Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengembangan Model Pelayanan Kantor Desa terhadap Masyarakat Berbasis Mobile Computing Fitri, Triyani Arita; Nasution, Torkis; Herwin, Herwin
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 1, No 2 (2015): Volume 1, No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.951 KB) | DOI: 10.26418/jp.v1i2.12559

Abstract

Desa sebagai pusat pelayanan pemerintahterhadap masyarakat pada jenjang terbawah menjadi fokuspengembangan utama dalam agenda Pemerintah. Melaluipenelitian ini dikembangkan sistem adminstrasi pelayananmasyarakat secara online berbasiskan open source denganpendekatan cloud computing, dalam melakukan administrasikependudukan, pindah, izin usaha, izin mendirikan bangunanserta penerbitan surat dengan kemudahan dan waktu yangefisien. Metode yang digunakan adalah studi literatureberkaitan dengan teknologi cloud computing, survei danpengumpulan data perancangan infrasruktur teknologiinformasi yang dapat diterapkan pada pelayanan masyarakatsecara online, analisis data hasil survei terhadap kondisinyata di beberapa pusat layanan masyarakat khususnya desadi Kabupaten Kampar, dan terakhir membuat modelpelayanan masyarakat secara online dari desa seperti kartukeluarga, pindah serta melapor secara online. Hasilnyaadalah sistem aplikasi administrasi pelayanan masyarakat didesa berbasis web dengan memanfaatkan teknologi cloudcomputing serta arsitektur pengembangan yang modular dandinamis. Model aplikasi ini juga memadukan keunggulanaplikasi berpola open-source dengan desain sistem fleksibeluntuk kebutuhan implementasi dan pengembangan, sertadukungan mobile device untuk meningkatkan kualitaspelayanan terhadap masyarakat. Struktur jaringan berbasisweb memungkinkan untuk online tidak hanya antar desadengan masyarakat tetapi juga desa dengan kecamatan sertadapat diakses kapan saja, di mana saja, menggunakanperangkat bergerak. Pengembangan model aplikasi jugadidasarkan pada fungsi proses bisnis dan proses administrasidesa yang ada di peraturan pemeringah Indonesia. Setiapmodel juga diharapkan dapat diintegrasikan untukmengoptimalkan efisiensi dan telah coba disesuaikan dengansistem pelayanan masyarakat.Kata kunci: pengembangan model, mobile computing,desa, cloud computing, open source
Kompresi Fractal dengan Metode Partisi Adaptive Quadtree Torkis Nasution
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 2 No 1 (2013): SATIN - Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.012 KB) | DOI: 10.33372/stn.v2i1.334

Abstract

Kompresi fractal merupakan teknik yang tergolong baru dalam sejarah kompresi citra. Dengan memanfa-atkan kesamaan bentuk dengan bagian yang lebih kecil pada citra, metode kompresi  fractal diperkenalkan. Dalam kompresi fractal, bagian kecil yang memiliki  suatu kemiripan dengan bagian yang lebih besar pada citra akan dilakukan transformasi scan berulang-ulang  sehingga membentuk bagian besar tersebut. Proses ini disebut juga dengan iterated function system. Penelitian ini membahas mengenai pengompresan  citra hitam putih menggunakan metode partisi adaptive quadtree. Maksud dari metode ini adalah compresi fractal yang skema partisinya menggunakan skema partisi quadtree  dengan threshold yang berubah­ubah  (adaptive  threshold).  Penelitian  ini  merancang  skema  partisi  quadtree menggunakan adaptive threshold untuk lebih mengoptimalkan hasil suatu kompresi citra baik dari segi kualitas, rasio, dan waktu pengompresan. Pada skema partisi standar. suatu citra dipartisi menjadi bagian-bagian berbentuk persegi dengan ukuran yang sama. Partisi jenis ini memiliki kelemahan utama yaitu terpartisinya bagian citra yang sebenarnya memiliki tingkat kompleksitas rendah. Hal ini sangat tidak efisien dikarenakan  pemborosan bit yang terjadi untuk merekam koefisien dari bagian-bagian tersebut untuk pengompresan sehingga menyebabkan ukuran file menjadi besar. Skema partisi quadtree memungkinkan  untuk mempartisi citra menjadi bagian-bagian yang memiliki ukuran yang berbeda sesuai dengan tingkat kompleksitas bagian  tersebut  berdasarkan  threshold  yang  sudah  ditetapkan  sebelumnya
Perlindungan Hak Cipta Gambar dengan Watermarking menggunakan Metoda Discrete Wavelet Transform Nasution, Torkis
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.25 KB)

