cover
Contact Name
Rudi Ritonga
Contact Email
rudi_ritonga@trilogi.ac.id
Phone
+6285265868613
Journal Mail Official
-
Editorial Address
JL. TMP. Kalibata No. 1 Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Published by Universitas Trilogi
ISSN : -     EISSN : 26147491     DOI : https://doi.org/10.31326/jmp-ikp
Core Subject : Education,
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU KEGURUAN DAN PENDIDIKAN terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan September berisi tulisan gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktisi dan hasil penelitian danpengabdian kepada masyarakat.
Articles 66 Documents
DAMPAK PELATIHAN KETERAMPILAN MANAJEMEN PROYEK PADA LEMBAGA SOSIAL MASYARAKAT (LSM) Diah Andika Sari; Tjahjo Suprajogo; Agus Yuniawan Isyanto; Adiyati Fathu Roshonah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran masyarakat didalam membantu pemerintah didalam pembangunan dan Pendidikan sudah tak bisa dipungkiri lagi. Keterbatasan SDM yang ada dalam hal kompetensi dan keterampilan manajerial menjadi hal yang perlu mendapat perhatian. NAMA Foundation melalui NICE Foundation menjawab keterbatasan ini dengan memberikan pelatihan tentang manajemen proyek, yang diberikan kepada 10 lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang berlokasi di sekitar Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Subang Jawa Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi apakah program pelatihan untuk  peningkatan kapasitas Lembaga didalam mengelola kegiatan/manajemen proyek yang diberikan kepada LSM tersebut berdampak positif kepada LSM. Hasil penelitian ini merupakan hasil evaluasi pelatihan pada level 1, dari  empat level metode penelitian evaluasi Kirkpatrick, yang terdiri dari level 1: reaksi, level 2 belajar, level 3 perilaku, dan level 4 hasil. Dari  hasil penelitian ini didapatkan bahwa reaksi peserta pelatihan terhadap pelatihan manajemen proyek yang diselenggarakan oleh NAMA Foundation melalui NICE Foundation Indonesia ini sangat positif dan bermanfaat untuk mereka, sehingga mereka berharap akan kelangsungan program tersebut.
IMPLEMENTASI BUDAYA BAHASA SUNDA PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA KARANGJAYA KECAMATAN PEDES KARAWANG Anggy Giri Prawiyogi; Hamawati Hamawati; Tarpan Suparman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 1, No 01 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v1i01.71

