cover
Contact Name
Lili Amaliah
Contact Email
jurnal.ilmugizi@untirta.ac.id
Phone
+6285288361971
Journal Mail Official
jurnal.ilmugizi@untirta.ac.id
Editorial Address
Program Studi Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Jl. Jenderal Sudirman KM 3, Cilegon, Banten 42435
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas
ISSN : 27456404     EISSN : 27742547     DOI : http://dx.doi.org/10.52742
Core Subject : Health,
This journal publishes articles and reviews with focus and scope i.e occupational nutrition, clinical nutrition and dietetics, community nutrition, management of food services, sports nutrition, nutrition and productivity, education, and promotion of health and nutrition.
Articles 21 Documents
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Mahasiswa Universitas Mulawarman Samarinda Terhadap Wabah Pandemi Covid-19 Kawareng, Andi Tenri; Faisal, Muhammad; Mita, Nur; Ahmad, Islamudin
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 2, No 1 (2021): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52742/jgkp.v2i1.11231

Abstract

Coronavirus Diseases 2019 (COVID-19) merupakan pandemic global yang disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Berbagai negara terdampak akibat wabah ini, termasuk Indonesia. Di Indonesia, perubahan kebijakan dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ke new normal menjadi dilematis, mengingat kasus COVID-19 belum ada gejala kecenderungan mengalami penurunan. Kebijakan tersebut berdampak pula pada kebijakan di lingkungan kampus Universitas Mulawarman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku mahasiswa Universitas Mulawarman Samarinda terhadap wabah pandemic COVID-19. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Responden penelitian ini adalah 304 mahasiswa UNMUL yang dipilih secara acak dengan mengisi kuisioner dengan google form. Analisis dilakukan menggunakan uji univariat untuk memperoleh gambaran distribusi dan frekuensinya, sedangkan uji bivariat untuk memperoleh tingkat kemaknaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan perilaku (kewaspadaan) responden terhadap wabah pandemi COVID-19 terbukti dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p<0,005) dan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku (kepedulian) responden terhadap wabah pandemi COVID-19 berdasarkan nilai signifikansi sebesar 0,821 (p>0,005). Kesimpulan yaitu mahasiswa Universitas Mulawarman memiliki pengetahuan yang baik mengenai pandemi COVID-19 akan tetapi masih memiliki perilaku yang kurang dalam memutus penyebaran virus ini dan tidak terdapat hubungan yang signifikan pengetahuan dengan Perilaku (Kepedulian) Terhadap Wabah Pandemi COVID 19 Mahasiswa Universitas Mulawarman
Keamanan Pangan Penyelenggaraan Makanan bagi Pekerja Sartika, Rakhmi Setyani
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Volume 1, Nomor 1, Tahun 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52742/jgkp.v1i1.10130

