cover
Contact Name
Firman Parlindungan
Contact Email
firman@utu.ac.id
Phone
+62811811853
Journal Mail Official
jkemas@utu.ac.id
Editorial Address
Jl. Alue Peunyareng, Meulaboh, Aceh Barat
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health)
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : 23550643     EISSN : 23550988     DOI : -
Core Subject : Health,
J-Kemas is a biannual scientific journal focused on issues related to public health, such as (but not limited to) health services and policy, environment and sanitation, social environment and behavior, epidemiology and biostatistics, public health practices, occupational health, child and maternity, and nutrition. Articles based on research, literature review, position papers, or commentary papers are welcome to be published either in April or October. J-Kemas was first published in 2015 in a printed version registered with an ISSN. To support the dissemination of knowledge, J-Kemas is available online (open access) since 2019.
Articles 77 Documents
Deskripsi Penderita Ikterus Neonatorum di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Sufyan Anwar
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 2, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.955 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v2i2.1096

Abstract

Ikterus merupakan kondisi yang paling umum  terjadi pada bayi baru lahir dan memerlukan perhatian. Sebagaian besar ditemukan pada minggu pertama kehidupan dan sekitar 10% bayi yang disusui masih ikterus pada satu bulan. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat gambaran jenis kelamin dan berat badan penderita ikterus neonatorum.  Desain penelitian deskriptif dengan menggunakan  data rekam medik. Hasilnya ditemukan dari 30 penderita ikterus sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (%) dan sebagian besar berat badan normal (80%). Disarankan agar Ibu memperhatikan bayinya terutama bayi laki-laki, bayi dengan berat lahir ≥ 3000 gr. Penelitian dengan desain yang lebih baik diperlukan.
Analisis Perilaku Masyarakat Terhadap Dampak Merkuri Untuk Kesehatan di Gampong Cot Trap Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2014 Edaniati Edaniati; Fitriani Fitriani
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 2, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.229 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v2i2.1097

Abstract

Penggunaan merkuri oleh masyarakat sangat berdampak negatif bagi kesehatan, diantaranya dapat menganggu sistem saraf, ginjal, pernapasan bahkan dapat mengakibatkan kanker. Hasil pemeriksaan merkuri pada air di Kabupaten Aceh Jaya yang telah melalui uji laboratorium adalah di Kecamatan Teunom sebesar 81% air tercemar oleh merkuri, Kecamatan Panga sebesar 83% air tercemar oleh merkuri, Kecamatan Krueng Sabe sebesar 39% air tercemar oleh merkuri, Kecamatan Setia Bakti sebesar 89% air tercemar oleh merkuri dan Kecamatan Sampoinet sebesar 64% air tercemar oleh merkuri. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan Crosssectional. Penelitian ini dilakukan di desa Cot Trap Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya pada bulan Desember 2014, dengan populasi ± 171 KK responden dan sampel 63 KK dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil penelitian yaitu : hasil uji chi-square (PValue pengetahuan (0,000) < α (0,05), PValue sikap (0,011) < α (0,05), dan PValue tindakan (0,001) < α (0,05), artinya terdapatnya hubungan yang signifikan antara dampak merkuri untuk kesehatan di desa Cot Trap Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya tahun 2014. Disarankan Kepada pemerintah Kabupaten Aceh Jaya diharapkan lebih berperan aktif dalam penertiban penggunaan merkuri dan memberikan penyuluhan-penyuluhan tentang bahaya penggunaan merkuri dan kepada Dinas Kesehatan diharapkan agar dapat melakukan pengujian laboratorium dengan lebih teliti terhadap pencemaran air di Kecamatan Teunom agar air yang tercemar merkuri dapat cepat teratasi sehingga tidak meresahkan masyarakat.
Hubungan Mutasi Kerja Dengan Cakupan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Beutong Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya Tahun 2014 Aida Yuddin; Muhammad Iqbal Fahlevi
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 2, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.218 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v2i2.1098