Abstract

Setiap gambar perlu diberikan tanda watermarking pada gambar. Adapun permasalahan yang ada pada saat ini adalah belum ada tanda yang dibubuhkan pada gambar milik kampus, sampai saat ini belum ada gambar yang di veriefied oleh manajemen (pimpinan), sehingga tidak diketahui gambar versi resmi dan yang tidak resmi. Gambar milik kampus potensial di salah gunakan untuk kepentingan pribadi, begitu juga rekayasa gambar sangat mudah dilakukan, sehingga dapat di manipulasi sesuai dengan keinginan pembuat. Permasalah tersebut perlu diberikan solusi, urgensi dari pemecahan masalah adalah dapat dijadikan sebagai media pengontrolan atas rekayasa gambar milik kampus, serta dapat dijadikan sebagai media promosi masif dan terstruktur. Permasalahan ini diajukan untuk diselesaikan menggunakan watermark, yakni memberikan tanda air dan terlihat pada gambar dengan metoda Discrete Wavelet Tranformation. Adapun tahapan pemecahan masalah adalah gambar milik kampus di kumpulkan, selanjutnya dilakukan verifikasi gambar, dengan ruang lingkup internal kampus, selanjutnya gambar yang masuk dalam kategori branding image, dikumpulkan untuk diberi penanda teks dengan tulisan STMIK Amik Riau kemudian nama asli gambar dan nama perubahan di rekam ke dalam database, sampai disini gambar sudah diberikan penanda. Setiap gambar yang beredar dapat dibedakan berdasarkan tanda air dengan status resmi atau tidak resmi.
Kompresi Fractal dengan Metode Partisi Adaptive Quadtree Nasution, Torkis
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 2, No 1 (2013): Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.012 KB)

Abstract

Kompresi fractal merupakan teknik yang tergolong baru dalam sejarah kompresi citra. Dengan memanfa-atkan kesamaan bentuk dengan bagian yang lebih kecil pada citra, metode kompresi  fractal diperkenalkan. Dalam kompresi fractal, bagian kecil yang memiliki  suatu kemiripan dengan bagian yang lebih besar pada citra akan dilakukan transformasi scan berulang-ulang  sehingga membentuk bagian besar tersebut. Proses ini disebut juga dengan iterated function system. Penelitian ini membahas mengenai pengompresan  citra hitam putih menggunakan metode partisi adaptive quadtree. Maksud dari metode ini adalah compresi fractal yang skema partisinya menggunakan skema partisi quadtree  dengan threshold yang berubah­ubah  (adaptive  threshold).  Penelitian  ini  merancang  skema  partisi  quadtree menggunakan adaptive threshold untuk lebih mengoptimalkan hasil suatu kompresi citra baik dari segi kualitas, rasio, dan waktu pengompresan. Pada skema partisi standar. suatu citra dipartisi menjadi bagian-bagian berbentuk persegi dengan ukuran yang sama. Partisi jenis ini memiliki kelemahan utama yaitu terpartisinya bagian citra yang sebenarnya memiliki tingkat kompleksitas rendah. Hal ini sangat tidak efisien dikarenakan  pemborosan bit yang terjadi untuk merekam koefisien dari bagian-bagian tersebut untuk pengompresan sehingga menyebabkan ukuran file menjadi besar. Skema partisi quadtree memungkinkan  untuk mempartisi citra menjadi bagian-bagian yang memiliki ukuran yang berbeda sesuai dengan tingkat kompleksitas bagian  tersebut  berdasarkan  threshold  yang  sudah  ditetapkan  sebelumnya
Model Pembacaan Sort Message Service (SMS) Menggunakan Metode Intonasi Dalam Bahasa Indonesia Berbasis Android -, Herwin; Nasution, Torkis; Haryono, Dwi
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 2, No 2 (2013): Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.348 KB)

