cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
FACTUM
ISSN : -     EISSN : 2615515X     DOI : -
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Journal includes History and History Education.
Arjuna Subject : -
Articles 113 Documents
Membangun Karakter Ke-Indonesiaan Pancasila melalui Pendidikan Kewarganegaraan di Era Global Erlina, Terra
FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2019): Historical Learning
Publisher : Departemen Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/factum.v8i2.21612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945. PKn sebagai pendidikan nilai moral memerlukan pendekatan yang humanistik dan tidak lagi indoktrinatif, sehingga mampu membangun warga negara demokratis menuju masyarakat yang beradab (civil society). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif meliputi langkah-langkah sebagai berikut: (1). observasi (2). wawancara, (3). Content analysis (Analisis Dokumen), (4). Triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis portofolio mampu menumbuhkan sejumlah kompetensi kewarganegaraan secara utuh yakni anak bangsa dan warga negara Indonesia cerdas, partisipatif dan bertanggung jawab.
Model of History Education Laboratory Management Tarunasena, Tarunasena; Santosa, Ayi Budi; Yulianti, Iing
FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 1 (2020): Model-Model Pembelajaran Sejarah
Publisher : Departemen Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/factum.v9i1.21693

Abstract

The background of this research is based on the importance of forming professionalhistory teacher candidates in accordance with the above mentioned expectations,the Department of Historical Education needs to empower and develop the HistoryLaboratory as a superior program. The History Education Laboratory is centered onthe field of science, a place of authority and academic integrity. The HistoryEducation Laboratory was formed in order to meet the needs of the department andthe development of academics. The main limitation of this research problem is"what is the model of Management of Historical Education Laboratory in HigherEducation from the Organization and Administration aspects? Qualitative researchmethods are research procedures that produce descriptive data in the form ofwritten or oral words from and observable behavior. The objective of the researcherto use a qualitative approach is to look for a complex and holistic description of thesubject matter studied in this regard regarding the management model of theHistorical Education laboratory in tertiary institutions.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Sejarah melalui Strategi Go To Your Post Rohani, Siti; Sumantri, Yeni Kurniawati
FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 1 (2020): Model-Model Pembelajaran Sejarah
Publisher : Departemen Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/factum.v9i1.22954

Abstract

Skripsi ini berjudul “Penerapan Strategi Pembelajaran Go To Your Post Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Sejarah (Penelitian Tindakan Kelas di XII IPS 1 SMA Negeri 15 Bandung)”. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa XII IPS 1 SMAN 15 Bandung dengan menggunakan strategi Go To Your Post dalam pembelajaran sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur yang dilakukan pada penelitian tindakan kelas ini mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang dimulai dengan perencanaan, tindakan, observasi dan reflesksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS 1 SMAN 15 Bandung, sedangkan instrumen yang digunakan dalam teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, catatan lapangan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran sejarah dengan menerapkan strategi Go To Your Post mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa karena siswa dihadapkan pada situasi yang mendorongnya untuk memecahkan masalah, melalui kegiatan diskusi kelompok dan diskusi kelas.  Penerapan strategi pembelajaran tersebut dapat mengkondisikan pembelajaran yang aktif, dan kritis sehingga pada akhirnya mampu memecahkan permasalahan yang sebelumnya ditemukan pada saat observasi pra-penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di kelas XII IPS 1 SMA Negeri 15 Bandung, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Go To Your Post dalam pembelajaran sejarah untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa telah menunjukan tingkat keberhasilan.
Peranan Buya Hamka dalam Gerakan Pembaharuan Muhammadiyah Tahun 1925-1966 Kamal, Tendy Choerul; Mulyana, Agus
FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2019): Historical Learning
Publisher : Departemen Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/factum.v8i2.22152

