkan dalam air minum. Dari analisis mikroskopi permukaan butiran diketahui bahwa arang aktif mempunyai pori-pori yang lebih banyak dibandingkan dengan arang yang tidak aktif, sementara arang kayu mempunyai pori-pori yang lebih teratur dan pada arang tempurung kelapa. Daya serap arang cenderung dipengaruhi oleh pH larutan, tetapi pengaruh tersebut tidak berbanding lurus. Daya serap ketiga arang yang dipelajari hampir sama, untuk ion-ion Al3+, Cr3+, Ag1+, dan Pb2+ cukup besar (> 60%), untuk ion- ion Mn2+, Fe3+, Se4+, Cd2+, dan Ba2+ berkisar 20% - 60% dan untuk ion ion Mg2+, Na1+, Ca2+, dan Zn2+ kurang dari 20%. Pada umumnya daya serap arang kayu dan arang tempurung kelapa lebih kecil dalam larutan pH 4 dibandingkan dalam larutan pH 5-7.
PEMANFAATAN AUTOMASI DALAM PENELUSURAN INFORMASI DI BAPUSIPDA JAWA BARAT Sutisna, Sutisna
Nusantara - Journal of Information and Library Studies Vol 2, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v2i2.726

Abstract

ABSTRAKOtomasi perpustakaan adalah proses atau hasil penciptaan mesin swatindak atau swakendali tanpa campur tangan manusia dalam proses tersebut sebagai bentuk penerapan teknologi informasi untuk kepentingan perpustakaan dari mulai pengadaan hingga jasa informasi bagi pembaca. Perpustakaan yang menerapkan otomasi akan mengalih mediakan bahan pustaka berupa buku, gambar, suara dalam bentuk berkas elektronik. Proses ini dinamakan dengan proses digitalisasi. Perpustakaan digital dapat dicapai dengan otomasi perpustakaan melalui ILMS (Integrated Library Management System) atau jaringan terpadu. Dengan penerapan dan pemanfaatan teknologi maka pemustaka dapat menelusuri informasi dengan mudah, cepat dan tepat. Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui: (1) sistem otomasi perpustakaan yang digunakan di BAPUSIPDA Jawa Barat; (2) kesesuaian koleksi  yang diotomasikan di BAPUSIPDA Jawa Barat guna memenuhi kebutuhan pemustaka dalam mendapatkan informasi; dan (3) dampak dari otomasi perpustakaan di BAPUSIPDA Jawa Barat agar dapat memenuhi kebutuhan informasi pemustaka; Selanjutnya dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif, dan data yang dikumpulkan diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan otomasi di perpustakaan dapat meningkatkan bukan saja layanan perpustakaan tetapi pemustaka dapat menemukan informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan akurat. ABSTRACTLibrary automation is the process or result of the creation of self-control machine or control themselves without human intervention in the process as a form of application of information technology for the benefit of libraries from procurement to service information for the reader. Libraries that implement automation will transfer media library materials in the form of books, pictures, sounds in the form of electronic files. This process is called the digitization process. The digital library is a library automation through ILMS (Integrated Library Management System) or an integrated network. With the application and use of technology, users can browse information easily, quickly and precisely. The purpose is to find out: (1) the library automation system used in BAPUSIPDA West Java; (2) the suitability of collections that are automated in the BAPUSIPDA West Java in order to meet the needs of users in obtaining information; and (3) the impact of library automation in BAPUSIPDA West Java in order to meet the information needs of users. Furthermore, this research method used is a qualitative method, and the collected data obtained by observation, interview and documentation study. The results of this study indicate that the utilization of automation systems in libraries can improve not only library services but users can find the information needed quickly and accurately.  
PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAJERIAL USAHA MIKRO KECIL DI DESA SUKADANA, KECAMATAN CIMANGGUNG, KABUPATEN SUMEDANG Sutisna Sutisna; Endah Djuwendah
Dharmakarya Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i4.23964

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu roda penggerak perekonomian di kawasan perdesaan karena merupakan sektor yang potensial dalam menciptakan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja dan memberikan sumbangan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun UMKM sering dianggap kelompok usaha yang tidak efisien dan tidak kompetitif sehingga sulit berkembang menjadi usaha besar yang modern. Berdasarkan hal tersebut diperlukan upaya meningkatkan kemampuan manajerial pelaku UMK guna meningkatkan daya saing. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMK dalam mengelola usahanya. Metode yang digunakan adalah FGD, penyuluhan dan pelatihan. Materi yang diberikan mengenai pelatihan kewirausahaan, e-commerce dan pembuatan website desa. Program ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMK dalam mengelola usaha dan memanfaatkan informasi teknologi dalam pemasaran produknya melalui pembuatan websiste. Faktor pendorong keberhasilan progam ini adalah adanya dukungan dari aparat desa, partisipasi aktif pelaku UMK dan dukungan dari instansi terkait . 
PENELITIAN TENTANG REALITAS KEHIDUPAN SOSIAL KEAGAMAAN MASYARAKAT PETANI PANGAN DI KELURAHAN MACORAWALIE KEC. SAWITTO KABUPATEN PINRANG SULAWESI SELATAN Sutisna Sutisna
Al-Qalam Vol 2, No 2 (1990)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.863 KB) | DOI: 10.31969/alq.v2i2.664

