cover
Contact Name
Junaidi
Contact Email
sosiologifisip@fisip.unila.ac.id
Phone
+6285251738890
Journal Mail Official
sosiologifisip@fisip.unila.ac.id
Editorial Address
Jln. Sumantri Brojonegoro No 1, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 4110040     EISSN : 25497235     DOI : -
SOSIOLOGI merupakan Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung berisikan makalah ilmiah dan hasil-hasil Penelitian. Terbit pertama kali pada tahun 1999 dan telah memiliki p-ISSN 1411-0040 dan e-ISSN 2549-7235.
Articles 104 Documents
MODEL INTEGRASI PENGELOLAAN ZAKAT ANTARA NEGARA DAN MASYARAKAT SIPIL Hartoyo Hartoyo
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 2 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v20i2.6

Abstract

Penelitian ini menjelaskan posisi dan otoritas lembaga zakat masyarakat dalam pengelolaan zakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa model pengelolaan zakat menurut UU No. 38 Tahun 1999 memiliki keterbatasan substantif dalam meningkatkan kesejahtaraan rakyat. Pemerintah hanya mampu mengukuhkan BAZ dan LAZ, tetapi kurang melakukan pembinaan dan perlindungan. Akibatnya, masing-masing lembaga zakat dibiarkan bekerja dalam ruangnya sendiri, elitis, melakukan fungsi yang sama, dan terjadi konflik kepentingan. Disahkannya UU No. 23 Tahun 2011 merupakan jawaban atas berbagai persoalan hukum tentang pengelolaan zakat. Kelemahannya adalah BAZNAS selain memiliki otoritas lebih juga dapat menjalankan fungsi LAZ dan UPZ. Model ini masih rentan terjadi konflik kepentingan antar pengelola zakat. Model integrasi dapat menjadi solusi dengan tetap memberi ruang otoritas kepada negara sekaligus mampu memberdayakan peran masyarakat sipil. Model ini mampu mengoptimalkan peran LAZ dan UPZ yang berada di bawah koordinasi, perlindungan dan pembinaan BAZNAS.
RITUAL NGEBUYU: MEMBUMIKAN PEWARIS DAN PERUBAHAN RITUAL KELAHIRAN PADA MARGA LEGUN, WAY URANG, LAMPUNG Bartoven Vivit Nurdin; Elis Febriani Jesica
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 2 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v20i2.8

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang ngebuyu atau ngabuyu, sebuah ritual adat pada masyarakat Adat Marga Legun, Way Urang, Lampung untuk menyambut kelahiran seorang bayi. Kelahiran bayi adalah berita yang menggembirakan bagi setiap masyarakat dimanapun idealnya. Oleh karena itu hampir setiap suku bangsa di dunia memiliki ritual-ritual khusus dalam menyambut kelahiran bayi. Pada masyarakat Adat Marga Legun Way Urang, selain diadakan upacara keagamaan seperti Aqiqah, dilakukan juga ritual keadatan yaitu Ngebuyu. Ngebuyu tidak hanya sebuah proses menyambut kelahiran melainkan memiliki nilai-nilai, makna-simbol, identitas, dan status sosial yang penting dalam masyarakat adat. Penelitian ini menganalisis nilai-nilai tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai status sosial dan identitas sangat melekat pada ritual Ngebuyu. Sebagaimana masyarakat adat saibatin terikat pada kedudukan dan hierarki dalam adat. Perubahan sosial budaya banyak terjadi dalam ritual Ngebuyu, tetapi tidak merubah inti kebudayaan. Merujuk pada Van Gennep dalam rite de passage.
PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT PASCA BERDIRINYA INDUSTRI KELAPA SAWIT DI PERDESAAN Damar Wibisono
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 2 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v20i2.9

