Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Recovery of Gold with AgNO3 Pretreatment by Cyanidation at Heap Leaching Cijiwa Gold Ore Processing Esthi Kusdarini; Agus Budianto; Flaminggo Gingga
Makara Journal of Science Vol 22, No 2 (2018): June
Publisher : Directorate of Research and Community Engagement, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was undertaken to study the effect of adding silver nitrate (AgNO3) during leaching of gold ore for Au recovery. Its focus is to obtain the weight of Au in feed and concentrate, the effect of AgNO3 on Au recovery, theconcentration of AgNO3 that led to optimum recovery, and the weight of bullion and Au content in bullion. This research was conducted using quantitative descriptive method with experimental technique and the research steps include the following: 1) rock and treatment plant preparation, 2) tests with variable AgNO3 concentrations, 3) analysis feed and concentrate samples using atomic absorption spectroscopy (AAS), 4) measurement of concentrate density, 5) burning of activated carbon to get the bullion, and 6) weighing bullion and Au content. There was increase Au recovery from 12.57% to 36.15%. On addition of 0 to 4 gram of AgNO3, whereby highest recovery was obtained on the addition of 4 g of AgNO3 concentration to 150 kg of feed.
PID Control Design for Biofuel Furnace using Arduino Agus Budianto; Wahyu S. Pambudi; Sumari Sumari; Andik Yulianto
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 16, No 6: December 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v16i6.9770

Abstract

The target of the Indonesian government in 2025 is increasing the use of renewable energy up to 23%, one part of potential renewable energy in Indonesia is biofuel. Biofuel requires raw materials of plant or animal oil with or without catalyst, it does not require the raw material of ethanol or methanol. The product is similar to gasoline and diesel that came from crude oil. Potential oil-producing plants in Indonesia are Palm Oil and Nyamplung (Calophyllum inophyllum L.). The process of making biofuel from this material is done by heating the reactor or furnace with temperature range of 350° C - 500° C. To reach the stability of furnace temperature, it requires temperature control systems and one of them is PID. Arduino microcontroller is an open source and user friendly platform for hardware and software. The control system that designed by using arduino is capable to control the furnace temperature from 200° C to 400° C and it is using a 6000 watt heater. The best system response is achieved when Kp = 15, Ki = 15 and Kd = 1. With these parameter values, the system has the lowest overshoot response of 16%, so it is safe for biofuel furnace, even though the rise time value is 146 s, settling time of 429 and steady state error is equal to 2.87%.
Pengaruh ukuran partikel arang dari limbah tutup botol plastik terhadap kualitas briket Erlinda Ningsih; Kartika Udyani; Agus Budianto; Nur Hamidah; Siti Afifa
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 36, No 2 (2020): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20543/mkkp.v36i2.6140

Abstract

Jumlah limbah plastik bertambah seiring peningkatan penggunaan plastik khususnya pada industri makanan. Limbah plastik merupakan limbah yang sangat sulit diurai dan membutuhkan waktu yang lama untuk terurai. Tutup botol plastik tergolong jenis plastik PP yang penggunaannya disarankan hanya sekali pakai. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel terhadap karakteristik briket dari botol plastik berdasarkan analisis proksimat. Analisis proksimat yang dilakukan adalah kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, kadar karbon terikat, dan nilai kalor. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu suhu pembakaran 450 °C, waktu pembakaran 60 menit, dan ukuran partikel 40, 60, dan 100 mesh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ukuran partikel 40 mesh memiliki karakteristik terbaik yaitu kadar air 0,5±0,05%, kadar abu 2±0,25%, kadar zat menguap 15±0,51%, kadar karbon terikat 82,5±0,32%, dan nilai kalor sebesar 9.982,779±240,017 kal/gram. Berdasarkan hasil analisis proksimat dapat disimpulkan bahwa ukuran partikel 40 mesh dapat meningkatkan kualitas briket dibandingkan 100 mesh.
Pemberdayaan Pemberdayaan Karang Taruna Desa Gampingrowo dengan Pelatihan Hidroponik Erlinda Ningsih; Agus Budianto; Kartika Udyani; Yustia Wulandari M; Shofiyya Julaika; Dian Yanuarita P
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.152 KB) | DOI: 10.31849/dinamisia.v4i2.4033

