Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALYSIS OF BUSINESS STRATEGY DECISION MAKING IN INCREASING SALES OF WAROENG STEAK AND SHAKE BANDAR LAMPUNG Oktaviannur, M.; Redaputri, Appin Purisky; Ayunara, Meyta; Dunan, Hendri; Jayasinga, Heylin Idelia
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 4, No 03 (2020): IJEBAR, VOL. 04 ISSUE 03, SEPTEMBER 2020
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v4i03.1334

Abstract

The high competition in the steak restaurant business in the city of Bandar Lampung has an impact on the management of Waroeng Steak and Shake so that the income received fluctuates every month, this makes researchers aim to find out what alternative strategies are appropriate for Waroeng Steak and Shake and which strategies are become a priority for Waroeng Steak and Shake, Gatot Subroto Bandar Lampung Branch. This researcher uses descriptive analysis method and uses the Soft System Methodology (SSM) method and the Annalitical hierarchy Process (AHP) method. The results of this study indicate that there are five sub-criteria internal factors and external factors there are three sub-criteria. The results of the decision making model using AHP show that Goal in Waroeng Steak and Shake increases sales with the first priority strategy by creating more modern service changes in, developing new types of food, promoting via billboards and promoting word of mouth.modern in, developing types of food new, promotions via billboards and word of mouth promotions. Keywords: Business Strategy, Analytical Hierarchy Process (AHP), Decision Making
Implementation of The Effectiveness of Regional Autonomy in Indonesia Aminah, Aminah; Gantyowati, Evi; Winarna, Jaka; khairudin, khairudin; Redaputri, Appin Purisky
JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Vol 14, No 1 (2021): March 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jejak.v14i1.26811

Abstract

The drive of this study is to postulate empirical evidence about the evaluation of the enactment of regional autonomy in Indonesia after the enactment of Act Number 22 Year 1999 concerning Regional Government. Exclusively, this analysis aims to evaluate the wellbeing of the community, public services and regional competitiveness in the new autonomous regions. This research was conducted in 71 new autonomous regions in the Sumatra region after the depiction of Act Number 22 of 1999 concerning Regional Government during the 2000-2018 period.  This type of research uses quantitative research. While the research method used is descriptive method, which is a research method that describes the population under study and consists of variables. The results of the study found that (1) the success rate of implementing regional autonomy for 20 years in the Sumatra region from the welfare aspect was 64.78%, meaning that the implementation of regional autonomy in the Sumatra region so far (64.78%) "has succeeded in increasing the HDI" according to the mandate of the law; (2) the level of success in implementing regional autonomy for 20 years in the Sumatra region from the aspect of regional competitiveness is 18.30%. The conclusion is that the implementation of regional autonomy in the Sumatra region has not been sufficiently successful in increasing regional competitiveness in terms of GRDP; (3) Riau Province is a region that has been very successful in implementing regional autonomy both in terms of welfare and regional competitiveness.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT ANGKASA PURA I (Persero) Hendri Dunan; Desi Rahmawati; Appin Purisky Redaputri
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 8, No 2: Agustus 2020
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jpsb.v8i2.1204

Abstract

Pada dasarnya kinerja karyawan merupakan hasil proses yang kompleks dari karyawan itu sendiri berdasarkan faktor eksternal (budaya organisasi) dan faktor internal (kompetensi), maupun upaya strategis dari perusahaan. Kinerja karyawan diharapkan dapat meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan. Jika kinerja karyawan baik maka nilai perusahaan akan baik pula, demikian sebaliknya jika kinerja karyawan tidak baik maka akan tidak baik pula nilai perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan kompetensi secara parsial dan simultan terhadap kinerja karyawan.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif bersifat asosiatif dengan desain penelitian survey deskriptif verifikatif. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini mendukung semua hipotesis yang diajukan dimana budaya organisasi dan kompetensi memiliki pengaruh positif baik secara parsial maupun simultan terhadap kinerja karyawan. Artinya, budaya organisasi dan kompetensi memiliki peran yang sama penting terhadap peningkatan kinerja karyawan.
PENGARUH KOMPETENSI DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI LAMPUNG Hasrun Afandi Umpusinga; Appin Purisky Redaputri; Vonny Tiara Narundana
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 1 (2020): OKTOBER
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.795 KB) | DOI: 10.36448/jmb.v11i1.1566

