Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

INTEGRASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN SOSIAL-BUDAYA DALAM PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA Rama Wijaya Abdul Rozak; Cik Suabuana; Maulia D. Kembara; M.R. Fajar Islamy
Jurnal Semantik Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10 NUMBER 1, FEBRUARY 2021
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v10i1.p11-24

Abstract

Students are required to master and be able to develop a number of competencies to compete in theworld of work. Developing competencies is a must in today's 21st century. In addition, students mustbe able to think at a higher level or often called HOTS (Higher Order Thinking Skills). The problemthat often arises is that it is too focused on developing competencies so that it ignores the socioculturalvalues that apply in society. This study aims to integrate socio-cultural values in PendidikanBahasa Indonesia (PBI) lectures. This is based on the need for students to be smart in verbal andwritten communication and to know the socio-cultural values in order to be able to place themselvesin society. The method used is document analysis in the form of RPS and material from courses andanalyzing the core values of socio-cultural education. The results showed that there were contrastingdifferences between the value of education in PBI and the value of socio-cultural education. However,there is a gap to integrate socio-cultural values into PBI learning, namely by means of explicit andimplicit explanations. Thus, studies in PBI learning do not focus on language provisions, but haveinsight into socio-cultural values.
Character education in Indonesia: How is it internalized and implemented in virtual learning? Mupid Hidayat; Rama Wijaya Abdul Rozak; Kama Abdul Hakam; Maulia Depriya Kembara; Muhamad Parhan
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 41, No 1 (2022): Cakrawala Pendidikan (February 2022)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v41i1.45920

Abstract

This study investigates teachers' internalization and implementation of character education in schools. This research employed a mixed-method that combines quantitative and qualitative methods. The research data was obtained by distributing questionnaires to 576 elementary school, junior high school, and high school teachers who participated in the e-workshop on developing the competence of character values internalization. The collected data were tabulated and analyzed to know the internalization and implementation of character education carried out by teachers. The results show that teachers implement character education through habituation, integration, and imitation. Teachers have difficulty internalizing and implementing character values when learning is implemented virtually. This problem occurs because teachers are accustomed to having face-to-face interaction with students when implementing character education in schools. This condition has recently become an obstacle in implementing character education because learning is carried out virtually. The research helps implement virtual learning to develop character values.
CHARACTER VALUES IN GENERAL EDUCATION AT UNIVERSITY Mupid Hidayat; Rama Wijaya Abdul Rozak; Bunyamin Maftuh; Maulia Depriya Kembara; Vini Agustiani Hadian
JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL Vol 31, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpis.v31i2.44688

Abstract

The research objective focuses on examining the character values contained in the Compulsory Curriculum Subjects or Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK). Content analysis and Focus Group Discussions (FGD) attended by education experts. The results of the analysis show that there are 24 characters values contained in the MKWK. These character values are developed through four courses in MKWK, namely Indonesian Language Education, Islamic Religious Education, Citizenship Education, and Pancasila Education. Each of these courses has a unique character that is developed in learning. The findings were presented in FGDs and assessed by experts based on the character's priority scale. The FGD produced two aspects of character, namely individual characters and social characters. Each aspect of the character has several types of characters that must be developed by students. The type of character in the individual aspects, namely religious, self-aware, and intellectual. Characters in the social aspect include polite, tolerant, participatory, democratic, and fair. These characters are the external characteristics of MKWK learning.
Beasiswa KIP-K: Apakah Beasiswa Dapat Menjadi Motivasi Belajar Mahasiswa? Erlin Nisa Alviyah; Meilani Meilani; Muhammad Fawwaz; Sri Nanda Aprilia; Salma Adriyani Putri Saptaji; Rama Wijaya Abdul Rozak; Heni Mulyani
Journal of Creative Student Research Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Creative Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsrpolitama.v1i2.1496