Abstract

Abstract: The purpose of this Community Service activities are aimed at disseminating the increase in the number of professional teachers for credit through the writing of scientific papers, providing the knowledge and understanding of how to write a scientific paper in the journal scientific, and produces scientific papers in the form of the paper/article about education-elementary's.In addition, this Community Service is a vehicle for the study Program PGSD to devote keilmuannya.Target audience Devotion On this society is The primary teachers se-Banyusari sub district of Falkirk which is the teacher of Civil Servants and Non-Civil Servants totalling 20 people from the planned 32 people.This activity is a method of training for 2 days of writing scientific papers.The implementation is done by the training, using the method of lecture with presentation techniques, followed by a question and answer discussions and exercises as a form of scientific paper-writing workshop activities as betuk professional development of teachers.The results of the implementation of the community service Society showed still lack of success because the participants are present just as many as 20 men primary school teachers from the plan of 32 people.Nevertheless, the Community Service activities whose primary purpose is to provide an understanding of writing scientific papers.It can be seen from his enthusiasm the primary teachers in following the whole training activities, both in the granting of material.The teachers also show enthusiasm when conducting discussions.Keyword: Implementation Of Sundanese, Elementary StudentsAbstrak: Kegiatan pengabdian pada masyarakat merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ditujukan agar dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar memiliki keterampilan bermasyarakat. Khalayak  sasaran  dari  pengabdian  ini  adalah  siswa/siswi  di  desa Karangjaya. Kegiatan pengabdian  telah  dilaksanakan  pada  tanggal  4-6 Agustus yang  bertempat  di desa Karangjaya Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang, dengan diikuti oleh 30 orang peserta siswa/siswi  SD. Dari  hasil  evaluasi  diperoleh  hasil  dan  manfaat  dari  kegiatan  pengabdian  ini diantaranya adalah meningkatkan motivasi belajar bahasa daerah yaitu basa sunda, dan keterampilan siswa dalam menulis dan membaca aksara sunda serta menembangkan pupuh-pupuh yang ada pada pelajaran bahasa sunda. Kegiatan pengabdian  ini  berjalan  dengan  lancar,  karena  berbagai  pendukung  terutama  partisipasi peserta yang cukup antusias dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan penataan kelompok belajar ini. Kegiatan penataan  ini  hendaknya  dilakukan  pada  sasaran  yang  lebih  luas  dan  materinya dapat dikembangkan lagi sehingga siswa/siswi lebih banyak mendapatkan materi tentang bahasa daerah yaitu bahasa sunda. Tujuan  kegiatan  pengabdian  kepada  masyarakat  ini,  yang  dilaksanakan melalui kegiatan penataan kelompok belajar adalah memotivasi siswa/siswi agar bersemangat belajar dan belajar melestarikan bahasa sunda, membekali siswa/sisi pengetahuan bahasa sunda dengan menggunakan media pembelajaran yang mengasikan, membekali siswa/siswi cara menembangkan pupuh dengan nada yang sesuai, membekali siswa/siswi menulis dan membaca aksara sunda dengan baik dan benar. Selain itu, Pengabdian Pada Masyarakat ini merupakan wahana bagi Program Studi PGSD untuk mengabdikan keilmuannya. Kata Kunci: Implementasi Bahasa Sunda, Siswa SD
PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI GURU SEKOLAH DASAR DESA SAGARANTEN KECAMATAN CIWARU KABUPATEN KUNINGAN Arrofa Acesta; Sulistyani Puteri Ramadhani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 1, No 01 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v1i01.72

Abstract

Abstrak: Faktanya, masih ada beberapa guru SD yang menulis artikel di koran atau mempresentasikan artikel mereka di seminar regional / nasional. Akibatnya, mereka akan menghadapi kendala dalam meningkatkan nilai mereka. Berdasarkan survei, kami menemukan bahwa banyak guru SD di Desa Sagaranten Kecamatan Ciwaru Kab.Kuningan masih belum tahu bagaimana membuat artikel yang bagus. Juga, tidak ada Jurnal untuk guru SD sebagai media bagi mereka dalam mengirimkan artikel mereka untuk memiliki beberapa kredit. Berdasarkan kasus itu, tim layanan masyarakat mencoba memberi mereka beberapa pelatihan bagaimana merancang penelitian kelas, dan bagaimana membuat artikel yang bagus. Dengan memiliki ini, mereka diharapkan dapat menemukan topik mereka dan merancang penelitian kelas mereka, kemudian mereka akan membuat artikelnya yang dapat dikirim ke surat kabar atau jurnal. Secara otomatis, mereka akan memiliki beberapa kredit untuk menaikkan nilai mereka dan mereka akan sejahtera. Pelatihan diberikan kepada 50 guru SD dari Desa Sagarenten. Kami menemukan bahwa sebenarnya ada satu guru yang memiliki pengalaman dalam melakukan penelitian kelas, tetapi masih ada banyak guru yang kurang dalam membuat penelitian dan artikel. Setelah memahami materi, mereka mencoba membuat penelitian di ruang kelas dan merancangnya menjadi sebuah artikel.Kata-kata kunci; menulis artikel, penelitian kelas, kreditAbstract: In fact, there are still some elementary school teachers who write articles in newspapers or present their articles at regional / national seminars. As a result, they will face obstacles in increasing their value. Based on the survey, we found that many elementary teachers in Sagaranten Village Ciwaru District Kab.Kuningan still do not know how to make a good article. Also, there is no Journal for elementary teachers as a medium for them in submitting their articles to have some credits. Based on the case, the community service team tried to give them some training on how to design classroom research, and how to create good articles. By having this, they are expected to find their topic and design their classroom research, then they will create an article that can be sent to a newspaper or journal. Automatically, they will have some credit to raise their value and they will prosper. Training was given to 50 elementary school teachers from Sagarenten Village. We found that there is actually one teacher who has experience in conducting classroom research, but there are still many teachers who are lacking in making research and articles. After understanding the material, they try to make research in the classroom and design it into an article.Keywords; writing articles, research classes, credit
IMPLEMENTASI PENULISAN ILMIAH BERBASIS MEDIA MASSA MELALUI PELATIHAN KARYA TULIS ILMIAH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI MENULIS PADA MAHASISWA SEMESTER 1 PGMI UIN RADEN FATAH PALEMBANG Budiansyah Budiansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 1, No 01 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v1i01.73

