Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PEMANFAATAN TANDAN KOSONG SAWIT UNTUK PUPUK ORGANIK PADA INTERCROPPING KELAPA SAWIT DAN JAGUNG Hatta, Muhammad; , Jafri; Permana, Dadan
Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol 17, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Utilization of Oil Palm Empty Fruits Bunches for Organic Fertilizer on Intercropping of Oil Palm and Maize. Processing of crude palm oil resulted a waste of empty fruit bunches that have not been optimally utilized by most of oil palm factories in West Kalimantan. Its waste was processed to be compost using bio activator, which made the process faster. This compost consists of high macronutrients (N, P, K, Mg, Ca), thus could be used for organic fertilizer. This organic fertilizer was utilized to optimize the land of oil palm plantation with intercropping pattern of immature oil palm and maize. The purpose of this study was to determine the response of application of compost from oil palm empty fruit bunches towards growth of oil palm and yield of maize on intercropping pattern. The research was conducted by composting of oil palm empty fruit bunches with the commercial bio activator then implemented them to the intercropping pattern of immature oil palm plantation and maize. The experimental design used was a randomized block design with four fertilizer treatment and was repeated five times. Results of the study showed that the use of oil palm empty fruit bunches with a dose of 150 kg per plant for palm and 6 t/ha for maize with intercropping patterns to increase of 20 cm height plant for palm during 10 month and provide maize yields of 6.8 t/ha. Results of the financial analysis of maize crop showed profit of IDR 14.278.000/ha/season. Key words: Waste, oil palm empty fruit bunches, composting, intercropping, maize, added valuePengolahan Crude Palm Oil selalu menghasilkan limbah tandan kosong kelapa sawit dan belum dimanfaatkan secara optimal oleh sebagian besar Pabrik Kelapa Sawit di Kalimantan Barat. Limbah tersebut dapat diproses menjadi kompos dengan menggunakan bioaktivator dalam waktu yang lebih cepat. Kandungan unsur hara makro (N, P, K, Mg, Ca) pada limbah tandan kosong sawit cukup tinggi dan dapat digunakan sebagai pupuk organik. Pupuk organik ini dapat dimanfaatkan untuk optimalisasi lahan perkebunan kelapa sawit dengan pola intercropping antara tanaman kelapa sawit yang masih muda dengan tanaman jagung. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengetahui respon aplikasi kompos tandan kosong sawit hasil dekomposisi bioaktivator  komersial terhadap pertumbuhan tanaman kelapa sawit dan hasil jagung dengan pola tanam intercropping. Pengkajian dilakukan dengan pembuatan kompos tandan kosong sawit menggunakan bioaktivator komersial yang diaplikasikan terhadap pola tanam intercropping tanaman kelapa sawit belum menghasilkan dengan tanaman jagung. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan pemupukan kompos tandan kosong sawit diulang 5 kali. Hasil kajian menunjukkan pemberian kompos tandan kosong sawit  dengan dosis 150 kg/tanaman untuk kelapa sawit dan 6 t/ha untuk tanaman jagung dengan pola intercropping dapat meningkatkan tinggi tanaman kelapa sawit 20 cm selama 10 bulan dan memberikan hasil jagung sebanyak 6,8 t/ ha, menghasilkan keuntungan sebesar Rp14.278.000,-/ha/musim. Kata kunci : Limbah, tandan kosong sawit, kompos, intercropping, jagung, nilai tambah
Unsur-Unsur Dinamis Pembelajaran Fasilitas Belajar dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kepuasan Siswa MTs Hatta, Muhammad
Manajemen Pendidikan Vol. 12., No. 1, Januari 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.099 KB) | DOI: 10.23917/jmp.v12i1.2973