Abstract

ABSTRAKKeamanan pangan merupakan kebutuhan masyarakat karena diharapkan melalui makanan yang aman, masyarakat akan terlindungi dari penyakit atau gangguan kesehatan lainnya. Pengelolaan makanan yang tidak tepat akan menimbulkan dampak negatif. Tujuan dari artikel ini adalah memaparkan tentang manfaat dan pentingnya keamanan pangan untuk kesehatan para pekerja.  Artikel ini menggunakan studi pustaka dari berbagai literature terkait keamanan pangan di Indonesia mulai dari proses produksi hingga sampai kepada konsumen. Referensi yang digunakan diantaranya adalah jurnal ilmiah, buku, serta peraturan-peraturan lembaga pemerintah. Pemerintah bertanggung jawab melindungi masyarakat melalui penetapan peraturan dan pengawasan terkait keamanan pangan sejak bahan baku diproduksi hingga siap dikonsumsi oleh konsumen. Hal ini untuk menjaminan penyediaan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi untuk masyarakat. Jaminan keamanan pangan menjadi suatu keharusan pada industri pangan, sehingga diperlukannya penerapan manajemen pangan. Penerapan GMP (Good Manufacturing Practice) dan HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) mampu mengurangi kontaminasi pada proses produksi di suatu industri hingga kasus keracunan makanan pun berkurang. Penjamah makanan merupakan salah satu pihak yang berperan dalam keamanan pangan, selain pengambil keputusan, produsen, pengelola, dan konsumen pangan. Perilaku penjamah makanan yang tidak mendukung akan menimbulkan masalah terhadap keamanan pangan. Upaya berkelanjutan perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan.Kata kunci : Keamanan pangan, sistem manajemen keamanan pangan, penyelenggaraan makanan, penjamah makanan, keracunan makanan ABSTRACTFood safety is considered as one of important society’s needs as consuming a safe food could help to protect the society from diseases and other health possible problems. Improper food management could cause on negative impact such as foodborne disease. This study aims to explain and increase awareness of food safety’s benefit for workers’ health. In this article, we did literature review related to food safety in Indonesia, starting from production process until the food is ready to consume by the consumers. We referred to scientific journal, book, and government regulations. Government is responsible on protecting the society through the regulation and supervision related to food safety, starting from the production of raw material until it is ready to be consumed. This is also to ensure the availability and provision of qualified, safe, and nutritious food for society. Food management needs to be applied properly since assurance and guarantee of food safety is an important requirement in food industry. The application of GMP (Good Manufacturing Practice) and HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) could decrease not only food contamination in the production process, but also food poisoning within the industry. Aside from decision maker, producer, manager, and consumer, food handler is also one of the crucial people in food safety. Opposing and problematic behavior of food handler would create damage on food safety. Continuous effort and work need to be applied in order to increase society awareness towards the importance of food safety.Keywords : food safety, food safety management system, food service, food handler, foodborne disease 
Pengaruh Media Video terhadap Tingkat Pengetahuan Pelajar mengenai Jajanan Sehat di SDN Pancakarya 01 Jember Afifaturrohma, Eki; Purnasari, Galih
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Volume 1, Nomor 2, Tahun 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52742/jgkp.v1i2.9403

Abstract

Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) adalah segala bentuk makanan ataupun minuman yang dijual di lingkungan sekolah.Salah satu faktor yang mempengaruhi pemilihan jajanan pada anak-anak adalah pengetahuan anak mengenai jajanan sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media video terhadap tingkat pengetahuan pelajar mengenai jajanan sehat di SDN Pancakarya 01. Metode penelitian menggunakan pre experimental dengan one group pretest postest design. Penelitian dilakukan selama 3 hari yaitu pada tanggal 30 November, 7 dan 21 Desember 2019 dengan jumlah subjek sebanyak 41 orang. Hasil analisis  menunjukkan sebagian besar subjek berjenis kelamin laki-laki, berusia 11 tahun, memiliki uang jajan lebih dari rata-rata, pendidikan terakhir orangtua SD, pekerjaan ayah wiraswasta, ibu tidak bekerja, pendapatan perkapita < garis kemiskinan. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan antara pre test dengan post test 1 dan post test 2, terjadi penurunan nilai pada post test 3. Kesimpulan dari penelitian ini adalah intervensi yang dilakukan berpengaruh terhadap pengetahuan subjek namun kurang dapat mempertahankan ingatan jangka panjang subjek.
Hubungan Anemia pada Ibu Hamil dengan Berat Bayi Lahir Rendah di Kota Solok Sari, Retno Eka
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 2, No 1 (2021): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52742/jgkp.v2i1.10484

