Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Program Edu-tourism di Perpustakaan Museum Asia Afrika Fauzi, Luqman; Dewi, Laksmi; Hadiapurwa, Angga
Edulib Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v6i1.5006

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pemustaka akan informasi. Permasalahan umum yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi program edu-tourism di perpustakaan Museum konperensi Asia Afrika. Edu-tourism merupakan program yang di terapkan di perpustakaan Museum Konperensi Asia Afrika (MKAA) sebagai salah satu upaya perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pemustaka yang berkunjung di perpustakaan Museum Konferensi Asia Afrika yang berjumlah 815 orang pada tahun 2015 dengan jumlah sampel 73 pemustaka yang mengunjungi Perpustakaan Museum Konperensi Asia Afrika. Hasil penelitian menunjukan program edu-tourism mampu memberikan kontribusi yang positif dalam pemenuhan kebutuhan informasi pemustaka.Kata Kunci : Edu-tourism, Kebutuhan informasi, implementasi Abstract. This research was based on the information needs of the library users. Issues being the topic of discussion is how implementation of edu-tourism programs in museum of the Asian African Conference library. Edu-tourism is a program implemented in museum library Asia African Conference as part of efforts to meet te information needs of the users library. The method used in this research is descriptive method with quantitative approach. The results of the study show that edu-tourism program is able to provide a positive contribution in meeting the information needs users. Keywords: Edu-tourism, information requirements, implementation
PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH DALAM MENDUKUNG VISI UPI Hadiapurwa, Angga; Johan, Riche Cynthia; Suhardini, Dini; Rusmono, Doddy
EDUTECH Vol 17, No 2 (2018): DINAMIKA DALAM KERANGKA ADAPTASI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v17i2.14099

Abstract

Abstract. As one of teachers colleges that has a vision as a leading and outstanding univer-sity in education field, UPI is expected to contribute to the progress of education, especially that of UPI partner schools. To strengthen the vision and give provision to UPI students, the field experi-ence program is held in school library. Library and Information Science Study Program held PPL in school library for a full semester in 2017. This study aimed to describe PPL activities in school libraries, including planning, implementation and monitoring. This study used descriptive method with quantitative approach. The respondents were PPL teacher supervisors. The implementation (planning, implementation and monitoring) of PPL in school library supported the achievement of UPI vision. It was based on the statement of teacher supervisors who stated that PPL implementa-tion in school library was in accordance with the vision of UPI as a leading and outstanding uni-versity in education field. This study also resulted in some recommendations for next PPL activi-ties, which highlighted the requirement to strengthen students’ competencies as future school li-braries, especially on managerial and educational competencies. Abstrak. UPI sebagai salah satu LPTK yang mempunyai visi sebagai universitas pelopor dan unggul pada bidang pendidikan diharapkan dapat berkontribusi pada kemajuan pendidikan, terutama sekolah mitra UPI. Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi pada tahun 2017 menyelenggarakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di perpustakaan sekolah selama satu semester penuh. Permasalahan pokok penelitian ini adalah: “Bagaimanakah implementasi (perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan) PPL di perpustakaan sekolah dalam mendukung visi UPI sebagai universitas pelopor dan unggul pada bidang pendidikan?” Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kantitatif. Responden penelitian ini adalah guru pamong PPL. Implementasi PPL di perpustakaan sekolah mendukung pencapaian visi UPI, hal tersebut berdasarkan pernyataan guru pamong menyatakan penyelenggaraan PPL di per-pustakaan sekolah sangat sesuai dengan visi UPI sebagai universitas pelopor dan unggul pada bi-dang pendidikan. Rekomendasi pada kegiatan PPL selanjutnya yaitu masih perlu penguatan kom-petensi mahasiswa sebagai calon pustakawan sekolah, terutama pada kompetensi manajerial dan kependidikan.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP TINDAKAN PLAGIARISME DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR Silvana, Hana; Rullyana, Gema; Hadiapurwa, Angga
EDUTECH Vol 16, No 3 (2017): PERGESERAN DAN PERAN MEDIA DIGITAL
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v16i3.8508

