Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

The The Effect of Nitrogen on Methane Gas Flame Propagation Characteristic in Premix Combustion Djoko Wahyudi; Dani Hari Tunggal Prasetiyo; Alief Muhammad
JEMMME (Journal of Energy, Mechanical, Material, and Manufacturing Engineering) Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jemmme.v6i2.16164

Abstract

The electric engine is a serious opponent of the fuel engine. However, this does not mean that fossil fuels should be abandoned, but rather makes it a great challenge and a strong reason to develop fossil fuels to be even more efficient. Increasing the combustion efficiency of the current fuel engine can be done in various ways and methods. One of the many ways to increase combustion efficiency in terms of fuel is by mixing the fuel with other compounds. This article examines the effect of mixing variations of methane gas with nitrogen gas. The flame propagation speed in the midpoint of the mixture of stoichiometry (methane-air) and Nitrogen (N2) on the top ignition is 2233.33 mm/s at N2 10% of the third frame and at lower ignition, the speed is 3550.03 mm/s at N2 20% of the second frame. In addition, the bottom ignition experiment has a very large effect on maximizing the speed of flame propagation, especially in the 20% N2 sample. Therefore, the highest improvement in combustion efficiency is obtained by using a 20% N2 mixture and at the bottom ignition condition.
The Flame Characteristics of Diesel Fuel Blend with Kepuh (Sterculia Foetida) Biodiesel Dani Hari Tunggal Prasetiyo; Nasrul Ilminnafik; Sallahudin Junus
Journal of Mechanical Engineering Science and Technology (JMEST) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.467 KB) | DOI: 10.17977/um016v3i22019p070

Abstract

Kepuh biodiesel fuel (sterculia foetida) is an alternative fuel that can be used to replace fossil fuel. Diesel fuel is performed to determine the laminar flame speed of combustion and high flame by adding biodiesel kepuh volume of 10%, 20%, 30%. The purpose of this study was to study the effect of biodiesel and the effect of bunsen burners on the laminar flame speed of combustion and flame height. Bunsen burner is made of copper and stainless steel. Testing of flame characteristics were carried out by heating the mixture of fuel and air at temperature of 200oC. The purpose of heating the air is to prevent cooling when mixed with fuel. The mixture of fuel and air flowed into the mixing chamber and bunsen burner. The mixture of fuel and water flows into the mixing chamber and bunsen burner to form a fire. Flame images were recorded using a high speed fuji film camera with a speed of 480 fps with a resolution of 224x168. The test results were analyzed by measuring the angle and height of the flame using the freeware imageJ program. The results of the B10 (diesel oil without the addition of biodiesel) fuel mixture test using copper bunsen burner produced a maximum laminar flame speed of 23.6264 cm / s at φ = 0.8. The highest value of the B30 fuel mix flame (30% full biodiesel + 70% diesel oil) produces a maximum flame value using a stainless steel bunsen burner with a value of 25,417 mm at φ = 1.2. The results showed that B10 in copper bunsen burner had the highest laminar burn rate. The composition of the fuel and bunsen burner affects the combustion characteristics and flame height.
PELATIHAN PEMBUATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) SEBAGAI LAMPU PENERANGAN JALAN Dani Hari Tunggal Prasetiyo Dani; Djoko Wahyudi; Muhammad Fathuddin Noor
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): December
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i2.2662