Abstract

This study aims to analyze the forms and processes of socio-cultural change that occurred in the people of Lingai Village, Menggala Timur District, Tulang Bawang Regency, Lampung Province after the establishment of the oil palm industry (PT Menggala Sawit Indo) in the area. The method used in this research is qualitative method. Data collection is done by observation, in-depth interviews, and documentation. Taking informants using the snow ball technique, so as to obtain as many as 23 informants consisting of village officials, religious leaders, youth leaders, community leaders, and the general public. The results showed that the existence of palm oil industry in the countryside caused socio-cultural changes as follows: a) changes in courtesy, especially young people, however, in broad outline aspects of culture, language, and manners did not experience significant changes; b) changes in the intensity and number of people working together; c) intra and inter-community interactions that are getting better and the formation of integration in the community; d) the lively religious life and the abandonment of the old belief system; e) changes in consumption patterns and people's lifestyles; f) the increasing work ethic of the community; g) the formation of new social classes, namely factory workers who look successful occupy a new social status position and the occurrence of social mobility of society, especially in terms of their income and social status; h) the development of economic organizations; i) the development of new livelihoods in the non-agricultural sector; j) the emergence of social problems, such as gambling and alcoholic beverages; and k) changes in the way people view health and increase social security for health, especially for people who work in factories.
PENGUATAN PERAN PEMERINTAH MELALUI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA MIGRAN INDONESIA Moh. Nizar; Astiwi Inayah; Aman Toto Dwijono
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 2 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v20i2.10

Abstract

The lack of employments in the home country has been the main reason why some Indonesian people choose to work abroad as an Indonesian migrant worker or Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Unfortunately, most of them are not skilled, in other words, they do not possess adequate skills needed for work. However, they play a significant role in supporting their family economy and in contributing to foreign exchange earnings, although it is not comparable to what the country gives to them. Within the framework of improvement to the issue, Law No. 18 of 2017 on the Protection of Indonesian Migrant Workers has been implemented, which adopted Law No. 39 of 2004 on the Placement and Protection of Indonesian Migrant Workers Abroad. In the new Law, there are five main changes in the pattern of protection, which include decentralization of protection of the Indonesian migrant workers, significant roles of Labor Attache, PJTKI with only two functions (agent transfer and marketing), the Indonesian migrant workers’ insurance by government, and sanctions for violators of the law. Therefore, the spirit of the Law 18/2017 is to protect Indonesian migrant workers and their family in avoidance of humanitarian crimes they have been vulnerable to face from the departure process to the destination country.
IMPLEMENTASI PERANAN TAMAN PENITIPAN ANAK (TPA) SEBAGAI WAHANA PENGASUHAN ANAK BAGI ORANG TUA BEKERJA Novia Rachmanik Putri
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 2 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v20i2.11

Abstract

This research aimed to find out the implementational role of Children Daycare Centre (TPA) as an intermediary in children care during parents absence due to work using descriptive qualitative method through interview on 27 informants. The result shows that there children daycare centre has siginificant role in childern parenting and education, due to children are left at the daycare are not only children are given basic but are also given learning which helps in their development. Furthermore, motivational factor of parents to leave their children in daycare centre (TPA) are also caused by lack of trust in using babysitter service, which leads parents to have confidence in children daycare centre (TPA); there is also need of parent to have their children be given education which will help children’s development and growth; daycare location which is close to home or working place; also affordable cost of daycare centre. However, during child parenting implementation at the daycare centre, educators face few problems such as directing children in care, miss communication with parents, also the lateness of parents in picking up their children. Nevertheless, children daycare centre has positive effects to both parents and children such as children are understands the importance in worshipping Allah SWT; children are more active and self-reliance; children are more social; and lastly children are taught to know the concept of letters, numbers, and colours.
PERAN EMOSI DALAM MEMENGARUHI KEPUASAN DAN INTENSI WORD-OF-MOUTH KONSUMEN PRODUK JASA SALON RAMBUT DI BANDAR LAMPUNG Suprihatin Ali
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 2 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v20i2.12