Abstract

Keterbatasan penglihatan yang di alami olehtunanetra seharusnya tidak menyebabkanberkurangnya kemampuan dalam menggunakan mediakomunikasi. Peran teknologi dalam mencukupikekurangan yang di alami oleh individu tunanetramenjadi solusi. Desain teknologi yang tepat guna danaplikatif akan mereduksi kekurangan individusehingga mendekati atau sama dengan manusianormal. Dalam mencapai tujuan tersebut, dalamkajian ini akan dibuat penelitian untuk mengubahtulisan menjadi suara pada sort message service,sehingga setiap pesan yang masuk melalui teleponpintar dapat di ketahui maksud yang terkandung didalamnya. Untuk mencapai target tersebut akanmenggunakan metode yang digunakan ialah DiphoneConcatenation. Pembangkit suara yang digunakanadalah pembangkit surat dibuat sendiri. Hasil akhiryang didapat ialah dapat membacakan pesan denganformat teks biasa maupun singkatan dengan kecepataneksekusi sekitar 20 detik dan memiliki ekspresi kalimattanya, kalimat berita dan kalimat perintah
Metoda Mel Frequency Cepstrum Coefficients (MFCC) untuk Mengenali Ucapan pada Bahasa Indonesia Nasution, Torkis
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 1, No 1 (2012): Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3965.4 KB)

Abstract

Sampai saat ini belum ada suatu aplikasi yang dapat digunakan untuk mengubah ucapan dalam bahasa Indonesia menjadi tulisan yang memenuhi kaidah penulisan bahasa Indonesia. Kajian untuk mengubah  ucapan menjadi tulisan, setakat ini baru berada pada pengubahan ucapan abjad  untuk diterjemahkan menjadi huruf. Sementara, jika ucapan melalui bahasa Indonesia dapat di ubah ke dalam tulisan akan dapat menambah pola penyebaran informasi di kalangan akademis, pemerintahan dan masyarakat secara luas dan adaptif. Di dalam pertemuan ilmiah, non ilmiah, interogasi, dan pidato politik yang umumnya tidak menggunakan teks book sebagai media penyampai secara baku. Audien yang disasar oleh informasi yang diciptakan oleh pertemuan tersebut akan lebih merata, luas, dan seluruh strata. Walau suara dapat menjadi media penyampai informasi namun keberagaman kemasan  yang dibuat dapat meningkatkan penetrasi informasi pada seluruh lapisan strata masyarakat. Konstruksi perangkat lunak dibuat dengan menggunakan metode MFCC (Mel Frequency Sepstrum Coefficients) feature extraction dan di dukung dengan K-Means clustering. MFCC feature extraction mengekstrak signal suara ke dalam beberapa vektor data. Hasil dari MFCC feature extraction mempunyai ukuran yang sangat besar, sehingga digunakanlah K-Means clustring untuk membuat beberapa vektor pusat sebagai wakil dari keseluruhan vektor data yang ada untuk digunakan dalam proses pengenalan sehingga mempersingkat waktu. Penelitian ini akan menghasilkan teknologi berupa aplikasi yang dapat di gunakan dengan baik serta diberi keleluasaan untuk dikembangkan pada seluruh bagian sehingga lebih adaptif dan inovatif
Sistem Verifikasi Tanda Tangan Digital Menggunakan Metoda Principal Component Analysis Nasution, Torkis
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 3, No 1 (2014): Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.391 KB)