Abstract

Tujuan penelitian ini ada empat, pertama menguji dan menganalisis kontribusiunsur-unsur dinamis pembelajaran, fasilitas belajar, dan motivasi berprestasi terhadap kepuasan siswa, kedua, menguji dan menganalisis kontribusi unsur-unsur dinamis pembelajaran terhadap kepuasan siswa , ketiga, menguji dan menganalisis kontribusi fasilitas belajar terhadap kepuasan siswa,keempat menguji dan menganalisis kontribusi motivasi berprestasi terhadap kepuasan siswa. Jenis penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian ex-post facto dengan teknik korelasional . Penelitian dilaksanakan di MTs Ta’ mirul Islam Surakarta pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016dengan sampel 105 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proposional random sampling dengan menggunakan tabel kracjie. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis regresi ganda setelah sebelumnya dilakukan uji asumsi klasik seperti uji normalitas, uji linieritas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi.Hasil penelitian ada empat, (1) ada kontribusi unsur-unsur dinamis pembelajaran, fasilitas belajar, dan motivasi berprestasi pada signifikan 0,05 terhadap kepuasan siswa sebesar 27,5%, (2) ada kontribusi unsur-unsur dinamis pembelajaran pada signifikan 0,048 terhadap kepuasan siswa dan memberikan sumbangan efektif sebesar 6,49%, (3) ada kontribusi fasilitas belajar pada signifikan 0,012 terhadap kepuasan siswa danmemberikan sumbangan efektif sebesar 9,69%, (4) ada kontribusi motivasi berprestasi pada signifikan 0,05 terhadap kepuasan siswa dan memberikan sumbangan efektif sebesar 11,32%.
The Position of Expert Witnesses in Medical Malpractice Cases in Indonesia Hatta, Muhammad
Al-Ahkam Volume 28, Nomor 1, April 2018
Publisher : Faculty of Shariah and Law, State Islamic University (UIN) Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.048 KB) | DOI: 10.21580/ahkam.2018.18.1.2306

Abstract

Medical malpractice is one of the most difficult professional errors to prove. In solving medical malpractice cases, law enforcement is always assisted by doctors by connecting experts to reveal the truth with their expertise. The position of doctors as experts is very important and strategic. However, it is not easy for a doctor who wants to become a expert witness because the relationship of the suspect is a colleague. If the doctor want to be an expert witness then his testimony in court is not objective or impressed protect his colleagues. This study suggests that in the completion of medical malpractice cases in court can apply the system of proof by changing the proof to the doctor. In addition, this study also suggests to resolve medical malpractice cases that can be solved through the way of mediation before pursuing litigation settlement. In the aspect of Islamic law, the position of expert witness (ra`yu al-khābir) is very important to explain or interpret a case that is vague and difficult to prove. However, an evidentiary system unable to prove the medical malpractice case then Islamic law can justify by using other methods that can bring benefit in general.