cover
Contact Name
Wari Dony
Contact Email
talentasipil.unbari@gmail.com
Phone
+6285266559852
Journal Mail Official
talentasipil.unbari@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik, Universitas Batanghari Jambi Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kodepos: 36122
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Talenta Sipil
ISSN : -     EISSN : 26151634     DOI : https://www.doi.org/10.33087/talentasipil
This journal publishes scientific articles on research results and reviews covering the fields of engineering
Articles 112 Documents
Perencanaan Baja Ringan Sebagai Salah Satu Alternatif Pengganti Kayu Pada Struktur Rangka Atap Bangunan M Riza Primadani; Suhendra Suhendra; Eri Dahlan
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.355 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.74

Abstract

Seiring perkembangan jaman, kebutuhan akan kayu sebagai ibahan idasar irangka iatap isemakin imeningkat, namun tidak diiringi dengan kualitasidan kuantitas kayu itu sendiri. Semakin langkanya pohon terutama pohonidenganikualitasikayu baik menyebabkan hargaikayuimenjadiirelatifimahal.iHaliini menjadi dasar pemikiran produseniuntukimenciptakaniinovasi baru berupa baja ringan untukimembuat rangkaiatap.iBajairinganidipilih sebagaiialternatifipenggantiikayuisebagaiirangka atap ikarena ibaja iringan imemiliki ifaktor ikeawetan, itahan irayap idan itahan ikarat. Tujuan idari ipenelitian iini iuntuk imenganalisis irangka ikuda-kuda ibaja iringan idan ikuda-kuda ikayu, serta membandingkan ibesarnya ibiaya iatap iyang imenggunakan ikonstruksi irangka ibajairingan idan ikonstruksi irangka ikayu.iMaterial istruktur ikayu imenggunakan imaterial ikayu ikelas iII idan imaterial ibaja imenggunakan iBaja iRingan iC75.75.iBangunan iyang idi ijadikan iobjek iadalah ibangunan i72 im2 idengan iluas iarea ibangunan i8 im ix i9 im. Pada ipenelitian iini idiperoleh iPersentase iharga ipada ikuda-kuda ibaja iringan i101,93% ikali iharga ipada ikuda-kuda ikayu.iDan ipersentase iberat ikuda-kuda ibaja iringan i11,25% idari iberat ikuda-kuda ikayu.iTerdapat iperbedaan ibiaya ipada irangka iatap iyaitu ipada ipembangunan irangka iatap ibaja iringan idengan iluas i72m2 ididapatkan itotal ibiaya iyang idikeluarkan isebesar iRp.63.278.178, iSedangkan imenggunakan irangka iatap ikayu itotal ibiaya iyang idikeluarkan isebesar iRp.62.082.444.iPerbandingan ibiaya ipada ipembangunan irangka iatap iatap ibaja iringan idan irangka iatap ikayu iadalah isebesar iRp.1.195.734.iJadi ikesimpulan iyang ibisa idiambil idari ikedua iperbandingan ibiaya itersebut iadalah ipembuatan irangka iatap imenggunakan irangka iatap ibaja iringan ilebih imahal idari ipada ibiaya imenggunakan irangka iatap ikayu.
Studi Perilaku Rantai Pasok Konstruksi Pada Proyek Pembangunan Gedung Refdizalis Refdizalis; Taufika Ophiyandri; Yervi Hesna
Jurnal Talenta Sipil Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.911 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v3i2.30