Abstract

Tanda tangan adalah suatu informasi elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan informasi elektronik lainnya, digunakan sebagai alat verifikasi. Tanda tangan digunakan untuk mengenali identitas seseorang, sebagai upaya pencegahan tindakan melawan hukum. Agar mencapai tujuannya sebagai alat verifikasi, tanda tangan elektronik harus terikat pada informasi elektronik lainnya yang merupakan substansi dari dokumen elektronik itu sendiri. Tanda tangan elektronik juga memerlukan sistem yang dapat dipertanggung-jawabkan baik keamanan maupun informasi elektronik yang terkait. Sistem keamanan, dapat mengetahui perubahan tanda tangan elektronik maupun informasi elektronik setelah penanda-tanganan. Sistem keamanan juga harus memiliki cara tertentu untuk mengidentifikasi siapa penandatangan agar dapat menentukan hak dan kewajiban subyektif. Sistem ini harus memiliki teknik tertentu untuk menunjukkan bahwa penanda tangan telah memberikan persetujuannya terhadap informasi elektronik yang terkait. Diperlukan suatu metoda  untuk dapat memastikan suatu tanda tangan digital dibuat oleh orang yang berhak.  Penelitian ini akan melakukan verifikasi atas tanda tangan digital dengan metode Principil Components Analysis (PCA) yang menjadi karakteristik dalam tanda tangan bagi setiap orang. Sistem dibagi menjadi tiga bagian, yaitu input data, Training, dan verifikasi. Dengan menggunakan metode ini, sistem dapat memberikan tingkat keamanan yang cukup tinggi. Sistem pengenalan tanda tangan secara digital dapat dijadikan sebagai sistem verifikasi yang akurat. Penelitian ini menghasilkan prototype, masih harus dikembangkan lagi untuk memberikan hasil yang lebih baik dan menyediakan kemudahan bagi user sehingga dapat di aplikasikan
Kedalam File Audio Menggunakan Metoda Least Significant Bit Nasution, Torkis
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 1, No 1 (2012): Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.606 KB)

Abstract

Laju pertumbuhan data yang meliputi teks, gambar, multimedia (audio dan visual) dan real time pada saat ini sangat pesat. Penyebaran data melalui pertukaran secara sah, sharing, dan penyebaran diluar dari kendali pemilik sangat mudah dilakukan. Bentuk informasi digital  yang dikemas sangat memudahkan terjadi pertukaran atau duplikasi data. Seiring dengan perkembangan tersebut, tingkat keamanan dan kerahasiaan data juga turut terabaikan. Orang dapat dengan mudah melakukan tindakan tidak sah terhadap data, untuk itu diperlukan teknik untuk menyembunyikan data. Dengan harapan agar data yang sifatnya rahasia tidak diketahui oleh orang lain walaupun kemasan data tersebut jatuh kepada orang yang tidak berhak. Menelaah pertukaran data dalam bentuk audio semakin meningkat maka di anggap perlu untuk melakukan penyisipan data ke dalam file audio. Jenis file audio yang beredar dalam ranah internet beragam, maka dalam penelitian ini akan menggunakan file audio dengan format mp3. Tata cara  untuk menyembunyikan  pesan menggunakan metoda Least Significant Bit. Metoda ini bekerja dengan cara mengubah nilai Binary Digit yang paling tidak signifikan dengan mengambil nilai ASCII masing-masing karakter pesan dan mengu banyak ke bentuk binary. Metoda LSB memungkinkan untuk dilakukan karena sifat dari file audio yang berlebihan (redundant) sehingga dengan teknik pengkompresian menggunakan MP3 dapat menghilangkan informasi yang tidak signifikan bila dihilangkan. Sehingga  pesan atau data dapat disisipkan pada file ini dengan mengganti informasi yang tidak dibutuhkan pada kompresi dengan data tersebut. Karena kelemahan dari pendengaran manusia yang memiliki cakupan frekuensi dan atenuasi yang luas sehingga dapat dimanipulasi. Dengan menggunakan musik yang keras, seperti heavy metal, maka perubahan yang terjadi tidak akan mudah terdeteksi oleh pendengaran manusia. Maka, teknik Least Significant Bit dalam MP3 merupakan salah satu teknik yang sangat baik untuk menyamarkan data yang ingin dikirimkan untuk menghindari pihak-pihak yang tidak berhak
Sistem Informasi Administrasi Kemahasiswaan pada STMIK-AMIK Riau -, Rahmiati; -, Torkis Nasution
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 3, No 1 (2014): Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3765.28 KB)