[]Malpraktik medik adalah salah satu kesalahan professional yang sangat sulit dibuktikan. Dalam menyelesaikan kasus malpraktik medik, penegak hukum selalu dibantu oleh dokter sebagai saksi ahli untuk mengukapkan kebenaran sesuai dengan keahlian yang dimilikinya. Kedudukan dokter sebagai saksiahli sangat penting dan strategis. Namun, tidak mudah mendapatkan dokter yang mau menjadi saksi ahli terhadap tersangka karena saksi ahli dengan tersangka adalah teman sejawat. Apabila dokter mau menjadi saksi ahli maka kesaksiannya di pengadilan dinilai tidak objektif atau terkesan melindungi teman sejawatnya. Penelitian ini menyarankan supaya dalam penyelesaian kasus malpraktik medik di pengadilan dapat menerapkan sistem pembuktian terbalik dengan memindahkan beban pembuktian kepada dokter. Selain itu, penelitian ini juga me­nyarankan supaya penyelesaian kasus malpraktik medik dapat diselesaikan melalui jalur mediasi sebelum menempuh penyelesaian secara litigasi. Dalam aspek hukum islam, kedudukan saksi ahli (ra`yu al-khābir) sangat penting untuk menerangkan atau menafsirkan suatu perkara yang kabur dan sulit dibuktikan. Namun, apabila sistem pembuktian dengan menggunakan saksi ahli tidak mampu membuktikan perkara malpraktik medik maka hukum islam dapat membenarkan menggunakan metode lain yang dinilai dapat mendatangkan maslahat secara umum.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN SASIS DAN PEMINDAH TENAGA KENDARAAN RINGAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Hatta, Muhammad; Rachman, Fuad Abdur; Effendi, Effendi
-
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan produk media pembelajaran menggunakan video yang valid, praktis dan memeliki efektifitas terhadap hasil belajar peserta didik pada materi transmisi manual (manual transmision) di kelas XI TKR SMK YP Gajah Mada Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model Alessi dan Trollip, yang memiliki tiga tahapan yaitu perencanaan, desain, dan pengembangan. Kevalidan media pembelajaran menggunakan video ini diuji melalui uji alpha, praktikalitas media pembelajaran menggunakan video ini diuji melalui uji beta, dan efektifitas media pembelajaran menggunakan video terhadap hasil belajar dilakukan dengan cara uji coba produk pada kelas sebenarnya. Hasil uji coba produk menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa sebesar 32,04 dengan rata-rata hasil pretest sebesar 46,27 sedangkan hasil posttest sebesar 78,31 dengan perolehan N-gain score sebesar 0,60 yang termasuk kategori sedang. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa media pembelajaran menggunakan video yang dikembangkan telah valid, praktis dan memiliki efektifitas terhadap hasil belajar peserta didik. Adapun saran dari penelitian ini adalah (1) bagi guru, dapat digunakan sebagai referensi dalam menentukan media pembelajaran yang akan digunakan dalam mata pelajaran Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan, (2) bagi siswa, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pada mata pelajaran Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan serta meningkatkan kemandirian belajar, (3) bagi sekolah, dapat digunakan sebagai bahan rujukan dan inspirasi dalam pelaksanaan pembelajaran serta dapat meningkatkan mutu pembelajaran khususnya mata pelajaran Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan, dan (4) bagi peneliti lain, dapat digunakan sebagai rujukan dalam melakukan penelitian yang relevan.
ANALISIS PERENCANAAN KEBUTUHAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN (TENAGA ANALIS) BERDASARKAN BEBAN KERJA DENGAN METODE WORKLOAD INDICATORS OF STAFFING NEED (WISN)DI PUSKESMAS KEPERAWATAN SEBELAT PUTRI HIJAU KABUPATEN BENGKULU UTARA TAHUN 2016 Sari, Fadilla; Hatta, Muhammad
Jurnal Kesehatan - Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.205 KB) | DOI: 10.35730/jk.v8i1.279

