Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Implementasi Pengontrol Suhu Menggunakan Algoritma Fuzzy Logic Pada Proses Pembuatan Yoghurt Eric Prasetyo Widiyanto; Edi Sulistio Budi; Hari Kurnia Safitri
Jurnal Elkolind: Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol 6, No 3 (2019): Elkolind Volume 6 No 3 (September 2019)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v6i3.166

Abstract

Pengontrolan suhu dan waktu pengadukan dalam proses pembuatan yoghurt sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil yoghurt yang maksimal. Metode algoritma logika fuzzy Mamdani digunakan untuk menstabilkan suhu fermentasi sesuai dengan besarnya suhu yang dikehendaki dengan setpoint suhu 45 °C. Proses dilakukan dengan cara mengatur sudut pemicuan dengan output pemanas . Alat ini juga dilengkapi dengan sensor suhu PT100 sebagai pembaca suhu ketika proses fermentasi dan LCD sebagai tampilan suhu aktual.Penerapan kontrol logika fuzzy saat suhu setpoint 45°C didapatkan kurva respon suhu yang yang memiliki delay time = 6 menit , rise time = 30 menit , maximum overshoot = 2, %, dan peak time = 38 menit dengan suhu 46,3 °C. Dengan menguji susu fermentasi melalui setpoint suhu 45°C didapatkan waktu proses fermentasi selama 10 jam dengan kapasitas 5 liter.
Kontrol Kecepatan Motor Pada Sistem Packing Mesin Cucurbita Powder Dengan Metode PID Probo Lutfianto Ashari; Edi Sulistio Budi; Sungkono Sungkono
Jurnal Elkolind: Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol 7, No 2 (2020): Elkolind Volume 7 No 2 (Juli 2020)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v7i2.187

Abstract

Cucurbuta powder (serbuk labu kuning)merupakan olahan pangan yang berbentuk serbuk, mudah larutdalam air dan praktis dalam penyajian serta memiliki dayasimpan yang lama karena kadar airnya rendah. Prosespengolahan labu kuning menjadi serbuk meliputi sortasi buah,pencucian, penghancuran ,penyaringan ,penambahan bahankimia ,pengeringan mengunakan oven dan pengepakan . Perluadanya mekanisme untuk mengekstrak serbuk labu kuningdari buahnya yang dapat bekerja secara terus menerus. PIDmerupakan kontrol berumpan balik yang umum digunakan,kontrol PID dalam hal ini digunakan untuk mengontrolkecepatan motor DC pada conveyor mesin packing cucurbitapowder. Kontrol PID akan membandingkan nilai set poindengan kecepatan motor DC yang dibaca oleh rotaryencoder.Nilai konstanta Kp,Ki dan Kd akan memeberikanrespon terhadap PID, nilai konstanta ini dapat di tentukandengan berbagai macam metode antara lain Ziegler-Nicholsdan trial and error. Berdasarkan metode trial and error,respon sistem yang baik didapat dengan nilai Kp = 0,32 Ki =200 dan Kd = 0,01. Hasil yang didapatkan antaralain rise time(tr) sebesar 9 s, settling time (ts) 12s, peak time (tp) sebesar 10s dan Percent Overshoot (Po) sebesar 6,6%. Setelah itu akandibandingkan dengan metode dan Ziegler-Nichols. Hasil yangdidapatkan antara lain rise time (tr) sebesar 9 s, settling time(ts) 12s, peak time (tp) 10 s dan Percent Overshoot (Po)sebesar 6.6%.
SISTEM KENDALI PID MENGGUNAKAN PLC CP1H DAN HMI PADA APLIKASI MINIPLANT TEKANAN UDARA Masrurotul Khusniyah; Edi Sulistio Budi; Hari Kurnia Safitri
Jurnal Elkolind: Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol 8, No 3 (2021): Elkolind Vol. 8 No. 3 (September 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v8i3.266

