Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sistem Proteksi Arus Lebih pada Proses Pengisian Baterai Menggunakan Buck Converter Metode Constant Voltage Dicky Satria Nanda Lestyanto; Sutedjo Sutedjo; Novie Ayub Windarko; Ahmad Firyal Adila
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 5, No 2 (2023): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v5i2.10143

Abstract

Sistem proteksi arus lebih pada suatu rangkaian listrik sangat diperlukan untuk menghindari kerusakan pada komponen yang diakibatkan oleh lonjakan arus yang tinggi (overcurrent). Salah satu penyebab terjadinya arus lebih adalah terjadinya hubung singkat (short circuit). Apabila terjadi hubung singkat pada sistem, maka tegangan pada buck converter akan menurun drastis dan arus akan mengalami lonjakan hingga melampaui arus nominal sistem. Pada umumnya untuk melakukan proteksi arus lebih digunakan MCB (Miniature Circuit Breaker). Namun pada praktiknya penggunaan MCB harus mengaktifkan secara manual setelah melakukan proteksi arus lebih. Oleh karena itu, komponen relay digunakan untuk membatasi arus dan melakukan proteksi terhadap arus lebih pada sistem.  Pada penelitian ini digunakan panel surya 100WP, baterai lead-acid 12V/20Ah, dan buck converter. Deteksi arus lebih didapatkan dari hasil pembacaan arus keluaran buck converter. Saat terminal keluaran tegangan buck converter dihubungkan singkat dalam keadaan berbeban atau tidak berbeban dapat menyebabkan terjadi arus lebih pada sistem, relay memutus rangkaian sebagai aksi proteksi terhadap arus lebih. Sistem pengisian baterai dengan menggunakan kontrol PI (Proportional Integral) dapat menstabilkan tegangan keluaran buck converter sebesar 14,38 Volt. Sistem kontrol yang diimplementasikan terbukti dapat melakukan pengisian baterai dengan baik.
Analisa Pengaruh Kapasitor Bank dan Detuned Reactor Sebagai Perbaikan Faktor Daya Listrik 3 Fasa untuk Beban-beban Indutif Luki Mahendra; Muhammad Rizani Rusli; Muhammad Nizar Habibi; Ahmad Firyal Adila
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 9 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v9i2.37285

Abstract

Sistem tenaga listrik memiliki beberapa permasalahan yang umum, salah satunya adalah permasalahan faktor daya yang rendah. Penting untuk mempunyai faktor daya sedekat mungkin ke angka satu. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan daya listrik yang tersedia, maka keberadaan daya reaktif harus dibuat seminimal mungkin. Salah satunya adalah dengan metode kompensasi daya reaktif. Pada penelitian ini melakukan penelitian eksperimental pengaruh kapasitor bank dan detuned reactor sebagai perbaikan faktor daya terhadap sistem yang bersifat induktif. Pengukuran menggunakan Power Meter untuk mendapatkan parameter 3 daya pada sistem. Selanjutnya dibanndingkan nilai faktor daya sistem, antara lain jika sistem tidak dipasang peralatan kompensasi daya reaktif, sistem terpasang kapasitor bank dan juga sistem terpasang kapasitor bank dan detuned reactor. Detuned yang terpasang memiliki nilai persen detuned filter 7% dan 14%. Didapatkan perbaikan faktor daya yang semula 0,63 menjadi 0,92 dengan kapasitor bank, 0,94 dengan kapasitor bank dan detuned reactor 7% dan 0,95 dengan kapasitor bank dan detuned reactor 14%.
Estimasi State of Charge pada Baterai Lead Acid menggunakan Elman Recurrent Neural Network RENNY RAKHMAWATI; SUTEDJO SUTEDJO; FITROTIN NAFISA OKTAVIANI; IRIANTO IRIANTO; DIAH SEPTI YANARATRI; AHMAD FIRYAL ADILA
Jurnal Elkomika Vol 11, No 4 (2023): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektr
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v11i4.864

