Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Teknik Penyungkupan Terhadap Pertumbuhan Tunas Sambungan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Thamrin, Syahruni; Isnaini, Junyah Leli; Risaldi, Idris
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Agroplantae
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.183 KB)

Abstract

The study aimed to determine the use of biological liquid fertilizer on the growth of robusta coffee plants. Conducted at the experimental farm of Estate Crops Cultivation Department of PangkepState Polytechnic of Agriculture, which lasted for 3 months. The study used a Randomized Block Design with treatments as follows: concentration of fertilizer 100 ml, concentration of 150 ml, and concentration of 200 ml. Based on the experimental results obtained, it can be concluded that application of the different concentration of the biological liquid fertilizer gave insignificant effects on the growth of the three-months-old robusta coffee seeds. The application of the fertilizer 200 ml resulted in the highest average of plant height (6.25 cm)and stem diameter (0.13cm).  Concentration of 100 ml of the fertilizer produced the highest average number of leaves (7 leaves). Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan pupuk cair hayati terhadap pertumbuhan bibit tanaman kopi robusta. Dilaksanakan di kebun  percobaan Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Pertanian Negeri Pangkap, yang berlangsung selama 3 bulan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan: konsentrasi pupuk100 ml, konsentrasi 150 ml, dan konsentrasi 200 ml. Berdasarkan hasil percobaan yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pemberian berbagai konsentrasi pupuk cair hayati memberikan pengaruh yang berbeda tidak nyata terhadap pertumbuhan bibit tanaman kopi robusta yang telah berumur 3 bulan. Pemberian pupuk dengan konsentrasi 200 ml menghasilkan pertumbuhan rata-rata tinggi tanaman dan diameter batang terbaik yaitu rata-rata tinggi tanaman 6,25 cm dan rata-rata diameter batang 0,13 cm. Pemberian pupukdengankonsentrasi 100 ml menghasilkan rata-rata jumlah daun yang terbanyak yaitu 7 helai.  
Efisiensi Teknis Usahatani Kopi Arabika di Kabupaten Enrekang Syahruni Thamrin
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 18, No 2 (2015): August
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.221 KB) | DOI: 10.22146/ipas.9090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi teknis usahatani kopi arabika di Kabupaten Enrekang. Populasi dari penelitian ini adalah petani kopi arabika, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Analisis dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif, analisis efisiensi teknis dan inefisiensi teknis. Estimasi dilakukan dengan menggunakan fungsi produksi frontir stokastik. Faktor-faktor yang berpengaruh sangat nyata pada efisiensi teknis kopi adalah luas lahan, penggunaan pupuk Urea, ZA dan tenaga kerja. Rata-rata efisiensi teknis petani responden adalah 0,89. Berarti petani telah efisien secara teknis khususnya dalam mengalokasikan sumberdaya dan memanfaatkan teknologi budidaya yang ada. Sementara itu hasil estimasi dengan menggunakan metode MLE, variable yang signifikan dan berkorelasi negatif adalah jumlah anggota keluarga.
Efisiensi Teknis Usahatani Kopi Arabika di Kabupaten Enrekang Syahruni Thamrin
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 18, No 2 (2015): August
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.9090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi teknis usahatani kopi arabika di Kabupaten Enrekang. Populasi dari penelitian ini adalah petani kopi arabika, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Analisis dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif, analisis efisiensi teknis dan inefisiensi teknis. Estimasi dilakukan dengan menggunakan fungsi produksi frontir stokastik. Faktor-faktor yang berpengaruh sangat nyata pada efisiensi teknis kopi adalah luas lahan, penggunaan pupuk Urea, ZA dan tenaga kerja. Rata-rata efisiensi teknis petani responden adalah 0,89. Berarti petani telah efisien secara teknis khususnya dalam mengalokasikan sumberdaya dan memanfaatkan teknologi budidaya yang ada. Sementara itu hasil estimasi dengan menggunakan metode MLE, variable yang signifikan dan berkorelasi negatif adalah jumlah anggota keluarga.
Identifikasi Klon Unggul Kakao di Desa Tarengge Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur Junaedi Junaedi; Syahruni Thamrin; Baso Darwisah; Risna Ningsi Yana
Agrokompleks Vol 16 No 1 (2017): Agrokompleks
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v16i1.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karaktreristik morfologi klon kakao unggulan yang berada di Kabupaten Luwu Timur. Data karakteristik morfologi tanaman klon kakao unggulan diperoleh melalui survei dan observasi langsung. Data mengenai karakteristik morfologi yang dikumpulkan meliputi bentukdaun, ujung daun, pangkal daun, warna daun, permukaan kulit daun, bentuk buah, ujung buah, pangkal buah, jumlah buah/ pohon, berat buah (gr), jumlah biji/ tongkol, dan berat 100 biji (gr). Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan beberapa hal berikut; a) terdapat perbedaan sekaligus kemiripan padaklon-klon ungul kakao yang digunakan, Karakteristik ini dapat berbeda berdasarkan bentuk buah, warna buah, permukaan kulit buah, alur buah, warna buah, pangkal daun, flushing dan biji yang dihasilkan, b) karakter klon kakao dapat menentukan keunggulan klon kakao dalam kerentanannya terhadap seranganhama PBK, c) dari sisi produksi Klon 45, S1 dan M01 berpotensi memiliki daya hasil mencapai 3 – 4 ton per pohon per tahun, sementara klon BB memiliki potensi paling rendah bahkan berada di bawah 500 kg/phn/tahun.
Pengaruh PENGARUH TEKNIK PENYUNGKUPAN TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS SAMBUNGAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) Syahruni Thamrin; Junyah Leli Isnaini; Idris Risaldi
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 8 No 1 (2019): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v8i1.7