Abstract

Rantai Pasok Konstruksi adalah sebuah sistem pemasok, produsen, layanan transportasi, distributor dan penjual yang diciptakan untuk mengubah bahan dasar menjadi suatu produk konstruksi sehingga dapat dimanfaatkan oleh pengguna sesuai nilai yang dimintanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa pola rantai pasok material konstruksi serta menganalisa perilaku para pihak dalam rantai pasok konstruksi bangunan gedung. Penelitian ini dilakukan pada proyek bangunan gedung di Kabupaten Tanah Datar, dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan analisis deskriptif yakni teknik analisis yang digunakan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan kumpulan data wawancara dan hasil pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat pola umum rantai pasok konstruksi yang digunakan yakni pola pekerjaan yang dikerjakan sepenuhnya oleh kontraktor utama, pola pekerjaan yang dilaksanakan oleh sub kontraktor termasuk penyediaan material, tenaga kerja dan peralatan, pekerjaan yang dilaksanakan oleh sub kontraktor spesialis dengan peralatan, material dan tenaga kerja disediakan oleh sub kontraktor spesialis, serta pola pekerjaan yang dilaksanakan oleh tenaga kerja dengan keahlian khusus, namun peralatan utama dan material masih diadakan langsung oleh kontraktor utama. Perilaku rantai pasok konstruksi dilakukan dengan mengkaji hubungan interaksi pelaku rantai pasok konstruksi meliputi analisa tentang sistem pengadaan yang digunakan, bentuk perjanjian, sistem pembayaran dan pengelolaan jaringan rantai pasok oleh kontraktor utama terhadap pelaku rantai pasok dibawahnya.
Kajian Perhitungan Struktur Atas Bangunan Hotel di Kota Jambi Marisa Lestari; Suhendra Suhendra; M Nuklirullah
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.715 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perhitungan struktur hotel yang berlokasi di Kota Jambi. Struktur bangunan beton bertulang dikaji dalam tiga dimensi. Referensi yang dipakai yaitu SNI 2847:2013, SNI 1726:2012, SNI 1727:2013 serta Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung 1987. Alat bantu perhitungan dalam penelitian ini adalah Aplikasi SAP2000 (Student Version), PcaColumn, dan Microsoft Excel. Hasil analisa membuktikan bahwa Kriteria Desain Seismik struktur sama dengan D, hal mana untuk struktur setinggi 39m, sistem struktur penahan Gaya Gempa yang diperbolehkan ialah Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus.
Kinerja Alat Hydraulic Static Pile Driver (HSPD) Pada Proyek Perluasan Terminal Bandara Sultan Thaha Jambi Annisaa Dwiretnani; Indra Agustian Daulay
Jurnal Talenta Sipil Vol 2, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.082 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v2i2.20

Abstract

Salah satu alat yang umumnya dipakai pada proyek untuk bangunan tinggi adalah alat pancang untuk pengerjaan pondasi. Dengan keadaan proyek yang berada ditengah-tengah pemukiman penduduk lainnya, maka alat pancang yang sering digunakan dalam situasi ini adalah hydraulic static pile driver (HSPD). Kelebihan alat ini antara lain gangguan terhadap lingkungan dapat diminimalkan karena tidak menimbulkan getaran dan kebisingan. Konstruksi pondasi dalam (deep foundation) mempunyai struktur yang sangat kompleks dibandingkan dengan konstruksi pondasi dangkal (shallow foundation). Metode konstruksinya memiliki penampilan yang lebih rumit atau memiliki banyak keterkaitan dengan bagian-bagian lainnya. Salah satu jenis alat pancang yang sering digunakan adalah jenis hydraulic static pile driver (HSPD).
Analisis Perbandingan Produktivitas Tenaga Kerja Lokal Dengan Tenaga Kerja yang Didatangkan Dari Luar Kota Jambi Elvira handayani; Kiki Rizky Amalia; Suryani Suryani
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.072 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i1.50

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbandingan produktivitas tenaga kerja lokal dengan tenaga kerja yang didatangkan dari luar kota Jambi, pada proyek pekerjaan pemasangan bata. Produktivitas tenaga kerja adalah salah satu faktor penentu keberhasilan sebuah proyek pembangunan. Mengukur tingkat pengukuran produktivitas terdapat banyak metode yang bisa digunakan, salah satunya Productivity Rating, dimana aktivitas pekerja diklasifikasikan dalam 3 hal, yaitu Essential Contributory Work, Effective Work, dan Ineffective Work. Besarnya tingkat produktivitas tenaga kerja dipengaruhi oleh banyak faktor, asal tempat tinggal, usia, pengalaman kerja, tingkat pendidikan, keterampilan kerja, upah, kesehatan kerja, hubungan antar pekerja, manajemen lapangan, dan iklim kerja. Penelitian ini dilakukan di proyek pembangunan gedung Dekranasda dan pembangunan gedung rawat inap RSUD H.Abdul Manap. Penelitian dilakukan dengan cara mengamati tingkat produktivitas 8 tenaga kerja dan disertai pengisian kuesioner. Pengamatan dilakukan selama 2 hari. Dari hasil pengumpulan data, baik data produktivitas dan kuesioner dilakukan proses pengolahan data dengan bantuan komputer program Ms. Excel.
PENGARUH VARIASI GRADASI PADA AGREGAT TERHADAP NILAI KUAT TEKAN CEMENT TREATED BASE (CTB) Rio Lukman KS; Suhendra Suhendra
Jurnal Talenta Sipil Vol 1, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.259 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v1i2.11