Abstract

Mutasi tidak terlepas dari alasan untuk mengurangi rasa bosan pegawai kepada pekerjaan serta meningkatkan motivasi dan semangat kerja pegawai, selain itu untuk memenuhi keinginan pegawai sesuai dengan minat dan bidang masing-masing. Indikator turunnya semangat kerja antara lain rendahnya produktivitas, tingkat absensi pegawai tinggi, dan gaji rendah. Maka mempengaruhi semangat kerja pegawai pada suatu organisasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan mutasi dengan cakupan pelayanan kesehatan pada Puskesmas Beutong Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya. Penelitian dilakukan pada tanggal 12 s/d 22 November tahun 2014. Desain penelitian adalah survey Analitik dengan pendekatan cross sectional. Terdiri dari variabel independen yaitu mutasi dan variabel dependen yaitu cakupan pelayanan kesehatan. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total sampling. Pengumpulan data diperoleh dari data primer melalui kuesioner dan data sekunder melalui data Puskesmas Beutong. Analisa data menggunakan uji statistik Chi square. Berdasarkan hasil penelitian dengan sampel 19 responden yang diwawancarai, 9 responden (47,4%) menyatakan tidak dilakukan mutasi dan cakupan pelayanan kesehatannya tidak tercapai. Sedangkan 37 responden yang menyatakan ya dilakukan mutasi sebanyak 34 responden (19,9) serta cakupan pelayanan kesehatannya tercapai. Dari hasil perhitungan Chi Square pada derajat kepercayaan 95 % (ά=0,05) diketahui bahwa nilai p value adalah (0,001) < ά (0,05). Maka Ha gagal ditolak sehingga ada hubungan antara mutasi dengan cakupan pelayanan kesehatan. Diharapkan kepada Kepala Puskesmas Beutong untuk memperhatikan keinginan dan kemauan bekerja seseorang yang mempunyai tujuan tertentu yang ingin dicapai. Diharapkan kepada seluruh pegawai di Puskesmas Beutong berfikir secara positif terhadap kebijakan mutasi yang diterapkan oleh kepala Puskemas Beutong.
Hubungan Perilaku Masyarakat dengan Kejadian Penyakit Tidak Menular di Puskesmas Sibigo Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue Cut Poppy Meutia; Teungku Nih Farisni
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 2, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.792 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v2i2.1099

Abstract

Penyakit tidak menular merupakan penyakit yang tidak dapat ditularkan dari orang terkena pada orang sehat yang rentan. Perilaku manusia merupakan salah satu faktor yang banyak memegang peranan dalam menentukan derajat kesehatan suatu masyarakat. Laporan Puskesmas Sibigo tahun 2014 dari bulan Januari s/d Juni terdapat hipertensi 43 kasus, rematik 27 kasus, asma 7 kasus, anemia 13 kasus dan kecelakaan 4 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku masyarakat dengan kejadian penyakit tidak menular di Puskesmas Sibigo Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue Tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif seurvey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Analisa data menggunakan uji statistik Chi square. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas Sibigo yang menderita penyakit tidak menular dari Januari s/d Juli tahun 2014. Sampel pada penelitian ini adalah total populasi sebanyak 94 orang. Hasil penelitian diperoleh 63,8% tidak ada menderita penyakit tidak menular. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara tingkat pengetahuan responden (p value= 0.037) < (α= 0,05), sikap responden (p value= 0.003) < (α= 0,05) dan tindakan responden (p value = 0,001) < (α= 0,05) dengan kejadian penyakit tidak menular. Diharapkan kepada petugas kesehatan di Puskesmas Sibigo untuk dapat memberikan penyuluhan kesehatan masyarakat khususnya tentang penyakit tidak menular sehingga dapat meningkatkan perilaku kesehatan masyarakat ke arah yang lebih baik.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Pekerja Panglong Kayu Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2014 Cut Nelly Juwita; Jun Musnadi Is
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 2, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.338 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v2i2.1100