Abstract

Pelaksanaan Pembangunan Indonesia saatini melalui beberapa tahapan, jangka pendekmaupun jangka panjang kedua kategori pelaksanaanpembangunan ini tidak terlepas dariPembangunan sektor pertanian karena sektorPertanian memberikan andil yang besar terhadapPembangunan selain membangun dirinyasendiri utamanya dalam peningkatan hasilmelalui Intensifikasi dengan Pola Intensifikasikhusus dan Ekstensifikasi yaitu dengan jalanperluasan areal pertanian kesemua pola ini tidaklain untuk peningkatan hasil pertanian denganmenopang Pembangunan Industri,pola Intensifikasiyaitu peningkatan hasil pertaniandengan tidak memperluas areal dimana peningkatanini memerlukan hasil industri berupapupuk, obat pemberantasan hama dan sebagainya,sedang pola Ekstensifikasi dalamperluasan areal pertanian disamping tenagamanusia juga penggunaan mesin-mesin hasilindustri.
OPTIMALISASI PERAN MEDIATOR DALAM MEMEDIASI KASUS PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA CIBINONG BOGOR Maulana, Robi; Sutisna, Sutisna; Gustiawati, Syarifah
Aksara Public Vol 4 No 1 (2020): Februari (2020)
Publisher : EDUTECH CONSULTANT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana upaya optimalisasi peran mediator dalam memediasi kasus perceraian di Pengadilan Agama Cibinong Bogor serta apa saja faktor-faktor yang menyebabkan belum optimalnya peran Mediator dalam memediasi kasus perceraian di Pengadilan Agama Cibinong Bogor. Proses mediasi di pengadilan dalam pelaksanaannya sering kali mengalami kegagalan atau tidak tercapainya perdamaian antara para pihak yang beperkara sehingga upaya yang dilakukan oleh mediator dalam memediasi kasus perceraian dapat dikatakan belum optimal. Dengan direvisinya Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan patut diuraikan faktor-faktor yang menyebabkan Mediasi belum berhasil secara optimal dalam menyelesaikan perkara perceraian khususnya di Pengadilan Agama Cibinong Bogor. Berdasarkan hasil penelitian belum optimalnya peran mediator dalam memediasi kasus perceraian di Pengadilan Agama Cibinong Bogor dikarenakan terdapat beberapa faktor yaitu diantaranya karena tidak adanya itikad baik para pihak yang berperkara serta budaya masyarakat yang masih memandang remeh proses mediasi ini. Berdasarkan kasus yang diputus oleh Pengadilan Agama Cibinong Bogor tahun 2018 sebanyak 7119 dan perkara yang masuk proses mediasi hanya berjumlah 790 dan yang berhasil dimediasi hanya sebesar 147 perkara, jika di prosentasikan tingkat keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Cibinong Bogor pada tahun 2018 adalah sebesar 18,6 %. Oleh karenanya proses mediasi yang berlangsung belum optimal mampu mendamaikan kedua belah pihak.
STUDY KOMPERATIF PROSEDUR PERNIKAHAN THAILAND DAN INDONESIA Sutisna, Sutisna; Nawawi, Kholil; Safitri, Ratna
Jurnal Akrab Juara Vol 5 No 3 (2020)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah agar banyak mahasiswa khususnya al akhwalusyakhsiyyah mengetahui terkait prosedur pernikahan sesuai dengan bidang yang telah di dalami, dan juga untuk mengetahui prosedur pernikahan di Thailand dan prosedur pernikahan di Indonesia serta ingin mengetahui persamaan dan perbedaan prosedur pernikahan Thailand dan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif diskriptif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan persamaan dan perbedaan yang terjadi di negara Thailand dan juga Indonesia, persamaan yang terjadi di Thailand dan Indonesia terletak pada prosedur pencatatan dalam pernikahan, yang kedua adalah sesuai syari’at melaksanakan pernikahan sesuai rukun dan syarat menikah. Perbedaan yang terjadi terletak pada fungsi dan tempat di Thailand dan Indonesia memiliki banyak perbedaan yang telah di sediakan untuk mengurus pernikahan, perbeda’an selanjutnya terletak pada biaya pernikahan, selanjutnya adalah persyaratan pernikahan di dalam negara, dan juga perbedaan yang terletak pada pelatihan pernikahan di Thailand tidak di adakan nya pelatihan pernikahan dan di Indonesia wajib mengikuti pelatihan pernikahan sebelum melaksanakan pernikahan