Abstract

Indonesia memiliki potensi pengembangan energi surya. Hal ini dapat kita amati dari letak Indonesia berada pada garis khatulistiwa. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan teknologi pembangkit listrik dengan sistem mengubah energi surya menjadi energi listrik. PLTS sangat cocok dikembangkan di Indonesia untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Tim pengabdian masyarakat Teknik Mesin Universitas Panca Marga Probolinggo (UPM Probolinggo) berupaya memberikan solusi melalui pelatihan pembuatan lampu sebagai penerangan jalan dengan memanfaatkan energi surya. Obyek sasaran adalah mahasiswa. Hal ini dikarenakan mahasiswa adalah agen perubahan. Mahasiswa mempunyai tugas dan kewajiban untuk mengabdi kepada masyarakat setelah lulus dari perguruan tinggi. Pelatihan dilaksanakan di kampus UPM Probolinggo. Tujuan kegiatan pengabdian adalah memberi pengetahuan, manfaat dan cara membuat PLTS. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk membantu program pemerintah dalam upaya pengurangan konsumsi energi fosil di Indonesia. Manfaat dari kegiatan tersebut adalah menambah wawasan dan cara pembuatan serta perbaikan PLTS. Tahapan acara terdiri dari tahap persiapan, pembuatan dan pengujian produk. Produk yang dihasilkan berupa lampu penerangan jalan dengan memanfaatkan energi matahari yang dapat digunakan pada daerah yang belum teraliri listrik.
Pengaruh komposisi etanol sebagai zat aditif pada Sterculia Foetida Methil Ester terhadap pembakaran difusi Dani Hari Tunggal Prasetiyo; Djoko Wahyudi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 11, No 1 (2022): Jurnal TURBO Volume 11 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v11i1.1923

Abstract

The amount of fossil energy reserves, especially fuel oil, which is dwindling, is the main focus for finding alternative energy sources. One of the most popular renewable energies today is biodiesel. Biodiesel can be obtained from free fatty acids from plants. One type of plant that can produce biodiesel as a raw material is kepuh (Sterculia foetida). The kepuh plant produces crude oil through fruit seeds which can be processed into biodiesel. However, biodiesel has a high viscosity value that affects the combustion reaction. Therefore we need an additive, namely ethanol to accelerate the combustion reaction. This study aims to determine the effect of the composition of ethanol in biodiesel on the characteristics of diffusion combustion. The research method used is the combustion diffusion test. The variables used in this study were the composition of biodiesel and ethanol. The composition of ethanol is 0%, 5%, 10%, 20%, 30%. The test results produce data that ethanol has an effect on the rate of diffusion of combustion and flame height. The combustion rate increases with the addition of ethanol and the flame height decreases with the addition of ethanol.
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT EFFICIENT FERTILIZER PUMP SEBAGAI ALAT BANTU PEMUPUKAN TANAMAN SENGON Dani Hari Tunggal Prasetiyo; Tri Prihatiningsih; Mas Ahmad Baihaqi; Mustakim Mustakim
JE (Journal of Empowerment) Vol 3, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Uiversitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v3i1.2195

Abstract

Indonesia memiliki sumber daya flora yang melimpah. Salah satu sumber daya flora tersebut adalah tanaman sengon. Tanaman sengon memiliki potensi tumbuh dan berkembang di Indonesia, hal ini dikarenakan kontur tanah yang subur di setiap wilayah Indonesia. Karena memiliki banyak manfaat, sengon banyak dibudidayakan di Indonesia. Saat ini sengon dikembangkan dalam pembangunan hutan tanaman industri maupun hutan rakyat di Indonesia. Namun, untuk menghasilkan tanaman yang memiliki kualitas yang baik maka diperlukan pola perawatan yang berkualitas. Salah satu pola perawatan yang berkualitas adalah pemberian pupuk dengan takaran yang sesuai dan dilakukan dengan konsisten. Untuk melakukan proses tersebut maka diperlukan alat bantu. Saat ini, proses pemberian pupuk dilakuakn secara tradisional dengan cara menaburkan pupuk pada tanaman sehingga menyebabkan peningkatan biaya dan kurang efisien terhadap waktu. Berdasarkan permasalahan ini, maka diperlukan pelatihan pembuatan alat efficient fertilizer pump sebagai alat bantu pemupukan. Pelatihan diikuti oleh dua puluh peserta, sehingga mereka dapat menyebarkan ilmu yang telah diperoleh saat pelatihan ditempat tinggal masing-masing kepada petani sengon. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi dan meningkatkan kesejahteraan petani sengon. Berdasarkan hasil pelatihan, peserta mampu membuat dan mengimplementasikan efficient fertilizer pump dengan baik dan benar untuk diaplikasikan pada tanaman sengon. Selain itu, peserta antusias saat mengikuti acara dan ingin terus berinovasi dengan mengimplementasikan teknologi tepat guna.
UJI KARAKTERISTIK PEMBAKARAN PREMIXED PADA METHYL ESTER SCHLEICHERA OLEOSA SEBAGAI CAMPURAN BAHAN BAKAR DIESEL Djoko Wahyudi; Dani Hari Tunggal Prasetiyo
Mechonversio: Mechanical Engineering Journal Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Univervitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/mmej.v5i1.1808

