cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
muhammadasyari1991@gmail.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
lumbunginovasi@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Inovasi: Journal of Community Service
ISSN : -     EISSN : 2541626X     DOI : -
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 204 Documents
IbM KELOMPOK GURU MADRASAH ALIYAH YANG MENGEMBANGKAN PERANGKAT PEMBELAJARAN UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Prayogi, Saiful; Sukarma, I Ketut; Muhali, Muhali
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.396

Abstract

Kegiatan IbM (Ipteks bagi Masyarakat) ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kemampuan guru Madrasah Aliyah dalam mengembangkan perangkat pembelajaran (RPP) dan bahan ajar (buku ajar dan LKS) untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis siswa. Mitra dalam kegiatan ini, yaitu kelompok guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sengkol dan Madrasah Aliyah (MA) NW Remajun. Kedua sekolah terletak di kabupaten Lombok Tengah, NTB. Anggota kelompok mitra di kedua sekolah tersebut terdiri dari guru mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika dan Kimia). Kegiatan IbM ini telah dilaksanakan dengan serangkaian kegiatan In Service Training (IST), On Service Training (OST), serta implementasi dan pengukuran kemampuan berpikir kritis siswa. Kegiatan IST memberikan pendidikan dan pelatihan kepada kedua mitra tentang analisis pembelajaran, konsep perangkat pembelajaran yang meliputi RPP dan bahan ajar (buku ajar dan LKS), konsep pengembangan perangkat pembelajaran yang dapat melatihkan kemampuan berpikir kritis siswa, dan instrumen tes kemampuan berpikir kritis. Kegiatan OST dilaskanakan dengan memberikan pendampingan kepada kedua kelompok mitra dalam menyusun RPP dan bahan ajar (buku ajar dan LKS) yang dapat melatihkan kemampuan berpikir kritis siswa, serta penyusunan instrumen tes kemampuan berpikir kritis. Implementasi dilakukan untuk memastikan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat melatihkan kemampuan berpikir kritis siswa. Selanjutnya dilakukan pengukuran keterampilan berpikir kritis siswa menggunakan instrumen tes keterampilan berpikir kritis yang dikembangkan sebelumnya. Hasil kegiatan IbM secara umum, yaitu para guru di sekolah mitra telah memiliki kompetensi dalam mengembangkan perangkat pembelajaran untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa.
IbM KELOMPOK GURU MADRASAH ALIYAH YANG MENGEMBANGKAN PERANGKAT PEMBELAJARAN UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Saiful Prayogi; I Ketut Sukarma; Muhali Muhali
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.396

Abstract

Kegiatan IbM (Ipteks bagi Masyarakat) ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kemampuan guru Madrasah Aliyah dalam mengembangkan perangkat pembelajaran (RPP) dan bahan ajar (buku ajar dan LKS) untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis siswa. Mitra dalam kegiatan ini, yaitu kelompok guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sengkol dan Madrasah Aliyah (MA) NW Remajun. Kedua sekolah terletak di kabupaten Lombok Tengah, NTB. Anggota kelompok mitra di kedua sekolah tersebut terdiri dari guru mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika dan Kimia). Kegiatan IbM ini telah dilaksanakan dengan serangkaian kegiatan In Service Training (IST), On Service Training (OST), serta implementasi dan pengukuran kemampuan berpikir kritis siswa. Kegiatan IST memberikan pendidikan dan pelatihan kepada kedua mitra tentang analisis pembelajaran, konsep perangkat pembelajaran yang meliputi RPP dan bahan ajar (buku ajar dan LKS), konsep pengembangan perangkat pembelajaran yang dapat melatihkan kemampuan berpikir kritis siswa, dan instrumen tes kemampuan berpikir kritis. Kegiatan OST dilaskanakan dengan memberikan pendampingan kepada kedua kelompok mitra dalam menyusun RPP dan bahan ajar (buku ajar dan LKS) yang dapat melatihkan kemampuan berpikir kritis siswa, serta penyusunan instrumen tes kemampuan berpikir kritis. Implementasi dilakukan untuk memastikan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat melatihkan kemampuan berpikir kritis siswa. Selanjutnya dilakukan pengukuran keterampilan berpikir kritis siswa menggunakan instrumen tes keterampilan berpikir kritis yang dikembangkan sebelumnya. Hasil kegiatan IbM secara umum, yaitu para guru di sekolah mitra telah memiliki kompetensi dalam mengembangkan perangkat pembelajaran untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAERAH WISATA GILI TRAWANGAN LOMBOK BERBASIS CAEC (COMMUNITY OF ACTIVE ENGLISH COMMUNICATION) Jumadil, Jumadil; Muliadi, Agus
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.397

