Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALYSIS THE IMPACT FACTORS OF APPLICATION CONSERVATION FARMING ON PRODUCTIVITY POTATO FARMING IN BUMIAJI BATU INDONESIA Novil Dedy Andriatmoko; Nuhfil Hanani; Syafrial Syafrial; Peng Ke-Chung
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 18, No 1 (2018): JANUARY
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.901 KB) | DOI: 10.21776/ub.agrise.2018.018.1.6

Abstract

This paper attempts to find out the potato conservation farming in Batu, East Java, Indonesia. This research is conducted because the potato can be used to substitute rice. Data used in this study is primary data obtained from the research location, Bumiaji, Batu, Indonesia. This study has three objectives. First objective is to find out the impact of conservation on farmers’ income; the second is to assess the adoption rate of conservation farming; and the third is farming efficiency of the potato farming, as well as the adoption of conservation farming implementation factors. From the research results, the implementation of conservation influences the income of farmers. From second objective, it can be found that the efficiency level of potato production is relatively low. Additionally, the factors that influence farmers to adopt conservation farming are age, land area, and knowledge of the importance of conservation farming.
The Analysis of Constraints and Opportunities Development of Livestock in Aceh Besar Ikramuddin Ikramuddin; Ghazali Syamni; Bambang Ali Nugroho; Nuhfil Hanani
Proceedings of The Annual International Conference, Syiah Kuala University - Life Sciences & Engineering Chapter Vol 5, No 2 (2015): Life Sciences
Publisher : Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.993 KB)

Abstract

This research aims to analyze the constraints and opportunities of livestock business development in  Aceh  Besar.  The  data  used  in  this  research  is  primary  data  obtained  by  distributing questionnaires to the related parties such as Animal husbandry in Aceh and Aceh Besar, breeders, breeders association and manager of slaughterhouse. The data analyzed by using SWOT analysis. The research found that the opportunity of livestock development is great enough beside the availability of land, government participation in giving seed (calf) of Aceh cattle to a number of breeders, mowers/feed crusher, vaccination, administration, artificial insemination and land development for forage. In addition, the constraints experienced by cattle breeders are limited which based on the infrastructure, poor management of cattle breeders, lack of cage sanitation, limited forage during dry season, and the demands of industry/manufacture are still dominated by imported beef.
ANALISIS PENYEDIAAN PANGAN UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN SIDOARJO Fetty Dwi Prasetyarini; M. Muslich Mustadjab; Nuhfil Hanani
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 14, No 3 (2014)
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.118 KB)

Abstract

Pembangunan ketahanan pangan dilaksanakan untuk mewujudkan masyarakat yang berkualitas dengan menjamin ketersediaan pangan yang cukup dan beragam bagi seluruh masyarakat. Kabupaten Sidoarjo merupakan wilayah industri dan perdagangan yang sedang berkembang, namun memiliki status rawan pangan. Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat serta besarnya laju alih fungsi lahan, perencanaan penyediaan pangan masyarakat menjadi sangat penting untuk dilakukan. Melalui proyeksi kondisi pangan untuk beberapa tahun mendatang akan memudahkan dalam pengambilan kebijakan pangan yang sesuai dengan kondisi di Kabupaten Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis sejauh mana tingkat ketersediaan pangan berpengaruh terhadap peningkatan ketahanan pangan. Metode analisis yang digunakan untuk menjawab tujuan penelitian adalah dengan mengggunakan tabel Neraca Bahan Makanan (NBM), perhitungan skor Pola Pangan Harapan (PPH), tren eksponensial, dan daya dukung lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketersediaan pangan berpengaruh positif terhadap peningkatan ketahanan pangan di daerah penelitian.   Kata kunci:   Penyediaan Pangan, Ketahanan Pangan, Neraca Bahan Makanan (NBM), Pola Pangan Harapan (PPH), Tren Eksponensial, Daya Dukung Lahan Pertanian
Kinerja dan Ukuran Usahatani Tebu di Kabupaten Malang Jawa Timur Arief Joko Saputro; Nuhfil Hanani; Fahriyah Fahriyah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.29