Abstract

Penyakit infeksi masih banyak ditemukan di negara berkembang termasuk Indonesia. Salah satunya adalah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Berdasarkan pengamatan kurangnya kesadaran pekerja panglong kayu terhadap kebersihkan lingkugan tempat kerja dan lamanya pekerja yang melakukan aktifitas dipanglong kayu yang dapat menyebabkan dampak yang sangat berbahaya pada pernapasan,debu kayu yang terus menerus masuk kedalan tubuh sehingga bisa menyebabkan terjadinya (ISPA). Penelitian ini merupakan penelitian survey yang bersifat analitik dengan desain Cross-Sectional yang bertujuan untuk melihat hubungan antara lingkungan kerja, Alat Pelindung Diri (Masker) dan lama bekerja dengan kejadian penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja panglong kayu yang ada di Kabupaten Aceh Jaya berjumlah 30 orang. Sampel dalam penilitian ini adalah total populasi berjumlah 30 orang. Hasil Penelitian menunjukkan ada hubungan antara lingkungan kerja dengan kejadian penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pvalue (0,001) <  (0,05). Tidak ada hubungan antara pemakaian masker dengan kejadian penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pvalue (0,066) >  (0,05). Ada hubungan antara lama bekerja dengan kejadian penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pvalue (0,003) <  (0,05). Kesimpulan bahwa pekerja panglong kayu sangat rentang dengan kejadian penyakit ISPA karena Lamanya bekerja dan kurangnya kesadaran Masyarakat untuk membersihkan tempat bekerja setelah melakukan pemotongan Kayu sehingga terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Hubungan Perilaku Ibu Menyusui Terhadap Teknik Menyusui Yang Benar di Bidan Praktik Swasta Elida Fitri Kecamatan Blangpidie Aceh Barat Daya 2014 Lia Anggraini; Yuliatul Muslimah
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 2, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.367 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v2i2.1133

Abstract

Kehamilan, persalinan dan menyusui merupakan proses fisiologi yang perlu dipersiapkan oleh wanita dari pasangan subur agar dapat di lalui dengan aman. Teknik menyusui yang benar perlu dipelajari oleh setiap ibu bukan hanya ibu yang pertama kali melahirkan juga ibu yang pernah menyusui anaknya. Ini disebabkan setiap bayi yang lahir individu tersendiri. Dengan demikian ibu perlu belajar berinteraksi dengan manusia baru agar dapat sukses dalam memberikan yang terbaik bagi bayinya. Pada sebagian ibu yang tidak paham tentang teknik menyusui yang benar kegagalan menyusui sering dianggap sebagai problem pada anaknya saja, selain itu ibu sering mengeluh bayinya sering menangis atau menolak menyusui, diartikan bahwa asinya tidak cukup. Penelitian ini merupakan Penelitian analitik dengan Desain Cross Sectional dengan jumlah populasi 187 Ibu menyusui, dan sampel dalam Penelitian ini sebanyak yaitu 65 Ibu menyusui di Bidan Praktek Swasta Elida Fitri Kecamatan Blang Pidie Aceh Barat Daya. Hasil penilitian ini didapatkan dari uji statistik adanya hubungan antara pengetahuan terhadap tehnik penyusui yang benar dimana P. Value 0,01 yang berarti lebih kecil dari 0,05, ada hubungan antara sikap terhadap tehnik menyusui yang benar dengan P. Value 0,04 berarti lebih kecil dari 0,05, ada hubungan antara tindakan terhadap tehnik menyusui yang benar di mana P. Value 0,00 lebih kecil dari 0,05. Penulis menyarankan bagi Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya dapat memberikan penyuluhan kepada ibu menyusui agar ibu dapat mengetahui tentang tehnik menyusui yang benar. Diharapkan kepada pihak Pukesmas dan Klinik Swasta yang ada hendaknya menyediakan sarana dan Poster-poster serta buku baca yang berkaitan dengan Pengetahuan Teknik menyusui.
Hubungan Perilaku Remaja Putri Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) di SMU Negeri 1 Kelas III Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya Murnita Murnita; Firman Parlindungan
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 2, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.512 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v2i2.1134

