Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Power System Stabilizer Berbasis Fuzzy Tipe-2 untuk Perbaikan Stabilitas Mesin Tunggal I Made Ginarsa; Agung Budi Muljono; I Made Ari Nrartha; Osea Zebua
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.311 KB) | DOI: 10.17529/jre.v14i1.8464

Abstract

The growth of type-2 fuzzy logic system is penetrating electric power system field, especially on electric power system control sub-field in order to simplify the design of power system stabilizer (PSS). Traditionally, the function of conventional PSS is to damp rotor oscillation when a disturbance occurred due to transmission configuration or/and loading changes. However, the response of conventional PSS is slow with long settling time and high peak overshoot. To cover this problem, PSS based on type-2 fuzzy logic system (PFT2) is proposed. Simulation results show that the PFT2 is able to improve the stability of a single machine with 3 scenarios on transmission configuration and loading variation. The PFT2 gives shorter settling time for all scenarios and loading variation than the settling time of conventional PSS. Also, the peak overshoot of the PFT2 is smaller than the peak overshoot of the other competing PSS.
ANALISIS PENGARUH UNIT PEMBANGKIT TERSEBAR TERHADAP STABILITAS DINAMIS SISTEM TENAGA Agung Budi Muljono; I Made Ari Nrartha
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8 No 1 (2009): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.923 KB)

Abstract

Deregulasi pada sistem tenaga saat ini membawa kecenderungan untuk membangun unit-unit pembangkit yang letaknya tersebar dekat dengan pusat-pusat beban. Unit ini umumnya berkapasitas kecil berbeda dengan kondisi sistem lama yaitu pembangkit berkapasitas besar terletak terpusat (lumped). Beroperasinya unit pembangkit tersebar membawa kecenderungan transfer daya inter dan antar area menjadi berkembang. Hal ini mengakibatkan perubahan titik operasi pembangkitan dan pola aliran daya yang akan menyebabkan masalah pada stabilitas dinamis sistem. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh unit pembangkit tersebar terhadap stabilitas dinamis sistem tenaga. Pada penelitian ini dibuat dan diuji program untuk stabilitas dinamis dengan program aplikasi MatPower 3.0 dan MATLAB 7.0.4. Pembangkit tersebar (DG) yang diteliti adalah PLTM yang masuk ke salah satu bus pada sistem 14 bus dan 4 pembangkit. Hasil penelitian menunjukkan sistem yang diteliti berada  pada kondisi stabil untuk beban puncak dan gangguan penambahan beban 10%. Pengaruh DG membawa dampak perbaikan pada pembangkit yang terhubung langsung dengan DG rata-rata sebesar 0.2280 pu (0.26 %), tetapi memberikan respon keterlambatan  nilai settling time terhadap gangguan rata-rata sebesar 13,84 detik.
PENGARUH POWER SYSTEM STABILIZER PADA SISTEM TENAGA LISTRIK DENGAN UNIT PEMBANGKIT TERSEBAR Agung Budi Muljono
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 1 (2010): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.167 KB)

Abstract

Deregulasi pada sistem tenaga saat ini membawa kecenderungan untuk membangun unit-unit pembangkit yang letaknya tersebar dekat dengan pusat-pusat beban. Beroperasinya unit pembangkit tersebar membawa kecenderungan transfer daya inter dan antar area menjadi berkembang yang mengakibatkan perubahan titik operasi pembangkitan dan masalah pada stabilitas dinamis sistem. Perbaikan stabilitas dinamis sistem tenaga dapat ditingkatkan dengan pemasangan Power System Stabilizer (PSS). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemasangan PSS pada satu pusat pembangkit terhadap perbaikan stabilitas dinamis keseluruhan unit/pusat pembangkit lain termasuk unit pembangkit tersebar yang terkoneksi ke jaringan. Penelitian dilakukan secara simulasi dengan program aplikasi MatPower 3.0 dan MATLAB 7.0.4. Pembangkit tersebar (DG) yang diteliti adalah PLTMH yang masuk ke salah satu bus pada sistem 14 bus dan 3 pusat pembangkit. Hasil penelitian menunjukkan PSS yang dipasang di Pembangkit Ampenan memberikan perbaikan nilai eigen (AVR+PSS Pembangkit Ampenan), koefisien redaman dan koefisien sinkronisasi rata-rata berturut-turut sebesar 65.90%, 49.84% dan 78.04 % untuk berbagai operasi pembebaban. Perbaikan ini juga mempengaruhi unjuk kerja keseluruhan pembangkit termasuk DG, kecuali waktu steady state perubahan kecepatan sudut DG tetap (tidak mengalami perbaikan) sebesar 1.80 detik.
VISUALISASI PENGASUTAN MOTOR INDUKSI TIGA FASE BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROL Sultan Sultan; Agung Budi Muljono; I Made Ari Nrartha
DIELEKTRIKA Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.738 KB)