Abstract

Rendahnya produktivitas tebu di berbagai wilayah, khususnya di wilayah sentra produksi, menyebabkan produksi gula dalam negeri berfluktuasi dan tidak dapat memenuhi kebutuhan gula nasional. Hal tersebut diduga disebabkan penggunaan input yang tidak efisien oleh petani tebu, kurangnya akses modal dan informasi yang menyebabkan petani belum mampu mengadopsi teknologi budidaya tebu terbaru. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja usahatani tebu di Kabupaten Malang dengan mengukur efisiensi teknisnya menggunakan pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey terhadap 50 petani tebu responden di Kabupaten Malang dengan metode multistage random sampling. Secara rata-rata efisiensi teknis total (TE CRS) petani tebu di Kabupaten Malang sebesar 0,766, rata-rata nilai efisiensi teknis murninya (TE VRS) menunjukkan secara sebesar 0,829, dan rata-rata skala efisiensinya sebesar 0,926. Petani yang sudah dalam kondisi yang efisien secara teknis dalam skala yang optimal (CRS) sebesar 18% dan 82% belum berada pada skala yang optimal. Petani yang tidak berada pada skala yang optimal, ada pada kondisi IRS 50% dan sisanya berada pada kondisi DRS sebanyak 32%. Analisis korelasi pada luas lahan sebagai variabel kontrol memberikan pengaruh signifikan terhadap hubungan antara efisiensi teknis dengan pendapatan yang menunjukkan korelasi yang kuat dan positif yaitu sebesar 0,415.
Animal Food Demand in Indonesian Rural: A Quadratic Almost Ideal Demand System Approach Nikmatul Khoiriyah; Ratya Anindita; Nuhfil Hanani; Abdul Wahib Muhaimin
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol 22, No 2 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

It is estimated that the protein consumption in Indonesia will increase up to 90 % in 2030. The objective of this study was to analyze the effect of price, income, and socio-demographic variables on demand for animal food in rural households in Indonesia. The demand estimation is using a Quadratic Almost Ideal Demand System. The research used  Susenas 2016 data from 131,975 households. The results of the study confirmed that animal food is elastic, except the eggs. Beef is more sensitive to the household income changing. The increasing of household income increase beef and milk consumption. When the price of beef increases, the household consume the other protein resource (chicken, fish, and eggs) as substitutions. The increase of 1% beef price increase chicken, fish and milk consumption by  0.17%, 0.13%, 0.05% respectively. The increase of income followed by milk price decreasing increase chicken and fish consumption by 0.14% and 0.04%. The increase of one person household member decrease consumption of egg, meat, and milk for 0.33%,  0.01%, and 0.05 %.
HUBUNGAN SUPPLY CHAIN DAN DAYA SAING KOPERASI DALAM RANTAI PASOK SUSU DI JAWA TIMUR, INDONESIA Destyana Ellingga Pratiwi; Nuhfil Hanani; Moch. Muslich Mustadjab; Grace Tsai
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.649 KB)

Abstract

Budidaya sapi perah di Indonesia memiliki potensi yang cukup baik karena sektor ini menciptakan peluang kerja sekaligus sebagai sumber pendapatan yang penting bagi masyarakat pedesaan, yang secara umum adalah petani kecil dan tidak memiliki lahan. Oleh karenanya, keberadaan koperasi-koperasi susu diharapkan dapat berperan dalam meningkatkan produktivitas dan pemasaran susu dari para petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kualitas hubungan antar-rantai pasok susu mempengaruhi daya saing koperasi susu di Indonesia. Penelitian ini menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dan informasi/data yang dihimpun melalui survei terhadap petani/produsen susu, staf manajemen dari koperasi susu, hingga pedagang eceran (retalier) yang menyusun rantai pasok susu di Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas hubungan antara koperasi susu dengan para ­stakeholder-nya berpengaruh positif terhadap daya saing koperasi susu. Sedangkan kualitas hubungan sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi di antara mereka. Sehingga dapat dikatakan bahwa kualitas komunikasi antar-rantai pasok secara tidak langsung mempengaruhi daya saing koperasi sus secara umum, melalui peningkatan kualitas hubungan.   Kata kunci:  kepercayaan, kualitas komunikasi, kualitas hubungan, daya saing, koperasi susu, hubungan rantai pasok.
ANALISIS DAYA SAING EKSPOR KOPI INDONESIA DI PASAR DUNIA Meidiana Purnamasari; Nuhfil Hanani; Wen-Chi Huang
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.985 KB)