Abstract

Ibu hamil trimester III dengan kadar hemoglobin dibawah 11 gr/dl diklasifikasikan sebagai anemia. Kadar hemoglobin pada ibu hamil mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara anemia pada ibu hamil dan berat bayi lahir rendah di Kota Solok. Penelitian menggunakan metode cross sectional, dengan sampel 54 orang ibu hamil yang mengunjungi Puskesmas Tanah Garam Kota Solok Sumatera Barat. Pengambilan sampel dengan accidental sampling dari bulan Januari sampai Juni 2020. Kadar hemoglobin didapatkan dari rekam medis dan dianalisis hubungannya dengan berat lahir bayi menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 33.33 % ibu hamil mengalami anemia dan 13 % bayi lahir dengan BBLR. Tidak ada hubungan signifikan antara anemia pada ibu hamil dengan berat bayi lahir rendah ( r=-0.156 dan p=0.260 )
Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia Gizi di Puskesmas Cadasari, Pandeglang Koerniawati, Ratu Diah; Sartika, Rakhmi Setyani; Siregar, Mukhlidah Hanun
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 2, No 1 (2021): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52742/jgkp.v2i1.10560

Abstract

Pengetahuan mengenai anemia terutama pada saat kehamilan perlu dimiliki oleh ibu – ibu yang sedang hamil, karena dengan memiliki pengetahuan yang baik maka sikap dan perilaku mereka dalam menjaga pola konsumsi makanan sehari – hari diharapkan menjadi lebih baik juga, sehingga kejadian anemia pada saat kehamilan dapat dicegah. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui angka kejadian anemia tingkat pengetahuan, dan hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cadasari. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, yaitu ibu hamil trimester tiga yang berada di wilayah kerja Puskesmas Cadasari, Pandeglang. Teknik pengambilan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai anemia ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 21.5% ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cadasari memiliki tingkat pengetahuan anemia yang kurang, sekitar 23% ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cadasari memiliki risiko anemia, dan tidak ada hubungan antara pengetahuan tentang anemia dengan risiko anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cadasar
Pemberian ASI Eksklusif dan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pada Kejadian Stunting di Negara Berkembang Nuradhiani, Annisa
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Volume 1, Nomor 1, Tahun 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52742/jgkp.v1i1.9447

Abstract

ABSTRAK           World Health Organization (WHO) menganggap stunting adalah masalah kesehatan masyarakat karena prevalensi stunting pada anak di bawah 5 tahun pada tingkat global > 20% dan  sering dijumpai di negara berkembang. Stunting memiliki dampak panjang terkait dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dampak jangka menengah terkait intelektualitas dan kemampuan kognitif, dan dampak jangka pendek yang serius berupa morbiditas dan mortalitas pada bayi serta balita. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI dengan kejadian stunting pada anak, dengan fokus pada populasi negara berkembang. Berdasarkan beberapa hasil penelitian menyebutkan bahwa pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI tepat waktu secara langsung berhubungan negatif dengan kejadian stunting pada anak. Riwayat pemberian ASI eksklusif pada anak yang stunting lebih rendah (31%) dibandingkan pada anak yang tidak stunting (66%). Terdapat pengaruh secara langsung dan bersifat negatif antara pemberian MP-ASI tepat waktu saat anak usia 6 bulan dengan kejadian stunting (95% CI= -1,94 hingga -0,24; 0,012). Pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI tepat waktu dengan makanan yang bervariasi sangat erat hubungannya dengan penurunan kejadian stunting pada anak-anak di negara berkembang.Kata kunci : Stunting, asi eksklusif, makanan pendamping asi, negara berkembang                                                                                           ABSTRACT         The World Health Organization (WHO) considers stunting to be a public health problem because the prevalence of stunting in children under 5 years at the global level is> 20% and is often found in developing countries. Stunting has long-term impacts related to the quality of Human Resources (HR), medium-term impacts related to intellectuality and cognitive abilities, and serious short-term impacts in the form of morbidity and mortality in infants and toddlers. This article aims to determine the relationship between exclusive breastfeeding and complementary breastfeeding with the incidence of stunting in children, with a focus on populations of developing countries. Based on several research results, it is stated that exclusive breastfeeding and timely complementary breastfeeding are directly negatively associated with the incidence of stunting in children. History of exclusive breastfeeding in stunting children was lower (31%) than in non-stunting children (66%). There is a direct and negative effect between the provision of complementary breastfeeding on time at 6 months of age and the incidence of stunting (95% CI = -1.94 to -0.24; 0.012). Providing exclusive breastfeeding and complementary breastfeeding on time with a variety of foods is closely related to a reduction in the incidence of stunting in children in developing countries.Keywords : stunting, exclusive breastfeeding, complementary feeding, developing countries.
ESTIMASI ASUPAN TOTAL FLAVONOID PADA MAHASISWA KESEHATAN DAN NON-KESEHATAN DI KARAWANG Sefrina, Linda Riski; Rahmatunisa, Risma
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Volume 1, Nomor 2, Tahun 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52742/jgkp.v1i2.9389