Abstract

Motor induksi merupakan motor yang paling umum digunakan pada berbagai peralatan industri. Popularitasnya karena rancangannya yang sederhana, murah dan mudah didapat, dan dapat langsung disambungkan ke sumber daya AC. Motor induksi tiga fase kapasitas besar membawa permasalahan pada sistem dan peralatan yang terhubung ke sistem listrik atau pada motor itu sendiri, yaitu saat motor induksi tersebut diasut. Arus pengasutan motor induksi bisa mencapai 6-7 kali arus nominal motor (arus beban penuh motor) yang dapat menyebakan drop tegangan yang besar pada sistem bahkan bisa tidak bekerjanya motor induksi yang diasut. Metoda pengasutan dibutuhkan untuk mengurangi arus asut yang tinggi seperti metoda Y/D. Perkembangan metoda kontrol pada industri seperti PLC (Programmable Logic Conrol), membuat penggunaan pengawatan pada metoda pengasutan motor induksi lebih sedikit dan kalau ada kesalahan fungsi dapat diketahui secara cepat serta dapat dipantau fungsi kerja masing-masing peralatan. Penggunaan PLC dapat mengurangi ukuran panel yang digunakan dan rangkaian lebih sederhana. Kondisi ini menyebabkan industri-industri besar beralih menggunakan PLC untuk semua keperluan pengasutan motor dan kontrol-kontrol peralatannya. Penelitian ini berhasil membuat sebuah modul yang dapat digunakan untuk pengasutan motor induksi tiga fase berbasis PLC. Kontrol PLC pada pengasutan motor induksi tiga fase pada penelitian ini memerlukan rangkaian kabel yang lebih sedikit dari pada kontrol konvensional, kepresisian waktu dan hasil kontrol yang lebih pasti dengan kesalahan kontrol yang lebih kecil.
ANALISIS KONTINGENSI TERHADAP UNJUK KERJA DAN KEANDALAN KOMPOSIT PEMBANGKIT DAN TRANSMISI PADA SISTEM KELISTRIKAN LOMBOK Arifatul Hidayati; Supriyatna .; Agung Budi Muljono
DIELEKTRIKA Vol 3 No 2 (2016): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.24 KB)

Abstract

Evaluasi keandalan komposit merupakan salah satu metode untuk mengevaluasi keandalan pembangkit dan transmisi yang dapat dilakukan dengan menggunakan analisis kontingensi. Kontingensi merupakan suatu kejadian yang disebabkan oleh kegagalanatau pelepasan dari satu atau lebih generator dan/atau saluran transmisi pada sistem tenaga listrik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui unjuk kerja dan indeks keandalan komposit pada sistem kelistrikan Lombok dengan melakukan analisis kontingensi menggunakan 2 metode yaitu metode deterministik dan non-deterministik. Metode deterministik menggunakan analisis aliran daya newton-raphson yang diamati dalam 2 kondisi, yaitu: kondisi normal dan kontingensi/gangguan. Sedangkan pada metode non-deterministik memperhitungkan indeks keandalan komposit dari sistem yaitu perkiraan energi tidak tersuplai (Expected Energi Not Supplied/EENS) dan kemungkinan kehilangan beban (Lost of Load Expectacy/LOLE) selama 1 tahun. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tegangan hingga melewati batas toleransi tegangan SPLN (-10%) pada bus GH Biau sebesar 0,885 pu dan pembebanan saluran melebihi Kemapuan Hantar Arus (KHA) saluran pada kopel PLTD Ampenan dengan GH Biau sebesar 122,590 % pada kondisi kontingensi. Nilai EENS melebihi standar NEM reliability standard yang menetapkan jumlah perkiraan energi tidak terlayani (Expected Unserved Energy) < 0,002% dari kebutuhan energi total yaitu sebesar 37,5487 MWh/tahun dari total kebutuhan energi sistem kelistrikan Lombok tahun 2013 sebesar 1.877.439,392 MWh/tahun pada kondisi kontingensi (N-1) pembangkit, kontingensi (N-1) saluran transmisi, kontingensi (N-2) pembangkit, kontingensi (N-1) pembangkit dan saluran transmisi ,dan kontingensi (N-2) saluran transmisi yaitu 1.091,172; 256,710; 2.460,818; 29.590,384; 0,541 (MWh/tahun)dan nilai LOLE pada kondisi kontingensi (N-2) pembangkit dan saluran transmisi sebesar 162,719 (jam/tahun) melebihi batas standar yang ditetapkan SPLN 68-2:1986 yaitu 29,4 jam/tahun pada tahun 2013. Kata Kunci : Keandalan komposit, Kontingensi, LOLE, EENS
PERBAIKAN STABILITAS DINAMIK MENGGUNAKAN POWER SYSTEM STABILIZER (PSS) BERBASIS ADAPTIVE NEURO-FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) PADA SISTEM TENAGA LISTRIK MULTIMESN Imam Takharruby; I.Made inarsa; Agung Budi Muljono
DIELEKTRIKA Vol 3 No 1 (2016): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.833 KB)