Abstract

Gili Trawangan is rich in beaches and tourist spots underwater charming. Means oftransport in GiliTrawangan is cidomo, speedboat and bike. Smoothness and comfort traveled in dyke is strongly influenced by the quality of service of the coachman cidomo, speedboat driver and guide. Therefore, the necessary training and coaching programs for people of foreign languages in GiliTrawangan tour players. KKN PPM program is conducted in stages: (1) Selection of Participants KKN PPM students; (2) The debriefing student participants KKN PPM; (3) The survey location; (4) Socialization KKN PPM program; (5) debriefing tour players; (6) Training and mentoring 2 times a week for 3 months.Training and mentoring, held as many as 25 meetings. At the beginning of training, team training intensifies Vocabulary and selanjutkan team tenses material intensify and Speaking. Results of the assessment showed significant improvement appointment: (1) On Vocabulary capability, as many as 3 people categorized as Very Good, 25 Good category, 2 category Not Good. (2) In tenses capability, as many as 26 people categorized as Good, 4 categorized Less Good. (3) In speaking ability, as many as four people categorized as Very Good, 25 people categorized as Good, 1 Good Less category.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAERAH WISATA GILI TRAWANGAN LOMBOK BERBASIS CAEC (COMMUNITY OF ACTIVE ENGLISH COMMUNICATION) Jumadil Jumadil; Agus Muliadi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.397

Abstract

Gili Trawangan is rich in beaches and tourist spots underwater charming. Means oftransport in GiliTrawangan is cidomo, speedboat and bike. Smoothness and comfort traveled in dyke is strongly influenced by the quality of service of the coachman cidomo, speedboat driver and guide. Therefore, the necessary training and coaching programs for people of foreign languages in GiliTrawangan tour players. KKN PPM program is conducted in stages: (1) Selection of Participants KKN PPM students; (2) The debriefing student participants KKN PPM; (3) The survey location; (4) Socialization KKN PPM program; (5) debriefing tour players; (6) Training and mentoring 2 times a week for 3 months.Training and mentoring, held as many as 25 meetings. At the beginning of training, team training intensifies Vocabulary and selanjutkan team tenses material intensify and Speaking. Results of the assessment showed significant improvement appointment: (1) On Vocabulary capability, as many as 3 people categorized as Very Good, 25 Good category, 2 category Not Good. (2) In tenses capability, as many as 26 people categorized as Good, 4 categorized Less Good. (3) In speaking ability, as many as four people categorized as Very Good, 25 people categorized as Good, 1 Good Less category.
IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM) PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL DI TANJUNG KARANG KOTA MATARAM Ahmadi, Ahmadi; Prasetya, Dwi Sabda Budi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.398

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel ini dilakukan di kelurahan Tanjung Karang Kota Mataram, dipilihnya kota mataram karena terdapat banyak sekali pedagang gorengan, warung tenda, industri rumahan, dan hotel yang berpotensi menghasilkan minyak goreng bekas, sedangkan Tanjung Karang merupakan wilayah pesisir Kota Mataram dan terdapat banyak nelayan yang sangat tergantung pada bahan bakar fosil. Melihat potensi dan permasalahan tersebut melalui program Ipteks Bagi Masyarakat membentuk suatu kelompok mitra yang mampu memproduksi bahan bakar biodesel dari minyak jelantah yang dapat mereka gunakan sendiri atau dijual sebagai upaya untuk meningkatkan potensi sumber daya manusia dan melestarikan lingkungan hidup dari polutan minyak jelantah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah dengan pola sekolah lapangan dengan titik tekan pada ekspolarasi pengetahuan, kesadaran terhadap lingkungan, dan keterampilan serta bentuk pendekatan yang dilakukan untuk meningkatkan motivasi mitra agar mau dan mampu untuk mengolah minyak jelantah menjadi biodiesel yaitu dengan melakukan sosialisasi tentang pentingnya menghemat bahan bakar fosil, menjaga lingkungan hidup dan memproduksi bahan bakar alternatif dari minyak jelantah yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini telah mampu membentuk kelompok mitra yang mampu mengolah minyak jelantah menjadi biodiesel dengan spesifikasi biodiesel B-100 (100% Biodiesel), biodiesel B-75 (75% Biodiesel dan 25 % solar), biodiesel B-70 (70% Biodiesel dan 30 % solar) dan biodiesel B-50 (Biodiesel 50% dan solar 50%). Selain produk olahan yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian ini juga memberikan wawasan baru tentang pemanfaatan minyak goreng bekas yang dianggap limbah dan dapat diubah menjadi bahan bakar berupa biodesel serta dari kegiatan ini terbentuknya hubungan kerjasama antara pedagang gorengan, industri rumahan dan hotel dengan kelompok mitra yang merupakan nelayan dari tanjung karang.
IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM) PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL DI TANJUNG KARANG KOTA MATARAM Ahmadi Ahmadi; Dwi Sabda Budi Prasetya
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.398