Abstract

Abstrak— Sistem kendali merupakan komponen yang sangat vital dalam dunia pendidikan terutama pada jurusan Teknik Elektronika maka dari itu diciptakan miniplant tekanan udara untuk menunjuang proses belajar mengajar terutama dalam sistem kendali tekanan. Didalam miniplant tekanan udara ini terdapat beberapa komponen yaitu sensor pressure transmitter SKU114991178, sensor water flow YF-S201, motor servo, gate valve dan ball valve. Agar kinerja sistem tetap stabil maka dibutuhkan kontrol PID dan HMI sebagai interface untuk memonitor sistem secara real time. Berdasarkan grafik respon sistem diperoleh Kp = 4,2, Ki = 4,2, Kd = 1,05 dengan set point 4 bar. Berdasarkan nilai parameter PID tersebut, menunjukkan respon sistem yang baik dan stabil.
IMPLEMENTASI SISTEM KONTROL PID UNTUK STABILISASI SUHU PADA ALAT PEMANAS SEMEN BEKU SAPI Bayu Prasetyadi Wiratama; Eka Mandayatma; Edi Sulistio Budi
Jurnal Elkolind: Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol 3, No 2 (2016): Elkolind Volume 3 No 2 (Juli 2016)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v3i2.82

Abstract

Dalam inseminasi buatan (IB) pada hewan, pemeriksaan keaktifan sel semen sangat diperlukan, demikian pula pada sapi. Berdasarkan proses pemeriksaan pada Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB), sel semen yang sebelumnya disimpan pada suhu rendah (-196˚C) harus dipanaskan (37˚C) saat diperiksa menggunakan mikroskop. Oleh sebab itu, perlu dibutuhkannya suatu alat plate warmer. Namun saat ini plate warmer tersebut masih terbatas dipasaran, dan dalam memperoleh alat tersebut masih harus impor. Berdasarkan sulitnya mendapat plate warmer semen beku sapi dipasaran, maka dibuatlah prototype plate warmer semen beku sapi dengan range suhu 29˚C-40˚C dengan metode pengaturan kontrol PID menggunakan sensor suhu PT100 dan Mikrokontroller ATMega16, yang lebih portable dan mudah diperoleh dilingkungan lokal. Alat ini bekerja dengan cara mengatur suhu plate warmer sesuai kebutuhan. Dari hasil penelitian suhu yang dibutuhkan untuk memanaskan semen beku sapi ialah 37˚C dan didapatkan nilai parameter PID sebesar Kp = 30, Ki = 1.5, Kd = 150 dengan metode Tuning Ziegler-Nichols dimana mampu menjaga kestabilan suhu dengan error 1,5%.
Aplikasi Sistem Kendali Fuzzy pada Proses Mixer Yoghurt Luky Cahyani; Edi Sulistio Budi; Hari Kurnia Safitri
Jurnal Elkolind: Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol 6, No 2 (2019): Elkolind Volume 6 No 2 (Juli 2019)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v6i2.154

Abstract

Yoghurt merupakan hasil olahan susu fermentasi yang diminati oleh sebagian masyarakat di Indonesia. Proses pembuatan yoghurt pada umumnya masih dilakukan secara manual seperti pemasakan diatas kompor dan pengecekan suhu manual dengan thermometer serta cara pengadukan yang masih manual dilihat dari proses pembuatan yoghurt. Kedua hal tersebut sangat penting untuk menghasilkan produk dengan hasil optimal. Pada penelitian ini, dibuat alat mixer yoghurt dengan pengontrol kecepatan putaran motor. Kontrol Fuzzy merupakan kontroller untuk menentukan kestabilan suatu sistem instrumentasi dengan karakteristik adanya umpan balik pada sistem tersebut. Kontrol Fuzzy ini menggunakan rule base sebanyak 9. Pembuatan alat ini bekerja dengan menggunakan mikrokontroler ATmega32 untuk pengendali I/O dari sistem perancangan alat ini yang dapat menghasilkan PWM. Rotary Encoder yang digunakan dalam proses mendeteksi kecepatan putaran motor. Motor DC digunakan sebagai mixer yoghurt dan juga terdapat alat tambahan, misalnya keypad dan LCD. Pada tahap pengujian dengan beban dengan set-point 30 rpm, 35 rpm, dan 40 rpm didapatkan error sebesar 2,85 % – 5 %.
Kontrol Kecepatan Putaran Motor Pada Proses Pengadukan Alat Pembuat Sirup Jahe Menggunakan Metode PID Fahmawati Hamida; Eka Mandayatma; Edi Sulistio Budi
Jurnal Elkolind: Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol 4, No 1 (2017): Elkolind Volume 4 No 1 (Mei 2017)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v4i1.103