Abstract

Biodiesel merupakan salah satu bahan bakar alternatif yang dikembangkan saat ini. Biodisel dapat digunakan secara langsung pada mesin kendaraan tanpa harus memodifikasi terlebih dahulu. Namun, sebelum digunakan diperlukan pengujian terlebih dahulu, salah satunya dengan uji karakteristik pembakaran premixed. Pengujian pembakaran premixed dilakukan dengan memvariasikan komposisi bahan bakar dan ekivalen ratio. Biodiesel yang digunakan sebagai campuran bersumber dari minyak kesambi (schleichera olesa). Komposisi bahan bakar terdiri dari B0, B90K10, B80K20 dan B70K30 dengan ekivalen ratio 0,8, 1 dan 1,2. Pengujian dilakukan dengan menggunakan bunsen burner untuk pengamatan secara visual. Hasil pengujian menghasilkan data laju pembakaran laminer tertinggi pada komposisi bahan bakar B90K10 pada ekivalen ratio 0,8, 1 dan 1,2 masing-masing sebesar 25,136 cm/s, 27,973 cm/s dan 24,641 cm/s. Sedangkan nilai laju pembakaran laminer terendah terdapat pada komposisi bahan bakar B70K30 dengan nilai berturut-turut pada ekivalen ratio 0,8, 1 dan 1,2 sebesar 21,786 cm/s, 22,431 cm/s dan 20,186 cm/s. Hal ini menunjukan bahwa nilai laju pembakaran laminer dan tinggi api dipengaruhi oleh ekivalen ratio serta komposisi bahan bakar.
ANALISIS PENGARUH PIPA INNER SEBAGAI KATALIS METANOL DENGAN MEMANFAATKAN ENERGI PANAS YANG TERBUANG Dani Hari Tunggal Prasetiyo; Djoko Wahyudi
Mechonversio: Mechanical Engineering Journal Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Univervitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/mmej.v5i1.1809

Abstract

Pertumbuhan populasi kendaraan yang semakin meningkat, menimbulkan emisi gas buang yang dapat mencemari lingkungan dan menggangu kesehatan manusia. Pengembangan teknologi pada kendaraan merupakan upaya dalam mengurangi emisi gas buang dan mengoptimalkan performa kendaraan. Salah satu pengembangan teknologi yang dapat dilakukan adalah penggunaan pipa inner sebagai katalis metanol yang akan digunakan sebagai campuran bahan bakar. Pipa katalis berfungsi untuk memecah atom hidrokarbon menjadi atom hidrogen (H) dan karbon (C) pada metanol. Pengujian dilakukan dengan menambahkan pipa inner dengan memvariasikan putaran mesin (rpm). Hasil pengujian adalah performa mesin dan emisi gas buang kendaraan yang dihasilkan. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan pipa inner diperoleh data nilai torsi tertinggi sebesar 10,7 N.m, nilai daya efektif tertinggi sebesar 7,9 N.m, kadar HC terendah sebesar 67 ppm, kadar CO terendah sebesar 0,32%, kadar CO2 terendah sebesar 1,9%. Penguj
PEMANFAATAN LIMBAH KERTAS SEBAGAI IMUN EKONOMI DI ERA PANDEMI KECAMATAN KANIGARAN KOTA PROBOLINGGO Djoko Wahyudi; Alief Muhammad; Dani Hari Tunggal; Hermanto Hermanto
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2021): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v5i1.918