Abstract

Abstract, This research is based on the issue of plagiArism in the academic world especially in Higher Education. The main issue studied in this study is the perception of students on the act of plagiarism in writing final assignment. This study was conducted with the aim to describe the act of plagiarism in preparing the final assignment of students. The method used in this research is descriptive analytical method. The informants are students of UPI Education Sciences Faculty . The research was conducted in 2017 at odd semester. The research results showed that there were lack of knowledge about styles of writing, limited time availability in the preparation of the final task of students, the development of information technology facilitates and opens opportunities to cheat. Moreover, many lecturers have not addressed plagiarism issue, use of anti plagiarism ap-plication is minimum, and socialization of plagiarism issue is still not sufficient. This research also found that training on final assignment writing has not been done as needed.Abstrak, Penelitian ini dilatar belakangi dengan isu plagiarisme dalan dunia akademik khususnya di Perguruan Tinggi. Permasalahan pokok yang dikaji pada penelitian ini persepsi ma-hasiswa terhadap tindak plagiarisme di dalam penyusunan tugas akhir mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan tentang tindak plagiarisme di dalam penyusunan tugas akhir mahasiswa. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode yang digunakan yaitu metode deskriptif. Informan penelitian ini adalah mahasiswa di ling-kungan Fakultas Ilmu Pendidikan UPI. Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah minimnya pengetahuan mengenai gaya selingkung penulisan, ketersediaan waktu yang terbatas dalam penyusunan tugas akhir mahasiswa, perkembangan teknologi informasi (khususnya internet) yang memudahkan dan membuka peluang berbuat curang, sebagian dosen belum protektif pada isu pla-giarisme, penggunaan aplikasi anti plagiarisme masih minim, juga sosialisasi mengenai isu plagia-risme yang masih belum mencukupi kebutuhan informasi yang perlu diketahui oleh mahasiswa. Kegiatan Workshop atau pelatihan penulisan tugas akhir yang belum dilaksanakan sesuai kebu-tuhan.
Gerakan literasi masyarakat berbasis media sosial Johan, Riche Cynthia; Emi Emilia; Syahid, Aah Ahmad; Hadiapurwa, Angga; Rullyana, Gema
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 16 No 1 (2020): Juni
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.v16i1.35

Abstract

Introduction. The three main aspects to improve literacy movement are family, school, and society. Using social media could be useful to improve literacy as many reading materials can be accessed and freely available. However, the content should be selected to prevent from unexpected materials. Data Collection Method. Data obtained through observations of 100 participants in the development of community literacy movement. They were religious education community (pesantren) with professions such as, teachers, education staffs and students’ representatives from two levels of education within the reading village frameworks in Tanjungmekar village, Tanjungkerta, Sumedang. Analysis Data. Data were analyzed using descriptive percentage studies, and describing the results of observations. Result and Discussions. The community accesses reading material dominant using printed material, reading assignment and communication through social media have not done as expected. In general, the activities of fostering literacy in the religious education community require patterns that are in accordance with time, motivation, access, technological devices, various social media to foster literacy readiness. Conclusions. Alternative use of social media is expected be able to support community movement to build the literate village.
PENGEMBANGAN WEBSITE PELATIHAN PROGRAM INTERVENSI MANDIRI (PIM©) BAGI ORANGTUA ANAK PENYANDANG AUTISME Susilana, Rudi; -, Herlina; Hadiapurwa, Angga
PEDAGOGIA Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pdgia.v18i2.31424

Abstract

Pemanfaatan Perpustakaan Digital Sebagai Sumber Belajar Elektronik Pada Masa Pandemi COVID-19 Di Tingkat SMA Hadiapurwa, Angga; Novian, Rayhan Musa; Harahap, Noviandi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 21, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v21i2.38526

Abstract

PERAN IMPLEMENTASI KURIKULUM DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS MAHASISWA Susilana, Rudi; Ihsan, Helli; Hadiapurwa, Angga
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 7, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.785 KB) | DOI: 10.17509/t.v7i2.26853

Abstract

Abstract. The religiosity of students on campus tends to decrease during their education on campus because of the secularization of knowledge on campus. Thus, the role of the campus is very important in increasing student’s religiosity. The religiosity of students can be influenced by the campus by developing religious courses such as Islamic Religious Education and also through scientific courses that are widely studied in religious contexts. The problem is the extent to which the ability of scientific lecturers to study religious knowledge in the context of science which is taught in the course. This research uses narrative and explanatory analysis. The result of this research is that there is no curriculum that has been studied in detail and comprehensively in public universities in the world so that religiosity becomes the core basis for the preparation.Abstrak. Religiositas mahasiswa di kampus cenderung mengalami penurunan selama menjalani pendidikan di kampus karena sekulerisasi keilmuan yang diajrkan di kampus. Peran kampus dengan demikian sangat penting dalam meningkatkan religiositas mahasiswa. Religisositas mahasiswa bisa dipengaruhi oleh kampus dengan cara mengembangkan mata kuliah keagamaan seperti Pendidikan Agama Islam dan juga bisa melalui mata kuliah keilmuan yang banyak mengkaji keilmuan itu dalam konteks keagamaan. Problermnya adalah sejauhmana kemampuan dosen dalam mengkaji ilmu agama dalam konteks keilmuan yang diajarkannya dalam mata kuliah. Penelitian ini menggunakan analisis naratif dan eksplanatori. Hasil penelitian ini adalah bahwa belum ada kurikulum yang dikaji secara detail dan komprehensif pada universitas umum di dunia ini agar religiositas menjadi dasar inti dalam penyusunan tersebut.
Penggunaan Media Augmented Reality dalam Pembelajaran Mengenal Bentuk Rupa Bumi Alfitriani, Nabila; Maula, Wisheila Ayunisa; Hadiapurwa, Angga
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 38, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v38i1.30698