Abstract

Sistem multimesin merupakan sistem interkoneksi yang berinteraksi antara mesin yang satu dengan mesin yang lain, sistem ini rentan terjadi adanya gangguan karena sistem yang melibatkan banyak pembangkit, sehingga dilakukan suatu perbaikan kestabilan tegangan dan frekuensi dengan menambahkan sebuah piranti kontrol seperti PSS. PSS merupakan perangkat yang memberi redaman tambahan untuk mengurangi osilasi kecepatan rotor dan daya. PSS terhubung langsung dengan peralatan sistem eksitasi dan regulator tegangan pada pembangkit. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan kestabilan sistem dalam menentukan respon perubahan kecepatan sudut rotor dengan sistem PSS dan ANFIS. Didapatkan hasil dengan waktu kestabilan dari ANFIS yang lebih baik dibandingkan dengan PSS konvensional dengan waktu persentase rata-rata pada perubahan kecepatan sudut rotor mencapai 17,97% dengan persentase berbaikan overshoot rata-rata sebesar 10,72%. Kata Kunci:PSS,Stabilitas Dinamik, Sistem Multimesin,Adaptive Neuro-Fuzzy Inference Sistem
PELATIHAN INSTALASI LISTRIK DAN UPAYA-UPAYA HEMAT ENERGI LISTRIK DI DUSUN BUANI, DESA BENTEK, KECAMATAN GANGGA, LOMBOK UTARA I Made Ari Nrartha; Sultan Sultan; S. M. Al Sasongko; A. B. Muljono; I M. Ginarsa
Jurnal Abdi Insani Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v6i1.214

Abstract

Dusun Buani adalah salah satu dusun di Desa Bentek, Gangga, Lombok Utara, merupakan desa binaan Universitas Mataram. Penduduk Dusun Buani sebanyak 483 jiwa sebagian besar berprofesi sebagai petani, buruh tani, peternak, pengrajin dan sektor informal lainnya. Bencana gempa bumi yang terjadi pulau Lombok pada tanggal 5 Agustus 2018 mengakibatkan terpuruknya kondisi masyarakat seperti hampir semua rumah hancur, saluran listrik terputus, dan akses listrik yang terbatas, termasuk juga di Desa Buani. Sebagai institusi pendidikan dengan kewajiban tri dharma perguruan tinggi kami memberikan pelatihan teknis instalasi listrik menurut SNI:0225/Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011 dan upaya hemat dalam pemakaian energi pada desa binaan yang lebih intensif dan terarah. Dan juga dalam upaya pemulihan pasca bencana yang telah terjadi. Salah satu kegiatan rehabilitasi yang diusulkan yaitu melaksanakan suatu kegiatan penyuluhan teknis instalasi dan upaya-upaya hemat energi bagi masyarakat desa Buani, sebagai upaya untuk memfungsikan kembali kegiatan dan/atau lembaga sosial, ekonomi dan budaya masyarakat di daerah bencana. Hasil dari program Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah peningkatan ketrampilan di bidang instalasi listrik dan budaya hemat energi listrik. Peningkatan kepercayaan diri masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan sendiri sebagai upaya pemulihan pasca bencana dan keahlian teknis yang sangat berguna untuk bersaing di dunia kerja khususnya bidang instalasi listrik.
Dynamic Stability Improvement of Multimachine Power Systems using ANFIS-based Power System Stabilizer Agung Budi Muljono; I Made Ginarsa; I Made Ari Nrartha
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 13, No 4: December 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v13i4.2049