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai peranan seorang tokoh pembaharuan Islam Indonesia yaitu Buya Hamka di Muhammadiyah dalam rentan waktu tahun 1925 hingga 1966. Ketertarikan peneliti mengambil permasalahan ini karena ketika Muhammadiyah mengalami berbagai masalah, Buya Hamka hadir dengan segala upayanya agar Muhammadiyah tidak mengalami kemunduran. Begitu besar peranannya di Muhammadiyah, sehingga diantara keduanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain bahkan nama Buya Hamka dijadikan nama salah satu universitas di Jakarta. Lalu keteguhannya dalam berprinsip layak dijadikan contoh bagi kita sebagai penerus bangsa. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengenai bagaimana peranan Buya Hamka di Muhammadiyah tahun 1925-1966. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis dengan melakukan empat tahap peneltian yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi, serta  teknik pengumpulan datanya menggunakan studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian, berbagai upaya dilakukan oleh Buya Hamka dalam mengembangkan Muhammadiyah diantaranya mendirikan serta menjadi pengajar di Kulliyatul Muballighin, tergabung dalam sebuah tim yang menentukan bagaimana status Muhammadiyah dalam Masyumi, menjadi anggota tim penyusunan Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah, dan ikut menyusun Kepribadian Muhammadiyah yang menjadi pegangan anggota Muhammadiyah yang ingin terjun kedalam dunia politik
Pengaruh Peran Museum Pendidikan Nasional (Mupenas) UPI sebagai Sumber Belajar terhadap Tingkat Berpikir Kronologis Pengunjung Haq, Masyithoh Nurul; Wiyanarti, Erlina
FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2019): Historical Learning
Publisher : Departemen Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/factum.v8i2.22147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh peran Museum Pendidikan Nasional UPI, baik dalam hal edukasi maupun aspek pelayanan lainnya, terhadap kemampuan berpikir kronologis pengunjungnya atau tidak, terkhusus pada konten sejarah pendidikan nasional/Indonesia, lebih jauhnya ingin melihat apakah pengaruh itu positif ataukah negatif. Metode penelitian menggunakan studi korelasional. Data diperoleh melalui penyebaran angket dan tes. Responden adalah mahasiswa pendidikan sejarah UPI angkatan 2015 yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman dan uji regresi linear. Hasil menunjukkan terdapat hubungan positif namum sangat lemah antara peran Mupenas UPI sebagai sumber belajar dengan tingkat berpikir kronologis pengunjung yang diukur berdasarkan tingkat kemampuan membedakan masa lalu, sekarang, dan yang akan datang; tingkat kemampuan mengidentifikasi struktur temporal narasi sejarah; tingkat kemampuan menetapkan urutan narasi sejarah; tingkat kemampuan mengukur dan menghitung satuan waktu dalam sejarah; dan tingkat kemampuan menjelaskan perubahan dan kesinambungan waktu.
Muhammadiyah Sebagai Gerakan Islam dan Pendidikan Zarro, Mar'ati; Yunani, Yunani; Dhita, Aulia Novemy
FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 1 (2020): Model-Model Pembelajaran Sejarah
Publisher : Departemen Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/factum.v9i1.21503

Abstract

Muhammadiyah adalah suatu gerakan Islam, Dakwah Amar Makruf Nahi Munkar, beraqidah Islam dan sumbernya berpatokan pada Al-Qur'an serta Sunnah, muhammadiyah ini pendirinya adalah K.H. A. Dahlan pada 8 Dzulhijjah 1330 Hijriyah atau pada tanggal 18 November 1912 M di Yogyakarta. Perkembangan Muhammadiyah sendiri ternyata sangat cepat. Beberapa tahun setelah berdiri saja, telah berdiri cabang-cabang Muhammadiyah. Di Srandakan, Wonosari, Imogiri, dan lain sebagainya. Untuk menghindari suatu hal yang tidak diinginkan terjadi –saat itu pihak Hindia Belanda menolak perkembangan Muhammadiyah. Berdirinya pendidikan Muhammadiyah didasarkan oleh motivasi teologis bahwa derajat keimanan dan ketaqwaan yang sempurna akan mampu dicapai umat jika mereka memiliki kedalaman ilmu pengetahuan. Rasa nasionalisme akan tumbuh bila setiap individu warga negara mematuhi hokum-hukum, kemudian lebih mengedepankan pelaksanaan kewajiban sebelum menuntut haknya. Langkah ini kemudian bisa dicapai bila setiap warga negara mempunyai disiplin yang tinggi dan cinta tanah air.
Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Imajinasi Siswa dalam Pembelajaran Sejarah Ratnasari, Nurbaety Agustina Dewi; Winarti, Murdiyah
FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 1 (2020): Model-Model Pembelajaran Sejarah
Publisher : Departemen Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/factum.v9i1.21008