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to improve the motivation of Scientific Writing on PGMI student UIN Raden Fatah Palembang. The type of research used is action research. Subjects in this study as many as 36 students semester 1 Year 2017. Data collected by observation, interviews, and documentation using data analysis techniques descriptive qualitative. The results showed that with Scientific Publications in Mass Media in Scientific Writing course can improve writing motivation, as evidenced by the observations made have achieved 75% success indicator. In the 1st cycle of the meeting 1 enthusiastic aspect of 62%, the aspect of defining the topic or title 57% aspects of editing, shooting, punctuation based, sentence structure by 55%, systematic aspects 56%, and aspects of publishing scientific papers by 55%. on the 2nd cycle of meeting 2, the enthusiasm aspect is 82%, the aspect determines the topic or title 80,83% aspect of editing, punctuation based, sentence structure 80,15%, systematic aspect 80,16%, and aspect publish scientific paper by 90%. The results of this study show that with the publication in mass media in the subjects of Scientific Writing can improve the motivation of writing to students PGMI UIN Raden Fatah Palembang.Keyword: Implementation, Of Scientific Writing, StudentsAbstrak: Tujuan dalam Pelatihan ini adalah untuk meningkatkan motivasi Menulis Ilmiah pada mahasiswa PGMI UIN Raden Fatah Palembang. Jenis Pelatihan yang digunakan yaitu Pelatihan tindakan. Subjek dalam Pelatihan ini sebanyak 36 orang mahasiswa semester 1 Tahun ajaran 2017. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik analisa data secara deskriptif kualitatif. Hasil Pelatihan menunjukan bahwa dengan Publikasi Ilmiah di Media Massa dalam Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dapat meningkatkan Motivasi menulis, terbukti dengan pengamatan yang dilakukan telah mencapai indikator keberhasilan 75%. Pada siklus 1 pertemuan 1 aspek antusias sebesar 62%, aspek menentukan topik atau judul 57% aspek mengedit, berdasarkan tanda baca, struktur kalimat sebesar 55%, aspek sistematis 56%, dan aspek mempublikasikan tulisan ilmiah sebesar 55%. pada siklus 2 pertemuan 2, aspek antusias sebesar 82%, aspek menentukan topik atau judul 80,83% aspek mengedit, menyuting, berdasarkan tanda baca, struktur kalimat sebesar 80,15%, aspek sistematis 80,16%, dan aspek mempublikasikan tulisan ilmiah sebesar 90%. Hasil Pelatihan tersebut menunjukan bahwa dengan Publikasi di media massa dalam Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dapat meningkatkan motivasi menulis pada mahasiswa PGMI UIN Raden Fatah Palembang. Kata Kunci: Implementasi, Penulisan Ilmiah, Mahasiswa
PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR NEGERI LEBAK BULUS 06 PAGI DKI JAKARTA Rossi Iskandar; Febrianti Yuli Satriyani; Robiatul Munajah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 1, No 01 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v1i01.74