Abstract

Makalah ini berisi tentang analisis keunggulan kompetitif industri kopi dari tahun 1990-2011 dengan membandingkan kopi Indonesia sebagai salah satu pengekspor utama dengan beberapa negara pengekspor utama lainnya seperti (Brazil, Kolombia, dan Vietnam). Perhitungan yang digunakan yaitu Revealed Comparative Advantage (RCA), Comparative Export Performance (CEP), dan Market Share Index (MSI). Data diambil dan diolah dari beberapa sumber seperti National United Nations Year Book 2010, International Trade Center (ITC) yaitu UN COMTRADE Statistic sampai January 2012 dan Food Agriculture Association (FAO). Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa Kolombia diikuti oleh Brazil dan Vietnam memiliki keunggulan komparatif pada semua periode. Sedangkan Indonesia masih berada pada peringkat ke empat. Indonesia harus menghadapi kompetisi yang kuat antara Brazil dan Kolombia dalam pasar United State of America (USA), Jerman, Italia dan Jepang. Terlebih lagi, 90% produk kopi Indonesia adalah kopi robusta yang memiliki kualitas rendah. Hal ini menyebabkan Indonesia mendapat harga yang lebih rendah dibandingkan negara lainnya.   Kata kunci: daya saing, kopi, Revealed Comparative Advantage (RCA), Comparative Export Performance (CEP), Market Share Index (MSI)
PENGARUH TINGKAT PENERAPAN USAHATANI KONSERVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHATANI WORTEL (Studi Kasus Kecamatan Bumiaji Kota Batu) Aris Sulistyono; Nuhfil Hanani; Abdul Wahib Muhaimin
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 13, No 3 (2013)
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.733 KB)

Abstract

Lahan pertanian pada dataran tinggi yang berupa lahan miring sudah banyak digunakan petani sebagai budidaya tanaman wortel. Tanaman wortel yang ditanam pada lahan miring dapat menimbulkan bahaya erosi dan hilangnya unsur hara pada lahan. Dengan penerapan usahatani konservasi lahan pada usahatani wortel akan dapat memperkecil terjadinya erosi serta menjaga kesuburan lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis faktor-faktor apa yang berpengaruh nyata terhadap tingkat penerapan usahatani konservasi lahan, (2) menganalisis pengaruh tingkat penerapan usahatani konservasi lahan terhadap produktivitas usahatani wortel, dan (3) menganalisis pengaruh tingkat penerapan usahatani konservasi lahan terhadap pendapatan usahatani wortel. Metode analisis dilakukan dengan menganalisis persamaan tingkat penerapan usahatani konservasi lahan, produktivitas dan pendapatan usahatani wortel ke dalam suatu model persamaan simultan. Hasil analisis persamaan simultan didapatkan faktor kemiringan lahan dan pengetahuan usahatani konservasi lahan berpengaruh positif terhadap tingkat penerapan usahatani konservasi lahan, tingkat penerapan usahatani konservasi berpengaruh positif terhadap produktivitas usahatani wortel, dan tingkat penerapan usahatani konservasi lahan tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani wortel. Kata kunci: usahatani konservasi, erosi, produktivitas, pendapatan.
ANALISIS EFISIENSI TEKNIS DAN ALOKATIF USAHATANI WORTEL (Daucus carota L.) DI KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU Shoimus Sholeh; Nuhfil Hanani; Suhartini Suhartini
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 13, No 3 (2013)
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.293 KB)