Abstract

The development of the property industry is very influential on the agricultural sector. Gampingrowo Village is an area where most of the people earn their living from agriculture. This relates to the availability of land if the land is used for the property industry. One alternative to overcome the limitations of agricultural land is to apply agricultural cultivation technology with the hydroponic method. The purpose of this service is to provide youth with skills, knowledge about hydroponics. This training method is carried out by providing counseling on hydroponic methods in general and training participants practice to assemble simple starter kits. Participants 25 people were divided into 3 groups where each group got 2 starter kit packages. The results of this dedication were that the participants were very enthusiastic and eager to know more about the hydroponic method with a few questions and they were very happy because the starter kit could be taken home
Penyimpanan Energi Listrik Dalam Bentuk Hidrogen Melalui Proses Hidrolisis Larutan Kalium Hidroksida Budianto, Agus; Ilhamsyah, Iwan; Akbar, Iman
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencarian energi baru dan terbarukan terus dilakukan untuk mengganti energi fosil. Salah satu energi yang menarik adalah energi hidrogen dari air atau larutan. Metode elektrolisis untuk mengubah energi listrik diubah menjadi energi hidrogen yang mudah disimpan dan didistribusikan. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan pengaruh tegangan jepit dan arus listrik serta luas permukaan elektrode terhadap laju alir produksi gas Hidrogen. Penelitian menunjukkan bahwa perubahan tegangan jepit, arus listrik dan luas permukaan pada konversi energi listrik menjadi hidrogen dengan metode elektrolisis dapat meningkatkan laju alir produk hidrogen. Peningkatan tegangan 9 volt menjadi 15 volt pada arus listrik 1,2 Ampere meningkatkan laju alir produk gas hidrogen sebesar 16,8% menjadi 11,8 ml/min
Review Karakterisasi Karbon Aktif dari Berbagai Jenis Serbuk Kayu Axo Syamboga; Agus Budianto
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 6 No. 1 (2021): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v6i1.443

Abstract

Karbon aktif merupakan bahan yang sering digunakan sebagai adsorben karena memiliki luas permukaan yang lebih besar daripada jenis adsorben lainnya. Karbon aktif dapat diproduksi dari berbagai macam bahan dasar organik maupun anorganik yang mempunyai kandungan karbon dan berpori salah satunya yaitu serbuk kayu. Proses utama pembuatan karbon aktif berupa proses karbonasi dan aktivasi secara fisika atau kimia. Dari hasil studi literatur, diperoleh hasil karakterisasi karbon aktif terbaik berupa BET Surface Area sebesar 2435 m2/g dari bahan dasar serbuk kayu Paulownia dengan aktivasi kimia, Bilangan iodin sebesar 1019 mg/g dari serbuk kayu Bakau dengan aktivasi kimia, dan Karbon aktif dari serbuk kayu dapat menyerap limbah logam berat berupa Fosfat, Pb(II), Fe, Mn, Cr(VI), Nitrat dan juga Uranium. Karbon aktif juga dapat menyerap zat warna berupa Metilen Biru dan DB2B (Direct Blue 2B). Kata kunci: Karbon Aktif, Serbuk Kayu, Adsorpsi
Penyimpanan Energi Listrik Dalam Bentuk Hidrogen Melalui Proses Hidrolisis Larutan Kalium Hidroksida Agus Budianto; Iwan Ilhamsyah; Iman Akbar
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencarian energi baru dan terbarukan terus dilakukan untuk mengganti energi fosil. Salah satu energi yang menarik adalah energi hidrogen dari air atau larutan. Metode elektrolisis untuk mengubah energi listrik diubah menjadi energi hidrogen yang mudah disimpan dan didistribusikan. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan pengaruh tegangan jepit dan arus listrik serta luas permukaan elektrode terhadap laju alir produksi gas Hidrogen. Penelitian menunjukkan bahwa perubahan tegangan jepit, arus listrik dan luas permukaan pada konversi energi listrik menjadi hidrogen dengan metode elektrolisis dapat meningkatkan laju alir produk hidrogen. Peningkatan tegangan 9 volt menjadi 15 volt pada arus listrik 1,2 Ampere meningkatkan laju alir produk gas hidrogen sebesar 16,8% menjadi 11,8 ml/min
Sebaran Cemaran Hg di Kawasan Pertambangan Emas Rakyat Menggunakan Metode Inverse Distance Weight Kusdarini, Esthi; Malik, Abd.; Utamakno, Lakon; Budianto, Agus
Dinamika Lingkungan Indonesia Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.404 KB) | DOI: 10.31258/dli.8.2.p.100-106