Abstract

Abstrak: Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji pendidikan inklusi di SDN Lebak Bulus 06 Pagi, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam mengkaji fenomena dan aktivitas yang terjadi dalam latar alamiah. Metode utama yang digunakan adalah pengamatan dan wawancara. Hasil analisis dan pembahasan dari penelitian di SDN Lebak Bulus 06 Pagi mengenai kerja sama antara pihak sekolah dan orang tua, ditemukan data bahwa kerjasama sudah terjalin dengan baik antara orang tua/wali siswa dan pemerintah karena disitu sudah ada partisipasi kepada pihak sekolah, seperti penyumbangan sarana dan prasarana. Salah satu kekurangan yang menjadi temuan yaitu kurangnya jumlah toilet jika dibandingkan dengan jumlah siswa, dan masih belum ada toilet untuk anak berkebutuhan khusus. Kekurangan lain yang ditemukan yaitu, dijadikannya satu ruangan guru dengan ruang kepala sekolah yang menimbulkan kurang efektifnya proses kegiatan kependidikan. Sarana prasarana lain yang tersedia yaitu Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Sekolah ramah anak juga berjalan cukup kondusif sehingga sekolah tersebut dinamakan sebagai sekolah sample project. SDN Lebak Bulus 06 Pagi adalah sekolah inti, dan sekolah imbasnya adalah SDN Lebak Bulus 02,03 & 04 Pagi. Sekolah ramah anak atau yang biasa disebut sebagai sekolah sample project belum ditanamkan sebagai sekolah ramah anak. Seharusnya sekolah tersebut harus mejalankan sekolah ramah anak agar siswa-siswinya bisa meniru hal-hal baik untuk diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari.Kata Kunci: pendidikan, inklusiAbstract: The purpose of this research is to know and study inclusion education at SDN Lebak Bulus 06 Pagi. This research uses a qualitative approach in studying phenomenon and activities that occur in a natural setting. The main methods used are observations and interviews. The Result of analysis and discussion from research at SDN Lebak Bulus 06 Pagi regarding cooperation between school and parents, found data that cooperation has been well established between parent/guardian of student and government because there is already participating to school party, like the contribution of means and infrastructure. One of the drawbacks of the findings is the lack of toilet numbers compared to the number of students, and there is still no toilet for children with special needs. Another deficiency that is found is, made one room teacher with the headroom of the school causes less effective process of education activities. Another available infrastructure is the School Health Unit (UKS). Child-friendly schools are also running quite conducive so that the school is named as a sample project school. SDN Lebak Bulus 06 Pagi is the core school, and the impact school is SDN Lebak Bulus 02,03 & 04 Pagi. Child-friendly schools or commonly referred to as sample project schools have not been instilled as child-friendly schools. The school should run a child-friendly school so that students can imitate the good things to be applied in daily activities.Keywords: education, inclusion
PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KARAWANG Rudi Ritonga; Rossi Iskandar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 1, No 01 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v1i01.75

Abstract

Salah satu aspek pengembangan kompetensi profesionalisme guru adalah dengan kemampuan guru membuat karya tulis ilmiah. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan oleh guru sekolah dasar dan kepala sekolah di kecamatan Klari Karawang. Dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar bagi para guru dalam melakukan penulisan karya tulis ilmiah, membekali guru-guru mengenai pengetahuan yang terkait dengan kegiatan menulis karya ilmiah dan melatih guru-guru untuk dapat mengungkapkan ide-idenya dalam bentuk tulisan. Hasil yang diharapkan dapat mengahsilkan produk artikel ilmiah yang layak diterbitkan di jurnal ilmiah.Kata Kunci : Pelatihan, Karya Tulis IlmiahOne aspect of developing teacher professional competence is the ability of teachers to make scientific papers. This training activity is carried out by elementary school teachers and principals in Klari Karawang sub-district. With the aim of providing basic knowledge and skills for teachers in writing scientific papers, equipping teachers with knowledge related to the activities of writing scientific papers and training teachers to be able to express their ideas in writing. Results that are expected to produce scientific articles that are worth publishing in scientific journals.Keywords: Training, Scientific Writing
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI GURU SEKOLAH DASAR SE KECAMATAN BANYUSARI KABUPATEN KARAWANG Sri Wulan Anggraeni; Yayan Alpian; H. Haerudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 1, No 01 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v1i01.76