Abstract

The study aimed to determine the effect of various sealing techniques on the growth of joint shoots on cocoa shoots. The studi was conducted in Tarengge Village, Wotu Subdistrict, East Luwu Regency, from February to April 2018. The study used a simple statistical analysis method with a Randomized Block Design (RBD) method, which calculated the mean (average) of each experimental treatment consists of 3 levels of treatment, namely: using the technique of pocong hood (P1), tie hood (P2), and ordinary hood (P3). The results of the experiment show that the use of various sealing techniques can affect the growth of joint buds in the top grafting of cocoa plants. The tie mask technique yielded the best results for shoot length (11.62 cm) and number of leaves (4.67 strands) on the bud buds compared to other hood techniques.
Respon Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea Canephora L.) Terhadap Pemberian Berbagai Konsentrasi Pupuk Cair Hayati Junaedi Junaedi; Syahruni Thamrin; Suriyadi Suriyadi
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 8 No 1 (2019): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3364.166 KB) | DOI: 10.51978/agro.v8i1.8

Abstract

The study aimed to determine the use of biological liquid fertilizer on the growth of robusta coffee plants. Conducted at the Experimental Garden Department of Plantation Plant Cultivation, Pangkajene and Islands State Polytechnic, which lasted for 3 (three) months. The study used a Randomized Block Design (RBD) with no setting (P0), concentration of 100 ml (P1), concentration of 150 ml (P2), and concentration of 200 ml (P3). Based on the experimental results obtained, it can be concluded that the contribution of biological liquid fertilizer gives different changes to the growth of robusta coffee plant seeds that have been developed for 3 months. The application of fertilizer with a concentration of 200 ml resulted in the growth of the average plant height and stem diameter the best, namely the average plant height of 6.25 cm and the average stem diameter increase of 0.13 cm. While giving the concentration of 100 ml produces the highest average number of leaf growth, namely 7 strands.
Pertumbuhan Murbei (Morus alba L.) pada Berbagai Lama Perendaman Ekstrak Bawang Merah Syahruni Thamrin; Rahmiarwianti Rahmiarwianti
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 6 No 1 (2017): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.87 KB) | DOI: 10.51978/agro.v6i1.22

Abstract

Tujuan percobaan ini adalah untuk mempelajari pertumbuhan tanaman murbei terhadap berbagai lama perendaman ekstrak bawang merah. Hasil percobaan ini menjadi informasi mengenai pertumbuhan murbei pada berbagai lama perendaman ekstrak bawang merah sebagai hormon tumbuh alami. Percobaan dilaksanakan pada bulan September hingga November 2014di kebun percobaan Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 (empat) perlakuan yaitu p0 (kontrol), p1 (direndam 4 jam), p3 (direndam 8 jam), p4 (direndam 12 jam). Hasil percobaan menunjukkan bahwa secara visual perlakuan lama perendaman 12 jam memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap tinggi tanaman (51,36 cm ) dan jumlah daun murbei (37 helai).
UJI PENGHAMBATAN PERKECAMBAHAN BENIH DAN PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) PADA PERENDAMAN ALLELOPATI EKSTRAK BERBAGAI ORGAN TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersium L.) kafrawi kafrawi; Zahraeni Kumalawati; Syahruni Thamrin
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 7 No 1 (2018): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.341 KB) | DOI: 10.51978/agro.v7i1.30

