cover
Contact Name
Yanti Shantini
Contact Email
yanti.shantini@upi.edu
Phone
+6285692830937
Journal Mail Official
ijace@upi.edu
Editorial Address
Kantor Departemen Pendidikan Masyarakat Lt. 6 Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) B Universitas Pendidikan Indonesia Jln. Dr. Setiabudhi No.229 Kota Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Adult and Community Education (IJACE)
ISSN : 27764583     EISSN : 26866153     DOI : -
Indonesian Journal of Adult and Community Education (IJACE) is an open access and peer-reviewed journal, published by Department Community Education, Faculty of Education Universitas Pendidikan Indonesia. This Journal collaborative with Indonesian Community Education Association (APENMASI) which is publishes research results and articles in the area of: 1. Adult Education 2. Lifelong Education 3. Management of education 4. Learning in community education settings.
Articles 64 Documents
MLM (MULTI LEVEL MENGAJI) SEBAGAI METODE LITERACY ALQURAN BAGI ABH (ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM) Hayati, Ridha Husnul
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literacy Alquran di Indonesia, padahal Indonesia merupakan penduduk muslim terbesar di dunia. Hal tersebut berpengaruh pada kecerdasan spiritual seseorang, sehingga bermunculan berbagai permasalahan seperti kriminalitas dan kenakalan remaja. Oleh sebab itu, perlu adanya program literacy Alquran untuk kalangan remaja, khususnya kalangan remaja yang sedang berhadapan dengan hukum (narapidana). Hal ini dikarenakan mereka juga warga yang memiliki hak yang sama dan masih sebagai anak usia sekolah sehingga berhak untuk mendapatkan pelayanan pendidikan yang sama dengan anak-anak seusia mereka, termasuk pendidikan untuk meningkatkan kecerdasan spiritual seperti literacy Alquran. Penelitian ini menggunakan penelitian Research and Development (R D). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket atau kuisioner, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Prosesnya dilakukan dengan mengolah hasil pretest dan posttest. Setelah dilakukan analisis data maka akan dapat diketahui bahwa: (1) kemampuan anak didik sebelum diterapkan metode MLM (Multi Level Mengaji) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung. 2) kemampuan anak didik setelah diterapkan metode MLM (Multi Level Mengaji) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung, (3) manfaat dari literacy Alqur’an melalui metode MLM (Multi Level Mengaji) bagi anak didik di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung.
ANALISIS PELAKSANAAN PELATIHAN BERBASIS TUJUAN “META SINTESIS PELAKSANAAN PELATIHAN” Fahmi, Rahmat; Kamil, Mustofa; Sardin, Sardin
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mensintesis proses pelaksanaan pelatihan berbasis tujuan yang dibatasi pada proses perumusan tujuan, proses pembelajaran, dan proses evaluasi. Penelitian dilakukan dengan metode meta sintesis pada hasil riset berbagai kasus kegiatan pelatihan yang menggunakan model pelatihan berbasis tujuan di beberapa negara. Hasil sintesis yakni 1) hasil identifikasi kebutuhan dijadikan dasar dalam merumuskan tujuan. Identifikasi kebutuhan pelatihan dilakukan dengan observasi (mengamati permasalahan pegawai di lapangan) dan analisis terhadap laporan kinerja pegawai. 2) dalam merancang pembelajaran digunakan 2 cara pertama tidak melibatkan peserta akan tetapi dilakukan oleh perangcang pelatihan atau perusahaan. Kurikulum, jadwal, metode pelaksanaan mengikuti rancangan yang disusun oleh perancang pelatihan, yang kedua untuk menentukan materi pembelajaran bisa melibatkan peserta dengan cara melakukan tes evaluasi diri sebagai acuan dalam memberikan materi pelatihan kepada peserta. 3) proses evaluasi dilakukan dengan dua cara yakni tes dan pengamatan. Evaluasi dengan tes dilakukann dengan memberikan kuesioner kepada peserta sebelum pelatihan dan sesudah pelatihan (pre test dan post test). Sedangkan evaluasi dengan pengamatan dilakukan oleh perusahan dengan melihat perubahan pengetahuan/keterampilan dan peningkatan kinerja pegawai dalam melaksanakan pekerjaanya setelah mengikuti pelatihan.