Abstract

Abstract: The purpose of this Community Service activities are aimed at disseminating the increase in the number of professional teachers for credit through the writing of scientific papers, providing the knowledge and understanding of how to write a scientific paper in the journal scientific, and produces scientific papers in the form of the paper/article about education-elementary's.In addition, this Community Service is a vehicle for the study Program PGSD to devote keilmuannya.Target audience Devotion On this society is The primary teachers se-Banyusari sub district of Falkirk which is the teacher of Civil Servants and Non-Civil Servants totalling 20 people from the planned 32 people.This activity is a method of training for 2 days of writing scientific papers.The implementation is done by the training, using the method of lecture with presentation techniques, followed by a question and answer discussions and exercises as a form of scientific paper-writing workshop activities as betuk professional development of teachers.The results of the implementation of the community service Society showed still lack of success because the participants are present just as many as 20 men primary school teachers from the plan of 32 people.Nevertheless, the Community Service activities whose primary purpose is to provide an understanding of writing scientific papers.It can be seen from his enthusiasm the primary teachers in following the whole training activities, both in the granting of material.The teachers also show enthusiasm when conducting discussions.Keyword: Writing Of Scientific Works, Primary School TeachersAbstrak: Tujuan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah bertujuan untuk mensosialisasikan kenaikan angka kredit bagi guru profesional melalui penulisan karya ilmiah, memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang tata cara menulis karya ilmiah pada jurnal ilmiah, dan menghasilkan karya ilmiah berupa naskah/artikel tentang pendidikan ke-SD-an. Selain itu, Pengabdian Pada Masyarakat ini merupakan wahana bagi Program Studi PGSD untuk mengabdikan keilmuannya. Khalayak sasaran Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah Para guru SD se-kecamatan Banyusari kabupaten Karawang yang merupakan guru PNS dan Non PNS berjumlah 20 orang dari yang direncanakan 32 orang. Metode kegiatan ini adalah Pelatihan selama 2 hari tentang penulisan karya ilmiah. Pelaksanaan dilakukan dengan pelatihan, menggunakan metode ceramah yaitu dengan teknik presentasi, dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab dan latihan sebagai bentuk kegiatan workshop penulisan karya ilmiah sebagai betuk pengembangan profesi guru. Hasil pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakat dapat diidentifikasi mengenai tingkat pemahaman peserta pengabdian adalah bahwa 70% peserta pengabdian memahami konsep penulisan karya ilmiah sebagai pengembangan profesi guru yang profesional. Kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar dihadiri oleh 20 peserta undangan. Peserta pelatihan terlihat antusias dengan materi pelatihan yang diberikan. Hal ini terlihat dari awal hingga akhir acara, semua peserta mengikuti dengan baik. Para guru juga memperlihatkan antusiasnya ketika melakukan diskusi.Kata Kunci: Penulisan Karya Ilmiah, Guru SD
PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH SEBAGAI KARYA SENI APLIKATIF DI SDN KARANGJAYA III KECAMATAN PEDES KARAWANG Yayan Alpian; Sri Wulan Anggraeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 1, No 01 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v1i01.77