Abstract

This research aims to know the effect of competence and organization commitmen toward employees performance at Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.The type of research used in this research is a descriptive quantitative. This research uses 37 respondents. There are three variables in this study are: two (2) independent variable (X1 and X2) and 1(one) where the dependent variable competence (X1) and organization commitmen (X2) as the independent variable and the performance of employees (Y) as the dependent variable.Based on the results of data processing found the answer hypothesis as follows; there are significant Competence (X1) toward employees performance (Y), with the level of influence of 69,7%,. There is the effect of organization commitmen (X2) toward employees performance (Y), with a 47,4%. There is the influence of competence (X1) and organization commitmen (X2) together toward employees performance (Y), with the degree of influence of 72,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan 37 responden penelitian. Ada tiga variabel dalam penelitian ini yaitu: 2 (dua) Variabel bebas (X1 dan X2) dan 1 (satu) variabel terikat dimana kompetensi (X1) dan komitmen organisasi (X2) sebagai variabel bebas dan kinerja pegawai (Y) sebagai variabel terikat.Berdasarkan hasil pengolahan data ditemukan jawaban hipotesis yakni sebagai berikut; terdapat pengaruh kompetensi (X1) terhadap kinerja pegawai (Y), dengan sebesar 69,7%. Terdapat pengaruh komitmen organisasi (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) sebesar 47,4%. Terdapat pengaruh kompetensi (X1) dan komitmen organisasi (X2) secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai (Y) sebesar 72,5%.
STRATEGI PEMBANGUNAN PEREKONOMIAN PROVINSI LAMPUNG Appin Purisky Redaputri; M. Yusuf Sulfarano Barusman
Jurnal Manajemen Indonesia Vol 18 No 2 (2018): Jurnal manajemen Indonesia
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Telkom University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.55 KB) | DOI: 10.25124/jmi.v18i2.1340

Abstract

The purpose of this study is to determine the current condition of the Lampung economy, and determine the economic development strategy that should be done to improve the Lampung IPM in the future. This research uses a qualitative method. Data were collected through a study literature and Focus Group Discussion (FGD) with practitioners and observers of the Lampung economy. The result is there are three strategies of economic development of Lampung Provinc, which are agricultural revolution, transformation of market structure and entrepreneurship development that focuses on culture-based tourism. Keywords—Economic Development Strategy, Agricultural Revolution, Structural Transformation Market, Culture-Based Tour. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi perekonomian Lampung terkini, dan menentukan strategi pembangunan perekonomian yang sebaiknya dilakukan untuk memperbaiki IPM Lampung kedepannya. Penelitian ini bersifat kualitatif. Data dikumpulkan melalui study literature dan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dengan para praktisi dan pengamat perekonomian Lampung. Hasilnya didapatkan yaitu terdapat tiga strategi pembangunan perekonomian Provinsi Lampung yaitu melakukan revolusi pertanian, transformasi struktur pasar dan pengembangan kewirausahaan yang fokus kepada wisata berbasis budaya. Kata Kunci—Strategi Pembangunan Perekonomian, Revolusi Pertanian, Transformasi Struktur Pasar, Wisata Berbasis Budaya.
Strategi Pengambilan Keputusan Komunikasi Pemasaran Eternal.Lab Dalam Meningkatkan Jumlah Konsumen Appin purisky redaputri; Niki Agus Santoso
Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbkan.v5i2.4286