Abstract

Flavonoid merupaka komponen fitokimia yang memiliki efek protefktif untuk kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan asupan total flavonoid mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan di Karawang. Penelitian ini menggunakan 60 subjek dengan desain penelitian cross-sectional. Asupan flavonoid dinilai menggunakan food recall 24-H. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata±SD asupan total flavonoid subjek penelitian sebesar 171.9±115.7 mg/hari. Selain itu, hasil uji bivariat menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan asupan total flavonoid antara mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan (p-value>0,05). Tetapi terdapat perbedaan yang signifikan asupan subkelas flavonoid antara mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan, yaitu flavan-3-ol (p-value=0,004), flavanon (p-value=0,000), flavonol (p-value=0,045) dan isoflavon (p-value=0,012). Penelitian ini menunjukkan bahwa asupan total flavonoid tidak berbeda berdasarkan kategori mahasiswa.
Pengembangan Media Komik Tentang Pentingnya Gizi Seimbang Untuk Anak Usia Sekolah di SD Negeri 2 Tegalharjo Handayani, Fidyah Karomah Sri; Purnasari, Galih
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 2, No 1 (2021): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52742/jgkp.v2i1.10402

Abstract

Komik merupakan media bergambar kartun yang memerankan suatu tokoh cerita dalam urutan yang erat dihubungkan dengan gambar dan dirancang untuk memberikan hiburan kepada pembaca. Isi media komik dibuat menggunakan materi yang dilayout dengan foto atau memanfaatkan gambar yang sudah ada sehingga membentuk suatu informasi dalam bentuk buku. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan komik tentang pentingnya gizi seimbang sebagai media pendidikan pada pelajar di SD Negeri 2 Tegalharjo, Banyuwangi. Jenis penelitian ini menggunakan prosedur penelitian Research and Development dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian yaitu pelajar kelas 4, 5 dan 6. Analisis data pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatitif dan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala likert sebagai pengembangannya. Setelah dilakukan observasi melalui pengisian angket pelajar dalam analisis kebutuhan, didapatkan beberapa aspek yang dibutuhkan oleh pelajar yang disajikan dalam pengembangan produk komik gizi seimbang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa uji validasi media mendapatkan presentasi kelayakan sebesar 92%. Hasil uji validasi materi mendapatkan presentasi kelayakan sebesar 86,3%. Uji coba kelompok kecil mendapatkan presentase sebesar 89,7 %. Kesimpulan penelitian yaitu media pendidikan komik dinyatakan layak untuk digunakan
PEMETAAN STATUS GIZI MAHASISWA PROGRAM STUDI GIZI UNTIRTA Koerniawati, Ratu Diah; Siregar, Mukhlidah Hanun
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Volume 1, Nomor 1, Tahun 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52742/jgkp.v1i1.9445