Abstract

Pada bulan Agustus 2015 - Juni 2016 Puskesmas Keperawatan Sebelat Putri Hijau memiliki jumlah kunjungan tertinggi dibandingkan dengan 2 puskesmas lainnya di Kecamatan Putri Hijau yaitu sebesar 4.840 pasien dengan jumlah tenaga 32 Orang (PNS) dan 25 orang (Tenaga Honorer dan atau TKS). Apakah Tenaga SDM Kesehatan tesebut sudah sesuai dengan kebutuhan atau tidak, karena Jumlah SDM Kesehatan yang tidak sesuai dengan kebutuhan (Kelebihan atau Kekurangan) merupakan masalah pelayanan kesehatan menjadi tidak optimal. Penelitian ini merupakan studi kasus yang bersifat kuantitatif yang di dasarkan pada beban kerja dengan metode WISN (Metode Workload Indicators Of Staffing Need).Sampel Penelitian adalah SDM kesehatan pada Puskesmas Keperawatan Sebelat Putri Hijau tahun 2016 pada unit kerja Laboratorium (3 Analis). Teknik pengambilan sampel secara Total Sampling. Analisis dalam penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan tenaga Analis. Hasil Penelitian Menunjukkan bahwa waktu kerja tersedia Tenaga Analis di laboratorium 1386 jam/tahun atau 83160 menit/tahun. Standar kelonggaran tenaga Analis 0,201 SDM. Jumlah kebutuhan Tenaga Analis berdasarkan perhitungan Metode WISN yaitu berjumlah 1 orang dari jumlah staff/analis yang ada 3 orang. Kesimpulan nya adalah terjadinya kelebihan tenaga analis sebanyak 2 orang sehingga menyebabkan permasalahan yaitu kinerja yang tidak optimal. Saran sebaiknya dalam perencanaan mendatang Puskesmas Keperawatan Sebelat Putri Hijau memiliki sistem informasi ketenagaan yang baik sehingga dapat menjadi landasan Pemerintah Daerah Setempat dalam penempatan tenaga analis ataupun tenaga kesehatan lainnya di Puskesmas Keperawatan Sebelat Putri Hijau.
Perancangan Bilah Tipe Inverse Taper Pada Turbin Angin Berdasarkan Kondisi Angin Di Pekanbaru Hatta, Muhammad; Martin, Awaludin
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 4, No 1 (2017): Wisuda Februari Tahun 2017
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing consumption of fossil fuels as energy source of the world cause a decrease in a number of fossil fuels. Wind energy as one of renewable energy resource has a great potential to solve the problem of dependency on fossil fuels, especially in Pekanbaru, Indonesia. Pekanbaru wind speed condition which is considered relatively low can be harnessed efficiently by designing blades which suits wind characteristics in Pekanbaru.  Blades are designed using aerodynamic equations and  software assistance such as Microsoft Excel, Qblade, and Autodesk Inventor. As a result, the blades had a solid structure, easily in manufacturing and affordable which can generate mechanical power at low wind speeds with a radius 1,1 m and hub 0,2 m and the chord length  at the base of  the blade 0,13 m and at the tip 0,26 with twist angle at the base of the blade 20,4  and at the tip 5,6  . The result of this research is to show that the inverse taper blade design is applicable in low wind speed conditions in order to produce an affordable, compact, and efficient wind turbine appropriate for wind characteristic in Pekanbaru. Keyword : Chord, Twist Angle, Blades, Inverse Taper, Wind Turbine
Aplikasi Teknologi Pakan Dan Pengolahan Limbah Ternak Pada Kelompok Peternak Sapi Pedaging Di Kabupaten Bantaeng Said, Muhammad Irfan; Yuliati, Farida Nur; Hatta, Muhammad
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 2 No 1 (2018): JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Dosen Indonesia JATIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.69 KB) | DOI: 10.36339/je.v2i1.108

Abstract

Feed and animal waste aspects are an important component and become the main problem of beef farmers inBantaeng District. The potential of agricultural and livestock waste is very large, however, until now has not been fullyutilized. The objective of this activity is to increase the capacity of beef farmers to utilize the potential of agricultural andlivestock waste into feed and organic fertilizer products. In addition, it is ?Tri Dharma Perguruan Tinggi?. The ?Ipteksbagi Masyarakat (IbM)? programs become one of the solution to the problem. IbM programs for beef farmers has beenimplemented in Ulugalung village, Eremerasa Sub-district, Bantaeng District, South Sulawesi province. Partners of beeffarmer group involved are Livestock Farmer Group (LFG) "Samaturu" and "Cappa Buri". The method of application oftechnology program was implemented in the form of training program and technology assistance. Some of the technologypackages that have been implemented are: 1) straw ammoniac technology processing, 2) complete silage fermentationtechnology, 3) liquid organic fertilizer manufacturing technology (biourin) and local microorganism manufacturingtechnology (MOL) and 4) Urea Molasses Block (UMB) supplement feeding technology. The results of the activities canincrease the capacity of partner members in processing agricultural and livestock waste as animal feed and organicfertilizer
Peningkatan Kapasitas Dalam Teknologi Pakan Dan Pengolahan Limbah Ternak Pada Kelompok Peternak Sapi Potong Di Desa Mattirowalie, Kec. Libureng, Kab. Bone Said, Muhammad Irfan; Hatta, Muhammad; Rohani, St.
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 2 No 2 (2018): JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Dosen Indonesia JATIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.048 KB) | DOI: 10.36339/je.v2i2.154