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dari ketertarikan peneliti terhadap dunia usaha kecil dibidang fashion seperti seperti tas, sepatu maupun topi. Tujuan dari riset ini sendiri ialah untuk mengetahui keputusan alternatif strategi komunikasi pemasaran yang tepat untuk diterapkan oleh jasa cuci sepatu, tas dan topi pada Eternal.Lab dalam meningkatkan jumlah konsumen. Untuk proses pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam riset ini ialah metode Soft System Methodology (SSM) dengan alat analisis yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil dari riset ini menunjukkan bahwa terdapat lima tingkatan hirarki diantaranya terdapat enam sub-kriteria dan delapan belas sub-sub kriteria didalam kriteria offline dan online. Sedangkan, hasil pengambilan keputusan dengan AHP menunjukkan alternatif prioritas pertama adalah instagram, kemudian yang kedua facebook, selanjutnya yang ketiga ada whatsapp, kemudian yang keempat ada word of mouth, kemudian yang kelima ada  public relations dan yang keenam ada personal selling.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penjualan “Waleu” Kaos Lampung di Bandar Lampung Hendri Dunan; Muhammad Rizky Antoni; Appin Purisky Redaputri; Heylin Idelia Jayasinga
JBMI (Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Informatika) Vol. 17 No. 2 (2020): JBMI
Publisher : Department of Management FEB Unhas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26487/jbmi.v17i2.10626

Abstract

Pemasaran merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan hidup atau untuk menjaga kestabilan usahanya dan untuk berkembang. Untuk itu setiap perusahaan harus memiliki kegiatatan pemasaran produknya yang dimulai dari sebelum produk itu dibuat sampai dengan produk tersebut dipakai oleh konsumen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif karena data yang akan digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel dinyatakan dengan angka atau skala numerik. Penelitian ini menganalisis faktor yang mempengaruhi penjualan Waleu Kaos Lampung. Penelitian  dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara Product, Price, Promotion, Place  terhadap penjualan konsumen. Hasil penelitian Product berpengaruh positif dan signifikan terhadap penjualan. Place berpengaruh positif dan signifikan  terhadap penjualan. Promotion berpengaruh positif dan signifikan terhadap penjualan. Place berpengaruh positif dan signifikan terhadap penjualan.penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh Product, Price, Promotion, Place secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap penjualan Pada “Waleu” Kaos Lampung Di Bandar Lampung. pengaruh Product, Price, Promotion, Place, terhadap penjualan  sebesar 85,5% sisanya sebesar 14,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak penulis teliti.
Analisis Pengambilan Keputusan Strategi Bisnis dalam Meningkatkan Penjualan Pada Usaha Langgang Appin Purisky Redaputri; Dion Alfarizi
JMK (Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan) Vol 6 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/jmk.v6i2.1475