Abstract

Tujuan percobaan adalah untuk mengetahui penghambatan perkecambahan benih kakao pada berbagai variasi jenis zat allelopati dari ekstrak tanaman tomat dan pengaruh terhadap pertumbuhan bibit kakao. Percobaan terdiri atas 2 bagian. Bagian pertama yaitu mengamati viabilitas benih kakao yang diberi allelopati ekstrak berbagai organ tanaman tomat dengan cara perlakuan perendaman benih kakao, sedangkan percobaan kedua mengamati pertumbuhan benih kakao yang telah diberi allelopati, dan percobaan disusun dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan terdiri atas 4 macam perlakuan yaitu: tanpa perlakuan (M0), ekstrak daun tomat buah (M1), ektrak batang tomat buah (M2), ekstrak daun tomat sayur (M3), dan ekstrak batang tomat sayur (M4). Hasil percobaan menunjukkan bahwa penghambatan pengecambahan terbaik diperoleh dari perlakuan pemberian allelopati ekstrak daun tanaman tomat sayur dengan daya kecambah terkecil sebesar 20% dan indeks vigor sebesar 10,42, sedangkan pertumbuhan vegetatif bibit kakao terbaik akibat perendaman allelopati ekstrak tanaman tomat diperoleh dari kontrol (tanpa perlakuan) yaitu tinggi tanaman (13,53 cm), jumlah daun, (10,50 helai ), luas daun (13,53 cm2) dan volume akar (10,67 mL), kecuali diameter batang yang terbaik pada ekstrak allelopati daun tanaman tomat buah ( 3,57 mm).
KAJIAN PENGGUNAAN KLON UNGGUL KAKAO PADA PERKEBUNAN RAKYAT DI KABUPATEN BONE Junaedi Junaedi; Syahruni Thamrin; Basri Baba
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 6 No 2 (2017): AgroPlantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.991 KB) | DOI: 10.51978/agro.v6i2.45

Abstract

Bahan tanaman merupakan kunci penting keberhasilan usaha tani pekerbunan termasuk pada usaha tani kakao yang saat ini menjadi prioritas utama usaha tani perkebunan di Sulawesi Selatan. Penggunaan klon unggul kakao yang sesuai diikuti dengan kultur teknis yang baik merupakan syarat utama tercapainya produktivitas yang tinggi serta mutu produk yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pertanaman klon kakao yang telah diterapkan serta mendeskripsikan jenis-jenis klon unggul kakao pada perkebunan rakyat yang ada di Kabupaten Bone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pertanaman kakao yang diusahakan oleh petani pada umumnya dilaksanakan secara poliklonal, baik dengan menggunakan 2 (dua) klon maupun 3 (tiga) klon pada lahan yang sama. Klon-klon yang digunakan adalah MCC 02, S1 dan S2. Klon-klon ini telah dimanfaatkan masyarakat sebagai bagian dari rehabilitasi tanaman kakao melalui kegiatan sambung samping (86,67%) dan sisanya melalui penanaman kembali (replanting) (13,33%) menggunakan bibit yang berasal dari klon unggul kakao baik MCC 02, S1 maupun S2.
RESPON PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KOPI ROBUSTA (Coffee robusta) Syahruni Thamrin; Junaedi Junaedi; Irmayana Irmayana
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 9 No 1 (2020): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v9i1.95

Abstract

The study aims to determine the effect of various doses of NPK fertilizer on the growth of Robusta coffee plant seeds. The study was conducted at the screen house of the Department of Plantation Plant Cultivation at the Pangkep State Polytechnic of Agricultural. The study uses a simple statistical analysis with a Randomized Group Design (RBD) pattern, which is to calculate the mean (average) of each experiment, which consists of 3 levels of treatment, namely: without applying NPK fertilizer (P0), NPK fertilizer application with a dose of 14 grams (P1), application of NPK fertilizer at a dose of 18 grams (P2), and application of NPK fertilizer at a dose of 22 grams (P3). The results showed that NPK fertilizer application had no significant effect on plant height, number of leaves and stem diameter of coffee plant seedlings. But visually, the best treatment for plant height is NPK fertilizer with a dose of 18 grams (P2), for the number of leaves is NPK fertilizer with a dose of 22 grams (P3), and for the stem diameter all treatments are the same except for the smallest P1.