Abstract

Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) adalah salah satu langkah deteksi dini untuk mencegah terjadinya kanker payudara. Dari 10 siswi yang diwawancarai tidak ada satupun yang mengetahui tentang SADARI. Ada 2 siswi yang mempunyai benjolan pada payudaranya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan Perilaku Remaja Putri Terhadap Pemerikasaan (SADARI). Penelitian ini bersifat Analitik dengan desain cross sectional study, pengumpulan data mulai 21 oktober sampai dengan 1 november 2014 di SMU Negeri 1 Kelas III Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya. Populasi penelitian seluruh siswi kelas III 125 orang dengan sampel 56 siswi yang diambil dengan metode random sampling. Uji statistik menggunakan Chi-square pada tarap signifikan 95%. Hasil Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan terhadap Pemeriksaan dimana P-Value 0,01 yang berarti lebih kecil dari 0,05 ada hubungan antara sikap terhadap Pemeriksaan dengan P-Value 0,27 berarti lebih besar dari 0,05 tidak ada hubungan antara tindakan remaja putri terhadap Pemeriksaan dimana P-Value 0,02 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Kesimpulannya ada hubungan pengetahuan terhadap Pemeriksaan maka hipotesis diterima, tidak ada hubungan antara sikap dengan Pemeriksaan maka hipotesis tidak diterima, ada hubungan tindakan terhadap Pemeriksaan maka hipotesis diterima. Penulis menyarakan bagi Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya dapat memberikan penyuluhan kesekolah-sekolah agar siswi mendapat pengetahuan tentang kesehatan payudaranya, sehingga siswi dapat bertindak sesuai pemahamannya. Untuk Remaja Putri dapat meningkatkan pengetahuan dan menentukan sikap dengan melakukan pemeriksaan (SADARI) secara lebih dini. Diharapkan bagi pihak sekolah agar bekerja sama dengan petugas kesehatan untuk melaksanakan pendidikan/penyuluhan kesehatan di sekolah khususnya remaja putri untuk melakukan Pemeriksaan (SADARI).
Evaluasi Penerapan Kawasan Tanpa Rokok Melalui Peran Dinas Kesehatan Yarmaliza Yarmaliza; Teungku Nih Farisni
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.564 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v5i1.1138

Abstract

Kebiasaan merokok sudah mengakar dalam kehidupan masyarakat Aceh Barat dan merupakan kebiasaan yang dapat merugikan kesehatan. Berbagai macam penyakit kanker dapat menjadi resiko bagi perokok aktif maupun pasif. Dengan adanya program Kawasan Tanpa Rokok yang diupayakan oleh Dinas Kesehatan Aceh Barat berupaya mengurangi kebiasaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rencana kebijakan pemerintah Aceh Barat, upaya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, serta proses pembentukan Qanun tentang kawasan tanpa rokok yang telah diajukan Dinas Kesehatan Aceh Barat ke Bagian Hukum Setdakab Aceh Barat. Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan pendekatan wawancara mendalam (in-depth interview) pada informan melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menyatakan bahwa draft usulan Qanun tentang Kawasan Tanpa Rokok sudah dalam tahapan Program Legislasi (Proleg) yang akan dibahas pada tahun 2015 di DPRK Aceh Barat antara Badan Eksekutif dan Badan Legislatif mengenai isi dan ketentuan yang terkait dalam draft tersebut untuk diupayakan menjadi Rancangan Qanun, selanjutnya pihak Eksekutif membahas draft tersebut bersama lintas sektor terkait penyempurnaan draft tersebut sebelum diajukan ke DPRK yang akan dibahas dalam rapat paripurna untuk dijadikan Qanun. Selanjutnya draft Qanun dibawa ke tingkat Provinsi untuk diverifikasi dan kemudian ditandatangani oleh Bupati Aceh Barat atas persetujuan DPRK yang akhirnya produk hukum mengenai peraturan kawasan tanpa rokok tersebut bisa diimplementasikan. Bila rancangan qanun tersebut disahkan, maka diharapkan agar Pemerintah secara konsisten untuk melaksanakan qanun tersebut. Diharapkan untuk Dinas Kesehatan Aceh Barat terus melakukan sosialisasi yang bersinergi antara Legislatif dan Eksekutif sehingga lancar dalam pembahasan dengan waktu yang tidak lama, sehingga dapat diimplementasikan kepada masyarakat Aceh Barat.
Hubungan Kepuasan Pasien Dengan Minat Kunjungan Ulang Di Puskesmas Sangkalan Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Susy Sriwahyuni Sukiswo
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.476 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v5i1.1144