Abstract

Seiring perkembangan zaman, media pembelajaran juga mengikuti perkembangan teknologi yang ada, mulai dari teknologi cetak, audio visual, komputer, sampai teknologi gabungan antara teknologi cetak dengan komputer. Saat ini media pembelajaran menggabungkan teknologi cetak dan komputer sehingga dapat diwujudkan dengan media teknologi Augmented Reality (AR). Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang digunakan untuk merealisasikan dunia virtual ke dalam dunia nyata dalam satu waktu. Relief Bumi adalah bentuk rupa bumi atas tinggi rendahnya permukaan bumi. Relief Bumi terdiri dari relief daratan dan lautan. Media pembelajaran mengenal bentuk rupa bumi menggunakan Augmented Reality ini mampu merealisasikan dunia virtual ke dunia nyata, dapat mengubah objek-objek tersebut menjadi objek 3D, sehingga membuat metode pembelajaran tidak monoton dan siswa akan terpacu untuk mengetahuinya lebih lanjut, seperti mengetahui contoh landasan dan keterangan dari masing-masing bentuk rupa bumi.
Efektivitas Penggunaan Kuis Interaktif Berbasis Video Conference Terhadap Pemahaman Materi Pada Mahasiswa Gumelar, Muhammad Raffy Maulana; Dwiyanti, Ghea Putri; Hadiapurwa, Angga
Inovasi Kurikulum Vol 18, No 2 (2021): August 2021
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v18i2.36211

Abstract

Penyebaran virus Covid-19 masih terus berlangsung sehingga pembelajaran jarak jauh masih tetap diberlakukan. Salah satu metode yang diterapkan di berbagai perguruan tinggi yaitu Video Conference. Selama menggunakan Video Conference, terdapat berbagai persoalan yang dinilai tidak efektif dalam segi kualitas pemahaman materi, dimana banyak mahasiswa yang merasa bosan selama pembelajaran berlangsung, serta proses pembelajaran yang tidak interaktif karena kurangnya interaksi antara pendidik dengan peserta didik, sehingga mengakibatkan rendahnya tingkat pemahaman pada mahasiswa. Dalam upaya menciptakan proses pembelajaran yang optimal dibutuhkan metode yang tidak membosankan, terdapat interaktivitas yang baik, serta dapat meningkatkan pemahaman. Maka dari itu, penulis tertarik untuk mengembangkan penelitian mengenai efektivitas penggunaan kuis interaktif berbasis Video Conference terhadap pemahaman materi pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, dengan kuisioner sebagai instrument pengumpulan data. Subjek penelitiannya yaitu mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan angkatan 2020 sebanyak 31 sampel, dan peneliti menggunakan teknik uji analisis korelasi Rank Spearman. Hasil koefisien korelasi yang diperoleh yakni sebesar 0,482 yang terkategori cukup kuat. Angka tersebut menunjukan terdapat pengaruh antara penggunaan kuis interaktif berbasis Video Conference terhadap pemahaman materi pada mahasiswa. Kuis interaktif dinilai sebagai metode pembelajaran yang menyenangkan, menarik dan mempermudah dalam menyampaikan materi, sehingga metode ini sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman pada mahasiswa.Kata Kunci: Kuis Interaktif; Pandemi Covid-19; Video Conference. AbstractThe spread of the Covid-19 virus is still ongoing so distance learning is still. One of the methods applied in universities is Video Conference. During using Video Conference, there problems that are considered fewer effective terms of the quality understanding the material, where many students feel bored, and learning process is not interactive due to lack interaction between educators and students, so resulting a low level of understanding. A method that is not dull, has good interactivity, and can increase student comprehension is required. A result, the authors want to research into the impact of using Video Conference interactive quizzes on student comprehension of material. Researcher uses a quantitative analysis process, with questionnaire data collection tool and uses the Spearman Rank correlation analysis test methodology. Subjects of this study were students of the Education Technology Study Program class of 2020, with a sample of 31 people. The correlation coefficient obtained is 0.482, including in the "good enough" group. This number shows the use of Video Conference interactive quizzes has effect on students' understanding of material. Interactive quizzes are considered as a fun, interesting and easy learning method in delivering material, so this method is very effective in increasing student understanding.
Pemanfaatan Big Data dalam Lingkup Pendidikan Hergiansa, Ghany Al-Fikri; Widuri, Shelma Santa; Hadiapurwa, Angga
Inovasi Kurikulum Vol 17, No 2 (2020): August 2020
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v17i2.42928