Abstract

Knowledge of animal feed and waste is an important component in building the livestock industry. The aspectof availability of feed and the production of livestock waste is one of the problems by cattle farmers in MattirowalieVillage, Libureng Sub-District, Bone Regency. Efforts to increase the capacity of farmers in solving these problems areneeded to increase the productivity of their livestock. This program aims to increase knowledge for farmers of beef cattlein processing agricultural and livestock waste into feed products and processing them into organic fertilizer. This activityis an implementation of the Program Pengabdian Kepada Masyarakat Unhas (PPMU) Program Kemitraan Masyarakat(PKM). This activity was carried out in Mattirowalie Village, Libureng Sub-District, Bone Regency. The partner groupsinvolved as targets were the "Kurusumange" and "Masempo Dalle" farmers group (FG). The number of trainingparticipants involved in this activity is approximately 25 peoples, overall were cattle farmers with 2-3 cattle/person. Theimplementation of technology introduction programs was carried out in the form of training programs and technologyassistance. Several technology packages that have been implemented were: 1) ammoniation technology, 2) complete feedsilage fermentation technology, 3) manufacturing of local microorganism (LM) technology and 4) Urea Molasses Block(UMB) manufacturing technology. The results of the implementation of activities to increase the capacity of partnermembers in processing agricultural waste and livestock into alternative animal feed and organic fertilizer
Application of Coastal Sediments and Foliar Seaweed Extract and Its Influence to Soil Properties, Growth and Yield of Shallot in Peatland Sulakhudin, Sulakhudin; Hatta, Muhammad; Suryadi, Urai Edi
AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Vol 41, No 3 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v41i3.939

Abstract

The high soil acidity and low nutrient content in the peatland may inhibit the growth and yield of shallot and result low productivity. As consequence, the use of peat as a growing medium needs soil fertility improvement. One alternative to improve soil fertility, growth and yield of shallot is by applying coastal sediment and foliar seaweed extract which are easy to obtain and relatively inexpensive in West Kalimantan. This study aimed to investigate soil chemical properties, growth and yield of some shallot variety after the application of coastal sediment and foliar seaweed extract (Eucheuma cottonii). A field trial was carried out through the wet period of 2014 in West Kalimantan, Indonesia. The foliar seaweed extract was applied as the foliar fertilizer (0 and 3%), meanwhile the addition of coastal sediment was done at doses of 0 and 40 t/ha. The application of coastal sediment of 40 t/ha improved some chemical properties i.e. pH and the availability of K, Ca, Mg and Na of peat soil. The combination of foliar seaweed extract with 3% and 40 t/ha of coastal sediment increased growth and yield of all shallot variety in peatland compared to using foliar seaweed extract or coastal sediment only.
Perbandingan pemberian air kelapa muda (cocos nucifera l) dengan isotonik terhadap denyut nadi dan VO2maks atlet remaja Hatta, Muhammad; Susanto, Hardhono; Rahfilludin, M. Zen
Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.243 KB) | DOI: 10.14710/jgi.4.2.71-81

Abstract

Background: Football players requires a high level of VO2max which is influenced by the available of energy. Tender coconut water and branded isotonic are as energy drinks containing of carbohydrates and the body’s electrolyte ions that can prevent dehydration. The increasing pulse describes a the condition of dehydrated players during match or training. Objective: To Examine comparison of tender hybrid coconut water and branded isotonic to pulse and the plyer’s level of VO2max in the Diponegoro University Football School in Tembalang, Semarang. Methods: Experimental study with an approach of randomized pretest - post test control group design at 41 soccer’s player aged 13-15 years at Diponegoro University Football School Tembalang in August 2015. The treatment group consumed consumed 250 mL tender coconut water (n=13) and branded isotonic (n=14) and group control consumed mineral water (n=14) every 15-30 minutes for 5 times. Observation  pre test and post test 1,2,3 with interval of 3 day after physical training, athlets test the pulse to palpation techniques for 15 seconds and VO2max test with multistage fitness test. Result: The VO2max and pulse recovery in the beginning of research for 3 group was similar (p = 0,454 and p = 0,294). Post test 1 VO2max on three group are same (p = 0,841) but the recovery pulse is better on the group of tender coconut water and branded isotonic (p = 0.006). Post test 2, VO2max and recovery pulse is more good by players who were given tender hybrid coconut water and branded isotonic (p = 0,004 and p = 0,017), as the same post test 3 VO2max and recovery pulse (p = 0.000 and p = 0,004).Conclusion: Giving the tender hybrid coconut water and branded isotonic to same to recovery pulse and increased VO2maks on athlete school football diponegoro unversity