Abstract

Sampah diartikan sebagai material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses yang cenderung merusak lingkungan di sekitarnya. Sampah dapat membawa dampak yang buruk pada kondisi kesehatan manusia. Sampah kertas merupakan sampah yang dapat dikelola lagi menjadi berbagai bentuk inovasi kerajinan tangan. Hasil pemilahan sampah kertas memiliki potensi untuk menghasilkan nilai tambah secara ekonomi yang lebih baik. Tim pengabdian masyarakat Universitas Panca Marga berupaya meningkatkan kerajinan tangan dari limbah kertas dengan melakukan pelatihan pemanfaatan limbah kertas. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini peserta dapat menambah pengetahuan tentang peningkatan ketrampilan dan kerajinan yang bernilai jual tinggi yang berbasis lingkungan.
PEMANFAATAN LIMBAH SEKAM PADI SEBAGAI ASAP CAIR Dani Hari Tunggal Prasetiyo; Djoko Wahyudi; Oki Maskur
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v5i2.975

Abstract

Abstrak Limbah pertanian memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sekam padi. Saat ini sekam padi masih dimanfaatkan sebagai pupuk, briket dan katul, namun pemanfaatan sebagai insektisida masih jarang digunakan. Salah satu insektisida organik dapat diperoleh dari limbah sekam padi berupa asap cair. Asap cair diperoleh dengan metode pirolisis dengan cara menguraikan senyawa organik yang terdapat pada sekam padi. Tim Teknik Mesin Universitas Panca Marga melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan alat pirolisis dengan bahan limbah sekam padi sebagai salah satu bentuk implementasi Tridarma Perguruan Tinggi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini peserta dapat menambah ilmu pengetahuan tentang cara pembuatan alat, proses produksi asap cair dan manfaat produk bagi pertanian serta pendapatan tambahan dengan cara menjual produk asap cair melalui marketplace atau media sosial.
Pelatihan sistem akuntansi dan manajemen pesanan digital pada usaha mikro kecil menengah bidang konveksi di Probolinggo Ahmad Iskandar Rahmansyah; Alief Muhammad; Joni Hendra; Abdul Basit; Siti Masluha; Dani Hari Tuggal Prasetiyo
Abdimas Siliwangi Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v5i3.12311

Abstract

Sistem akuntansi dan monitoring secara manual memakan lebih banyak waktu dan tenaga dibanding dengan menggunakan sistem informasi dan teknologi saat ini. Karena memakan banyak waktu dan tenaga sehingga perkembangan dan penghasilannya pun tidak dapat maksimal. Hal ini masih terjadi pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), salah satunya adalah UMKM penjahit yang ada di Probolinggo. Sistem pesanan pada jasa jahit busana dan baju saat ini masih menggunakan sistem manual. Yaitu dengan datang langsung ke penjahit untuk pengukuran dan menghubungi penjahit untuk menanyakan progress yang telah dijalankan hingga selesai. Selain itu dari pihak penjahit saat ini hanya melakukan pencatatan pesanan melalui buku cacatan saja. Kedua sistem manual tersebut memiliki banyak kekurangan. Sehingga tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan teknologi aplikasi sistem informasi yang membantu dalam sistem pemesanan dan pencatatan secara digital. waktu pengerjaan juga jadi lebih mudah dan cepat. Tidak hanya mitra, pelanggan pun juga senang dengan adanya sistem informasi monitoring pesanan yang dapat memberitahu pelanggan tentang informasi proses pesanannya. Sehingga kontrol pesanan dapat dilakukan oleh pelanggan juga dan jika sudah selesai pelanggan langsung datang untuk mengambil pesanannya tanpa harus menanyakan kembali tentang proses pesanannya.