KUALITAS LAYANAN PENDIDIKAN LEMBAGA KURSUS TERHADAP KOMPETENSI LULUSAN BERDASAR PADA STATUS AKREDITASI LEMBAGA Nurlaeli, Naeli; Kamil, Mustofa; Sardin, Sardin
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada lingkup pendidikan nonformal khususnya pada Lembaga Kursus dan Pelatihan di Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kualitas layanan dan kompetensi lulusan antara lembaga kursus yang terakreditasi dengan yang tidak terakreditasi? Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan variable dependen yang dilambangkan dengan Y adalah kompetensi lulusan, dan variable independen yang dilambangkan dengan X adalah kualitas layanan pendidikan lembaga kursus. Data yang digunakan berupa data primer untuk kualitas layanan yang diperoleh melalui penyebaran angket kepada peserta didik dari 50 LKP di Kota Bandung yang dipilih secara acak. Sedangkan kompetensi lulusan diperoleh dari data sekunder nilai hasil uji kompetensi lulusan lembaga kursus. Data diolah dan diuji menggunakan statistika inferensial menggunakan Uji t untuk mengetahui perbedaan kualitas layanan dan kompetensi lulusan pada lembaga dengan status akreditasi berbeda, dan dilakukan uji anakova untuk mengetahui perbedaan pengaruh kualitas layanan terhadap kompetensi lulusan pada lembaga dengan status akreditasi berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) terdapat perbedaan kualitas layanan dan kompetensi lulusan yang signifikan antara lembaga kursus yang terakreditasi dengan lembaga tidak terakreditasi, (2) kualitas layanan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas layanan. , dan (3) terdapat perbedaan pengaruh kualitas layanan terhadap kompetensi lulusan antara lembaga terakreditasi dengan lembaga tidak terakreditasi.
CERDAS DAN BIJAK MEMANFAATKAN INTERNET MELALUI KOMUNITAS BELAJAR Ramadani, Rika Fitri; Setiawati, Setiawati; MHD Natsir, MHD Natsir
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas remaja dalam mengakses media sosial. Hal ini menyebabkan waktu belajar, makan, mandi, kesehatan serta hubungan sosial tergangu. Salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan membangun sebuah komunitas belajar bagi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan intensistas remaja dalam mengakses media sosial dan mengetahui keefektifan implementasi literacy digital menggunakan modifikasi model pembelajaran guided inquiry pada komunitas belajar sehingga remaja mampu menggunakan internet secara cerdas dan bijak. Metode penelitian ini didisain dengan penelitian tindakan (action research). Pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, serta kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahawa intensitas remaja dalam mengakses media sosial tergolong tinggi, dapat dilihat dari frekuensi, durasi, minat, dan motivasi remaja dalam mengakses media sosial. Komunitas belajar efektif dalam penerapannya sehingga remaja mampu menggunakan internet secara cerdas dan bijak.
HUBUNGAN ANTARA PROGRAM MAGANG DENGAN MOTIVASI PENGEMBANGAN KARIR PESERTA DIDIK Gatot, Masitowati; Rahayu, Deritia
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara program magang dengan motivasi pengembangan karir peserta didik di PKBM ABHOME Bukit Cimanggu City Bogor Tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif,  dengan alat pengumpul data berupa angket dan observasi, populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Hasil analisis menunjukkan nilai thitung ttabel, artinya ada hubungan antara program magang dengan motivasi pengembangan karir peserta didik di PKBM ABHOME Bukit Cimanggu City Bogor. Nilai r hitung yang diperoleh adalah sebesar 0,639 (rhitung rtabel,), artinya hubungan antara Program Magang dengan Motivasi Pengembangan Karir berada pada level Tinggi/Kuat, yaitu pada level (0,600-0,799). Nilai KD sebesar 40,8% menunjukan bahwa program magang berkontribusi terhadap motivasi pengembangan karir peserta didik di PKBM ABHOME sebesar 40,8%.