Abstract

Skripsi ini berjudul “Penerapan Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Imajinasi Siswa dalam Pembelajaran Sejarah (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 10 Bandung)”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang dapatnya siswa mengemukakan pendapatnya secara detail. Indikasi tersebut dilihat dari pemrosesan informasi hanya berkisar pada satu sumber dan tidak ada pengolahan sumber lebih lanjut, maka siswa menjadi seperti kurang memahami apa yang mereka presentasikan. Maka peneliti merumuskan beberapa permasalahan yang diambil dalam penelitian ini, diantaranya: pertama, bagaimana perencanaan penerapan project based learning, kedua bagaimana langkah penerapan project based learning, dan ketiga bagaimana refleksi penerapan project based learning. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan imajinasi siswa dalam pembelajaran sejarah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas dari Dave Ebbut, diawali dengan ide umum, reconnaissance (pemantauan sebelum tindakan), rencana tindakan, tindakan 1, reconnaissance (pemantauan setelah tindakan), pilihan (ada perubahan atau tidak), dan siklus berikutnya. Aspek yang diteliti dari kemampuan imajinasi siswa yaitu rasa ingin tahu yang tinggi, mengidentifikasi fakta dari sumber relevan, mampu mengemukakan ide orisinil, mampu menghasilkan karya dari yang direncanakan, serta menjelaskan hasil karyanya dengan percaya diri. Adapun proyek yang dikembangkan adalah mind map, menulis lirik lagu sejarah, scrapbook, dan presentasi gaya presenter berita. Perolehan skor masing-masing indikator menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan pada setiap siklusnya. Hal ini menunjukkan keberhasilan penerapan Project Based Learning untuk meningkatkan kemampuan imajinasi siswa. Maka hasil penelitian ini dapat dijadikan rekomendasi alternatif untuk guru agar siswa memiliki kemampuan imajinasi yang baik sehingga pembelajaran sejarah lebih bermakna.Kata kunci: penelitian tindakan kelas, Project Based Learning, kemampuan imajinasi siswa, pembelajaran sejarah.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Imajinasi Sejarah Siswa melalui Model Edutainment Pangestu, Gilang Aji; Kurniawati, Yeni
FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2019): Historical Learning
Publisher : Departemen Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/factum.v8i2.22153

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya imajinasi sejarah siswa dalam pembelajaran sejarah. Indikasi tersebut terlihat dari rendahnya siswa dalam bertanya, menjawab, memahami peristiwa sejarah dan membayangkan peristiwa sejarah. Berdasarkan keresahan tersebut, maka peneliti merumuskan beberapa permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah bagaimana mengembangkan pembelajaran sejarah dengan menerapkan model edutainment. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan imajinasi sejarah siswa dalam pembelajaran sejarah. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang merujuk pada desain penelitian Kemmis and Mc. Taggart terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan atau observasi dan refleksi. Sumber data dapat diperoleh dari siswa, guru, interaksi antara siswa dengan guru, tempat dan peristiwa di mana aktivitas pembelajaran berlangsung. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian Tindakan Kelas yang telah dilaksanakan pada siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 6 Bandung dengan model edutainment dalam pembelajaran sejarah maka dapat ditarik simpulan bahwa pembelajaran dengan model edutainment dapat meningkatkan kemampuan imajinasi sejarah siswa pada pembelajaran sejarah kelas XI SMA Negeri 6 Bandung. Hal tersebut ditunjukkan berdasarkan indikator yang telah dirumuskan, selain itu model ini dapat dijadikan suatu alternatif solusi untuk mengatasi masalah pembelajaran sejarah yang ditemukan di kelas.
Peranan Raden Ajeng Sutartinah dalam Memperjuangkan Hak Pendidikan untuk Perempuan melalui Organisasi Wanita Tamansiswa Tahun 1922-1971 Insyarah, Ridha Laeli; Yulifar, Leli
FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2019): Historical Learning
Publisher : Departemen Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/factum.v8i2.22148