Abstract

Pendidikan menjadi kebutuhan dasar setiap individu, namun pada kenyataannya masih banyak individu yang belum mengenyam pendidikan dengan baik karena permasalahan biaya pendidikan yang tergolong mahal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut pemerintan Indonesia mengeluarkan program beasiswa KIP-K. Kami melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui motivasi belajar mahasiswa penerima beasiswa KIP-K di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data ini menggunakan kuesioner terbuka melalui google form, dengan kuesioner terbuka memungkinkan responden untuk mengemukakan pandangan pribadi mereka terhadap serangkaian pertanyaan atau pernyataan yang terdapat di dalamnya. Setelah data diperoleh kami melakukan pengolahan data dengan tiga tahapan yaitu, tabulasi data, deskripsi dan analisis data, serta pembahasan yang kemudian ditarik kesimpulannya. Hasil dari penelitian ini motivasi belajar mahasiswa penerima beasiswa KIP-K di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggunakan 3 indikator yaitu perolehan IP per semesternya, motivasi dan prestasi belajar, serta hambatan dalam perkuliahan. Bedasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa beasiswa KIP-K memotivasi mahasiswa, hal ini dibuktikan dengan perolehan IP yang stabil dan meningkat di setiap semesternya, motivasi tersebut disebabkan dengan adanya aturan IP minimum 2.75 yang harus diperoleh mahasiswa penerima beasiswa KIP-K. Mahasiswa penerima KIP-K juga harus bertanggung jawab pada program beasiswa dengan cara mengelola penggunaan dana hidup dengan bijak.
PERSEPSI BURUK SISWA TERHADAP AKUNTANSI: BAGAIMANA ITU BISA TERJADI? Nur Shania Hardiyanti; Annisa Ayuningtyas; Chintya Fasya Arrahman; Gesika Putri Kencana Arum; Khaulah Najdah Labibah Ahmady; Rama Wijaya Abdul Rozak; Heni Mulyani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v4i2.85

Abstract

Persepsi siswa terhadap akuntansi menjadi indikator keberhasilan pembelajaran. Keberhasilan pembelajaran didukung dengan persepsi baik yang dimiliki siswa terhadap akuntansi. Namun, nyatanya sebagian siswa memiliki persepsi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap akuntansi dan penyebab timbulnya persepsi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang secara objektif memaparkan mengenai persepsi siswa terhadap akuntansi. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan hasil wawancara yang dilakukan kepada 50 siswa SMA kelas 12 yang berusia rata-rata 17-18 tahun. Peneliti mengajukan beberapa pertanyaan kepada narasumber yang terdiri dari pertanyaan terbuka dan tertutup. Peneliti menganalisis dan mengategorikan jawaban narasumber untuk mencapai tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki persepsi buruk terhadap akuntansi. Persepsi buruk tersebut disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya analisis kasus akuntansi yang dianggap sulit, rumit dan adanya ketidakminatan siswa terhadap pembelajaran numerik. Dalam proses pembelajaran, guru sangat berperan untuk membentuk dan mengubah persepsi siswa terhadap akuntansi. Penyebab persepsi buruk siswa terhadap akuntansi dapat dianalisis melalui pendekatan psikologis, pendekatan pengalaman, dan pendekatan komunikasi.
Metode Stop Think Do untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Materi Kerjasama Ekonomi Internasional Melalui Aplikasi Kahoot Windy Neyya Lestari; Rita Rosmiati; Endah Siti Nur Hamidah; Salma Davina Yahya; Faiz Ali Akbar; Rama Wijaya Abdul Rozak; Heni Mulyani
Ed-Humanistics Vol 8 No 01 (2023): Ed-Humanistics Vol 8 No 1 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v8i01.3959

Abstract

Pendidikan di Indonesia saat ini masih terbilang konvensional karena pembelajaran masih terpusat pada guru. Hal ini menjadi kendala bagi siswa untuk dapat berasumsi secara responsif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan metode STD terhadap tingkat pemahaman siswa pada materi "Kerjasama Ekonomi Internasional". Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain preexperimental design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI dari salah satu SMA di kota Bandung dengan jumlah sampel sebanyak 8 orang. Metode pengumpulan informasi melalui pretest dan posttest dengan menggunakan aplikasi kahoot untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa, serta pemberian kuesioner dengan skala likert kepada siswa sebagai bentuk respon siswa terhadap penerapan metode STD. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan metode STD berpengaruh signifikan terhadap tingkat pemahaman siswa secara simultan dan parsial pada materi "Kerjasama Ekonomi Internasional".
Analisis Pembelajaran PKn dalam Menciptakan Toleransi di Sekolah Armi Alzzaini Alkautzhar; Indah Syifa Virani; Nazhifatun Zulfa Nabilah; Dita Lutfiah; Rama Wijaya Abdul Rozak; Nisrina Nurul Insani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH) Vol. 2 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jiph.v2i2.3941

