p-Index From 2019 - 2024
9.503
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal IPTA Jurnal Pendidikan Seni Rupa El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Dakwah Tabligh Lentera Pendidikan ANIDA : Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah ESOTERIK Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Edukasia Islamika QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Penelitian Hukum De Jure Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam International Journal Pedagogy of Social Studies Islam Realitas: Journal of Islamic & Social Studies Jurnal Ekonomi Islam Transformatif Indonesian Journal of Primary Education Purwadita : Jurnal Agama dan Budaya Nun : Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di Nusantara Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam MUHARRIK: JURNAL DAKWAH DAN SOSIAL Abdi Seni Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Ilmu Dakwah Tunas Siliwangi : Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung Mawaizh : Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran dan Kebudayaan Studi Budaya Nusantara Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan AL-FIKR: Jurnal Pendidikan Islam Abdimas Galuh : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat At-Tarbawi : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Al-Fath Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan TASAMUH: Jurnal Studi Islam AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam Religio Education (RE) TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Didaktika Religia Jurnal Pendidikan Progresif Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies KOMUNIDA: Media Komunikasi dan Dakwah Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Jurnal Ekonomi Islam HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Jurnal Kajian Pendidikan Umum Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Ekonomi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

KONTEKSTUALISASI MATERI DALAM PEMBELAJARAN Parhan, Muhamad Parhan
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.723 KB) | DOI: 10.25078/aw.v3i1.901

Abstract

Pembelajaran merupakan sebuah sarana transfer nilai-nilai ajaran hidup dan kehidupan yang ada dalam materi pelajaran ke dalam kehidupan riil peserta didik. Selain itu, pembelajaran merupakan kerja budaya yang menuntut peserta didik untuk selalu mengembangkan potensi dan daya kreativitas yang dimilikinya agar tetap survive dalam hidupnya. Karena realitas kehidupan manusia mengalami perubahan yang begitu cepat, baik perubahan sosial, proses transformasi budaya yang begitu deras, kesenjangan ekonomi serta pergeseran nilai-nilai kemanusiaan. Prinsip yang digunakan dalam pembelajaran harus menanamkan peserta didik bagaimana belajar dan menilai kegunaan belajar itu bagi dirinya. Belajar bukan sekedar aktivitas kognitif saja, melainkan juga sebuah proses yang terjadi dalam diri individu yang melibatkan seluruh bagian atau domain yang ada, seperti emosi atau perasaan, komunikasi yang terbuka dan nilai-nilai yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Sehingga tujuan pendidikan meliputi tujuan yang bersifat kognitif, menjadi individu yang bertanggung jawab, penuh perhatian terhadap lingkungannya dan mempunyai kedewasaan emosi dan spiritual dapat tercapai dengan baik.
Approach to Contextual Models in Improving Learning Education in Citizenship at 5’th Grade Cugenang Public Elementary School Parhan, Muhamad
International Journal Pedagogy of Social Studies Vol 4, No 2 (2019): Research Social Studies
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijposs.v4i2.21392

Abstract

This research attempts to recontruct Learning Citizenship Education (PKn) fifth grade (5’th grade) SDN Cugenang (elementary school) still have not capable of being belonging to school tuition and can be apply in real life. Learning that takes place still puts forward a form of learning theoretical-abstract by presenting a set of the theory, symbol, textual and skriptual containing a number of fact, the concept and principle that is rote and knowledge. Referring to the condition of the research aims to understand lessons with the approach model contextual in learning citizenship education (PKn). In a research the act of classroom action research with four the stage of activity that is: planning, the act or, observation and reflection, done as many three cycles. Technique data collection out by means of: observation, interview, documentation and chief. This research showed that learning citizenship education (PKn) with the approach contextual make processes and results learning is better and more robust. Keywords: Model, Contextual, Citizenship Education
Rekonstruksi Sistem Ranking Berdasarkan Teori Motivasi Maslow dan Al-Ghazali di Sekolah Dasar Parhan, Muhamad; Fitriani, Andini; Pramesti, Anggi Nur; Cahyati, Cucu
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 2 (2020): Indonesian Journal of Primary Education
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i2.24646