Abstract

Abstract: The purpose of this Community Service activity is to provide training on waste processing, to increase the understanding of the type of garbage, to improve the way of understanding about the type of waste, to provide skills training of artwork from waste to valuables. The target of this activity is the students of SDN Karangjaya III Pedes District Karawang regency which amounted to 35 students. The method used in this activity is the lecture method with the material presentation technique of waste knowledge and the types followed by discussion, while the waste management problem is solved by giving the training of making the work of secondhand goods. This activity is packed in the form of workshop. After being trained, they are then guided to apply the training results in order to improve students' ability in managing waste to be applicative art or appropriate goods. The results of the implementation of Community Service run smoothly attended by 35 students as participants. The trainee looks enthusiastic about the training materials provided. This is visible from the beginning to the end of the event, all the participants follow well. Based on the results of the activity can be identified about the level of understanding of the dedication participants is that 85% of the participants of devotion understand the concept of waste processing as an applicative artworkKeyword: Waste Processing, Applied ArtworkAbstrak: Tujuan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah bertujuan untuk memberikan pelatihan proses pengolahan sampah, meningkatkan pemahaman mengenai jenis sampah, meningkatkan cara pemahaman mengenai jenis sampah, memberikan pelatihan keterampilan pembuatan karya seni dari sampah menjadi barang berharga. Sasaran kegiatan ini adalah siswa SDN Karangjaya III Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang yang berjumlah 35 siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah dengan teknik presentasi materi pengetahuan sampah dan jenis-jenisnya dilanjutkan dengan diskusi, sedangkan masalah pengelolaan sampah diselesaikan dengan memberikan pelatihan pembuatan karya dari barang-barang bekas. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk workshop. Setelah diberi pelatihan, selanjutnya mereka dibimbing untuk menerapkan hasil pelatihan dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa dalam mengelola sampah menjadi seni aplikatif atau barang tepat guna. Hasil pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakat berjalan dengan lancar dihadiri oleh 35 siswa sebagai peserta. Peserta pelatihan terlihat antusias dengan materi pelatihan yang diberikan. Hal ini terlihat dari awal hingga akhir acara, semua peserta mengikuti dengan baik. Berdasarkan hasil kegiatan dapat diidentifikasi mengenai tingkat pemahaman peserta pengabdian adalah bahwa 85% peserta pengabdian memahami konsep pengolahan sampah sebagai karya seni aplikatif.Kata Kunci: Pengolahan Sampah, Karya Seni Aplikatif
DARI REFLEKSI PENGAJARAN HINGGA RANCANGAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK): KEGIATAN LOKAKARYA BAGI PARA GURU BAHASA INGGRIS DI PROVINSI BANTEN Christine Manara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 1, No 02 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v1i02.184

Abstract

 Kegiatan lokakarya ini bertujuan untuk menjelaskan langkah-langkah dasar dan memberikan panduan bagi para guru Bahasa Inggris mengenai Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Seringkali para guru mengeluhkan alasan mereka tentang PTK dengan pertanyaan seperti: “Saya tidak tahu harus mulai dari mana?” “Apa yang perlu dilakukan dalam melakukan PTK?”. Pertanyaan-pertanyaan seperti inilah yang menginspirasi tim untuk menjawabnya dengan mengadakan kegiatan pelatihan dalam memandu para guru tentang langkah-langkah pelaksanaan PTK. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan kerjasama dengan UIN Sultan Maulana Hasanudin yang bersedia menjadi tuan rumah dan yang telah mengundang para guru tingkat Sekolah Menengah di propinsi Banten untuk menghadiri kegiatan ini. Penulis menyediakan sebuah Lembar Kerja PTK untuk dilengkapi. Pada saat kegiatan, para guru pun terlibat dalam diskusi terstruktur dengan peserta lain dan fasilitator lokakarya untuk mendapatkan umpan balik. Pada sesi akhir lokarya ini, para guru menghasilkan rancangan awal PTK untuk dapat mereka terapkan di sekolahnya masing-masing.Kata kunci:  Penelitian Tindakan Kelas (PTK), refleksi pengajaran, guru SMU/MANThis workshop aims to enable teachers to understand the steps of starting a classroom research and guide English teachers to conduct the initial stage of an Action Research (AR) process. The most popular remarks that teachers often made concerning AR are “Where should I start?” and “What do I do in an action research?”. The workshop was implemented to address this problem and presented a step-by-step guidance for high school teachers in Banten province. This workshop was conducted together with the co-operation of UIN Sultan Maulana Hasanudin as the host of the venue who invited high school teachers in the province of Banten. In this workshop, I provided a worksheet for the teachers to complete. The teachers were involved in constructed discussion in the workshop with their peers and facilitators to gain feedback. At the end of the workshop, teachers produced an initial design of a classroom action research to be conducted in their own school settings.Keywords:  Action Research, teaching reflection, high school teachers
PENGGUNAAN SARANA BELAJAR MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL DALAM MEMBANGUN NILAI-NILAI KARAKTER BANGSA DI SEKOLAH DASAR Azis Lukman Praja; Siti Sholihah Nurfaidah; Devi Rahmiati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 1, No 02 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v1i02.185