Abstract

Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan semakin meningkat. Salah satu perkembangan teknologi yang mulai sering digunakan dalam dunia pendidikan salah satunya adalah Big Data. Seorang pustakawan bernama Fremont Rider yang berasal dari Amerika Serikat tepatnya di Westleyan University pada tahun 1944 telah memperkirakan bahwa volume koleksi universitas di Amerika Serikat tidak akan mencapai 200 juta kopi pada tahun 2040 mendatang. Pada akhirnya, ia memaparkan beberapa isu tentang penggunan data yang cukup besar, kapasitas dalam penyimpanan, dan juga kebutuhan untuk menganalisis data. Pada perkembangan selanjutnya, yaitu pada tahun 1949 seorang ahli matematika dari Amerika Serikat bernama Claude Shannon. Shannon diketahui sebagai ahli teori informasi, Shanon juga berhasil melakukan riset terhadap item-item dengan contoh data fotografi dan punch cards. Peneliatian yang telah berhasil dilakukan oleh Shanon bisa dilihat adalah sebuah item paling besar yaitu The Library of Congress yang mempunyai ukuran 100 teriliun lebih besar dari bit data. Big Data disebutkan kali pertama mulai tahun 1997 oleh Michael Cox yang merupakan peneliti dan rekannya didalam sebuah artikel berjudul Application-controlled demand paging for out-of-core visualization.Kata Kunci: Big Data; Pendidikan; Teknologi. AbstractThe development of technology in the world of education is increasing. One of the technological developments that are often used in the world of education, one of which is Big Data. A librarian named Fremont Rider who came from the United States at Westleyan University in 1944 had estimated that the volume of university collections in the United States would not reach 200 million copies in 2040. In the end, he raised several issues regarding the use of large amounts of data, capacity in storage, and also the need to analyze data. In further developments, namely in 1949 a mathematician from the United States named Claude Shannon. Shannon is known as an information theorist, Shannon has also succeeded in conducting research on items with examples of photographic data and punch cards. The research that has been successfully carried out by Shanon can be seen that the largest item is The Library of Congress which has a size of 100 larger than data bits. Big Data was first mentioned in 1997 by Michael Cox who is a researcher and colleagues in an article entitled Application-controlled demand paging for out-of-core visualization.
Co-Authors Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Adiva Khafifati Alfitriani, Nabila Amir Fiqih Anggun Apriliani Zahra Rosyiddin Anindya Putri Maharani Anindya Putri Maharani Annisa Listiana Annisa Mellinia Ardiansah Ardiansah Asep Herry Hernawan Awalia Latifa Mayda Ikrimah Celline Putriana Oktaviandi Syeira Dalilah Aliyah Zuhrah Dananir Hasna Azzahra Dara Aulia Herman Devira Nurhaliza Zein Diemas Arya Komara Diemas Arya Komara Dinda Ivanny Noverista Diva Aulia Amanda Doddy Rusmono, Doddy Dwiyanti, Ghea Putri Eileen Nicole Joelene Eka Rahmawati Eka Siti Aulia Emi Emilia Emi Emilia Endah Kurnia Yuningsih Erika Erviana Efendi F. Fitriyani Farah Gholiyah Fauzi, Luqman Galih Dwi Novianto Gema Rullyana Gumelar, Muhammad Raffy Maulana Hada Hidayat Margana Hafsah Nugraha Hafsah Nugraha Hafsah Nugraha Hafsah Nugraha Hana Silvana Hana Silvana Harahap, Noviandi Hergiansa, Ghany Al-Fikri Herlina Herlina Ihsan, Helli Johan, Riche Cynthia Laksmi dewi Laksmi Dewi, Laksmi Lien Halimah Linda Setiawati Luthfi Nur Hakim Maula, Wisheila Ayunisa Mega Fitria Yulianti Muhamad Oka Augusta Muhammad Sultan Alvaro Nanda Khaerunnisa Nanda Khaerunnisa Syafitri Nanda Khaerunnisa Syafitri Novian, Rayhan Musa Nurchalia, Lintang Putri Nurin Salma Ramdani Nurohmah, Mutia Putri Riani Rani Supartini Referen Piliano Ridha Pratama Rusli Rosa Choerunnisa Rudi Susilana, Rudi Rullyana, Gema Rusman Rusman Salma Rheina Yuniar Sasqia Mawardah Rahmadiani Shalita Aura Pranadinata Suhardini, Dini Wahda Putri Aulia Widuri, Shelma Santa Yayu Wulandari Yudis Ghifari Zenita Listia Handayani