Abstract

Gold mining on mining communities supports economic life for the societies. On the other hands, these activities are not only support the economic but also give bad effects to the environment. Some people are still using amalgamation process to gold ore process which has the potential to spread Hg concentration in the main area. Spatial distribution of Hg concentration was found in this study. The purpose of this research was identifying the contamination of Hg concetration in three villages of society’s mining gold areas in Kertajaya Sukabumi, West Java. Those three villages were Cigadog Village, Pondok Tilu Citamiang Village, and Kiara 2 Village. Hg concentration distribution map was obtained several samples which were taking 6 soil samples in Cigadog village, 5 soil samples from Pondok Tilu Citamiang Village, and 4 soil samples in Kiara 2 Village. Those samples were analysed for Hg concentration using AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer) method.  Inverse Distance Weight method was used as Data processing and it was helped by ArcGIS software. The result showed that soil samples from Cigadong village contained Hg concentration of 0.28 - 2.84 ppm, 83% samples were critically polluted, and the contaminated areas were 5.888 hectares. Whilst, soil samples from Pondok Tilu Citamiang Village contained Hg concentration of 0.14 - 1.26 ppm, 80% samples were critically polluted, and the polluted areas were 1.476 Ha. Then, soil samples from Kiara 2 Village contained Hg concentration of 0.67-6.19 ppm, 100% samples were critically polluted, and the contaminated area was 0.040 hectare. The findings of the contaminated area and the pollutant level in mining societies in Kertajaya Village, Sukabumi could be used as initial input for the efforts to restore the Hg polluted environment.
PRODUKSI KARBON AKTIF DARI BATUBARA BITUMINUS DENGAN AKTIVASI TUNGGAL H3PO4, KOMBINASI H3PO4-NH4HCO3, DAN TERMAL Esthi Kusdarini; Agus Budianto; Desyana Ghafarunnisa
Reaktor Volume 17 No. 2 Juni 2017
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.08 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.17.2.74-80

Abstract

Abstract ACTIVE CARBON PRODUCTION OF BITUMINOUS COAL WITH SINGLE ACTIVITY H3PO4, H3PO4 COMBINE WITH NH4HCO3, AND THERMAL. Bituminous coal has a good potential to be utilized as activated carbon because it has high carbon, which is between 54-86%. The purpose of research was to obtain moisture content data, ash content, volatile matter, fixed carbon, absorption of iodine (iodine), area surface and the volume of pore activated carbon. Another aim was to study the effect of reagent types and concentrations of H3PO4 reagent and NH4HCO3 reagent to the characteristics of the activated carbon. The study was conducted in six stages: 1) carbonization; 2) chemical activation; 3) neutralizing; 4) filtering; 5) activation in physics; and 6) cooling. The renewal of this study is the use of reagents combination H3PO4-NH4HCO3. The results showed that the active carbon which is activated by a combination of  H3PO4  reagent 2 M - NH4HCO3 reagent 2 M and  reagent H3PO4 reagent 2.5 M - reagent NH4HCO3 reagent 2.5 M have the best iodine. Activated carbon is activated using H3PO4 reagent 2 M - NH4HCO3 reagent  2 M containing 7.5% water content; ash content of 9,0%; volatile matter content of 43.3%, 40.2% fixed carbon, iodine 1238.544 mg/g. While activated carbon which is activated using H3PO4reagent 2.5 M - NH4HCO3 reagent 2.5 M contain 7.4% water content; ash content is about 10%; volatile matter content is 39.1%, fixed carbon is 43.5%, iodine 1238.544 mg/g,  surface area 86.213 m2/g, and pore volume 0.0733 cc/g. Keywords: perf activation; coal; bituminous; H3PO4; NH4HCO3; active carbon  Abstrak Batubara bituminus mempunyai potensi bagus untuk dimanfaatkan menjadi karbon aktif karena mempunyai kandungan karbon yang cukup tinggi, yaitu antara 54-86%. Tujuan penelitian adalah memperoleh data kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, fixed carbon, daya serap terhadap iodium (bilangan iodin), luas permukaan, dan volume pori karbon aktif. Tujuan lainnya adalah mempelajari pengaruh jenis dan konsentrasi reagen H3PO4 dan NH4HCO3 terhadap karakteristik karbon aktif. Penelitian dilakukan dalam enam tahap : 1) karbonisasi; 2) aktivasi secara kimia; 3) penetralan;; 4) penyaringan; 5) aktivasi secara fisika; 6) pendinginan. Pembaharuan dalam penelitian ini adalah penggunaan kombinasi reagen H3PO4-NH4HCO3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif yang diaktivasi dengan kombinasi reagen H3PO4  2 M - NH4HCO3 2 M dan H3PO4  2,5 M - NH4HCO3 2,5 M mempunyai bilangan iodin terbaik. Karbon aktif yang diaktivasi menggunakan reagen H3PO4  2 M - NH4HCO3 2 M mengandung kadar air 7,5%, kadar abu 9,0%, kadar zat terbang 43,3%, fixed carbon 40,2%, bilangan iodin 1238,544 mg/g. Sedangkan karbon aktif yang diaktivasi menggunakan reagen H3PO4  2,5 M - NH4HCO3 2,5 M mengandung kadar air 7,4%, kadar abu 10%, kadar zat terbang 39,1%, fixed carbon 43,5%, bilangan iodin 1238,544 mg/g, luas permukaan 86,213 m2/g, dan volume pori 0,0733 cc/g. Kata kunci: aktivasi; batubara; bituminus; H3PO4; NH4HCO3; karbon aktif
Evaluasi dan Perencanaan Perbaikan Fisik Lingkungan dan Perilaku Minum Obat Penderita TB Paru Studi Kasus di Wilayah Ambunten Kabupaten Sumenep A.H. Rasihan Anwar; Agus Budianto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2022.v3i1.2933