Abstract

Tolerance attitudes of students in schools are now starting to experience a decline with so much rejection of differences in many aspects of life. The purpose of this research is to find out whether Citizenship Education is able to create an attitude of tolerance in students at school. In conducting our research we used a descriptive qualitative method where our main focus in collecting data was interviewing three teachers of civics education at the senior high school level. The results of the study show that the Citizenship Education Subject has been able to create an attitude of tolerance in students towards their friends at school, especially during discussions in class. Although in the process of practice it is often faced with many obstacles both from the attitude of students and the surrounding environment.
Penggunaan E-Commerce Dan Tingkat Literasi Keuangan Di Kalangan Siswa: Antara Konsumtif Atau Pendapatan? Acep Supriatna; Aida Zahra; Amelia Putri Meilani; Moch Fahri Khusaeni; Rahma Jamilah; Rama Wijaya Abdul Rozak; Heni Mulyani
Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi Vol 1 No 2 (2023): April : Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan teknologi dan digitalisasi telah membawa dampak signifikan pada kegiatan ekonomi, terutama dengan meningkatnya popularitas ononlinm sebagai bentuk jual beli online. E-commerce memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen, tetapi dapat menyebabkan sifat konsumtif yang berlebihan, khususnya pada siswa. Sifat konsumtif ini dapat memicu gaya hidup hedonisme dan buruknya manajemen keuangan pada siswa. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya memprioritaskan kebutuhan dan pengelolaan keuangan yang baik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami pemahaman siswa tentang e-commerce dan literasi keuangan serta kaitannya dengan sikap konsumtif siswa dan minat wirausaha siswa dalam menggunakan e-commerce. Kuesioner disebarkan melalui Google Form kepada siswa SMA/SMK sederajat. Pertanyaan dalam kuesioner mencakup pengetahuan penggunaan e-commerce, tingkat literasi keuangan siswa, sikap konsumtif dan pengaturan keuangan, serta minat wirausaha dalam menggunakan e-commerce. Penelitian ini menunjukkan bahwa e-commerce banyak digunakan oleh siswa SMA/SMK sederajat dalam kegiatan konsumsi, terutama melalui platform Shopee. Namun, penggunaan e-commerce tidak berpengaruh pada sikap konsumtif siswa karena mereka lebih membeli barang sesuai kebutuhan. Akan tetapi, penggunaan e-commerce berpengaruh pada minat berwirausaha siswa karena mudah diakses dan efektif. Tingkat literasi keuangan siswa berada pada kategori sedang dan siswa memiliki pemahaman dalam mengelola dan mengatur keuangannya dengan baik, sehingga cenderung tidak bertindak konsumtif dalam aktivitas konsumsinya. Literasi keuangan siswa yang baik juga menumbuhkan minat wirausaha.
Gaya Hidup Mahasiswa: Sebuah Studi Mengenai Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Sikap Hedonisme di Kalangan Mahasiswa Aisyah Maliha; Fauzia Septiani; Vika Hayatal Azilla; Walady Ersa Muttaqin; Rama Wijaya Abdul Rozak; Heni Mulyani
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 2 No 3 (2023): Volume 2 Nomor 3. Page: 307 - 439
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v2i3.140