Abstract

Berangkat dari teori motivasi Abraham Maslow yang menyatakan bahwa manusia membutuhkan penghargaan, penelitian ini merupakan upaya yang dilakukan peneliti dalam mengkaji sistem ranking di Sekolah Dasar. Sistem kompetisi dikenal mampu meningkatkan sistem pendidikan di suatu negara layaknya Korea Selatan dan Jepang yang memiliki tingkat melek huruf yang tinggi. Sistem kompetisi ini juga diterapkan di Indonesia, yaitu berupa pemberian ranking yang bisa menumbuhkan jiwa kompetitif dan motivasi yang tinggi. Akan tetapi, banyak siswa merasa cemas ketika rangking mereka menurun. Oleh karena itu, Teori Motivasi Al-Ghazali dapat menjadi solusi untuk kecemasan siswa. Penelitian ini menggunakan mix methods, yakni metode kuantitatif berupa analisis data hasil kuesioner dan metode kualitatif berupa sebar kuesioner, studi pustaka, dan wawancara singkat yang dilakukan kepada beberapa narasumber yang berbeda. Melalui penelitian ini diharapkan sistem kompetisi di Sekolah Dasar dapat menjadi sistem kompetisi yang sehat baik dari segi fisik maupun rohani.
Dakwah di masa pandemi Covid-19: Eksistensi, problematika serta solusi Suprima, Suprima; Parhan, Muhamad; Khairulimam, Abizar; Nurfitriyani, Mita; Ababil, Salza Nabila
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 41, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v41.1.8287

Abstract

This research is motivated by the presence of the covid-19 outbreak, which causes many activities that cannot be done by gathering and meeting face to face. This impact is not only in the world of business or education, but also has an impact on worship activities and other religious activities such as congregational prayer at the mosque, weekly recitation at the mosque, including listening to dakwah directly from the ulama.  With the covid-19 outbreak as a pandemic that has spread to various countries, another step is needed in religious activities to prevent and break the covid-19 chain so that it does not spread widely. So staying at home and maintaining a distance is the choice of muslims when circumstances are felt to be detrimental to themselves and other.  In respone to this, it is necessary to conduct a study of some of the impact that occur in dakwah activities in the middle of a pandemic, which aims to find out whether due to the many obstacles, dakwah activities are still being carried out or not. To achieve this goal, this study used a qualitative-descriptive research method with litelature study techniques. The result of this study obtained data and the fact that there are many problems in dakwah in a pandemic situation like this. However, the data shows that the problems that occur are not a barrier to the existence of dakwah amid the covid-19 pandemic. ***Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hadirnya wabah covid-19, yang menyebabkan banyaknya aktivitas dan kegiatan yang tidak bisa dilakukan dengan berkumpul dan bertatap muka secara langsung. Dampak tersebut bukan hanya dalam dunia usaha ataupun pendidikan saja, tetapi juga berdampak pada kegiatan beribadah dan kegiatan keagamaan lainnya seperti salat fardhu berjama’ah di masjid, pengajian mingguan di masjid, termasuk mendengarkan dakwah dari para ulama secara langsung pun terhenti. Dengan adanya wabah covid-19 sebagai pandemi yang telah tersebar ke berbagai negara, diperlukan suatu langkah lain dalam kegiatan keagamaan untuk pencegahan dan memutus rantai covid-19 agar tidak tersebar dan tidak meluas. Maka tetaplah di rumah dan tetap menjaga jarak merupakan pilihan umat Islam saat keadaan sekitar dirasa dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Menyikapi hal tersebut perlu kiranya dilakukan kajian terhadap beberapa dampak yang terjadi pada kegiatan berdakwah di tengah pandemi, yang bertujuan untuk mengetahui apakah dengan banyaknya kendala, kegiatan berdakwah tetap terlaksana atau tidak. Untuk mencapai tujuan tesebut, dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif dengan teknik studi pustaka. Hasil dari penelitian ini diperoleh data dan fakta bahwa banyak sekali problematika dalam dakwah di dalam situasi pandemi seperti ini, tetapi di dalam data tersebut menunjukan bahwa problematika yang terjadi tidak menjadi penghalang dalam keeksistensian dakwah di tengah pandemi covid-19.
PERAN PENDIDIKAN ISLAM GUNA MENCIPTAKAN GENERASI QUR’ANI UNTUK BERPARTISIPASI DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA Suprima, Suprima; Noor, Hafidz; Budiyanti, Nurti; Parhan, Muhamad
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v7i1.175