Abstract

Cement Treated Base (CTB) adalah lapis pondasi agregat yang distabilisasi dengan semen. Pada dasarnya merupakan pengembangan dari konstruksi Soil-Cement, dengan gradasi dan mutu yang lebih terkendali dan metode pelaksanaan (pencampuran dan penghamparan) yang menyerupai pekerjaan pengaspalan. Gradasi agregat pada dasarnya sangat mempengaruhi besarnya rongga antar butir yang akan menentukan stabilitas dan memberikan kemudahan selama proses pelaksanaan. Tujuan penelitian ini adalah: 1. untuk mendapatkan nilai kuat tekan CTB untuk masing-masing variasi gradasi agregat yang digunakan. 2. untuk mengetahui perbedaan nilai kuat tekan CTB yang yang berada pada kondisi gradasi atas, gradasi tengah dan gradasi bawah dari spesifikasi gradasi lapis pondasi agregat. Data pada penelitian ini yaitu data primer dan sekunder.  Hasil penelitian mnunjukan: 1. nilai kuat tekan umur 7 hari untuk gradasi bawah adalah 103,57 kg/cm2, nilai kuat tekan gradasi tengah pada umur 7 hari adalah 111,62 kg/cm2, dan nilai kuat tekan gradasi atas pada umur 7 hari adalah106,20 kg/cm2.Nilai kuat tekan umur 28 hari untuk gradasi bawah adalah 142,76 kg/cm2,  nilai kuat tekan umur 28 hari untuk gradasi tengah adalah 159,63 kg/cm2, dan nilai kuat tekan umur 28 hari untuk gradasi atas adalah 153,42 kg/cm2. 2. nilai kuat tekan gradasi tengah memiliki nilai kuat tekan lebih tinggi dibandingkan dengan gradasi atas dan gradasi bawah.
Analisis Kemampuan Pemerintah Desa dalam Penyusunan Desain Anggaran Biaya Infrastruktur Pedesaan Di Kecamatan Air Hangat Timur Kabupaten Kerinci Astrid Puja Yanti; Ade Nurdin; M Nuklirullah
Jurnal Talenta Sipil Vol 5, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.875 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v5i1.98