Abstract

Maraknya permainan modern saat ini secara tidak langsung telah menggeser kedudukan permainan tradisional, sehingga menimbulkan efek negatif terhadap perkembangan anak, baik secara fisik, psikis, dan sosial. Berbagai kemudahan untuk mengakses permainan modern berdampak anak lebih tertarik memainkan permainan modern dibandingkan permainan tradisional yang membutuhkan sarana prasarana yang cukup luas untuk bermain. Sedangkan saat ini sarana prasarana permainan tradisional sangat terbatas mengingat kesediaan lahan untuk bermain yang tergusur oleh bangunan-bangunan perkotaan menyebabkan anak-anak harus bermain di dalam ruangan. Oleh karena itu dirasa perlu untuk melakukan program kemitraan masyakat (PKM) yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan pada kelompok masyarakat tertentu. Dalam hal ini, menitikberatkan pada pengelolaan sarana prasarana dalam melestarikan permainan tradisional khususnya di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam PKM ini melalui penyelenggaraan seminar dan sosialisasi mengenai pengelolaan sarana dan prasarana dalam menunjang pelestarian permainan tradisional guna meningkatkan nilai-nilai karakter bangsa kepada siswa sekolah dasar yang sesuai dengan Kurikukulm 2013 tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter orang Sunda. Adapun solusi yang kami lakukan adalah terbentuknya kemitraan dalam menemukan solusi untuk melestarikan permainan tradisional dalam pengelolaan dan pengembangan sarana prasarana permainan tradisional yang terdapat di SD yang memadai sesuai dengan kebutuhannya. Oleh karena itu, penting menanamkan nilai-nilai karakter bangsa pada siswa Sekolah Dasar dalam rangka membentuk generasi milenial yang berlandaskan literasi budaya dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci: sarana dan prasarana, permainan tradisional, dan program kemitraan masyakat (PKM).The rise of modern games has indirectly shifted the position of traditional games, causing negative effect on child development, both physically, psychologically, and socially. Various facilities to access modern games have made children more interested in playing modern games than traditional games that require extensive infrastructure to play. While currently traditional games infrastructure facilities are very limited considering the availability of land to play which is displaced by urban buildings causes children to play indoors. Therefore, it is necessary to do a community partnership program (CPP) which aims to overcome problems in certain community groups. In this case, it focuses on managing of facilities and infrastructure in preserving traditional games, especially in elementary schools. The method used in this PKM is through organizing seminar and socialite arrangement for the management of the facilities and infrastructure to support the conservation of traditional games in order to improve the values of the nation’s character to elementary school student in accordance with the 2013 curriculum without leaving the Sundanese character values. The solution that we do is the forming of a partnership in finding solution to preserve traditional games in the management and development of traditional game infrastructure in elementary schools that are adequate according to their needs. Therefore, it is important to instill national character values in elementary school student in order to form millennial generations based on cultural literacy in daily life.Keyword: facilities and infrastructure, traditional games, and community partnership program (CPP)