Abstract

As a majority Muslim population in the country of Indonesia, of course, it takes an existence from the Muslim community itself to be able to participate in the life of the nation and state. To participate, it requires a procedure or rules that must be studied first, one of which is through Islamic education. Islamic education has a goal so that the next generation can learn, understand, and apply the Islamic values contained therein. Through Islamic education, it is hoped that later the Muslim population can participate in the life of the nation and state in a polite, polite manner, and not to damage the unity and integrity of the Indonesian nation. Through this research, the author wants to find out how the Muslim population can place a strategic position in the life of the nation and state through the principles in the Qur'an and Hadith
Pemberdayaan Pemuda Milenial Melalui Program Penguatan Jati Diri Insan Kamil di Komunitas Home Education Based Akhlak and Talent Suprima, Suprima; Parhan, Muhamad; Reviana, Alma Shafira; Budiyanti, Nurti; Fakhruddin, Agus
ESOTERIK Vol 7, No 2 (2021): Available in December 2021
Publisher : Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi, Jurusan Ushuluddin IAIN KUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/esoterik.v7i2.11289

Abstract

Millennial Youth Empowerment Through the Program for Strengthening the Identity of Muslim Youth in the Community Home Education Based Akhlak and Talent. Youth with age characteristics who have a tempestuous spirit, the development of thinking power and the development of maximum maturity, in Islamic history have contributed a lot to world civilization. But today's youth seem to have started to lose their identity. Many young people are confused about the purpose of their lives, their life orientation is not directed to the good of the afterlife Therefore, it is important to have a youth empowerment program. The research approach uses a qualitative method with field research. The results of the study revealed that the Home Education Based Akhlak and Talent (HEBAT) community is one of the programs that empowers youth with the values of fitrah-based education (Insan Kamil). The program tries to apply a fitrah assessment model with a mentoring method to ignite the nature of youth so that they shine beautifully into youth who have an empowered paradigm that is not only seen from an economic perspective, but empowered which means freedom from serving other than Allah. Youth who can have an impact on community empowerment are youth who are integrated between mental and spiritual, transmit the spirit of monotheism in addition to the science and technology they master, and are adaptive to the times. The role of the youth is as a solution for the community and as proof of work as a provision for the afterlife.
KONTEKSTUALISASI MATERI DALAM PEMBELAJARAN Parhan, Muhamad Parhan
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v3i1.901

Abstract

Pembelajaran merupakan sebuah sarana transfer nilai-nilai ajaran hidup dan kehidupan yang ada dalam materi pelajaran ke dalam kehidupan riil peserta didik. Selain itu, pembelajaran merupakan kerja budaya yang menuntut peserta didik untuk selalu mengembangkan potensi dan daya kreativitas yang dimilikinya agar tetap survive dalam hidupnya. Karena realitas kehidupan manusia mengalami perubahan yang begitu cepat, baik perubahan sosial, proses transformasi budaya yang begitu deras, kesenjangan ekonomi serta pergeseran nilai-nilai kemanusiaan. Prinsip yang digunakan dalam pembelajaran harus menanamkan peserta didik bagaimana belajar dan menilai kegunaan belajar itu bagi dirinya. Belajar bukan sekedar aktivitas kognitif saja, melainkan juga sebuah proses yang terjadi dalam diri individu yang melibatkan seluruh bagian atau domain yang ada, seperti emosi atau perasaan, komunikasi yang terbuka dan nilai-nilai yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Sehingga tujuan pendidikan meliputi tujuan yang bersifat kognitif, menjadi individu yang bertanggung jawab, penuh perhatian terhadap lingkungannya dan mempunyai kedewasaan emosi dan spiritual dapat tercapai dengan baik.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Parhan, Muhamad; Sutedja, Bambang
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 6, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.652 KB) | DOI: 10.17509/t.v6i2.20165