Abstract

Pada program Dana Desa telah disediakan fasilitator pendamping yang dimulai dari pendampingan tingkat desa, kecamatan, kabupaten dan tingkat provinsi. Fasilitator dalam desa yang biasa disebut dengan fasilitator local desa mendampingi tim pengelola kegiatan dan perangkat desa dalam pengelolaan administrasi dan teknis di tingkat desa. Apalagi di bidang Pembangunan. Dahulu, untuk Pembangunan Infrastruktur baik, Cor Rabat Beton, Talud maupun Drainase, penyusunan RAB dan Gambar di serahkan ke Pihak ke tiga atau Faskel. Namun untuk era sekarang ini Perangkat Desa di tuntut untuk bisa membuat dan menyusun Design Gambar, dan RAB, dan segala hal penyusunnya, sehingga sesuai dengan kaidah ilmu Teknik sipil, agar masyarakat desa bisa mandiri dalam membangun infrastruktur dengan murah dan efisien. Dalam penelitian ini tujuan yang ingin disampaikan oleh penulis yaitu untuk mengetahui kemampuan pemerintah Desa dalam penyusunan Desain Anggaran Biaya Infrastruktur Pedesaan di Kecamatan Air Hangat Timur Kabupaten Kerinci. Setelah dilakukannya penelitian di Kecamatan Air Hangat Timur Kabupaten Kerinci di dapat kan hasil dimana kemampuan pemerintah desa dalam penyusunan desain anggaran infrastruktur masih tergolong dalam kategori rendah, hal tersebut di dapat dilihat dari jumlah responden dalam skor pengkategorian kemampuan lebih dominan pada kategori rendah yaitu sebanyak 18 responden untuk kategori rendah, 17 responden untuk kategori sedang, dan 15 responden untuk kategori tinggi. Hal ini sejalan juga dengan pernyataan Notoatmodjo (2012) bahwasannya terdapat 6 tingkatan pengetahuan yang dicakup dalam domain kognitif yaitu Mengetahui (know), Memahami (comprehension), Aplikasi (application), Analisis, Sintesis, Evaluasi. Dalam penelitian ini sendiri terjawab bahwasannya tingkat pengetahuan yang dominan menjadi kendala dalam kemampuan pemerintah desa dalam penyusunan desain anggaran infrastruktur pedesaan di kecamatan Air Hangat Timur Kabupaten Kerinci yaitu pada tingkat mengetahui (know) dan memahami (comprehension), hal tersebut dibuktikan dengan kurang tau dan pemahaman tentang desain anggaran oleh perangkat desa sedangkan untuk aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi sudah berjalan baik sesuai dengan ketentuan dimana sudah di atur oleh faskel atau pihak ketiga dari desa tersebut.
PERBANDINGAN HASIL PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN JALAN TIPE PERKERASAN KAKU ANTARA METODE AASHTO 1993 DENGAN METODE Pd.T.14-2003 PADA PERENCANAAN JALAN RADEN FATAH JAMBI Reza Sucinda; M Asmuni Jatoeb; Huzeirien M
Jurnal Talenta Sipil Vol 1, No 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.799 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v1i1.1

Abstract

Perencanaan perkerasan kaku terdapat dua metode yang sangat dikenal di Indonesia dan sering dipakai untuk merencanakan suatu jalan yang menggunakan perkerasan kaku, yaitu Metode AASHTO 1993 dan Metode Pd.T.4-2003. Peneliti ingin membandingkan kedua metode diatas dengan objek penelitian di ruas jalan Raden Fatah Kec.Jambi Timur Kota Jambi. Permasalahan yang dikemukakan adalah Bagaimana alternatif desain rigid pavement metode AASHTO 1993 dan Pd.T.14-2003 dari parameter-parameter perencanaan. Berapa tebal perkerasan yang dibutuhkan pada rigid pavement metode AASHTO 1993 dan Pd.T.14-2003 dan membandingkan tebal perencanaan perkerasan kaku Rigid Pavement antara metode AASHTO 1993 dan Pd.T.14-2003 pada jalan Raden Fatah Kota Jambi. Untuk mendukung penelitian diatas diawali dengan pengumpulan data skunder, yaitu data-data yang diperoleh dari data yang telah ada berupa catatan dan laporan seperti nilai CBR sebesar 6%, eksisting = 20cm dan data survei LHR terbaru tahun 2017 yang telah didapat. Hasil analisa traffic ruas jalan Raden Fatah pada perencanaan 20 tahun sebesar 1174584217 ESAL. Tebal perkerasan yang didapat dari metode AASHTO 1993 sebesar 23 cm, sedangkan  tebal perkerasan yang didapat metode Pd.T.14-2003 Sebesar 22 cm. Hasil penelitian menunjukan bahwa tebal eksisting tersebut aman digunakan selama umur rencana (20 tahun). Meskipun ada beberapa paramater yang berbeda, hal ini dikarenakan parameter-parameter tersebut disesuaikan masing-masing negara dimana metode tersebut diciptakan. Namun kedua metode ini sama-sama didasarkan pada kemampuan beton dalam menahan beban lentur.Kata Kunci : AASHTO 1993, Pd.T.14-2003,LHR, VDF,ESAL,Fatik dan Erosi
Kajian Dampak Lingkungan Pada Tahap Operasi Perumahan (Studi Kasus: Perumahan Cibungbulang Town Hill, Bogor) Maulana Malik Ibrahim; Feril Hariati; Alimuddin Alimuddin
Jurnal Talenta Sipil Vol 5, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.897 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v5i1.103