Abstract

This study aims to see how the relationship between finansial literacy and financial knowledge on the style of hedonism among students. The method used is descriptive qualitative by distributing questionnaires via google form to 100 students throughout Indonesia. The results showed that financial literacy and financial knowledge can affect financial management, while technology and the environment are supporting factors for the financial literacy process of students. Thus, hedonistic behaviour is not always influenced by the student's living environment, this is because literacy and financial knowledge affect financial management more than technology and student living environment which are only supporting factors for student finansial management.
KURANGNYA KECAPAKAN SISWA TERHADAP PENGGUNAAN MICROSOFT EXCEL: BAGAIMANA KORELASINYA DENGAN PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI? Assifa Fitriyah; Mega Renanda Putri; Septianesa Anggraeni; Siti Rahma Munawaroh; Yuliani Ismawati; Heni Mulyani; Rama Wijaya Abdul Rozak
Jurnal Pijar Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Pijar : Studi Manajemen dan Bisnis
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses the ability of accounting students in using Excel for accounting purposes. This is studied due to a discrepancy in understanding the correlation between these two variables. Therefore, as researchers, we want to delve into this issue to find the correct answer. The research was conducted using quantitative methods and correlation analysis to prove the correlation between Excel and accounting. The variables will be tested to determine if they have a correlation with each other. This will be done by giving a test through g-form, and the students will complete the test under the supervision of the teacher and the researcher. The enthusiasm of the students in completing the test is very high, and during the research, many students were eager to ask about the given test. The results of the study will be processed with Microsoft Excel using the Correl formula. It turns out that the two variables have a very weak correlation or are not related. This is evidenced by the assessment that students who have high scores in Excel are not followed by high scores in Excel for accounting. On the other hand, students who have high scores in Excel for accounting are not followed by high scores in Excel. Perhaps the reason for the low score in Excel for accounting is due to the incomplete level of Excel learning for the tested students, and the rarity of using Excel for accounting in vocational high school, as MYOB is usually the application that is frequently used.
Co-Authors Acep Supriatna Achmad Syauky Adam Yusuf Wardana Adelia Renggani Julianti Adhiani Nur Arifah Aghnia Ilmi Diniyati Agis Rismayani F Agustian Rahmat Sesar Aida Zahra Aisyah Maliha Aldiska Adelina Fitri Alvira Zulfa Drajat Amelia Putri Meilani Andina Syafa C Angelina Nathasya Sirait Annisa Ayuningtyas Annisa Rizki Pebriani Ariya Jembar Pangestu Armi Alzzaini Alkautzhar Asri Putri Rahayu Assifa Fitriyah Asyifa Nurul Liah Ayu Lestari Budiarti Azmi Muhammad Dahlan Bunyamin Maftuh Chintya Fasya Arrahman Cik Suabuana Dea Nida Nabila Dede Rohman Delia Septiani Demas Chandra Permana Devi Maila Fariza Dila Nurfadilah Dita Lutfiah Elita Rahma Elsa Suryanovianti Endah Siti Nur Hamidah Eriska Wulandari Erlin Nisa Alviyah Erry Sukriah Faiz Ali Akbar Fajar Sidik Maulana Fauzia Septiani Fayza Putri Safira Feni Verawati Fuadin, Ahmad Gesika Putri Kencana Arum Gina Fadillah Gita Puspita Sari Giva Nur Aulia Grady Karnadi Haifa Zahwa Lunggana Heni Mulyani Indah Syifa Virani Insani, Nisrina Nurul Ira Triana Jane Saura Mullashadra Agatha Jenar Rajati Jenita Margaretha Kama Abdulhakam Kayla Neisha Kusuma Khaulah Najdah Labibah Ahmady Kurniawan Rizqi Ramadhani Livia Anggina Luqman Nur Rahmat M. Fathurrachman M.R. Fajar Islamy Masna Bonita Hutabarat Maulia D. Kembara Maulia Depriya Kembara Maulia Depriya Kembara Mawar Nurul Adha Mega Renanda Putri Mega Utami Meilani Meilani Melan Nur Meilani Mirna Kurniati Miza Armayra Miza Armayra Moch Fahri Khusaeni Muhamad Parhan Muhamad Raihan Eka Putra Muhammad Fakhri Ferdian Putra Muhammad Fawwaz Muhammad Fitra Chefario Muhammad Hafizd Fauzi Muhammad Mikdad Muhammad Raihan Muhammad Rosyad Iqomul Haq Mupid Hidayat Nabiila Dyanta Nasywa Syahidah Nazhifatun Zulfa Nabilah Nisa Nurmaulida Tsani Noviana Ayu Lestari Novita P Nur Shania Hardiyanti Nuri Yusriah Radinald Ferdiansyah Rahayu Indriasari Rahma Agustina Fadhilah Rahma Jamilah Raka Prasetya Rayona Hanita Reisha Anggieta Reynaldi Farid Riska Dewi Rita Deti Rodiah Rita Rosmiati Salfa Syahira Salma Adriyani Putri Saptaji Salma Davina Yahya Salma Putri Hafidza Salsa Amelia Salsabilah Putri A Salwa Salsabila Septianesa Anggraeni Shabrina Vee Amelia Jayusman Sintya Rodiani Makmur Siska Gandari Siti Nurbayani Siti Rahma Munawaroh Siti Rohimah Sofi Nurhaliza Sri Diana Putri Sri Nanda Aprilia Surani Erni Morowati Syifa Fauziah Tiara Cahyaning S Uli Silfia Anjani Vika Hayatal Azilla Vini Agustiani Hadian Walady Ersa Muttaqin Welsi Damayanti Widiya Nurhidayah Tohawi Windy Neyya Lestari Yatti Sugiarti, Yatti Yuliani Ismawati Zahra Aini Fajrin Zayid Thoriq Ali Gumilang