Abstract

Abstract. This research is an attempt done by the author in reconstructing learning process to become more fun, focused, fresh, meaningful, and be able to find the essential meaning behind the theoretical material. The effort made is by applying a contextual learning approach in Islamic religious education that aims to improve student learning outcomes at Universitas Pendidikan Indonesia. This research approach is a combination of quantitative research and qualitative research (mix methods) with the pretest-posttest control group design method. This research proofs that this approach is able to improve student learning outcomes. This can be seen from the achievements of KKM students before treatment by 33.33% to 82.05% when treatment has been done. This indicates that the application of contextual learning approach can improve student learning outcomes by 48.72%.Abstrak. Penelitian ini merupakan sebuah upaya yang dilakukan penulis dalam merekonstruksi pembelajaran agar menjadi lebih fun, focus, fresh, meaningful, serta dapat menemukan makna esensial di balik materi yang teoretikal. Upaya yang dilakukan adalah dengan menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual dalam Pendidikan Agama Islam yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa di Universitas Pendidikan Indonesia. Pendekatan penelitian ini merupakan kombinasi antara penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif (mix methods) dengan metode pretest-postest cotrol group design. Penelitan ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa, hal ini dapat dilihat dari capaian KKM mahasiswa sebelum dilakukan treatment sebesar 33,33 % menjadi 82,05 % ketika sudah dilakukan treatment, ini menandakan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa sebesar 48,72 %.
MENANAMKAN KECERDASAN SPIRITUAL ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN “NURANI” Nurti Budiyanti; Kokom Siti Komariah; Muhamad Parhan; Mohammad Rindu Fajar Islamy; Risris Hari Nugraha
Tunas Siliwangi Vol 8, No 1 (2022): VOL 8 NO 1, APRIL 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v8i1p9-24.2153

Abstract

Education is the process of developing the potential God gives to each child as a subject. The reality, the potential God has not been able to develop optimally in order to strengthen the spiritual aspect of children. There needs to be an effective approach to instill spiritual intelligence in children. Child education can be considered effective if educators have good competence and are capable of developing different approaches in the learning process. Moreover, early childhood need a special approach in embedding Islamic values in accordance with the growth and development. In this study, researchers sought to formulate a “NURANI” as an accepative solution in instilling the spiritual intelligence of early childhood. The study uses a qualitative approach through analytical methods. Based on the findings and analysis in the study, the "NURANI" approach is seen as a child-friendly approach in order to improve spiritual intelligence. The steps of implementing the approach “NURANI” is to give advice on a lot, give a spirit in a creative way, give reward and punishment both materially, verbally and non-verbal, provide learning in a dialogue, provide a ruhani experience by the imposition of Islamic values and give many examples both in speech and in action. The purpose of the implementation of this approach is to instill spiritual intelligence in the child in the form of consciousness in conducting Islamic law, discipline in practicing Islamic values and feel happy to do ritual worship in daily life
Contemporary Fiqh Study: South Korea as a Country of Appearance-Oriented Views (외모 지상 주의) on Trend of Cosmetic Plastic Surgery Muhamad Parhan; Mohammad Rindu Fajar Islamy; Ilham Kurnia Gustavakuan; Rizka Ade Purnama; Shakylla Putri Ragiel Utami
Jurnal Penelitian Hukum De Jure Vol 21, No 2 (2021): June Edition
Publisher : Law and Human Rights Research and Development Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.103 KB) | DOI: 10.30641/dejure.2021.V21.201-212