Abstract

Jahe (zingiber offocinale) merupakan salah satujenis tanaman rempah dan dapat berfungsi sebagai obat. Jahedapat diolah menjadi produk minuman yaitu sirup jahe. Prosespembuatan sirup jahe pada home industry milik Ibu Rahmandadi Malang selaku mitra, pada saat ini masih dilakukan dengancara manual yaitu pada saat proses pengadukan. Pada prosespengadukan sirup jahe dibutuhkan kecepatan putaranpengadukan yang stabil agar mendapatkan hasil sirup jaheyang baik yaitu dengan warna sirup yang kuning kecoklatcoklatan. Dalam proses pembuatan sirup jahe diperlukanpengontrolan untuk pengadukan agar tidak terjadipengendapan gula yang mengakibatkan gosong. Sehinggadalam pembuatan sirup jahe diperlukan adanya prosespengadukan yang terkontrol yaitu dengan menggunakan motorDC. Dengan mengontrol kecepatan putaran motor DC padaproses pengadukan sirup jahe dapat meminimalisir adanyapengendapan serta dapat menghasilkan sirup jahe dengankualitas baik. Untuk menjaga kestabilan kecepatan putaranmotor DC pada proses pengadukan sirup jahe maka diperlukanadanya metode kontrol PID. Dengan menggunakan metodekontrol PID diharapkan kecepatan putaran motor menjadistabil dan sesuai dengan set point. Kontrol kecepatan padaproses pengadukan sirup jahe ini menggunakan Arduino UNOsebagai kontrolernya dan sensor rotary encoder sebagai sensorkecepatannya. Berdasarkan pengujian didapatkan responsistem dan hasil sirup jahe yang baik yaitu dengan kecepatanuntuk pengadukan 70 rpm dengan waktu pemasakan 30 – 40menit dan menggunakan nilai Kp = 0,65 Ki = 0,3 dan Kd =0,01.
IMPLEMENTASI KONTROL PID PADA PENGATURAN KECEPATAN POTONG CUTTER MOTOR YANG DIAPLIKASIKAN PADA GRASS CUTTER ROBOT SECARA WIRELESS Dolly Sianipar; Budhy Setiawan; Edi Sulistio Budi
Jurnal Elkolind: Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol 3, No 3 (2016): Elkolind Volume 3 No 3 (September 2016)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v3i3.98

Abstract

Grass Cutter Robot secara wireless merupakan sebuah robot yang berfungsi untuk memotong rumput, dimana pergerakannya dikendalikan dengan menggunakan joystick yang terhubung secara wireless. Tujuannya adalah untuk membantu salah satu pekerjaan manusia dalam hal perawatan rumput. Komponen utama dari robot ini terdiri dari motor DC untuk memutar pisau pemotong dan juga sebagai penggerak robot, sensor rotary encoder untuk membaca kecepatan motor DC pemutar pisau dan Arduino Mega berfungsi untuk mengontrol pergerakan robot sesuai dengan perintah yang diterima dari joystick dengan menggunakan teknologi wireless. Grass Cutter Robot ini menghasilkan robot yang dapat memotong rumput dengan kecepatan potong yang stabil dan mampu mengeksekusi segala perintah yang dikendalikan dari jarak jauh menggunakan joystick. Dengan demikian secara keseluruhan pada Grass Cutter Robot dapat bekerja dengan baik. Prinsip kerja Grass Cutter Robot ini yaitu menstabilkan kecepatan motor DC pemutar pisau pada setpointkecepatan yang diberikan. Dari hasil pengujian pada system,pengaturan kecepatan motor DC pemutar pisau ini didapatkan nilai parameter PID dengan metode trial and error adalah Kp = 0,35, Ki = 0.10, Kd = 0,01 mampu menjaga kestabilan pada kecepatan motor DC pemutar pisau. 
IMPLEMENTASI SISTEM KONTROL PID PADA KECEPATAN PUTARAN MOTOR PENGIRIS KENTANG Irfan Irfan; Totok Winarno; Edi Sulistio Budi
Jurnal Elkolind: Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol 3, No 3 (2016): Elkolind Volume 3 No 3 (September 2016)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v3i3.87