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel ini dilakukan di kelurahan Tanjung Karang Kota Mataram, dipilihnya kota mataram karena terdapat banyak sekali pedagang gorengan, warung tenda, industri rumahan, dan hotel yang berpotensi menghasilkan minyak goreng bekas, sedangkan Tanjung Karang merupakan wilayah pesisir Kota Mataram dan terdapat banyak nelayan yang sangat tergantung pada bahan bakar fosil. Melihat potensi dan permasalahan tersebut melalui program Ipteks Bagi Masyarakat membentuk suatu kelompok mitra yang mampu memproduksi bahan bakar biodesel dari minyak jelantah yang dapat mereka gunakan sendiri atau dijual sebagai upaya untuk meningkatkan potensi sumber daya manusia dan melestarikan lingkungan hidup dari polutan minyak jelantah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah dengan pola sekolah lapangan dengan titik tekan pada ekspolarasi pengetahuan, kesadaran terhadap lingkungan, dan keterampilan serta bentuk pendekatan yang dilakukan untuk meningkatkan motivasi mitra agar mau dan mampu untuk mengolah minyak jelantah menjadi biodiesel yaitu dengan melakukan sosialisasi tentang pentingnya menghemat bahan bakar fosil, menjaga lingkungan hidup dan memproduksi bahan bakar alternatif dari minyak jelantah yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini telah mampu membentuk kelompok mitra yang mampu mengolah minyak jelantah menjadi biodiesel dengan spesifikasi biodiesel B-100 (100% Biodiesel), biodiesel B-75 (75% Biodiesel dan 25 % solar), biodiesel B-70 (70% Biodiesel dan 30 % solar) dan biodiesel B-50 (Biodiesel 50% dan solar 50%). Selain produk olahan yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian ini juga memberikan wawasan baru tentang pemanfaatan minyak goreng bekas yang dianggap limbah dan dapat diubah menjadi bahan bakar berupa biodesel serta dari kegiatan ini terbentuknya hubungan kerjasama antara pedagang gorengan, industri rumahan dan hotel dengan kelompok mitra yang merupakan nelayan dari tanjung karang.
PEMBUATAN DAN PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI ANALISIS USAHA JAMUR BAGI CALON PETANI JAMUR TIRAM DI DESA MEREMBU BARAT MEKAR Masjudin, Masjudin
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.399

Abstract

Seiring perkembangan meningkatnya jumlah penduduk di Pulau Lombok, kebutuhan akan bahan pangan berupa jamur tiram juga semakin meningkat. Hal ini berakibat pada semakin banyak masyarakat yang berminat dalam usaha budidaya jamur tiram. Salah satunya adalah masyarakat di Merembu Barat Mekar. Sebelum melaksanakan usaha budidaya jamur tiram, tentu harus dilakukan analisis usaha, sehingga dapat diperhitungkan semua jenis biaya dan hasil produksi. Dengan demikian diharapkan para petani tidak rugi dan mendapat untung sebesar-besarnya. Oleh karena itu, ada semacam kemutlakan bahwa para calon petani jamur tiram harus melakukan kegiatan analisis usaha ini. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah membuatkan para calon petani jamur aplikasi analisis usaha jamur tiram dan mensosialisasikannya kepada masyarakat di Dusun Merembu Barat Mekar. Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon petani memiliki gambaran pembiayaan dalam melaksanakan budidaya jamur tiram. Kegiatan dilaksanakan selama pada tanggal 4 dan 7 Desember 2015. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa presentasi, ceramah, dan diskusi. Berdasarkan pengamatan pada pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini para peserta terlihat antusias mengikuti sosialisasi dan sangat senang terhadap pelaksaan kegiatan ini. Bahkan, kegiatan pengabdian ini menjadi motivasi dan inspirasi tersendiri bagi para calon petani jamur tiram dalam melaksanakan pembudidayaan jamur tiram.
PEMBUATAN DAN PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI ANALISIS USAHA JAMUR BAGI CALON PETANI JAMUR TIRAM DI DESA MEREMBU BARAT MEKAR Masjudin Masjudin
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.399