Abstract

The objective of this research is to analyze the emotional effect on consumer satisfaction and word of mouth intention in hair industry context. Emotions component are positive and negative affect. Positive affectivity refers to positive emotions and expression, including cheerfulness, pride, enthusiasm, energy, and joy. Negative affectivity is negative emotions and expression, which includes sadness, disgust, lethargy, fear, and distress. Using AMOS and field study to examine hipotheses model which is developed from previous study. Study results show that positive and negative affect that play a large role in consumer buying decision. Positive Affect have positive and significant effect on consumer satisfaction and word of mouth intention. However, Negative Affect have negative effect on consumer satisfactiion. In Contrast, Negative effect have positive effect on word of mouth intention. Moreover, Consumer satisfaction have greater contribution in expalining consumer WOM intention. The findings shows that it is important for practical implication to emphasize customer satisfaction as a strategic lever for enhancing business performance is a widespread business practice.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS PENGUATAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI MELALUI PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN (PUAP) DI DESA SRITEJOKENCONO, KECAMATAN KOTAGAJAH, KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Dewi Ayu Hidayati
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 1 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v20i1.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam tentang penguatan kelembagaan kelompok tani (Gapoktan) dalam melaksanakan PUAP, pemberdayaan masyarakat petani melalui PUAP, dan hambatan Gapoktan dalam melaksanakan PUAP di desa Sritejokencono, kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yakni dengan cara menggambarkan atau mendeskripsi­kan secara mendalam yang berkaitan dengan fokus penelitian. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposive dengan memilih secara acak sesuai dengan kriteria yang diinginkan peneliti yaitu petani yang duduk dalam struktur organisasi Gapoktan Bumi Kencana sebanyak lima orang yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan dua orang ketua kelompok tani. Pengumpulan data yang dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Kemudian data yang telah terkumpul di analisa dengan cara direduksi, kemudian data yang telah direduksi disajikan datanya dan yang terakhir membuat kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu bahwa penguatan kelembagaan gabungan kelompok tani (Gapoktan) Bumi Kencana di desa Sritejokencono dalam melaksanakan PUAP yaitu dengan cara beberapa pengurus inti Gapoktan mengikuti pelatihan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian, bersama penyuluh pendamping dan fasilitator untuk memperoleh pengetahuan dan wawasan terkait pelaksanaan PUAP, Gapoktan memberikan bantuan dana atau barang-barang secara bergulir yang bentuknya pinjaman kepada petani melalui masing-masing kelompok tani (Poktan), Melakukan pertemuan rutin dan rapat keanggotan secara berkala, melakukan evaluasi dan pelaporan.
IMPLEMENTASI PROGRAM KEMITRAAN DALAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN Devi Yulianti
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 1 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v20i1.14

Abstract

This research was about the partnership program of CSR conducted by the state owned entreprise through the economic empowerment of SMEs with the provision of capital to improve the revenue to create prosperity. This study was aimed to analyze the implementation of CSR partnership program. This study used the qualitative approach with documentation type and the documentation technique. The data analysis was done through data collection, data reduction, data display and conclusion. The results of this study stated that the implementation of the partnership program of CSR had a legal basis in the implementation and conducted through partnerships based on some business patterns. The CSR partnership program had the allocations funds from SOEs net income, deposits, administrative services/revenue share/margin, interest on deposits, etc. While recommendation that this research is that The Ministry of SOEs should make the procedures for implementing the partnership program that contains stages in providing funds for potential partnership established partners, implementing organizations and evaluation activities.
ILMU GENDAM: TINJAUAN ETNOGRAFI DAN KEJAHATAN DI INDONESIA Fakhri Usmita; Rispa Sari
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 1 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v20i1.15

Abstract

The use of an element in belief to committing a crime can still be found in the some Indonesian society. At least the perpetrators, victims, or communities still believe the functionality of supernatural success to reach a goal, including in crime. Uniquely, the reaction of society to the practitioners is varies, ranging from respected, tolerated, stigmatized, to excommunication. Using the ethnographic approach, this study found that most of the Tanah Putih Tanjung Melawan people of Rokan Hilir District of Riau Province still believe in the existence of supernatural powers, which can have an impact on natural and human life. This study concludes that the application of certain occult sciences in the execution of a crime will persist as long as local people or communities still believe that supernatural is functional to them.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP PROAKTIF MASYARAKAT DALAM PELEPASAN HAK ATAS TANAH UNTUK PEMBANGUNAN JALAN TOL TRANS SUMATERA Paula Suwaty; Hartoyo Hartoyo
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 1 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v20i1.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi sikap proaktif warga pemilik lahan di Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan dalam pelepasan hak atas tanah untuk pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sehingga informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang. Hasil penelitian diperoleh: 1) Mekanisme pelepasan hak atas tanah yaitu tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan penyerahan hasil. 2) Hambatan dalam mekanisme pelepasan hak atas tanah antara lain, proses pendataan kepemilikan tanah warga, ketidaktepatan waktu warga dalam mengumpulkan data kepemilikan tanah, dan bukti kepemilikan tanah warga. 3) Faktor-faktor yang mempengaruhi sikap proaktif masyarakat yaitu, kebijakan ganti rugi yang menguntungkan, pemahaman terhadap pentingnya pembangunan untuk kepentingan umum, kualitas layanan publik, peran kepala desa, dan pemaksaan atau takut pada sanksi yang berlaku.

Page 1 of 11 | Total Record : 104