Abstract

This research attempted to find out the view of Islamic law in modern fiqh studies on plastic surgery and Appearance oriented views (Lookism) in South Korea. The use of juridical empirical method, or also known as sociological research, aimed to provide an overview of the implementation of plastic surgery in society based on applicable law by analyzing problems in society through secondary data.According to the data from the International Society of Aesthetic Plastic Surgery (ISAPS) in 2019, South Korea was in fifth position as a country that is estimated to carry out the most plastic surgery procedures in the world, 2,571 times (5.1%). This shows that this country has an Appearance-oriented view (Lookism) which is part of the Lookism culture. According to Bio Med Central 2017 data, there was a high ratio of recurrent discrimination rates (OR: 3.70; 95% CI: 2.19-6.27) and ‘incident’ (OR: 3.10; 95% CI: 2.99-4.83) from 2005 to 2013 against individuals in the age group of 15-24 years.
Co-Authors - Jenuri, - Aam Abdussalam Aam Abdussalam Aam Abdussalam, Aam Ababil, Salza Nabila Abizar Khairulimam Abizar Khairulimam Abu Warasy Batula Ade Sartika Adhe Noer Sholehah Adilla Tieky I. D Aghnia Aghnia Agus Fakhruddin Ahmad Djubaeri Ramdani Ahmad Fuaddin Ahmad Fu’adin Ajeng Irma H. S Al Husna Andewi Suhartini Anggi Anggella Hikhmalia Annisa Gilang Fitriah Anwar Taufik Rakhmat Anwar Taufik Rakhmat Taufik Rakhmat Arie Budiawan Arnis Susnita Arrasyid, Riko Asma Khari Asri Ananda Afsari A Rosid Aulia Jasmine Maharani Auliya Fitria Ayu Wulandari Bilqis Nafilah Febrianti Bilqisty Nur Arasshifa Budiyanti, Nurti Cahyati, Cucu Choirunisa Mukaromah Cik Suabuana Cindy Anugrah Pratiwi Dadi M. Nugraha Dalmeri Dalmeri Deni Abdul Ghoni Devi Indah Nur'aeni Lukman Dimas Febriansyah Krisna Dwiputra Dina Mayadiana Suwarma Eka Nur Lia Sukma Erlina Annisa Faujiah Eva Fauziah K Fahmi Ibrahim Fahra Putri Wulandari Fahrudin Fahrudin Fajar Islamy, Mohammad Rindu Feby Auliya Rahmah Fikri Ilham Nugraha Fitri Regina Prayoga Fitriani, Andini Gabriela Oktaviani Subrata Ganjar Eka Subakti Gilang Arya Alghifari Hafidz Noor Hanipa Nurul Nisa Hasna Aisyah Rastiadi Husein, Salima Muhammad Hyangsewu, Pandu Ilham Kurnia Gustavakuan Ilmika Noer Humaedi Imelda Rara Rahmawati Indira Sechan Paramarini Indra Chepy Indri Asofah Isma Afina Salsabila Jenuri Jenuri Julia Relita George Kama Abdulhakam Karyana Tri Utama Khairulimam, Abizar Komariah, Kokom Siti Lestari Kusuma Dewi Lia Sylvia Dewi Listy Tilania M. Abdul Somad M. Rindu Fajar Islami Mah Kimkim Maimunah Zilallah Maulia D Kembara Maulia Depriya Kembara Mayadiana Suwarma, Dina Maysaroh Maysaroh Melan Deciani Dwi Mia Amanda Mita Nurfitriyani Mita Nurfitriyani Mohammad Rindu Fajar Islamy Mohammad Rindu Fajar Islamy Mohammad Rindu Fajar Islamy Muhammad Abyan Ashshidqi Muhammad Fahri Aminuddin Muhammad Riziq Falah Muhammad Rofiudin Mupid Hidayat Mutiara Efrillia Shanaz Aurora Nabilah Safira Salamat Najla’ Pinkan Putri Suryadi Neti Sunarti Noor, Hafidz Nurfitriyani, Mita Nurti Budiyanti Nurti Budiyanti, Nurti Nurwadjah Ahmad Olpia Anggraeni Haqqu Pramesti, Anggi Nur Prihatini Riezky A Putri Aghniya Dhitareka Putri Faza Aulia Az-Zahra Putti Nur Amaliah Qonita Sofyatul Karima Rama Wijaya A. Rozak Rama Wijaya Abdul Rojak Rama Wijaya Abdul Rozak Ranti Ayu Sriwahyuni Ratna Fitria Regina Candrika Regina Regina Resti Nurfaujiah Reviana, Alma Shafira Rika Agustina Rike Damayanti Rini Utari Rizka Ade Purnama Rizki Ananda Rodilah Syafitri Rosdiana Nur Fauziah Saepul Anwar Salima Muhammad Husein Salsa Nurul Aini Salza Nabila Ababil Salza Nabila Ababil Sarah Alifa Shakhilla Wijayanti Putri Shakylla Putri Ragiel Utami Sheila Mitha Nurahmi Subadri Sherly Lorenza Bunga Edelweis Shofa Sofia Rohimat Silvia Siti Rachmawaty Siti Habibah Siti Syabana Rahmananda Sri Lestari Sukaenah Sukaenah Suprima Sutedja, Bambang Syahidin, Syahidin Syarifah Nur Amanah Tiktiek Kurniawati Udin Supriadi Usup Romli Vini A. Hadian Wawan Hermawan Yuni Rahmawati Zidan Ramadan Muhammad Darda