KOMUNITAS BELAJAR SEBAGAI SARANA BELAJAR DAN PENGEMBANGAN DIRI Sekar, Ratu Yunita; Kamarubiani, Nike
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang alasan mahasiswa bergabung dalam komunitas belajar dan pengembangan diri mereka melalui komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan seseorang bergabung dalam komunitas belajar dan nilai-nilai yang bisa diperoleh jika bergabung dalam komunitas belajar. Sembilan mahasiswa telah diwawancara dan beberapa literatur menjadi bahan kajian dalam penulisan artikel ini. Dari hasil kajian tersebut ditemukan bahwa motivasi mahasiswa bergabung dalam komunitas belajar adalah ketertarikan, konten belajar, dan relevansinya terhadap karier. Komunitas belajar juga menjadi tempat pengembangan diri anggotanya dari segi hubungan dengan orang lain, pemerolehan pengetahuan baru, pengembangan skill, kepercayaan diri, dan networking.
PENGEMBANGAN STANDAR KOMPETENSI ORANG TUA PESERTA DIDIK HOMESCHOOLING Sardin, Sardin; Rosmia, Ade Romi; Mutamam, Mohamad Hadi Ali
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya animo anak usia sekolah memilih belajar mandiri melalui homeshooling menuntut kesiapan keluarga (orang tua) untuk menjadi fasilitator belajar yang kompeten. Meskipun selama ini orang tua menjadi pendidik pertama dan utama akan tetapi dalam konteks pencapaian kompetensi sesuai dengan kurikulum nasional, dibutuhkan kompetensi tersendiri sehingga orang tua menjadi fasilitator belajar yang mampu mengantarkan anak mencapai kompensi yang ditetapkan. Atas dasar hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk merumuskan standar kompetensi orang tua untuk peserta didik homeschooling. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan pendekatan utama kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif yang didukung dengan analisis verifikatif. Sumber data yang dalam penelitian adalah orang tua sebagai praktisi homeshooling, ahli pendidikan, dan ahli pengukuran. Penelitian diharapkan menghadilkan; profil kompetensi aktual orang tua untuk peserta didik homeschooling; 2) profil kompetensi ideal orang tua untuk peserta didik homeschooling; 3) instrumen pengukuran pencapaian kompetensi ideal orang tua untuk peserta didik homeschooling; dan 4) program belajar orang tua untuk peserta didik homeschooling.
PERAN PENDAMPING DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN WIRAUSAHA MELALUI PEMANFAATAN PROGRAM DANA DESA Sugiana, Firman Suryana; Ardiwinata, Jajat S.; Pramudia, Joni Rahmat
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan yang harus dimiliki oleh pendamping desa dalam peranannya untuk melakukan pemberdayaan di masyarakat dengan memanfaatkan bantuan operasional dana desa sebagai penunjang dalam melaksanakan tugas memberdayakan masyarakat desa Cimeuhmal. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran dari pendamping desa dalam meningkatkan kemandirian berwirausaha masyarakat, langkah-langkah pendamping desa dalam meningkatkan kemandirian berwirausaha, dan kemandirian berwirausaha masyarakat sebagai hasil pendampingan melalui program dana desa. Landasan teori dalam penelitian ini yaitu konsep pemberdayaan masyarakat, konsep pendampingan, konsep dana desa, konsep pengelolaan program. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, studi dokumentasi. Subjek penelitian berjumlahh 5 orang yakni satu pendamping local desa, 2 orang warga binaan, 2 orang aparatur pemerintahan desa. Berdasarkan hasil temuan penelitian, berkaitan dengan peran utama dari pendamping desa dalam meningkatkan kemandirian berwirausaha dapat ditentukan bahwa: 1) Peran pendamping desa dalam meningkatkan kemandirian berwirausaha terdapat beberapa indikator dalam peran yakni fasilitator, motivator, supervisor, komunikator dan administrator. 2) Langkah-langkah pendamping desa dalam meningkatkan kemandirian berwirausaha masyarakat dapat di tentukan dalam pelaksanaan pendampingan yaitu antara lain perencanaan pendampingan dengan melakukan tahapan identifikasi kebutuhan, pelaksanaan sebagai penyelenggara program pendampingan, kemudian evaluasi sebagai bentuk mengetahui dan mengukur keberhasilan program. 3) kemandirian berwirausaha masyarakat sebagai hasil pendampingan melalui program dana desa sebagai bentuk pencapaian dari keberhasilan program pendampingan pada masyarakat yang dapat dilihat dari beberapa aspek yakni memiliki rasa tanggung jawab, tidak bergantung pada orang lain, mampu memenuhi kebutuhan pokok, memiliki etos kerja, disiplin, kemudian berani dalam mengambil sebuah resiko dalam menjalankan usaha.