Abstract

Puskesmas Ambunten, Kabupaten Sumenep adalah wilayah kerja dengan jumlah kasus TB paru BTA (+) tertinggi di kabupaten Sumenep. Pada tahun 2017 dengan suspek berjumlah 67 orang menunjukkan penemuan kasus BTA (+) dan pada tahun yang 2019 seluruh kasus baru BTA (+) berjumlah 75 orang berusia ≥ 15 tahun. Lingkungan tempat tinggal yang tidak memenuhi syarat rumah sehat dapat mendukung timbulnya penyakit dengan media lingkungan (udara, air, dan tanah). Lingkungan tempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Ambunten, Kabupaten Sumenep memiliki angka tertinggi untuk persentase rumah yang belum memenuhi syarat rumah sehat di Kabupaten Sumenep. Tujuan penelitian: (1) Mengevaluasi kondisi fisik lingkungan penderita TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Ambunten sesuai aspek teknis dan aspek lingkungan menurut pedoman rumah sehat tahun 2002, (2) Merumuskan strategi perencanaan perbaikan fisik lingkungan penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Ambunten, dan (3) Mengevaluasi penderita TB paru pada perilaku minum di wilayah kerja Puskesmas Ambunten, Kabupaten Sumenep tahun 2019. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuesioner yang meliputi beberapa aspek, yaitu aspek teknis, lingkungan, dan ekonomi. Hasil penelitian evaluasi dan perencanaan perbaikan sisi lingkungan dan perilaku minum obat penderita TB Paru pada aspek teknis sebagian besar responden sebanyak 39 (84,5%) memenuhi syarat rumah sehat dari 49 (100%) karena pada aspek teknis dengan indikator kepadatan penghuni rumah yang berjumlah 7–8 orang dalam satu rumah. Pada aspek lingkungan biologi, sebagian besar responden terdapat keberadaan positif Mycobacterium tuberculosis sebesar 30 (61%)  responden dari 49 responden, sedangkan pada perilaku minum obat pada penderita TB paru  terdapat beberapa faktor yaitu (1) faktor pengetahuan dengan kategori tinggi sebanyak 49 (100%) responden, (2) faktor sikap dengan dalam kategori sangat mendukung sebanyak 49 (100%) responden, dan (3) Faktor tindakan dalam baik sebanyak 49 (100%).