Abstract

Abstract Kemplang Tunu (panggang) is one of the typical snack products from South Sumatra that is very popular by the community. Langgang's business is a new roast camper business established in June 2020.This research on business actors is a first step strategy in business development do that it can last in the long term, this triggers researchers to find out what alternative strategies are in accordance with Langgang's efforts in increasing sales. This research uses descriptive qualitative with Soft Systems Methodology (SSM) and Analytical Hierarchy Process (AHP) method and Expert Choice application as a tool in processing data supporting system decision making. The results of this study showed that internal factors four sub-criteria and external factors four sub-criteria. The results of the decision-making model using Analytical Hierarchy Process (AHP) stated that the alternative business strategy in Langgang business is the development of a new type of taste with an assessment of (0.387), sales via e-commerce with an assessment of (0.290), opening oulet with an assessment of (0.192) and selection of suppliers with an assessment of (0.131). Keywords: Kemplang Panggang, Decision Making, Business Strategy, Analytical Hierarchy Process (AHP), Expert Choice Abstrak Kempang Tunu (Panggang) ialah produk olahan istimewa dari Sumatera Selatan dan sangat digemari oleh masyarakat. Usaha Langgang ialah usaha kemplang panggang yang baru didirikan pada bulan Juni 2020. Penelitian pelaku usaha ini merupakan strategi langkah awal pada pengembangan usaha hingga mencapai bertahan sampai jangka panjang, hal ini memicu peneliti untuk mencari tahu alternatif strategi apa yang sesuai dengan usaha Langgang dalam meningkatkan penjualan. Penelitian ini menggunakan kualitatif dekriptif dengan Soft Systems Methodology (SSM) dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) serta aplikasi Expert Choice sebagai alat dalam mengolah data sistem penunjang pengambilan keputusan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal terdapat empat sub-kriteria dan faktor eksternal terdapat empat sub-kriteria. Hasil model pengambilan keputusan dengan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) menyatakan bahwa alternatif strategi bisnis pada usaha Langgang yaitu pengembangan jenis rasa baru dengan penilaian sebesar (0,387), penjualan via e-commerce dengan penilaian sebesar (0,290), membuka oulet dengan penilaian sebesar (0,192) dan pemilihan supplier dengan penilaian sebesar (0,131). Kata kunci: Kemplang Panggang, Pengambilan Keputusan, Strategi Bisnis, Analytical Hierarchy Process (AHP), Expert Choice
The Merdeka Belajar Kampus Merdeka Program: An Analysis of the Success Factors Defrizal Defrizal; Appin Purisky Redaputri; Vonny Tiara Narundana; Nurdiawansyah Nurdiawansyah; Yanuarius Yanu Dharmawan
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/njpi.2022.v2i1-8

Abstract

The background of this research is that the implementation of the MBKM policy has not been fully implemented, obstacles such as human resources and supporting facilities are not yet ready. So, it is necessary to know what are the factors that influence the successful implementation of Merdeka Belajar Kampus Merdeka Program, especially at the Universitas Bandar Lampung. This study uses a qualitative approach with data collection methods using In-Depth Interviews. The results obtained are the factors that influence the success of the implementation of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka Program, namely the commitment and vision of the university leadership towards the implementation of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka Program, the existence of a special unit that is responsible for the implementation of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka Program, the support and commitment of partners, the same positive mindset from the entire academic community regarding the Merdeka Belajar Kampus Merdeka, the role of active and optimal supervisors, the role of active, initiative and creative students, the role of other academics regarding the administration of activities, the existence of standard operating procedures references, curriculum conformity planning, ect.
Institutional Model Design for the Implementation of the Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (Merdeka Learning Program-Merdeka Campus or MBKM) Defrizal; Appin Purisky Redaputri; Vonny Tiara Narundana; Nurdiawansyah; Yanuarius Yanu Dharmawan
Studies in Learning and Teaching Vol. 3 No. 1 (2022): April
Publisher : Indonesia Approach Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46627/silet.v3i1.93

Abstract

MBKM program has been implemented by several universities, including at the Universitas Bandar Lampung. Universities need to determine policies that serve as guidelines for the study programs they cover, including support for cross-study learning and allocation of funds, as well as ensuring that the quality of graduates will not decrease by running this program. For this reason, in its implementation, it is necessary to form an institutional model for the implementation of Merdeka Learning Program - Merdeka Campus to see who has a role and how the relationship between these parties plays a role. This research uses a descriptive qualitative approach. In collecting the data, it applies literature studies and In-Depth Interviews with resource persons who are experts related to the Merdeka Learning Program - Merdeka Campus. The results in this study found that in the implementation of the Merdeka Learning Program - Merdeka Campus at the Universitas Bandar Lampung, there were internal and external stakeholders involved. Each stakeholder has its respective roles and relationships, both coordination and command relationships, both between internal stakeholders and between internal and external stakeholders. Everything is described in the institutional model of the Merdeka Learning Program - Merdeka Campus.