Abstract

Seiring perkembangan meningkatnya jumlah penduduk di Pulau Lombok, kebutuhan akan bahan pangan berupa jamur tiram juga semakin meningkat. Hal ini berakibat pada semakin banyak masyarakat yang berminat dalam usaha budidaya jamur tiram. Salah satunya adalah masyarakat di Merembu Barat Mekar. Sebelum melaksanakan usaha budidaya jamur tiram, tentu harus dilakukan analisis usaha, sehingga dapat diperhitungkan semua jenis biaya dan hasil produksi. Dengan demikian diharapkan para petani tidak rugi dan mendapat untung sebesar-besarnya. Oleh karena itu, ada semacam kemutlakan bahwa para calon petani jamur tiram harus melakukan kegiatan analisis usaha ini. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah membuatkan para calon petani jamur aplikasi analisis usaha jamur tiram dan mensosialisasikannya kepada masyarakat di Dusun Merembu Barat Mekar. Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon petani memiliki gambaran pembiayaan dalam melaksanakan budidaya jamur tiram. Kegiatan dilaksanakan selama pada tanggal 4 dan 7 Desember 2015. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa presentasi, ceramah, dan diskusi. Berdasarkan pengamatan pada pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini para peserta terlihat antusias mengikuti sosialisasi dan sangat senang terhadap pelaksaan kegiatan ini. Bahkan, kegiatan pengabdian ini menjadi motivasi dan inspirasi tersendiri bagi para calon petani jamur tiram dalam melaksanakan pembudidayaan jamur tiram.
IbM LESSON STUDY DAN PEMBELAJARANNYA PADA GURU DI KECAMATAN JABUNG SERTA PENGIMBASANNYA Prayitno, Anton; Hamid, Abdul; Baidawi, Muhammad
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.400

Abstract

Lesson Study (LS) mulai disosialisasikan di lingkungan pendidikan Kabupaten Malang sejak tahun 2006, namun belum semua sekolah melaksanakan kegiatan lesson study baik tingkat MGMP maupun tingkat sekolah. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah kegiatan seminar lesson study dan Pembelajarannya serta workshop lesson study dan pembelajarannya. Secara kuantitas, capaian daya serap peserta seminar ini sebesar 90% dan capaian workshop sebesar 90% peserta telah mampu menyusun bahan ajar yang digunakan untuk kegiatan lesson study. LS yang diimplementasikan dalam pelaksanaan pengabdian ini meliputi siklus plan-do-see dengan enam tahapan, yaitu membentuk kelompok LS, menentukan fokus kajian, merencanakan research lesson, pelaksanaan pembelajaran dan observasi aktivitas pembelajaran, mendiskusikan dan menganalisis hasil observasi, dan refleksi dan penyempurnaan.
IbM LESSON STUDY DAN PEMBELAJARANNYA PADA GURU DI KECAMATAN JABUNG SERTA PENGIMBASANNYA Anton Prayitno; Abdul Hamid; Muhammad Baidawi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.400

Abstract

Lesson Study (LS) mulai disosialisasikan di lingkungan pendidikan Kabupaten Malang sejak tahun 2006, namun belum semua sekolah melaksanakan kegiatan lesson study baik tingkat MGMP maupun tingkat sekolah. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah kegiatan seminar lesson study dan Pembelajarannya serta workshop lesson study dan pembelajarannya. Secara kuantitas, capaian daya serap peserta seminar ini sebesar 90% dan capaian workshop sebesar 90% peserta telah mampu menyusun bahan ajar yang digunakan untuk kegiatan lesson study. LS yang diimplementasikan dalam pelaksanaan pengabdian ini meliputi siklus plan-do-see dengan enam tahapan, yaitu membentuk kelompok LS, menentukan fokus kajian, merencanakan research lesson, pelaksanaan pembelajaran dan observasi aktivitas pembelajaran, mendiskusikan dan menganalisis hasil observasi, dan refleksi dan penyempurnaan.

Page 1 of 21 | Total Record : 204