Abstract

Kegiatan operasi suatu perumahan akan memiliki dampak lingkungan dan sosial bagi masyarakat, sehingga penilaian dampak lingkungan sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan rona lingkungan di Perumahan Cibungbulang Town Hill pada tahap pra konstruksi dan tahap operasi, menganalisis limpasan yang terjadi pada tahap pra konstruksi dan tahap operasi, memprediksi dampak dan cara meminimalisir dampak yang ditimbulkan pada tahap operasi Perumahan Cibungbulang Town Hill. Metode yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan pelingkupan dan analisis limpasan dengan penerapan Zero Delta Q. Hasil penelitian ini adalah rona lingkungan awal menunjukkan bahwa kualitas lingkungan di lokasi penelitian dalam kategori baik. Volume debit limpasan pada tahap pra konstruksi sebesar 0,12 m3dan tahap operasi sebesar 0,84 m3dengan selisih sebesar 3,22 m3. Hal ini disebabkan oleh dampak perubahan tutupan lahan sawah dan pertanian lahan kering menjadi perumahan. Prediksi dampak yang timbul pada kegiatan operasi Perumahan Cibungbulang Town Hill adalah peningkatan perekonomian lokal, penurunan kualitas air tanah, peningkatan debit limpasan permukaan serta timbulnya persepsi masyarakat. Cara meminimalisir dampak negatif dapat dilakukan dengan cara membuka peluang kerja untuk warga lokal di kawasan perumahan, melakukan pemeliharaan saluran secara rutin terutama pada musim penghujan, Penghijauan pada area yang tidak dibangun, membatasi tutupan lahan yang masih terbuka sesuai KBD, melibatkan warga lokal dalam melaksanakan kegiatan tahap operasi.
Hubungan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kuat Tekan Beton Rara Amelia; Suhendra Suhendra; Kiki Rizky Amalia
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.453 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.79

Abstract

Penggunaan material sebagai bahan campuran beton dapat menjadi keuntungan dari perencanaan konstruksi, apabila komposisi campuran betonnya tepat. Kekuatan karakteristik beton menjadi perhatian penting bagi perencana dan pengendalian mutu, karena kekuatan beton biasanya memberikan gambaran kualitas beton secara keseluruhan. Kuat tekan beton dipengaruhi oleh banyak factor. Studi ini meneliti faktor yang mempengaruhi kuat tekan beton dari proporsi bahan-bahan penyusun beton saja.Adapun komponen-komponen yang mempengaruhi kuat tekan beton yang dikaji ialah Faktor Air-Semen, nilai abrasi, Faktor Agregat-Semen dan Faktor Luas Permukaan agregat. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengaruh masing-masing komponen secara parsial dan kombinasi dua komponen atau lebih secara simultan terhadap kuat tekan beton dengan 15 hipotesis data yang ditelaah melalui program SPSS versi 22 dan Ms.Excel. Dari 100 data sekunder yang bersumber dari laporan perencanaan campuran beton pada Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Batanghari diperoleh hasil Faktor Agregat-Semen memberikan pengaruh yang paling dominan secara parsial terhadap kuat tekan beton sebesar 63,8%. Pada kombinasi 2 komponen yakni Faktor Agregat-Semen dan nilai abrasi secara simultan memberikan pengaruh yang paling dominan terhadap kuat tekan beton sebesar 65,7%. Pada 3 kombinasi komponen yaitu Faktor Agregat-Semen, nilai abrasi dan Faktor Luas Permukaan secara simultan memberikan pengaruh yang paling dominan terhadap kuat tekan beton sebesar 71%. Pengaruh 4 kombinasi komponen ialah Faktor Air-Semen, Faktor Agregat-Semen, nilai abrasi dan Faktor Luas Permukaan secara simultan memberikan pengaruh sebesar 70,7% terhadap kuat tekan beton.

Page 1 of 12 | Total Record : 112