PEMBERDAYAAN ALUMNI DALAM KERANGKA OTONOMI NONAKADEMIK PADA PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM Sahroni, Sahroni
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman penulis mengikuti pertemuan-pertemuan PTN bh sejak tahun 2016 sampai dengan 2019 yang membahas berbagai masalah otonomi akademik dan nonakademik. Tujuannya melihat lebih dalam fenomena sosial tentang bentuk dan tingkat  partisipasi alumni dalam kerangka otonomi nonakademik pada PTN bh. Data keterlibatan alumni dalam pengelolaan di bidang nonakademik yang dikumpulkan dari 11 PTN bh dikaji berdasarkan teori ketergantungan dan konsep pemberdayaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat otonomi di bidang pengelolaan nonakademik pada PTN bh masih rendah yang kecenderunagnnya disebabkan oleh masih adanya peraturan perundang-undangan yang bersinggungan dan tumpang tindih. Kesimpulannya Pemberdayaan alumni dalam kerangka otonomi PTN bh yang bertujuan untuk keberhasilan pengelolaan di bidang nonakademik dalam mewujudkan Perguruan Tinggi yang bermutu Dilaksanakan dengan cara membuka ruang bagi alumni untuk aktif dalam organisasi dan kepemimpinan,  akatif dalam ketenagaan, aktif memberikan dana/fasilitas secara sukarela, memfasilitasi kegiatan, mengembangkan jejaring, alumni yang merespon survey dan mengunjungi website, dan datang menghadiri kegiatan Perguruan Tinggi
LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Taofik, Ahmad
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan di Indonesia tidak terlepas dari kontribusi lembaga pendidikan Islam yang memberikan andil besar untuk ikut serta dalam memajukan perkembangan dunia pendidikan. Berbagai jenis layanan pendidikan islam yang berkembang saat ini semakin menguatkan bahwa pendidikan dapat berjalan dengan baik manakala terdapat sistem yang holistik integratif di dalam impelementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan macam-macam lembaga pendidikan Islam di Indoensia dan peran pendidikan islam dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. Untuk menjawab tiga tujuan penelitian itu, peneliti menggunakan pendekatan literatur Riview yakni penelitian yang bersumber dari bahan kepustakaan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam hal ini, peneliti melakukan eksplorasi terhadap sejumlah data baik itu data primer maupun data sekunder dengan langkah-langkah sebagai berikut: membaca serta menelaah secara mendalam data primer seperti buku, jurnal dan artikel yang terkait dengan pembahasan pendidikan Islam di Indonesia. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) lembaga pendidikan islam di Indonesia terbagi atas tiga jaluar yaitu pendidikan formal, non formal dan informal, 2) Peran lembaga pendidikan islam di Indonesia saat ini memiliki fungsi yang lebih luas. Masjid dan pesantren menunjukan perkembangan yang cepat sebagai institusi pendidikan islam yang mampu berkolaboratif.