Abstract

Dalam Penyelenggaraan Perguruan Tinggi, porsi layanan terhadap mahasiswa sangat dominan dan menentukan. Wujud formal hubungan antara mahasiswa dan perguruan tinggi terlihat dalam layan administrasi kemahasiswaan. STMIK-AMIK Riau yang menaungi dua program studi, layanan administrasi kemahasiswaan sampai saat ini barulah pada sistem keuangan dan nilai mahasiswa yang berjalan secara optimal. Sementara itu layan administrasi surat menyurat mahasiswa belum ada aplikasi khusus yang digunakan. Permasalahan yang diutarakan diperlukan usaha untuk mengatasinya melalui pendekatan penerapan teknologi informasi. Untuk meningkatkan layanan yang baik terhadap mahasiswa, diperlukan suatu sistem yang berbasis komputer untuk mengatasi hal tersebut, informasi pengolah data proses pembuatan surat menyurat yang tertata dengan baik  Tahapan penelitian dimulai dengan tahap analisa, perancangan sistem, konstruksi aplikasi dan implementasi sistem. Sistem yang dibuat dapat membantu BAAK dalam meningkatkan pelayanan administrasi surat menyurat yang lebih baik dan lebih cepat, sehingga mahasiswa dapat menerima pelayanan yang lebih baik
PERINGATAN DINI MASA STUDI DAN IPK MAHASISWA BERBASIS FRAMEWORK FOR APPLICATION OF SYSTEM THINKING Nurjayadi Nurjayadi; Khusaeri Andesa; Torkis Nasution; Herwin Herwin
JURNAL TEKNOLOGI DAN OPEN SOURCE Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jtos.v3i2.738

Abstract

Universities must graduate students according to the curriculum that has been prepared, no later than 14 semesters, if they cannot be fulfilled, students must drop out. Based on graduation data for the last 3 years data on the number of graduations on time was found to be 60%. This means that this will reduce the achievements set out in the 2015-2020 Strategic Plan. If there is no structured and systematic effort, then there is the potential for graduation with an uncontrolled study period. Unfortunately, until now the system that has been built by PT has not been optimal can encourage students to graduate on time. Attempts to achieve timely graduation can be done by involving all lecturers, students, and academic implementing elements to monitor the academic track record of students since being registered as students. Monitoring of the student's academic track record includes attendance, independent assignments, structured assignments, practical assignments, library visits, consultations with PA, IP, and GPA lecturers. The results of supervision are measured at the minimum standard that must be achieved, by connecting all existing variables it can be concluded that the student can pass on time. The purpose of this study is to identify student track records, to connect with minimum standards that must be achieved, to conduct systems-based analysis so that an estimate of graduation performance is generated. Applications that will be generated are based on Framework for Application of System Thinking (FAST) that is good enough to provide early warning to students to graduate on time, and can monitor and monitor the value of discipline so as to prevent academic violations that affect the study period. FAST can analyze existing problems and can design the system. FAST has eight stages, where the first five stages are the stages of system analysis and the next three stages are the design stages. Applications are supported by means to disseminate information quickly and precisely, to fulfill it, use SMS and e-mail as a medium to transmit information from the system to students and academic advisers. If this application is implemented, it can give a warning to students before academic sanctions are issued.