Abstract

Latar belakang penelitian ini muncul sebagai ketertarikan penulis terhadap pergerakan perempuan khususnya tokoh perempuan Raden Ajeng Sutartinah yang namanya masih belum banyak didengar oleh masyarakat. Penelitian ini secara garis besar ingin menjawab pertanyaan “Bagaimanakah Peranan Raden Ajeng Sutartinah dalam Memperjuangkan Hak Pendidikan untuk Perempuan melalui Organisasi Wanita Tamansiswa tahun 1922-1971?”. Penulis melakukan kajian dengan menggunakan metode historis yang dibagi ke dalam tiga tahapan yaitu heuristik, kritik, dan historiografi. Pada tahap heuristik, data yang penulis kumpulkan didapat dari teknik studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dijelaskan bahwa Raden Ajeng Sutartinah merupakan tokoh perempuan keturunan bangsawan Paku Alaman, jiwa pejuang yang ada dalam dirinya didapat dari pembentukan jiwa yang diajarkan oleh kedua orang tuanya dan dari keadaan masyarakat yang berada di bawah pemerintahan Hindia Belanda pada waktu itu. Berbagai usahapun dilakukan oleh Raden Ajeng Sutartinah dalam memperjuangkan hak pendidikan terutama bagi perempuan mulai dari langkah awal membentuk organisasi Wanita Tamansiswa, sebagai pemrakarsa pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama, usahanya melawan Ordonansi Sekolah Liar tahun 1932, hingga menjadi Pemimpin Umum Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa dan organisasi Wanita Tamansiswa. Selama berjuang Raden Ajeng Sutartinah telah membawa hasil-hasil positif yang berhasil dia ciptakan bagi kaum perempuan, salah satunya adalah terselenggarakannya pembinaan pendidikan dan keterampilan kewanitaan kepada anggota organisasi dan anggota keluarga wanita Tamansiswa dan membuka yayasan Taman Pendidikan Dewanti di bawah naungan Badan Pusat Wanita Tamansiswa.
Pengembangan Sejarah Lokal sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah yang Kontekstual Wiyanarti, Erlina; Supriatna, Nana; Winarti, Murdiyah
FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol 9, No 1 (2020): Model-Model Pembelajaran Sejarah
Publisher : Departemen Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/factum.v9i1.21666

Abstract

Visi pembelajaran sejarah adalah penanaman nilai kepada peserta didik dalam rangka pembentukan karakter yang paripurna. Namun, pada praktiknya materi sejarah yang terdapat dalam kurikulum nasional terbatas pada aspek-aspek nasional, ditambah faktor kemampuan guru, kadang dirasakan kurang relevan dengan tuntutan zaman. Artikel ini akan mendiskusikan potensi pengembangan materi sejarah lokal sebagai sumber pembelajaran yang kontekstual di samping sejarah nasional berdasarkan telaah deskriptif atas pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat pada 2019. Melalui studi pustaka, kita dapat menyimpulkan (1) sejarah lokal memiliki nilai strategis sebagai sumber alternatif dalam pembelajaran sejarah (2) pemanfaatan sejarah lokal sebagai sumber pembelajaran sejarah yang kontekstual dapat diintegrasikan sejalan dengan pembelajaran sejarah nasional (3) masih minimnya pemanfaatan sejarah lokal dalam pembelajaran di sekolah memerlukan suatu upaya yang terstruktur untuk mengembangkannya secara optimal.

Page 1 of 12 | Total Record : 113