Abstract

Pelayanan kesehatan puskesmas merupakan bentuk pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yang merupakan indikator pengukur kepuasan penggunaan jasa kesehatan. Puskesmas Sangkalan merupkan salah satu puskesmas yang berada di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya yang masih dirasakan perlu adanya pebenahan dari segi kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui bagaimana hubungan kepuasan pasien dengan minat kunjjung ulanng di Puskesmas Sangkalan Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Metode penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Sangkalan Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya pada tahun 2016 dengan jumlah sampling sebanyank 35 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi.Berdasarkan hasil analisis bivariat menggunakan uji statistik Chi square diperoleh yaitu, realibilitas (p=0,001), jaminan (p=0,000), empati (p=0,012) dan bukti fisiik (p=0,007).Hasil ini memperlihatkan bahwa berhubungan bahwa berhubungan dengan minat kunjungan ulang di Puskesmas Sangkalan. Disarankan untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga ahli sesuai dengan profesinya, agat lebih meyakinkan masyarakat dalam memperoleh pengobatan, salah satunya menerapkan program 4S (senyum, sopan, santun, sabar) dan SEHATI (sehat, empati, handal, aman, tertib dan iman) sebagai program unggulan Puskesmas serta menyediakan saran dan prasarana yang menjadi kebutuhan utama Puskesmas Sangkalan Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. 
Hubungan Faktor Lingkungan Dengan Kejadian Jatuh Pada Lansia Lanjut Di Gampong Suak Raya Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Tri Mulyono Herlambang
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.963 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v5i1.1148

Abstract

Dalam memasuki usia tua akan mengalami kemunduran, misalnya kemunduran fisik yang ditandai dengan kulit yang mengendur, rambut memutih, gigi mulai ompong, pendengaran kurang jelas, pengelihatan semakin memburuk, gerakan lambat, dan kurang lincah. Gampong Suak Raya merupakan salah satu gampong yang berada di Kecamatan Johan Pahlawan. Gampong Suak Raya terdapat 80 keluarga yang memiliki lansia. Jumlah kejadian lansia lanjut seluruhnya 103 jiwa dengan klasifikasi laki-laki berjumlah 70 dan perempuan berjumlah 33 jiwa. Kemudian lansia lanjut sering buang air besar ke sungai yang jauh dari rumahnya. Tujaun dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan dengan kejadian jatuh pada lansia lanjut di Gampong Suak Raya Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Tahun 2017. Jenis penelitian merupakan penelitian survey analitik. Metode sampel yang di gunakan Total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang responden. Metode analisa data adalah bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α:0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara faktor lingkungan dengan kejadian jatuh pada lansia dengan nilai p = 0,010 (p<0,05). Disarankan kepada pihak Puskesmas Johan Pahlawan untuk meningkatkan upaya keluarga yang memiliki lansia dalam mencegah resiko jatuh pada lansia dengan cara mengatur/menata lingkungan yang aman dan nyaman bagi lansia melalui penyuluhan kesehatan.