Abstract

Modern power system are very vurnerable to against load fluctuation during their operation. Load fluctuation identified as small disturbance is important to test dynamic (small signal) stability. This research is focused on improvement of multimachine dynamic stability by using ANFIS-based power system stabilizer (proposed PSS). ANFIS method is proposed because the ANFIS computation is more efective than Mamdani fuzzy computation. Simulation results show that the proposed PSS is able to maintain the dynamic stability by decreasing peak overshoot (Po) to the value -3,37´10-5 pu/pu and accelerating settling time (St) to the time 4.01 s for rotor speed deviation Machine-2. Also, the Po is decreased to the value -3,37´10-5 pu/pu and the St is accelerated to the time 3.98 s for rotor speed deviation Machine-3.
ANALISIS ALIRAN DAYA TIGA FASA DENGAN METODE KOMPENSASI ADAPTIF UNTUK SISTEM DISTRIBUSI DENGAN UNIT PEMBANGKIT YANG TIDAK TERPUSAT Muljono, Agung Budi; Nrartha, I Made Ari
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Academia Ista Vol 12 No 01 Agustus 2007
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.424 KB) | DOI: 10.34151/technoscientia.v0i0.1970

Abstract

Generally study of power-flow used the system presentation with the well-balan-ced load. Presentation like this enabled to solve power-flow used single phase presen-tation. Well-balanced load distribution system is very rare. Condition of unbalance load on distribution system needed the special power flow program which can solve three phase power system.This research made and tested three phase power-flow program with adaptive compensation-based method using the application program MATLAB 6.5.1. This method emphasized to solve power-flow of radial system with balance or unbalance load and dis-persed generation. Result of research showed for the validation of program using standard data 15 bus that is getting of converged to the specified tolerance value (1x10-8) for the various lo-ading condition. Unbalance load caused the power mismatch at same iteration tend to in-crease in linear. Addition load factor at one of phase (phase A) caused power mismatch at same iteration tend to increase by exponential. Dispersed generation gives decrease voltage drop in most of all buses and decrease power loss until 73,64 %. Unbalance load on Airlangga feeder caused increase system loss until 38,09%. The biggest contributions of loss cause by longest branch feeder on bus 4 to 6 equal to 39,68 %. Biggest voltages drop at the end of feeder with average degradation until 0Ð0,0130 pu for balance and un-balance load.
PENGUKURAN DAN SIMULASI PENGURANGAN HARMONISA DENGAN FILTER PASIF PADA SISTEM PLTS Agung Budi Muljono; I Made Ginarsa
DIELEKTRIKA Vol 6 No 2 (2019): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v6i2.209

Abstract

Power quality consists of several variables such as voltage, current, frequency, power factor, and harmonics. All of these variables must have good quality when operating so that electricity reaches consumers. Indonesia is a country that has two seasons namely the rainy season and the dry season so that the suitable renewable generating system is the photovoltaic system. The National Energy Council (DEN) has introduced, in 2025 the utilization of EBT is expected to increase from 5.7% to 23% in 2025. The photovoltaic system has an energy conversion process using an inverter which is a non-linear device that can generate harmonics which are usually denoted by Total Harmonic Distortion (THD). If harmonics continue to occur, the performance of the equipment or load will not have good performance when operating. In this research, measurements and simulations of harmonic reduction with a passive filter were taken, namely single tune filter on the photovoltaic On-Grid system. Measurements were made using a power quality measuring device namely 3 Phase Power and Harmonic Analyzer. The measurement results obtained by the value of THDi of 33.33% using linear and non-linear combined loads. After the measurement, a filter simulation was designed to reduce harmonics on order 3, 5, 7, 9, and 11. Simulation results after filter installation, harmonics which can be reduced by 20.55% in order 3 with parameters L = 0.200 mH and C = 2.95 uF . Based on the IEEE standard 512-1992 the harmonic value is in accordance with the permitted standard of 20%.