Abstract

Kecamatan Bumiaji merupakan sentra penghasil wortel di Kota Batu karena memiliki produksi dan luas lahan terbesar dibandingkan dengan kecamatan lainnya dengan luas lahan 444,8 ha, produksi mencapai 6.733,5 ton dan produktivitas sebesar 15 ton/ha. Sebagian besar penduduk di Kecamatan Bumiaji bermatapencaharian sebagai petani, sehingga mereka mengandalkan hasil pertanian didalam memenuhi kebutuhannya. Petani masih dapat meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman wortel dengan penggunaan faktor-faktor produksi yang efisien, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani. Tujuan penelitian yaitu: (1) untuk menganalisdengais faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi wortel, (2) menganalisis tingkat efisiensi teknik dan alokatif penggunaan faktor-faktor produksi usahatani wortel, (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi inefisiensi teknis, dan (4) menganalisis pendapatan usahatani wortel di Kecamatan Bumiaji Batu, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produksi dan pendapatan petani. Analisis yang digunakan yaitu stochastic frontier untuk menganalisis tingkat efisiensi teknis dan nilai marginal produk untuk menganalisis efisiensi alokatif. Dari hasil analisis diperoleh faktor-faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani wortel adalah benih, pestisida dan tenaga kerja. Rata-rata tingkat efisiensi teknis sebesar 0.87, berarti petani sudah mencapai produksi 87% dari potensial produksi wortel dan masih terdapat 13% untuk meningkatkan produksi wortel. NPMx/Px untuk penggunaan benih dan tenaga kerja > 1, sehingga penggunaan benih dan tenaga kerja belum efisien. Sedangkan NPMx/Px untuk penggunaan pestisida < 1, sehingga penggunaan pestisida tidak efisien. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap inefisiensi teknis adalah umur, total luas lahan, dummy kelompok tani dan dummy status lahan. Dengan tingakt efisiensi sebesar 0.87 diperoleh pendapatan usahatani wortel sebesar Rp 32.280.526,- per hektar dalam satu musim tanam. Hal ini menunjukkan bahwa petani masih dapat meningkatkan pendapatan usahatani wortel dengan meningkatkan efisiensi teknis.   Kata kunci: faktor produksi, stochastic frontier, efisiensi, nilai produk marginal
ANALISIS DINAMIS PERMINTAAN BUAH-BUAHAN DI INDONESIA: PENDEKATAN MODEL ERROR CORRECTION-LINEAR APPROXIMATION ALMOST IDEAL DEMAND SYSTEM Etty Riana Yuliastuti; Rini Dwiastuti; Nuhfil Hanani
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 14, No 3 (2014)
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.058 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis preferensi konsumen terhadap masing-masing buah (buah lokal dan buah impor), (2) menganalisis pengaruh perubahan harga masing-masing buah terhadap permintaan komoditas buah itu sendiri, (3) menganalisis pengaruh perubahan pengeluaran untuk membeli buah terhadap permintaan masing-masing buah, (4) menganalisis pengaruh perubahan harga salah satu buah lokal terhadap perubahan permintaan buah lokal yang lain, (5) menganalisis pengaruh perubahan harga buah lokal/buah impor terhadap perubahan permintaan buah impor/buah lokal, dan (6) menganalisis perilaku permintaan buah dalam jangka pendek dan jangka panjang. Pendekatan ekonometrik dilakukan menggunakan model Error Correction-Linear Approximation Almost Ideal Demand System (EC-LA/AIDS). Model diestimasi dengan metode Seemingly Unrelated Regression (SUR). Untuk menyesuaikan dengan teori ekonomi, restriksi adding-up, simetri dan homogenitas dimasukkan ke dalam model. Hasil penelitian menunjukkan preferensi konsumen terhadap buah lokal (jeruk, papaya, pisang) lebih besar dibandingkan dengan buah impor (jeruk impor, apel impor, pir impor) terlihat dari nilai proporsi pengeluaran buah impor yang semuanya berada dibawah nilai proporsi pengeluaran buah lokal. Elastisitas harga sendiri dari seluruh komoditas buah, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang bersifat inelastis, berarti bahwa konsumsinya tidak dipengaruhi oleh harga dengan mudah. Dalam jangka pendek dan jangka panjang, elastisitas pengeluaran bertanda positif mengindikasikan bahwa komoditas buah adalah barang normal kecuali untuk buah apel impor bertanda negatif menunjukkan apel impor sebagai barang inferior. Hasil elastisitas harga silang dalam jangka pendek maupun jangka panjang, mengindikasikan bahwa antar komoditas buah tidak hanya memiliki hubungan substitusi tetapi juga hubungan saling melengkapi. Permintaan jangka panjang dari jeruk lokal dan apel impor lebih sensitif terhadap perubahan harganya sendiri dibandingkan jangka pendeknya. Sementara itu, permintaan jangka panjang untuk komoditas jeruk lokal dan jeruk impor lebih sensitif terhadap perubahan pengeluaran dibandingkan permintaan jangka pendek.   Kata kunci:  Buah, Almost Ideal Demand System, Error Correction Model, SUR