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum linn) merupakan makanan yang mempunyai gizi tinggi dan lengkap kandungan zat gizinya serta dapat digunakan sebagai bahan pangan alternatif pengganti beras. Kentang juga merupakan tanaman pangan yang mempunyai harga jual tinggi dan dapat mendatangkan keuntungan bagi pengusaha industri makanan olahan, pedagang dan petani yang membudidayakannya. Selain sebagai bahan pangan alternatif pengganti beras, kentang juga dapat dibuat sebagai makanan olahan dengan cara di potong kecil atau di iris tipis. Untuk memperoleh tingkat efisiensi dan produktivitas irisan kentang maka diperlukan alat pengiris kentang dengan aktuator motor DC yang menggunakan kontrol PID. Kontrol PID adalah kontrol berumpan balik yang sangat umum digunakan dalam berbagai keperluan industri. Dalam hal ini kontrol PID akan membandingkan nilai set point dengan kecepatan motor DC yang dibaca oleh rotary encoder. Hasil perbandingan ini akan menghasilkan suatu nilai error. Kemudian kontrol PID akan memberikan respon berdasarkan konstanta Kp, Ki, dan Kd. Penentuan nilai konstanta Kp, Ki, dan Kd menggunakan metode Ziegler – Nichols.  Berdasarkan metode osilasi Ziegler-Nichols, respon sistem didapat dengan member nilai tuning Kp = 1.44 Ki = 31 dan Kd = 7.75. Dengan nilai setpoint pada kecepatan 120 RPM  mendapatkan hasil irisan kentang dengan ketebalan rata-rata yaitu 2 mm dalam waktu 28 detik dengan kapasitas kentang sebanyak 200 gram.  
Kontrol Elektronik Mesin Penetas Telur Hybrid Matahari Berbasis Arduino Siswoko Siswoko; Edi Sulistio Budi; Achmad Komarudin
Integrated Lab Journal Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ilj.2020.080206

Abstract

This paper presents the electronic control of a solar hybrid egg incubator using Arduino. In the process of hatching eggs, there are 2 methods, namely naturally incubated by the parent itself and artificially by using an egg incubator. In general, egg incubators utilize electrical energy, where we know that electrical energy from fossils is expected to run out in 2020. In this solar hybrid egg incubator, it is able to minimize the use of electricity and is environmentally friendly which uses 2 energies, namely, sunlight as a source of heat in the process of hatching eggs and electrical energy with a heater as the actuator to back up when the heat absorbed does not meet the needs. In the process of hatching eggs, heat energy is required in the form of a temperature of 29 to 34 degrees Celsius. In the process of absorbing sunlight, heat storage accumulators are used directly. By using a heat storage accumulator and utilizing this heat energy directly, it can optimize energy from the sun by 80%, in contrast to solar panels that absorb solar energy and convert solar energy to electrical energy in a maximum of 20%.
Pengontrolan pH Menggunakan Algoritma Logika Fuzzy pada Pengolahan Limbah Cairan Kimia Vany Isnainy; Edi Sulistio Budi; Hardjono Hardjono
Jurnal Elkolind: Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol 4, No 3 (2017): Elkolind Volume 4 No 3 (September 2017)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elk.v4i3.121

Abstract

Laboratorium Pengolahan Limbah Cairan Kimiamerupakan tempat untuk melakukan kegiatan praktikum,eksperimen, penelitian, dan pembelajaran. Limbah dariLaboratorium Pengolahan Limbah Cairan Kimia bisamenyebabkan pencemaran lingkungan. Untuk menghasilkanpH nomal yaitu 7, dibutuhkan sistem kontrol pH air. Aplikasidari fuzzy logic controller diharapkan untuk memecahkanmasalah pH air dalam sistem penetralan cairan limbah.Kebutuhan sistem pengendalian pH pada pengolah limbah diLaboratorium pengolahan limbah cairan kimia menjadi sangatpenting. Proses netralisasi pH adalah pencampuran antaralarutan asam dan basa supaya dapat mengahasilkan pH 7 yangbaik dan tidak menyebabkan pencemaran lingkungan.Sensor yang digunakan adalah pH probe untuk pH air, pompayang digunakan adalah pompa dosing yang bisa otomatisdengan motor servo 180°. Sensor pH dan pompa dosing dikontrol dengan arduino nano berbasis logika fuzzy. FuzzyLogic yang diterapkan memiliki 9 aturan, yang diperoleh dari3 fungsi keanggotaan error dan 3 fungsi keanggotaandeltaerror. Dari pengujian pH cairan dengan menggunkanmetode fuzzy maka hasil yang didapat adalah cairan limbahnetral dengan waktu 60 detik dengan laju aliran pembukaanservo 76.4 derajat. Untuk pengujian ini limbah cairan kimiaharus di campur air terlebih dahulu dengan perbandingan 1:10. Dan pada penelitian kali ini dilakukan pada gelas ukur 250ml.