Abstract

ABSTRAKObesitas sentral merupakan salah satu masalah gizi pada mahasiswa. Permasalahan status gizi ini akan memberikan dampak terhadap kondisi belajar mahasiswa. Tujuan penelitian adalah untuk melakukan pemetaan profil status gizi mahasiswa di Program Studi Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Tahun 2019. Desain penelitian yang digunakan adalah metode cross sectional dengan teknik pengambilan sampel secara purposive. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Subjek penelitian adalah mahasiswa angkatan pertama Program Studi Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebanyak 37 Mahasiswa. Teknik pengambilan data penelitian dengan melakukan pengukuran antropometri, antara lain penimbangan berat badan menggunakan timbangan digital, pengukuran tinggi badan menggunakan microtoice, dan pengukuran lingkar pinggang menggunakan pita ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 16,2% mahasiswa yang mengalami obesitas dimana sebanyak 83,3% diantaranya mengalami obesitas sentral. Berdasarkan lingkar pinggang dilaporkan bahwa sebesar 16,2% mengalami obesitas sentral. Prevalensi obesitas dan obesitas sentral pada Mahasiswa Gizi Untirta masih tergolong rendah. Kata kunci : Mahasiswa gizi, indeks massa tubuh, lingkar perut, obesitas sentral, status gizi ABSTRACT             Central obesity is one of the nutritional problems among students. This nutritional status problem will have an impact on student learning conditions. The research objective was to map the nutritional status profiles of students in the Nutrition Study Program of the Faculty of Medicine, Sultan Ageng Tirtayasa University in 2019. The research design used was a cross sectional method with purposive sampling technique. This research was conducted at the Nutrition Study Program, Faculty of Medicine, Sultan Ageng Tirtayasa University. The research subjects were 37 students of the first batch of Nutrition Study Program, Faculty of Medicine, Sultan Ageng Tirtayasa University. The research data collection technique used anthropometric measurements, including weighing using digital scales, measuring height using a microtoice, and measuring waist and hip circumference using a measuring tape. The results showed that there were 16.2% of students who were obese where 83.3% of them had central obesity. Based on the waist circumference it was reported that 16.2% had central obesity. The prevalence of obesity and central obesity among Nutrition Students in Untirta is still low. Keywords : Nutrition students, body mass index, abdominal circumference, central obesity, nutritional status 
Stunting berdasarkan Budaya Makan Suku Makassar, Toraja dan Bugis Putriana, Armenia Eka; Masfufah, Masfufah; Kariani, Ni Ketut
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Volume 1, Nomor 2, Tahun 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52742/jgkp.v1i2.9349

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kejadian stunting berdasarkan budaya makan yang terjadi pada suku Makassar, Bugis dan Toraja. Desain penelitian ini adalah cross sectional study. Subjek penelitian ini adalah baduta (7-24 bulan). Pengolahan dan analisis data menggunakan program Microsoft Office Excel dan SPSS secara deskriptif. Analisis bivariat yang digunakan adalah chi-square dan uji Fisher (uji alternatif chi-square). Analisis multivariat yang digunakan adalah regresi logistik. Analisis regresi logistik dilakukan dengan menggunakan metode Backward: Wald dengan tingkat kepercayaan CI 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek-praktek budaya makan pada suku Makassar, Bugis dan Toraja memiliki beraneka ragam ciri khas yang berdasarkan kepercayaan masing-masing. Proporsi baduta mengalami stunting lebih banyak terdapat pada suku Bugis sebesar 85.8% dibandingkan dengan baduta pada suku Makassar sebesar 52.5% dan baduta di suku Toraja sebesar 23.3%.Kata kunci : Budaya makan, Stunting, Stunting dan budaya. ABSTRACT The research was conducted with the aim to determine the incidence of stunting based on eating culture that occurred in Makassar, Bugis and Toraja tirbes. The design of this research is cross sectional study. The subject of this study is Baduta (7-24 months). Processing and analyzing data using Microsoft Office Excel programs and SPSS descriptively. Bivariate analysis used is chi-square and Fisher test (CHI-square alternative test). The multivariate analysis used is logistic regression. The analysis of logistical regression was conducted using the Backward: Wald method with CI confidence level 95%. Results showed that the cultural practices of eating at the Makassar, Bugis and Toraja tribes have a wide variety of distinctive features based on their respective beliefs. The proportion of Baduta has stunting more in the Bugis tribe by 85.8% compared with the Baduta in the Makassar tribe by 52.5% and Baduta in the Toraja tribe of 23.3%.Keywords : Stunting, eating culture, Stunting and culture

Page 1 of 3 | Total Record : 21