Abstract

ABSTRAKPenggunaan panel surya sebagai sumber energi terbarukan membutuhkan baterai sebagai tempat penyimpanan energi. Penggunaan baterai secara terus menerus, dapat menyebabkan pengurangan kapasitas dan penurunan performa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan sistem estimasi nilai State of Charge (SOC) pada baterai yang berfungsi untuk mengontrol kondisi charge, agar performa baterai tetap optimal. Pada penelitian dikembangan suatu sistem estimasi SOC pada baterai jenis lead acid, dengan metode algoritma Elman Recurrent Neural Network (ERNN). Keunggulan yang terkait dengan metode ERNN meliputi proses iterasi menjadi lebih cepat, peningkatan kecepatan pembaruan parameter, dan pencapaian konvergensi yang lebih cepat. Hasil dari penelitian estimasi SOC pada baterai lead acid 12V, 12Ah dengan menggunakan algoritma ERNN sebesar 0.101% sedangkan dengan algoritma Feedforward Backpropagation sebesar 0.767%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa algoritma ERNN lebih efisien dalam mengestimasi nilai SOC pada baterai lead acid.Kata kunci: Baterai, Elman Recurrent Neural Network, Panel Surya, State of Charge; Lead Acid ABSTRACTUsing solar panels as a renewable energy source requires batteries as energy storage. Continuous use of batteries can result in reduced capacity and performance degradation. Based on these problems, a State of Charge (SOC) estimation system is needed for the battery to control charge conditions so that battery performance remains optimal. In this research, a SOC estimation system was developed for lead acid battery using the Elman Recurrent Neural Network (ERNN) algorithm. The advantage of the ERNN method is that the iteration process is faster, the parameter update speed is increased, and convergence is faster. The results of the SOC estimation for a 12V, 12Ah lead acid battery using the ERNN algorithm were 0.101%, while the Feedforward Backpropagation algorithm resulted in 0.767%. The ERNN algorithm is more efficient in estimating the SOC value of a lead acid battery.Keywords: Battery, Elman Recurrent Neural Network, Solar Panel, State of Charge, Lead Acid
Sistem Penyimpanan Energi Listrik Panel Surya untuk PJU dan Edukasi Masyarakat Desa Kembangbelor Luki Septya Mahendra; Indhana Sudiharto; Eka Prasetyono; Diah Septi Yanaratri; Rachma Prilian Eviningsih; Arman Jaya; Epyk Sunarno; Hendik Eko H Suharyanto; Muhammad Nizar Habibi; Muhammad Rizani Rusli; Ahmad Firyal Adila; Imam Dui Agusalim
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2023): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v5i2.10967

Abstract

Pembangunan kepariwisataan dikembangkan dengan pendekatan pertumbuhan, pemerataan ekonomi untuk kesejahteraan rakyat dan pembangunan yang berorientasi pada pengembangan wilayah, yang bertumpu kepada masyarakat dan bersifat memberdayakan masyarakat yang mencakupi berbagai aspek, seperti sumber daya manusia, pemasaran, destinasi, ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada pengabdian ini melakukan pengambangan pariwisata pada aspek destinasi, ilmu pengetahuan dan teknologi. Dimana destinasi atau lokasi pada pengabdian di Dusun Paras, Desa Kembangbelor, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur yang merupakan desa wisata edukasi. Desa ini memiliki program-program desa yang ingin mengembangkan pariwisata di aspek ilmu pengetahuan dan teknologi, maka digandenglah mitra Desa Kembangbelor khususnya Dusun Paras. Pembangunan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) beserta penyimpanan energinya untuk dimanfaatkan sebagai penerangan jalan umum (PJU) dinilai cocok sebagai pengembangan pariwisata desa dalam aspek ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena disisi lain mendapatkan kedua aspek tersebut, hal ini juga mendapatkan pemanfaatan energi terbarukannya untuk PJU jalan masuk desa yang belum ada penerangannya. Dengan adanya sistem yang dipasang masyarakat mendapat pemanfaatan energi PLTS untuk PJU dan tempat untuk belajar untuk wisata edukasi berupa ilmu pengetahuan dan teknologi mengenai energi terbarukan PLTS.